MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Jalan Sampali Simpang Jalan Gabus, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area diringkus petugas kepolisian. Para pelaku ditangkap setelah aksi punglinya terhadap sopir pikup, Pandi (20), yang mengangkut barang viral di media sosial (medsos).
Ketiga pelaku yang ditangkap adalah Syahrial Tanjung (26) warga Jalan Aksara Gang Mandailing, Percut Sei Tuan, M Yasir (41) warga Jalan Sepat, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, dan Dian Syahputra (38) warga Jalan Satria, Kelurahan Banten Timur, Kecamatan Medan Perjuangan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Irianto menyebutkan, aksi pelaku dilakukan, Rabu (3/3) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Awalnya, ketiga pelaku datang dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Mio J plat BK 3699 JAH mendatangi sopir mobil pick up yang membawa pipa untuk diantarkan ke rumah salah seorang warga di Jalan Sampali Simpang Jalan Gabus. “Pelaku Syahrial langsung turun dari sepeda motor dan mengaku oknum SPSI. Lalu, pelaku meminta uang namun sopir tak mau memberikan,” ungkap Rianto, Kamis (4/3).
Pelaku Syahrial terus memaksa kepada sopir tersebut untuk memberikan uang. Akan tetapi, pelaku tetap ngotot tak mau memberikan. “Pelaku dan sopir itu bertengkar. Kemudian, pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam sopir tersebut,” sambung Rianto.
Tak mau terluka dan mati konyol, sang sopir memberikan uang kepada pelaku. Usai menerima uang, pelaku lalu kabur bersama kedua rekannya.
“Aksi pelaku direkam oleh warga dan videonya tersebar di media sosial hingga viral. Selanjutnya, diturunkan tim menyelidiki ke lokasi dan berhasil meringkus ketiga pelaku tersebut,” terang Rianto.
Ia menambahkan, para pelaku saat ini sudah ditahan dan masih dimintai keterangannya oleh penyidik. “Keterangan pelaku sedang didalami untuk pengembangan kasus lebih lanjut dan proses hukum,” pungkasnya. (ris/mag-1/azw)
SIDANG: Dua Youtuber terdakwa kasus pencemaran nama baik, menjalani sidang tuntutan secara virtual, Kamis (4/3).gusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua Yuotuber masing-masing Joniar M Nainggolan dan Benni Eduward Hasibuan dituntut selama 8 bulan penjara. Keduanya dinilai terbukti melakukan pencemaran nama baik, yang menuding oknum polisi menunggak pajak melalui video Youtube, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (4/3).
SIDANG: Dua Youtuber terdakwa kasus pencemaran nama baik, menjalani sidang tuntutan secara virtual, Kamis (4/3).gusman/sumut pos.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho dalam nota tuntutannya menyatakan, kedua terdakwa melanggar Pasal 45 ayat 3 dari UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.
“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Joniar M Nainggolan dan Benni Eduward Hasibuan masing-masing selama 8 bulan penjara, dengan perintah tetap ditahan,” ujarnya dihadapan Hakim Ketua Ahmad Sumardi.
Menurut JPU, hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa meresahkan masyarakat, telah menyerang saksi korban dan membuat rasa malu saksi korban, tidak memiliki izin untuk mengupload ke medsos dan terdakwa tidak mengakui perbuatannya.
“Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa merupakan tulang punggung keluarga,” katanya.
Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang 2 pekan mendatang.
Mengutip surat dakwaan, Joniar M Nainggolan dan Benni Eduward Hsb pada Selasa 11 Agustus 2020, Joniar menghubungi Benni untuk berkeliling melihat aktivitas di seputaran Samsat Putri Hijau Medan.
Terdakwa Joniar dan Benni sepakat bertemu di depan jalan kantor Samsat Putri Hijau Medan. Lalu sesampainya di Kantor Samsat Putri Hijau Medan maka terdakwa I mencoba mengecek kendaraan mobil yang terpakir di belakang kantor Samsat Putri Hijau Medan dengan menggunakan pengecekan telkomsel (kode USSD) dengan mengetik 368117#.
Setelah mengecek, kedua terdakwa menemukan beberapa kendaraan yang menunggak pajak dan ada beberapa kendaraan tidak ditemukan datanya dan ada juga beberapa kendaraan yang diduga bodong.
