JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama BRI Sunarso dinobatkan sebagai The Best CEO dalam ajang iNews Maker Awards 2021 yang digelar di Jakarta (07/04). Predikat The Best CEO kepada figur pemimpin perusahaan yang mampu menginspirasi, serta memimpin perubahan di perusahaan untuk beradaptasi sehingga mampu bertahan bahkan unggul dalam kondisi pandemi yang menantang.
Selain penghargaan The Best CEO, Bank BRI juga menyabet penghargaan Best of The Best Innovative Company. Dua penghargaan tersebut dianugerahkan sebagai apresiasi atas keberhasilan BRI dalam langkah-langkah strategis inovatif terhadap proses bisnis atau menunjukkan inisiatif inovasi sehingga berdampak signifikan mendorong kinerja perusahaan di masa pandemi Covid-19.
“Kami sangat bangga menerima penghargaan ini karena merupakan pengakuan atas inovasi yang dilakukan oleh BRI. Kami tentu berharap penghargaan ini terus memotivasi BRI untuk terus berinovasi dan bertransformasi agar BRI bertumbuh secara berkelanjutan dan tidak pernah berhenti untuk memberi yang terbaik kepada negeri ini,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso dalam sambutannya.
Menjabat sebagai orang nomor satu di bank BUMN terbesar di Indonesia ini sejak tahun 2019, Sunarso dinilai berperan penting dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas melalui digitalisasi layanan BRI. Sejalan dengan program transformasi yang tengah dijalankan, BRI berperan aktif dalam penyelamatan UMKM dan program pemulihan ekonomi nasional yang digulirkan pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19.
“Terima kasih kepada iNews atas penghargaan iNews Maker Awards 2021 yang diberikan kepada saya untuk kategori The Best CEO. Penghargaan ini saya persembahkan kepada pekerja BRI, insan BRILIAN di seluruh Indonesia, serta kepada seluruh nasabah BRI terutama pelaku UMKM yang tengah berjuang untuk bangkit di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi saya pribadi, untuk terus memberikan kontribusi terbaik terhadap negeri ini. Karena saya sebagai CEO, tugas utama saya adalah meng-create dan men-deliver value. Begitu saya dan BRI berkomitmen untuk terus memberikan potensi terbaik berupaya penciptaan economic value maupun social value kepada seluruh stakeholder,” papar Sunarso.
Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan langsung Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. “Tentunya apresiasi kepada lembaga ataupun pihak-pihak yang memberikan kontribusi positif. Tapi juga memberikan contoh menunjukan kepada masyarakat bahwa pihak-pihak atau lembaga-lembaga kementerian ini perlu diberikan apresiasi, dan sebagai juga role model nantinya bagi yang lain,” kata Hary Tanoesoedibjo.
Sebelumnya Sosok Sunarso sebagai CEO juga dinilai berhasil menahkodai BRI di tengah turbulensi ekonomi. Hal tersebut ditunjukkan dengan sejumlah penghargaan bergengsi yang diperoleh. Di antaranya Tokoh Finansial Indonesia 2020 kategori Perbankan atau sebagai Top National Banker 2020, The Best CEO in Banking Transformation pada ajang CNBC Indonesia Award 2020, The Best CEO of The Year untuk kategori Sustainable Development Goals Contribution di ajang People of The Year 2020, CEO Visioner Perusahaan Tbk. Terbaik dan CEO Talent Development terbaik dalam ajang 9th Anugerah BUMN 2020, serta The Best CEO di ajang Bisnis Indonesia TOP BUMN Award 2020.(*)
BERSAMA: Deputy CEO Smartfren mengatakan, Djoko Tata Ibrahim bersama rekan berfoto bersama menyambut Ramadan 1442 H.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Seiring memasuki bulan Ramadan 1442 H, Smartfren kembali menghadirkan Extra Unlimited Malam Full Speed guna mendukung berbagai kegiatan positif dan penuh faedah di kala sahur. Melengkapi manfaat tersebut, Smartfren juga turut menghadirkan rangkaian kegiatan bertajuk #RamadanExtraFaedah yang memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten berfaedah dan menginspirasi kebaikan. Harapannya manfaat dan inisiatif tersebut dapat mendukung generasi muda dan para kreator muda Indonesia mewujudkan Ramadan yang lebih berfaedah, positif, serta membuka peluang bagi masyarakat sekitar. Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya di bulan Ramadan kali ini, di mana sahur adalah momen paling ditunggu ketika memulai puasa. Karena itu Smartfren memberikan Extra Unlimited Malam Full Speed untuk membuat aktivitas sahur semakin Extra dan berfaedah. Semua pelanggan Smartfren paket Unlimited dan Kuota Nonstop bisa menikmati manfaat ini setiap hari mulai jam 01.00 – 05.00 WIB. Extra Unlimited Malam Full Speed ini didapatkan secara gratis, sekaligus menambah manfaat yang sudah didapatkan sebelumnya, yaitu bisa digunakan untuk internetan 24 jam di semua aplikasi, di mana saja, dan kapan saja di jaringan 100% 4G LTE. Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung bukanlah halangan untuk menjalani Ramadan dengan penuh makna. Ada banyak hal positif dan berfaedah yang bisa kita lakukan bersama dengan memanfaatkan teknologi. Smartfren bersama Arief Muhammad dan Anya Geraldine mengajak anak-anak muda untuk menyebarkan kebaikan dengan menciptakan konten-konten berfaedah di media sosial, serta ikut mendukung kokreasi dengan seniman visual Hana Madness dan produsen fesyen lokal Koolastuffa yang mengeluarkan merchandise khusus Ramadan berupa Kemeja Koko dan Scarf. Hasilnya akan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia dan akan digunakan untuk mendukung UMKM milik para penyandang disabilitas, memberikan peralatan pendukung penyandang disabilitas, serta mendukung pembangunan rumah baca. Harapan kami, Ramadan kali ini jadi lebih berfaedah dan penuh berkah serta dapat memacu kreativitas sekaligus membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat Indonesia.” Selain itu, pelanggan Smartfren mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah berlimpah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil. Masih belum cukup? Di bulan Ramadan ini, Smartfren juga mengajak pelanggan untuk semakin berfaedah dengan Ngonten Extra Faedah. Semua memiliki kesempatan memenangkan hadiah menarik setiap minggunya, seperti Sepeda Limited Edition, Sony Playstation 5, iPhone 12, kamera mirrorless, laptop, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa dicek melalui www.smartfren.com/extrafaedah. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua.
