25 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 3564

BRI Dorong Kolaborasi Antarlembaga Demi Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kolaborasi berbagai pihak dalam penyediaan layanan digital terus dilakukan demi meningkatkan perlindungan terhadap pengguna. Melalui kerjasama antarlembaga, keamanan data masyarakat dapat lebih terjamin, dan potensi terjadinya tindak pidana penipuan (fraud) bisa diminimalisir.

Salah satu kolaborasi yang bisa dilakukan para pelaku industri perbankan, teknologi finansial/tekfin, regulator, dan lembaga penegak hukum adalah membuat pusat penyimpanan ataurepository yang memuat data-data oknum pelaku kejahatan siber. Keberadaan repository tersebut bisa membuat pelaku industri keuangan semakin bergerak cepat untuk menindak akun-akun para penipu.

“Karena memangperkembangan digital ini membawa dua dampak. Pertama, masyarakat akan exciting karena dia memberikan banyak kemudahan, inovasi, jadi bisa bertumbuh signifikan. Tapi yang kedua, (menimbulkan) scary / ketakutan karena risiko sibernya besar sekali. Kalau kita bicara collaborative economy seperti ini, open banking, maka memang kita butuh kolaborasi,” ujar Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo dalam webinar Katadata Indonesia Data and Economic Conference 2021, Rabu (24/3/2021).

Selama ini, BRI sebagai bank terbesar di Indonesia telah memiliki pusat data atau repository berdasarkan kerjasama perusahaan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pembuatan pusat data tersebut harus diperluas ke depannya untuk menghadirkan perlindungan menyeluruh terhadap seluruh pengguna layanan digital, baik yang dilayani oleh perbankan, perusahaan tekfin, atau pelanggan marketplace.

Repository juga bisa disediakan lembaga perbankan, fintek, dan marketplace bekerjasama dengan para operator telekomunikasi di Indonesia. Dengan melibatkan para operator telekomunikasi, pelacakan dan penindakan nomor-nomor telepon yang digunakan untuk fraud bisa berjalan lebih cepat.

Indra juga mengungkapkan, keberadaan repository bisa meminimalisir masalah yang timbul apabila masyarakat ingin mengganti nomor teleponnya. Alasannya, selama ini masih banyak masyarakat yang mengalami kendala pasca mengganti nomor telepon karena layanan perbankan yang mereka akses masih terdaftar di nomor lama.

Selain mendorong penciptaan pusat data terpadu, BRI menilai aksi cepat harus dilakukan lembaga perbankan, tekfin, atau marketplace saat menindaklanjuti dugaan penipuan yang dialami nasabah/pengguna. Penanganan yang cepat harus dilakukan untuk membatasi ruang gerak para penipu dan mencegah timbulnya kerugian yang lebih besar bagi korban.

“Di era seperti ini memang untuk menghadapi kejahatan seperti ini butuh kolaborasi industri. Saya rasa industri bisa bertumbuh cepat kalau kita meng-address problem fraud, cyber risk yang besar ini. Kita bisa bersama-sama bekerja dengan industri telekomunikasi, insyaallah ini akan tumbuh lebih sehat lagi, bisa membuka ekonomi digital di Indonesia yang jauh lebih impactful,” tambah Indra.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pertumbuhan volume dan transaksi daring di Indonesia meningkat pesat pasca meluasnya pandemi Covid-19. Per Desember 2020, nominal transaksi masyarakat di e-commerce mencapai Rp90,28 triliun atau tumbuh 49,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pada saat yang sama, volume transaksi digital tumbuh 41 persen yoy.

BI juga mencatat pertumbuhan transaksi uang elektronik sepanjang 2020 tumbuh hingga 22 persen yoy. Pertumbuhan ini didukung banyaknya inovasi digital yang dilakukan oleh pelaku industri tekfin, perbankan, dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB).(rel)

KPPU Soroti Persekongkolan Tender di Aceh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Ramli Simanjuntak menyoroti persekongkolan tender di Aceh. Sebab, dalam dua tahun ini ada banyak perkembangan perkara di Aceh terkait dengan persekongkolan tender, baik yang berasal dari APBD Provinsi maupun APBD Kota yang ditangani KPPU. “Baru-baru ini kasus persekongkolan tender di RS Rujukan Regional Langsa telah diputus bersalah oleh KPPU. Untuk itu perlu ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh agar jangan lagi terjadi pelanggaran UU no 5 tahun 1999,” ujar Ramli.

