Home Blog Page 351

PCNU Deliserdang dan MWC NU Pagar Merbau Gelar Deliserdang Bersholawat

BERSAMA: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Deli Serdang bersama Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pagar Merbau menggelar acara Deli Serdang Bersholawat. ISTIMEWA/SUMUT POS
BERSAMA: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Deli Serdang bersama Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pagar Merbau menggelar acara Deli Serdang Bersholawat. ISTIMEWA/SUMUT POS

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Deli Serdang bersama Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pagar Merbau menggelar acara Deli Serdang Bersholawat . Acara ini sekaligus menjadi ajang tasyakuran atas pelantikan Dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Lom Lom Suwondo sebagai Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang periode 2025-2030.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan tasyakuran pelantikan M. Bobby Afif Nasution dan H. Surya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2025-2030.

Acara yang berlangsung di Masjid Istiqmal, Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau ini turut dihadiri berbagai tokoh penting. Camat Pagar Merbau yang diwakili oleh Irfan Rifa’i, SH serta Sekretaris Camat, Ustadz Ruben Purba, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Hadir pula perwakilan dari PCNU Deli Serdang, yakni Ustadz Abdul Jabar, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pagar Merbau, Drs. H. Ansoruddin, MSi.

Selain itu, tokoh-tokoh NU tingkat kecamatan juga turut serta dalam acara ini. Rois MWC NU Pagar Merbau, Chosni Choir Lubis, SPd, dan Bendahara MWC NU Kecamatan Pagar Merbau, Trisman Barus, SP.MM, hadir bersama jajaran pengurus MWC NU dan Ranting NU se-Kecamatan Pagar Merbau. Ketua GP Ansor/Banser Kecamatan Pagar Merbau, Mhd. Arsyad, SKom, juga tampak dalam acara tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Agusalim, menyampaikan bahwa Deliserdang Bersholawat ini juga menjadi momentum memperingati Hari Besar Islam, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, serta menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.

“Melalui acara ini, kita bersama-sama memanjatkan doa dan rasa syukur atas kepemimpinan baru yang telah dilantik. Semoga mereka dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa kemajuan bagi masyarakat Deli Serdang dan Sumatera Utara,” ujarnya, kamis (20/2)

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Ustadz Fauzan Lubis, SPd, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting NU Desa Pagar Merbau I dan Ketua BKM Masjid Istiqmal, berharap kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Semoga acara ini membawa keberkahan dan semakin memperkokoh kebersamaan kita dalam membangun daerah,” tuturnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Deli Serdang serta Sumatera Utara di bawah kepemimpinan yang baru.(rel/han)

Bobby Nasution Siap Digembleng di Akademi Militer Magelang

IKUTI: Gubernur Sumut Bobby Nasution mengikuti Retreat Pembekalan bersama Kepala Daerah se Indonesia di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2025).ISTIMEWA/SUMUT POS
IKUTI: Gubernur Sumut Bobby Nasution mengikuti Retreat Pembekalan bersama Kepala Daerah se Indonesia di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2025).ISTIMEWA/SUMUT POS

MAGELANG, SUMUT POS – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M Bobby Afif Nasution mengikuti Retreat Pembekalan di Akademi Militer Magelang. Dia memastikan kesiapannya mengikuti pembekalan yang akan berlangsung dari 21-28 Februari 2025 tersebut.

Bobby Nasution tiba di Akademi Militer (Akmil) Magelang bersama dengan kepala daerah lainnya menggunakan bus militer. Bobby Nasution dan kepala daerah lainnya tiba di Akmil lengkap dengan seragam TNI.

“Persiapannya sama kayak yang lain, kemarin setelah pelantikan istirahat, berangkat ke sini sudah siap menerima gemblengan,” kata Bobby Nasution saat ditanya awak media, Jumat (21/2/2025).

Bobby Nasution mengatakan akan memaksimalkan pembekalan di Akmil Magelang demi kemajuan Sumut. Salah satunya adalah terkait kelapa sawit yang sebelumnya sempat ditekankan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Banyak yang bisa kita bawa ke Sumatera Utara (program-program pusat) salah satunya kita penghasil kelapa sawit, kemarin Pak Presiden juga sudah mention soal itu, juga soal hilirisasinya, dan pendalamannya nanti dari retreat ini,” ucap Bobby Nasution.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, agar kepala daerah tetap menjaga kesehatan selama retreat berlangsung. Walau begitu, pihaknya telah menyiapkan tenaga dan fasilitas kesehatan untuk peserta retreat.

