MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD KNPI Sumatera Utara, EL Adrianshah, menyatakan dukungannya terhadap Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Idham Aziz yang segera pensiun.
Ketua DPD KNPI Sumatera Utara, EL Adrianshah.
El menilai Listyo yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim Polri sangat tepat dan mumpuni menjadi Tri Brata 1 (TB1).
“Beliau sangat pantas dan layak untuk menjadi Kapolri, apalagi saat ini beliau sebagai Kabareskrim, jadi sangat pas jika presiden menunjuk beliau,” kata El di Medan, Rabu (20/1).
Selain itu dia juga meyakini penujukkan sosok yang pernah menjadi Kapolresta Surakarta dan ajudan Presiden Jokowi ini dapat membawa institusi Polri menjadi lebih baik di era industri 4.0 sehingga tata kelola kepolisian mengikuti perkembangan zaman.
Perihal usia Listyo yang masih relatif muda untuk menjadi Kapolri — Akpol 1991, El justru melihatnya sebagai hal positif.
“Itu menunjukkan prestasi Komjen Listyo, menjadi Kapolri termuda sepanjang sejarah. Menurut saya itu tidak mudah karena beliau akan berhadapan dengan para senior di kepolisian, tapi jika Presiden sudah memberi keputusan, saya kira semua akan ikut dan saya yakin dengan kemampuan dan reputasi beliau,” lanjut El.
Selaku Ketua DPD KNPI dan tokoh pemuda Sumatera Utara, El menaruh harapan besar kepada Listyo Sigit Prabowo.
“Setidaknya ada tiga isu besar yang akan menjadi tantangan Kepolisian Republik Indonesia. Pertama meningkatkan citra kepolisian di masyarakat, kemudian profesionalisme dan ketiga reformasi sektor keamanan dalam negeri. Kami berharap Pak Listyo bisa melakukan banyak hal di internal Polri. Saya juga mendoakan semoga beliau sukses menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI,” tandad El.(gus)
TETAPKAN: Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Labuhanbatu menetapkan persetujuan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda)
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Labuhanbatu menetapkan persetujuan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) atau Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021, di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Senin (18/1).
TETAPKAN: Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Labuhanbatu menetapkan persetujuan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda)
Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu, Rajid Yuliawan, mengatakan penetapan program pembentukan peraturan daerah Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021, menandakan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu telah mentaati pasal 15 ayat 1 dan pasal 16 ayat 1 Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 120 tahun 2018 tentang perubahan atas peraturan menteri dalam negeri nomor 80 tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah.
“Pengesahan Prolegda oleh legislatif menandakan penyusunan program daerah Kabupaten Labuhanbatu tersebut telah sesuai Permendagri dan ditetapkan dalam Rapat paripurna DPRD Kabupaten,” jelasnya.
Hasil rapat yang dipimpin Ketua DPRD Labuhanbatu, Meika Riyanti Siregar dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu, anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, para unsur Forkopimda, Para asisten, Para kepala OPD, para Kabag dan Insan pers.(fdh)
SUMUTPOS.CO – Trio Samsung Galaxy S21 Series 5G baru saja diumumkan pada acara Galaxy Unpacked. Salah satu hal yang paling menarik dari seri flagship terbaru dari Samsung tersebut adalah designnya yang menarik perhatian.
Tidak dapat dipungkiri bahwa Samsung Galaxy S21 Series 5G memiliki deretan inovasi yang epik, namun Galaxy S21 Series 5G juga memiliki desain ikonik yang menarik perhatian!
Berbeda dengan flagship-flagship Samsung sebelumnya, Samsung Galaxy S21 Series 5G memberikan variasi warna yang lebih colorful, ditambah dengan desain yang unik membuat perangkat Galaxy S21 Series 5G ini sangat cocok untuk menemani keseharian epik kamu!
“Tidak dapat dipungkiri bahwa dimasa sekarang, perangkat yang kita gunakan merupakan ekstensi dari kreativitas dan ekspresi kita. Oleh karena itu Samsung menampilkan pilihan desain dan warna yang ikonik dan stylish untuk Galaxy S21 5G dan S21+ 5G; sementara untuk Galaxy S21 Ultra 5G, pilihan desain dan warna yang sophisticated dan timeless. Hal ini kami lakukan untuk memberikan kebebasan kepada pelanggan untuk memilih perangkat sesuai dengan style dan kebutuhan mereka.” Ujar Verry Octavianus, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia.
Desain yang Ikonik
Sama hal-nya dengan perangkat flagship Samsung sebelumnya, kamera juga menjadi salah satu titik fokus dari Galaxy S21 Series 5G. Samsung Galaxy Note10 yang keluar 2 tahun lalu, mengubah bagaimana tradisi Samsung yang menaruh kamera housing ditengah body belakang ke samping, hal ini kemudian dilanjutkan pada Samsung Galaxy S20, dan kemudian Galaxy Note20. Samsung Galaxy S21 Series 5G-pun melanjutkan ide desain ini, dengan sedikit twist.