Dikatakan Ramli, pemerintah harus ikut serta dalam pencegahan terhadap pelaksanaan tender yang terindikasi persengkongkolan. Untuk itu, perlu edukasi dan sosialisasi pencegahan dilakukan kepala daerah kepada internal dan jajarannya.

Dalam sosialisasi dan pencegahan tersebut, Kanwil I KPPU bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, Ir H. Nova Iriansyah MT di Rumah Dinas Gubernur Aceh, Banda Aceh, kemarin.

Dalam audiensi tersebut, Ramli menyampaikan KPPU mempunyai tugas dalam memberikan saran pertimbangan dan penegakan hukum sesuai dengan UU No. 5 tahun 1999. “Pada prinsipnya, KPPU lebih mengutamakan fungsi pencegahan dan siap bersinergi dengan pemerintah Aceh untuk mencegah terjadinya pelanggaran persaingan usaha tidak sehat,” bilang Ramli.

Ramli menyebutkan dari sisi kebijakan, KPPU juga melakukan evaluasi terhadap regulasi atau kebijakan agar inline dengan prinsip persaingan usaha yang sehat. Mengingat kekhususannya, KPPU juga mendorong adanya qanun yang khusus mengatur persaingan usaha di Aceh. “Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2008, KPPU diberi kewenangan untuk mengawasi kemitraan, misalnya kemitraan di sektor perkebunan,” jelas Ramli.

Selain itu, sesuai dengan Rakornas TPID, Presiden memerintahkan KPPU untuk terlibat dalam kegiatan TPID. Untuk itu KPPU siap dilibatkan dalam kegiatan TPID di Provinsi Aceh.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut baik pertemuannya dengan KPPU. Gubernur sendiri juga sudah sangat memahami UU No 5 Tahun 1999. Pencegahan ini, dapat menghindari jajarannya melakukan tindak pidana korupsi. Ada tiga point yang disampaikannya. Pertama, gubernur sangat mendukung upaya pencegahan dalam penegakan hukum yang dilakukan KPPU, khususnya terkait dengan proses lelang yang dilakukan pemerintah.

Kedua, pertemuan ini sebagai pertemuan awal yang nantinya dapat ditindaklanjuti dalam bentuk MoU antara Pemerintah Aceh dengan KPPU. Ketiga, untuk hal-hal yang lebih teknis, gubernur akan menyesuaikan dari hasil koordinasi antara KPPU Kanwil I dengan dinas teknis terkait. “Pemerintah Aceh berharap KPPU dapat menjadi ruang konsultasi bagi SKPD Pemprov Aceh, khususnya Dinas PUPR ,” ujarnya. (gus/ila)

terkait upaya-upaya pencegahan persekongkolan tender. Apalagi akhir-akhir ini gubernur selalu dikaitkan dengan permasalahan tender di Aceh. Namun apabila ada bukti persekongkolan, silakan KPPU tindaklanjuti sesuai dengan aturan,” ujar Nova. (gus/ila)

Teks foto: Pertemuan Kanwil I KPPU dengan Gubernur Aceh.(ist)

Prakerja Gelombang 16 Resmi Dibuka

TUNJUKKAN: Seorang pria menunjukkan kartu Prakerja miliknya. Prakerja gelombang 16 resmi dibuka.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja resmi membuka Prakerja gelombang 16. PMO telah membuka pendaftaran kepesertaan Kartu Prakerja sebanyak 2,7 juta orang. Seluruh peserta ini tersebar dari gelombang 12 sampai 16. Setiap peserta ada kewajiban untuk membeli program pelatihan dari dana yang telah diberikan ketika terpilih sebagai peserta.

TUNJUKKAN: Seorang pria menunjukkan kartu Prakerja miliknya. Prakerja gelombang 16 resmi dibuka.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, dalam aturan yang berlaku, batas waktu membeli program pelatihan berlaku selama 30 hari setelah penetapan. Jika dana pembelian program tidak digunakan dan melewati batas waktu yang ditentukan maka konsekuensinya status kepesertaannya dicabut. “Untuk gelombang 12 batas akhir pembelian pelatihan pertama adalah 1 April 2021 pukul 23.59 WIB. Kami masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama,” kata Louisa, Kamis (25/3).