“Silahkan istirahat saja di tenda kalau memang sakit, ngga bisa mengikuti kegiatan, kita juga sudah siapkan dokter, ambulan dan keperluan (medis) lainnya,” kata Tito kepada para kepala daerah.

Retreat di Akmil Magelang akan berlangsung selama 8 hari, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir 27 Februari 2025. Wakil-wakil kepala daerah yang baru saja dilantik 20 Februari 2025 lalu juga dijadwalkan hadir untuk mengikuti pembekalan dari Presiden RI.(san/han)

Dinas Budparekaf Sumut Ajak UMSU dalam Pengelolaan Geopark

GEOPARK: Prof Dr Agussani MAP (3 kiri) bersalaman dengan GM Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark. (ISTIMEWA)
GEOPARK: Prof Dr Agussani MAP (3 kiri) bersalaman dengan GM Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark. (ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP menerima kunjungan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Budparekraf) Provsu dan General Manager (GM) Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark membahas kerja sama penelitian, wirausaha, dan media informasi.

Pertemuan yang diwarnai diskusi ini dipandu Wakil Rektor III UMSU Assoc Prof Dr Rudianto MSi di Ruang Rapat UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, Kamis (20/2). Turut hadir Staf Ahli Rektor UMSU Prof Dr R Sabrina MSi, pimpinan fakultas dan unit di UMSU.

Kadis Budparekraf Provsu Dr Zumri Sulthoni MSi menyampaikan bahwa kerja sama ini mendukung inisiatif dan sejalan dengan program utama Gubsu yang berfokus pada peningkatan pendidikan di daerah tertinggal, kesehatan yang baik serta pengembangan sektor pertanian dan infrastruktur.

“Kami membutuhkan dukungan dari akademisi dalam hal ini UMSU, mendukung pengelolaan geopark. Dengan kerja sama yang solid, kami yakin Geopark Toba Kaldera dapat berkembang lebih baik. Harapan kami, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dr Zumri Sulthoni MSi.

General Manager Toba Caldera Unesco Global Geopark Dr Azizul Kholis MSi MPd CMA CSRS menjelaskan bahwa Badan Pengelola Toba Kaldera merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Berbeda dengan Badan Otorita Danau Toba.

Tugas utama badan ini, lanjut Dr Azizul Kholis MSi MPd CMA CSRS, menyinergikan perencanaan pembangunan untuk mengembangkan kawasan sebagai destinasi internasional dan super prioritas.

Fokus utama badan ini mempertahankan kekayaan geologi, biologi dan budaya serta mengembangkan penelitian ilmiah dan pelestarian budaya agar tetap menjadi bagian dari Unesco.

“Saya sebagai alumni UMSU, memiliki tanggung jawab moral untuk mengembangkan riset ilmiah di Sumut. Kami berharap kerja sama dengan UMSU dapat mencakup penelitian, pengelolaan pariwisata berkelanjutan, peningkatan sumber daya manusia serta pemasaran pariwisata nantinya,” katanya.

Dr Azizul Kholis MSi MPd CMA CSRS juga menyebut bahwa pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu pilar utama dalam pengelolaan taman bumi. “Kami masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesadaran mengenai prilaku hidup bersih dan sehat serta pelestarian lingkungan seperti pencegahan kebakaran hutan dan longsor. Kami berharap, UMSU dapat berperan aktif dalam kampanye ini,” harapnya.

Badan Pengelola Toba Kaldera juga meminta program dan kegiatan UMSU dapat lebih difokuskan di kawasan geopark dan mendukung UMKM melalui pusat kewirausahaan UMSU. Ia juga berharap mendapatkan slot siaran tetap di Radio UMSU untuk menyampaikan informasi terkait geopark.

Rektor UMSU mengatakan bahwa keberadaan Toba Kaldera sebagai bagian dari Unesco harus didukung pengembangannya dan dijaga melalui berbagai program berkelanjutan. ”Kami mendukung penuh kerja sama ini. UMSU punya radio komersial yang siap membantu dalam penyebaran informasi. Kami juga akan memperkenalkan produk mahasiswa yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam mendukung sektor pariwisata,” kata rektor.