Layaknya Galaxy S Series pendahulunya, Samsung Galaxy S21 Series 5G juga masih menitikberatkan kelebihan pada kamera. Sehingga selain inovasi dari performance kamera, Samsung juga ingin menampilkan elemen yang paling menarik mata dari Samsung Galaxy S21 Series 5G ini yaitu desain housing kameranya yang disebut contour cut.
Housing kamera ini di desain dengan mengganti housing kaca pada kamera dengan dengan housing metal yang secara mulus terintegrasi dengan casing pada body Samsung Galaxy S21 Series 5G, sehingga kamera dari perangkat Galaxy S21 Series 5G terasa seakan-akan sebuah ekstensi dari body perangkat memberikan kesan yang mewah dan premium.
Desain yang ikonik juga didukung dengan ketahanan, yaitu dengan penggunaan Gorilla Glass Victus sebagai pelapis body bagian depan dan belakang yang memberikan perlindungan yang maksimal pada Galaxy S21 Ultra dan Galaxy S21+.
Sementara untuk menikmati konten, social expressor sebagai target konsumen Galaxy S21 Series 5G ini juga dimanjakan dengan layar Infinity-O Dynamic AMOLED 2X, dengan refresh rate 120Hz, yang vibrant dan cerah. Layar terbaik yang membuat konten-konten yang anda nikmati semakin immersive dan expressive dan tetap nyaman dengan tambahan fitur Eye Comfort Shield yang secara otomatis mengatur blue light berdasarkan waktu, konten, dan waktu tidur pengguna.
Warna yang Epik Setelah tahun lalu meluncurkan warna Mystic Brown pada Samsung Galaxy Note20 Series serta kehadiran Samsung Galaxy S20 FE yang memiliki warna-warna yang young dan colorful. Samsung Galaxy S21 Series 5G menampilkan varian warna baru yang colorful. Samsung Galaxy S21 Ultra 5G dibekali dengan warna phantom black dan phantom silver; Samsung Galaxy S21+ 5G dibekali dengan warna phantom black, phantom silver, dan phantom violet; sementara Samsung Galaxy S21 5G dibekali dengan phantom violet, phantom white, phantom grey, dan phantom pink.
Warna phantom violet yang menjadi hero color untuk Samsung Galaxy S21 5G dan S21+ 5G merupakan perpaduan yang ikonik antara warna ungu terang dan bingkai emas pada housing kameranya, memberikan kesan yang stylish dan mewah. Warna ini kami hadirkan untuk para social expressor yang dinamis dan ekpresif, dan mereka yang cenderung selalu mejadi trendsetter yang juga menginginkan perangkat yang canggih namun tetap memiliki desain yang mendukung fashion mereka.
Sementara warna phantom black yang hadir untuk Galaxy S21 Ultra 5G dan S21+ 5G merupakan warna yang memberikan kesan elegan. Bagi para desainer, warna true black merupakan warna yang paling sulit untuk dihasilkan, namun melalui Galaxy S21 Ultra 5G dan S21+ Samsung berhasil mendapatkan warna true black. Dengan menaburkan warna hitam pada material baru yang menyerap hampir semua cahaya yang kemudian dikombinasikan dengan kaca dengan haze finish memberikan tampilan hitam yang benar-benar sempurna. Menghasilkan warna phantom black yang sophisticated dan timeless, simbol dari sebuah kesempurnaan.
Preorder Samsung Galaxy S21 5G Series Pada 14 Januari hingga dan 27 Januari 2021, konsumen yang ingin melakukan pre order dapat mengunjungi www.galaxylaunchpack.com dan Samsung Store terdekat atau partner resmi e-commerce Samsung: Blibli, JD.id, Lazada, Shopee, Eraspace, Tokopedia, Dinomarket, Bukalapak, Akulaku, atau Bhinneka.com.
Setiap konsumen yang melakukan pre-order Galaxy S21+ akan mendapatkan Galaxy Buds Live dan Samsung Care+ untuk semua pembelian selama 1 tahun dan kesempatan Bank cashback hingga Rp1.000.000,-.
Setiap konsumen yang melakukan pre-order Galaxy S21 Ultra akan mendapatkan Galaxy Buds Pro dan Samsung Care+ untuk semua pembelian selama 1 tahun dan kesempatan Bank cashback hingga Rp.1.000.000,-.
Konsumen juga mendapatkan kesempatan free upgrade ke memori yang lebih tinggi untuk pre-order Galaxy S21+ ataupun Galaxy S21 Ultra hingga tanggal 27 Januari 2021, selama persediaan masih ada.
