Home Blog Page 3629

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Ketua PWI Binjai Apresiasi Samsul Tarigan

TERIMA: Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi (pakai kacamata) saat menerima kunjungan Tokoh Pemuda, Samsul Tarigan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Binjai, Arma Delisa Budi dan sejumlah pengurus menerima kedatangan atau kunjungan Tokoh Pemuda, Samsul Tarigan di kantornya, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (7/4). Kedatangan rombongan Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kota Binjai ini diapresiasi Arma Delisa Budi dan pengurus.

TERIMA: Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi (pakai kacamata) saat menerima kunjungan Tokoh Pemuda, Samsul Tarigan.

Samsul menjelaskan, selama ini dirinya selalu ingin berkunjung dan bersilaturahim dengan wartawan dan organisasi PWI Binjai. Namun karena keterbatasan waktu, Samsul mengundurkan waktu untuk berkunjung.

“Baru sekarang ini ada waktu saya. Sehingga saya sempatkan diri berkunjung dan bersilaturahmi dengan saudaraku wartawan di Binjai ini,” kata Samsul.

Sementara, Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi, menilai Samsul Tarigan merupakan pengusaha muda yang berjuang mulai dari nol hingga berada pada posisi saat ini. Bahkan, ujar Ketua PWI Binjai yang akrab disapa Budi, bahwa selama ini Samsul dikenal sangat dekat dengan wartawan.

“Kita tahu bahwa Bang Samsul ini sahabat media dan seluruh pers di Binjai. Kita apresiasi kedatangan Bang Samsul. Kelihatan bahwa Samsul Tarigan tidak alergi dengan media dan wartawan,” ungkap Budi.

Budi pun mengapresiasi langkah yang dilakukan Samsul karena berperan membantu masyarakat kurang mampu lantaran terdampak Covid-19 saat memasuki bulan suci Ramadan. Adalah, Samsul memberi bantuan sembako pada seluruh kecamatan di Kota Binjai.

“Kita salut dengan Ketua Samsul. Dia tidak lupa daratan dan tetap membantu masyarakat kurang mampu. Apalagi suasana saat ini sedang sulit,” katanya.

Ditambah lagi, Samsul yang memberi santunan kepada anak yatim, bilal mayit hingga pembangunan rumah ibadah di Kota Binjai.

“Hal seperti ini jarang kita jumpai. Kita terus mendukung program Samsul Tarigan dalam membantu masyarakat kurang mampu. Media akan mendampingi Samsul Tarigan dalam hal ini,” tukas Budi. (ted)

Cegah Stunting dengan Memastikan Gizi Ibu dan Anak

CEGAH STUNTING: Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi saat membuka kegiatan Advokasi kepada Pemangku Kebijakan Daerah dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting, Rabu (7/4).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M. Si membuka kegiatan Advokasi Kepada Pemangku Kebijakan Daerah Dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting, Rabu (7/4).

CEGAH STUNTING: Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi saat membuka kegiatan Advokasi kepada Pemangku Kebijakan Daerah dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting, Rabu (7/4).

Kegiatan yang bertempat di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan, dihadiri oleh BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Bappeda Provinsi Sumatera Utara, TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan dan Dinas yang terkait tentang kegiatan ini.

Dalam pidatonya, Bupati Asahan H.Surya yang dibacakan Pj. Sekdakab Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengatakan, diharapkan semua pimpinan OPD dan instansi terkait untuk mendukung program 1.000 hari pertama kehidupan mencegah stunting karena tujuannya menyiapkan generasi emas. Dengan terlaksananya program 1.000 hari pertama kehidupan, anak-anak di Kabupaten Asahan nantinya menjadi sehat, cerdas dan kuat.

Menurutnya, salah satu masalah gizi merupakan persoalan stunting yang patut menjadi perhatian untuk segera dituntaskan. Stunting merupakan permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama atau kronis, terjadi sejak bayi dalam kandungan karena saat hamil sang Ibu kurang mengkonsumsi makanan bergizi.

Masih dalam pidatonya, untuk mencetak anak Indonesia yang sehat dan cerdas, langkah awal yang paling penting adalah memastikan pemenuhan gizi ibu, baik selama masa kehamilan hingga anak menginjak usia 2 tahun. Jika tidak terpenuhi, maka anak akan mengalami malnutrisi.

