31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 3632

Usai Bongkar Gedung Heritage, Bongkar Bangunan Lain yang Menyalah!

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi IV DPRD Medan memberikan apresiasi atas langkah tegas yang diambil Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dengan membongkar bangunan di Jalan Ahmad Yani VII yang dibangun tanpa izin dan telah merubah bentuk bangunan aslinya yang merupakan bangunan cagar budaya di Kota Medan. Namun, mereka meminta agar Pemko Medan juga membongkar bangunan lain yang bermasalah.

“Sikap tegas itu sangat kita apresiasi untuk memberi efek jera kepada pemilik bangunan yang sengaja melanggar aturan. Lagi pula, apabila pemilik bangunan taat aturan, maka akan meningkatkan PAD dari sektor retribusi IMB,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul MA Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (5/3).

Oleh karena itu, DPRD Medan juga berharap agar sikap tegas yang ditunjukkan pada Kamis (4/3) yang lalu tersebut, dapat berkelanjutan terhadap bangunan menyalah lainnya di Kota Medan yang saat ini marakn

atas pelanggaran izin. “Kita harapkan hal ini terus berkelanjutan kepada bangunan yang menyalah lainnya,” ujarnya.

Dikatakannya, selama ini dirinya bersama anggota dewan di Komisi IV yang membidangi masalah pembangunan dan infrastruktur, terus menyoroti persoalan bangunan yang bermasalah di Kota Medan. Sebab, keberadaan bangunan bermasalah dapat merusak estetika kota, bahkan dapat membuat Kota Medan kehilangan PAD dalam jumlah yang besar.

Diakui Paul, selama ini pihaknya mengalami kesulitan dalam persoalan bangunan. Selain tidak memiliki izin, banyak bangunan yang juga terindikasi dilindungi oleh para oknum pejabat.

Baru- baru ini, kata Paul, pihaknya di Komisi IV telah melakukan kunjungan kerja ke 15 titik bangunan yang diduga bermasalah. Hasilnya, sebagian besar tidak memiliki izin.”Di sinilah perlu sikap tegas Wali Kota Medan agar melakukan evaluasi dan tindakan terhadap para oknum ASN dibalik pendirian bangunan ini. Bangunan ini perlu juga ditindak tegas karena kami sudah lakukan kunjungan kerja, hasilnya banyak bangunan tidak memiliki izin,” katanya.

Dijelaskannya, adapun sejumlah bangunan yang ditinjau terbukti melakukan pelanggaran, yakni seperti bangunan di Jalan PWS, Kelurahan Sei Putih Timur II, Medan Petisah. Di situ, terdapat bangunan yang berdiri tegak kendati melanggar aturan, yakni hanya memiliki izin membangun untuk 1 unit, namun dibangun 3 unit. Selain itu, penyimpangan lain juga terlihat dengan pelanggaran roilen sepanjang 1,5 meter.

Bukan itu saja, peninjauan dilanjutkan ke Jalan Bambu. Adanya bangunan izin RTT 5 unit, namun dirubah menjadi gedung pertemuan sekolah. Selain itu juga, pelanggaran roilen depan 4 meter bahkan tidak memiliki gang kebakaran.”Itu hanya beberapa contoh kecil, masih banyak temuan pelanggaran lainnya yang kita temukan,” jelasnya.

Atas temuan itu, Komisi IV DPRD Medan berharap, agar Wali Kota Medan dapat menindak para bawahannya yang melakukan pembiaran bangunan menyalah. “Kita minta ada tindakan tegas guna memberi efek jera terhadap pemilik bangunan yang tidak mengindahkan Perda,” tegas Paul.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Medan, Muhammad Sofyan, mengatakan jika pihaknya masih terus melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang menyalah di Kota Medan. Yang paling disorot, Satpol PP baru saja membongkar bangunan menyalah di Jalan Ahmad Yani VII Kota Medan. Pembongkaran langsung dipimpin Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Pembongkaran bangunan yang menyalah aturan masih terus kita lakukan. Kemarin kita baru saja membongkar bangunan di Jalan Hindu VII, dipimpin langsung oleh Pak Wali,” ucap Sofyan kepada Sumut Pos, Jumat (5/3).

