31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3431

Tokoh Agama Ujung Tombak Penjaga Keutuhan NKRI

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Tokoh agama adalah ujung tombak dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karenanya, peran para ustad dan mubaligh saat ini, sangat penting untuk membangun mental para generasi muda atau kaum milenial dalam hal menjaga keutuhan bangsa dan negara.

“Para founding father kita, membangun negara ini dengan modal agama yang kuat. Kita semua tahu pekikan takbir Bung Tomo di Surabaya, berhasil membakar semangat para pejuang bangsa saat itu,” kata anggota MPR RI Hidayatullah, dalam sosialisasi 4 pilar yang digelar di Aula Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Rabu (19/5/2021). Sosialisasi ini dihadiri para peserta yang kesemuanya adalah ustad dan dai se-Kota Medan.

Politisi senior PKS asal Sumut ini juga menyinggung soal RUU Ekonomi Syariah yang sedang ramai diperbincangkan. Menurutnya, ekonomi syariah adalah harapan keadilan bagi perekonomian nasional. “Yang menjadi pembeda ekonomi syariah adalah kebermanfaatan dan sustainable-nya, karena orientasinya keadilan bukan hitung hitungan keuntungan semata,” sebutnya..

Hidayatullah melanjutkan, 4 pilar mencakup beberapa poin krusial yaitu: Pancasila sebagai dasar dari ideologi negara, UUD Negara RI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta Ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Para ustad yang datang mengaku sangat gembira dapat bersilaturahim langsung dengan Hidayatullah. “Pasalnya, sangat jarang ada anggota dewan yang menguasai ilmu ekonomi syariah sekaligus jago politik,” ucap seorang peserta.

Sosialisasi 4 pilar kali ini digelar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ada; mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan memakai masker (rel)

Bansos Tunai Diperpanjang hingga Juni

BANSOS TUNAI: Seorang warga menunjukkan Bansos tunai yang diterimanya. Pemerintah akhirnya memperpanjang Bansos tunai hingga Juni 2021.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah akan memperpanjang pemberian bantuan sosial tunai (BST) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Perpanjangan akan dilakukan selama dua bulan atau hingga Juni 2021.

BANSOS TUNAI: Seorang warga menunjukkan Bansos tunai yang diterimanya. Pemerintah akhirnya memperpanjang Bansos tunai hingga Juni 2021.

STAF Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan, rencana perpanjangan ini menyusul realisasi penyaluran pada awal tahun sudah mendekati 100 persen. “Betul akan diperpanjang dua bulan, Mei-Juni,” kata Kunta, Selasa (18/5).

Program BST ditujukan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan besaran Rp300 ribu per bulan. Kunta menjelaskan, pemberian BST selama 4 bulan di awal tahun 2021 sebagai bentuk bantuan nonpermanen yang melengkapi bantuan sosial (bansos) lainnya seperti program keluarga harapan (PKH) dan Kartu Sembako.

Pemberian juga ditujukan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini sudah dalam tren perbaikan menuju zona positif. “Dengan memperhatikan perekonomian terkini, dan upaya Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak, maka direncanakan BST diperpanjang selama 2 bulan, Mei dan Juni 2021,” ungkapnya.

Data hingga 11 Mei 2021, realisasi klaster perlindungan sosial dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah 37,8 persen atau Rp57,79 triliun dari pagu sebesar Rp150,28 triliun. Dengan cakupan realisasi BST hingga kini telah terserap Rp11,81 triliun atau 98,39 persen dari pagu Rp12 triliun.

Secara persentase capaian penyaluran BST lebih cepat dibandingkan realisasi program perlindungan sosial lainnya seperti PKH baru mencapai Rp13,83 triliun atau 48,19 persen dari pagu anggaran Rp28,71 triliun.

