30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 3418

Penerapan Disiplin Prokes, Pemko Medan Perketat Pengawasan di Pasar Tradisional

BERIKAN: Petugas kepolisian saat memberikan masker kepada masyarakat di satu pasar tradisional Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Petugas Satgas Penanganan Covid-19, terus berupaya melakukan penurunan kasus Covid-19 di Kota Medan. Karena itu, selama penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang masih diizinkan untuk beroperasi, turut melaksanakan pengetatan penerapan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes).

BERIKAN: Petugas kepolisian saat memberikan masker kepada masyarakat di satu pasar tradisional Kota Medan.

Seperti halnya penerapan prokes di pasar-pasar tradisional yang berada di bawah naungan PD Pasar Kota Medan yang turut dilaksanakan pengawasan ketat, Senin (24/5). Sebelum melakukan pengawasan, Petugas Satgas Covid-19 melakukan apel di Lapangan Merdeka Medan, yang dipimpin Kepala BPBD Kota Medan Arjuna Sembiringn

Dalam arahannya, Arjuna mengungkapkan, Pengawasan PPKM Mikro ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No: 40/3749, tertanggal 18 Mei 2021, tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Agar pelaksanaannya berjalan efektif, dia berharap petugas lebih mengedepankan tindakan persuasif kepada masyarakat.

“Pasar sebagai satu sektor esensial, masih tetap beroperasi saat penerapan PPKM Mikro. Namun demikian, dalam pelaksanaan penerapan prokes menjadi yang utama. Artinya, walaupun masih diizinkan untuk buka, disiplin prokes juga harus diterapkan. Sehingga upaya penekanan penyebaran Covid-19 dapat dilaksanakan secara terintegrasi dan efektif,” ungkap Arjuna.

Menurut Arjuna, secara umum baik pedagang dan pengunjung pasar, sudah memiliki kesadaran dalam menerapkan disiplin prokes. Namun demikian, tak dipungkiri masih ditemukannya pelanggaran.

“Tapi masih ada pelanggaran atas alasan tertentu. Dan ke depan, diharapkan semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk menerapakan prokes,” harapnya.

Selanjutnya, Petugas Satgas Covid-19 melakukan Patroli Prokes dan Pengawasan PPKM Mikro di Pasar Muara Takus, Kecamatan Medan Polonia, dan di Pasar Petisah, Kecamatan Medan Petisah. Dalam patroli tersebut, masih ada ditemukan masyarakat yang belum disiplin menerapkan prokes, khususnya penggunaan masker.

Kemudian oleh petugas, masyarakat yang tidak menerapkan prokes diberikan teguran dan penjelasan, tentang pentingnya untuk disiplin menerapkan prokes ketika beraktivitas, agar dapat menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, petugas juga membagikan masker kepada masyarakat dan melakukan sosialisasi penerapan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Patroli Prokes dan Pengawasan PPKM Mikro ini, akan terus dilakukan petugas Satgas Covid-19 Kota Medan, agar masyarakat tetap disiplin mematuhi prokes di tengah kondisi pandemi, dan sebagai upaya untuk menurunkan penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Selain pasar tradisional, di malam harinya Petugas Satgas Covid-19 juga melakukan pengawasan ke tempat pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Hal ini guna memastikan pelaksanaan penerapan PPKM Mikro dan prokes dilakukan dengan sebaik-baiknya. (map/saz)

Makodim 0209/LB Fasilitasi Vaksinasi Jurnalis Labuhanbatu

VAKSINASI: Tim medis Makodim 0209/LB melakukan penyuntikan vaksin kepada salah seorang peserta.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Markas Komando Militer (Makodim) 0209/LB menggelar vaksinasi Covid-19 terhadap para jurnalis dan pelaku usaha UMKM, di Aula Karya Manunggal Makodim 0209/LB, di Jalan Pramuka, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (24/5).

VAKSINASI: Tim medis Makodim 0209/LB melakukan penyuntikan vaksin kepada salah seorang peserta.

Dimana sebelumnya, Makodim 0209/LB juga telah memfasilitasi penyuntikan vaksin Covid-19 terhadap para Purnawirawan, Warakauri dan Keluarga Besar TNI (KBT). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu.

