Pemaparan: Polsek Medan Kota sedang menunjukan dua tersangka Curat dan barang bukti di Mapolsek Medan Kota, Senin (12/4).dewi/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Kota menembak seorang dari dua tersangka pencurian dengan pemberatan (curat). Tersangka yang ditembak berinisial MS alias Nabu (45), warga Desa Airtenang Kecamatan Karangbaru Kuala Simpang, Sumatera Utara (Sumut). Nabu ternyata juga melakukan pencurian di Hotel Lubuk Raya, dengan kerugian 5 unit TV LED 32 Inci.
Pemaparan: Polsek Medan Kota sedang menunjukan dua tersangka Curat dan barang bukti di Mapolsek Medan Kota, Senin (12/4).dewi/sumut pos.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Kota, Iptu Marvel Stefanus Arantes Ansanay, Senin (12/4) mengatakan, bahwa satu tersangka lagi yang tidak ditembak merupakan residivis narkoba berinisial AN alias Nanda (34) warga Jalan Brigjend Katamso Gang Kolong II Kecamatan Medan Maimun.
“Nabu dan Nanda melakukan aksi pencurian modus bongkar rumah. Keduanya membobol rumah toko (ruko) di Jalan Brigjend Katamso Dalam Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun. Ruko tersebut, punya Toni Loka (58),” paparnya.
Dikatakannya, kasus pencurian tersebut terjadi pada Rabu (17/3) lalu. Saat itu korban mendapati tokonya dalam keadaan berantakan. Ketika korban Toni Laka mengecek rukonya, ternyata jendela di lantai dua sudah rusak. Kemudian, sejumlah barang berharga pun turut raib.
Atas kejadian itu, lanjut Marvel, korban kemudian membuat laporan ke Polsekta Medan Kota sesuai bukti lapor LP/124/K/III/2021/SPKT/Sek Medan Kota.
“Dari hasil penyelidikan, kami dapatilah identitas tersangka. Tersangka Nabu kami amankan di Jalan Sisingamangaraja pada Selasa (6/4) lalu. Saat itu Nabu tengah nongkrong di depan bekas RS Bersalin Ibu dan Anak Adnan & Adnin,” jelasnya.
Dijelaskannya, setelah pelaku diamankan, kemudian tim melakukan pengembangan dan menangkap Nanda di sekitar rel dekat kantor PDAM Tirtanadi.
Guna pengembangan, keduanya pun dibawa polisi. Namun, saat itu pelaku Nabu mencoba melarikan diri, kemudian petugas mencoba memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan, sehingga petugas memberikan tembakan terukur ke arah kaki. Dan selanjutnya pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
“Barang bukti yang kami amankan dalam kasus ini berupa rekaman CCTV, gunting potong dan 4 helai baju,” imbuhnya. Atas perbuatannya, terang Marvel, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman minimal tujuh tahun penjara. (mag-1/azw)
SUMUTPOS.CO – Saat ini harga frozen food terbilang beragam. Hal tersebut sesuai dengan jenis frozen food yang memang hadir dengan varian berbeda. Tidak hanya itu, bahkan untuk ukurannya pun hadir dengan pilihan yang berbeda pula.
Macam-macam frozen food yang digemari di Indonesia
Untuk Anda yang ingin membeli frozen food. Ada baiknya jika Anda mengenali beragam jenis atau varian yang dimilikinya terlebih dahulu. Dengan demikian, proses pemilihan pun dapat Anda lakukan dengan tepat.
Berikut adalah beberapa jenis frozen food yang dapat Anda jadikan pilihan, di antaranya :
Nugget ayam
Nugget ayam adalah jenis olahan daging ayam yang telah diberikan bumbu. Selain hadir dengan cita rasa yang cukup beragam. Nugget juga hadir dengan bentuk yang lebih bervariasi.
Tidak hanya itu, sebagai jenis olahan daging ayam yang kemudian dibekukan. Nugget dikenal sebagai jenis frozen food king. Hal ini berkaitan dengan keberadaannya yang populer dan banyak diminati sejak zaman dulu.
Daging sapi serta ayam
Daging sapi dan ayam memang dikenal sebagai makanan favorit. Dengan kehadirannya yang telah tersedia dalam bentuk frozen food. Tentunya menjadikan makanan yang satu ini semakin banyak diminati.
Pasalnya daging tersebut tidak perlu diolah kembali. Bahkan dimasak tanpa menggunakan bumbu tambahan pun umumnya telah terasa lezat. Apalagi jenis makanan ini dapat disimpan dalam jangka waktu lama.
Daging ikan serta seafood
Selain beberapa jenis frozen food di bagian atas tadi. Daging ikan serta seafood juga dikenal sebagai jenis frozen food lainnya yang banyak disukai. Hadir dalam bentuk makanan yang telah diberi bumbu dan dibekukan.