Dengan demikian, Louisa mengatakan ada potensi pihak PMO untuk membuka pendaftaran gelombang 17 jika terbukti ada peserta yang statusnya dicabut karena tidak membelanjakan dana untuk program pelatihan.”Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut. Nanti kami mungkin akan membuka gelombang tambahan untuk menampung ini,” ungkapnya.

Melalui program Kartu Prakerja, pemerintah memberikan insentif kepada para pesertanya. Setiap peserta bisa mendapat sebesar Rp 3.550.000. Dari angka tersebut, Rp 1.000.000 tidak bisa diuangkan karena untuk dana pelatihan, jika tidak mengikuti pelatihan maka kepesertaan akan hangus dan uang akan dikembalikan ke kas negara.

Sisanya yakni Rp2.550.000 bisa dipegang masyarakat jika mengikuti pelatihan Kartu Prakerja. Nantinya, manfaat itu diberikan setelah mengikuti pelatihan yang akan ditransfer Rp600.000 selama empat bulan, dan jika mengisi survei sebanyak 3 kali akan dapat insentif tambahan sebesar Rp 150.000. (dtc/ila)

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kolaborasi Hadirkan Layanan Hotline

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berkolaborasi menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memperkuat dedikasinya dalam melayani negeri melalui kolaborasi yang dijalin bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Pada upaya kolaboratif ini, Telkomsel menyediakan solusi CloudX Hub yang dimanfaatkan oleh PPNI untuk menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Masyarakat sudah bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan informasi komprehensif mengenai pandemi dan vaksinasi COVID-19 mulai 17 Maret 2021.

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berkolaborasi menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

SVP Enterprise Account Management Telkomsel Dharma Simorangkir mengatakan, “Telkomsel menyambut positif kolaborasi yang dijalin bersama PPNI. Kami berharap, Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19 yang lahir dari upaya kolaboratif ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi mengenai pandemi dan vaksinasi COVID-19 berbekal informasi yang akurat dari PPNI dan pemanfaatan teknologi digital dari Telkomsel. Dengan begitu, layanan tersebut juga diharapkan dapat mengakselerasikan program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah.”

Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19 menjadi salah satu bentuk sumbangsih lanjutan dari PPNI bersama Telkomsel untuk kemajuan dunia kesehatan Indonesia. Layanan tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat agar akses terhadap Edukasi dan Konseling COVID-19 bisa semakin mudah didapatkan oleh setiap orang. PPNI pun memastikan seluruh petugas yang melayani telah memenuhi standar kualifikasi medis sehingga dapat memberikan pelayanan secara terarah bagi masyarakat di setiap kebutuhannya. Masyarakat bisa langsung mengakses Layanan Hotline Edukasi Vaksinasi COVID-19 dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

Dalam menyelenggarakan layanan tersebut, Telkomsel berperan dengan menyediakan CloudX Hub sebagai infrastruktur pembangun dari Layanan Hotline Edukasi Vaksinasi COVID-19. CloudX Hub menyediakan layanan Hotline berbasis PABX virtual yang memungkinkan setiap agen pelayanan untuk memberikan pelayanan di manapun dan kapanpun. Fleksibilitas tersebut pun didukung dengan adanya dashboard yang dapat memantau seluruh aktivitas melalui berbagai perangkat dengan mudah.

Selain memberikan tingkat fleksibilitas tinggi, CloudX Hub juga memungkinkan pengguna untuk menjalankan Hotline secara lebih efisien. Pasalnya, pelanggan enterprise tidak perlu mempersiapkan infrastruktur karena seluruh teknologi telah disediakan oleh CloudX Hub. Dengan begitu, CloudX Hub dapat memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan pelayanan, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini.

“Ke depan, Telkomsel menatap optimis terhadap kolaborasi dengan PPNI agar dapat berjalan secara jangka panjang, sehingga manfaat dari upaya kolaboratif ini dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Sebagai leading digital telco company, Telkomsel pun akan terus bergerak maju memaksimalkan teknologi dan inovasi terdepan yang dimiliki perusahaan serta memperkuat upaya kolaboratif bersama para pemangku kepentingan untuk menciptakan lebih banyak lagi inisiatif yang mampu membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dalam menjalani gaya hidup digital yang menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Dharma menutup.