Kedua terdakwa langsung live di media sosial youtube dengan berkeliling ke samping, depan dan kebelakang kantor Samsat Putri Hijau Medan dan pada saat live youtube tersebut, terdakwa Joniar dan Benni ada menyebutkan beberapa kendaraan dan plat polisi mobil yang terpakir di belakang, samping dan depan kantor Samsat Putri Hijau Medan.
Pada saat live Youtube pada durasi awal 00.01, terdakwa Benni mengatakan masih banyak oknum yang menggunakan kendaraan bodong.
Kemudian pada durasi 02.00 terdakwa Joniar mengatakan mereka bertugas di Dit Lantas tapi tidak taat pajak. Lalu pada durasi 02.12 terdakwa Benni mengatakan, kenapa di areal Samsat Putri Hijau banyak sekali ditemukan kendaraan bodong, lalu pada durasi 02.25 terdakwa Joniar dan Benni mengatakan BK 1212 JG 3,7 juta nunggak pajak.
Tak hanya itu, pada durasi 07.24 saat itu saksi korban Johanes Ginting berdiri di samping mobilnya Honda Jazz BK 1212 JG maka terdakwa I dan terdakwa II memperlihatkan mobil BK 1212JG yang diduga menunggak pajak.
Kemudian, setelah selesai live youtube, kedua terdakwa mengupload atau menyebarkan video tersebut di account youtube terdakwa Joniar dengan nama Joniar News Pekan dengan upload video berjudul kalimat#VIRAL#PUNGLI#RAZIA SIDAK DI SAMSAT POLDASU Banyak Diduga Plat Bodong digunakan oknum Part 1 Dengan video durasi 22.46 menit tersebut di samping dan belakang kantor samsat Putri Hijau. (man/azw)
SIDANG: Dua Youtuber terdakwa kasus pencemaran nama baik, menjalani sidang tuntutan secara virtual, Kamis (4/3).gusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Dewan Pembina DPD BMI Sumut, Drs Hendrik Sitompul MM menyatakan dengan tegas menolak KLB Partai Demokrat yang diadakan secara ilegal di Tanah Batak.
SIDANG: Dua Youtuber terdakwa kasus pencemaran nama baik, menjalani sidang tuntutan secara virtual, Kamis (4/3).gusman/sumut pos.
“Bila kegiatan ilegal dan inkonstitusi ini tidak ditindak oleh aparat keamanan dan Satgas Covid, maka kami sebagai kader Demokrat yang legal akan juga mengambil tindakan, karena mereka sudah melangar AD/ART dan UU parpol,” tegas Hendrik Sitompul menjawab wartawan di Medan, Kamis (4/3/2021) malam.
Selain itu, Hendrik, mantan anggota DPRD Medan itu mengatakan, mereka telah memanipulasi organisasi Kristen Katolik untuk kepentingan sesat politik praktis ambisi kelompok. Bahkan, salah satu pejabat negara diduga kuat terlibat aktif, dalam melaksanakan kegiatan ilegal dan inkonstitusional ini di Hotel Hill, Sibolangit Deliserdang, Sumatera Utara.
Lebih jauh kata Hendrik, negara ini sedang krisis ekonomi dan pandemi. “Biadab bagi pejabat negara yang ambisi politik ikut serta terlibat di dalamnya. Negara harus dibangun sektor ekonomi dan kesehatan dalam masa krisis ini. Pecat pejabat negara berpolitik di masa sulit ini,” tegas Hendrik.
“Jangan gunakan Tanah Batak, untuk kegiatan negatif seperti ini di masa sulit pandemi dan krisis ekonomi,” pungkas Hendrik.(adz)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan XIII meminta pihak Kepolisian membubarkan KLB ilegal yang tidak ada izinnya. Hinca mengaku sudah cek langsung ke Kapolri, bahwa penyelenggaraan KLB itu dipastikan ilegal karena Polri baik Mabes maupun Polda sama sekali tidak memberikan izin penyelenggaraan KLB.
Oleh karena penyelenggaraan KLB itu tidak ada izinnya, maka negara (polisi) harus membubarkannya demi hukum. “Jika tidak dibubarkan, maka negara membiarkan pelanggaran hukum itu. Kita protes keras,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya yang diterima SumutPos.co, Kamis (4/3) malam.