Dan semua pre-order juga akan langsung mendapatkan Galaxy Smart Tag. Dengan Galaxy SmartTag Bluetooth Locator, konsumen dapat melacak semua yang penting. Mereka dapat menempelkannya ke kunci, tas, hewan peliharaan, atau apa pun yang ingin mereka awasi. Di masa pre-order ini juga Samsung menawarkan value hingga hampir 8 juta pada pembelian Galaxy S21 Ultra 512 GB. Bayangkan mendapatkan seri S21 Ultra yang paling tinggi dengan RAM 16GB dan memori 512 GB hanya dengan membayar seharga Galaxy S21 dengan memori paling kecil. Kunjungi www.samsung.com/id untuk mempelajari lebih lanjut.
Harga untuk Galaxy S21+ 5G mulai dari Rp15.999.000,- dan mulai dari Rp18.999.000 untuk Galaxy S21 Ultra 5G. Konsumen bisa mendapatkan Galaxy S21+ 5G seharga Rp666.625,- sebulan (selama 24 bulan) sementara S21 Ultra 5G seharga Rp791.666,- sebulan (selama 24 bulan) dengan nilai tukar tambah yang memenuhi syarat hingga Rp10.000.000,-.
SIDANG PARIPURNA: DPRD Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan sidang paripurna dengan agenda pengusulan pemberhentian Bupati Labuhanbatu masa jabatan 2016-2021.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu mengumumkan usulan pemberhentian Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT yang masa jabatannya akan berakhir tahun 2016-2021, Senin (18/1) di gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Jalan SM Raja Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.
SIDANG PARIPURNA: DPRD Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan sidang paripurna dengan agenda pengusulan pemberhentian Bupati Labuhanbatu masa jabatan 2016-2021.
Ketua DPRD Labuhanbatu Meika Riyanti, rapat paripurna pengumuman pemberhentian Bupati Labuhanbatu periode 2016-2021 berdasarkan Rapat badan musyawarah pada tanggal 7 Januari 2021 sesuai dengan ketentuan pasal 78 ayat (2) huruf A undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah bahwa kepala daerah atau wakil kepala daerah.
“Diberhentikan karena berakhir masa jabatannya,” ujar Meika.
Pengumuman pengusulan pemberhentian Bupati Labuhanbatu tersebut dihadiri Sekdakab Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, para kepala OPD, Kabag dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/han)
TOLI TOLI, SUMUTPOS.CO – Pentingnya ketersediaan air untuk pertanian sangat disadari oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP). Pembangunan dam parit telah mengatasi kekurangan air di lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas di Desa Ogomoli, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli Toli, Sulawesi Tengah.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pembangunan embung atau dam parit untuk mengantisipasi kemungkinan adanya El-Nino atau musim kering. Pembangunan itu diharapkan bisa menampung air hujan dan mengairi sawah, sehingga mampu meminimalisir kerugian petani.
“Program pembangunan embung itu merupakan program strategis untuk penampungan air hujan atau sumber sumber mata air di tempat lain. Luas layanan minimal 25 Ha (tanaman pangan), 20 Ha (hortikultura, perkebunan, dan peternakan),” ujar Mentan SYL, Selasa (19/1).
Menurut Mentan SYL, pembuatan dam parit untuk meningkatkan pendapatan petani melalui penerapan pertanian yang lebih baik. Proyek konservasi lahan juga diharapkan menyelamatkan lahan kritis dengan menanamkan tanaman konservasi produktif.
“Masyarakat dan para petani diharapkan bisa menjaga dan merawat apa yang telah dibangun oleh pemerintah,” pintanya.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, program dan bantuan dam parit yang dijalankan Kementan bertujuan untuk meningkatkan luas areal tanam dan peningkatan angka produksi pertanian. Pasalnya, air irigasi merupakan faktor utama berhasil dan tidaknya usaha pertanian dan kunci meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas dan perluasan areal tanam baru sehingga produksi pangan terus meningkat.
“Dengan adanya dam parit air sungai dapat ditahan dan ditampung untuk selanjutnya dapat dialirkan ke lahan pertanian. Untuk itu yang menjadi skala prioritas alokasi kegiatan embung pertanian adalah pada lokasi yang rawan terdampak bencana kekeringan akibat anomali iklim,” beber Sarwo Edhy.
Bupati Toli Toli, Saleh Bantilan sangat mengapresiasi bantuan pusat ini. Menurutnya, dengan adanya dam parit, selama ini pertanaman menjadi sangat mudah mendapatkan air.
“Dengan adanya bantuan tersebut tentu kami berharap IP ditingkatkan, agar di masa pandemic ini pertanaman dan panen jalan terus,” ujar Bupati Saleh.
Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan Gayus Balawera mengungkapkan, program Kementan dalam meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas dan bertambahnya luas tanam melalui bantuan dam parit sangat memberikan solusi nyata bagi petani di Kabupaten Toli Toli khususnya petani di Poktan Tunas Harapan. Pembangunan dam parit telah mengatasi kekurangan air di lahan pertanian yang selama ini merupakan masalah klasik yang dihadapi petani pada musim kemarau.