Ikan serta seafood lainnya memiliki varian yang cukup beragam. Seperti halnya cumi, udang, kerang, sotong, gurita atau bahkan kerang.
Bakso
Bakso adalah frozen food lainnya yang juga banyak diminati. Jenis makanan yang satu ini umumnya hadir dengan tiga pilihan berbeda. Ada jenis bakso sapi, ikan dan juga ayam.
Bakso dibuat dengan cara mengolah berbagai jenis daging di bagian atas tadi. Setelah itu ia dibuat dengan cara dicampur menggunakan tepung dan bahan lainnya. Bakso dapat disimpan dalam waktu lama dan ia juga dapat diolah dengan mudah, seperti halnya digoreng atau direbus.
Sosis
Sosis adalah jenis makanan favorit yang telah ada sejak zaman dulu. Makanan ini dibuat dari daging sapi dan juga ayam. Setelah itu, dicampur dengan menggunakan tepung dan bahan lainnya.
Jenis makanan ini umumnya dibungkus menggunakan usus hewan. Namun untuk saat ini ada pula yang hadir dengan menggunakan bahan sintetis. Setelah itu, barulah ia diolah dan direbus.
Tempura
Tempura adalah jenis olahan dari daging ikan yang dicampur dengan potongan wortel, daun bawang, tepung dan lainnya. Setelah itu, adonan tersebut dibentuk memanjang seperti halnya otak-otaknya.
Adonan tersebut kemudian direbus dan disimpan dengan cara dibekukan. Selain memiliki rasa yang lezat seperti otak-otak. Makanan ini juga dapat disimpan dalam waktu lama.
Stik ikan
Jenis frozen food lainnya yang dapat Anda jadikan pilihan adalah stik ikan. Terbuat dari daging ikan, makanan ini diolah dengan bahan tambahan lainnya. Kemudian dibentuk dan diberikan lapisan dari tepung panir.
Untuk menikmatinya, Anda hanya tinggal menggorengnya. Selain digunakan sebagai lauk, makanan ini juga dapat digunakan sebagai cemilan.
Otak-otak ikan
Daging ikan dikenal dengan jumlah penggemar yang banyak. Karena itulah hadir otak-otak sebagai olahan frozen food berbahan dasar ikan. Selain terbuat dari daging ikan cincang, sajian ini juga menggunakan bahan tambahan lainnya.
Chicken katsu
Chicken katsu adalah jenis frozen food yang wajib dimiliki para pecinta makanan Jepang. Selain terbuat dari olahan daging ayam, ada pula yang hadir dengan menggunakan olahan daging sapi.
Olahan daging ini disertai dengan penambahan bumbu lainnya. Kemudian ia dilapisi menggunakan tepung panir. Untuk penyajiannya cukup dengan cara digoreng.
Dumpling keju
Dumpling keju adalah jenis bakso yang terbuat dari daging ikan dengan isian keju di dalamnya. Jenis sajian yang satu ini umumnya dibuat dengan bentuk kerucut dan berwarna orange. Selain direbus, ia juga dapat disajikan dengan cara lainnya.
Harga frozen food di pasaran
Berbagai jenis frozen food di bagian atas tadi, hadir dengan harga yang berbeda. Seperti harga frozen food berukuran kecil senilai 17 ribu hingga ukuran besar dengan harga 80 ribu ke atas. (Rel)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pernyataan otoritas kesehatan China yang menyebut efektivitas vaksin Covid-19 yang mereka buat rendah. Sebab, efikasi vaksin buatan China, seperti Sinovac, masih di atas ambang batas yang ditetapkan WHO, organisasi kesehatan dunia.
“Kita tidak perlu khawatir terhadap kejujuran statement dari pejabat China. Ambang batas yang telah ditetapkan WHO itu kan 50 persen. Saya kira produksi dari China masih di atas itu, sehingga tidak perlu khawatir,” kata anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo kepada wartawan, Senin (12/4/2021).
Dia mengingatkan, vaksin menjadi barang langka di dunia saat ini. Banyak negara di dunia membutuhkan vaksin Covid-19. “Satu sisi kita berterima kasih kepada China yang telah komitmen memberikan vaksin kepada kita,” tuturnya.
Rahmad bersyukur, para tenaga kesehatan di Tanah Air sudah divaksin. “Artinya masyarakat tidak perlu ragu, tidak perlu mengkhawatirkan informasi efektivitas dari China karena itu sudah sesuai standar WHO, sekali lagi jangan terlalu terbawa informasi,” ujarnya.
Dia menyampaikan, pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi rakyatnya terkait vaksin Covid-19 itu. “Percayalah kepada langkah yang diambil oleh pemerintah, pemerintah akan memberikan yang terbaik,” imbuhnya.