Salah seorang Jurnalis Labuhanbatu yang mengikuti penyuntikan vaksin Kodim 0209/LB, mengikuti mengikuti seluruh tahapan. Dari proses mencuci tangan pakai sabun, mendaftarkan diri, cek tensi darah screning, suntik vaksin dan terakhir observasi selama 30 menit.

Usai mengikuti vaksinasi, salah seorang jurnalis Labuhanbatu DR Rangkuti mengatakan sangat berterimakasih kepada Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap yang telah memberikan kesempatan terhadap rekan-rekan jurnalis untuk mendapatkan suntikan vaksin.

“Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi saya, dengan profesi yang saya geluti sebagai Jurnalis yang termasuk aktif berinteraksi di lapangan dengan orang-orang, tentunya setelah disuntik vaksin menjadi lebih aman serta menyelamatkan keluarga dirumah,” ungkapnya.

Kepada sesama rekan jurnalis, Rangkuti berpesan. jangan ragu “Mari kita ikuti suntik vaksin, agar kita terhindar dari Covid-19 dan serta membantu pemerintah dalam menyelamatkan rakyat, berawal dari Keluarga kita, orang tua dan rekan-rekan terdekat kita,” imbuhnya. (fdh/han)

Umar Zunaidi Perpanjang Masa Pakai Gedung Paspor ULP Imigrasi

PERJANJIAN : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Betni Humiras Purba dalam perjanjian gedung ULP Imigrasi Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan memperpanjang masa pakai gedung yang dijadikan sebagai Unit Layanan Paspor (ULP) Tebingtinggi yang berada di Komplek Terminal Bandar Kajum, kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sumut, Senin (24/5).

PERJANJIAN : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Betni Humiras Purba dalam perjanjian gedung ULP Imigrasi Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS.

Perpanjangan pinjam pakai gedung tersebut, dilakukan pada audiensi Kepala BPKPAD Jefri Sembiring dan perwakilan Kanwil Kemenkumham Sumut oleh Kepala Divisi Keimigrasian Anggiat Napitupulu, Kepala Divisi Administrasi Dra Betni Humiras Purba serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar Mulyadi.

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Sekdako Muhammad Dimiyathi, dan Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang cukup baik dari Keimigrasian, khususnya di Kota Tebingtinggi.

Disampaikan Umar, bahwasanya gedung kantor ULP yang akan dipinjam pakai oleh Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, belum bisa dihibahkan dikarenakan kantor tersebut masih menyatu. Kedua, pinjam pakai dengan dihibahkan sama saja. Arti fungsi tak berubah hanya penataan aset saja.

“Saya berharap peran serta dan kerja sama dalam penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya yang ilegal. Kami harapkan PMI yang ilegal ini dapat diatasi, pengawasaan secara cepat di tengah pandemi Covid -19. Ada peran kita untuk melihat ini. Itulah yang perlu kita antisipasi,” tutup Umar.

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Betni Humiras Purba mengatakan bahwa gedung ULP yang dipinjam pakai telah habis masa pinjam, dan sudah harus diperpanjang 2 bulan sebelumnya.

“Gedung ULP habis masa pakai tanggal 9 Juli 2021, Bapak Wali memang berniat untuk memperpanjangnya, karena membantu masyarakat Tebingtinggi mendapat pelayanan yang baik khusus tentang paspor. Kami sangat berterimakasih karena Tebingtinggi itu sangat respon,” bilang Betni Humiras Purba.

Diakhir audiensi, dilakukan penandatanganan perjanjian pinjam pakai gedung ULP antara Pemko Tebingtinggi dan Kanwil Kemenkumham Sumut, terhitung 9 Juli 2021 sampai 9 Juli 2026. (ian)

Sidak ke RSU Kabanjahe, Wabup Karo: ASN Harus Melayani Masyarakat

SIDAK: Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Drs. Kamperas Terkelin Purba M.Si saat sidak ke RSU Kabanjahe.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Drs. Kamperas Terkelin Purba M.Si melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karo, Puskesmas Kabanjahe dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe, Senin (24/5).

SIDAK: Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Drs. Kamperas Terkelin Purba M.Si saat sidak ke RSU Kabanjahe.