Dengan kepastian pemenuhan gizi tersebut, pencegahan dan penanggulangan stunting melalui program 1.000 hari pertama kehidupan akan berjalan dengan baik dan sukses. “Hal ini bisa dilakukan bila semua berkontribusi di semua tingkatan kerja,”tandasnya.

Adapun para narasumber yang dihadirkan adalah Kasubbid Pemerintahan Umum Bappeda Provinsi Sumatera Utara Siti Rahmah, SE, MAP dengan materi Strategi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Ketua Pokja IV TP PKK Provsu Dra. Delyana, Apt dengan materi Peran PKK Dalam Pencegahan Stunting. Kemudian Sub Koordinator BKBA dan KKL Perwakilan BKKBN Provsu Rugun Ulina Simarmata, S. Sos. (mag-9)

Pembangunan RSUD Nisel Senilai Rp48,5 M

PLANG PROYEK: Plang proyek pembangunan RSUD Nias Selatan.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) di Desa Hiliana’a, Kecamatan Telukdalam, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 sebesar Rp48,5 miliar tak kunjung selesai.

PLANG PROYEK: Plang proyek pembangunan RSUD Nias Selatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (31/3) masih jauh dari penyelesaian. Banyak ditemukan dinding bangunan retak, besi beton di baloslof dasar bengkok.Para pekerja masih sibuk beraktifitas di antaranya merakit besi beton, melakukan pengecoran dan beberapa pekerjaan lainnya.

Berdasarkan pada plang informasi yang terpampang di pintu masuk, proyek dikerjakan oleh PT. Maju Gemilang Mandiri dan Konsultan Pengawas PT. Transima Citra Indo Consultant.

Dengan kontrak nomor : 640/891/Kontrak/PPK-01/Dinkes/2020. Kontrak Addendum I nomor : 640/1047/Kontrak -ADD/PPK-01/Dinkes/2020, kontrak Addendum II nomor : 640/2185/kontra-ADD- II/PPK-01/Dinkes/2020, Addendum III nomor : 640/2360/kontrak-ADD-III/PPK-01/Dinkes/2020.

Saat dilakukan konfirmasi kepada PPK dan Kepala Dinas Kesehatan, terkait belum selesainya pembangunan RSUD Nisel, tidak dapat ditemui karena tengah melakukan rapat.

Namun tak lama kemudian, salah seorang staf Dinkes mengaku kalau Kadinkes dan PPK pembangunan RSUD Nisel sudah pergi meninggalkan rapat.

Sementara itu, salah seorang penggiat konstruksi, Mandalasa Turnip menilai pembangunan RSUD Nisel yang tak kunjung selesai harus dipastikan, apakah ada surat pernyataan dari Menteri Keuangan (Kemenkeu) terkait kondisi anggaran pembangunan RSUD. Dan sampai kapan berakhirnya Adendum I, demikian juga Adendum II dan III,”kata Mandalasa Turnip saat dihubungi wartawan, Rabu, (7/4).

Mandalasa Turnip menambahkan, seharusnya pihak Dinas Kesehatan menjelaskan apa dasar untuk melakukan perpanjangan pembangunan RSUD.”Tidak ada alasan jika pembangunan RSUD itu terlambat dikerjakan karena cuaca alam, pandemi Covid-19, dan sebagainya. Sebab perencanaan pembangunan dan pematangan RSUD Nisel itu sudah disurvei dengan sedetail-detailnya, sehingga lokasi pembangunan RSUD Nias Selatan sudah layak”, ucapnya. (mag-10)

Pemkab Asahan akan Dirikan Balai Latihan Kerja

KUNJUNGAN: Wabup Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi saat melakukan kunjungan ke BBPLK Medan, Selasa (6/4).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan berencana mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) yang diperuntukkan para calon pekerja. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi saat melakukan kunjungan ke Kantor BBPLK Medan, Selasa (6/4).

KUNJUNGAN: Wabup Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi saat melakukan kunjungan ke BBPLK Medan, Selasa (6/4).