Kemudian Kartu Sembako mencapai Rp17,24 triliun atau 38,20 persen dari anggaran Rp45,12 triliun, dan program BLT Desa yang baru mencapai Rp2,51 triliun atau 17,41 persen dari anggaran sebesar Rp14,4 triliun. (dtf)

RS Chevani Tanggung Iuran BPJS 100 Orang PBPU

HADIRI: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menghadirisyukuran HUT ke-4 RS Chevani.Sopian /sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Merayakan syukuran HUT ke-4 tahun, Rumah Sakit (RS) Chevani memberikan bantuan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada 100 orang Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan di Aula Rumah Sakit Chevani, Jalan HM Yamin Kota Tebingtinggi, Senin(17/5).

HADIRI: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menghadirisyukuran HUT ke-4 RS Chevani.Sopian /sumut pos.

Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan selamat ulang tahun kepada RS Chevani, dan berharap memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat.

Begitu juga terhadap dr Nelson, Umar Zunaidi Hasibuan turut menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan iuran yang diberikan kepada 100 orang Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Umar Zunaidi menyampaikan, agar pimpinan RS Chevani tidak hanya berorientasi kepada profit, namun harus lebih mengutamakan kesehatan masyarakat, khususnya dimasa pandemi Covid-19. “Sewaktu mendirikan rumah sakit, Bapak (dr Nelson) harus kembali kepada niat dan itikad untuk membantu masyarakat. Agar terwujud kesehatan yang menyeluruh bagi Kota Tebingtinggi dan sekitarnya, nilai sosial harus tetap ada di dalam rumah sakit ini, terlebih dimasa pandemi Covid-19,” jelasnya.

Sebelumnya, dr Nelson Situmorang selaku pemilik RS Chevani mengatakan bahwa program bantuan yang diberikan dapat berlangsung secara terus menerus ke depannya, dengan harapan dapat membantu masyarakat lebih banyak. (ian/han)

Dinkes Tebingtinggi Terima 220 Vial Vaksin Sinovac

TERIMA: Dinkes Tebingtinggi ketika menerima vaksin Sinovac Covid-19 dari Dinkes Provinsi Sumut.Sopian /sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan Kita Tebingtinggi menerima 220 vial Vaksin Sinovac dalam penanganan penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Tebingtinggi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatara Utara, Selasa (18/5).

TERIMA: Dinkes Tebingtinggi ketika menerima vaksin Sinovac Covid-19 dari Dinkes Provinsi Sumut.Sopian /sumut pos.

Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia, mengatakan bahwa vaksin Sinovac yang diterima nantinya akan diperuntukkan kepada masyarakat dan orang lanjut usia (lansia) di Kota Tebingtinggi.

“Target kita adalah para lansia terlebih dahulu, kemudian diperuntukkan ke masyarakat. Kita berharap vaksin yang dilakukan ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semaki mengkhawatirkan, mari para lansia, ayok sukseskan vaksin ini, jangan takut karena ini untuk para lansia juga keuntungan,” papar Nanang.

Dijelaskan Nanang, vaksin Sinovac sebanyak 220 vial dengan rincian sekitar 2.000 suntikan, tetapi ini untuk 2 fase dosis, jadi 1 fase 1.000 dan fase 2 untuk 1.000. Vaksin ini akan dimanfaatkan untuk mevaksinasi warga Tebingtnggi guna pencegahan berkembangnya Covid-19 di Tebingtinggi.

Kedatangan vaksin sinovac Covid-19 ke Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian Brimob Sumatera Utara, hal ini untuk menjaga dari gangguan khamtibmas.

“Mudah mudahan semua bisa terselesaikan secara baik, petugas kami di lapangan terus melakukan tracing ke rumah warga agar penyebaran Covid-19 bisa di tekan,” jelasnya.