Dikatakan Sofyan, untuk bangunan yang menyalah lainnya, Satpol PP Kota Medan juga terus melakukan tindakan tegas. Hanya saja untuk melakukan pembongkaran bangunan, Satpol PP membutuhkan rekomendasi dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan.

“Kalau sudah dapat rekomendasi, pasti kita tindak tegas. Hanya saja memang semua ada gilirannya, sebab jumlah petugas kita juga tidak banyak, mengingat tugas Satpol PP juga bukan hanya melakukan pembongkaran bangunan, tapi juga untuk menegakkan Perda lainnya,” katanya.

Sedangkan untuk bangunan yang berada di Jalan Ahmad Yani VII yang pembongkarannya dipimpin langsung oleh Bobby Nasution, Sofyan mengatakan jika tindakan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan karena mengingat bangunan tersebut beras di kawasan kota tua atau lokasi yang akan dibangun sebagai kawasan heritage di Kota Medan.

“Kawasan Kesawan kan memang akan dibangun sebagai kawasan kota tua, wajar saja bila mendapatkan perhatian dari Pak Wali. Begitu pun imbauan beliau, agar tidak ada lagi bangunan yang menyalahi aturan di Kota Medan, dan tentu kita siap untuk itu,” pungkasnya. (map/ila)

Berhasil Kelola Lingkungan Hidup, TPL Sabet Penghargaan Proper Nasional

PENGHARGAAN: Direktur TPL Anwar Lawden menerima penghargaan dari Kementeria LHK, melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Tedi Supriatna, SH.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) kembali meraih Anugerah Penghargaan Proper Nasional Kategori Biru periode penilaian 2019-2020. Penghargaan diterima dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

PENGHARGAAN: Direktur TPL Anwar Lawden menerima penghargaan dari Kementeria LHK, melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Tedi Supriatna, SH.

Penilaian diberikan karena berhasil mempertahankan dan mengupayakan, pengelolaan lingkungan di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup ini, diserahkan Kementerian LHK melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara, Jum’at (5/3/2021), di Aula Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara.

Proper Biru TPL diserahkan Kepala DLH Sumut dr.Tengku Amri Fadli, M.Kes melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Tedi Supriatna, SH dan diterima langsung oleh Direktur TPL Anwar Lawden.

“Kami bersyukur masih diberi kepercayaan menerima penghargaan Proper kategori Biru, dari pemerintah, sebagai buah usaha kegiatan dan upaya perusahaan dalam pengeloaan lingkungan, dan pelaksanaannya juga sesuai dengan dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perusahaan terus berkomitmen dalam mengelola lingkungan dan melaksanakan kegiatan perusahaan yang ramah lingkungan serta berkelanjutan, karena sesuai dengan tujuan perusahaan tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” sebut Anwar Lawden didampingi Manager Corporate Comunication (Corpcom) TPL Norma Hutajulu, dan Advisor Social Capital TPL Ir Simon H. Sidabukke, MSi, Cand Dr.

Selain itu Anwar Lawden juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama kepada masyarakat sekitar operasional perusahaan yang selama ini memberikan dukungan untuk perbaikan dan peningkatan yang terus menerus baik di Porsea maupun seluruh kawasan HTI perusahaan.

Kemudian, pemerintah, dan seluruh pegawai perusahaan yang telah bekerja keras dan sungguh-sungguh, dalam menerapkan nilai-nilai inti perusahaan diantaranya pengelolaan lingkungan dikawasan HTI perusahaan.

