29 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 3554

2 Pencuri Pintu Aluminium di Jalan S Parman Diciduk Polisi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua pencuri pintu aluminium dari salah satu rumah di Jalan S Parman, Gang Pasir, Medan terciduk polisi.

Paparan: Personel Polsek Medan Baru sedang menunjukkan tersangka Pencuri pintu aluminium di rumah warga, di Jalan Syailendra Nomor 4 Medan saat dalam kondisi kosong, Selasa (23/3). Sumut Pos/ dewi

Keduanya diamankan petugas Polsek Medan Baru, setelah aksinya kepergok Satuan Pengamanan (Satpam) saat hendak membawa hasil curiannya.

Keduanya berinisial RA (50), warga Jalan Sunggal Kanan Medan dan SK (35), warga Jalan Kapten Patimura Gang Sauh Medan.

Pencurian itu dilakukan di rumah korban M Ridwan, Jalan Syailendra Nomor 4 Medan saat dalam kondisi kosong, Selasa (23/3), sekira pukul 06.00 WIB.

Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus, Selasa (30/3/2021). Kepada wartawan dia mengatakan, dalam melancarkan aksinya, tersangka RA terlebih dahulu masuk ke dalam rumah dengan memanjat pagar.

Irwansyah menambahkan, RA kemudian melepas pintu yang terbuat dari aluminium, sementara SK menunggu di luar rumah sambil memantau situasi.

“Selesai melepas pintu, RA menemui SK memberitahukan kalau pintu sudah diletakkan di atas dekat kolam renang,” ujarnya.

Selanjutnya, terang Irwansyah lagi, SK masuk ke dalam dan memanjat pagar, lalu mengambil pintu aluminium yang sudah dilepas tersebut. Saat pelaku membawa hasil curiannya,Satpam yang berada di samping rumah korban menegur.

“Keduanya panik dan berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap petugas yang sedang melintas di sekitaran tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya.

Tersangka dan barang bukti, lanjutnya, kemudian diboyong ke Polsek Medan Baru untuk proses lebih lanjut. “Keduanya dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara,” pungkasnya. (Mag-1)

Pemerintah dan Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama, Berharap Pandemi Covid-19 Cepat Berlalu

DOA BERSAMA: Bupati Karo bersama Forkompinda dan tokoh lintas agama saat acara doa bersama yang digelar secara serentak secara virtual, Senin (29/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Doa bersama lintas agama digelar secara serentak hampir di seluruh daerah di Sumut, Senin (29/3). Doa bersama ini dimaksudkan untuk menjaga keselamatan bangsa dari berbagai ancaman, termasuk pandemi Covid-19 yang hingga kini masih berlangsung.

DOA BERSAMA: Bupati Karo bersama Forkompinda dan tokoh lintas agama saat acara doa bersama yang digelar secara serentak secara virtual, Senin (29/3).

Kegiatan doa bersama ini merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor : 450/2680 tanggal 25 Maret 2021 tentang imbauan untuk melaksanakan doa bersama secara serentak menghadapi wabah pandemi Covid-19 yang masih mewabah dan berdampak luas pada tatanan ekonomi dan sosial kemasyarakatan sehingga menimbulkan keprihatinan. Kegiatan doa bersama lintas agama ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah bersama masyarakat Sumatera Utara, guna menanggulangi penyebaran virus corona.

Di Kabupaten Karo, Bupati Terkelin Brahmana bersama unsur Forkopimda dan para tokoh agama mengikuti doa bersama secara online melalui aplikasi zoom meeting dari aula Kantor Bupatri Karo yang dilaksanakan Gubernur Sumatera Utara bersama tokoh agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu dan Konghucu, Senin (29/3). Turut hadir dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang, Ketua DPRD Karo Iriani, Kapolres Karo AKBP Yustianus Setyo, Sekda Karo Drs Kamperas Terkelin Purba, mewakili Kajari Karo, mewakili Dandim 0205/TK, dan para tokoh lintas agama. Acara ini juga digelar mengikuti protokol kesehatan yang ketat, mengukur suhu badan, menjaga jarak, memakai masker serta memakai hand sanitizer.

Kegiatan serupa juga digelar Pemko Binjai bersama tokoh lintas agama hingga unsur forkopimda di Aula Lantai II Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (29/3). Pelaksana Tugas Wali Kota Binjai, Amir Hamzah menyatakan, doa bersama lintas agama diharapkan agar penanganan Covid-19 semakin dimudahkan oleh Tuhan yang maha esa. Juga agar pandemi segera berlalu.