Nanang kembali meminta kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi untuk terus mematuhi prokes yang ada, tetap menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan rajin mencuci tangan serta menghindari mobilitas warga. “Semuanya dari masyarakat, ayok kita tekan penyebaran Covid-19 di Tebingtinggi dan ayok dukung vaksinasi kepada warga,” pinta Nanang. (ian/han)

Asahan Masuk Zona Kuning Covid-19

RAKOR VIRTUAL: Bupati Asahan, H.Surya BSc bersama Forkompimda mengikuti Rakor penanganan Covid-19 yang disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dua pekan terakhir, kasus penyebaran Covid-19 mengalami peningkatan di Sumatera Utara. Warga Sumut yang terkonfirmasi sebanyak 30.632 kasus, dan Kabupaten Asahan salah satu termasuk Zona Kuning dalam peningkatan penyebaran Covid-19.

RAKOR VIRTUAL: Bupati Asahan, H.Surya BSc bersama Forkompimda mengikuti Rakor penanganan Covid-19 yang disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi.

Demikian terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Gugus Tugas Covid-19 secara virtual dengan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, yang diikuti Pemkab Asahan di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan, Senin (18/5).

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengimbau agar masing-masing daerah melalukan pengawasan lebih ketat dalam menegakkan protokol kesehatan bagi masyarakat. Dan vaksinasi Covid-19 akan ditingkatkan kepada masyarakat dan lansia.

Gubsu Edy Rahmayadi juga mengimbau akan memberlakukan pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan hanya sampai pukul 21.00 WIB. Sedangkan untuk tempat hiburan malam dan lainnya seperti karaoke keluarga, diskotik, club malam, dan bar live music selama 14 hari atau terhitung mulai tanggal 18-31 Mei 2021, tidak diizinkan beroperasi.

Kemudian, untuk tempat ibadah akan dilakukan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Bagi daerah Zona Hijau dan Kuning dengan kapasitas 50%. Untuk Restoran/Rumah Makan/Cafe/Warung makan, serta tempat makan/minum kaki lima, diberikan kapasitas hanya sebesar 50 % dari kapasitas total pengunjung, serta boleh berpoperasi sampai pukul 21.00 WIB.

Hal-hal tersebut dilakukan, lanjut Gubsu, untuk menekan dan mencegah kenaikan kasus Covid-19 di Sumatera Utara yang terus melonjak naik akhir-akhir ini. “Jika ada yang melanggar maka akan diberikan sanksi penutupan kepada pelaku usaha, karena akhir-akhir ini kondisi Sumatera Utara sedang tidak baik pasca kenaikan kasus covid-19 yang membahayakan dan bertambahnya orang yang terpapar usai libur panjang ini,”katanya.

Terkait kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 semakin menipis, Gubsu mengimbau untuk dilakukan penambahan tempat tidur sebanyak 30% di beberapa rumah sakit yang menampung pasien Covid-19.

Rapat tersebut diikuti oleh Bupati Asahan H. Surya Bsc, Sekretaris Daerah John Hardi Nasution M. Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Elfina br.Tarigan, MKT, Kadis Kominfo sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si, dan Kepala Protokoler Setdakab Asahan Darwinsyah Lubis, S. STP., serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran, dr. Edi Iskandar Nainggolan. (mag-9/han)

Wisata Pantai Boleh Dibuka Asal Terapkan Prokes Ketat

RAKOR: Bupati Sergai, Darma Wijaya ketika memimpin rakor penanganan penyebaran Covid-19 di lokasi wisata pantai, yang tetap di buka saat liburan lebaran.Sopian /sumut pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Lokasi wisata diperbolehkan untuk dibuka selama liburan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, dengan cacatan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

RAKOR: Bupati Sergai, Darma Wijaya ketika memimpin rakor penanganan penyebaran Covid-19 di lokasi wisata pantai, yang tetap di buka saat liburan lebaran.Sopian /sumut pos.

Demikian disampaikan Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Muhammad Faisal Hasrimy pada rapat koordinasi Satuan Tugas (Rakor Satgas) Penanganan Covid-19 dalam rangka menyikapi situasi tempat wisata khusus pantai, di Kabupaten Sergai, di Kantor Camat Perbaungan, Senin (17/5).