Prof Dr Agussani MAP menambahkan bahwa UMSU juga ditunjuk sebagai penyelenggara muktamar Muhammadiyah tahun 2027 yang akan dihadiri peserta dari dalam dan luar negeri. ”Ini momentum yang baik untuk memperkenalkan lebih jauh potensi Toba Kaldera Geopark kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Dalam pertemuan ini, rombongan melihat hasil produk usaha mahasiswa yang ada di galeri Puskiibi UMSU, melihat koleksi buku di perpustakaan dan radio UMSU 91,6 FM. (dmp/han)

IPW Minta Panglima TNI Tertibkan Aparaturnya Lakukan Intervensi yang Bukan Tupoksinya

Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santoso. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indonesia Police Watch (IPW) meminta perhatian Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk menertibkan aparaturnya yang melakukan intervensi dalam kewenangan yang bukan tupoksinya, yaitu penegakan hukum di Kabupaten Solok dan di Medan.

Pasalnya, munculnya TNI dalam proses penertiban hukum ini akan mengganggu tatanan hukum dalam penegakan hukum berdasarkan peraturan perundang undangan.

Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santoso menjelaskan, di Kabupaten Solok, terbitnya Surat Perintah Nomor: Sprin/85/II/2025 yang ditandatangani Komandan Distrik Militer (Kodim) 032/Solok, Letkol Sapta Raharja tertanggal 17 Februari 2025 tentang Penertiban Emas Tanpa Ijin (PETI) yang berada di wilayah Kabupaten Solok, Propinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Demikian juga, lanjutnya, yang dilakukan di Medan, saat prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dari Kodam 1 Bukit Barisan (BB) menggrebek sebuah gudang berlokasi di Kompleks Pergudangan Harmoni, di Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, dan di Kompleks Pergudangan Intan blok 8A, 9A, 10A, 11A, dan 88F, di Jalan Letda Sujono, Tembung, Kota Medan. Penggrebekan oli palsu berbagai merk itu, dilakukan pada Rabu, 19 Februari 2025, dengan menyita serta mengamankan ribuan kotak berisikan oli palsu.

“Pastinya, kedua kegiatan penegakan hukum yang dilakukan oleh TNI AD tersebut tidak melibatkan pihak yang berwenang menurut Undang-Undang (UU) yaitu Polri,” ujar Sugeng didampingi Sekjen IPW, Data Wardhana, Jumat (21/2).

Ia menilai, dua peristiwa intervensi aparat TNI dalam penegakan hukum di Kabupaten Solok, Sumbar dan Di Medan, Sumatera Utara (Sumut) akan menimbulkan kekacauan dalam aspek tatanan hukum yang benar berdasarkan UU. Selain dapat dinilai sebagai intervensi kewenangan penegakan hukum yang menjadi tupoksi Polri, juga akan berpotensi menimbulkan gesekan antara aparatur negara di lapangan.

“Intervensi aparatur TNI dalam proses penegakan hukum juga akan menimbulkan ketidakpastian hukum serta ketidakadilan bagi masyarakat yang menjadi sasaran penertiban. Masyarakat yang menjadi sasaran penertiban tidak dapat membela dirinya secara hukum, karena TNI bukan subjek hukum Praperadilan menurut KUHAP, ketika tindakannya dinilai salah dalam penertiban, dan pengeledahan,” imbuhnya.

Selain itu, sambung Sugeng, tindakan penegakan hukum oleh aparatur TNI ini, menimbulkan ketidak pastian hukum karena proses penetiban sampai penggeledahan tidak dapat ditindaklanjuti ke proses penuntutan di sidang pengadilan, disebabkan pihak TNI tidak berwenang melakukan permintaan keterangan ProJustisia dan melakukan pemberkasan perkara terhadap warga sipil yang diduga melanggar hukum.

“Praktek intervensi penegakan hukum oleh aparatur TNI ini juga berpotensi menyimpang selain hanya mempertontonkan pendekatan kekuasaan saja,” katanya.