Selain itu, lanjut Hinca, alasan ini adalah urusan internal Partai Demokrat sehingga tidak bisa dibubarkan meski tidak ada izin, anggota Komisi III DPR RI ini memastikan, alasan itu tidak benar. “Selain alasan itu tak dapat dibenarkan oleh hukum, juga kita pastikan penyelenggaraan KLB ilegal ini justru melibatkan pihak eksternal secara sengaja dan menjadi aktor intelektualnya yakni Muldoko sebagai Kepala KSP yang sama sekali bukan kader Partai Demokrat,” tegas mantan Sekjen DPP Partai Demokrat itu.
Kembali dikatakannya, jadi tidak benar jika dikatakan ini urusan internal semata, tapi sudah melibatkan pihak eksternal. “Jadi memang harus dibubarkan. Jika tidak dibubarkan, polisi dan istana telah melakukan pembiaran pelanggaran hukum dan perusakan demokrasi kita secara permanen,” ujarnya lagi.
Lebih lanjut dikatakannya, pada masa Pandemi Covid-19 ini, saat semuanya mengelola masalah ini dengan sungguh-sungguh dan mengutamakan keselamatan dan kesehatan manusia, maka penyelenggaraan KLB yang ilegal ini harus dihentikan karena telah melanggar hukum dan melanggar protokol kesehatan.
“Pak SBY, mas AHY sebagai Ketum PD dan semua kader Partai Demokrat menuntut keadilan dari negara yang harusnya melindungi Partai Demokrat yang secara sah diakui negara dan didaftar secara hukum di Kemenkumham. Ini adalah kematian demokrasi yang diinginkan negara. Ini berbahaya dan mengancam kehidupan kita berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (adz)
Pemaparan: Petugas Polsek Medan Baru sedang menunjukkan tersangka pencabulan anak di bawah umur, di Mapolsek Medan Baru, Rabu (3/3). Sumut Pos/ ist
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemuda pengangguran, Maulana Jaka Ibrahim (22) warga Jalan Starban Gang Lurah Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Polonia Medan, diciduk Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru. Pria tersebut mencabuli anak perempuan di bawah umur, berinisial A (14), berstatus pelajar, warga Jalan Starban, Medan Polonia.
Pemaparan: Petugas Polsek Medan Baru sedang menunjukkan tersangka pencabulan anak di bawah umur, di Mapolsek Medan Baru, Rabu (3/3). Sumut Pos/ ist
Kapolsek Medan Baru,Kompol Aris Wibowo SIK, melalui Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus, kepada sejumlah wartawan di Medan, Rabu (3/3) mengatakan, kejadian terjadi Selasa (16/2), sekira pukul 15.00 WIB. Orangtua korban, Teti Oktavia (38) khawatir hari itu tidak berada di rumah. Ia pun menanyakan kepada teman korban, bernama Anugrah.
Anugrah mengatakan, kalau anaknya dibawa Maulana Jaka Ibrahim.Tidak lama berselang korban pulang ke rumahnya. Teti pun langsung menanyakan kepada putrinya tersebut ke mana dan sama siapa perginya.
Korban mengaku pergi bersama Maulana dan telah dicabulinya di sebuah rumah kosong, tepatnya di Gang Landasan Ujung, Kecamatan Polonia.
Mendengar kejadian ini, orangtua korban membuat pengaduan ke Polsek Medan Baru.
Berdasarkan laporan korban, selanjutnya petugas menangkap pelaku. “Tersangka kita tangkap. Untuk hasil sementara penyidikan, pelaku sudah mengakui perbuatannya,” ujar Irwansyah.
Irwansyah menjelaskan, tersangka mencabuli korban dengan memberi imbalan Rp30.000 sebagai uang jajan kepada korban.
“Pelaku akan dijerat Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 (d) Subider Pasal 82 Jo 76 (e) dari UU RI Nomor 35 Tahun 2014,tentang Perlidungan Anak, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (mag-1/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI asal Sumut, Muhammad Nuh mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Namun, Nuh meminta pencabutan lampiran Perpres tersebut secara formal sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Sudah semestinya pencabutan lampiran Perpres mengenai investasi industri minuman keras itu diformalkan, jangan hanya PHP (pemberi harapan palsu),” kata Muhammad Nuh pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sumut di Wong Solo Gajah Mada Medan, Rabu (3/3).
