28 C
Medan
Thursday, January 1, 2026
Home Blog Page 3471

BNN Karo Dilibatkan Razia Rutan Kabanjahe

DISITA: Petugas Rutan dan BNN Karo menunjukkan barang terlarang yang disita dari warga binaan Rutan Kabanjahe. solideo/ sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kerjasama dengan BNN Kabupaten Karo, petugas Rutan Klas IIB Kabanjahe menggelar razia isedentil, Selasa (6/4). Razia ini digelar dalam rangka memerangi peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Rutan Kabanjahe.

DISITA: Petugas Rutan dan BNN Karo menunjukkan barang terlarang yang disita dari warga binaan Rutan Kabanjahe. solideo/ sumut pos.

Hal ini juga merujuk pada edaran Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktorat Jenderal Pemasyaratan terkait pemberantasan narkoba dengan program Langkah Progresif Pemberantasan Narkoba dan Handphone di dalam Lapas/Rutan.

Selain itu, razia Insedentil bersama BNN Kabupaten Karo yang diwakili Kasi Brantas AKP N.Ginting ini juga dilakukan dalam rangka HUT PAS ke-57 Tahun 2021.

Kepala Rutan Klas IIB Kabanjahe, Sangapta Surbakti menegaskan, razia bertujuan untuk memastikan tak adanya barang–barang terlarang di rutan serta bentuk sinergitas dalam menjalin kerja sama antar instansi dengan keterbukaan publik. Menyinggung hasil pengeledahan, Kepala Rutan Kabanjahe mengatakan, pihaknya masih kecolongan. Karena hasil razia, masih ada ditemukan barang terlarang yang disimpan warga binaan di blok hunian. Hanya saja, tak ada barang haram berupa narkoba yang ditemukan.

Adapun barang terlarang yang disita berupa, 7 unit handphone, 4 power bank, 3 headset, 2 kabel USB, 2 gunting, 3 set kartu domino dan 2 set kartu remi. Ke depannya lanjurt Sangapta, pihaknya akan memperkuat dan memperketat jajaran pengamanan penggeledahan barang-barang bawaan, baik dari petugas, penjenguk dan tamu dinas. (deo/han)

Cegah Klaster Baru di Bulan Suci Ramadan, Bupati Langkat Terbitkan Surat Edaran Prokes

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 pada bulan suci Ramadan 1442 Hijiriah, Pemerintah Kabupaten Langkat menerbitkan beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat.

Penetapan aturan itu ditekankan dalam surat edaran Bupati Terbit Rencana PA, No. 451.13-721/Kesra/2021. “Surat edaran ini juga untuk memelihara kerukunan hidup antar umat beragama pada bulan suci Ramadan,”ujar Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, Rabu (7/4)

Pertama, terang Syahmadi, mengimbau karyawan, masyarakat dan pihak BKM, untuk meningkatkan pelaksanaan ibadah. Seperti salat tarawih dan tadarus al quran, infak, sedekah, zakat mal maupun zakat fitrah.

Pelaksanaan salat fardu maupun Jumat, masyarakat harus memperhatikan Prokes secara ketat. Antara lain, melaksanakan wudhu dari rumah masing-masing, membawa peralatan ibadah secara mandiri, wajib memakai masker, tidak bersalaman setelah pulang salat, tetap menjaga jarak dan tidak berdesak-desakan.

Terhadap masjid dan musala, lanjut Syahmadi, para jamaah agar menggulung karpet, menyediakan handsanitizer, atau tempat cuci tangan dengan sabun, serta air mengalir. “Selain itu, membersihkan lantai menggunakan cairan pembersih lantai secara maksimal,” sebutnya.

Selain itu, Syahmadi menambahkan, agar tidak melaksanakan kegiatan yang mendatangkan masyarakat secara massal. Seperti Tabligh akbar, buka puasa bersama maupun tarawih keliling.

“Pawai obor atau takbir keliling, cukup dilakukan di masjid dan musala, masing-masing,” pungkasnya.

Kedua, sambung Kadis Kominfo, menciptakan suasana ketentraman dan ketertiban. Yakni, pengusaha rumah makan, kantin, warung dan cafe, yang buka pada siang hari memasang tabir/penutup, serta meniadakan kegiatan hiburan, selama bulan suci Ramadhan.