“Para petani melalui ketua kelompok dan penyuluh pertanian menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo dan Dirjen PSP Sarwo Edhy yang sudah mengalokasikan bantuan pembangunan dam parit. Dulu untuk peroleh air irigasi cukup susah dan produksi padi tidak banyak, tapi kini lahan terairi bertambah luas dan produksi naik,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, dalam mempercepat pembangunan dam parit bantuan Kementan tersebut, para petani sangat antusias melakukan swadaya tenaga sehingga dam parit dengan cepat selesai dibangun. Alhasil, luas lahan yang terairi bertambah luas dan produksi padi pun meningkat karena tanaman mendapatkan asupan air irigasi yang cukup bahkan melimpah.
“Sebelum adanya pembangunan dam parit produktivitas padi hanya mencapai 4,7 ton perhektar, tapi sekarang bisa mencapai 5,7 ton. Luas lahan yang terairi sekarang bisa mengairi hingga 125 hektar,” jelasnya.(*)
RDP: Sekdakab Langkat, Indra Salahuddin menerima tiga Kades dan masyarakat didampingi BKSDA membahas usulan konvensasi ternak warga dimangsa harimau.Ilyas effendy/ sumut pos.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Masyarakat di tiga kecamatan, yakni Bahorok, Besitang dan Batang Serangan meminta agar hewan ternak mereka yang dimangsa harimau diberi konvensasi ganti rugi.
RDP: Sekdakab Langkat, Indra Salahuddin menerima tiga Kades dan masyarakat didampingi BKSDA membahas usulan konvensasi ternak warga dimangsa harimau.Ilyas effendy/ sumut pos.
Hal itu disampaikan masyarakat didampingi Balai Besar Konservasi SDA Sumut saat melakukan audiensi dengan Bupati Langkat Terbit Rencana PA yang diwakili Sekdakab, dr. H. Indra Salahudin, didampingi Asisten II Ekbang H. Hermansyah, kepala BAPPEDA H. Sujarno, Kadis Pertanian Nasiruddin, Kahlakar BPBD H. Irwan Syahri, Camat Bahorok, Besitang dan Camat Batang Serangan di ruang Sekda Kantor Bupati Langkat, Senin (18/1).
Dalam audiensi tersebut, warga diwakili tiga Kades, menyampaikan kerugian besar karena ternak mereka sudah banyak dimangsa harimau Sumatera. Adapun ketiga Kades tersebut, yakni, Kades Batu Jonjong Tetap Ukur Ginting, Kades Lau Damak Ngemat Ginting dan Kades Timbang Lawang Malik Nasution.
Kades Jonjong menyampaikan harapan warga, yakni meminta bantuan dari pemerintah dan KSDA, untuk memberikan konvensasi atas hewan ternak yang menjadi korban harimau. Dan meminta pemerintah untuk melakukan evakuasi harimau ke lokasi yang jauh dari pemukiman masyarakat.
Sementara, KA Balai Besar KSDA Sumut, Hotmauli Sianturi didampingi Kabid Wilayah l KSDA Mustafa Imran Lubis, Kabid wilayah TNGL Ruswanto dan Kasi wilayah I Herbert Aritonang menjelaskan, pihaknya tidak dapat memberikan konvensasi, dikarenakan lokasi dimangsanya hewan ternak warga masih di lokasi TNGL.
Solusi yang dapat diberikan kepada masyarakat, lanjut Hotmauli agar memasukkan hewan ternaknya ke dalam kandang.
“Kami juga akan mencoba mengevalusi translokasi harimau, dengan melakukan metode pemasangan kandang jebakan. Sebelum itu berhasil, baiknya hewan ternak warga dimasukkan ke kandang,”sarannya.
Hotmanuli juga menjelaskan, pihaknya akan menyediakan pos penjagaan, dengan bekerjasama pemerintah desa dan pihak terkait lainnya, termasuk Pemkab Langkat. Serta melakukan upaya jangka panjang lainnya, seperti aspek legalitas kawasan untuk pertenakan di daerah TNGL yang dekat permukiman warga.
Caranya bermitra dengan KPH melalui perhutanan sosial dan sylvopastura, atau kemitraan koservasi KTHK dengan TNGL .
“Sehingga ke depannya, jika ada hewan ternak warga yang dimangsa, dapat diberi bantuan dari pemerintah daerah/pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekdakab menyatakan, Pemkab Langkat akan ikut serta dan membantu menyelesaikan personal tersebut. Termasuk upaya legalistas lokasi yang akan dilakukan BKSDA Sumut. Agar kedepannya masyarakat medapatkan ganti rugi, jika hewan ternaknya kembali dimasang harimau. (yas/han)
RDP: Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra memimpin RDP dengan PT KAI.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama PT Kereta Api Divisi Regional I Sumut, Senin (18/1).
RDP: Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra memimpin RDP dengan PT KAI.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
RDP dilakukan menyoal surat PT KAI yang hendak menutup perlintasan liar di Jalan Ikan Kakap, Lingkungan II, Kelurahan Tanah Tinggi, Binjai Timur.