Kendati demikian, dia menghormati transparansi pejabat China terkait efektivitas vaksin buatan negara tirai bambu itu. “Cuma ini juga harus kita akui bahwa meskipun kalau tidak salah 50,4 persen ya efektivitas, namun demikian ini kan masih di atas batas ambang batas yang ditetapkan WHO, saya kira tidak ada masalah,” tuturnya.
Menurut dia, vaksin buatan China dari sisi keamanan maupun keselamatan, tidak ada persoalan. “Harus diakui saat ini terkait brencana pengadaan vaksin di Indonesia memang yang paling komitmen dan tepat waktu ya hanya dari China, sedangkan produsen yang lain belum terbukti apakah sesuai dengan rencana, apakah sesuai dengan target, nah ini perlu kita pikirkan,” katanya.
Dia berpendapat, yang terpenting adalah stok vaksin Covid-19 untuk rakyat Indonesia aman. “Yang kemudian dari sisi efektivitas masih sesuai standar WHO minimal 50 persen,” katanya.(bbs/adz)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Maybank Indonesia Tbk, memiliki strategi utama untuk mendekatkan diri dengan nasabah dan masyarakat luas pada tahun 2021 ini. Mereka memberi kemudahan bagi nasabah untuk melakukan aktivitas finansial serta perbankan yang mudah, cepat, nyaman dan aman didukung platform digital banking unggulannya, M2U.
Untuk mendukung strategi tersebut, Maybank Indonesia menyelenggarakan program yang menawarkan kesempatan besar bagi masyarakat luas untuk bergabung ke Maybank Indonesia. Dan, bagi nasabah setianya akan mendapatkan beragam hadiah menarik dan terkini melalui program undian berhadiah My Happy & Lucky Bank.
Program My Happy & Lucky Bank memprioritaskan pengenalan akan fitur, produk dan layanan utama Maybank Indonesia khususnya untuk nasabah ritel dimana Bank hadir dengan platform unggulan dan terkini M2U sebagai solusi digital banking utama besutan Maybank Indonesia.
Selanjutnya program My Happy & Lucky Bank juga diharapkan dapat meningkatkan animo nasabah Bank untuk aktif bertransaksi finansial secara digital dan menggunakan seluas-luasnya produk serta layanan keuangan Maybank Indonesia seperti diantaranya Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kartu kredit, produk investasi dan Asuransi jiwa, dimana setiap aktivitas dan kepemilikan produk tersebut akan melipat gandakan poin nasabah.
Berbeda dengan program undian perbankan pada umumnya, apabila nasabah semakin aktif melakukan transaksi finansial secara digital di M2U dan menggunakan produk ritel Bank lainnya, maka semakin besar juga poin yang akan terkumpul sehingga meningkatkan kesempatan bagi nasabah untuk memenangkan beragam hadiah program My Happy & Lucky Bank yang ditawarkan berkali-kali.
Masyarakat yang belum bergabung dengan Maybank Indonesia dapat dengan mudah dan cepat menjadi nasabah Bank dengan membuka tabungan online melalui aplikasi M2U yang dapat diunduh di Play store dan App store. Kemudian nasabah hanya perlu melakukan transaksi finansial minimal 4 kali setiap bulannya seperti pembayaran tagihan, top up e-money, pembelian pulsa dan lainnya, serta menjaga saldo rata-rata bulanan sebesar Rp 2 juta hingga akhir periode program.
Nasabah dengan begitu mudahnya untuk mengikuti program terkini dari Maybank Indonesia dimana program ini akan memperhitungkan poin terhadap mayoritas portofolio produk ritel yang ada di Maybank Indonesia serta memperhitungkan juga nasabah yang mengajak nasabah lainnya (program referral) untuk diikutsertakan ke dalam perhitungan pengumpulan poin pada program My Happy & Lucky Bank.
Poin dapat dikumpulkan dengan lebih cepat lagi ketika nasabah membeli atau menggunakan produk-produk ritel perbankan lainnya seperti, penempatan deposito, pembelian produk investasi, asuransi jiwa dan lain sebagainya.
Sebagai contoh, nasabah yang mengajukan KPR hingga pencairan kredit minimal Rp500 juta dalam periode program, poin nasabah akan terakselerasi dan bertambah sebesar 50 poin. Lalu untuk pembelian reksadana secara online di M2U, dengan hanya Rp500 ribu saja sudah mendapatkan poin dan akan terus terakumulasi. Lalu di masa pandemi seperti saat ini, apabila nasabah membeli Asuransi jiwa untuk melindungi diri dan keluarganya, maka akan mendapatkan tambahan 10 poin.