“Sebagai umat beragama, kita tidak boleh lupa kepada Tuhan yang maha kuasa untuk tetap berdoa dan memohon agar wabah Covid-19 ini cepat berlalu,” ujar dia.

Dalam mengahadapi tantangan, ujian dan cobaan wabah Covid-19 yang terasa amat berat dan kompleks ini, Amir mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di kota Binjai agar harus tetap tegar. Tidak boleh menyerah.

Namun sebaliknya, justru harus semakin kompak, rukun dan bersatu dalam menghadapi permasalahan Covid-19 ini. “Pemerintah akan terus bekerja keras dan akan terus melakukan segala usaha serta upaya untuk mengatasi hingga meminimalisir penyebaran covid-19 di Kota Binjai,” tukasnya.

Di Kabupaten Asahan, doa bersama lintas agama ini diadakan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (29/3). Bupati Asahan Surya, dalam pidatonya mengatakan, ada beberapa hikmah yang bisa dipetik dari pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini. “Pertama, kita dapat terus memupuk silaturahmi dan persatuan diantara kita. Kedua, dengan adanya peristiwa ini, rasa syukur kita kepada Allah SWT semakin bertambah,” ujarnya.

Di akhir pidatonya, Surya berharap agar wabah Covid-19 ini segera cepat berakhir. Dan ke depan tidak ada lagi wabah virus serupa ataupun penyakit-penyakit lainnya yang melanda kita. Kepada masyarakat, Surya kembali menghimbau untuk selalu menerapkan protokol Kesehatan, agar penyebaran Covid 19 dapat dihindari. (deo/ted/mag-9)

Kapolres Tinjau PPKM Mikro di Binjai Utara

TINJAU: Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo (tengah) meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Kelurahan Nangka, Binjai Utara.teddy akbari/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Binjai Utara, Senin (29/3). Pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Binjai berlangsung sejak 23 Maret 2021 sampai 5 April 2021.

TINJAU: Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo (tengah) meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Kelurahan Nangka, Binjai Utara.teddy akbari/sumut pos.

Kapolres berharap, masyarakat harus mematuhi ketentuan PPKM Mikro. Tujuannya, agar penyebaran covid-19 di Kota Binjai dapat menurun. “Saya mengucapkan terima kasih kepada para lurah dan petugas Posko di Binjai Utara yang sudah melaksanakan kegiatan pemberlakuan 5M di masyarakat,” kata Kapolres didampingi Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir.

Posko PPKM Mikro juga dalam rangka percepatan penanganan covid-19. Tim gabungan yang dibentuk untuk mengisi posko terdiri dari tim deteksi, pencegahan, tracing dan penanganan covid-19. “Apabila di Kelurahan Nangka misalnya, tidak ada ditemukan masyarakat yang terpapar covid-19, berarti Tim PPKM Kelurahan Nangka sudah bekerja secara optimal,” sambung dia.

Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir menambahkan, pihaknya sudah membuat peta penyebaran covid-19, khususnya pada wilayah mereka. Ini dilakukan untuk memudahkan dalam pencegahan sekaligus pendataan.

Kata Fathir, tingkat penyebaran di Kota Binjai berangsur menurun. “Kepada personel, Pak Kapolres berpesan untuk jaga kesehatan dalam setiap bertugas,” tukasnya. (ted)

Alokasi Anggaran Pariwisata Harus Tepat Sasaran

TINJAU: Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo (tengah) meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Kelurahan Nangka, Binjai Utara.teddy akbari/sumut pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat siap mengalokasikan anggaran yang tepat sasaran untuk kemajuan destinasi wisata yang ada di daerah tersebut. Apalagi, program memajukan kawasan wisata di Kabupaten Langkat menjadi salah satu visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA dan wakilnya Syah Affandin.

RAKOR: Wakil Bupati Langkat Syah Afandin saat mengikuti rakor bersama BPKP Perwakilan Sumut.ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

Hal ini disampaikan Wabup Langkat Syah Affandin di sela rapat koordinasi yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, akhir pekan lalu. “Kemajuan wisata di Kabupaten Langkat adalah visi misi kami. Insya Allah akan kami wujudkan,” tegas Afandin.