“Tidak perlu lagi menunggu! Ayo gunakan Smartfren Unlimited, buat konten penuh faedah, sebarkan lewat media sosialmu dan jalani Ramadan yang Extra Faedah untuk dirimu dan banyak orang lain,” tutup Djoko Tata Ibrahim. (rel/ram)
PIPA GAS: proyek intekroneksi Pipa Gresik-Semarang (Gresem) dengan Pipa Kalimantan Jawa Gas (Kalija). Proyek ini akan berguna untuk mengoptimalkan distribusi gas bumi di Jawa Tengah, khususnya mempersiapkan jalur distribusi gas bumi di area Semarang dan Kendal.
SEMARANG, SUMUTPOS.CO– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas dan bagian dari Holding Migas Pertamina tengah mengupayakan penyelesaian proyek intekroneksi Pipa Gresik-Semarang (Gresem) dengan Pipa Kalimantan Jawa Gas (Kalija). Proyek ini akan berguna untuk mengoptimalkan distribusi gas bumi di Jawa Tengah, khususnya mempersiapkan jalur distribusi gas bumi di area Semarang dan Kendal.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Redy Ferryanto mengatakan bahwa finalisasi interkoneksi Pipa Gresem – Kalija akan meningkatkan pemanfaatan gas bumi dari Lapangan Kepodang yang telah diaktivasi kembali.
Jaringan pipa transmisi Gresem sepanjang 267 km yang dikelola oleh PT Pertamina Gas (Pertagas), memiliki kapasitas pengaliran gas maksimal sekitar 400 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Sedangkan Pipa Tranmisi Kalija I yang dikelola oleh PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) dengan panjang ± 201 KM, telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan Pembangkit Listrik Tambak Lorok.
Redy mengatakan, interkoneksi pipa Gresem-Kalija akan bermanfaat untuk menjangkau pengguna gas bumi sektor komersial industri lebih luas lagi. Dengan demikian, pengembangan niaga gas bumi dengan berbagai moda transportasi baik pipa, CNG dan LNG dapat mempermudah akses gas bumi di wilayah Jateng.
“PGN juga mengupayakan penyelesaian Pipa Jumper dari Tambak Lorok ke Tambak Rejo. Pipa ini diestimasikan selesai pada Triwulan 2 2021. Apabila sudah terhubung, gas bumi dari Lapangan Kepodang akan dapat utilisasi dan didistribusikan ke pelanggan-pelanggan potensial di wilayah Jawa Tengah,” jelas Redi, 7/4/2021.
Disisi lain, gas dari Lapangan Kepodang diharapkan dapat diutilisasi untuk membangkitkan Stasiun Pengisian Bahan bakar Gas (SPBG) Kaligawe untuk pemenuhan kebutuhan CNG sektor transportasi Jawa Tengah. Aktifnya SPBG Kaligawe akan membuat penyaluran CNG di Jawa Tengah menjadi lebih efektif dan efisien. Mengingat kebutuhan CNG Jawa Tengah selama ini dipasok dari Jawa Timur.
Interkoneksi Pipa Gresem – Kalija menjadi momentum bagi PGN sebagai Subholding Gas dalam mendukung percepatan pemanfaatan gas bumi di wilayah-wilayah baru. Apalagi di Jawa Tengah terdapat kawasan industri baru yang berpotensi mengonsumsi gas bumi sebagai sumber energi yang efisien, sehingga akan meningkatkan daya saing produk.
Dengan panjang pipa lebih dari 290 KM di Jawa Tengah, PGN Area Semarang sampai saat ini telah melayani ±5.500 rumah tangga dan 20 pelanggan industri komersial. Secara keseluruhan menyerap sekitar 8,6 BBTUD. Nantinya Kawasan Industri Kendal juga akan menjadi daerah pengembangan pemanfaatan baru yang kebutuhan gasnya dipenuhi oleh PGN.
