GANTUNG DIRI: Korban diduga saat gantungkan diri di lapangan golf.
TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Mangga II Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendadak heboh. Sosok mayat pria ditemukan gantung diri di Lapangan Golf, Minggu (27/12) sekira pukul 6.00 WIB. Dalam pemeriksaan, warga menyebutkan, bahwa korban yang gantung diri tersebut bernama Dasril Nasution (28) warga lingkungan 2 Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Tapteng.
GANTUNG DIRI: Korban diduga saat gantungkan diri di lapangan golf.
Tidak lama penemuan jasad tersebut, Polres Tapteng tiba di lokasi. Guna kepentingan penyelidikan petugas mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan.
Sementara, Kepala Lingkungan (Kepling) II Wajib Senyum, Kelurahan Kalangan Kecamatan Pandan, menyebutkan, korban yang sering bermain sama teman-temannya itu memiliki riwayat penyakit gangguan mental.
“Kalau pas kambuh mau ngamuk di rumah, orangtuanya sering menjadi sasarannya. Kalau di luar korban gak mau ribut apalagi sudah dikasih rokok sama kawannya,” beber Kepling 2 Wajib Senyum Kelurahan Kalangan.
Korban ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan tali jemuran. Hanya saja posisi kaki korban masih terlihat menyentuh tanah. “Motifnya tidak diketahui apa sebabnya tapi dari kondisi korban lidahnya tidak keluar dan talinya juga rendah,” kata warga sekitar. (mag-7/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sepanjang tahun 2020, Pengadilan Negeri (PN) Medan menghukum mati 9 terdakwa kasus narkotika dan pembunuhan. Hukuman mati diberikan, karena dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana sehingga tidak ada kata pemaaf yang meringankan.
Palu Hakim-Ilustrasi
Para terdakwa rata-rata dari kasus narkotika dijerat Pasal 114 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara hukuman mati juga diberikan ke Zuraida Hanum, istri sekaligus otak pelaku pembunuh hakim PN Medan, Jamaluddin.
Pada Rabu 22 Januari 2020, majelis hakim PN Medan menjatuhkan hukuman mati untuk 5 terdakwa kasus narkotika karena menjadi kurir narkotika, sebanyak 56 kilogram. Kelima terdakwa yakni, Boiman alias Boy bin Kartowijoyo, Iskandar alias Is bin Hamid (39) Sunarto alias Narto bin M Suniyo (47), Suhairi alias Heri Bin Manjo (42), dan Marsimin alias Min bin Mat Suwardi (47).
Kasus yang paling menghebohkan lainnya yakni pembunuhan berencana hakim Jamaluddin pada 2019 lalu. Para pelakunya yakni Zuraida Hanum, M Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, akhirnya mendapat hukuman dari majelis hakim dengan putusan berbeda pada 1 Juli 2020.
Saat itu majelis hakim dipimpin Erintuah Damanik, menjatuhkan hukuman mati untuk Zuraida Hanum. Ia dinilai menjadi inisiator pembunuhan keji, padahal korban merupakan suaminya yang merupakan pejabat negara sebagai hakim di Pengadilan Negeri Medan.
Sementara dua terdakwa lainnya, yang menjadi eksekutor M Jefri Pratama, dihukum seumur hidup dan Reza Fahlevi, dihukum 20 tahun penjara. Namun, akhirnya ditingkat banding pada Pengadilan Tinggi (PT) Medan, dua eksekutor ini juga dijatuhi hukuman mati.
Ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sebagaimana diatur dengan Pasal 340 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHPidana.
Kemudian pada 22 Oktober 2020, terdakwa yang menjadi kurir narkotika jenis sabu sebanyak 52 kilogram, Zulkifli (44) divonis mati oleh majelis hakim diketuai Saidin Bagariang saat itu. Perbuatan pembawa becak motor itu, dinilai dapat merusak generasi muda dan tidak membantu pemerintah memberantas narkotika.
Selain itu, dua terdakwa kasus narkotika sebanyak 21 kilogram, juga divonis mati pada 15 Desember 2020. Keduanya yakni Syamsul Bahri (35) dan Ponisan (47). Majelis hakim diketuai Safril Batubara, menyatakan warga Kabupaten Asahan ini, terbukti menjadi kurir untuk peredaran narkotika di Medan.
Sementara itu, pada 16 Desember 2020 hukuman seumur hidup diberikan kepada M Yani, terdakwa kurir sabu seberat 10 kg. Kemudian pada 21 Desember 2020, hukuman seumur hidup juga diberikan kepada pasangan sejoli Wahyudi Syahputra dan Rika Nurainun, terdakwa kurir sabu seberat 15 kg dan 60 ribu butir ekstasi. (man/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringati Hari Relawan Nasional Palang Merah Indonesia (PMI), yang jatuh pada Sabtu 26 Desember 2020 lalu. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan melaksanakan pembagian masker, hand sanitizer dan masker kepada warga Kampung Sejahtera, di Jalan Haji Zainul Arifin, Minggu (27/12/2020) pagi. Pembagian berupa 500 paket ini sebagai wujud membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.