Sementara Kepala Perwakilan BPKP Provsu, Yono Andi Atmoko menjelaskan, rakor ini bertujuan meningkatkan peran pengawasan intern, dalam mengawal pencapaian tujuan pembangunan strategis pariwisata di Provinsi Sumatra Utara.

Sementara Sekertaris Utama BPKP Pusat Ernadhi Sudarmanto dalam kesempatan tersebut menginstruksikan, agar pemerintah daerah menyusun rancangan perkembangan pariwisata. Ia juga meminta, kepala daerah mampu mengawasi kontribusi sektor pariwisata, yang ada di wilayahnya.

Sedangkan, Irjen Kemendagri Tumpak Haposan Simanjuntak, berharap, kepada kepala daerah dan wakilnya, terus sejalan menyelesaikan visi dan misi demi pembangunan daerah. Tumpak juga menginstruksikan BPKP untuk lebih intens mengawasi pembangunan yang dilakukan kepala daerah.

Sementara, Wagubsu Musa rajekshah mengatakan, untuk desa wisata, Pemprovsu mengangarkan Rp200 juta perdesa. Dana itu untuk membantu pemerintah daerah di Sumut.

Untuk itu, Ia berharap kepada BPKP terus mengawasi dan memberi masukan untuk keuangan dan pembangunan di Provsu, agar semakin maju.Saya harap, BPKP bisa detail untuk melakukan pemeriksaan di daerah. Wagub juga memberikan arahan kepada kepala daerah, dapat mengunakan keuangan tepat sasaran. “Jangan ada lagi, pemborosan belanja,” tegasnya. (yas)

Salimah Maksimalkan Peran Humas

VIRTUAL: Lokakarya nasional yang dihadiri pengurus Humas Salimah se-Indonesia secara virtual, Sabtu (27/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Pusat Humas Salimah menggelar lokakarya nasional yang dihadiri hampir seluruh pengurus Humas Salimah se-Indonesia, termasuk Sumut, secara virtual via aplikasi Zoom, Sabtu (27/3). Lokakarya ini diselenggarakan dalam rangka memaksimalkan dengan adaptasi normal kondisi terkini serta mensolidkan kinerja humas sebagai corong media kegiatan ormas Salimah.

VIRTUAL: Lokakarya nasional yang dihadiri pengurus Humas Salimah se-Indonesia secara virtual, Sabtu (27/3).

Ketua PP Salimah Ir Etty Praktiknyowati selaku keynote speaker dalam lokakarya ini mengatakan, dirasakannya program-program Salimah di masyarakat tak lepas dari peran humas yang selalu dinamis dalam mensosialisasikan ke masyarakat. “Jika hal ini terus konsisten, maka visi misi Salimah sebagai ormas pelopor dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia akan terealisasi,” katanya.

Selain itu, Etty juga meminta doanya agar segera dapat terealisasi penyediaan fasilitas studio Humas Salimah sebagai pusat kegiatan dalam mensosialisasikan program-program Salimah, sehingga lebih optimal sampai dan terasa ke masyarakat.

Turut hadir meramaikan lokakarya nasional humas kali ini adalah Fitra Ratory, seorang konten kreator nasional yang konsern mengusung konsep berbasis kearifan lokal. Di loknas ini juga membahas beberapa aturan kebijakan baru Humas Salimah yang dijelaskan ketua departemen Humas Salimah pusat, Iin Indarwati. Lokakarya nasional ini ditutup dengan soft launching kumpulan tulisan kisah inspiratif Humas Salimah se-Indonesia yang terangkai dalam buku “Derap Muslimah Penggugah Jiwa” yang diikuti lebih dari 45 penulis dari seluruh Humas Salimah di seluruh Indonesia. (rel/adz)

ASN Karo Diimbau Segera Laporkan SPT

KARO, SUMUTPOS.CO – Batas akhir penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh orang pribadi tahun pajak 2020 jatuh pada 31 Maret 2021. Bupati Karo Terkelin Brahmana mengimbau agar semua ASN di lingkungan Pemkab Karo dan dunia usaha atau para wajib pajak agar segera melaporkan kewajiban perpajakannya tepat waktu.

Hal itu disampaikan Terkelin Brahmana dalam acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Kabupaten Karo di Aula Kantor Bupati, Senin (29/03). Dalam kesempatan itu, Bupati Karo beserta jajaran pejabat Pemkab Karo dan Forkopimda menyerahkan BPE (Bukti Penerimaan Elektronik) secara simbolis kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KKP) Pratama Kabanjahe, Amir Fauzi, sebagai tanda telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi secara elekronik dan bentuk dukungan beliau atas pelaporan SPT Tahunan Aparatur Sipil Negara tepat waktu.