“PGN akan terus menguatkan bisnis utilisasi gas bumi, serta berupaya untuk terus memberikan excellence service gas bumi untuk masyarakat. Dengan kembali interkoneksi pipa Gresem-Kalija, juga diharapkan dapat memperkuat portofolio PGN sebagai Subholding Gas dalam menjaga kehandalan infarstruktur dan pasokan gas bumi untuk seluruh sektor domestik. Khususnya dalam rangka pemulihan perekonomian di wilayah Jawa Tengah,” tutup Redy. (rel/ram)
SUMUTPOS.CO – Granada akan menjamu Manchester United pada laga leg pertama Babak Perempat Final Liga Europa 2020/2021 di Nuevo Los Carmenes, Jumat (9/4) dini hari WIB. Bagi kedua tim, ini menjadi pertemuan perdana mereka.
Bruno Fernandes.
Sementara bagi Granada, ini adalah sebuah tantangan fenomenal. Pasalnya, MU merupakan satu klub besar di dunia. Sementara Granada, merupakan ‘anak baru’ di kompetisi ini Granada telah melalui perjalanan yang sangat panjang untuk sampai di babak ini. Tim yang diperkuat Roberto Soldado ini, mengalahkan Teuta 4-0 di babak kualifikasi kedua, Locomotive Tbilisi 2-0 di kualifikasi ketiga, dan Malmo 3-1 di play-off. Granada kemudian menjadi runner-up Grup E di bawah PSV Eindhoven, dan lolos ke fase knockout.
Granada lantas menyingkirkan tim kuat Italia, Napoli, dengan agregat 3-2 di babak 32 besar. Setelah itu, mereka mengeliminasi Molde dari Norwegia, dengan agregat serupa, 3-2, di babak 16 besar.
Sementara The Red Devils, merupakan ‘jebolan’ fase grup Liga Champions. Mereka kalah bersaing dengan PSG dan RB Leipzig. Terlempar ke Babak 32 Besar Liga Europa, United mengeliminasi wakil Spanyol, Real Sociedad, dengan agregat 4-0.
Di babak 16 besar, MU menyingkirkan raksasa Italia, AC Milan, dengan agregat 2-1. Kelolosan itu didapatkan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer, berkat kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Paul Pogba pada leg kedua di San Siro.
Granda dan Setan Merah berjumpa di perempat final. Dua tim ini tak pernah bertemu sebelumnya. Ini akan menjadi pertemuan perdana mereka.
Di skuad Granada, Neyder Lozano, Luis Suarez, dan Luis Milla dipastikan absen karena dibekap cedera. Dimitri Foulquier, Carlos Neva, dan Alberto Soro masih diragukan bisa tampil. Sementara di United, Anthony Martial, Juan Mata, dan Phil Jones masih berkutat dengan cedera. Eric Bailly tak bisa memperkuat tim karena terjangkit Covid-19. Dan Alex Telles serta Marcus Rashford masih diragukan bisa diturunkan. (bln/saz)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, pekerja/buruh yang menjadi peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), lalu di kemudian hari terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) berhak mendapatkan tiga manfaat. Yaitu uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan mengikuti pelatihan kerja.
Ilustrasi.
“Manfaat bagi pekerja yang ter-PHK dalam program JKP adalah uang tunai yang rinciannya 45 persen dari upah untuk 3 bulan pertama, dan 25 persen dari upah untuk 3 bulan berikutnya. Ini diberikan paling lama 6 bulan,” kata Menaker Ida dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR RI dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (7/4) di Jakarta.
Manfaat lainnya adalah akses informasi pasar kerja juga akan diberikan berupa layanan informasi pasar kerja dan atau bimbingan jabatan dan dilakukan oleh pengantar kerja atau petugas antar kerja.
Manfaat ketiga, pelatihan kerja akan berbentuk pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan melalui lembaga pelatihan kerja milik pemerintah, swasta, dan perusahaan.
Namun, ada tiga syarat yang harus dipenuhi agar pekerja yang terkena PHK mendapatkan uang tunai dari pemerintah lewat BPJS Ketenagakerjaan.
Pertama, peserta JKP adalah warga negara Indonesia (WNI) yang ikut serta dalam program jaminan sosial sesuai penahapan kepesertaan dalam PP Nomor 109 Tahun 2013. Rinciannya, usaha besar dan menengah diikutsertakan dalam program jaminan kesehatan nasional (JKN), jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), dan jaminan kematian (JKM).
Lalu, usaha kecil dan mikro diikutsertakan minimal pada program JKN, JKK, JHT, dan JKM.
Kedua, peserta yang masuk program JKP belum berusia 54 tahun.
Ketiga, mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha, baik perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).
Adapun sumber pembiayaan dari JKP yakni iuran pemerintah pusat sebesar 0,22 persen, sumber pendanaan rekomposisi iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja 0,14 persen dan Jaminan Kematian 0,10 persen, Ketentuan dasar perhitungan upah adalah upah yg dilaporkan ke BPJS dengan batas upah sebesar 5 juta rupiah.
Ida juga menjelaskan terkait penerima program JKP, yang diatur yaitu pekerja yang mengalami PHK sesuai dengan UU Cipta Kerja (Pasal 154A UU No. 11 Tahun 2020), pekerja yang berkeinginan untuk bekerja kembali dan pekerja yang memiliki masa iur paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan serta membayar iuran 6 bulan berturut-turut sebelum terjadi PHK. Namun hal ini tidak berlaku untuk alasan PHK karena mengundurkan diri, cacat total tetap, pensiun, dan meninggal dunia,
Dalam kesempatan ini, Menaker Ida juga menjelaskan pihaknya terus mematangkan pelaksanaan program JKP dengan menyusun Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) yang menjadi aturan turunan Peraturan Pemerintah nomor 37 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan.