Selain itu, juga karena surat PT KAI nomor KJ.209/I/1/DV.1-2021 pada 12 Januari 2021 menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra yang memimpin langsung RDP tersebut. “Ya, DPRD Binjai sudah melakukan RDP dengan PT KAI dan Dishub Binjai. Hasilnya, poin utama adalah PT KAI mencabut surat mereka terkait permintaan penutupan jalan tersebut,” kata pria yang akrab disapa Haji Kires ini ketika dikonfirmasi, Selasa (19/1).
RDP berjalan aman dan lancar. Poin kedua dari RDP, kata dia, disepakati akan dibangun pos penjagaan di perlintasan KA tersebut.
Namun, kata dia, yang membangun bukan Pemerintah Kota Binjai. “Pihak Balai Perkeretaapian yang membangun pos jaga nanti. Kapan selesainya, mari kita tunggu bersama realisasinya,” sambung Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai ini.
Dia melanjutkan, penjagaan yang dilakukan Dishub Binjai sejak 13 Januari 2021 terus dilakukan. Bahkan, hingga nanti selesai rampung pos penjagaan tersebut.
“Artinya, petugas yang jaga dari Dishub Binjai. Karena itu jalan dalam kota, bukan antar provinsi. Makanya yang jaga dari pemko dan yang membangun pos jaga Balai Perkeretaapian,” tukasnya.
Sebelumnya, Pemko Binjai menolak penutupan jalan umum tersebut karena sejumlah alasan. Pertama, tidak dapat menutupnya karena jalan alternatif terlalu jauh. Sehingga tidak efisien dan membuat repot masyarakat Kota Binjai.
Kedua, menghambat bantuan penanggulangan bencana kebakaran karena tidak dapat dilalui oleh mobil pemadam kebakaran. Ketiga, menghambat masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Terakhir, menghambat aktivitas masyarakat. Pantauan wartawan, Dishub Binjai sudah menempatkan dua orang petugasnya untuk menjaga perlintasan liar agar tidak terjadi kecelakaan.
Selain itu, Dishub Binjai juga memasang kerucut segitiga sebagai tanda hati-hati. Diketahui, kecelakaan lalu lintas berupa KA tabrak mobil pribadi masyarakat terjadi dua kali dalam kurun waktu sepekan. Beruntung, peristiwa nahas tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Dua kecelakaan dimaksud yakni, mobil pribadi BK 1864 ID yang dikemudikan Z Hutabarat (59) ditabrak KA rute Binjai-Medan, Kamis (7/1). Akibatnya, sopir yang berstatus PNS ini mengalami luka ringan.
Terakhir pada Sabtu (9/1), RPA (18) yang masih pelajar mengemudikan mobil pribadi BK 1501 RU ditabrak KA rute Medan-Binjai. (ted)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Aktivitas perjudian modus tembak ikan kian marak menyelimuti sejumlah daerah di Sumut. Bahkan, intensitasnya berangsur meningkat, seakan tak terbendung di tengah pandemi Covid-19.
TEMBAK IKAN: Mesin judi modus tembak ikan.teddy akbari/sumut pos.
Buntut dari aktivitas ilegal ini, tindak pidana kejahatan lainnya seperti pencurian kendaraan bermotor hingga pencurian disertai dengan kekerasan pun marak terjadi.
Menurut Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Sumut, Paulus PG, judi modus tembak ikan mulai menjamur di sejumlah daerah Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deliserdang hingga Humbang Hasundutan dan lainnya.
Karenanya, DPD GMNI Sumut menagih janji Kapoldasu, Irjen Martuani Sormin yang memberantas judi. Menurut dia, judi dan narkoba ini satu kesatuan yang saling sejalan.
Karenanya, komitmen Kapoldasu yang menyatakan tidak ada tempat bagi penjahat di Sumut harus dibuktikan. Jangan hanya sebatas jagoan semata.
Dia menilai, Poldasu tidak serius menyelesaikan program tersebut. Dicontohkannya, masyarakat yang menggerebek oknum petugas yang diduga bermain dengan narkotika di Labuhanbatu.
“Sedih saya melihat adanya tidak pidana kejahatan yang justru diduga dibekingi oknum aparat. Sehingga jargon tidak ada tempat bagi penjahat di Sumut hanya sebatas jargon,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Sumut Pos, Selasa (19/1).
Selain itu, dia juga prihatin melihat kondisi menjamurnya arena perjudian di Sumut. Mulai dari yang terkecil hingga terbesar.
“Sebagian besar diduga dibekingi oknum aparat,” ujar dia.
Paulus menambahkan, media pernah melansir berita tempat perjudian terbesar yang ada di Sumut. Adalah di Marelan Pasar 7, Desa Manunggal, Labuhandeli, Deliserdang.
Namun hingga kini, diduga praktek tersebut masih berjalan. “Gimana mau menutup yang besar. Yang kecil saja pun semakin menjamur dan tak dapat ditertibkan,” kata dia.