Nasabah juga dapat meningkatkan jumlah poin apabila nasabah mengajak dan mereferensikan teman dan kerabatnya untuk bergabung ke Maybank Indonesia melalui online onboarding di M2U. Nasabah akan mendapatkan poin sebesar 10 % dari total poin yang diakumulasi oleh nasabah yang direferensikannya. Khusus untuk nasabah setia Maybank Indonesia yang terundang, nasabah tersebut akan mendapatkan poin referral sebesar 2x lipat dari poin referral nasabah yang lain.
Demikian juga untuk nasabah yang direferensikan, apabila berhasil mengumpulkan minimal 250 poin, maka akan mendapatkan tambahan cash reward. Skema ini telah dirancang sedemikian rupa agar setiap nasabah memiliki kesempatan yang sama dan merata untuk mendapatkan hadiah terkininya. Skema inilah yang membedakan dengan program undian perbankan pada umumnya dan tidak sekedar meningkatkan jumlah saldo di rekening bank tersebut.
Untuk memeriahkan program My Happy & Lucky Bank, Maybank telah menyiapkan hadiah-hadiah terkini & menarik yaitu Grand Prize berupa enam unit mobil hybrid yang ramah lingkungan & low carbon emission, terdiri dari tiga unit Toyota Corolla Cross Hybrid dan tiga unit Nissan Kicks. Kemudian untuk Mini Grand Prize, telah disiapkan 16 unit sepeda road bike berkelas, 16 unit electric bike Viar, 16 unit handphone Samsung S21, dan ratusan e-voucher untuk berbelanja di salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia dengan nilai voucher masing-masing Rp1 juta.
“Dengan hadiah Grand dan Mini prize berupa kendaraan mobil hybrid dan sepeda, kami mengajak nasabah dan masyarakat untuk mendukung pola hidup ramah lingkungan seiring wacana pemerintah untuk menekan emisi karbon yang digaungkan sejak dua tahun lalu,” kata Steffano Ridwan, Direktur Community Financial Services (CFS) Maybank Indonesia.
Steffano melanjutkan, Program undian My Happy & Lucky merupakan bentuk apresiasi Bank kepada nasabah yang setia dan rutin menggunakan layanan perbankan Maybank baik melalui platform digital maupun offline. Selain itu, program undian My Happy & Lucky Bank juga diharapkan dapat menarik minat masyarakat dan nasabah yang mungkin belum memiliki tabungan atau tertarik untuk menikmati layanan perbankan Maybank Indonesia.
Untuk mendukung jalannya program dan mengantisipasi peningkatan penggunaan aplikasi M2U, Chief Strategy, Transformation & Digital Officer, Maybank Indonesia, Michel Hamilton mengatakan, “Platform M2U kami sudah siap dan telah bertransformasi menjadi aplikasi finansial one-stop solution. Aplikasi ini akan terus dikembangkan agar semakin dapat meningkatkan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi, mengatur dan merencanakan keuangan yang praktis dalam satu aplikasi,” jelasnya.
Selain membuka produk tabungan dan simpanan berjangka seperti MyPlan dan EduPlan melalui M2U, nasabah juga dapat membeli produk investasi reksadana, bertransaksi di kartu kredit Maybank, bergabung pada online membership dan lain-lain. Ada pun aktivitas finansial tersebut, juga akan mendapatkan poin yang diperhitungkan untuk mengikuti program undian My Happy and Lucky Bank.
Di samping itu, M2U juga telah dilengkapi dengan fitur online onboarding untuk mempercepat proses pendaftaran nasabah untuk pertama kalinya bergabung menjadi nasabah Maybank, dan fitur self-service data & card maintenance dimana nasabah dapat mengelola rekening, kartu debit & kredit serta melakukan personalisasi terhadap aplikasi M2U nasabah secara mandiri.
Periode pengundian poin program My Happy & Lucky Bank akan dimulai pada bulan Juni 2021 dan akan berlanjut di setiap bulan berikutnya hingga pengundian terakhir pada bulan Januari 2022. Untuk pengundian Grand Prize yaitu tiga Nissan Kicks akan berlangsung pada pengundian di periode Juli, Agustus dan September 2021, sementara untuk tiga Toyota Corolla Cross Hybrid di periode November, Desember 2021 dan Januari 2022. Untuk Mini prize berupa sepeda dan handphone serta e-voucher akan diundi setiap bulannya.
Untuk memeriahkan penyelenggaraan program undian My Happy & Lucky Bank, Maybank Indonesia menggelar acara peluncuran perdana pada hari Minggu, 11 April 2021 yang dapat disaksikan melalui website Maybank Indonesia www.maybank.co.id/happyandlucky dan akun media sosial Instagram @MaybankID dan Youtube Maybank Indonesia pada pukul 20.30 WIB.