Amir Fauzi juga menyampaikan apresiasi atas keteladanan dan kepatuhan yang diperlihatkan Bupati Karo dan para pejabat lainnya terkait kepatuhan melaksanakan kewajiban perpajakannya. Dia juga menyinggung tugas dan fungsi Kantor Pelayanan Pajak sebagai salah satu instansi pengumpul penerimaan negara sesuai yang telah ditetapkan.

Bupati Karo dalam sambutannya menyampaikan, dana pembanguna berasal dari penerimaan perpajakan yang menopang 83 pesen postur APBN 2021. “Penerimaan pajak yang optimal akan sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan perpajakan yang tinggi dari para wajib pajaknya,” ungkapnya. (deo)

Pemkab Sergai Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

PAPARAN: Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati Aldin Umar Yusri Tambunan memberikan pemaparan mengutuk pelaku bom bunuh diri di Makasar.sopian/sumut pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – BUPATI Serdang Bedagai, Darma Wijaya mengecam keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Dalam pernyataanya, Darma Wijaya menyebut tindakan oknum ekstrimis di Makassar tersebut sebagai aksi pengecut dan tidak bermoral.

PAPARAN: Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati Aldin Umar Yusri Tambunan memberikan pemaparan mengutuk pelaku bom bunuh diri di Makasar.sopian/sumut pos.

“Tindakan ini sungguh tidak bertanggungjawab dan merusak karena saat ini Indonesia sedang fokus berjuang melewati tantangan pandemi Covid-19. Kami mengutuk keras apapun motivasi pelakunya,” sebut Darma Wijaya, Senin (29/3).

Bukan hanya mengakibatkan korban luka dan kerugian materil, kejadian ini sebut Darma, rawan memicu terjadinya gesekan horizontal di tengah masyarakat yang majemuk, padahal kondisi kerukunan kelompok-kelompok masyarakat di Indonesia khususnya di Kabupaten Sergai sudah terjalin baik. “Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat dapat bergandengan tangan memperkuat toleransi, menjaga kerukunan antar lintas identitas, baik suku, agama, ras dan antargolongan,” kata Darma.

Sebagai respons kejadian ini, Darma Wijaya menyebut Pemkab Sergai juga akan menjalin koordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam menjaga serta mempertahankan kerukunan di tengah masyarakat. Selain itu deteksi dini terhadap ancaman kelompok ekstrimis dan radikal juga akan selalu ditingkatkan untuk mencegah kejadian yang sama terjadi di bumi Sergai.

Senada dengan Darma Wijaya, Wakil Bupati Sergai Adlin Umar Yusri Tambunan, menekankan pentingnya literasi dalam menerima informasi yang beredar. Pihaknya pun meminta agar masyarakat jangan terprovokasi informasi yang mungkin saja bersumber dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kesempatan untuk memecah belah persatuan.

“Mari kita bijak dalam memilah dan mengkaji informasi yang berseliweran, terutama di media sosial. Kenali sumber terpercaya dan abaikan setiap hasutan yang mencoba memperkeruh suasana,” ucap Aldin.

Aksi teror ini, lanjutnya, jangan sampai merusak hal baik yang sudah terjaga di tengah masyarakat, malah justru ini momentum bagi semua pihak untuk saling menguatkan dan menjaga. “Apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang, fokus kita memulihkan perekonomian dan kesehatan masyarakat. Kita percaya, aparat keamanan dan pihak terkait akan berusaha keras mencegah hal serupa terulang,” tutupnya. (ian)

Antisipasi Serangan OTK, Kapolres Tebingtinggi Perintahkan Siaga, Setiap Tamu Wajib Diperiksa

PERSIAPAN: Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso ketika melakukan pemantauan dan memeriksa kesiapan penjagaan di Makopolres Tebingtinggi, Senin (29/3).sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pasacaledakan bom di Makassar, jajaran Polres Tebingtinggi diperintahkan untuk siaga. Hal ini untuk mengantisipasi serangan orang tak dikenal (OTK) yang ingin mengacaukan suasana kondusif di Kota Tebingtinggi.

PERSIAPAN: Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso ketika melakukan pemantauan dan memeriksa kesiapan penjagaan di Makopolres Tebingtinggi, Senin (29/3).sopian/sumut pos.