“Dari rakor hari ini disampaikan, pada moment lebaran ini, masyarakat akan diperbolehkan datang ke tempat wisata yang ada di Sergai dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat,”pinta Darma.

Untuk mendukung penerapan Prokes tersebut, Darma Wijaya meminta agar pengelola usaha pariwisata mempersiapkan hand sanitizer, sabun, dan wastafel cuci tangan yang layak.

Selain itu, sambung Darma Wijaya, perlu dilakukan penataan area tempat duduk di mana jarak minimal antar tempat duduk adalah 1,5 meter, dan jarak 3 meter untuk meja.

“Pengelola juga diminta melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di titik yang dianggap rawan dan perlu,” imbuhnya.

Dalam rakor ini, Darma Wijaya juga menginformasikan agar personel Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan dan personel Satpol PP mengawasi jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata, dengan ketentuan tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat duduk atau lokasi objek wisata.

“Apabila sudah mencapai 50 persen, petugas Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan pengelola supaya menutup portal pintu masuk sekaligus melakukan monitoring. Jika pengunjung sudah berkurang dari 50 persen, maka pengunjung diperbolehkan masuk lagi dengan sistem buka tutup,” tegas Darma. (ian/han)

Korban Banjir di Labura Terima Bantuan

TINJAU: Bupati Labuhanbatu, Hendriyanto Sitorus meninjau masyarakat Desa Adian Torop, Kecamatan Aek Natas pasca dilanda banjir. FAJAR/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Hendriyanto Sitorus membantu masyarakat Desa Adian Torop, Kecamatan Aek Natas yang menjadi korban banjir yang terjadi baru-baru ini.

TINJAU: Bupati Labuhanbatu, Hendriyanto Sitorus meninjau masyarakat Desa Adian Torop, Kecamatan Aek Natas pasca dilanda banjir. FAJAR/SUMUT POS.

Bupati didampingi Wakil Bupati Samsul Tanjung, dan Pj. Sekda Suryaman Munthe, Kadis PU Edwin, Kadis Kominfo Sugeng, Camat Aek Natas Rojali, kepala desa, dan perangkat desa Adian Torop mengucapkan turut belasungkawa atas musibah banjir yang telah dialami masyarakat Desa Adian Torop.

“Cepat atau lambat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara akan segera mencari solusi atas musibah ini agar banjir tidak terulang kembali,” ujar Bupati Hendriyanto Sitorus, Senin (17/5).

Menurutnya, untuk penanggulangan banjir, atau pun pembangunan tanggul daerah aliran sungai (DAS) bukan tanggungan dari pemerintah kabupaten, melainkan tanggungan pemerintah provinsi Sumatera Utara.

“Walaupun begitu, sekuat tenaga kami akan upayakan agar banjir ini tidak menggenangi rumah warga, caranya dengan bersinergi bersama perusahaan-perusahaan yang ada di desa Adian Torup melalui dana CSRnya,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram kepada masyarakat Desa Adian Torop, yang rumahnya terendam banjir. (fdh)

Besuk Pasien RSUD Aek Kanopan, Bupati Labura: Pelayanan Buruk, Laporkan ke Saya

BESUK: Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus besuk salah satu pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aek Kanopan.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus menegaskan jika ada pelayanan yang kurang memuaskan di RSUD Aek Kanopan agar melaporkan kepadanya.

BESUK: Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus besuk salah satu pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aek Kanopan.

Hal itu dikatakannya saat menemui salah satu pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aek Kanopan, Senin (17/5) sore.

“Saya sampaikan kepada bapak/ibu, segera lapor ke saya jika ada pelayanan yang kurang memuaskan, terutama pelayanan administrasi di RSUD ini,” ucap Bupati.

Sebelumnya, Bupati didampingi Wakil Bupati Samsul Tanjung, mendengar keluhan dari masyarakat bahwa ada beberapa masalah pada pelayanan kesehatan pada RSUD Aek Kanopan Labuhanbatu Utara.