Informasi lebih lanjut mengenai program undian Maybank Indonesia My Happy and Lucky Bank, termasuk syarat dan ketentuannya, tersedia melalui website www.maybank.co.id/happyandlucky. (rel/dek)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Korlantas Polri resmi membuka layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baik A maupun C hanya lewat smartphone. Masyarakat hanya perlu mengunduh aplikasi Sinar (SIM Nasional Presisi) dan bisa digunakan mulai hari ini, 12 April 2021. Dengan demikian, pemohon tidak perlu lagi repot datang ke tempat lokasi pembuatan SIM dan juga mengantre untuk proses pembuatan SIM seperti yang sebelumnya.
SIM: Seseorang menunjukkan SIM miliknya. Mulai hari ini Polri resmi membuka layanan pembuatan SIM lewat smartphone.
Segala proses pengujian seperti ujian teori untuk mendapatkan SIM juga dilakukan secara online dan transparan yang terdapat pada aplikasi Sinar tersebut. Tidak hanya pengujian teori, terdapat uji psikologis yang menggunakan aplikasi E-PPsi serta pelayanan kesehatan melalui aplikasi E-Rikkes.
Sementara itu, untuk mereka yang mengajukan pembuatan SIM baru harus tetap datang ke Satpas untuk melakukan praktik secara langsung di tempat pembuatan SIM. Meski harus terlebih dahulu melaksanakan uji teori yang terdapat pada aplikasi Sinar. Pembayaran juga dilakukan secara cashless, alias pemohon akan diminta untuk melakukan pembayaran melalui Bank BRI, baik dengan cara transfer maupun datang langsung ke bank.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, pemilik SIM tidak lagi perlu datang ke Satpas untuk melakukan perpanjangan. Cukup dengan mengakses aplikasi dari ponsel dan rumah. SIM yang sudah diperpanjang masa waktunya juga akan diantar.”Begitu pula untuk program ujian tulis semua SIM baru yang prosesnya dijalankan secara daring,”jelasnya mengutip website Korlantas Polri. Layanan ini bisa diunduh melalui App Store maupun Playstore. Pemohon cukup mengikuti instruksi hingga pembayaran dan memilih mekanisme pengambilan SIM baru,
Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf menjelaskan prosesnya, pemohon harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi melalui App Store maupun Google Play Store. Setelah itu, pemohon harus melakukan verifikasi nomor telepon dan akan muncul tab registrasi. Lantas, mengisi NIK KTP dan nomor SIM sebelumnya.
“Dari data NIK dan nomor SIM itu untuk memastikan bahwa data pemohon sudah terdaftar di Polri atau belum. Data ini juga untuk memastikan bahwa dia benar atau tidak sudah membuat SIM. Kalau palsu, maka akan otomatis terdeteksi sistem sehingga dibatalkan,” paparnya.
Jika sudah mengikuti instruksi pembuatan dan perpanjangan SIM sampai dengan tahap pembayaran, selanjutnya pemohon tinggal memilih mekanisme pengambilan SIM. SIM baru atau yang sudah diperpanjang nantinya juga bisa diantarkan oleh petugas ke lokasi pemohon.
Perlu diketahui, jika sebelumnya masa berlaku SIM berdasarkan tanggal lahir pemilik maka kini berdasarkan tanggal penerbitannya. Dengan masa berlaku tetap lima tahun. Hal ini berdasarkan surat telegram Korlantas Nomor ST/2664/X/Yan.1.1/2019, yang berisi bahwa masa kadaluarsa dari SIM kini bergantung pada tanggal pencetakan.
Biaya perpanjangan SIM diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi. Untuk pengendara sepeda motor, biaya perpanjangan SIM C adalah Rp75.000. Mengenai biaya juga sudah diatur sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yakni SIM C Rp 75.000. Namun, ada tambahan biaya untuk tes kesehatan sebesar Rp25.000 dan asuransi Rp30.000, maka total biaya yang harus dikeluarkan untuk perpanjangan SIM C sebesar Rp130.000. (jpnn/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Restoran Garuda pada bulan Ramadan 1442/ 2021 berikan berbagai menu-menu favorit siap menemani ibadah puasa, saat santap sahur dan berbuka bagi masyarakat. Dengan memiliki kualitas makanan dan minuman yang lezat dan pasti enak.
Hadir sejak 1976, Restoran Garuda menawarkan lebih dari 60 menu lauk khas Minang-Melayu setiap harinya. Pada moment Ramadan tahun ini, tiga primadona menu lauk siap menjadi santapan bagi masyarakat saat sahur maupun berbuka, yakni Rendang, Kepala Ikan dan Ayam Goreng.
Manager Restoran Garuda, Ahmad Adnan menjelaskan bahwa moment ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti oleh para umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa ketika berkumpul bersama keluarga ataupun kolega.
“Di moment ini, tentu Restoran Garuda juga siap menemani sahur dan berbuka puasa dengan menu-menu terbaik dan khas dari Garuda, seperti kita punya tiga menu primadona yang hampir semua orang pasti memesan untuk hidang di restoran ataupun untuk pembelian pulang, menu ada Rendang, Kepala Ikan, Ayam Goreng dan lauk lauk lainnya juga,” ungkap Ahmad, Senin (12/4).