“Juga diminta tutup pada jam 21.00 WIB, guna memberikan kesempatan bagi karyawan beribadah di rumah, dan membantu pencegahan penyebaran Covid-19,” katanya.

Kemudian, sambung Syahmadi, pengusaha SPBU, agen Elpiji dan penyedia sembilan bahan pokok, untuk tidak menaikkan harga di atas batas kewajaran. “Serta tidak menjual barang-barang yang sudah kadaluarsa,” tegasnya.

Selain itu, bagi warga masyarakat yang tidak menunaikan ibadah puasa, agar menahan diri untuk tidak makan minum dan merokok, di tempat-tempat terbuka pada siang hari.

Bagi warga agar tidak memproduksi, memperdagangkan dan menyembunyikan, membakar mercon, petasan atau bunyi-bunyian sejenis, yang dapat mengganggu suasana ketertiban dalam ibadah.

Ketiga, lanjut Syahmadi, Bupati juga mengimbau masyarakat, untuk tidak keluar rumah dan hanya keluar rumah apabila ada keperluan penting, dan harus memakai masker. Keempat, masih Syahmadi, diminta menjaga ketertiban terhadap tamu hotel, penginapan, rumah kost dan sejenisnya.

Terkahir, pengusaha diminta membuat dan memasang spanduk di instansi atau tempat-tempat strategis, serta di tempat usaha masing-masing. (yas)

Lapas Binjai Digeledah, 28 HP dan 18 Sajam Disita

GELEDAH: Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai, Rinaldo Tarigan (kiri) saat menggeledah kamar blok hunian.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 28 unit handphone dan 18 buah senjata tajam (Sajam) disita dari warga binaan dalam razia gabungan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai, Selasa (6/4) malam.

GELEDAH: Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai, Rinaldo Tarigan (kiri) saat menggeledah kamar blok hunian.

Razia ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021, sekaligus menindaklanjuti Nota Dinas Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS.2-PK.02.10.02-143 pada 1 April 2021 tentang deteksi dini pencegahan dan peredaran narkotika di lingkungan Lapas.

Kalapas Binjai, Maju Amintas Siburian yang memimpin langsung penggeledahan melakukan penyisiran ke masing-masing blok yang dihuni wargabinaan.

Tak ketinggalan, 10 personel dari Polsek Binjai Barat juga turut mendampingi 70 orang petugas Lapas menggeledah blok hunian hingga badan pada wargabinaan.

“Razia yang dilakukan ini serentak dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumut,” kata Kalapas didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Rinaldo Tarigan ketika dikonfirmasi, Rabu (7/4) siang.

Dia menambahkan, sebanyak 21 kamar wargabinaan yang digeledah petugas. “Hasilnya, tidak ditemukan narkoba. Namun, kami menyita 28 unit telepon selular dan 18 buah senjata tajam,” tambah Rinaldo.

Dalam razia ini, Rinaldo bersyukur tidak ada ditemukan narkoba dalam Lapas Binjai. “Razia ini dilakukan untuk mendeteksi dini barang-barang terlarang seperti handphone, narkotika dan senjata tajam. Langkah ini dilakukan agar terus bersinergi dalam mewujudkan komitmen bersama untuk pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Semoga bisa terus ditingkatkan,” tukasnya. (ted/han)

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Ketua PWI Binjai Apresiasi Samsul Tarigan

TERIMA: Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi (pakai kacamata) saat menerima kunjungan Tokoh Pemuda, Samsul Tarigan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Binjai, Arma Delisa Budi dan sejumlah pengurus menerima kedatangan atau kunjungan Tokoh Pemuda, Samsul Tarigan di kantornya, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (7/4). Kedatangan rombongan Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kota Binjai ini diapresiasi Arma Delisa Budi dan pengurus.

TERIMA: Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi (pakai kacamata) saat menerima kunjungan Tokoh Pemuda, Samsul Tarigan.

Samsul menjelaskan, selama ini dirinya selalu ingin berkunjung dan bersilaturahim dengan wartawan dan organisasi PWI Binjai. Namun karena keterbatasan waktu, Samsul mengundurkan waktu untuk berkunjung.