Bahkan, menurutnya, yang telah dilakukan oleh TNI AD baik di Solok, Sumbar dan di Medan, Sumut itu telah melanggar dua aturan perundang-undangan yakni pasal 30 UUD 1945, Tap MPR No VII tahun 2000.

Dalam Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 30 ayat 4 menyatakan, bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.

“Sementara Tentara Nasional Indonesia di dalam pasal 30 ayat 3 disebutkan terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara,” tegasnya.

Oleh karena itu, Sugeng berharap, apa yang dilakukan oleh TNI AD di Solok dan Medan yang bukan wilayah tugas dan perannya dan untuk menjaga tertib hukum di Indonesia maka dua peristiwa intervensi penegakan hukum oleh aparatur TNI di Solok dan Medan tersebut, harus melibatkan dan diserahkan kepada Polri.

“Dengan begitu maka tidak ada tumpang tindih kewenangan dalam menjalankan tugas di masing-masing institusi,” pungkasnya. (dwi/han)

UIN Sumut Berikan Gelar Doktor untuk Dr Istiqomah Sinaga SHI MH

BERSAMA: Dr Istiqomah Sinaga SHI MH bersama para penguji sidang. Sumut Pos/Dokumen Pribadi
BERSAMA: Dr Istiqomah Sinaga SHI MH bersama para penguji sidang. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) secara resmi menganugerahkan gelar Doktor kepada Dr Istiqomah Sinaga SHI MH, seorang hakim muda dari Pengadilan Agama Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai).

Istiqomah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Upaya Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Putusan Pengadilan Agama Berbasis Hukum Progresif dalam Pendekatan Whole of Government’, dalam sidang promosi doktor yang berlangsung, di Gedung Pascasarjana UIN Sumut, pada Kamis (20/2/2025).

Gelar Doktor ini, disahkan setelah pembacaan Berita Acara Sidang oleh Sekretaris Sidang, Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi. Keberhasilan Istiqomah tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga lembaga Peradilan Agama, mengingat ia meraih gelar akademik tertinggi di usia yang masih sangat muda, yakni 31 tahun.

Ketua Program Studi Doktoral Hukum Islam sekaligus penguji eksternal, Dr Arifuddin Muda Harahap MHum mengapresiasi penelitian Istiqomah yang menyoroti isu penting mengenai nafkah anak pasca perceraian.

“Kami sangat mengapresiasi penelitian ini dan merekomendasikan agar disertasi ini dikirimkan langsung ke Presiden untuk ditanggapi dengan cepat. Nafkah anak pasca perceraian masih sering diabaikan oleh ayahnya, sehingga regulasi yang lebih kuat sangat diperlukan,” ujar Arifuddin.

Senada dengan itu, Promotor I, Prof Asmuni MAg juga menyampaikan kebanggaannya terhadap promovenda. “Saya merasa sangat bangga bisa membimbing Dr Istiqomah dalam menyelesaikan disertasinya yang mengangkat persoalan krusial ini. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” kata Prof Asmuni.

Dalam paparannya, Istiqomah mengungkapkan, bahwa sepanjang tahun 2024, jumlah perkara perceraian yang ditangani oleh seluruh Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah di Indonesia mencapai 551.126 kasus.

“Jika diasumsikan setiap kasus perceraian melibatkan dua anak, maka lebih dari satu juta anak Indonesia terdampak perceraian orang tua mereka,” jelasnya.

Disertasi ini juga menarik perhatian Sekretaris Sidang, Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi, yang berencana melakukan penelitian lanjutan bersama Istiqomah. “Penelantaran anak dapat dilihat dari perspektif perkembangan psikologi anak, dan kami akan tetap fokus pada isu ini,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari penyusunan disertasi, Istiqomah melakukan studi banding ke Bahagian Sokongan Keluarga, Malaysia. Penguji eksternal dari University Sains Malaysia, Prof Madya Dr Jasni Sulong menyatakan kekagumannya atas keseriusan promovenda dalam menyelesaikan penelitian ini. “Studi banding ini membuktikan keseriusannya, dan hasil akhirnya sangat memuaskan dengan nilai 95 (A+),” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai hakim, Istiqomah menyadari, bahwa pemenuhan nafkah anak pasca perceraian masih menjadi dilema.