KAPOLRES Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso melakukan pemantauan langsung dan memeriksa kesiapan ruang penjagaan di Makopolres dan Mapolsek jajaran serta Pos Lantas, Senin (29/3). Selain itu, AKBP Agus Sugiyarso juga memberikan AAP kepada petugas jaga dan Piket fungsi dalam pelaksanaan tugas berpedoman pada SOP.

“Jangan berpikir secara underestimate, setiap tamu yang masuk ke mako harus dilakukan pemeriksaan,” tegas AKBP Agus Sugiyarso.

Kapolres juga mengungkapkan, pasca ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, situasi Kamtibmas wilayah hukum Polres Tebingtinggi masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Situasi Kamtibmas di Kota Tebingtinggi saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Diharap kepada warga Kota Tebingtinggi jika ada melihat gerak gerik atau orang yang mencurigakan dan tidak dikenal, segera melaporkannya ke Polsek terdekat atau kepada kepling setempat,” imbau Agus.

Sementara, Pemko Tebingtinggi bersama Polres dan tokoh lintas agama menggelar doa bersama di ruang Mawar Lantai 4 Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi. Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengutuk bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Makassar. “Kami menyatakan tidak ada satu agama pun yang menghendaki teror. Jangan kaitkan dengan agama, ini adalah oknum-oknum unsur pribadi yang tidak menghendaki kerukunan antar umat bergama terwujud di Indonesia,” ujarnya.

Umar mengajak semua unsur untuk berdoa semoga aktor pelaku tertangkap dan sampai dengan dalang dan akarnya. “Kami juga meminta tokoh tokoh umat, dengan sebaik baiknya, agar tidak terpancing isu isu berita hoax, ujaran kebencian yang sifatnya dapat merusak dan membuat nilai daripada kerukunan itu jauh,” paparnya.

Umar juga mengajak semua untuk sama-sama waspada dan mengendalikan diri agar tidak terjerumus dalam perpecahan. “Mari kita jaga kota kita dengan sebaik-baiknya dan tentunya kerukunan antar umat bergama dengan wujud toleransi. Insyaallah sebentar lagi umat Kristiani merayakan Paskah dan umat Islam memasuki Bulan Suci Ramadan. Marilah kita saling menghargai dan kami harapkan dari para tokoh agama lintas agama yang hadir bersama berdoa dari pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita dilindungi dari segala cobaan dan godaan, penyakit, kesengsaraan dan dari segala perpecahan,” harap Umar.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso dalam arahannya juga mengajak masyarakat agar selalu bersatu untuk rukun dalam beragama serta tidak mau dipecah belah. “Kita harus mengajak masyarakat kita agar bijak dalam menggunakan media sosial dan jangan membuat berita yang hoax dan ujaran kebencian serta Sara,” ajak Kapolres AKBP Agus Sugiyarso.

Sementara itu, Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB) Kota Tebingtinggi Abu Hasyim mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Kota Makassar. “Perbuatan tersebut adalah perbuatan yang biadab dan tidak pantas dilakukan oleh warga negara Indonesia. Mari kita berharap kota ini dijauhkan dari tindakan orang orang yang tidak bertanggungjawab seperti itu, karena perbuatan seperti itu sudah pasti dikutuk seluruh agama yang ada,” ujar Abu Hasyim. (ian)

Seminggu ‘Sumbat’ Terusan Suez, Ever Given Mulai Bergeser

TERJEBAK: Kapal keruk Mashhour memindahkan pasir dan lumur dari sekitar kapal Ever Given yang terjebak di Terusan Suez. Kapal Ever Given sudah hampir seminggu terjebak di sana.

SUMUTPOS.CO – Kapal kontainer Ever Given yang hampir sepekan menyumbat Terusan Suez dilaporkan sudah 80 persen bergerak ke arah yang benar. Pernyataan dari otoritas yang mengelola kanal itu memunculkan harapan, kanal sepanjang 193,3 kilometer.

TERJEBAK: Kapal keruk Mashhour memindahkan pasir dan lumur dari sekitar kapal Ever Given yang terjebak di Terusan Suez. Kapal Ever Given sudah hampir seminggu terjebak di sana.

Namun, pemilik kapal menyatakan meski sudah bisa bergerak, belum ada jaminan kapal berbobot 200.000 ton itu bakal segera mengapung.