“Kami yakin dengan komitmen yang telah diterapkan, pengawasan dan disiplin maka pencapaian yang terbaik dapat memberikan nilai positif dalam pelaksanaan, kinerja dan tanggung perusahaan mulai dari lingkungan, sosial kemasyarakatan dan berbagai macam program lainnya sesuai visi dan misi perusahaan,” ujar Simon Sidabukke.

Proper Nasional adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan, yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sejak tahun 1995. Program ini juga memotivasi perusahaan untuk selalu menjaga komitmen dalam penanganan lingkungan hidup.

Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2019-2020 ini, tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor: 460/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2020. Untuk periode penghargaan kali ini, DLH Sumut memberikannya kepada 91 perusahaan dengan kategori yang berbeda. (sih/ila)

Peduli Dampak Covid-19: Kapolres Labuhanbatu Salurkan Sembako

SALURKAN: Personel Polres Labuhanbatu menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19.FAJAR/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Peduli terhadap warga terdampak pandemi Covid-19, Polres Labuhanbatu menyalurkan bantuan sosial di Jalan Nenas, Kelurahan Padangbulan, Kecamatan Rantau Utara, Jumat (5/3).

SALURKAN: Personel Polres Labuhanbatu menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19.FAJAR/SUMUT POS.

Kepolisian Resor Labuhanbatu menyalurkan bantuan berupa bahan makanan.dan uang tunai kepada 10 warga kategori ekonomi lemah (ekolem) yang terdampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengatakan, bantuan sosial yang disalurkan kepada warga terdampak berupa sembako dan uang tunai.

Salah satu warga penerima bantuan tersebut adalah Misran, yang kesehariannya mengais rejeki dari menempel sepeda.

“Bantuan sosial ini merupakan salah satu dari Program Kapolres Labuhantu yakni Jumat Barokah,”kata Martualesi.

Sementara itu, Misran yang menerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Labuhanbatu. “Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat ganda,”kata Misran.(fdh)

Kapolres Asahan Canangkan Kampung Tangguh Berbasis Mikro

RESMIKAN: Bupati Asahan HM. Surya BSc menghadiri peresmian pencanangan Kampung Tangguh Berbasis Mikro. DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan HM. Surya BSc menghadiri pencanangan Kampung Tangguh Berbasis Mikro, binaan Polres Asahan di Desa Taman Sari, Kecamatan Pulo Bandring, Jumat(5/3).

RESMIKAN: Bupati Asahan HM. Surya BSc menghadiri peresmian pencanangan Kampung Tangguh Berbasis Mikro. DERMAWAN/SUMUT POS.

Bupati Asahan dalam sambutannya, mengatakan Kampung Tangguh Berbasis Mikro diharapkan bisa meminimalisir penyebaran atau penularan Covid-19. Kampung Tangguh berbasis mikro yang diresmikan pada hari ini merupakan binaan dari Kapolres Asahan yang wajib kita dukung bersama karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Desa Taman Sari.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Asahan, pembentukan desa tangguh merupakan salah satu upaya penanganan Covid-19 hingga ke level mikro. Keberadaan Desa Tangguh merupakan inovasi yang dapat menjadi penguatan penanganan Covid-19.

“Desa sebagai satuan pemerintahan terkecil tentu harus melakukan gerakan antisipatif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat” ucapnya.

Surya juga menegaskan, posko di tingkat desa perlu dibentuk dengan fungsi Mengkoordinasikan, Mengendalikan, Memantau, Mengevaluasi serta Mengeksekusi Penanganan Covid-19. Dengan berfungsinya posko tersebut, diharapkan dapat mendorong perilaku masyarakat untuk sama-sama mengingatkan bagaimana pentingnya penerapan Protokol Kesehatan.

Pada kesempatan ini, Bupati Asahan juga menyerahkan bibit jahe kepada masyarakat Desa Taman Sari, dan peresmian Posko Kampung Tangguh Desa Taman Sari, Kecamatan Pulo Bandring.