“Dalam persiapan pelaksanaan program JKP, Kemnaker telah menyusun regulasi berupa Permenaker, kemudian membangun sistem yang mengintegrasikan sistem Sisnaker dengan Sistem BPJS Ketenagakerjaan serta integrasi data kepesertaan dengan Kemenko PMK. Kita juga terus melakukan sosialiasasi kepada semua stakeholder terkait,” kata Menaker Ida. (lp6)
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
CUACA: Seorang warga mengambil foto cuaca dari ketinggian di Jalan Diponegoro Medan. Warga diimbau agar waspada banjir karena saat ini Kota Medan terus diguyur hujan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Balai Besar BMKG Wilayah I Medan memprediksi sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) dilanda hujan disertai angin kencang dan petir hingga akhir pekan, karenanya, perlu diwaspadai kondisi cuaca tersebut.
Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Lestari Irene Purba menyampaikan, dari pantauan pengamatan cuaca, terdapat konvergensi di wilayah pantai timur dan lereng timur Sumatera Utara. Konvergensi ini memicu pertumbuhan awan yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang disertai angin kencang dan petir di wilayah pantai timur, lereng timur dan pegunungan Sumatera Utara.
“Secara umum hujan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi pada siang, malam dan dini hari. Untuk hujan disertai angin kencang dan petir diprediksi terjadi di wilayah Medan, Binjai, Deliserdang, dan Langkat,” ungkap Lestari dalam keterangan tertulis Prakiraan Cuaca Sumatera Utara, Rabu (7/4).
Disampaikannya, untuk suhu udara berkisar 15 hingga 30 derajat celsius dengan kelembaban 65% sampai 100%. Sementara kecepatan angin rata-rata 10-20 knot. “Walau diperkirakan dilanda hujan, namun pada pagi hari kondisi cuaca berawan,” sebut dia.
Masyarakat diimbau agar berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca seperti bencana alam. Misalnya, banjir, longsor hingga pohon tumbang. “Tetap jaga kondisi kesehatan dan patuhi protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya. (ris)
MUDIK: Calon penumpang bersiap memasuki Kereta Api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Lebaran tahun ini, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan tidak menerapkan kebijakan pelarangan mudik seperti tahun lalu.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keputusan pemerintah melarang mudik lebaran Idul Fitri tahun 2021 bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dinilai sebagai langkah efektif dalam mencegah penularan Covid-19. Kebijakan ini diharapkan bisa mengurangi mobilitas masyarakat, yang bisa menimbulkan klaster baru penularan virus corona.
Ilustrasi mudik.
Menurut Epidemiolog Fakultas Kedokteran USU dr Putri C Eyanoer, belajar dari pengalaman mudik lebaran tahun 2020, terjadi peningkatan kasus Covid-19 cukup signifikan sampai 43% atau kasus secara nasional di atas 1.000 per hari. Karenanya, larangan mudik tahun 2021 adalah kebijakan yang tepat.
“Tapi kebijakan pemerintah ini masih kontradiktif dengan pelaku jasa transportasi yang terancam mengalami penurunan okupansi saat kebijakan itu mulai diberlakukan. Tak hanya itu, hal tersebut juga berimbas pada sektor lain seperti pariwisata yang saat ini mencoba bangkit,” ujar Putri kepada wartawan baru-baru ini.
Putri menilai, hal yang kontra dengan aturan adalah orang-orang beranggapan kebijakan pemerintah ini seperti main-main. Sebab masyarakat diminta meningkatkan pariwisata atau menghidupkan pariwisata di bulan Juni dan Juli. Begitu juga sekolah akan dibuka kembali pada bulan yang sama. “Semua itu notabenenya ‘kan berbeda, dua bulan atau satu setengah bulan dari lebaran. Itulah yang menjadi kericuhan, baik di sosial media sekalipun,” kata Putri.
Dia meyakini larangan mudik lebaran 2021 ini akan menurunkan kasus penularan Covid-19 di Indonesia. Apalagi, saat itu mobilisasi atau pergerakan penduduk benar-benar dipersempit. “Akan tetapi, harus dipertanyakan kembali, apakah prokes (protokol kesehatan) itu terlaksana di lapangan? Salahsatu contoh angkutan udara, apakah sudah menerapkan prokes yang ketat? Misalnya, pihak angkutan udara meminta 2 jam sebelum keberangkatan, penumpang harus membawa hasil tes swab PCR,” tuturnya.
Dari hasil analisis di lapangan, Putri mengaku, masih banyak masyarakat yang tidak menerapkan prokes dengan baik, khususnya di lokasi keramaian. Padahal, ini sangat kontradiktif dengan program pemerintah dalam percepat penanganan virus corona. “Pemerintahan harus tegas dan progresif dalam menerapkan aturan prokes yang telah ditetapkan bersama,” cetusnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain melarang mudik, pemerintah diharapkan juga harus mempersempit ruang gerak masyarakat terutama saat libur lebaran. Salahsatunya, menutup akses lokasi wisata yang bisa mengundang banyak pengunjung dan kerumunan. Jika ini tidak segera dilakukan, maka sangat kontradiktif dengan pelarangan mudik.
“Masyarakat kita bingung dengan adanya kebijakan itu, masyarakat kita saja yang pro prokes saja masih banyak yang belom paham terkait prokes. Ditambah lagi aturan aturan kontradiktif ini, tentu menjadi bingung,” tandas Putri.
Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, larangan mudik tahun ini berlaku untuk semua pihak. Mulai dari ASN, pegawai BUMN, pegawai swasta, dan seluruh masyarakat Indonesia. Selama periode larangan mudik berlaku, pemerintah juga mengimbau agar warga tidak bepergian keluar rumah apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak.
Bagi ASN atau pegawai dengan keperluan dinas dapat melakukan perjalanan dengan menyertakan surat dinas yang ditandatangani pejabat eselon 2 atau masyarakat dengan keperluan mendesak dapat menggunakan surat keterangan dari kepala desa. Selama larangan mudik, pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial atau bansos pada awal Mei.
Tak hanya dilarang mudik, ASN juga dilarang mengajukan cuti lebaran tahun pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Masa Pandemi Covid-19 ditandatangani oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, kemarin.
“Pegawai aparatur sipil negara tidak mengajukan cuti selama periode sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a (tanggal 6 sampai 17 Mei 2021),” tulis salah satu poin dalam surat edaran, Rabu (7/4).
Tjahjo juga meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) tidak memberikan izin cuti lebaran kepada pegawai ASN. Kendati demikian, Kementerian PAN RB memberikan pengecualian bagi ASN yang ingin mengambil cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti karena alasan mendesak lainnya. Pengecualian tersebut tetap harus dilakukan secara akuntabel sesuai peraturan.
Setiap ASN yang melanggar Surat Edaran ini akan mendapatkan sanksi disiplin pegawai. “Memberikan hukuman disiplin kepada pegawai aparatur sipil negara yang melanggar hal tersebut,” tulisnya.
Seperti diketahui, pemerintah telah melarang kegiatan mudik lebaran 2021 bagi seluruh masyarakat karena pandemi masih terjadi sehingga pergerakan orang dalam jumlah besar berpotensi meningkatkan penularan Covid-19. (ris/kps)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan menempatkan penjagaan di lebih dari 300 lokasi jalur darat, untuk memantau pelaksanaan larangan mudik Lebaran 2021 Penjagaan tersebut berupa penyekatan yang akan bekerja sama dengan aparat kepolisian. Hal ini sebagai upaya pendukung bagi larangan mudik untuk transportasi darat.
Ilustrasi.
“Kita koordinasikan dengan kepolisian dan Kakorlantas bahwa kita akan secara sengaja larang mudik dan menempatkan penyekatan di lebih dari 300 lokasi,” ujar Budi dalam konferensi pers yang ditayangkan dalan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (7/4).
Kebijakan ini ditempuh karena Kemenhub melihat adanya potensi penggunaan kendaraan pribadi untuk mudik dengan jalur darat. Budi menegaskan, apabila ditemukan masyarakat yang melanggar larangan mudik akan diberlakukan tindakan tegas. “Sehingga kami sarankan kepada Bapak, Ibu sekalian untuk tidak mudik dan tinggal di rumah,” tegas Budi.
Lebih lanjut dia mengingatkan kembali bahwa Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy telah menetapkan aturan bahwa mudik lebaran dilarang, yakni sejak 6 hingga 17 Mei 2021.
Secara konsisten Kemenhub akan menindaklanjuti larangan tersebut dalam peraturan yang lebih teknis. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kita harus melihat apa yang terjadi pada 2020. Ada empat hal yang menyebabkan pemerintah melarang mudik Lebaran tahun ini,” katanya.
Pertama, pada Januari 2021, setelah mudik Natal terjadi kenaikan kasus Covid-19 tertinggi selama pandemi. Pada saat yang sama jumlah kematian tenaga kesehatan juga mencapai lebih dari 100 orang.
Kedua, terjadi lonjakan kasus aktif secara drastis pada Januari-Februari 2021. Ketiga, ada banyak warga lansia yang berisiko tinggi terpapar Covid-19 dan harus dilindungi. Dengan meminimalisasi mobilitas, maka bisa mencegah potensi penularan Covid-19 kepada lansia. Keempat, saat ini negara-negara maju seperti Amerika Serikat, India dan beberapa negara Eropa sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan.
Budi juga akan mengurangi pasokan kereta api ke beberapa tujuan. Dengan demikian, jumlah kereta api yang beroperasi akan lebih terbatas nantinya.
Namun, Kementerian Perhubungan belum mengeluarkan aturan teknis terkait larangan mudik tahun ini. Budi menyatakan pihaknya masih menunggu Satgas Covid-19 menerbitkan surat edaran (SE) larangan mudik.
“Kementerian Perhubungan konsisten menindaklanjuti secara detail namun kami menunggu arahan Pak Menko (Airlangga Hartarto) dan Satgas Covid-19,” pungkas Budi.
Adapun aturan atau petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi laut alias kapal, tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 25 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Covid-19. Aturan berlaku sejak 1 April 2021 hingga waktu yang tidak ditentukan.
Dijelaskan bahwa calon penumpang kapal harus melakukan tes kesehatan sebelum melakukan perjalanan. Adapun tes kesehatan yang dimaksud adalah RT-PCR atau rapid Antigen atau GeNose C19.
Hasil tes RT-PCR dan rapid Antigen untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa dan daerah lainnya dapat digunakan maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
Sedangkan untuk penumpang perjalanan ke Pulau Bali wajib memiliki surat keterangan RT-PCR atau rapid Antigen paling lama 2×24 jam.