“Terkait hal itu saya dan Wakil Bupati langsung bergegas ke RSUD ini untuk cek langsung dan langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, terlihat Bupati dan Wakil Bupati dengan jargon Labura hebat ini bertanya langsung kepada pasien dan keluarga pasien, untuk memastikan keluhan yang beredar di masyarakat.

“Alhamdulillah pelayanan di RSUD sudah mulai tertata rapi dan masyarakat sudah dapat terlayani dengan baik,” ucap Bupati.

Terakhir, Bupati berharap kepada Direktur RSUD Aek Kanopan, untuk terus meningkatkan pelayanan rumah sakit, hindari pungli, dan tingkatkan pelayanan UGD, serta tingkatkan kesejahteraan petugas kesehatan.

“Ini sudah yang kesekian kalinya saya menyambangi RSUD, itu artinya saya tidak main-main terhadap pelayanan kesehatan khususnya untuk masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara,” harap Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati mengecek kebersihan RSUD di setiap ruangan, mengecek stok obat, dan mengunjungi pasien di ruang inap di dampingi Direktur RSUD dr. Mayang. (fdh)

Pemko Binjai Lelang Dua Jabatan Strategis

Plt Kepala BKD Binjai, Rahmad Fauzi.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kekosongan pejabat terjadi pada sejumlah jabatan strategis di jajaran Pemerintah Kota Binjai. Karenanya, Pemko Binjai melakukan lelang jabatan.

Plt Kepala BKD Binjai, Rahmad Fauzi.

Informasi dirangkum, tujuh jabatan kepala dinas dan satu jabatan sekretaris daerah masih diisi oleh pelaksana maupun penjabat. Adalah, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja, Inspektur, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Sekda.

Namun, Pemko Binjai baru melakukan lelang jabatan pada dua jabatan strategis saja. “Sebelum melakukan lelang jabatan, kami sudah melaporkan kepada pak wali, bahwa ada kekosongan jabatan. Bisa dibilang jumlahnya banyak,” kata Pelaksana Tugas Kepala BKD Binjai, Rahmad Fauzi, Selasa (18/5).

Menurut dia, kekosongan jabatan ini terjadi karena pejabat yang bersangkutan pensiun ataupun meninggal dunia. Bahkan informasi diperoleh, kekosongan jabatan ini terjadi karena pejabat lama yang diduga berpihak kepada salah satu paslon mengundurkan diri.

Kekosongan jabatan ini sempat berjalan beberapa bulan. “Ya, karena kepala daerah yang terpilih dilarang melakukan mutasi pada 6 bulan sebelum Pilkada dan sesudahnya. Karena ini, kami masih menggunakan beberapa jabatan diisi oleh plt,” beber Kepala Bidang Pendidikan Kilat BKD Binjai ini.

Untuk dua jabatan strategis yang telah dilakukan lelang, tambah dia, yakni Sekda dan Kepala Bappeda. Menurut dia, lelang jabatan tersebut tidak menabrak Surat Edaran Nomor 52 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Seleksi Terbuka Masa Covid-19.

“Kami juga sudah mendapat rekomendasi dari KASN. Tahap awal ini, dua jabatan dulu konsennya pak wali karena keduanya urgen,” ujar dia.

Saat ini lelang dua jabatan tersebut tengah berlangsung. “Kamis dan Jum’at sudah masuk tahap pelaksanaan wawancara,” tambah dia seraya mengaku, tidak berencana mengikuti lelang jabatan untuk mengisi Kepala BKD Binjai.

Ada dua nama yang mengikuti lelang jabatan Sekda, yakni H Irwansyah Nasution dan Meidy Yusri. Disebut-sebut H Irwansyah Nasution yang berpeluang kuat menjadi Sekda definitif.