“Banyak putusan pengadilan yang hanya bersifat normatif, sehingga keadilan sering kali hanya tertulis di atas kertas. Oleh karena itu, saya mendesak Pemerintah untuk merevisi Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 7 Tahun 2023, dengan menambahkan Deputi Perlindungan Keluarga di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang hadir di setiap kabupaten/kota melalui UPTD PPA,” tegasnya.

Sidang terbuka ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Dra Hj Rosliani SHI MA, Ketua KBI Pengadilan Agama Tebingtinggi, serta rekan-rekan promovenda dari Pengadilan Agama Sei Rampah dan Tebingtinggi.

Profesor Ali Imran Sinaga juga turut hadir dan memberikan apresiasi. “Kami sangat bangga, hakim kami dapat mempertahankan disertasinya dengan sangat baik. Penganugerahan gelar doktor ini merupakan kebanggaan bagi kami di Mahkamah Agung,” ucapnya.

Menutup sidang, Istiqomah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya dalam menyelesaikan disertasi ini.

Ia berharap rekomendasinya untuk menyuarakan isu ini kepada Presiden dapat segera terwujud. “Langkah ini saya harapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar demi kepentingan anak-anak Indonesia,” pungkasnya.

Sidang promosi doktor ini berakhir dengan penuh haru dan kebanggaan dari promovenda, keluarga, jajaran penguji, promotor, serta seluruh tamu undangan yang hadir. (dwi/han)

Konjen RRT Beri Motivasi di Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghfirin Al-Amir

KONJEN RRT: Konjen RRT Zhang Min (duduk, tengah) bersama Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD serta siswa Yayasan Pendidikan dan Dakwah Baitul Mustaghfirin Al-Amir. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)
KONJEN RRT: Konjen RRT Zhang Min (duduk, tengah) bersama Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD serta siswa Yayasan Pendidikan dan Dakwah Baitul Mustaghfirin Al-Amir. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) Zhang Min memberi motivasi di Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghfirin Al-Amir Jalan Mahoni Pasar Dua Timur, Desa Bandarklippa, Kecamatan Percutseituan, Jumat (21/2).

Konjen RRT didampingi Ketua Harian Perhimpunan Inti Pusat Dr Indra Wahidin menyampaikan motivasi pada 150 santri Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghfirin serta siswa Yayasan Pendidikan dan Dakwah Baitul Mustaghfirin Al-Amir. Konjen RRT juga menerima busana tradisional Melayu dan melihat dari dekat berbagai fasilitas pondok pesantren.

Santri dan siswa berasal dari TK Plus dan SD Plus Daarul Azhariyun, Boarding School SMP Plus Daarul Azhariyun serta Madrasah Aliyah Daarul Azhariyun Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghrifin Al-Amir didampingi para guru.

Silaturahim juga dihadiri Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD (The Founder Yayasan Mustaghrifin Al-Amir) didampingi Siti Supiati (pembina yayasan), Muhammad Dhuha Sholihin SE (sekretaris yayasan), dr Yunita Wulandari (Kabid pendidikan), Hasnan SPd (direktur), Sodri MPd (kepala madrasah aliyah), Ilhamudin Hasibuan MPd (kepala SMP), Maisyaroh Tanjung SPd (kepala SD) dan Defina Handayani SPd (kepala TK).

Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD berterima kasih atas kunjungan Zhang Min. “Kita bergembira dengan kunjungan Konjen RRT di pesantren yang baru berusia lima tahun. Ini suprise dari Konjen RRT yang telah bertugas di Sumut. Ini merupakan kunjungan pertama kali hadir ke pesantren,” katanya.

The Founder Yayasan Mustaghrifin Al-Amir mengemukakan bahwa seiring eratnya hubungan Indonesia-Tiongkok maka lembaga pendidikan yang dibinanya juga akan memberi pelajaran bahasa Mandarin. Ini melengkapi pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Dalam kesempatan ini, Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD yang merupakan salah seorang ulama terkemuka di Sumut juga menyerahkan permohonan pada presiden RRT untuk memfasilitasi pengadaan bus bagi para santri dan siswa.

Konjen RRT Zhang Min menyebutkan telah lama mengenal dan berteman baik dengan Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD. Persahabatan indah dan hidup berdampingan antar-warga dari dua negara Indonesia dan Tiongkok, lanjut Konjen, juga telah terjalin sejak ribuan tahun lalu.