Di tempat yang sama, Wakapolres Asahan mengatakan dengan adanya Kampung Tangguh berbasis Mikro, diharapkan masyarakat bisa tertib dengan protokol kesehatan Covid-19, sehingga dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

Selain itu, Wakapolres juga berharap dengan adanya Kampung Tangguh ini, bisa memberi contoh dan mengajak masyarakat untuk patuh memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya kampung tangguh ini menjadi penambah semangat bagi warga masyarakat Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandring untuk melawan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Taman Sari Arfian Simatupang, selaku ketua Kampung Tangguh berbasis mikro dalam sambutannya mengucapkan terima atas dijadikannya Desa Taman Sari Menjadi Kampung Tangguh Berbasis Mikro yang diresmikan pada hari ini, berharap dapat turut serta membantu upaya pemerintah dalam penanggulangan terhadap penyebaran wabah Covid-19 yang sampai saat ini masih belum berakhir. (mag-9/han)

Olahraga Bersama Tingkatkan Sinergi TNI dan Polri

BERSAMA: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso bersama TNI melakukan olahraga bersama.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam meningkatkan sinergitas hubungan harmonis antara Polri dan TNI, Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso memimpin olahraga bersama di halaman Mapolres Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi, Jumat (5/3).

BERSAMA: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso bersama TNI melakukan olahraga bersama.SOPIAN/SUMUT POS.

Sebelum dilaksanakan olahraga bersama, seluruh personel wajib memeriksakan suhu tubuh dan melakukan pencucian tangan dengan hand sanitizer oleh Poliklinik Urkes Polres Tebingtinggi.

AKBP Agus Sugiyarso usai kegiatan olahraga bersama, mengatakan bahwa kegiatan ini dalam pelaksanaan olahraga bersama untuk meningkatan sinergitas, serta soliditas TNI dan Polri sebagai garda terdepan NKRI.

“Polri dan TNI harus selalu harmonis, selalu bergandeng tangan dalam menangani berbagai masalah di Indonesia dalam berbagai hal terutama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam pelaksanaan tugas kita perlu kesehatan yang prima, jika kondisi badan kita tidak sehat, bagaimana bisa Polri dan TNI melayani masyarakat, kalau personil TNI dan Polri sehat, maka pelayanan kepada masyarakat bisa cepat dan mantap.

Menurut AKBP Agus Sugiyarso, mari kita laksanakan olahraga ini sesuai dengan Protokol Kesehatan dimana saat ini pandemi Covid-19 masih ada.

“Polres Tebingtinggi bersama TNI Koramil 13 Tebingtinggi mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berolahraga biar imun tubuh kita baik dan bisa menangkal radikal bebas, di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang kuat,” bilangnya. Tampak hadir Komandan Koramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Budiono, Kasubden Pom CPM Hendra Yuono, anggota Brimob Detasmen B Tebingtinggi dan Kabag serta Kasat. (ian/han)

Kombes Suheru: Hindari Lokasi Hiburan Malam dan Miras

TABUR BIBIT IKAN: Dansat Brimob Poldasu, Kombes Pol Suheru menabur bibit ikan di sekitar Batalyon B Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dansat Brimob Poldasu, Kombes Pol Suheru menegaskan agar personel tidak mengunjungi lokasi hiburan malam dan minuman keras (Miras).

TABUR BIBIT IKAN: Dansat Brimob Poldasu, Kombes Pol Suheru menabur bibit ikan di sekitar Batalyon B Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

Hal itu disampaikan Kombes Suheru saat mengunjungi Batalyon B di Jalan Ahmad Yani Kota Tebingtinggi, Kamis (4/3) sore. Didampingi Wadansat AKBP James Parlindungan Hutagaol, Kombes Suheru mengunjungi batalyon B untuk menjalin hubungan emosional yang lebih dalam dengan personel.