Sebagai bagian dari CloudX, layanan komunikasi terintegrasi berbasis cloud, CloudX Hub hadir melalui Telkomsel myBusiness, penyedia solusi bisnis komprehensif untuk segmen perusahaan, pemerintahan, hingga UMKM. Informasi lebih lanjut mengenai CloudX dan berbagai solusi enterprise menarik lainnya dari Telkomsel myBusiness dapat diakses di http://tsel.me/cloudxhub.(rel)

Unjukrasa Masih Berlanjut, Korban Bertambah, 96 WNI Tinggalkan Myanmar

DEMO: Warga Myanmar saat melakukan unjukrasa. Aksi ini masih terus berlangsung hingga menyebabkan 96 warga negara Indonesia (WNI) meninggalkan Myanmar.

SUMUTPOS.CO – Sebanyak 96 warga negara Indonesia (WNI) telah memutuskan untuk segera meninggalkan Myanmar karena demonstrasi yang diwarnai kekerasan terus berlanjut. Bahkan, kondisi makin mencekam setelah korban jiwa bertambah.

DEMO: Warga Myanmar saat melakukan unjukrasa. Aksi ini masih terus berlangsung hingga menyebabkan 96 warga negara Indonesia (WNI) meninggalkan Myanmar.

“Pada Maret ini tercatat 96 WNI yang sudah lapor ke KBRI (Yangon) bakal pulang sampai akhir bulan ini,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, Rabu (24/3) malam.

Jumlah tersebut menurut Judha tidak termasuk 50 WNI yang sebelumnya telah pulang ke tanah air menggunakan penerbangan yang diperbantukan. Berdasarkan data Kemlu RI, saat ini tercatat 362 WNI, yang mayoritas pekerja profesional, masih berada di Myanmar. Sebanyak 20 orang di antaranya telah berada di Sekolah Indonesia Yangon, yang diperuntukkan sebagai lokasi perlindungan sementara bagi para WNI.

Judha mendesak para WNI yang merasa lokasi tempat tinggalnya tidak aman, untuk segera merapat ke Sekolah Indonesia Yangon yang situasinya relatif aman karena terletak di wilayah diplomatik. Namun, dia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia belum memutuskan untuk melakukan evakuasi karena berdasarkan penilaian di lapangan, tidak ada warga negara asing termasuk WNI yang menjadi sasaran kekerasan selama demonstrasi.

Mengingat demonstrasi dan kekerasan masih terus berlangsung, pemerintah mengimbau WNI untuk terus waspada, tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak, menyiapkan stok bahan makanan untuk satu hingga dua minggu ke depan, serta selalu menjalin kontak dengan KBRI.

“Bagi WNI yang tidak memiliki kepentingan mendesak di Myanmar, kami minta untuk mempertimbangkan pulang ke Indonesia,” ujar Judha.

Lebih lanjut, Judha menjelaskan bahwa saat ini tersedia dua penerbangan yaitu dengan maskapai Singapore Airlines dan Myanmar Airlines, yang merupakan bagian dari penerbangan yang diperbantukan untuk memfasilitasi warga negara asing keluar dari Myanmar.

Sebelumnya pada Selasa (23/3) militer Myanmar mengumumkan 164 pengunjuk rasa dan sembilan anggota pasukan keamanan tewas dalam demonstrasi yang meluas di negara itu. Menyebut bahwa demonstran melakukan pembakaran dan kekerasan, militer menolak mengakui bahwa unjuk rasa tersebut dilakukan secara damai.

Sementara itu, kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) mengatakan sedikitnya 261 orang telah tewas akibat tindakan keras oleh pasukan keamanan selama unjuk rasa anti kudeta.

Junta mencoba untuk membenarkan kudeta yang mereka lakukan dengan mengatakan bahwa pemilu pada November 2020, yang dimenangkan oleh Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, dilakukan secara curang. Para pemimpin militer telah menjanjikan pemilu ulang, tetapi belum menetapkan tanggal. Mereka juga memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun di Myanmar. (jpnn/ila)

Ban Original Mercedes-Benz Kini Tersedia di 9 Diler Resmi

ORIGINAL: Seorang mekanik memasang ban original ke mobil Marcedes-Benz.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Secara resmi, Mercedes-Benz Indonesia merilis dua model ban, yakni Mercedes Original Tires dengan label MO dan Mercedes Original Extended Ban memiliki label MOE. Kini, ban original khusus pengguna mobil Mercedes-Benz tersebut, tersedia di 9 dealer resmi yang berlokasi di Jakarta hingga Surabaya.