Khusus tes GeNose surat kesehatan berlaku lebih singkat, yaitu 1×24 jam sebelum keberangkatan ke seluruh tujuan.
Selain itu, penumpang juga diwajibkan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M). Jenis masker yang digunakan pelaku perjalanan adalah masker kain tiga lapis atau masker medis, menutupi hidung dan mulut.
Selain itu, calon penumpang juga diwajibkan mengisi e-HAC Indonesia atau paspor kesehatan di pelabuhan atau terminal keberangkatan.
Aturan dikecualikan untuk penumpang rutin di Pulau Jawa dengan melakukan perjalanan kapal laut yang melayani pelayaran lokasi terbatas antar pulau atau antar pelabuhan domestik dalam wilayah satu aglomerasi.
Namun, sewaktu-waktu Satuan Tugas Covid-19 dapat melakukan tes acak (random test) bila diperlukan.
Anak-anak di bawah 5 tahun akan dikecualikan dari tes acak. Selan itu, juga dikecualikan untuk penumpang dengan menggunakan modal transportasi laut perintis dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Bila penumpang menunjukkan gejala meski hasil RT-PCR atau rapid Antigen atau GeNose negatif, penumpang tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan diwajibkan melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.
Lalu, penumpang kapal juga tak diizinkan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon sepanjang perjalanan.
27 Juta Orang Tetap Niat Mudik
Meski dilarang, namun ada 27 juta orang yang masih berniat mudik selama masa lebaran Idul Fitri 2021. Penemuan tersebut didapat dari survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan.
“Kalau ada larangan mudik, yang mudik 11 persen (responden) atau 27 juta. Jumlah yang tetap banyak,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui siaran langsung di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/4). Dia tidak menyebut berapa jumlah responden maupun waktu pelaksanaan survei.
Sementara jika pemerintah tidak melarang mudik, ia mengatakan 33 persen atau 81 juta orang berniat akan pulang kampung selama masa lebaran.
Menurut catatan Budi, survei mendapati mayoritas pemudik datang dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi menuju ke Jawa Tengah. Jumlahnya mencapai 12 juta orang atau 37 persen dari seluruh responden.
Posisi ini disusul oleh pemudik dari Jabodetabek yang pulang kampung ke wilayah Jawa Barat, yakni mencapai 6 juta atau 23 persen. Dan yang ketiga pemudik dari Jabodetabek ke Jawa Timur. Budi tidak menyebut jumlahnya.
“Karenanya kita ditugaskan oleh pak presiden untuk melakukan mitigasi apa yang terjadi pada tahun sebelumnya,” tutur Budi. (kps/cnn)
VAKSINASI: Pemko Medan bekerja sama dengan Halodoc dan Gojek, menggelar Vaksinasi Covid-19 secara Drive Thru, di Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Halodoc Pangkalan TNI AU Soewondo, Jalan Perhubungan Udara, Medan Polonia, Rabu (7/4). Vaksinasi akan berlangsung selama sebulan untuk lansia dan pendamping.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Vaksinasi Covid-19 secara drive thru di Lapangan Udara Lanud Soewondo (eks Bandara Polonia) Kota Medan, resmi dimulai Rabu (7/4). Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan Pemko Medan telah menyiapkan 60 ribu vial vaksin untuk program vaksinasi bagi kalangan lansia (lanjut usia) dan pendampingnya tersebut. Sebagai kota kelima di tanah air yang menggelar vaksinasi secara drive thru, animo warga Kota Medan ternyata paling tinggi se-Indonesia.
VAKSINASI: Pemko Medan bekerja sama dengan Halodoc dan Gojek, menggelar Vaksinasi Covid-19 secara Drive Thru, di Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Halodoc Pangkalan TNI AU Soewondo, Jalan Perhubungan Udara, Medan Polonia, Rabu (7/4). Vaksinasi akan berlangsung selama sebulan untuk lansia dan pendamping.
“VAKSIN yang hari ini kami siapkan ada 60 ribu vial. Kalau 1 hari bisa 1.000 orang yang divaksin, berarti cukup untuk 60 hari,” ucap Bobby Nasution saat acara peresmian Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Halodoc, di Pangkalan TNI AU Soewondo, Jalan Perhubungan Udara, Kota Damai, Medan Polonia, Rabu (7/4).
Namun Bobby memastikan, 1.000 vial vaksin per hari bukanlah batasan baku, sebab bila melihat kapasitas terakhir dari Lanud Soewondo melakukan vaksinasi, maka vaksinasi bisa saja mencapai lebih dari 1.500 vial vaksin per hari.
“Nah, kapasitas vaksinasi yang digelar Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Halodoc, Gojek, dan berkolaborasi dengan Lanud Soewondo ini bisa 1.500 lebih. Jadi kalau sehari bisa lebih dari 1.000, akan semakin mempercepat vaksinasi di Kota Medan,” ujarnya.
Jika proses vaksinasi bisa dilakukan lebih cepat, maka pertumbuhan ekonomi dipastikan akan lebih cepat. Oleh karena itu, vaksinasi massal menjadi salah satu program prioritas Pemko Medan dalam menangani Covid-19.
“Saya sangat berterima kasih pada Halodoc dan Gojek, karena Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 drive thru ini tidak hanya terbanyak, tapi juga tercepat yang kita lakukan. Mulai dari persiapan hingga proses vaksinasinya,” ucapnya.