“Baru sekarang ini ada waktu saya. Sehingga saya sempatkan diri berkunjung dan bersilaturahmi dengan saudaraku wartawan di Binjai ini,” kata Samsul.

Sementara, Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi, menilai Samsul Tarigan merupakan pengusaha muda yang berjuang mulai dari nol hingga berada pada posisi saat ini. Bahkan, ujar Ketua PWI Binjai yang akrab disapa Budi, bahwa selama ini Samsul dikenal sangat dekat dengan wartawan.

“Kita tahu bahwa Bang Samsul ini sahabat media dan seluruh pers di Binjai. Kita apresiasi kedatangan Bang Samsul. Kelihatan bahwa Samsul Tarigan tidak alergi dengan media dan wartawan,” ungkap Budi.

Budi pun mengapresiasi langkah yang dilakukan Samsul karena berperan membantu masyarakat kurang mampu lantaran terdampak Covid-19 saat memasuki bulan suci Ramadan. Adalah, Samsul memberi bantuan sembako pada seluruh kecamatan di Kota Binjai.

“Kita salut dengan Ketua Samsul. Dia tidak lupa daratan dan tetap membantu masyarakat kurang mampu. Apalagi suasana saat ini sedang sulit,” katanya.

Ditambah lagi, Samsul yang memberi santunan kepada anak yatim, bilal mayit hingga pembangunan rumah ibadah di Kota Binjai.

“Hal seperti ini jarang kita jumpai. Kita terus mendukung program Samsul Tarigan dalam membantu masyarakat kurang mampu. Media akan mendampingi Samsul Tarigan dalam hal ini,” tukas Budi. (ted)

Cegah Stunting dengan Memastikan Gizi Ibu dan Anak

CEGAH STUNTING: Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi saat membuka kegiatan Advokasi kepada Pemangku Kebijakan Daerah dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting, Rabu (7/4).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M. Si membuka kegiatan Advokasi Kepada Pemangku Kebijakan Daerah Dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting, Rabu (7/4).

CEGAH STUNTING: Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi saat membuka kegiatan Advokasi kepada Pemangku Kebijakan Daerah dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting, Rabu (7/4).

Kegiatan yang bertempat di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan, dihadiri oleh BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Bappeda Provinsi Sumatera Utara, TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan dan Dinas yang terkait tentang kegiatan ini.

Dalam pidatonya, Bupati Asahan H.Surya yang dibacakan Pj. Sekdakab Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengatakan, diharapkan semua pimpinan OPD dan instansi terkait untuk mendukung program 1.000 hari pertama kehidupan mencegah stunting karena tujuannya menyiapkan generasi emas. Dengan terlaksananya program 1.000 hari pertama kehidupan, anak-anak di Kabupaten Asahan nantinya menjadi sehat, cerdas dan kuat.

Menurutnya, salah satu masalah gizi merupakan persoalan stunting yang patut menjadi perhatian untuk segera dituntaskan. Stunting merupakan permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama atau kronis, terjadi sejak bayi dalam kandungan karena saat hamil sang Ibu kurang mengkonsumsi makanan bergizi.

Masih dalam pidatonya, untuk mencetak anak Indonesia yang sehat dan cerdas, langkah awal yang paling penting adalah memastikan pemenuhan gizi ibu, baik selama masa kehamilan hingga anak menginjak usia 2 tahun. Jika tidak terpenuhi, maka anak akan mengalami malnutrisi.

Dengan kepastian pemenuhan gizi tersebut, pencegahan dan penanggulangan stunting melalui program 1.000 hari pertama kehidupan akan berjalan dengan baik dan sukses. “Hal ini bisa dilakukan bila semua berkontribusi di semua tingkatan kerja,”tandasnya.

Adapun para narasumber yang dihadirkan adalah Kasubbid Pemerintahan Umum Bappeda Provinsi Sumatera Utara Siti Rahmah, SE, MAP dengan materi Strategi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Ketua Pokja IV TP PKK Provsu Dra. Delyana, Apt dengan materi Peran PKK Dalam Pencegahan Stunting. Kemudian Sub Koordinator BKBA dan KKL Perwakilan BKKBN Provsu Rugun Ulina Simarmata, S. Sos. (mag-9)

Pembangunan RSUD Nisel Senilai Rp48,5 M

PLANG PROYEK: Plang proyek pembangunan RSUD Nias Selatan.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) di Desa Hiliana’a, Kecamatan Telukdalam, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 sebesar Rp48,5 miliar tak kunjung selesai.