ORIGINAL: Seorang mekanik memasang ban original ke mobil Marcedes-Benz.

Dua ban ini dikembangkan dengan standar kualitas maksimum dan mengedepankan performa. Dennis Kadaruskan, Department Manager Public Relations, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, setiap kendaraan membutuhkan karakter dan kualitas ban khusus untuk menghasilkan performa yang maksimum.

“Mercedes-Benz menghadirkan MO Tires dan MOE Tires yang bekerja sama dengan pabrik ban premium, di mana setiap ban akan disesuaikan dengan kendaraan pelanggan dan telah memenuhi 40 persyaratan yang ketat sebelum disetujui serta diberikan label khusus Mercedes-Benz,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (25/3).

Dennis menuturkan, MO Tires telah disesuaikan dengan model kendaraan pelanggan dan karakteristik berkendara pelanggan. Sementara itu, MOE Tires memberikan keselamatan lebih dengan memperpanjang mobilitas saat kondisi ban sedang dengan tekanan rendah. “Beberapa karakteristik yang dimiliki MO Tires adalah low rolling resistance, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta memiliki penanganan dan kenyamanan yang ideal sehingga menawarkan efisiensi biaya yang optimal,” kata Dennis.

Adapun, MOE memberikan keuntungan dalam meningkatkan keamanan dan mobilitas sementara jika ban sedang dalam kondisi tekanan rendah. Varian ban ini memiliki fitur run-flat berkat dinding samping yang diperkuat untuk memungkinkan kelanjutan perjalanan yang aman setelah kehilangan tekanan ban.

Kendaraan akan tetap terkendali dan memungkinkan melanjutkan perjalanan sejauh 80 km dengan kecepatan maksimum 80 km/jam, tergantung pada beban kendaraan yang diangkut. Mercedes Original Tires akan tersedia di 9 diler resmi yakni PT Cakrawala Automotif Rabhasa Kuningan, Jakarta Selatan; PT Citrakarya Pranata Bandung; PT Dipo Angkasa Motor Pluit, Jakarta Utara; PT Hartono Raya Motor, Surabaya; PT Mercindo Autorama Mampang, Jakarta Selatan; PT Mercindo Autorama Sunter, Jakarta Utara; PT Panji Rama Otomotif BSD City, Tangerang Selatan; PT Panji Rama Otomotif Gandaria, Jakarta Selatan. (rel/adz)

Ada 39.249 Kasus Pidana di Sumut, Kapoldasu Jaga Stabilitas Keamanan Nasional

SAPA: Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyapa para peserta rapat koordinasi antarinstansi penegak hukum se-Sumut, di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Pengadilan, Medan, Kamis (25/3). dewi/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melaksanakan rapat koordinasi antarinstansi penegak hukum se-Sumut, di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Pengadilan, Medan, Kamis (25/3).

SAPA: Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyapa para peserta rapat koordinasi antarinstansi penegak hukum se-Sumut, di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Pengadilan, Medan, Kamis (25/3). dewi/sumut pos.

Turut hadir dalam rapat koordinasi itu Sekretaris Bidang Koordinasi Kamtibmas Kemenko Polhukam Brigjen Pol Hadi Gunawan, Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan Terhadap Kekayaan Negara Polhukam, Brigjen Pol Dr Eriadi.

Selain itu juga hadir, Kabid Penanganan Kejahatan Konvensional Kemenko Polhukam Kombes Pol Yulizae Gaffar, Dir Tipidum Bareskrim Polri diwakili, Kombes Pol Yudha Setia Budi, Jampidum Kejaksaan Agung Pusiknas Polri, PJU Poldasu, serta para pejabat lainnya.