Menyahuti itu, Ustad Ihsan Satri MA selaku Ketua IKADI Sumut mengatakan, miras sangat merusak kehidupan bernegara, generasi muda akan rusak dengan adanya miras yang merajalela. “Kita apreasiasi Presiden Jokowi sudah mencabutnya, kita akan kawal terus jangan hanya formalitas saja,” terang Ihsan.
Hal senada juga disampaikan DR Sakira Zandi, pembina IKADI Sumut. Menurutnya, minuman keras ini sumber malapetaka, jadi penanganannya jangan tanggung-tanggung. “Apalagi setelah dicabut Perpres ini, maka tidak boleh adalagi penjualan miras di tempat umum seperti di mini market,” katanya. Yusmariono selaku Sekretaris IKADI Sumut juga bersuara. “Kebetulan saya guru SMP di Deliserdang. Semenjak Covid-19, murid melakukan pelajaran daring. Mereka lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan meniru perilaku masyarakat sekitar. Coba anda bayangkan kalau masyarakat sekitarnya banyak yang mengkonsumsi miras? Ini akan sangat berbahaya bagi masa depan mereka,” tandasnya. (adz)
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Kecamatan Birubiru bekerjasama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melalui Program Inovasi Sadoku ( Siap Antar Dokumen Kependudukan) melaksanakan perekaman e-KTP kepada warga lanjut usia (Lansia) dan ABK di Dusun I dan Dusun V, Desa Periaria, Kamis (4/3) siang.
Kegiatan perekaman e-KTP tersebut juga dihadiri Camat Birubiru diwakili Konsen Tarigan, selaku Staf Kecamatan, Kasi Inovasi Pelayanan diwakili Burhanudin beserta staf Pelayanan, Kepala Desa Periaria mewakili Sandi Sinulingga Sekdes dan Perangkat Desa, Kepala Dusun I Periaria dan Kadus V Ujung Meriah, Masyarakat Desa Peria ria yang melakukan perekaman e-KTP.
Pelayanan pembuatan dokumen kependudukan ini mendapat antusias oleh warga Kecamatan Birubiru khususnya Desa Periaria.
Sebab, warga yang berusia lanjut (Lansia) maupun yang dalam kondisi sakit bisa mengurus dokumen kependudukannya atau e-KTP, tanpa harus ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Lubukpakam.
Aksi jemput bola inipun mendapat apresiasi dari warga, dan pelaksanaan perekaman e-KTP berjalan lancar dan aman.
Mewakili warga, Kepala Desa Periaria Abadi Tarigan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Deliserdang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beserta Camat Birubiru, yang telah memfasilitasi perekaman e-KTP warga Desa Periaria dengan sistem jemput bola. Sehingga warga yang dalam kondisi Sakit dan lansia bisa mendapatkan dokumen kependudukannya tanpa harus jauh-jauh ke Lubukpakam.
Sementara itu, Camat Birubiru Dhani Mulyawan mengatakan, pemerintah Kecamatan birubiru mengapresiasi kerja sama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang telah maksimal memberikan pelayanan prima dengan turun langsung ke masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan warga di Kecamatan Birubiru khususnya di Desa Periaria.
Dhani Mulyawan juga mengharapkan, kerja sama yang telah dilakukan dapat berlanjut ke depannya, agar masyarakat dengan mudah mendapatkan dokumen kependudukan. (rel/han)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Menjalani era Better Normal, masyarakat Indonesia, pada umumnya, semakin memanfaatkan teknologi internet dalam kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah dalam hal mencari hiburan.
Data menunjukkan, aktivitas menonton video pada platform online mencapai 98,5% tiap bulannya. Dan Samsung dengan program Galaxy Movie Studio yang telah hadir sejak 2019, ingin turut serta memberikan sebuah tontonan yang berkualitas sekaligus mendukung para sineas muda berbakat untuk terus mengembangkan potensinya dalam menciptakan sebuah video dengan kualitas film.