Ever Given, kapal kontainer dengan panjang 400 meter, terdampar secara diagonal di Terusan Suez sejak Selasa (23/3). Kapal itu menimbulkan lebih dari 300 kapal lainnya tidak bisa lewat, dan berdampak pada kerugian dunia senilai miliaran dollar AS.

Ketua Otoritas Terusan Suez (SCA) Osama Rabie berujar, upaya kapal penarik membuahkan hasil menggeser bagian haluan dan buritan kapal. “Posisi kapal saat ini sudah 80 persen bergerak ke arah yang benar,” ucap Rabie, dikutip AFP Senin (29/3).

Rabie menerangkan, bagian buritan kini berpindah sekitar 102 meter dari bibir pantai, setelah posisi sebelumnya lebih jauh empat meter. Berdasarkan keterangan SCA, upaya untuk mengapungkan lagi kapal yang membawa 18.300 kontainer itu akan dimulai lagi saat gelombang pasang berikutnya.

SCA menyatakan, proses itu akan dilanjutkan lagi pukul 11.30 waktu setempat untuk mencoba mereposisi kapalnya. Menurut situs Vesselfinder dan myshiptracking, bagian buritan mulai terlihat bergeser dari bagian tepi kanal.

Belum Mengapung

Shoei Kisen selaku pemilik Ever Given mengemukakan, meski kapal itu bergser, bukan berarti bakal siap bergerak. Sebanyak 11 kapal penarik berusaha untuk mengubah haluan kapal. Shoei Kisen menjelaskan Ever Given tidak mengalami kerusakan berarti.

Sumber dari SCA mengungkapkan, tim lapangan telah diterjunkan melakukan pemeriksaan teknis, dan memastikan motor kapal kondisinya baik. Otoritas berjibaku dengan waktu untuk menyejajarkan lagi kapal itu, yang diduga kandas karena angin kencang. Sebabnya berdasarkan penghitungan sejumlah badan, dunia mengalami kerugian hingga miliaran dollar AS. Kerugian tersebut didapat karena banyak kapal terpaksa mengalihkan rute mengitari Afrika, yang waktu tempuhnya jadi lebih lama.

Sebelumnya kapal Ever Given yang berbendera Panama itu kandas pada Selasa (23/3) lalu. Kapal berukuran 400 meter itu kandas dan memblokir total seluruh akses pelayaran di terusan yang menjadi jalan bagi 12% perdagangan global itu.

Kapal itu diduga tertiup angin kencang saat mengalami mati mesin. Namun investigasi terakhir menyebut ada kesalahan manusia dalam insiden itu.

Melintangnya kapal sangat mengganggu perdagangan global antara Eropa dan Asia. Menurut data yang dihimpun perusahaan manajemen perkapalan Lloyd list, insiden kapal raksasa itu bisa menahan sekitar US$ 400 juta atau sekitar Rp 5,7 triliun (asumsi Rp 14.000/US$) per jam dalam perdagangan.

Angka ini berdasarkan perkiraan nilai barang yang dipindahkan melalui Suez setiap hari. Lloyd menilai lalu lintas ke arah barat di kanal itu kira-kira US$ 5,1 miliar (Rp 73,7 triliun) per hari. Lalu lintas ke arah timur sekitar US$ 4,5 miliar (Rp 65 triliun) per hari.

Saat kandas, kapal itu sendiri sedang dalam operasional perusahaan pelayaran Taiwan Evergreen Marine. Saat kejadian, kapal itu diketahui sedang dalam perjalanan dari China menuju Rotterdam, Belanda.

Shoei Kisen, perusahaan Jepang pemilik kapal itu, sempat meminta maaf. “Kami sangat menyesal telah menyebabkan kekhawatiran yang luar biasa pada kapal yang melakukan perjalanan atau jadwal perjalanan di Terusan Suez,” tulis perusahaan itu. (kps/cncb)

PSU Tiga Daerah di Sumut Digelar 24 April

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Labuhan Batu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), dan Mandailing Natal (Madina), akhirnya dipastikan. PSU akan digelar serentak pada 24 April 2021.

“Ya, fix tanggal 24 April 2021,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Divisi Teknis, Benget Manahan Silitonga, menjawab Sumut Pos, Senin (29/3).