Adapun tujuan rapat koordinasi sebagai program prioritas nasional dalam rangka menjaga stabilitas keamanan nasional, berupa penyelesaian tindak pidana, pengendalian tingkat kriminalitas dan indeks kamtibmas bersama Menkopolhukam RI.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, Sumut memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor empat di Indonesia yang berjumlah kurang lebih 15,13 juta jiwa. Sedangkan jumlah anggota Polri di Polda Sumut kurang lebih 19.000 personel.”Maka perbandingnya 1 anggota Polri melayani 793 Jiwa dan hal ini masih sangat tidak seimbang,” katanya.

Panca mengungkapkan, pada tahun 2020 jumlah tindak pidana sebanyak 39.249 kasus dan mengalami peningkatan 5.496 kasus dari tahun 2019.

“Di mana 29.488 merupakan kejahatan konvensional yang terdiri dari kasus narkoba, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan,” ungkapnya.

Dia menerangkan, kasus kejahatan curat, curas, dan curanmor merupakan salah satu tindakan premanisme. Oleh karena itu kasus premanisme juga harus menjadi perhatian kita para aparat penegak hukum. “Sehingga perlu dilakukan pemberdayaan terhadap masyarakat utamanya menengah ke bawah agar mereka memiliki jaminan sosial,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penegakan hukum tidak selalu menjadi jalan keluar dalam penyelesaian masalahan. Oleh karena itu, Kapolri membuat program transformasi Polri yang Presisi salah satunya mendorong dilaksanakan restoratif justice.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kalapas dan jajaran yang telah menerima tahanan dari Polda Sumut yang telah inkrah di tengah situasi pandemi Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Koordinasi Kamtibmas Kemenko Polhukam Brigjen Pol Hadi Gunawan menerangkan, rapat koordinasi yang diselenggarakan sebagai media diskusi antara aparat penegak hukum di Sumut.

Menurutnya, khusus wilayah Provinsi Sumatera Utara indeks tingkat kriminal masih belum mencapai target. Sehingga perlu disampaikan kepada seluruh aparat penegak hukum se-Sumut untuk terus meningkatkan kewaspadaan deteksi dini dan kolaborasi dalam merawat situasi kamtibmas di wilayah masing-masing.(mag-1/ila)

Zainuddin Purba Diadukan Pendemo ke Golkar Sumut

FOTO BERSAMA: Pendemo foto bersama sejumlah pengurus Golkar Sumut, usai mengadukan Zainuddin Purba di Kantor DPD Golkar Sumut, Jl. KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (25/3). siang. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Belasan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya (Gembira) Sumatera Utara meminta DPD Golkar Sumut untuk memberhentikan Zainuddin Purba dari keanggotaannya di Partai Golkar sekaligus melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Sumut tersebut. Desakan ini disampaikan massa Gembira Sumut dalam aksi ke Kantor DPD Golkar Sumut, Kamis (25/3) siang.

FOTO BERSAMA: Pendemo foto bersama sejumlah pengurus Golkar Sumut, usai mengadukan Zainuddin Purba di Kantor DPD Golkar Sumut, Jl. KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (25/3). siang. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

Dalam aksinya, belasan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya (Gembira) Sumut menyampaikan empat poin tuntutan mereka. Pertama, mereka menyebut Zainuddin yang merupakan bekas ketua DPD Golkar Binjai diduga terkait dengan dugaan kasus dana TPTGR Kota Binjai 2004-2009.

Kedua, mereka mendesak Mahkamah Partai segera memanggil Zainuddin terkait banyaknya pemberitaan dugaan korupsi yang menyeret nama Zainuddin. Zainuddin juga disebut banyak merugikan pengusaha terkait janji-janji proyek yang tidak terealisasi. “Kami akan terus kawal dan meminta dengan tegas kepada ketua DPD Golkar Sumut panggil dan copot Zainuddin dari keanggotaan Partai Golkar,” kata Yudhi William Pranata, koordinator aksi.

Aksi mereka ini diterima sejumlah pengurus DPD Golkar Sumut, di antaranya Korbid Kepartaian Hanafi Harahap. Kepada pendemo, Hanafi mengatakan, tuntutan mereka akan disampaikan ke pimpinan partai. Hanya saja, ia meminta massa tidak melakukan justifikasi tanpa adanya putusan hukum terang terhadap Zainuddin.