Melalui teknologi perangkat pintar Galaxy S21 Ultra 5G dan Samsung QLED Smart 8K TV, Galaxy Movie Studio 2021 kembali mengajak ketiga pemenang dari Galaxy Movie Studio 2020 untuk membuat karya video terbaik mereka dan berkesempatan mewujudkan impiannya untuk memproduksi film epik dan profesional bersama dengan sutradara terkenal di Indonesia.
“Samsung melihat bagaimana generasi muda kian bersemangat dalam membuat konten video hingga membuat film. Galaxy Movie Studio di tahun ketiga kembali menghadirkan teknologi terbarunya, kini dari Galaxy S21 Ultra 5G yang cocok untuk para social expressor, content creator, dan juga para sineas muda yang ingin mengekspresikan diri melalui video,” kata Miranda Warokka, IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia.
Menurutnya, Galaxy S21 Ultra 5G terbaru memiliki teknologi unggulan dengan kamera 108 Megapixel yang mampu menghasilkan kualitas video hingga resolusi 8K, memberikan pengalaman membuat dan menonton video super epic. Dan kualitas video terbaik yang dihasilkan melalui Galaxy S21 Ultra 5G dapat langsung dinikmati di Samsung QLED Smart 8K TV. “Kami berharap dengan inovasi teknologi terdepan yang kami hadirkan untuk membuat dan menikmati sebuah film berkualitas, Galaxy Movie Studio dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan dapat terus menginspirasi sineas muda di luar sana untuk berani membuat film ke tahap yang lebih serius dan profesional,” ungkap Miranda.
Galaxy Movie Studio merupakan sebuah wadah yang dibentuk pada tahun 2019 bagi para pengguna smartphone Samsung untuk dapat memperkaya keahliannya dalam membuat konten video dengan kualitas seperti film. Didukung oleh berbagai pihak untuk dalam mengadakan workshop secara offline dan online, Galaxy Movie Studio mendapatkan sambutan positif dari para konsumen dan juga para sutradara Indonesia yang terlibat.
Di tahun keduanya, Galaxy Movie Studio 2020 memberikan kesempatan langsung kepada para sineas muda yang memproduksi movie-like konten melalui kompetisi. Kompetisi tersebut menghasilkan pemenang yang pada tahun ketiga Galaxy Movie Studio 2021, mereka membuktikan bakat sesungguhnya ke tingkatan yang lebih profesional lagi.
Para pemenang Galaxy Movie Studio 2020 ikut serta kembali dalam kompetisi pembuatan film pendek, ketiga finalis tersebut adalah: Rezy Junio Bernessa sebagai pemenang kategori Best Picture, Hasna Rafida Sari sebagai pemenang kategori Best Cinematography dan tidak lupa Kenza Luthfiani sebagai pemenang kategori People’s Choice. Mereka melanjutkan kembali perjalanan mereka dalam membuktikan keseriusan mereka di dunia perfilman Indonesia dengan membuat film pendek ciptaan mereka sendiri menggunakan Galaxy S21 Ultra 5G.
Selama dua minggu mendatang, masing-masing peserta akan ditantang untuk membuat video epik mereka bertemakan “Finding Oneself through Epic Journey” yang akan direkam dengan Galaxy S21 Ultra 5G. Hasil terbaik dari para pemenang akan dinilai berdasarkan kekuatan cerita, penokohan dan karakter juga pengambilan visual yang epik. Nantinya, hasil terbaik ini akan membawa salah satu sineas muda terpilih berkesempatan untuk menjadi bagian dari produksi film pendek Galaxy Movie Studio 2021 bersama sutradara profesional yang akan segera Samsung umumkan.