PLANG PROYEK: Plang proyek pembangunan RSUD Nias Selatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (31/3) masih jauh dari penyelesaian. Banyak ditemukan dinding bangunan retak, besi beton di baloslof dasar bengkok.Para pekerja masih sibuk beraktifitas di antaranya merakit besi beton, melakukan pengecoran dan beberapa pekerjaan lainnya.

Berdasarkan pada plang informasi yang terpampang di pintu masuk, proyek dikerjakan oleh PT. Maju Gemilang Mandiri dan Konsultan Pengawas PT. Transima Citra Indo Consultant.

Dengan kontrak nomor : 640/891/Kontrak/PPK-01/Dinkes/2020. Kontrak Addendum I nomor : 640/1047/Kontrak -ADD/PPK-01/Dinkes/2020, kontrak Addendum II nomor : 640/2185/kontra-ADD- II/PPK-01/Dinkes/2020, Addendum III nomor : 640/2360/kontrak-ADD-III/PPK-01/Dinkes/2020.

Saat dilakukan konfirmasi kepada PPK dan Kepala Dinas Kesehatan, terkait belum selesainya pembangunan RSUD Nisel, tidak dapat ditemui karena tengah melakukan rapat.

Namun tak lama kemudian, salah seorang staf Dinkes mengaku kalau Kadinkes dan PPK pembangunan RSUD Nisel sudah pergi meninggalkan rapat.

Sementara itu, salah seorang penggiat konstruksi, Mandalasa Turnip menilai pembangunan RSUD Nisel yang tak kunjung selesai harus dipastikan, apakah ada surat pernyataan dari Menteri Keuangan (Kemenkeu) terkait kondisi anggaran pembangunan RSUD. Dan sampai kapan berakhirnya Adendum I, demikian juga Adendum II dan III,”kata Mandalasa Turnip saat dihubungi wartawan, Rabu, (7/4).

Mandalasa Turnip menambahkan, seharusnya pihak Dinas Kesehatan menjelaskan apa dasar untuk melakukan perpanjangan pembangunan RSUD.”Tidak ada alasan jika pembangunan RSUD itu terlambat dikerjakan karena cuaca alam, pandemi Covid-19, dan sebagainya. Sebab perencanaan pembangunan dan pematangan RSUD Nisel itu sudah disurvei dengan sedetail-detailnya, sehingga lokasi pembangunan RSUD Nias Selatan sudah layak”, ucapnya. (mag-10)

Pemkab Asahan akan Dirikan Balai Latihan Kerja

KUNJUNGAN: Wabup Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi saat melakukan kunjungan ke BBPLK Medan, Selasa (6/4).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan berencana mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) yang diperuntukkan para calon pekerja. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi saat melakukan kunjungan ke Kantor BBPLK Medan, Selasa (6/4).

KUNJUNGAN: Wabup Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi saat melakukan kunjungan ke BBPLK Medan, Selasa (6/4).

“Pemerintah Kabupaten Asahan berencana akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK), Tujuannya, agar para calon pencari kerja di Kabupaten Asahan memiliki kemahiran atau keterampilan sesuai bidang masing-masing untuk memudahkan mereka memperoleh pekerjaan seperti yang diinginkannya” ujar Taufik Zainal Abidin.

Wabup Asahan mengatakan, rencana pembangunan Balai Latihan Kerja itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh, dan memiliki keahlian di bidangnya sesuai dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Asahan, Mewujudkan Masyarakat Asahan Sejahtera Yang Religius dan Berkarakter.

“Saat ini banyak angkatan kerja lulusan SMP dan SMA sederajat, sementara persaingan dunia usaha cukup ketat. Banyak di antara mereka akhirnya tidak diterima di pasar kerja karena kompetensi yang dibutuhkan perusahaan tidak sesuai dengan pencari kerja. Sementara saat ini perusahaan semakin banyak berinvestasi di Kabupaten Asahan.”ungkapnya.