Kepada wartawan usai menemui pendemo, Hanafi mengatakan, bahwa mereka akan memelajari laporan yang disampaikan tersebut. Menurutnya, untuk memproses dugaan pelanggaran etik sudah ada pedoman organisasi di internal Golkar. “Dan kalau sudah menyangkut kasus hukum, Golkar tidak akan melakukan intervensi,” pungkasnya.

Sementara itu, Zainuddin Purba lantas angkat bicara. Pria yang akrab disapa Pak Uda ini mengaku mengenal betul Yudhi William Pranata, koordinator aksi dan siapa yang berada di balik aksi demo terhadap dirinya. “Saya paham betul bahwasanya saya berhadapan dengan bandar narkoba, pengusaha diskotik yang menggunakan oknum-oknum mahasiswa untuk menjatuhkan saya. Saya tahu berapa uang yang mereka terima (pendemo),” katanya saat dikonfirmasi via seluler.

Menurutnya, aksi demo dalam upaya menjatuhkan dirinya sudah dilakukan mereka ke Kejari Binjai, Kejati Sumut dan yang terbaru aksi di DPD Golkar Sumut.

“Ini semenjak saya getol mendesak supaya diskotik yang merusak generasi bangsa itu ditutup. Saya selama ini aktif menggalang pemerintah di tiga kabupaten, yakni Binjai, Langkat dan Deliserdang untuk menutup diskotik itu,” jelas anggota DPRD Sumut dari dapil Binjai-Langkat ini.

Diketahui, diskotik yang didesak tutup itu bernama Sky Garden. Di lokasi itu, baru-baru ini dihebohkan dengan tewasnya seorang pengunjung wanita yang diduga overdosis di tempat hiburan tersebut. (prn/ila)

Pembunuh Ojol Terancam Hukuman Mati: Awalnya Sempat Ragu

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pelaku pembunuhan sopir ojek online berinisial RD alias M terduduk di kursi roda saat dihadirkan dalam konferensi pers yang dilakukan Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo di Mapolres, Jum’at (26/3). Lajang berusia 22 tahun ini awalnya sempat ragu ingin melakukan pencurian.

Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo memaparkan tersangka pembunuhan dan penganiayaan berat sopir ojol yang mencari nafkah.Teddy Akbari.

Dalam berita acara pemeriksaan polisi, RD awalnya sempat menumpangi ojol dari depan Suzuya di Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara. Oleh tersangka, semula ragu ingin menghabisi nyawa ojol yang mengendarai sepedamotor jenis bebek.

Tersangka kemudian turun di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Martini, Binjai Utara dan kembali ke Suzuya dengan menumpangi becak bermotor. Sesampai di Suzuya, tersangka yang kebingungan lantaran didesak untuk nebus sepedamotornya yang digadai, kembali menumpangi betor ke Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara.

Di kedai jus yang memang tempat mangkal ojol, tersangka menemui korban. “Ketika menemui korban, tersangka minta pesankan Gojek. Korban menjawab, sudah langsung saja diantar,” kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Yayang Rizki Pratama.

Baca juga: Pembunuh Sopir Ojol Ditembak

Driver Ojol Binjai Dibunuh Penumpang

Meski ragu, tersangka sudah menyusun rencana pencurian dengan kekerasan. Ini dibuktikan dengan tersangka yang sempat pulang ke rumah mengambil sebilah pisau dari lemari pakaian.

Sesampai di lokasi kejadian, tersangka menghabisi nyawa korban ketika menjadi penumpang di atas sepedamotor. Leher korban menjadi sasaran pertama tersangka.

Kemudian pada punggung belakang korban, tersangka menikamnya dua kali. “Korban sempat berteriak minta tolong dan tersangka lompat dari sepedamotor karena goyang,” ujar Kapolres.

Teriakan korban buat tersangka gugup dan kabur ke arah perkebunan sawit. Sementara pisau sepanjang 15 centimeter yang digunakan tersangka dibuang ke semak-semak.

Begitu juga dengan jaket yang digunakannya. “Kepada masyarakat, hindari keluar di malam hari jika memang tidak ada keperluan yang mendesak,” tukas Kapolres.