Miranda menambahkan, setelah pembekalan di Galaxy Movie Studio tahun pertama dan tahun kedua, kini Samsung ingin menjadikan nyata bahwa kecanggihan teknologi Samsung dapat menciptakan sebuah hasil film pendek yang epic hasil kolaborasi sineas muda dan professional. Samsung berharap untuk terus dapat memfasilitasi mereka yang memang ingin serius menjadi sineas muda professional dan meraih mimpi mereka untuk menjadi besar dan menciptakan cerita epic mereka. “Kami pun senantiasa mendukung seluruh masyarakat, termasuk rekan media, yang juga mau berkarya dalam industri perfilman Indonesia. Tentunya teknologi dari Samsung juga dapat menjadi wadah untuk kita menghasilkan dan menikmati video dengan kualitas terbaik. Jadi terus tunggu update dari kelanjutan Galaxy Movie Studio tahun ini sehingga kamu tidak ketinggalan momen epiknya,” tutup Miranda.(rel/adz)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Galaxy S21 Series 5G yang diluncurkan di Indonesia pada akhir Januari silam, memang memiliki beraneka ragam fitur serta spesifikasi yang epic yang semakin mempermudah pengguna untuk menangkap ekspresi mereka sehari-hari dengan lebih baik lagi. Sehingga jangan heran apabila Samsung Galaxy S21 Series 5G menjadi salah satu smartphone yang menarik bagi para social expressor.
Fitur-fitur kamera pada Samsung Galaxy S21 Series 5G memang sudah sangat mumpuni bagi para social expressor untuk dapat menangkap momen-momen epik mereka dengan kualitas gambar yang memukau. Ditambah dengan performa dari Exynos 2100 yang memastikan pengguna untuk melakukan hal-hal yang mereka cintai dengan perangkat Galaxy mereka dengan lebih baik lagi. Namun, hal yang membuat Samsung Galaxy S21 Series 5G menjadi smartphone ‘masa depan’ tidak hanya terbatas pada inovasi yang dihadirkan melalui fitur-fitur tersebut, melainkan juga dari inovasi fitur fitur konektivitas yang dihadirkan oleh Samsung Galaxy S21 Series 5G.
“Melalui setiap produk yang dikeluarkan, Samsung selalu berupaya untuk menjawab tantangan-tantangan yang relevan. Situasi saat ini membuat Samsung menyadari pentingnya konektivitas bagi para penggemar Galaxy di seluruh dunia, oleh karena itu melalui Samsung Galaxy S21 Series 5G, Samsung menghadirkan inovasi konektivitas dalam bentuk dukungan perangkat kepada teknologi masa depan yaitu 5G, WiFi 6E, dan UWB. Melalui konektivitas tersebut, Samsung ingin memastikan bahwa pengguna Samsung Galaxy S21 Series 5G akan tetap relevan di masa sekarang, dan masa yang akan datang.” Ujar Verry Octavianus Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia.
5G dan WiFi 6E Konektivitas Generasi Selanjutnya Sebagai teknologi masa depan 5G mampu menghadirkan konektivitas low latency, dan bandwidth yang menurut ahli dapat mencapai hingga 100 kali lebih cepat daripada jaringan 4G, dan bahwa 5G cepat atau lambat akan hadir di berbagai negara di seluruh dunia dan akan dirasakan oleh konsumen untuk mendukung berbagai macam kebutuhan mereka SoC yang dimiliki oleh Samsung Galaxy S21 Series 5G sudah kompatibel dengan 5G sehingga dapat mendukung konektivitas generasi selanjutnya.
Tidak berhenti di sana, konektivitas lebih cepat ini juga didukung oleh performa yang mumpuni, sehingga ketika 5G sudah benar-benar dapat di adopsi di Indonesia, pengguna dapat menikmati konektivitas 5G sepenuhnya dengan menggunakan Samsung Galaxy S21 Series 5G. Selain 5G salah satu fitur konektivitas yang akan hadir khusus untuk varian Galaxy S21 Ultra 5G adalah WiFi 6E.
WiFi 6E sendiri merupakan ekstensi dari WiFi 6, sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok dari segi kecepatan, namun kehadiran WiFi 6E adalah menambah band 6Ghz yang lebih baru dan lebih luas sehingga mengurangi intervensi dari perangkat-perangkat lain yang menggunakan konektivitas WiFi yang sama sehingga menghasilkan koneksi yang lebih cepat.