Sebagai Salah satu langkah yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Asahan adalah menghadirkan BLK, agar pencari kerja terlebih dulu dilatih sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga ketika mereka melamar pekerjaan bisa langsung diterima karena kompetensinya jelas sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Nantinya akan banyak pelatihan yang disediakan dan kemungkinan akan mengadopsi negara-negara maju, misalnya program yang disediakan meliputi in house training dan on the job training untuk kejuruan, mesin industri, elektronika industri mekatronika dan sebagainya.” ujarnya.

Dengan mengikuti program tersebut, lanjut Taufik, nantinya peserta dibekali pelatihan dengan kompetensi untuk mengantisipasi perubahan teknologi dan kualifikasi pekerjaan yang berubah cepat. Selepas diklat mereka akan memiliki sertifikas khusus, sehingga kompetensinya akan dihargai dengan jelas dan legal.

Pada kesempatan ini Wakil Bupati juga berkesempatan mengunjungi warga Asahan yang sedang mengikuti Pelatihan berbasis Kompetensi di BBPLK Medan.

Sementara Kepala BBPLK Medan, Muhammad Ali, S.S, M.A, Ph.D menyambut baik kehadiran Wakil Bupati, dan mendukung sepenuhnya niat baik yang disampaikan Wakil Bupati tentang rencana Pem bangunan BLK di Kabupaten Asahan.

Muhammad Ali juga menyampaikan BBPLK Medan nantinya juga akan memberikan dukungan dalam menyiapkan calon Tenaga Kerja yang siap pakai serta berkualitas dan berkompeten sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja yang lain. (mag-9)

Pemkab Asahan Gelar Orientasi Tugas LPM Desa

MEMBUKA: Pj Sekdakab Asahan, Drs John Hardi Nasution, membuka orientasi tugas LPM Desa/Kelurahan.dermawan/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Asahan menggelar Orientasi Tugas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa/Kelurahan, di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Rabu (7/4).

MEMBUKA: Pj Sekdakab Asahan, Drs John Hardi Nasution, membuka orientasi tugas LPM Desa/Kelurahan.dermawan/sumut pos.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan, M. Azmy Ismail, AP. M. Si saat menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan LPM dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, serta dapat membantu pemerintah desa dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan desa.

Dikatakannya, kegiatan orientasi dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 7-8 April 2021 yang diikuti 204 para Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan, dari 25 Kecamatan.

Di tempat yang sama, Bupati Asahan pada pidato tertulisnya yang dibacakan Pj Sekdakab Asahan, Drs. John Hardi Nasution MSi menyampaikan, mengharapkan pelatihan dan bimbingan yang diberikan untuk dipahami agar nantinya dapat lebih memahami tujuan yang dicapai dengan tepat dan benar dalam tugas pokok dan fungsi yang akan dilaksanakan. (mag-9)

Lapas Tebingtinggi Sita Hape dan Sajam dari Warga Binaan

RAZIA: Personel Polres Tebingtinggi, Koramil 13 dan BNNK Tebingtinggi melakukan razia di Lapas Kelas II B Tebingtinggi. Petugas mengamankan sejumlah HP dan Sajam dari warga binaan. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Tebingtinggi mengamankan sejumlah handphone (Hp) dan senjata tajam (Sajam) dari warga binaan, Selasa(6/3) malam.

RAZIA: Personel Polres Tebingtinggi, Koramil 13 dan BNNK Tebingtinggi melakukan razia di Lapas Kelas II B Tebingtinggi. Petugas mengamankan sejumlah HP dan Sajam dari warga binaan. SOPIAN/SUMUT POS.

Razia dilakukan bersama personel Koramil 13, Polres Tebingtinggi dan BNNK Tebingtinggi memeriksa seluruh blok hunia para warga binaan. Petugas menemukan sejumlah barang barang yang dilarang masuk ke Lapas di antaranya, handphone, senjata tajam dan mancis.

Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan Kerjasama Tehnologi dan Informasi Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara, Muhammad Tapiv Pardede didampingi Kepala Lapas Klas II B Tebingtinggi Herliadi menjelaskan, kegiatan ini dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Pemasyarakatan Ke 57, serentak dilaksanakan diseluruh Sumatera Utara mengadakan razia pada malam hari.