“Bapak Prabowo Subianto juga telah mengunjungi Tiongkok pada saat terpilih dan resmi menjabat sebagai presiden. Yang mencerminkan tingkat tinggi dan kekhususan hubungan kedua negara benar-benar harmonis,” sebutnya.

Kepada para santri dan siswa, Zhang Min mengungkapkan dirinya menjadi guru pertama yang memberikan pembelajaran bahasa Mandarin. Ia berharap dari kunjungannya, dapat meningkatkan persaudaraan dua negara.

Konjen RRT juga menegaskan bahwa pemuda adalah harapan dan masa depan sebuah negara. “Kalau generasi muda kuat maka suatu negara juga akan kuat. Saya yakin murid-murid disini belajar keras dan punya cita-cita agar dapat berkontribusi bagi Indonesia,” katanya memotivasi. (dmp)

Dua Pencuri Mesin AC Diringkus

PAPARKAN: Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir saat memaparkan pelaku pencurian. Sumut Pos/Dokumen Pribadi
PAPARKAN: Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir saat memaparkan pelaku pencurian. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Reskrim Polsek) Patumbak berhasil meringkus MR (32), pelaku pencurian dua unit mesin outdoor AC di Jalan Garu I, Gang Delima, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (27/1/2025) sekira pukul 20.00 WIB.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir didampingi Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu MY Dabutar menjelaskan, bahwa pencurian terjadi pada Minggu, 26 Januari 2025, di rumah korban, Maruto (72).

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menemukan MR di sebuah perladangan di daerah Jermal.

“Saat hendak ditangkap, MR melawan petugas dengan memukul dan mencoba melarikan diri. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur, mengenai kaki kanan pelaku,” ungkap Faidir, Jumat (21/2).

Ia menambahkan, MR kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk perawatan medis, sebelum dibawa ke Polsek Patumbak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini polisi sedang menyelidiki kemungkinan keterlibatan MR dalam kasus pencurian lain di wilayah hukum Polsek Patumbak,” tandasnya. (dwi/han)

Polsek Kualuh Hulu Tembak Pelaku Bajing Loncat

DIAMANKAN: Kedua bajing loncat diamankan Polsek Kualuh Hulu berikut barang bukti yang dicuri. HONGKY/SUMUT POS
DIAMANKAN: Kedua bajing loncat diamankan Polsek Kualuh Hulu berikut barang bukti yang dicuri. HONGKY/SUMUT POS

LABURA, SUMUTPOS.CO – Petugas Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu berhasil meringkus dua pelaku bajing loncat yang mencuri 9 unit televisi LED dari sebuah truk yang melintas di Jalinsum, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (19/2/2025).

Korban dalam peristiwa ini adalah PT. Citra Sentral Express, dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp16,2 juta. Barang-barang dalam truk itu dikendarai Hamdani (38), warga Serdang Bedagai.

Dua pelaku yang ditangkap adalah A alias Cepot (41) dan ARS alias Iyut (30). Mereka ditangkap setelah Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu melakukan penyelidikan dan pemasangan jaringan untuk melacak keberadaan pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ipda Ilhamsyah mengatakan, tersangka Iyut ditangkap saat sedang di pasar pagi, sedangkan Cepot ditangkap di Desa Ledong Barat, Kabupaten Asahan.

Saat hendak mencari barang bukti berupa pisau cutter yang digunakan dalam aksi pencurian, tersangka Cepot berusaha melarikan diri. Petugas pun terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki untuk tersangka.

Kedua pelaku berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa plat dan sembilan unit TV LED merk Polytron 24 inci telah diamankan di Polsek Kualuh Hulu untuk proses lebih lanjut.

Dengan tertangkapnya kedua pelaku ini, diharapkan kejahatan bajing loncat yang kerap meresahkan sopir angkutan di wilayah Labuhanbatu Utara dapat diminimalisir.

Modus operandi para pelaku cukup terorganisir. Cepot bertugas naik ke atas truk dan mengoyak terpal menggunakan pisau cutter. Kemudian menjatuhkan TV curian ke pinggir jalan. Sementara itu, Iyut berperan sebagai joki yang bertugas mengumpulkan barang curian sebelum dibawa ke rumah Cepot.