Kombes Pol Suheru juga meminta semua personel Brimob untuk menjaga nama baik kesatuan. “Siapa lagi yang membesarkan kesatuan ini kalau bukan anda, siapa lagi yang membanggakan dan membesarkan kesatuan ini kalau bukan anda dan kita semua,”kata Suheru.

Kepada jajaran Brimob Poldasu, Kombes Pol Suheru berpesan agar tidak mengunjungi tempat tempat hiburan malam dan berhenti mengonsumsi minuman keras yang sudah menjadi kebijakan pimpinan.

“Tidak ada kata lain, kita harus melaksanakannya dan yang paling berbahaya adalah narkoba. Jika masih ada di antara kita yang mencoba coba, maka saya pastikan cepat atau lambat anda akan jatuh juga, maka jauhi narkoba,” tegas Kombes Pol Suheru.

Sementara itu, Danyon B Kompol Endra Budianto menjelaskan, kunjungan Dansat Brimob Polda Sumut bersama rombongan dalam rangka agenda kegiatan kerja berupa, pemeriksaan perlengkapan senjata dan kenderaan, penanaman pohon, panen ikan dan penaburan benih serta peninjauan lapangan tembak Batalyon B.

“Sebelumnya dilaksanakan kegiatan sarapan pagi bersama dan apel mendengar arahan Bapak Dansat Brimob Polda Sumut serta ramah tamah,” kata Danyon B Kompol Endra.

Menurut Kompol Endra, kegiatan rombongan Dansat Brimob Polda Sumut juga melanjutkan kunjungannya ke jajaran Batalyon B di Mako Kompi 2B Pematang Siantar. (ian)

Wujudkan Daerah Bebas Banjir, Bupati Asahan Tinjau Drainase

DRAINASE: Bupati Asahan, HM. Surya BSc bersama Wabup Taufik Zainal SSos, MSi melakukan peninjauan drainase yang ditutup oleh warga sehingga mengakibatkan genangan air saat musim penghujan, Jumat (5/3).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Untuk merealisasikan visi mewujudkan Asahan Sejahtera, Religius dan Bermartabat, Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Wabup Taufik Zainal Abidin, SSos, MSi mengawali tugas dengan menginventarisir permasalahan yang ada di Kabupaten Asahan.

DRAINASE: Bupati Asahan, HM. Surya BSc bersama Wabup Taufik Zainal SSos, MSi melakukan peninjauan drainase yang ditutup oleh warga sehingga mengakibatkan genangan air saat musim penghujan, Jumat (5/3).

Salah satu masalah yang dialami masyarakat, khususnya yang berdomisili di Kota Kisaran adanya beberapa ruas jalan Kota Kisaran yang tergenang air di saat musim penghujan datang.

Untuk itu, Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan meninjau langsung ke beberapa ruas jalan, seperti di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat sampai ke Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kisaran Timur, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Jumat (5/3).

Dari hasil peninjauan, bupati menemukan sejumlah genangan air yang disebabkan ditutupnya lubang kontrol pembuangan air pada drainase yang ada di ruas jalan Kota Kisaran oleh masyarakat.

“saya instruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan Tengku Adi Huzaifah untuk memperbaiki tata ruang drainase di ruas jalan Kota Kisaran, agar genangan air yang menggenang di ruas jalan Kota Kisaran setiap musim penghujan dapat teratasi”, ujar H. Surya, BSc.

Bupati Asahan juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama dengan Pemerintah mengatasi permasalahan banjir. “Karena untuk mengatasi permasalahan ini, selain drainase yang harus berfungsi dengan baik, juga dibutuhkan kesadaran dari masyarakat untuk menjaga kebersihan serta tidak menutup secara permanen lubang kontrol pembuangan air yang telah disediakan oleh Pemerintah kabupaten Asahan,” terang Bupati Asahan.

Bupati juga meminta kesadaran dari masyarakat untuk secara sukarela membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air di drainase tersebut.

Hal senada dikatakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan, keberadaan lubang kontrol pembuangan air pada drainase, dapat memudahkan para petugas membersihkan saluran drainase.

“sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Asahan, kami akan memberikan tanda berupa cat merah di setiap lokasi yang harus dibongkar, dan dibuat kembali lubang kontrol pembuangan airnya. Pemkab Asahan memberikan batas waktu 2 minggu untuk membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air secara sukarela. Dan nantinya setelah 2 minggu, Dinas PUPR akan membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air yang belum dibongkar oleh masyarakat,”pungkas Adi. (mag-9)

Bupati Langkat Terima Tanjak Mahkota Alam

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pengurus Besar Majelis Belia Negeri (PB MBN) Langkat menghadiahkan Tanjak Mahkota Alam kepada Bupati Langkat, Terbit Rencana PA, Selasa (2/3).

Pemberian hadiah tersebut atas partisipasidan dukungan Bupati Langkat pada seminar dan pelatihan Destar, Tanjak dan Tengkulok Alam Melayu di gedung MABMI Stabat pada Jumat (26/2) lalu.

Selain pemberian Tanjak Mahkota Alam, Wali Utama PB MBN Langkat, Agusma Hidayat didampingi Setia Usaha Muda PB MBN Langkat, M Akbar juga memberikan piagam terima kasih berupa cenderamata kaos dan mug bertuliskan The Heart Of Melayu. Dan gambar kapal berkepala naga.

“Hadiah ini merupakan penghargaan kami kepada Bupati Langkat, yang telah mendukung kegiatan Seminar,”kata Agus.

Dijelaskan Agus, Tanjak Mahkota Alam melambangkan pemimpin di tanah Melayu, atau kepada daerah. “Istilah Melayu, Tanjak ini simbol penguasa Bandar atau wilayah,”ungkapnya.

Untuk cenderamata kaos dan mug, The Heart Of Melayu, melambangkan Langkat jantungnya rumpun Melayu. Sedangkan gambar kapal berkepala naga, melambangkan penguasa lautan.

Mendapat penghargaan itu, Bupati Langkat Terbit Rencana PA mengucapkan terimakasih, dan Pemkab Langkat akan terus menjaga nilai budaya Melayu di bumi Bertuah. (yas/han)

Usulan Pengisian Kekosongan Sekda Kota Binjai, Pemprovsu: Plt Wali Kota Bisa Tunjuk Plt Sekda

Ilustrasi
Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merespon surat Wakil Wali Kota Kota Binjai, Amir Hamzah dalam hal pengisian atau penunjukan Sekretaris Daerah yang saat ini kosong.

Ilustrasi
Ilustrasi

Diketahui, Sekda Kota Binjai sebelumnya, Mahfullah Pratama Daulay, sudah pindah tugas dan dilantik menjadi Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut oleh Gubernur Edy Rahmayadi pada Selasa (2/3) lalu.

“Ya, sudah kita terima,” kata Kepala Bagian Otonomi Daerah pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprovsu, Ahmad Rasyid Ritonga menjawab Sumut Pos, Jumat (5/3).

Rasyid menerangkan, merespon surat dimaksud pihaknya telah mengirimkan radiogram penunjukan Sekda Binjai kepada Amir Hamzah. Kata dia, Plt Wali Kota memiliki kewenangan untuk menunjuk Plt Sekda.

“Jadi sudah serahkan ke Plt Wali Kota Binjai untuk menunjuk Plt Sekda. Plt Wali Kota berhak menunjuk Plt Sekda sesuai Undang- undang,” terangnya.

Belum genap satu minggu pasca dilantik, Amir Hamzah selaku Wakil Wali Kota merangkap Plt Wali Kota Binjai sudah ditinggal oleh bawahannya, Mahfullah Pratama Daulay sebagai Sekda Binjai.

Dalam pelantikan pejabat eselon III atau administrator di lingkup Pemprovsu, Selasa lalu, tampak Mahfullah Daulay ada pada momen tersebut bersama 26 pejabat lainnya.