Sidak tersebut dilaksanakan atas perintah Bupati Karo Cory Sriwati Sebayang, sebagai ajang untuk meningkatkan silaturahim dan melihat langsung kondisi pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Karo mengingatkan dan berpesan, sebagai Aparatur Sipil Negara yang bertugas agar senantiasa bekerja tanpa pamrih dalam melayani masyarakat.

“Saya berharap agar semua pegawai tetap masuk kerja dengan tepat waktu dan pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan baik, dalam bekerja ASN juga harus senantiasa disiplin dalam segala hal dan tetap mematuhi segala peraturan yang berlaku,” ungkap Wakil Bupati Karo.

Ketika meninjau Laboratorium PCR di RSU Kabanjahe, Wakil Bupati Karo berharap ketersediaan laboratorium PCR yang berasal dari APBD Kabupaten Karo dapat bermanfaat dimasa pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan bantuan alat PCR yang baru diberikan dapat difungsikan secara optimal.

Setelah melaksanakan sidak, Wakil Bupati Karo beserta rombongan mengikuti Rapat Koordinasi Pemerintahan di Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Namanteran.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Karo berpesan kepada Kepala Desa untuk segera menyelesaikan segala Perdes terkait dengan ADD. Dan berharap kepada saeluruh Kepala Desa dan Perangkat Desa untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi yang ada di desa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Patuhi segala aturan dan regulasi yang mengatur, jika ada kendala sesegera mungkin untuk dikoordinasikan dan diselesaikan dengan baik agar kita semua dapat bekerja secara maksimal demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat kita.”pintanya.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Drs. Kamperas Purba, M.Si, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kab. Karo F. Leonardo Surbakti. (deo)

Asahan Gali Potensi Air Terjun Pantai Padas

MENIKMATI: Pengunjung menikmati air yang jatuh dari Air Terjun Pantai Padas.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Asahan dikenal dengan berbagai keindahan alamnya. Gak heran kalau banyak objek wisata alam yang menarik. Misalnya, Air Terjun Ponot, lokasi arung jeram di Desa Tangga yang termasuk jeram terderas nomor 3 dunia.

MENIKMATI: Pengunjung menikmati air yang jatuh dari Air Terjun Pantai Padas.

Objek wisata yang satu ini juga tak kalah indah dan menyejukkan, yakni Air Terjun Pantai Padas yang berada di Dusun II Desa Padang Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan.

Dikatakan Camat Bandar Pulau, Drs. Irwansyah Siahaan, Air Terjun Pantai Padas memiliki ketinggian hingga 5 meter. Air mengalir di antara bebatuan padas, sehingga menghasilkan percikan-percikan air yang sangat indah dan cocok dijadikan untuk liburan bersama keluarga.

“Tidak hanya air terjun, di lokasi wisata ini juga menyediakan lokasi pemandian yang sangat aman. Air Terjun Pantai Padas ini dibuka setiap hari mulai dari pagi pukul 08.00 WIB hingga sore,” tambahnya.

Hendri Simanjuntak, salah seorang warga sekitar menyebutkan, lokasi wisata Air Terjun Padas sangat asri dan memiliki keindahan alam yang dapat memanjakan pengunjung. (mag-9)

Dalam 5 Bulan, 5 Orang Meninggal Akibat Covid 19 di Humbahas

DIMAKAMKAN: Satgas Covid-19 Dairi memakamkan salah warga Kecamatan Siempat Nempu Hulu terkonfirmasi positif Covid-19 di TPU Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Sabtu (22/5).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan baru terbuka ke publik, bahwa sudah 5 orang warganya meninggal dunia karena Covid-19 selama Januari hingga Mei 2021.

Ilustrasi.

Berdasarkan data itu, sebanyak 5 orang yang meninggal dunia itu diantaranya yang sudah lanjut usia atau berusia diatas 60 tahun ke atas.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Kominfo Pemkab Humbang Hasundutan Hotman Hutasoit sekaligus juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 membenarkan bahwa sebanyak 5 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Dia menyebut, antara lain BS, 67 tahun warga Jalan Merdeka Desa Pasaribu. Dalam surat keterangan, tertanggal 27 Januari 2021. TS, 86 tahun, warga Dusun Lumban Silintong Desa Siponjot. Dalam surat keterangannya, tanggal 26 Maret 2021.