Sementara, sambung Fauzi, lelang jabatan Kepala Bappeda Binjai diikuti oleh empat pejabat. Di antaranya, Majid Ginting, Tristi Mulyani, N Nasution dan Lindung Limbong.

“Untuk jabatan lainnya akan segera dilakukan lelang juga, tinggal menunggu waktu. Tim penguji dalam lelang jabatan diisi dari kalangan akademisi,” tukasnya. (ted)

Segel Penutupan Dirusak, Polisi Biarkan Diskotik CDI Beroperasi

DISEGEL: Petugas kepolisian dan Satpol PP Pemkab Diliserdang melakukan penyegelan CDI sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Penyegelan yang dilakukan Tim Gabungan Polrestabes Medan dan Pemerintah Kabupaten Deliserdang tak berdampak kepada penutupan seterusnya. Cafe Duku Indah (CDI) yang disegel pada Jumat (9/4), kini sudah kembali beroperasi atau persisnya pada lebaran Idul Fitri kedua, Jumat (14/5).

DISEGEL: Petugas kepolisian dan Satpol PP Pemkab Diliserdang melakukan penyegelan CDI sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

Penyegelan dengan cara dilas tersebut dipimpin Kepala Bagian Operasional Polrestabes Medan, AKBP Alimudin Sinurat. “Ke Kasubbag Humas saja ya,” kata Sinurat saat dikonfirmasi terkait CDI kembali beroperasi yang diduga melakukan pengerusakan terhadap segel pada pintu masuk tempat diskon tersebut.

Begitu juga dengan Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Riama Siahaan ketika dikonfirmasi. Juru Bicara Polrestabes Medan ini seolah tidak tahu menahu persoalan dugaan pengerusakan segel tersebut.

Dia mengetahui, bahwa AKBP A Sinurat yang memimpin operasi penyegelan terhadap tempat ilegal itu. Namun, Siahaan buang badan kepada Kapolsek Kutalimbaru, AKP Hendri Surbakti.

Artinya, Siahaan mengarahkan wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada Kapolsek setempat. “Iya, saya tahu itu komandan saya. Itukan kemarin, maksud saya coba tanya langsung ke Kapolsek Kutalimbaru, mana tahu ada perjanjian, kita kan enggak tahu. Karena Kapolsek yang punya, makanya coba tanya langsung ke Kapolsek,” urai dia, Selasa (18/5).

Sayangnya, Kapolsek Kutalimbaru tak menggubris panggilan telepon selular wartawan. Begitu juga pesan singkat yang dilayangkan ke WhatsApp Kapolsek untuk kepentingan konfirmasi, tidak direspon.

Sebelumnya, Camat Kutalimbaru, Faisal Nasution mengamini, tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian dan instansi terkait di Pemkab Deliserdang telah melakukan penyegelan. Bahkan, kata dia, penyegelan dimaksud juga dilakukan dengan cara dilas pada pintu masuk diskotek yang dikelola oleh seorang pria bernama Kurnia.

Dia menegaskan, Diskotek CDI merupakan tempat ilegal. Pasalnya, tempat dugem tersebut belum seutuhnya melengkapi izin.

“TDUP yang belum ada, Tanda Daftar Usaha Pariwisata. Ini perizinan satu pintu yang mengeluarkan dan teknisnya dari pariwisata,” beber dia.

Menurut dia, kembali beroperasinya CDI sudah melanggar peraturan daerah. “Kalau jebolkan las yang disegel, itu sudah ranah kepolisian. Sebab, kami sama-sama melakukan penyegelan dengan kepolisian. Kalau sudah dirusak, sudah ranah kepolisian itu,” kata dia.

Terpisah, menejemen CDI, Kurnia dicoba konfirmasi oleh wartawan. Sayangnya, Kurnia tidak menjawab panggilan telepon.

Begitu juga dengan pesan singkat yang dilayangkan, Kurnia tak meresponnya. Diketahui CDI berlokasi di Jalan Salang Tunas, Dusun V, Desa Namorube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang. (ted)