“Pemerintah Kabupaten Asahan berencana akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK), Tujuannya, agar para calon pencari kerja di Kabupaten Asahan memiliki kemahiran atau keterampilan sesuai bidang masing-masing untuk memudahkan mereka memperoleh pekerjaan seperti yang diinginkannya” ujar Taufik Zainal Abidin.

Wabup Asahan mengatakan, rencana pembangunan Balai Latihan Kerja itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh, dan memiliki keahlian di bidangnya sesuai dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Asahan, Mewujudkan Masyarakat Asahan Sejahtera Yang Religius dan Berkarakter.

“Saat ini banyak angkatan kerja lulusan SMP dan SMA sederajat, sementara persaingan dunia usaha cukup ketat. Banyak di antara mereka akhirnya tidak diterima di pasar kerja karena kompetensi yang dibutuhkan perusahaan tidak sesuai dengan pencari kerja. Sementara saat ini perusahaan semakin banyak berinvestasi di Kabupaten Asahan.”ungkapnya.

Sebagai Salah satu langkah yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Asahan adalah menghadirkan BLK, agar pencari kerja terlebih dulu dilatih sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga ketika mereka melamar pekerjaan bisa langsung diterima karena kompetensinya jelas sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Nantinya akan banyak pelatihan yang disediakan dan kemungkinan akan mengadopsi negara-negara maju, misalnya program yang disediakan meliputi in house training dan on the job training untuk kejuruan, mesin industri, elektronika industri mekatronika dan sebagainya.” ujarnya.

Dengan mengikuti program tersebut, lanjut Taufik, nantinya peserta dibekali pelatihan dengan kompetensi untuk mengantisipasi perubahan teknologi dan kualifikasi pekerjaan yang berubah cepat. Selepas diklat mereka akan memiliki sertifikas khusus, sehingga kompetensinya akan dihargai dengan jelas dan legal.

Pada kesempatan ini Wakil Bupati juga berkesempatan mengunjungi warga Asahan yang sedang mengikuti Pelatihan berbasis Kompetensi di BBPLK Medan.

Sementara Kepala BBPLK Medan, Muhammad Ali, S.S, M.A, Ph.D menyambut baik kehadiran Wakil Bupati, dan mendukung sepenuhnya niat baik yang disampaikan Wakil Bupati tentang rencana Pem bangunan BLK di Kabupaten Asahan.

Muhammad Ali juga menyampaikan BBPLK Medan nantinya juga akan memberikan dukungan dalam menyiapkan calon Tenaga Kerja yang siap pakai serta berkualitas dan berkompeten sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja yang lain. (mag-9)

Pemkab Asahan Gelar Orientasi Tugas LPM Desa

MEMBUKA: Pj Sekdakab Asahan, Drs John Hardi Nasution, membuka orientasi tugas LPM Desa/Kelurahan.dermawan/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Asahan menggelar Orientasi Tugas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa/Kelurahan, di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Rabu (7/4).

MEMBUKA: Pj Sekdakab Asahan, Drs John Hardi Nasution, membuka orientasi tugas LPM Desa/Kelurahan.dermawan/sumut pos.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan, M. Azmy Ismail, AP. M. Si saat menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan LPM dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, serta dapat membantu pemerintah desa dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan desa.

Dikatakannya, kegiatan orientasi dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 7-8 April 2021 yang diikuti 204 para Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan, dari 25 Kecamatan.

Di tempat yang sama, Bupati Asahan pada pidato tertulisnya yang dibacakan Pj Sekdakab Asahan, Drs. John Hardi Nasution MSi menyampaikan, mengharapkan pelatihan dan bimbingan yang diberikan untuk dipahami agar nantinya dapat lebih memahami tujuan yang dicapai dengan tepat dan benar dalam tugas pokok dan fungsi yang akan dilaksanakan. (mag-9)

Lapas Tebingtinggi Sita Hape dan Sajam dari Warga Binaan

RAZIA: Personel Polres Tebingtinggi, Koramil 13 dan BNNK Tebingtinggi melakukan razia di Lapas Kelas II B Tebingtinggi. Petugas mengamankan sejumlah HP dan Sajam dari warga binaan. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Tebingtinggi mengamankan sejumlah handphone (Hp) dan senjata tajam (Sajam) dari warga binaan, Selasa(6/3) malam.