Oleh polisi, tersangka disangkakan Pasal 340 Subsider 338 Subsider 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau 20 tahun kurungan penjara. (ted)

Kinerja Kepala BPPRD Medan Dievaluasi

EVALUASI: Rapat evaluasi kinerja BPPRD Kota Medan dipimpin Wakil Wali Kota Medan di gedung Balai Kota. Markus/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengaku kecewa dengan kinerja Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan yang dinilai belum mampu bekerja secara maksimal dalam memperoleh serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Medan. Hal itu pun terungkap dalam rapat evaluasi yang dilakukan Pemko Medan atas kinerja BPPRD Kota Medan yang digelar di gedung Balai Kota, Jalan Kapten Maulana Lubis No.2 Medan, Kamis (25/3).

EVALUASI: Rapat evaluasi kinerja BPPRD Kota Medan dipimpin Wakil Wali Kota Medan di gedung Balai Kota. Markus/sumut pos.

Mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution, Wakil Wali Kota Medan H.Aulia Rachman mengatakan, rapat evaluasi kinerja tersebut berkaitan dengan perolehan PAD Kota Medan yang masih jauh dari harapan. Sebab, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan Wakil Wali Kota Medan, BPPRD Kota Medan belum mampu menunjukkan grafik peningkatan PAD yang signifikan untuk Kota Medan.

Dikatakan Aulia, hal itu bisa terlihat dari hasil pantauan yang telah dilakukan selama ini, masih banyak ditemukan wajib pajak yang belum ditagih pajaknya. Tak cuma itu, pergerakan peningkatan PAD dari sektor pajak dan retribusi yang diperoleh setiap harinya hanya sebesar 1 persen. “Tentunya hal ini tidak sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Aulia Rachman menilai banyak yang harus diperbaiki dari kinerja BPPRD Kota Medan yang saat ini di bawah kepemimpinan Suherman. Sebab, Wali Kota Medan Bobby Nasution menginginkan agar PAD Kota Medan bisa meningkat supaya dapat dipergunakan untuk mengcover kesehatan seluruh masyarakat di Kota Medan. “Pak Wali Kota Medan ingin bulan delapan (Agustus) tahun (2021) ini, seluruh masyarakat dapat tercover kesehatannya. Ini membutuhkan anggaran yang besar untuk mewujudkanya,” kata Aulia.

Oleh sebab itu, melalui pertemuan rapat evaluasi kemarin, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman meminta agar semua dapat berdiskusi dan mencari solusi bersama dari setiap persoalan yang ada. “Masih banyak tempat-tempat elit di kota Medan yang belum dimasukan ke aplikasi pajak. Ke depanya ini harus diperbaiki, dan Bapak Wali Kota Medan ingin agar aplikasi ini disinkronkan ke aplikasi yang ada di Dirjen Pajak agar semakin mudah untuk di kontrol,” terangnya.

Apalagi, lanjut Aulia Rachman, potensi terbesar dari PAD Kota Medan berasal dari sektor pajak reklame, retribusi parkir, dan Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Aulia pun meminta agar Kepala BPPRD Kota Medan sanggup meningkatkan kinerja BPPRD Kota Medan seperti yang diharapkan Wali Kota Medan Bobby Nasution. BPPRD Kota Medan harus sanggup meningkatkan PAD Kota Medan dengan memaksimalkan potensi-potensi yang ada. “Kalau memang saudara tidak sanggup, silakan mundur,” tegas Aulia.

Mendengarkan hal itu, Kepala BPPRD Kota Medan Suherman mengaku siap untuk mencapai target pajak yang telah ditetapkan. Terkait dengan wajib pajak yang belum membayar kewajibannya, Suherman mengaku jika pihaknya akan terus mengejar para wajib pajak tersebut. “Dengan adanya evaluasi ini kami akan meningkatkan kinerja agar target pajak dapat tercapai,” kata Suherman.

Seperti diketahui, Pemko Medan kembali mengevaluasi satu per satu kinerja OPD yang ada di jajarannya. Kemarin, BPPRD Kota Medan pun mendapatkan giliran untuk di evaluasi. Evaluasi tersebut dilakukan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution yang diwakili Wakil Wali Kota Medan H.Aulia Rachman. Rapat evaluasi tersebut dihadiri langsung Kepala BPPRD Kota Medan Suherman, beserta jajarannya seperti Sekretaris dan sejumlah Kepala Bidang, Kepala UPT dan Kepala Seksi di BPPRD Kota Medan. (map/ila)