Selanjutnya, TS, 57 tahun, warga Desa Tukka Dolok. Dalam surat keterangan dari Dinas Kesehatan Taput, tertanggal 28 April 2021.

Kemudian, DS, 70 tahun, warga Desa Hutabagasan, dari surat keterangan RSUD Tarutung tertanggal 15 Mei 2021.

“Sementara, untuk bernama MR Boru Manik, warga Desa Sibuntuon Parpea tertanggal 22 Mei 2021 dari RSUD Tarutung,” jelas Hotman, Senin (24/5).

Ditambahkan Hotman, selain kasus positif Covid-19 yang meninggal, kasus konfirmasi positif Covid 19 yang sembuh di Kabupaten Humbang Hasundutan sudah sebanyak 149 orang.

Dia menyebut, 81 orang dari Kecamatan Dolok Sanggul, 5 orang dari Kecamatan Baktiraja, 30 orang dari Kecamatan Lintong Nihuta, 8 orang dari Kecamatan Pollung.

Kemudian, 3 orang dari Kecamatan Onanganjang, 9 orang dari Kecamatan Paranginan, 5 orang dari Kecamatan Pakkat dan 7 orang dari Kecamatan Parlilitan. Serta, 1 orang dari Kecamatan Tarabintang.

Menurut Hotman , 149 orang ini merupakan diantara dari 157 orang yang terkonfirmasi Covid-19.

Dengan demikian, pasien positif Covid-19 yang masih menjalani isolasi maupun perawatan disejumlah rumah sakit sebanyak 3 orang.

Ditambahkan Hotman, berdasarkan data kasus itu dari bulan Januari hingga bulan Mei itu, Humbang Hasundutan sudah pada zona orange yang sebelumnya berada di zona hijau.

Disinggung, apa alasan pemerintah tidak melakukan rilis sebaran peta Covid 19 jumlah kematian diwilayah tersebut. Yang ternyata, sudah melonjak sejak bulan Januari hingga bulan Mei.

Padahal, per tanggal 15 Maret 2021 pukul 16.00 WIB, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan merilis peta sebaran kasus OPD dan PDP virus Corona diwilayah tersebut yang ada di 10 Kecamatan. Jumlah kematian dituliskan baru 1 orang.

Hotman, tidak dapat menjelaskan. “Kalau itu saya kurang tahu. Dan, data jumlah kematian ini pun baru saya minta karena kalian (pers) yang minta,” ujar Hotman.

Selain itu, juga ketika disinggung agar dapat dijelaskan riwayat kematian pasien terkonfirmasi Covid 19. Serta, sudah berapa jumlah orang yang ditracing.

Lagi-lagi, Hotman tidak dapat menjelaskan. “Nantilah. Harus saya minta dulu datanya dari Dinas Kesehatan,” kata Hotman. (des/ram)

Dinas PUTR Dairi Bangun Sarana Air Minum Berbiaya Rp4,01 M

Frianto Naibaho.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), akan membangun sarana air minum di 6 desa, dengan biaya Rp4,01 miliar lebih dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2021.

Frianto Naibaho.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Sekretaris Dinas PUTR Dairi Frianto Naibaho, Senin (24/5) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum. Adapun desa sebagai penerima manfaat nantinya yakni Desa Dolok Tolong, Lae Markelang, Lae Pangaroan, Lae Rambong, Pandan dan Desa Parbuluan 6.

Kegiatan pembangunan sarana air minum akan dikerjakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat. Pembangunan sarana air minum, untuk pemenuhan air minum yang baik bagi masyarakat.

“Dinas PUTR akan membangun sarana air minum di 6 desa tersebut, agar masyarakat terlayani air bersih,” katanya.

Jaringan perpipaan ditargetkan menjangkau rumah warga yang belum mendapatkan air bersih. Sebagian di 6 desa sudah ada sarana air minum, tetapi belum menjangkau semua dusun.