RAZIA: Personel Polres Tebingtinggi, Koramil 13 dan BNNK Tebingtinggi melakukan razia di Lapas Kelas II B Tebingtinggi. Petugas mengamankan sejumlah HP dan Sajam dari warga binaan. SOPIAN/SUMUT POS.

Razia dilakukan bersama personel Koramil 13, Polres Tebingtinggi dan BNNK Tebingtinggi memeriksa seluruh blok hunia para warga binaan. Petugas menemukan sejumlah barang barang yang dilarang masuk ke Lapas di antaranya, handphone, senjata tajam dan mancis.

Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan Kerjasama Tehnologi dan Informasi Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara, Muhammad Tapiv Pardede didampingi Kepala Lapas Klas II B Tebingtinggi Herliadi menjelaskan, kegiatan ini dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Pemasyarakatan Ke 57, serentak dilaksanakan diseluruh Sumatera Utara mengadakan razia pada malam hari.

Menurut Tapiv Pardede, inilah bentuk sinergitas dari Lapas, TNI, Polri dan BNN dalam rangka memberantas masuknya barang barang terlarang dalam bentuk apapun, yang dapat membahayakan gangguan Kamtib di Lapas maupun di Rutan yang ada diseluruh Indonesia.

“Hasil razia malam ini kita menemukan sejumlah handphone, senjata tajam dan mancis serta benda benda lain yang bisa dijadikan senjata, dan ini akan kita musnahkan,” ujarnya.

Tapiv Pardede berharap pemeriksaan terhadap barang barang yang masuk ke Lapas harus diperketat lagi, agar barang barang tersebut tidak sampai ke warga binaan. (ian/han)

Dugaan Penganiayaan terhadap PKL, DPRD Dairi Minta Anggota Satpol PP Anarkis Dipecat

Wakil Ketua DPRD Dairi, Wanseptember Situmorang SH.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Dairi, Wanseptember Situmorang meminta Bupati Eddy Keleng Ate Berutu, memecat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertindak anarkis terhadap pedagang kaki lima (PKL) saat melakukan penertiban di Pusat Pasar Sidikalang.

Wakil Ketua DPRD Dairi, Wanseptember Situmorang SH.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Permintaan itu disampaikan Wanseptember, menyikapi kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP Dairi terhadap seorang putri pedagang di Pasar Sidikalang, Arta Sitanggang (22), merupakan putri pasangan dari, Marojahan Sitanggang (50) dan Hotmauli Naibaho (45) pada Sabtu(3/4).

Peristiwa itu saat Arta Sitanggang berada di Jalan Kelasen, tak jauh dari lokasi pasar berusaha mempertahankan satu unit beko sorong (angkong) yang hendak diangkut Satpol PP ke dalam mobil.

Korban berusaha mempertahankan beko supaya tidak diangkut. Alhasil terjadi tarik menarik, saat itulah diduga sejumlah Satpol PP menginjak-injak kaki korban sampai patah. Para pelaku juga menarik baju korban hingga robek.

Mendengar insiden itu, Wanseptember sangat menyayangkan kejadian itu. Politisi Partai Demokrat itu mengaku prihatin terhadap korban dan berdoa semoga lekas sembuh.

Baca juga: Penertiban di Pusat Pasar Sidikalang: Satpol PP Diduga Aniaya Putri Seorang Pedagang

Wanseptember meminta Kasatpol PP Dairi, Edi Banurea untuk tidak bertindak arogan dan berujung anarkis. “Namboru-namboru kami banyak yang mencari rejeki berjualan di pasar, tolong perlakukan dengan baik dan manusiawi”, ungkap Wanseptember.

Wanseptember juga mengkritisi jajaran Direksi PD Pasar. Direksi dan jajaran managemen PD Pasar diharapkan profesional sehingga dapat mengayomi serta memberikan rasa nyaman kepada pedagang. “Sudah berapa bulan direksi serta Pengawas PD Pasar dilantik, belum juga memberikan suasana nyaman terhadap pedagang. Bahkan, kita mendengar saat penertiban pedagang terjadi insiden yang diduga oknum Satpol PP, ada bertindak anarkis terhadap seorang putri pedagang, pungkasnya.