Menurut Tapiv Pardede, inilah bentuk sinergitas dari Lapas, TNI, Polri dan BNN dalam rangka memberantas masuknya barang barang terlarang dalam bentuk apapun, yang dapat membahayakan gangguan Kamtib di Lapas maupun di Rutan yang ada diseluruh Indonesia.

“Hasil razia malam ini kita menemukan sejumlah handphone, senjata tajam dan mancis serta benda benda lain yang bisa dijadikan senjata, dan ini akan kita musnahkan,” ujarnya.

Tapiv Pardede berharap pemeriksaan terhadap barang barang yang masuk ke Lapas harus diperketat lagi, agar barang barang tersebut tidak sampai ke warga binaan. (ian/han)

Dugaan Penganiayaan terhadap PKL, DPRD Dairi Minta Anggota Satpol PP Anarkis Dipecat

Wakil Ketua DPRD Dairi, Wanseptember Situmorang SH.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Dairi, Wanseptember Situmorang meminta Bupati Eddy Keleng Ate Berutu, memecat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertindak anarkis terhadap pedagang kaki lima (PKL) saat melakukan penertiban di Pusat Pasar Sidikalang.

Wakil Ketua DPRD Dairi, Wanseptember Situmorang SH.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Permintaan itu disampaikan Wanseptember, menyikapi kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP Dairi terhadap seorang putri pedagang di Pasar Sidikalang, Arta Sitanggang (22), merupakan putri pasangan dari, Marojahan Sitanggang (50) dan Hotmauli Naibaho (45) pada Sabtu(3/4).

Peristiwa itu saat Arta Sitanggang berada di Jalan Kelasen, tak jauh dari lokasi pasar berusaha mempertahankan satu unit beko sorong (angkong) yang hendak diangkut Satpol PP ke dalam mobil.

Korban berusaha mempertahankan beko supaya tidak diangkut. Alhasil terjadi tarik menarik, saat itulah diduga sejumlah Satpol PP menginjak-injak kaki korban sampai patah. Para pelaku juga menarik baju korban hingga robek.

Mendengar insiden itu, Wanseptember sangat menyayangkan kejadian itu. Politisi Partai Demokrat itu mengaku prihatin terhadap korban dan berdoa semoga lekas sembuh.

Baca juga: Penertiban di Pusat Pasar Sidikalang: Satpol PP Diduga Aniaya Putri Seorang Pedagang

Wanseptember meminta Kasatpol PP Dairi, Edi Banurea untuk tidak bertindak arogan dan berujung anarkis. “Namboru-namboru kami banyak yang mencari rejeki berjualan di pasar, tolong perlakukan dengan baik dan manusiawi”, ungkap Wanseptember.

Wanseptember juga mengkritisi jajaran Direksi PD Pasar. Direksi dan jajaran managemen PD Pasar diharapkan profesional sehingga dapat mengayomi serta memberikan rasa nyaman kepada pedagang. “Sudah berapa bulan direksi serta Pengawas PD Pasar dilantik, belum juga memberikan suasana nyaman terhadap pedagang. Bahkan, kita mendengar saat penertiban pedagang terjadi insiden yang diduga oknum Satpol PP, ada bertindak anarkis terhadap seorang putri pedagang, pungkasnya.

Menurutnya, pedagang nyaman berdagang, otomatis ekonomi mereka (pedagang) meningkat dan menambah pendapatan PD Pasar sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Masih lanjut Wanseptember, sampai hari ini Direksi PD Pasar belum menyerahkan visi misi dan strategi kerja untuk pasar di Kabupaten Dairi. Kemarin, Komisi 3 telah melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direksi dan Dewan Pengawas PD Pasar. “Tapi RDP hanya dilakukan Komisi, kita menginginkan pembahasan dilakukan bersama-sama di DPRD,” terangnya.

Legislator dari Dapil 4 ini mendesak Direksi dan Pengawas PD Pasar, segera membenahi pasar yang ada di kecamatan. “Jangan hanya fokus di pasar Sidikalang. Banyak pasar yang harus dibenahi, seperti pasar Pargambiran, Pasar Sumbul, Pasar Tigabaru, Pasar Silalahi. Dan legislator itu mempertanyakan, pembenahan pasar diluar pasar Sidikalang tanggung jawab siapa?,” ungkapnya. (rud)