Samsung Galaxy S21 Ultra 5G merupakan salah satu dari early adopter dari WiFi 6E, Galaxy S21 Series 5G juga telah mendukung Intelligent WiFi yang telah disempurnakan, sehingga memberikan pengalaman tanpa hambatan saat menggunakan internet dalam berbagai situasi. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan algoritma AI untuk menganalisis dan memprediksi pola lalu lintas aplikasi yang digunakan dalam perangkat dan kualitas sambungan Wi-Fi secara real-time. AI juga mengatur kualitas Wi-Fi yang dioptimalkan untuk performa dan untuk mengurangi latensi yang diperlukan oleh aplikasi yang menuntut seperti panggilan video, cloud gaming, dan streaming. Dan apabila koneksi Wi-Fi diperkirakan akan buruk, koneksi akan dengan cepat beralih ke jaringan seluler untuk memberikan pengalaman jaringan yang lebih baik dan tanpa gangguan.
Kesamaan antara Ultra Wide-Band (UWB) dengan teknologi seperti Bluetooth dan Wifi adalah ketiganya sama sama merupakan jaringan komunikasi nirkabel berjangkauan pendek yang menggunakan gelombang radio untuk beroperasi. Perbedaannya tidak seperti WiFi dan Bluetooth, UWB beroperasi dengan menggunakan frekuensi yang sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk digunakan untuk menangkap data-data spasial dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.
Salah satu fitur pada Samsung Galaxy S21 Series 5G yang telah secara penuh memanfaatkan UWB adalah SmartThings Find, dimana pengguna dapat menemukan perangkat yang terselip dengan mudah, lebih jauh lagi, pengguna juga dapat memanfaatkan signal UWB dari perangkat Galaxy yang juga telah mendukung UWB untuk membantu mengarahkan ke lokasi perangkat yang hilang tersebut. Namun kedepannya Samsung melihat potensi UWB sebagai suatu sarana yang dapat semakin memudahkan pengguna Samsung Galaxy S21 Series 5G untuk menjalankan kehidupan sehari-hari dengan lebih seamless.
Jadikan Momen Lebih Epik Samsung menetapkan harga resmi Galaxy S21 5G mulai Rp12.999.000, Galaxy S21+ 5G mulai Rp15.999.000, Galaxy S21 Ultra 5G mulai Rp18.999.000. Mulai 1 hingga 7 Maret 2021, Samsung menawarkan berbagai promo pembelian menarik dengan skema sebagai berikut: Untuk setiap pembelian Samsung Galaxy S21 Ultra 5G, pelanggan akan mendapatkan; Galaxy Watch Active2 44mm Silver seharga Rp3.399.000. Untuk pembelian dengan skema Trade-in, pelanggan akan mendapatkan cashback sebasar Rp1 juta. Untuk pembelian secara reguler, pelanggan akan mendapatkan tambahan paket data operator. Untuk setiap pembelian Samsung Galaxy S21+ 5G, pelanggan akan mendapatkan Galaxy Buds Pro seharga Rp2.999.000.
Untuk pembelian dengan skema Trade-in, pelanggan akan mendapatkan cashback sebasar Rp1 juta. Untuk pembelian secara reguler, pelanggan akan mendapatkan tambahan paket data operator. Untuk setiap pembelian Samsung Galaxy S21 5G, pelanggan akan mendapatkan; Galaxy Buds Live seharga Rp2.599.000. Untuk pembelian Samsung Galaxy S21 Series 5G di Samsung E-store, silakan kunjungi https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/buy/. Dan untuk informasi lebih lanjut seputar Galaxy S21 5G series, kunjungi https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-ultra-5g/ dan https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/.(reladz)
LUNCUR: Epson saat peluncuran produk 1st A3 EcoTank Monochrome dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis yang menjadi rangkaian acara Epson terakhir di FY2020.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Masih di awal tahun 2021, Epson hadir dengan acara peluncuran produk 1st A3 EcoTank Monochrome dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis yang menjadi rangkaian acara Epson terakhir di FY2020.
LUNCUR: Epson saat peluncuran produk 1st A3 EcoTank Monochrome dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis yang menjadi rangkaian acara Epson terakhir di FY2020.
Dengan hadirnya produk terbaru Epson bisa menjadi solusi untuk menunjang aktivitas dan produktifitas selama kondisi pandemi saat ini. Printer 1st A3 EcoTank Monochrome terbaru dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis ini dirancang untuk mendukung kebutuhan usaha kecil dan menengah yang membutuhkan pemindaian dengan volume tinggi dan kualitas terbaik.