Menurutnya, pedagang nyaman berdagang, otomatis ekonomi mereka (pedagang) meningkat dan menambah pendapatan PD Pasar sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Masih lanjut Wanseptember, sampai hari ini Direksi PD Pasar belum menyerahkan visi misi dan strategi kerja untuk pasar di Kabupaten Dairi. Kemarin, Komisi 3 telah melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direksi dan Dewan Pengawas PD Pasar. “Tapi RDP hanya dilakukan Komisi, kita menginginkan pembahasan dilakukan bersama-sama di DPRD,” terangnya.

Legislator dari Dapil 4 ini mendesak Direksi dan Pengawas PD Pasar, segera membenahi pasar yang ada di kecamatan. “Jangan hanya fokus di pasar Sidikalang. Banyak pasar yang harus dibenahi, seperti pasar Pargambiran, Pasar Sumbul, Pasar Tigabaru, Pasar Silalahi. Dan legislator itu mempertanyakan, pembenahan pasar diluar pasar Sidikalang tanggung jawab siapa?,” ungkapnya. (rud)

Kinerja Positif di Tengah Pandemi, BRI Terima Penghargaan The Best CEO & Best Innovative Company pada  iNews Maker Awards 2021

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama BRI Sunarso dinobatkan sebagai The Best CEO dalam ajang iNews Maker Awards 2021 yang digelar di Jakarta (07/04). Predikat The Best CEO kepada figur pemimpin perusahaan yang mampu menginspirasi, serta memimpin perubahan di perusahaan untuk beradaptasi sehingga mampu bertahan bahkan unggul dalam kondisi pandemi yang menantang.

Selain penghargaan The Best CEO, Bank BRI juga menyabet penghargaan Best of The Best Innovative Company. Dua penghargaan tersebut dianugerahkan sebagai apresiasi atas keberhasilan BRI dalam langkah-langkah strategis inovatif terhadap proses bisnis atau menunjukkan inisiatif inovasi sehingga berdampak signifikan mendorong kinerja perusahaan di masa pandemi Covid-19.

“Kami sangat bangga menerima penghargaan ini karena merupakan pengakuan atas inovasi yang dilakukan oleh BRI. Kami tentu berharap penghargaan ini terus memotivasi BRI untuk terus berinovasi dan bertransformasi agar BRI bertumbuh secara berkelanjutan dan tidak pernah berhenti untuk memberi yang terbaik kepada negeri ini,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso dalam sambutannya.

Menjabat sebagai orang nomor satu di bank BUMN terbesar di Indonesia ini sejak tahun 2019, Sunarso dinilai berperan penting dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas melalui digitalisasi layanan BRI. Sejalan dengan program transformasi yang tengah dijalankan, BRI berperan aktif dalam penyelamatan UMKM dan program pemulihan ekonomi nasional yang digulirkan pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada iNews atas penghargaan iNews Maker Awards 2021 yang diberikan kepada saya untuk kategori The Best CEO. Penghargaan ini saya persembahkan kepada pekerja BRI, insan BRILIAN di seluruh Indonesia, serta kepada seluruh nasabah BRI terutama pelaku UMKM yang tengah berjuang untuk bangkit di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi saya pribadi, untuk terus memberikan kontribusi terbaik terhadap negeri ini. Karena saya sebagai CEO, tugas utama saya adalah meng-create dan men-deliver value. Begitu saya dan BRI berkomitmen untuk terus memberikan potensi terbaik berupaya penciptaan economic value maupun social value kepada seluruh stakeholder,” papar Sunarso.

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan langsung Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. “Tentunya apresiasi kepada lembaga ataupun pihak-pihak yang memberikan kontribusi positif. Tapi juga memberikan contoh menunjukan kepada masyarakat bahwa pihak-pihak atau lembaga-lembaga kementerian ini perlu diberikan apresiasi, dan sebagai juga role model nantinya bagi yang lain,” kata Hary Tanoesoedibjo.