Saat ini, prosesnya sedang tahap survei sumber air, untuk mengukur besaran debit sumber air. Kemudian nantinya dilanjutkan pipanisasi. Disebutnya, pembangunan sarana air minum tersebut sebagian besar merupakan usulan kepala desa. (rud)

Pemkab Dairi Sosialisasikan Aplikasi Perkebbas dan e-BIP, Bupati: Tidak Ada Percaloan Urus Adminduk

SAMBUTAN: Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu (tengah) sampaikan sambutan saat sosialisasikan aplikasi Perkebbas dan e-BIP adminduk di Aula Kantor Camat Sidikalang, Senin (24/5).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sosialisasikan aplikasi Perkebbas dan Buku Induk Penduduk Elektronik (e-BIP) kepada Kepala Desa, Lurah, Perangkat Desa serta Kader Posyandu di dua Kecamatan yakni Sidikalang dan Sitinjo di Aula Kantor Camat Sidikalang, Senin (24/5).

SAMBUTAN: Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu (tengah) sampaikan sambutan saat sosialisasikan aplikasi Perkebbas dan e-BIP adminduk di Aula Kantor Camat Sidikalang, Senin (24/5).

Sosialisasi dipimpin Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Deddy Situmorang, Kadis Pemdes, Junihardi Siregar, Camat Sidikalang, Robot Manullang serta Camat Sitinjo, Nelfita Tanjung.

Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu menyampaikan, aplikasi Perkebbas telah diluncurkan pada 1 oktober 2020 bertepatan Hari Jadi Kabupaten Dairi Ke-73. Aplikasi Perkebbas dibangun dan dikembangkan untuk dapat dipergunakan masyarakat mengurus adminduk secara online yang bertujuan memudahkan masyarakat.

“Demikian juga aplikasi e-BIP, dikembangkan untuk mengetahui data kependudukan setiap penduduk yang ada disetiap desa sehingga seluruh kepala desa dapat dengan mudah dan praktis mencek keberadaan warga,” ujar Eddy.

Ia mengatakan, buku induk kependudukan tidak lagi tercetak dalam bentuk hardcopy /buku, tetapi sudah berbasis elektronik yang dapat diakses secara daring. Penggunaan dan penerapan aplikasi Perkebbas dan e-BIP, di seluruh Desa / Kelurahan mewujudkan visi dan misi Dairi Unggul melalui digitalisasi pelayanan dokumen kependudukan sampai di Desa.

“Saya berharap seluruh Kepala Desa, Lurah, Perangkat Desa dan Kader Posyandu mengikuti sosialisasi dengan baik, sehingga bisa menerapkan di desa masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Eddy menegaskan, tidak ada percaloan dalam mengurus administrasi kependudukan (Adminduk), seperti tertuang dalam UU nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 19 tahun 2018 tentang peningkatan kualitas layanan adminduk.

Sementara Kadisdukcatpil, Deddy Situmorang menyebutkan, sejak diresmikan, penggunaan aplikasi Perkebbas mengalami peningkatan signifikan.

“Data sampai, Jumat (21/5), pengguna aplikasi Perkebbas sebanyak 1.137 user dengan 8.535 dokumen telah diselesaikan untuk 15 layanan adminduk,” ucapnya.

Deddy menambahkan, pengguna aplikasi Perkebbas adalah masyarakat, TPDK Kecamatan se Dairi, rumah sakit umum Sidikalang, Puskesmas se Dairi, rumah ibadah. “Sosialisasi aplikasi Perkebbas dan e-BIP akan berlangsung sampai dengan, 10 Juni 2021 mendatang,” ungkapnya. (rud)

Amir Enggan Sebut ‘Jagoan’ Calon Sekda Binjai

PARIPURNA: Wakil Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat diwawancarai usai mengikuti rapat paripurna di gedung sementara DPRD Binjai, Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara.teddy akbari/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai saat ini tengah melaksanakan lelang jabatan Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Sejauh ini, tahapan seleksi tersebut sudah masuk kepada wawancara kepada peserta yang mengikutinya.

H Amir Hamzah.

Namun, Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah enggan mengomentari soal lelang jabatan tersebut. Dua kali disinggung, Amir menolak menanggapinya.