PSU ini merupakan tindaklanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara perselisihan hasil Pilkada Labuhan Batu, Pilkada Labusel, dan Pilkada Madina pada 9 Desember 2020. Dalam putusannya MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhan Batu untuk menggelar PSU di 9 TPS, KPU Labusel sebanyak 16 TPS, dan KPU Madina 3 TPS, paling lambat 30 hari kerja pasca putusan MK dibacakan pada 22 Maret lalu.

Benget mengatakan, ketiga KPU bersangkutan mesti segera melakukan tahapan sebelum hari pemungutan suara ulang yaitu; menyiapkan logistik PSU, pencermatan kembali pemilih di TPS untuk memastikan pemilih yang berhak dan sah nantinya yang gunakan hak suara dalam PSU.

Selanjutnya rekrutmen kembali petugas ad-hoc untuk melaksanakan PSU, menyosialiasikan PSU kepada masyarakat, koordinasi dengan stakeholder (pemerintah dan aparat keamanan), dan menyampaikan form pemberitahuan memilih kepada para pemilih sebelum hari H.

“KPU Sumut juga sudah lakukan supervisi, dan tentu nantinya akan memonitor dan menyupervisi terus tahapan pelaksanaan PSU-nya,” pungkasnya.

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan mengamini ihwal tanggal PSU tersebut. Diakui dia, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk pengaktifan jajaran panwascam, pengawas kelurahan/desa, dan pengawas TPS.

“Kemudian akan mengaktifkan lagi Sentra Gakkumdu (penegakan hukum terpadu) menangani dugaan tindak pidana pemilihan, menyusun alat kerja pengawasan PSU, melakukan koordinasi dengan KPU untuk memastikan logistik PSU tersedia dan sesuai dengan kebutuhan PSU. Misalnya soal harus terdapat tulisan pemungutan suara ulang pada setiap formulir dan surat suara dan melakukan pencegahan bahwa tidak ada kampanye lagi bagi paslon,” pungkasnya.

9 Daerah Miliki Anggaran Cukup

Terkait rencana PSU di 16 daerah di Indonesia, KPU telah menggelar rapat koordinasi dengan KPU provinsi dan kabupaten/kota pada Minggu (28/3). Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan rapat digelar untuk membahas kesiapan KPU daerah melakukan pemungutan suara ulang (PSU).

“Dukungan anggaran, selain mengenai rancangan tanggal hari H masing-masing daerah, kesiapan SDM (sumber daya manusia), rencana kerja teknis, dan lain-lain,” kata Pramono dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/3).

Pramono mengatakan, anggaran yang dibahas antara lain untuk kebutuhan menutup biaya honorarium badan ad hoc seperti PPK, PPS dan KPPS. Kemudian pengadaan dan distribusi logistik, bimbingan teknis atau pelatihan, sosialisasi, serta kelengkapan alat pelindung diri (APD).

“Berdasarkan data yang kami kumpulkan kemarin, didapatkan data bahwa sembilan daerah telah memiliki anggaran yang cukup untuk melaksanakan PSU,” ujarnya. “Anggaran tersebut berasal dari sisa hasil efisiensi yang dilakukan jajaran kami dalam mengelola anggaran hibah pemda yang tertuang dalam NPHD,” lanjut dia.

Sementara itu masih ada tujuh perkara sengketa pilkada yang kebutuhan anggaran untuk PSU melebihi sisa anggaran tersedia. Terkait daerah ini KPU setempat telah melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan DPRD masing-masing untuk mengajukan usulan anggaran tambahan.

“Untuk tujuh daerah ini, kami minta mereka untuk mengirim surat tembusan kepada KPU RI, sehingga KPU RI bisa melakukan komunikasi dan advokasi kepada Kementerian Dalam Negeri,” ucap dia.

Adapun Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan ada 16 perkara Sengketa hasil Pilkada 2020 yang harus melakukan PSU. Sidang putusan digelar pada Kamis (18/3) hingga Senin (22/3) dipimpin langsung oleh Ketua MK Anwar Usman.

Adapun 16 perkara itu terdiri dari sengketa Bupati Teluk Wondama, Bupati Yalimo, Bupati Nabire sebanyak dua perkara, Bupati Morowali, dan sengketa pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan. Selanjutnya, Bupati Labuhanbatu Selatan, Bupati Halmahera Utara, Bupati Labuhanbatu, dan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir. Lalu sengketa Bupati Rokan Hulu, Bupati Mandailing Natal, Bupati Indragiri Hulu, Gubernur Jambi, Wali Kota Banjarmasin, dan Bupati Boven Digoel. (prn/kps)