Sebelumnya Sosok Sunarso sebagai CEO juga dinilai berhasil menahkodai BRI di tengah turbulensi ekonomi. Hal tersebut ditunjukkan dengan sejumlah penghargaan bergengsi yang diperoleh. Di antaranya Tokoh Finansial Indonesia 2020 kategori Perbankan atau sebagai Top National Banker 2020, The Best CEO in Banking Transformation pada ajang CNBC Indonesia Award 2020, The Best CEO of The Year untuk kategori Sustainable Development Goals Contribution di ajang People of The Year 2020, CEO Visioner Perusahaan Tbk. Terbaik dan CEO Talent Development terbaik dalam ajang 9th Anugerah BUMN 2020, serta The Best CEO di ajang Bisnis Indonesia TOP BUMN Award 2020.(*)

Ramadan Jadi Extra Faedah dengan Smartfren Extra Unlimited Malam Full Speed

BERSAMA: Deputy CEO Smartfren mengatakan, Djoko Tata Ibrahim bersama rekan berfoto bersama menyambut Ramadan 1442 H.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Seiring memasuki bulan Ramadan 1442 H, Smartfren kembali menghadirkan Extra Unlimited Malam Full Speed guna mendukung berbagai kegiatan positif dan penuh faedah di kala sahur. Melengkapi manfaat tersebut, Smartfren juga turut menghadirkan rangkaian kegiatan bertajuk #RamadanExtraFaedah yang memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten berfaedah dan menginspirasi kebaikan. Harapannya manfaat dan inisiatif tersebut dapat mendukung generasi muda dan para kreator muda Indonesia mewujudkan Ramadan yang lebih berfaedah, positif, serta membuka peluang bagi masyarakat sekitar.
Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya di bulan Ramadan kali ini, di mana sahur adalah momen paling ditunggu ketika memulai puasa. Karena itu Smartfren memberikan Extra Unlimited Malam Full Speed untuk membuat aktivitas sahur semakin Extra dan berfaedah. Semua pelanggan Smartfren paket Unlimited dan Kuota Nonstop bisa menikmati manfaat ini setiap hari mulai jam 01.00 – 05.00 WIB. Extra Unlimited Malam Full Speed ini didapatkan secara gratis, sekaligus menambah manfaat yang sudah didapatkan sebelumnya, yaitu bisa digunakan untuk internetan 24 jam di semua aplikasi, di mana saja, dan kapan saja di jaringan 100% 4G LTE.
Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung bukanlah halangan untuk menjalani Ramadan dengan penuh makna. Ada banyak hal positif dan berfaedah yang bisa kita lakukan bersama dengan memanfaatkan teknologi. Smartfren bersama Arief Muhammad dan Anya Geraldine mengajak anak-anak muda untuk menyebarkan kebaikan dengan menciptakan konten-konten berfaedah di media sosial, serta ikut mendukung kokreasi dengan seniman visual Hana Madness dan produsen fesyen lokal Koolastuffa yang mengeluarkan merchandise khusus Ramadan berupa Kemeja Koko dan Scarf. Hasilnya akan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia dan akan digunakan untuk mendukung UMKM milik para penyandang disabilitas, memberikan peralatan pendukung penyandang disabilitas, serta mendukung pembangunan rumah baca. Harapan kami, Ramadan kali ini jadi lebih berfaedah dan penuh berkah serta dapat memacu kreativitas sekaligus membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat Indonesia.”
Selain itu, pelanggan Smartfren mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah berlimpah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil.
Masih belum cukup? Di bulan Ramadan ini, Smartfren juga mengajak pelanggan untuk semakin berfaedah dengan Ngonten Extra Faedah. Semua memiliki kesempatan memenangkan hadiah menarik setiap minggunya, seperti Sepeda Limited Edition, Sony Playstation 5, iPhone 12, kamera mirrorless, laptop, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa dicek melalui www.smartfren.com/extrafaedah. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua.