Bukan hanya menawarkan berbagai menu favorit khas, Restoran Garuda juga memudahkan masyarakat yang tidak sempat untuk makan langsung di restoran, bisa memesan melalui website www.restorangaruda.com sistem delivery, jadi semakin praktis dan mudah, bisa tetap menikmati menu-menu Restoran Garuda walaupun makan sahur ataupun berbuka dari rumah.
“Saat ini ada 20 cabang Restoran Garuda tersebar di seluruh indonesia, yakni di kota Medan, Jakarta , Lampung dan Pekanbaru,”terang Adnan.
“Jadi tidak perlu khawatir lagi, buat masyarakat nanti yang menjalankan ibadah puasa untuk memilih menu sahur dan berbuka puasa, Restoran Garuda siap hadir menawarkan menu-menu terbaiknya baik di restoran ataupu melalui delivery website www.restorangaruda.com,” pungkasnya.(gus)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang bulan Ramadan 1442 H Tahun 2021 yang akan tiba dalam hitungan hari, Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan ketersediaan stok bahan pangan di Kota Medan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Medan selama bulan Ramadan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan, Ir Emilia Lubis mengatakan bahwa saat ini, stok ketersediaan komoditas pangan menjelang bulan puasa sangat mencukupi.
“InsyaAllah menjelang bulan Ramadan ini, ketersediaan bahan pangan pokok terkendali. Bahkan bisa kita bilang, komoditas pangan saat ini sangat mencukupi,” ucap Emilia, Jumat (9/4) sore.
Emilia menjelaskan, Pemko Medan diwakili secara langsung oleh Wakil Wali Kota Medan H.Aulia Rachman, Dinas Ketapang Kota Medan, dan KPPU juga telah melakukan pertemuan secara langsung di gedung Balai Kota Medan pada Rabu (7/4) yang lalu.
“Dan dari pertemuan kita tersebut juga disimpulkan, bahwa stok ketersediaan komoditas pangan menjelang HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) 2021 masih sangat mencukupi kebutuhan masyarakat. Jika terjadi lonjakan di saat pasokan aman, KPPU dan Satgas Pangan siap untuk melakukan tindakan tegas,” ujar Emilia.
Emilia juga menyebutkan, pihaknya di Dinas Ketapang melalui Satgas yang ada telah melakukan kunjungan secara langsung ke pasar-pasar, baik pasar modern maupun pasar-pasar tradisional.
“Dan hasilnya memang jelas, tidak ada komoditi yang langka, harga juga relatif stabil saja,” katanya.
Pun begitu, Emilia mengaku Dinas Ketapang Kota Medan melalui Satgasnya tetap akan berfokus dalam meninjau dan mengatasi harga-harga berikut ketersediaan bahan pangan menjelang bulan Ramadan maupun saat bulan Ramadan berlangsung hingga menjelang Idul Fitri.
“Kita akan pantau terus, mudah-mudahan kondisi harga terus stabil,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun, mengatakan jika sejauh ini kondisi stok ketersediaan hasil pertanian dan perikanan di Kota Medan cukup berlimpah.
“Gak perlu khawatir. Soal stok, hasil pertanian seperti sayur mayur dan buah-buahan tersedia sangat cukup, termasuk daging dan telur. Sedangkan untuk ikan, juga sangat cukup, kita lihat stok ikan yang datang dari Tanjungbalai, Sibolga dan Aceh tidak ada masalah. Semua terkendali,” kata Ikhsar.
Ikhsar juga menambahkan, biasanya komoditas pangan yang mengalami sedikit kenaikan harga menjelang bulan Ramadan adalah daging sapi, daging ayam, dan telur ayam. Walaupun begitu, kenaikan itu masih dalam batas wajar.
“Biasa saja, permintaan naik, harga juga sedikit naik, tapi gak terlalu tinggi, (kenaikan harga) masih dalam batas wajar. Tapi kalau ketersediaan bahan pangan, saya fikir kita gak kekurangan, semuanya tersedia,” tambahnya.
Tak hanya itu, Ikhsar juga berjanji akan menurunkan tim nya ke pasar-pasar pada hari Senin (12/4) nanti. Sebab pada H-1 Ramadan itu diyakini sebagai hari puncak tingginya permintaan bahan pangan menjelang bulan Ramadan.
“Biasanya saat punggahan seperti itu permintaan sangat tinggi, saat itu masyarakat kan mau punggahan. Jadi saat itu juga kita turunkan tim kita ke lapangan, kita juga akan melihat dan mengawasi ketersediaan ikan dan bahan hasil pertanian di pasar-pasar,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebagai upaya menjamin ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pangan pokok jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2021, KPPU bersama Pemerintah Kota Medan melakukan koordinasi dengan mengundang distributor bahan pokok di Kota Medan dalam pertemuan di Gedung Balai Kota Medan, Rabu (7/4).