Bobby menjelaskan, saat ini sudah ada 3 ribu orang yang mendaftar untuk divaksin, baik lansia maupun pendampingnya melalui Halodoc. Tetapi jumlah itu masih jauh dari total vaksin yang disiapkan, yakni 60 ribu vial vaksin.
Dikatakannya, kolaborasi antara Halodoc, Gojek, dan Lanud Soewondo ini dilakukan guna mendukung target bersama untuk berhasil mencapai vaksinasi 75 persen warga Medan. “Untuk itu, saya meminta masyarakat Kota Medan untuk mendaftar karena vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk penyelesaian pandemi COVID-19. Silakan mendaftar di Halodoc maupun Dinas Kesehatan Kota Medan,” ujarnya.
Program vaksinasi drive thru direncanakan akan berlangsung selama 1 bulan ke depan. Namun melihat tingginya animo masyarakat, jadwal vaksinasi dapat dibuka sampai batas waktu yang belum ditentukan. “Halodoc dan Pemko Medan sepakat, kalau animo ini masih tinggi dan untuk mencapai 75 persen vaksinasi seperti yang diharapkan, kalau bisa satu tahun ya satu tahun kita buka. Asal diizinkan sama pihak Lanud Soewondo nya,” pungkasnya.
Medan Tertinggi di Indonesia
Kota Medan menjadi kota pertama di Sumatera yang menyelenggarakan vaksinasi dengan mekanisme drive thru dari Halodoc, dengan sasaran prioritas lansia dan pendampingnya. Hal itu diungkapkan CEO & Co-Founder Halodoc Jonathan Sudharta.
“Kami sangat berterima kasih pada Pemerintah Kota Medan yang telah menerima Halodoc dengan tangan terbuka untuk membantu pelaksanaan vaksinasi massal di kota ini,” kata Jonathan.
Dikatakan Jonathan, Kota Medan merupakan kota dengan animo masyarakat tertinggi di Indonesia, dibandingkan dengan animo masyarakat di empat kota besar lainnya di Indonesia yang sudah terlebih dahulu melakukan vaksinasi drive thru.
Pelaksanaan vaksinasi drive thru dari Halodoc dan Gojek pertama kali diresmikan pada 3 Maret 2021 di Kemayoran. Selanjutnya, berkembang ke lima lokasi di empat kota, yakni Bogor, Surabaya, Yogyakarta, dan Medan.
“Paling besar itu di Medan. Baru berapa hari saja, tepatnya siang ini saja, yang mendaftar sudah lebih dari 3 ribu orang. Dan setiap saat jumlah yang mendaftar terus bertambah. Fasilitas vaksinasi ini mampu mengakomodir hingga 1.000 dosis vaksin setiap harinya, dengan jam operasional Senin sampai Jumat pukul 09.00 – 17.00 WIB dan Sabtu pukul 09.00 – 13.00 WIB,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin Covid-19 secara drive thru ini harus memenuhi beberapa persyaratan. Di antaranya berusia minimal 60 tahun untuk lansia dan minimal berusia 18 tahun bagi pendamping. Keduanya harus mendaftarkan diri dan memilih jadwal vaksinasi yang sama melalui aplikasi Halodoc atau fitur GoMed di aplikasi Gojek dengan menggunakan satu akun.
Selain itu, peserta juga wajib memiliki KTP atau berdomisili di Kota Medan. Peserta yang tidak memiliki KTP Kota Medan namun bertempat tinggal di area Kota Medan, wajib membawa surat keterangan domisili saat datang ke lokasi vaksinasi drive thru. Selain itu, semua yang hadir saat vaksinasi drive thru harus menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Vice President Corporate Affairs Gojek, Teuku Parvinanda, mengucapkan terimakasih Gojek kepada Pemko Medan, karena telah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk berkolaborasi dalam mengadakan pos vaksinasi drive thru pertama di pulau Sumatera.
“Kami juga mengapresiasi perhatian Pemko Medan yang memberikan prioritas vaksin tahap kedua kepada kelompok masyarakat usia lansia dan kelompok pekerja transportasi umum, termasuk mitra driver online yang kami mulai dengan para mitra driver lansia kami,” tutupnya.
Dihadiri Panglima TNI & Kapolri
Pembukaan vaksinasi Covid-19 secara drive thru di Kota Medan dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam kunjungannya ke fasilitas drive thru, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, pihaknya telah menyaksikan vaksinasi dengan sistem drive thru, mulai dari pendaftaran melalui aplikasi hingga eksekusi vaksinasi. Semua berjalan dengan baik dan lancar.
“Ini dapat menjadi role model agar dapat dilakukan selain di Sumatera Utara (Sumut). Sebagaimana saya mendapatkan informasi, vaksinasi drive thru telah dilakukan juga di beberapa kota lainnya. Kita harapkan bahwa strategi untuk mencapai vaksinasi secara nasional bisa terwujud dengan adanya strategi vaksinasi secara drive thru ini,” ujarnya.
Panglima TNI juga menegaskan, penggunaan masker merupakan senjata utama untuk melawan penyebaran Covid-19. Hal itu harus tetap dilakukan, meskipun masyarakat telah melalui proses vaksinasi.