“Tidak perlu lagi menunggu! Ayo gunakan Smartfren Unlimited, buat konten penuh faedah, sebarkan lewat media sosialmu dan jalani Ramadan yang Extra Faedah untuk dirimu dan banyak orang lain,” tutup Djoko Tata Ibrahim. (rel/ram)

PGN Finalisasi Pembangunan Interkoneksi Pipa Gresem – Kalija

Siap Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Jawa Tengah

PIPA GAS: proyek intekroneksi Pipa Gresik-Semarang (Gresem) dengan Pipa Kalimantan Jawa Gas (Kalija). Proyek ini akan berguna untuk mengoptimalkan distribusi gas bumi di Jawa Tengah, khususnya mempersiapkan jalur distribusi gas bumi di area Semarang dan Kendal.

SEMARANG, SUMUTPOS.CO– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas dan bagian dari Holding Migas Pertamina tengah mengupayakan penyelesaian proyek intekroneksi Pipa Gresik-Semarang (Gresem) dengan Pipa Kalimantan Jawa Gas (Kalija). Proyek ini akan berguna untuk mengoptimalkan distribusi gas bumi di Jawa Tengah, khususnya mempersiapkan jalur distribusi gas bumi di area Semarang dan Kendal.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Redy Ferryanto mengatakan bahwa finalisasi interkoneksi Pipa Gresem – Kalija akan meningkatkan pemanfaatan gas bumi dari Lapangan Kepodang yang telah diaktivasi kembali.

Jaringan pipa transmisi Gresem sepanjang 267 km yang dikelola oleh PT Pertamina Gas (Pertagas), memiliki kapasitas pengaliran gas maksimal sekitar 400 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Sedangkan Pipa Tranmisi Kalija I yang dikelola oleh PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) dengan panjang ± 201 KM, telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan Pembangkit Listrik Tambak Lorok.

Redy mengatakan, interkoneksi pipa Gresem-Kalija akan bermanfaat untuk menjangkau pengguna gas bumi sektor komersial industri lebih luas lagi. Dengan demikian, pengembangan niaga gas bumi dengan berbagai moda transportasi baik pipa, CNG dan LNG dapat mempermudah akses gas bumi di wilayah Jateng.

“PGN juga mengupayakan penyelesaian Pipa Jumper dari Tambak Lorok ke Tambak Rejo. Pipa ini diestimasikan selesai pada Triwulan 2 2021. Apabila sudah terhubung, gas bumi dari Lapangan Kepodang akan dapat utilisasi dan didistribusikan ke pelanggan-pelanggan potensial di wilayah Jawa Tengah,” jelas Redi, 7/4/2021.

Disisi lain, gas dari Lapangan Kepodang diharapkan dapat diutilisasi untuk membangkitkan Stasiun Pengisian Bahan bakar Gas (SPBG) Kaligawe untuk pemenuhan kebutuhan CNG sektor transportasi Jawa Tengah. Aktifnya SPBG Kaligawe akan membuat penyaluran CNG di Jawa Tengah menjadi lebih efektif dan efisien. Mengingat kebutuhan CNG Jawa Tengah selama ini dipasok dari Jawa Timur.

Interkoneksi Pipa Gresem – Kalija menjadi momentum bagi PGN sebagai Subholding Gas dalam mendukung percepatan pemanfaatan gas bumi di wilayah-wilayah baru. Apalagi di Jawa Tengah terdapat kawasan industri baru yang berpotensi mengonsumsi gas bumi sebagai sumber energi yang efisien, sehingga akan meningkatkan daya saing produk.

Dengan panjang pipa lebih dari 290 KM di Jawa Tengah, PGN Area Semarang sampai saat ini telah melayani ±5.500 rumah tangga dan 20 pelanggan industri komersial. Secara keseluruhan menyerap sekitar 8,6 BBTUD. Nantinya Kawasan Industri Kendal juga akan menjadi daerah pengembangan pemanfaatan baru yang kebutuhan gasnya dipenuhi oleh PGN.

“PGN akan terus menguatkan bisnis utilisasi gas bumi, serta berupaya untuk terus memberikan excellence service gas bumi untuk masyarakat. Dengan kembali interkoneksi pipa Gresem-Kalija, juga diharapkan dapat memperkuat portofolio PGN sebagai Subholding Gas dalam menjaga kehandalan infarstruktur dan pasokan gas bumi untuk seluruh sektor domestik. Khususnya dalam rangka pemulihan perekonomian di wilayah Jawa Tengah,” tutup Redy. (rel/ram)