Khusus di Kota Binjai, arena perjudian yang pernah digerebek Satgas Covid-19 Sumut di Jalan Sutomo, Binjai Utara saja pun hingga kini masih beroperasi. Karenanya, dia berharap, Poldasu segera melakukan penindakan.
Terutama kepada oknum aparat yang diduga terlibat. Kata dia, hal tersebut dilakukan agar citra Korps Tri Brata kembali membaik di mata masyarakat.
“Saya mengharapkan Pak Kapolda segera menindak para pelaku kejahatan di wilayah hukum Sumatera Utara. Agar institusi kepolisian kembali dicintai masyarakat,” kata dia.
Belum lagi adanya aksi spontan yang dilakukan masyarakat dengan mendatangi arena perjudian modus tembak ikan sudah terjadi. Seperti di Kota Medan.
Bahkan di Kota Tanjungmorawa, Deliserdang belum lama ini terjadi. Videonya viral yang berisikan sekelompok bapak-bapak dan ibu-ibu mendatangi lokasi perjudian modus tembak ikan hingga spontan melakukan perusakan di Tanjungmorawa.
“Aksi yang dilakukan masyarakat yang mendatangi lokasi perjudian adalah bentuk keresahan yang nyata,” beber dia.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menegaskan, kalau Irjen Martuani sudah berulang kali memberi pernyataan dengan tegas bahwa Poldasu akan menindak tegas segala macam bentuk perjudian. “Apapun bentuknya (perjudian),” kata perwira menengah dengan pangkat tiga melati emas di pundaknya ini.
“Kami juga telah meningkatkan intensitas patroli yang bergabung dengan stakeholder lainnya di semua Polres jajaran. Jadi keterangan Pak Kapolda sudah tegas kali itu. Tidak ada judi dalam bentuk apapun,” seru juru bicara Poldasu ini melalui sambungan telepon selularnya. (ted)
“Masyarakat yang mendapat informasi segala macam (bentuk perjudian), silahkan dikomunikasikan. Dilaporkan ke kita, akan kita tindaklanjuti,” tukasnya. (ted)
LISTRIK PADAM: Seorang pedagang bumbu merapikan barang dagangannya dengan penerangan sebatang lilin di Pasar Petisah Medan, belum lama ini.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah wilayah di Kota Medan hingga Sumut dan Aceh, mengalami padam listrik selama beberapa jam lamanya. Padamnya listrik akibat terganggunya instalasi regasifikasi milik Perta Arun Gas (PAG) yang menyuplai gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun dan Pembangkit yang ada di UPK Belawan, Marine Vassel serta Pembangkit di Paya Pasir, Selasa (19/1).
Ilustrasi.
GM PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra, melalui Senior Manager SDM, Edy Irawan mengatakan, akibat gangguan tersebut sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara kehilangan pasokan sebesar 1.069 MegaWatt (MW). “Untuk mengurangi dampak tersebut, PLN mengoperasikan seluruh pembangkit berbahan bakar minyak, sehingga potensi padam dapat diminimalisir menjadi 343 MW,” ujar Edy.
Dikatakan Edy, saat ini PLN dan Perta Arun Gas terus melakukan upaya pemulihan agar pasokan gas dapat normal kembali sehingga pembangkit berbahan bakar gas dapat beroperasi seperti sediakala.
Sementara itu, akibat kondisi ini juga, membuat listrik di sebagian wilayah Aceh mengalami pemadaman akibat terganggunya pasokan gas ke dua PLTG. PLN menyebut bila kondisi belum normal pemadaman bakal dilakukan hingga tengah malam.
“Pemadaman listrik di sebagian wilayah Langsa, Lhokseumawe, dan Meulaboh akibat terganggunya suplai gas dari Pertagas ke sistem pembangkit kami di Arun Lhokseumawe dan Belawan Medan,” kata Manajer Komunikasi PLN UIW Aceh T. Bahrul Halid, Selasa (19/1).
Pemadaman di wilayah tersebut terjadi sekitar pukul 14.56 WIB. Bahrul mengatakan bakal terjadi pengurangan beban sekitar 90 MW pada malam hari bila kondisi suplai gas dari Arun masih belum normal.”Dengan sangat terpaksa kami akan melakukan pemadaman di beberapa daerah di Aceh, sekitar 90 MW pada saat beban puncak (WBP) mulai jam 18.00 sampai 23.00 WIB secara bergilir untuk antisipasi terjadinya blackout system (padam total),” ujarnya. (rel/bbs/ila)
Rekor tertinggi kasus harian Covid-19 di Indonesia tercatat sebanyak 14.224 pada Sabtu (16/1). Sementara penambahan jumlah kematian akibat Covid-19 pada Selasa (19/1) mencapai 308 pasien per hari, tertinggi selama pandemi. Rumah-rumah sakit hampir penuh. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebut, catatan rekor tersebut sudah tak bisa ditoleransi. Seorang epidemiolog menilai pandemi mulai tak terkendali.