“Dengan tertangkapnya kedua pelaku ini, diharapkan kejahatan bajing loncat yang kerap meresahkan sopir angkutan di wilayah Labuhanbatu Utara dapat diminimalisir,” ujarnya.

Kanit Reskrim Ipda Ilhamsyah mengimbau masyarakat, terutama para sopir, untuk lebih waspada saat berkendara di jalur rawan kejahatan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di jalan raya.(mag6/han)

Kendalikan Ganja 4,8 Kg, Dua Napi Lapas Tangerang Dipenjara Seumur Hidup

PUTUSAN: Angga Tarmana dan terdakwa Maruli Hotma Tambunan, terdakwa kasus ganja menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (20/2). AGUSMAN/SUMUT POS
PUTUSAN: Angga Tarmana dan terdakwa Maruli Hotma Tambunan, terdakwa kasus ganja menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (20/2). AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatakan (Lapas) Kelas I Tangerang, Angga Tarmana (35) dan Maruli Hotma Tambunan (25) divonis penjara seumur hidup. Keduanya terbukti bersalah mengendalikan peredaran ganja seberat 4,8 kilogram dari Lapas Tangerang.

Majelis hakim yang diketuai Pinta Uli Tarigan meyakini perbuatan warga Kecamatan Medan Amplas dan warga Kecamatan Medan Area itu terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Angga Tarmana dan terdakwa Maruli Hotma Tambunan oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” tegasnya dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (20/2).

Menurut hakim, hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, para terdakwa sudah pernah dihukum dalam kasus tindak pidana narkoba dan dalam masa menjalani hukuman tersebut sudah berbuat kejahatan lagi.

“Perbuatan terdakwa dapat merusak orang lain dan generasi penerus bangsa. Yang meringankan, tidak ditemukan lagi,” ucap Pinta Uli.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 hari pikir-pikir kepada para terdakwa dan JPU, apakah menerima putusan atau mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Putusan hakim tersebut sama (conform) dengan tuntutan JPU Indra Zamachsyari, yang sebelumnya juga menuntut para terdakwa dengan penjara seumur hidup.

Diketahui, kasus ini berawal 19 Februari 2024 lalu. Saat itu, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) menangkap seorang laki-laki bernama Nurdiansyah (berkas terpisah) di Jalan Bajak 3, Medan Amplas.

Ketika itu, Nurdiansyah ditangkap karena menyediakan ganja pesanan dari para terdakwa. Nurdiansyah juga orang mengirimkan ganja ke luar negeri melalui jasa pengiriman barang sesuai dengan perintah serta petunjuk para terdakwa.

Kemudian, petugas menyita 3 paket ganja masing-masing yang sudah sempat diantar Nurdiansyah ke kantor jasa pengiriman barang. Selanjutnya, para petugas memeriksa indekos yang ditempati Nurdiansyah di Jalan Sempurna Medan.

Namun, kunci indekos tersebut dipegang oleh Muhammad Fahrul (berkas terpisah) dan petugas pun meminta Nurdiansyah untuk menghubungi Fahrul supaya mengantarkan kunci indekosnya.

Singkat cerita, datanglah Fahrul mengantarkan kunci indekos tersebut. Sebelum indekos dibuka, petugas memeriksa badan Fahrul dan menemukan sebuah kotak rokok Jie Samsoe berisi ganja seberat 10 gram dari kantong celana sebelah kirinya.

Fahrul pun mengakui bahwa ganja tersebut dirinya ambil dari dalam indekos untuk digunakannya. Kemudian indekos tersebut pun dibuka dan para petugas melakukan penggeledahan serta pemeriksaan.

Saat digeledah, petugas menemukan beberada ikatan ganja, biji ganja, dan batang ganja. Ketika diinterogasi, Nurdiansyah mengaku ganja tersebut milik para terdakwa yang sengaja dia simpan.

Nurdiansyah pun mengaku diupah para terdakwa sebesar Rp250 ribu per gramnya. Barang bukti ganja dengan total seberat 4,8 kg tersebut hendak dikirimkan Nurdiansyah lewat jasa pengiriman barang ke luar provinsi berdasarkan perintah para terdakwa.