Pertemuan tersebut dihadiri secara langsung Wakil Wali Kota Medan H.Aulia Rachman, Kepala Kantor Wilayah I KPPU Ramli Simanjuntak, Kepala Perum Bulog Sumut Arif Mandu, Kepala Divisi Kebijakan dan Keuangan Poltak Sitanggang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Emilia Lubis, berserta seluruh OPD terkait dan distributor bahan pokok, diantaranya daging ayam, beras, minyak goreng, gula dan bawang. (map/ram)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPP Aceh Sepakat Kubu Husni Mustafa menuding jika DPP Aceh Sepakat kubu Mukhtar tak paham hukum bila menyebut Aceh Sepakat di bawah pimpinan HM Husni Musfata SE MM dan HT Bahrumsyah cacat hukum.
Kuasa Hukum DPP Aceh Sepakat Kubu Husni Mustafa yang juga Wakil Ketua Bidang Hukum, Sopian Adami menegaskan jika Husni Mustafa Cs sudah menang dalam gugatan di Mahkamah Agung (MA) berdasarkan salinan putusan perkara perdata No: 420 K/Pdt/2019 tanggal 24 April 2019, serta diberitahukan pada 2 April 2020 dengan tergugat Prof Dr Ir H Bustami Syam.
Sopian Adami juga menjelaskan, pada 24 April 2019, MA memutuskan perkara itu berdasarkan kasasi diajukan Husni Mustafa selaku penggugat 1 dan H T Bahrumsyah penggugat 2 atas tindakan tergugat (dalam hal ini Aceh Sepakat melalui Muslub III), yang saat itu dianggap mendirikan Aceh Sepakat secara ilegal.
“Hasil keputusan MA mengatakan mengabulkan permohonan kasasi para pemohon, dan sejak adanya putusan itu maka tidak ada lagi dualisme DPP Aceh Sepakat,” ujarnya sembari mengingatkan apapun kegiatan dilakukan pihak lain mengatasnamakan DPP Aceh Sepakat adalah ilegal.
Lantas, kata Sopian Adami, karena Husni Musfata sah secara hukum maka pada 26 Desember 2020 membuat Mubes Aceh Sepakat. “Anehnya, malah pihak sebelah juga membuat Mubes. Aturannya, jika mengaca pada aturan organisasi, jangan buat Mubes tapi Muslub, kalau mereka tidak menerima hasil Mubes yang sudah dibuat Husni Mustafa,” herannya.
Lanjut Sopian Adami, para pendukung Mukhtar cs yang membuat mubes itu juga semuanya merupakan pecatan dari kubu Husni Mustafa. Sebut saja, Ketua Cabang 2, tapi justru disebut Ancab 2. “Begitu juga dengan Ketua Cabang 1 dan 3, yang sudah dipecat karena tidak patuh dengan DPP. Surat pemecatannya juga ada,” terangnya.
Di sisi lain, Sopian mengatakan jika DPP Aceh Sepakat di bawah Husni Mustafa juga sudah didaftarkan ke Kemenkumham pada 2017 dengan nomor AHU-0014944.HA.01.07. Tahun 2017 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Aceh Sepakat. Aceh Sepakat di bawah Kepemimpinan Husni Mustafa didirikan sejak 1968.
“Jadi Perkumpulan Aceh Sepakat ya, bukan Perkumpulan Aceh Sepakat Sumatera Utara. Makanya saya jadi menduga, antara Aceh Sepakat kami dengan bentukan mereka itu berbeda. Karena tidak ada sejarahnya pakai Sumatera Utara di belakangnya,” terang Adami.
“Hal itu harus diketahui masyarakat. Tapi kalau mereka menganggap kami dan mereka sama, itu mereka salah. Karena Husni Mustafa selaku Ketua Umum dan HT Bahrumsyah selaku Sekretaris sudah menang di Mahkamah Agung dan telah didaftarkan juga di Kemenkumham,” tutupnya. (rel/dek/ila)
teks
Ketua DPP Aceh Sepakat, HM Husni Mustafa foto bersama pengurus DM dan DPP Aceh Sepakat, beberapa waktu lalu.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Taruna Satlat Kijang Latsitardanus XLI melaksanakan kegiatan renovasi gereja, masjid dan rumah tak layak huni di Kota Medan. Danki 3 Satlat Kijang Latsitardanus XLI, Kapten Marinir Horiyanto mengatakan, kegiatan renovasi dilaksanakan sejak 8-21 April 2021.