“PADA pekan sebelumnya, penambahan kasus harian 9.000 – 10.000 itu adalah angka yang sangat tinggi. Tetapi ternyata pekan ini kita alami penambahan kasus harian hingga 14.000 kasus,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan di Sekretariat Presiden, Selasa (19/1). “Ini tak boleh dan tidak bisa ditoleransi,” lanjutnya.
Menurut Wiku, kenaikan kasus ini dikontribusikan oleh lima daerah dengan kasus positif Covid-19 tertinggi Kelimanya yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali dan Sulawesi Selatan. Jawa Barat pada pekan ini mencatat kenaikan kasus sebanyak 4.929. “Sebagai perbandingan, Jawa Barat pekan lalu naik 2.196 kasus dalam sepekan. Artinya kini ada penambahan kasus lebih buruk yang ditandai kenaikan kasus sebanyak dua kali lipat,” jelasnya.
Wiku juga menyebut penyebab lain lonjakan kasus adalah data kasus positif Covid-19 dari daerah yang terlambat masuk ke pusat. Akhirnya, data tersebut menumpuk dan menyebabkan penambahan yang tinggi.
Sebelumnya pada pekan lalu, Indonesia mencatatkan rekor penambahan kasus harian Covid-19 tertinggi selama empat hari berturut-turut. Kondisi ini terjadi pada Rabu (13/1) hingga Sabtu (16/1).
Pada Rabu pekan lalu, tercatat ada 11.278 kasus baru Covid-19 yang terjadi dalam 24 jam. Jumlah ini merupakan catatan tertinggi usai penambahan kasus harian Covid-19 tembus angka 10.000. Kemudian pada Kamis (14/1), ada 11.557 kasus baru Covid-19 yang tercatat selama 24 jam.
Lalu pada Jumat (15/1) terjadi penambahan 12.818 kasus dalam waktu 24 jam. Terakhir, pada Sabtu (16/1) data pemerintah memperlihatkan bahwa ada 14.224 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Hingga saat ini, penambahan kasus harian pada Sabtu masih menjadi rekor penambahan tertinggi terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.
Adapun, pandemi sudah berlangsung lebih dari 10 bulan. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Selasa (19/1) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 10.365 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan tersebut menyebabkan jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia kini mencapai 927.380 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana Covid-19 pada 2 Maret 2020.
Kemudian, hingga saat ini terdapat 753.948 pasien yang dinyatakan sembuh. Jumlah itu didapat dari penambahan sebanyak 8.013 pasien dalam 24 jam terakhir.
Selain kasus aktif harian, jumlah kasus kematian akibat Covid-19 pada Selasa (19/1), juga merupakan yang tertinggi selama pandemi. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, ada 308 pasien Covid-19 yang meninggal dalam sehari. Penambahan ini menyebabkan kasus kematian pasien Covid-19 mencapai 26.590 orang.
Sebelumnya, Indonesia mencatatkan jumlah kasus kematian tertinggi, yakni 306 kasus pada Rabu (13/1).
RS Hampir Penuh
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DKI Jakarta, Slamet Budiarto, mengaku sudah memprediksi kasus Covid-19 akan meningkat pasca libur natal dan tahun baru dan rumah sakit akan penuh. IDI sudah mengingatkan hal ini sejak jauh hari.
“Ya kan sudah mengingatkan sejak sebelum liburan bahwa kapasitas RS kita terbatas. Mungkin sudah banyak, tapi karena banyaknya pasien tidak cukup,” kata Slamet, Selasa (19/1).
Namun, ia menyayangkan imbauan yang disampaikan IDI hanya dianggap sebagai angin lalu. Kenyataannya, banyak masyarakat yang masih bepergian di masa liburan Natal dan tahun baru. Bahkan banyak yang abai protokol kesehatan. Akibatnya, kasus Covid-19 melonjak dua pekan pasca libur panjang.
Rumah Sakit rujukan Covid-19 pun hampir terisi penuh meski kapasitasnya terus ditambah. Ia mengatakan, strategi penambahan kapasitas RS saat ini sudah tak bisa lagi dilakukan. Sebab, penambahan tempat tidur juga berkaitan dengan ketersediaan peralatan juga tenaga medis. “(Kalau pasien Covid-19 bertambah terus) ya lama-lama (tenaga medis) akan kelelahan,” ujar dia.
Oleh karena itu, menurut dia, akan lebih tepat jika pemerintah dan masyarakat sama-sama menekan penularan Covid-19. Caranya tidak lain adalah dengan mengurangi mobilitas, keluar rumah hanya untuk keperluan mendesak. Juga selalu menerapkan protokol 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara rutin. “Yang harus ditekan adalah hulunya, kasusnya,” kata dia.
Pandemi Tak Terkendali
Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman menilai, hingga saat ini belum ada upaya yang memadai dari pemerintah untuk meningkatkan perbaikan aspek dari testing maupun tracing. Menurut dia, akan sulit mengendalikan penyebaran Covid-19 jika aspek tersebut tidak diperbaiki secara maksimal walaupun sudah ada vaksinasi yang memang perlu dilakukan dengan rapih, cermat, dan matang.