“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, walaupun sudah divaksin, namun kita harus tetap menggunakan masker, karena masker merupakan senjata utama untuk menangkal dari terpapar Covid-19,” ucap Panglima TNI.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, pihaknya bersama Panglima telah berkeliling beberapa wilayah untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi massal. “Dari beberapa strategi yang telah dilakukan, kita memberikan apresiasi atas strategi vaksinasi massal yang dilakukan secara drive thru ini. Tadi kita tanyakan secara langsung, banyak masyarakat yang mendaftar satu hari sebelumnya, dan dapat dengan baik terlayani di hari ini. Saya yakin program vaksinasi massal di Kota Medan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) dapat terlaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
Gubsu Mengapresiasi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang mendampingi Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi drive thru di Lanud Soewondo, Medan, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemko Medan dalam rangka meningkatkan herd immunity.
“Kita harap, inovasi dalam penanganan Covid-19, mudah-mudahan dengan inovasi, kita bisa memutus rantai penularan Covid-19 di Sumatera Utara,” kata Gubernur.
Gubernur juga mengingatkan orang yang divaksin harus tetap wajib menjalankan protokol kesehatan. Di antaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. “Walaupun sudah divaksin, protokol kesehatan tetap dijalankan,” pesannya.
Pelaksanaan vaksinasi hari pertama berjalan lancar dan tertib. Tampak kendaraan roda empat dan roda dua yang mengantre menunggu kesempatan divaksin. (map/mag-01/prn/rel)
SIDANG: Sidang perkara penipuan Rp3,6 miliar lebih, dengan terdakwa Tanuwijaya Pratama dan Robert Sulistian di PN Medan, Selasa (6/4).agusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sidang perkara penipuan Rp3,6 miliar lebih, dengan terdakwa Tanuwijaya Pratama dan Robert Sulistian, berlangsung panas di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/4). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean, menghadirkan saksi korban Rudy dan mantan pegawai terdakwa Fitria.
SIDANG: Sidang perkara penipuan Rp3,6 miliar lebih, dengan terdakwa Tanuwijaya Pratama dan Robert Sulistian di PN Medan, Selasa (6/4).agusman/sumut pos.
Dalam kesaksiannya, Rudy menuturkan kedua terdakwa yang merupakan abang beradik ini awalnya membujuk dirinya bekerja sama dalam bentuk investasi modal usaha, di perusahaan kedua terdakwa yakni CV Permata Deli yang bergerak dalam usaha meubel dan furniture.
Karena dijanjikan keuntungan yang besar, dan sudah berteman dengan terdakwa Tanuwijaya sejak masih sekolah, Rudy pun mengiyakan dan memberikan modal uang dan barang senilai sekitar total Rp3.610.000.000.
“Saya sudah berteman dengan terdakwa Tanuwijaya sejak sekolah, awalnya saya tidak tertarik, tapi setelah dijanjikannya keuntungan, saya menyerah dan uang itu saya berikan secara bertahap sejak bulan Maret 2016 sampai dengan Mei 2017,” kata Rudy di hadapan hakim ketua Immanuel Tarigan.
Namun, selang berapa lama berkas dan pembukuan yang diminta Rudy tak kunjung diberikan, lantas Rudy pun mempertanyakan hal tersebut pada kedua terdakwa.
“Mereka tidak transparan saya suruh buat surat perjanjian, tapi tidak ada. Saya sudah ada itikad baik menunggu kejelasan. Saya sudah biayai semua, ibunya sakit pun saya biayai,” ketusnya.
Lanjut Rudy, kedua terdakwa mempergunakan uang modal investasi yang diberikan Rudy tersebut diantaranya untuk biaya operasional usaha meubel pada CV Permata Deli miliknya, membayar hutang, membayar sewa gudang di Jalan Jala Empat, Kecamatan Marelan.
Tidak hanya itu, uang tersebut juga digunakan untuk renovasi gudang, pembelian mesin pembuatan pabrik perabot dan meubel, sewa ruko 3 pintu di Jalan Yos Sudarso, renovasi ruko 3 pintu di Jalan Yos Sudarso, untuk down payment (DP) pembelian 2 unit mobil Pick Up, untuk kebutuhan perputaran modal usaha serta untuk kebutuhan pribadi kedua terdakwa.
Akhirnya, diketahui bahwa ternyata selama ini kedua terdakwa, telah melakukan rangkaian kebohongan kepada Rudy. Nama Rudy tidak dimasukkan menjadi pesero pengurus pada CV Permata Deli, terdakwa juga tidak ada mengalihkan modal tersebut ke perusahaan yang baru.
Kedua terdakwa telah mendirikan perusahaan baru yaitu CV Akela Pratama Meuble, akan tetapi tidak diaktifkan dan tidak memiliki perizinan baik Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) maupun Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
“Modal yang saya berikan tidak dikembalikan, bahkan keuntungan yang 30% juga tidak ada. Saya sudah ada itikad baik menunggu. Saat mediasi diberikan cek 18 lembar Bilyet Giro Panin Bank, namun ternyata terdakwa kembali berbohong, karena yang bisa diuangkan cuma 1 lembar,” beber Rudy.
Lantas atas kebohongan tersebut, terdakwa pun mengaku merasa kecewa dan tidak habis pikir telah dibohongi oleh temannya sendiri dan melaporkan perbuatan terdakwa ke Polda Sumut. Sementara itu jaksa mengatakan akibat perbuatan kedua terdakwa sehingga Rudy mengalami kerugian sebesar Rp3.610.000.000. Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (man/azw)