Ditanya wartawan usai pelantikan, Mahfullah membantah ada ketidakcocokan dirinya dengan Amir Hamzah sebagai pemimpin baru Kota Binjai.

“Nggak ada, nggak ada. Baik-baik aja kok,” ujarnya.

Ia mengungkapkan kepindahannya ke Pemprov Sumut untuk meniti karir sebagai birokrat.

“Bukan, sekda aku kan sudah lima tahun. Terus yang kedua kan kalau ASN ini mau pengembangan karir, kan boleh-boleh aja,” katanya.

Ia pun meyakini, Pemko Binjai akan tetap berjalan meski terjadi kekosongan jabatan Sekda . Sebab menurutnya masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Binjai yang siap membantu tugas-tugas Wakil Wali Kota menjalankan pemerintahan. (prn/han)

PPK dan PPS Genjot Partisipasi Pemilih Pilkada Binjai

DISKUSI: Anggota KPU Sumut, Benget Silitonga saat mengikuti diskusi santai mengenai evaluasi partisipasi masyarakat pada Pilkada Binjai 2020. ist/ SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai menggelar FGD evaluasi partisipasi masyarakat pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020, Jumat (5/3).

DISKUSI: Anggota KPU Sumut, Benget Silitonga saat mengikuti diskusi santai mengenai evaluasi partisipasi masyarakat pada Pilkada Binjai 2020. ist/ SUMUT POS.

Dalam diskusi ringan, terungkap partisipasi pemilih menunjukkan adanya grafik naik berkat sosialisasi yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara.

Anggota KPU Sumut, Banget Silitonga, Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi, LSM, akademisi dan insan pers hadir pada diskusi santai tersebut. Dalam penelitian yang disebar melalui kuesioner sebagai alat survei.

“Hasil penelitian kami yang dilakukan teman-teman Pak Fernando Pinem, partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 sebesar 71,68 persen,” kata Komisioner KPU Binjai, Robby Efendi.

Meski target partisipasi pemilih tak capai target nasional, namun hasil tersebut sudah memuaskan KPU Binjai. Dalam statistiknya, tingkat partisipasi masyarakat baik enam persen dibanding Pilkada 2015 kemarin. Terlebih, hasil tersebut diraih karena pelaksanaan di tengah pandemi Covid-19. “Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif yang dituangkan dalam pilihan kuesioner. Sampel diambil di seluruh kecamatan di Kota Binjai dengan teknik pengambilan dilakukan secara acak,” beber Robby.

Hasilnya, sosialisasi yang dilakukan PPK dan PPS menunjukan hasil sebesar 66,8 persen. Diikuti oleh media sosial sebesar 21,20 persen dan tatap muka 6,8 persen.

Robby bilang, sosialisasi yang dilakukan melalui media sosial menunjukkan hasil baik. Sementara, sosialisasi yang dilakukan KPU Binjai melalui spanduk dan baliho juga memuaskan.

Robby melanjutkan, masyarakat banyak mengetahui bahwa ada Pilkada pada 9 Desember 2020 diketahui khalayak dari sosialisasi yang dilakukan KPU Binjai melalui spanduk dan baliho. “Pada debat publik juga persentase 30 persen, masyarakat tahu ada Pilkada Binjai. Dan terakhir pertemuan sosialisasi secara tatap muka juga,” tambah dia.

“Lagi-lagi media sosial menunjukan hasil memuaskan karena masyarakat mengetahui ada Pilkada Binjai. Diikuti dengan sosialisasi yang dilakukan KPU Binjai dan media massa,” beber dia.

“Terakhir memang peran dari teman-teman PPK dan PPS yang melakukan sosialisasi. 80 persen masyarakat di Kota Binjai pernah mendapat sosialisasi yang dilakukan PPK dan PPS serta masyarakat juga 80 persen mengenal dengan penyelenggara kami,” tukasnya. (ted)