“Nah jangan dilupakan bahwa perbaikan aspek testing, tracing atau pun screening lah dengan adanya deteksi dini melalui klinik demam di setiap puskesmas itu tidak dilakukan ini enggak bisa kita mengejar semakin jauh kita ketinggalan dari virus ini dalam menyebar,” kata Dicky, Selasa (19/1).
Dicky mengatakan, kasus harian yang ada saat ini sudah menjauh dari kasus harian terendah. Jika tidak dilakukan perbaikan, dalam 2 pekan peningkatan kasus mungkin terjadi. “Dengan pola eksponensial itu bisa membuat lumpuh ini kita di awal bulan depan, ini yang di Jawa,” ucap Dicky.
Ia pun memprediksi, meskipun kapasitas rumah sakit terus ditambah, tetap tidak bisa menampung atau menerima pasien baru Covid-19 lagi. Hal ini, menurut dia, akan meningkatkan jumlah kematian yang diprediksi bisa mencapai 500 orang per hari pada akhir bulan depan.
“Itu luar biasa, sesuatu yang harus bisa kita cegah, dengan cara apa? Ya dengan penguatan aspek testing ini kita temukan semakin banyak kasusnya,” kata Dicky. “Kalau tidak, ya kita semakin memburuk situasinya, ini namanya situasi pandemi tidak terkendali,” ucap dia.
Penyebab Pandemi Tak Kunjung Surut
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban, mengungkap beberapa penyebab naiknya jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia. Menurut dia, kenaikan tersebut merupakan imbas dari segala macam kerumunan yang terjadi di masyarakat beberapa waktu lalu.
“Mulai dari pertama kali waktu itu ada demo cipta kerja, libur panjang kemudian ternyata pesantren juga sudah buka,” kata Zubairi dalam diskusi daring, Selasa (19/1).
“Kemudian yang SMA ada uji coba, kemudian juga ada pertemuan-pertemuan untuk pernikahan dan yang lain,” ujar dia.
Selain itu, menurut dia, kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan juga masih kurang, terutama terkait penggunaan masker. Ia melihat masih banyak warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker. “Jadi itu semua penyebab kenaikan,” kata Zubairi.
Kendati demikian, Zubairi meminta masyarakat untuk tidak perlu terlalu panik dengan kasus Covid-19. “Kita tidak perlu terlalu panik. Mengapa, karena bagaimanapun Indonesia itu negara besar, negara dengan penduduk nomor empat di dunia setelah China, India, Amerika, Indonesia,” kata Zubairi.
“Dan sekarang ini, ranking Indonesia untuk Covid-19 di nomor 19, masih di bawah 1 juta (total kasus Covid-19 di Indonesia),” ujar dia.
Adapun negara tersebut di antaranya, Meksiko,Inggris, Spanyol, Prancis, Amerika hingga India. “Sudah jauh di atas kita, jadi memang (kasus Covid-19 di Indonesia) khawatirkan, namun tidak seberat beberapa negara lain,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi lagi penularan di masyarakat. “Tentunya amat memprihatinkan (kasus Covid-19) dan karena itu kita harus selalu protokol kesehatan mutlak harus dikerjakan,” ucap dia.
Sementara untuk pemerintah diimbau untuk terus meningkatkan jumlah testing Covid-19. “Sekarang sudah makin banyak dikerjakan per hari itu bagus. Namun masih kurang, harus dinaikkan terus jumlah tesnya,” ucap dia.
Penambahan tes perlu dilakukan untuk mengantisipasi terus bertambahnya pasien Covid-19 di Indonesia. “Artinya kita memang harus antisipasi dari waktu ke waktu, jadi kalau dahulu kita sudah naikkan jumlah rumah sakit untuk rujukan, sekarang harus naikan lagi, bulan depan harus naik lagi,” ujarnya.
Zubairi menuturkan, penuhnya rumah sakit untuk pasien Covid-19 juga terjadi di beberapa negara. Ia menyebut Cina sebagai negara yang membuat rumah sakit darurat. Langkah itu diikuti negara-negara di Eropa. “Mulai dari Spanyol, kemudian Itali, kemudian Perancis, Jerman dan seterusnya Inggris apalagi sekarang tinggi banget itu juga pernah mengalami rumah sakit rumah sakit penuh,” lanjut dia.
Zubairi memahami bahwa saat ini proses vaksin Covid-19 sudah dimulai, namun butuh lama agar vaksin tersebut bisa bekerja maksimal. Sehingga, lanjut dia, perlu ditambah secara berkala jumlah rumah sakit atau tempat tidur untuk pasien Covid-19 dalam rangka mengantisipasi penambahan kasus.
“Kemudian bagaimana kalau naik 1,2 juta, 1,5 juta artinya memang kita harus menyesuaikan menambahkan secara berkala, bed rumah sakit, bed ICU, ventilator,” ucap Zubairi. (kps)