Di antaranya, lanjut dia, renovasi rumah tidak layak huni di tiga titik, yakni renovasi Masjid At Taufik, Gereja Pouk Budi Luhur dan Taman Makan Pahlawan (TMP) Medan.”Selain kegiatan fisik, ada juga kegiatan nonfisik. Misalnya penyuluhan protokol kesehatan (Prokes), penyuluhan sadar hukum, penyuluhan bela negara serya penyuluhan promosi Akpol-TNI,” katanya, Sabtu (10/4).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah momentum untuk membangun sinergi antara TNI, Polri dan masyarakat. “Sehingga makna atau tujuan dari kegiatan renovasi bangunan ini dapat menumbuhkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna dan mahasiswa untuk membangun sinergi dan soliditas TNI, Polri dan masyarakat,” tutur Horiyanto.
Sebelumnya, Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-41 di Medan dibuka oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Rabu 7 April 2021.
Jumlah peserta yang mengikuti Latsitrada sebanyak 802 taruna dari berbagai matra. Diantaranya 227 taruna Akademi Militer (Akmil), 101 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), 91 taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) dan 282 taruna Akademi Kepolisian (Akpol).
Sementara dari unsur mahasiswa sebanyak 100 orang yang berasal dari sejumlah universitas di Provinsi Sumatera Utara.”Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) akan memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat serta menanamkan dan menumbuhkembangkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna/Taruni dan Mahasiswa, sebagai upaya membangun soliditas TNI-Polri dan rakyat,” pungkasnya. (mag-1/ila)
CENDERAMATA: Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumut, Tiarta Sebayang (kanan) memberi cenderamata kepada Gubsu.
bernur Sumut, Edy Rahmayadi pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan TKDD bagi satker dan pemerintah kabupaten/kota di Pendopo Rumah Dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman Medan, 27 November 2020. prans hasibuan/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Sumatera Utara triwulan I tahun anggaran 2021 ini baru mencapai Rp9,03 triliun. Adapun rinciannya, dana bagi hasil (DBH) Rp778,44 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp6,40 triliun, dana alokasi khusus (DAK) Fisik Rp0, DID Rp0, DAK Nonfisik Rp1,65 triliun, dan DD Rp202,43 miliar.
CENDERAMATA: Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumut, Tiarta Sebayang (kanan) memberi cenderamata kepada Gubsu.
bernur Sumut, Edy Rahmayadi pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan TKDD bagi satker dan pemerintah kabupaten/kota di Pendopo Rumah Dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman Medan, 27 November 2020. prans hasibuan/sumutpos.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumut, Tiarta Sebayang mengatakan alokasi TKDD Sumut TA.2021 pada 34 pemerintah daerah di Sumut sebesar Rp40,16 triliun, terdiri dari DBH sebesar Rp1,57 triliun, DAU sebesar Rp22,68 triliun, DAK Fisik sebesar Rp2,97 triliun, DID sebesar Rp446,54 miliar, DAK Nonfisik sebesar Rp7,94 triliun, dan DD sebesar Rp4,52 triliun.
“Sebagai Bendahara Umum Negara di Sumut, kami mengelola penyaluran Dana Desa, DAK Fisik, dan DAK Nonfisik (dana BOS) dengan total anggaran Rp10,88 triliun,” katanya melalui siaran pers yang diterima Sumut Pos, Minggu (11/4).
Menurut dia, anggaran DD Sumut sebesar Rp4,52 triliun mengalami kenaikan 0,6696 dibandingkan triwulan I 2020. Yakni realisasinya Rp202,43 miliar atau 4,47 persen. Realisasi ini tumbuh 2,28 persen dibandingkan di periode yang sama tahun sebelumnya dengan adanya relaksasi persyaratan penyaluran DD yang digunakan untuk earmark 8 persen guna penanganan pandemi Covid-19.
Tiarta menyebut, untuk anggaran dana BOS Rp3,39 triliun baru terealisasi Rp825,12 miliar atau 24,3 persen. Realisasi mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dengan capaian 26,6 persen. Triwulan I/2020, Sumut memiliki jumlah sekolah sebanyak 13.987 sekolah dan peserta didik sebanyak 2.892.825 orang. Periode ini mengalami penurunan menjadi 11.608 sekolah (turun 17 persen) dan jumlah peserta didik mencapai 2.419.318 orang (turun 16,3 persen). “Untuk anggaran DAK Fisik Rp2,97 triliun dan hingga triwulan I pemerintah daerah belum mengajukan penyaluran dikarenakan proses lelang yang masih berjalan,” terang dia.
Karena itu pihaknya berharap, pada triwulan Il ini pemerintah daerah dengan stakeholder terkait dapat bergerak cepat sehingga penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa dapat segera terjadi dan digunakan sesuai dengan rencana penggunaannya, yang pada akhirnya diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di daerah masing-masing. (prn/ila)