Setelah itu, Nurdiansyah bersama Fahrul dan barbuknya pun dibawa petugas ke Kantor BNNP untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (man/han)

RSI dan Ditjen PDSPKP-KKP Sosialisasikan Pentingnya Protein Ikan

EDUKASI: egal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP – KKP) untuk mengedukasi Masyarakat tentang manfaat dan pentingnya protein ikan. ISTIMEWA/SUMUT POS
EDUKASI: egal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP – KKP) untuk mengedukasi Masyarakat tentang manfaat dan pentingnya protein ikan. ISTIMEWA/SUMUT POS

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP – KKP) untuk mengedukasi Masyarakat tentang manfaat dan pentingnya protein ikan melalui podcast “Regal Springs Kitchen Talk” Kamis (20/2/2025).

Program ini digelar sebagai upaya Regal Springs Indonesia dalam mendukung program pemerintah dalam peningkatan konsumsi ikan di dalam negeri, di antaranya program KKP Gemarikan (Gerakan memasyarakatkan makan ikan) dan kampanye “Merdeka Protein 100gram” serta program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini sejalan dengan misi Perusahaan untuk membangun kesadaran masyarakat agar gemar makan ikan untuk pemenuhan gizi dan nutrisi yang maksimal.

Salah satu narasumber, Dr. Budi Sulistiyo, M.Sc Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyambut baik sinergi yang edukatif ini.

“KKP saat ini terus berkomitmen memperkuat gizi generasi masa depan dengan mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak dan pelaku usaha,” terang Budi.

Budi memaparkan kampanye merdeka protein 100 gram dilatarbelakangi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut asupan protein masyarakat berada di angka 62,3 gram/kapita/hari (2023). Dari jumlah tersebut, hanya 9,25 gram atau baru 14,8 persen yang berasal dari protein hewani, khususnya ikan.

“Kita sebagai negara maritim, tentu memiliki keunggulan ikan yang bisa menjadi asupan protein utama masyarakat,” jelas Budi.

Dalam kesempatan ini, Budi menyontohkan 100 gram ikan Tilapia misalnya mengandung 20 gram protein yang berperan untuk memproduksi antibodi. Selain itu, kandungan tersebut juga diperlukan untuk meningkatkan imunitas serta membangun sel-sel tubuh dan mampu memenuhi 33 persen kebutuhan protein orang dewasa.

“Untuk itulah melalui kegiatan edukatif yang kreatif seperti podcast ini, semoga ikan semakin menjadi pilihan utama sumber pangan keluarga Indonesia. Kami juga mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi menghadirkan produk yang mudah diolah, salah satunya fillet,” ujar Budi.

Kemudian, Tri Dharma Saputra, Direktur Regal Springs Indonesia mengatakan, “Di Regal Springs Indonesia kami teguh pada komitmen untuk terus meningkatkan pemahaman publik tentang manfaat asupan protein ikan dengan mendorong perluasan edukasi kesehatan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Tri.

“Menambahkan apa yang disampaikan Pak Budi, fillet ikan tilapia selain sebagai sumber protein juga kaya sekali vitamin D3, omega-3, dan nutrisi penting lainnya. Tentunya, untuk memastikan kualitas nutrisinya tetap terjaga, Regal Springs Indonesia menerapkan metode terintegrasi mulai dari pembenihan, pembudidayaan, hingga pengolahan dengan standar budidaya ikan tilapia yang baik serta prinsip pangan biru,”ujar Tri.

Selain podcast, Ditjen PDSPKP – KKP dan Regal Springs Indonesia juga akan memproduksi serangkaian video resep hidangan tilapia yang praktis dan mudah dibuat. Video ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), rumah tangga, serta pelaku UMKM binaan KKP.

Regal Springs Indonesia dan Ditjen PDSPKP – KKP akan menayangkan podcast serta video resep ini melalui platform digital masing-masing untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, ikan merupakan sumber protein yang paling mudah diserap oleh tubuh sehingga pertumbuhan menjadi lebih optimal. Menurutnya, ikan memiliki omega 3 yang tinggi, rasa lebih enak, lebih mudah didapat serta lebih terjangkau harganya. (fad/han)