Rangkaian produk terbaru ini juga dihadirkan bagi bisnis atau perusahaan yang mulai beralih ke pengarsipan digital seperti sektor keuangan, perawatan kesehatan, korporasi dan pemerintah.
“Epson Indonesia akan terus berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dengan menyediakan produk-produk berkualitas, inovatif, serta berteknologi mutakhir bagi para pecinta produk Epson di Indonesia, terutama di kondisi pandemi saat ini. kami berharap dengan hadirnya produk-produk kami ini menjadi solusi terbaik bagi pelanggan untuk tetap bisa beraktivitas dan produktif selama bekerja dan belajar dari rumah.” ujar Head of Marketing Division Epson Indonesia, Riswin Li.
Sebagai vendor tangki tinta nomor satu di Asia Tenggara, Epson meluncurkan printer monokrom A3 EcoTank pertamanya, EcoTank M15140, solusi pencetakan monokrom ringkas dan hemat biaya yang menghasilkan kualitas tinggi dengan hasil cetak tahan lama untuk bisnis. Didukung dengan Teknologi PrecisionCore revolusioner Epson, EcoTank M15140 dapat mencetak di ukuran 25ipm hingga A3 +, memindai, dan menyalin dengan kecepatan tinggi, menjadikannya printer yang ideal untuk kantor ritel dan perusahaan. Pengguna bisa mendapatkan kualitas cetak sempurna hingga 4800dpi, dengan tinta DURABrite ET M15140 dengan harga terjangkau, dan menghasilkan hingga 7.500 halaman cetakan ekstra tajam, jernih, tahan air dan noda – termasuk barcode – untuk dokumen bisnis hitam putih berkualitas tinggi.
“Printer A3 Monokrom, 3-in-1 ini menawarkan total biaya kepemilikan yang cukup rendah tanpa mengurangi kualitas cetak, memungkinkan bisnis di ritel dan ruang korporat menikmati lebih sedikit perawatan dan lebih sedikit waktu henti sehingga pengguna dapat fokus pada hal-hal penting lainnya.” kata Syahrizal Apriyanto selaku Head of Consumer & Retail Development Department Epson Indonesia Printer EcoTank M15140 Monokrom ini dilengkapi dengan Heat-Free Technology-Teknologi Bebas Panas milik Epson. Teknologi yang menyederhanakan proses pencetakan dengan keuntungan biaya jangka panjang dan manfaat bagi lingkungan. Tidak seperti printer laser tradisional yang membutuhkan pemanasan awal dan peleburan untuk melelehkan toner ke atas kertas, printhead Heat-Free piezo-electric di EcoTank M15140 dapat langsung memasukkan tinta ke kertas untuk membuat cetakan hitam dan putih. Karena tidak ada panas yang dihasilkan selama proses tersebut, maka hal ini dapat menghemat lebih banyak biaya listrik dan suku cadang saat proses. Printer monokrom multifungsi baru ini memiliki kapasitas kertas yang tinggi hingga 550 halaman, mengurangi waktu berhenti untuk isi ulang kertas sehingga meningkatkan efisiensi proses pencetakan. Pemindaian dan pengeditan juga disederhanakan dengan Epson ScanSmart, yang mengubah dokumen yang dipindai ke dalam berbagai format untuk penggunaan yang berbeda. Selain itu, fitur Wi-Fi dan Wi-Fi Direct printer, juga memudahkan pengguna untuk mencetak dari dan di mana saja dengan mengirim dokumen yang akan dicetak dari perangkat pintar menggunakan aplikasi Epson iPrint. Epson EcoTank M15140 tersedia di Indonesia mulai Februari 2021. Hubungi Dealer Resmi Epson setempat Anda untuk informasi lebih lanjut. Tidak hanya printer Epson EcoTank M15140 dari Epson. Di hari hari yang sama Epson kembali memperluas rangkaian pemindai bisnis dengan memperkenalkan lima model baru ke rangkaian produk WorkForce: DS-530II, DS-570WII, DS-730N, DS-770II dan ES-580W. Dirancang untuk mendukung kebutuhan pemindaian dengan volume tinggi, model ini dikembangkan untuk mendukung kebutuhan usaha kecil hingga menengah di beberapa sektor seperti keuangan, perawatan kesehatan, korporasi dan pemerintah. (rel/ram)