“Ke BKD saja langsung,” kata Amir ketika dimintai tanggapannya di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Senin (24/5).

Sumut Pos hanya ingin menanyakan siapa sosok yang tepat di hati dan berdasarkan kinerja untuk mengisi jabatan Sekda yang diikuti oleh dua peserta tersebut. Adalah Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, H Irwansyah Nasution dan Asisten III, Meidy Yusri.

Komentar Wali Kota diperlukan karena santer kabarnya, H Irwansyah Nasution yang juga merangkap jabatan sebagai Penjabat Sekda, adalah calon kuat untuk mengisi jabatan tersebut secara definitif. Ditambah lagi, kedekatan Irwansyah dengan Wali Kota juga erat.

Sayang, mantan Kepala BKD Binjai ini enggan mengomentarinya. “Sudah dulu ya, saya izin ya,” tukas Amir seraya merapatkan kedua tangannya seperti orang memohon maaf.

Diketahui, kekosongan pejabat terjadi pada sejumlah jabatan strategis di jajaran Pemerintah Kota Binjai. Karenanya, Pemko Binjai melakukan lelang jabatan.

Informasi dirangkum, tujuh jabatan kepala dinas dan satu jabatan sekretaris daerah masih diisi oleh pelaksana maupun penjabat. Adalah, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja, Inspektur, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Sekda.

Namun, Pemko Binjai baru melakukan lelang jabatan pada dua jabatan strategis saja. Adalah Kepala Bappeda dan Sekda Binjai. (ted)

Polres Langkat akan Gelar Vaksinasi Masal

PERSIAPAN: Wakapolres Langkat, Kompol Hairil Sani, pada rapat pelaksanaan vaksinasi massal yang dihadiri Dandim 0203 Langkat, Sekdakab Langkat dan Kadis Kesehatan, di Aula Wirasatya Polres Langkat, Senin (24/5).ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Polres Langkat akan melaksanakan vaksinasi masal pada 27-28Mei 2021 untuk masyarakat Kabupaten Langkat. Rencana ini disampaikan Wakapolres Langkat, Kompol Hairil Sani, pada rapat pelaksanaan vaksinasi massal di Aula Wirasatya Polres Langkat, Senin (24/5).

PERSIAPAN: Wakapolres Langkat, Kompol Hairil Sani, pada rapat pelaksanaan vaksinasi massal yang dihadiri Dandim 0203 Langkat, Sekdakab Langkat dan Kadis Kesehatan, di Aula Wirasatya Polres Langkat, Senin (24/5).ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

Turut hadir Bupati Langkat Terbit Rencana PA diwakili Sekdakab Langkat, dr. H. Indra Salahuddin, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf.Wisnu Joko Saputro, Plt.Kadis Kesehatan dr.Juliana, Jubir COVID-19 Langkat dr.Azhar Zulkifli, Kasi Yankes Rujuk Dahlia Rosa, Kasi Yankes Primer Dr.Lambok E.Sitohang, PJU Polres Langkat.

Serta diikuti seluruh Kapolsek Wilkum Polres Langkat secara virtual zoom meeting.

Hairil Sani menjelaskan, vaksinasi massal guna mendukung program pemerintah. Dilaksanakan secara serentak oleh Polda Sumut bersama seluruh jajaran Polres di Wilkum Poda Sumut, mulai 27-28 Mei 2021.

Di Langkat, pelaksanaannya dipusatkan di Alun – Alun T. Amir Hamzah, selama dua hari. Untuk Langkat Hilir dan Teluk Aru pada 27 Mei. Sedangkan untuk Langkat Hulu pada 28 Mei. Sedangkan untuk Kecamatan Binjai, Sei Bingai dan Kecamatan Selesai dilaksanakan di Wilkum Polres Binjai.

“Teknis pelaksanaannya, melibatkan Polsek serta Dinkes dan Puskesmas Langkat. Untuk target vaksin diutamakan lansia dan guru,” ungkapnya.

Sementara Sekda, mengatakan Pemkab Langkat mendukung dan mengapresiasi progam vaksinasi masal Poldasu dan Polres Langkat.Pemkab sangat mendukung, semoga pelaksanaan vaksinasi masal ini berjalan baik dan lancar,.(yas)