“Palang Merah Indonesia Kota Medan hadir disini, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan memberikan edukasi kepada warga Kampung Sejahtera dalam mencegah penyebaran Covid-19”. Ujar Komandan Unit Markas PMI Kota Medan, Andika Pratama.
Sebanyak 500 paket berupa hand sanitizer, sabun cair dan masker langsung diserahkan kepada masing masing warga Kampung Sejahtera, dengan cara membagikan langsung kepada warga dari rumah ke rumah.
“Apa yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi kami warga Kampung Sejahtera, terlebih lagi bantuan berupa paket hand sanitizer, sabun dan masker ini sangat berguna dalam mencegah penyebaran Covid-19, semoga kebiasaan baru yang diterapkan pemerintah untuk mematuhi 3M dapat terus terjaga, sehingga Covid-19 ini dapat dicegah” ucap Aminurasid, Ketua Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera (P3KS).
Kegiatan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ini dilaksanakan dibantaran sungai Babura dan disaksikan sebagian warga Kampung Sejahtera. Korps Sukarela PMI Kota Medan juga sebelumnya mengikuti kegiatan rutinitas warga dengan bergotong royong membersihkan sampah dan berbaur dengan masyarakat setempat.(rel)
Wijay dan Affan,Lubis Memberi Arahan Coaching clinic kepada anak SSB bintang 12.
PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Sekolah Sepak Bola Bintang 12 Marindal II Kec Patumbak Kab deliserdang kedatangan 2 Orang tamu istimewah Pemain Sikulit Bundar di pentas nasional yaitu WIJAY yang pernah bermain untuk klub sriwijaya fc dan Affan,Lubis pernah membela klub kesayangan kota medan PSMS,kedatangan mereka membuat anak ssb bintang 12 merasa senang serta gembira, sabtu 26/12.
Wijay dan Affan,Lubis Memberi Arahan Coaching clinic kepada anak SSB bintang 12.
Kedatangan kedua mantan pemain senior yang juga pernah membelah timnas ini bertujuan untuk bersilahturahmi serta juga melihat anak anak ssb bintang 12 Berlatih, mereka berdua juga akan (Give Direction) memberikan arahan serta Coaching clinic kepada anak anak Bagaimana bermain bola yang bagus dan disiplin yang kuat, Untuk bersungguh sungguh Berlatih agar dapat mengejar mimpi yang diharapkan Untuk anak anak ssb bintang 12.
Keduanya Sebagai mantan pemain sepak bola, yang pernah memperkuat beberapa klub besar di Indonesia seperti Sriwijaya fc palembang dan PSMS Medan ,Mereka berdua juga mengingatkan kepada anak SSB bintang 12 pemain muda untuk bekerja keras dan tidak cepat puas dengan hasil yang diraih.
Selain itu, di usia yang masih muda pemain harus bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki. Agar menjadi modal untuk masa depan.
“Bagi pemain muda yang kalian lagi berekreasi di sepakbola lapangan hijau, gapai mimpi kalian, karena sepakbola itu sempit ruangnya sangat kecil lakukan yang terbaik. Mudah-mudahan hasil yang baik bisa menunjang masa depan kalian yang lebih baik,” Ungkap keduannya Wijay dan Affan.
Kedatangan Wijay, Affan,Lubis dan Kawan Kawan Di sambut oleh Para pengurus SSB Bintang 12 Ketua Imeng Jailani,Wakil Ketua khairul anhar,Humas Idris Rocky, Menejer Edy prastiwi serta Pelatih Lasmono dan Suria Wijaya.(rel)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dengan melakukan peningkatan teknologi jaringan di seluruh di BTS Universal Service Obligation (USO) yang kini berjumlah 1.111 unit dan berada di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal), untuk terhubung dengan jaringan 4G LTE Telkomsel. Komitmen kolaboratif tersebut dilakukan untuk mewujudkan pemerataan dan kesetaraan akses telekomunikasi broadband, di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro saat memaparkan pemerataan akses broadband di wilayah 3T oleh Telkomsel secara virtual di Jakarta, Rabu (23/12). Telkomsel berkolaborasi bersama BAKTI dan Kominfo melakukan peningkatan teknologi seluruh BTS USO yang kini sudah terhubung dengan jaringan 4G LTE Telkomsel. Hal ini sebagai wujud nyata komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk memastikan percepatan pemerataan dan kesetaraan konektivitas broadband terdepan hingga seluruh penjuru negeri. Dengan upaya ini diharapkan dapat mendukung berbagai lini kehidupan masyarakat lebih jauh lagi, sehingga kenyamanan aktivitas digital, terutama proses pembelajaran jarak jauh yang sangat diperlukan di masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan ini, hingga penggunaan saluran digital, serta mendorong transformasi perekonomian digital sektor UMKM di seluruh pelosok negeri.
Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, “Peningkatan teknologi seluruh BTS USO yang kini sudah terhubung dengan jaringan 4G LTE, merupakan wujud nyata komitmen kami sebagai leading digital telco company untuk memastikan percepatan pemerataan dan kesetaraan konektivitas broadband terdepan hingga seluruh penjuru negeri. Kami berharap, upaya ini dapat mendukung berbagai lini kehidupan masyarakat lebih jauh lagi, sehingga kenyamanan aktivitas digital, terutama proses pembelajaran jarak jauh yang sangat diperlukan di masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan ini, hingga penggunaan saluran digital, serta mendorong transformasi perekonomian digital sektor UMKM di seluruh pelosok negeri.”
Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate yang turut hadir dalam konferensi video tersebut mengatakan, “Hasil Kolaborasi yang kuat antara Telkomsel dan BAKTI telah terjadi sejak tahun 2015 yang kini telah berhasil menggelar BTS USO sebanyak 1.111 titik di seluruh Indonesia. Terima kasih kepada Telkomsel yang terus menerus tiada henti membangun akses telekomunikasi hingga ke pelosok tanah air. Pembangunan jaringan ini wujud nyata Telkomsel bersama Kominfo RI yang ingin terus menghadirkan jaringan 4G LTE yang merata. Ini menjadi momentum yang penting bagi kemajuan bangsa, maka dari itu mari kita merayakannya bersama dengan memanfaatkan jaringan melalui kegiatan yang produktif dan berrmanfaat untuk kebaikan bersama.”
BTS USO selama ini menjadi salah satu tulang punggung dalam pemerataan akses telekomunikasi di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) serta perbatasan negara. Maka dari itu, peningkatan layanan yang dilakukan Telkomsel juga menjadi dukungan perusahaan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Saat ini, Telkomsel bersama BAKTI telah menggelar 1.111 BTS USO yang kini seluruhnya telah terhubung teknologi jaringan broadband terdepan 4G LTE. Pengembangan tekmologi jaringan tersebut juga menjadi bagian dari total lebih dari 233.000 BTS Telkomsel yang telah beroperasi melayani lebih dari 170 juta pelanggan di sekira 95% wilayah populasi di Indonesia. Untuk rencana ke depan, Telkomsel juga telah mendapat amanat bersama BAKTI untuk membangun tambahan 47 BTS USO baru berteknologi 4G LTE di sejumlah wilayah 3T di Indonesia, guna semakin mengakselerasikan pemerataan dan kesetaraan konektivitas broadband terdepan, sehingga dapat memberi manfaat bagi lebih banyak masyarakat hingga wilayah terdepan. Seluruh BTS USO baru tersebut akan segera melayani masyarakat dalam waktu dekat.
Pada Desember 2020 ini, Telkomsel kembali dipercaya oleh pemerintah sebagai peserta yang lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360–2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler. Tambahan spektrum frekuensi tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan layanan broadband terkini 4G LTE dengan memaksimalkan kapasitas dan kualitas jaringan broadband yang merata bagi masyarakat hingga pelosok negeri.
Memberi Dampak yang Bernilai Tambah
Selain mengembangkan infrastruktur dan teknologi jaringan broadband terdepan, Telkomsel memastikan kehadirannya juga dapat memberi manfaat lebih bagi masyarakat di wilayah 3T dan kawasan perbatasan negara. Hal tersebut diwujudkan Telkomsel dengan menjalankan program corporate social responsibility (CSR) di sejumlah daerah penyelenggaraan BTS USO. Sejumlah wilayah tersebut meliputi Tanimbar (Maluku), Golo Ketak (Nusa Tenggara Timur), Buwun Mas (Nusa Tenggara Barat), dan Wairara (Nusa Tenggara Timur).
Inisiatif CSR yang dilakukan Telkomsel di daerah-daerah tersebut meliputi pemberian dana perbaikan sekolah, paket bingkisan Natal dan sembako, hingga penyelenggaraan program InternetBAIK untuk mengedukasi masyarakat setempat perihal penggunaan internet yang positif, bermanfaat dan bertanggung jawab.
Selain itu, Telkomsel juga berkolaborasi dengan mitra strategis untuk menyalurkan bantuan berupa perangkat pendukung kegiatan belajar jarak jauh, seperti perangkat laboratorium komputer sekolah. Di samping itu, Telkomsel juga memberikan dana dan perbaikan fasilitas umum seperti yang dilakukan di Pusat Kesehatan Desa Golo Ketak, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggata Timur.
Dalam kesempatan konferensi video bersama Telkomsel dan Menteri Kominfo RI (23/12), hadir juga para perwakilan dari desa serta sekolah penerima manfaat, seperti SMP Negeri 4 Golo Ketak NTT dan SMP Negeri 1 Kormomolin Tanimbar, Maluku, Ambon, yang berdiskusi serta memberi testimoni tentang pemanfaatan akses broadband yang kini telah tersedia dan membantu keseharian masyarakat setempat.
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Golo Ketak, Fransiscus Mambok, yang ikut hadir dalam konferensi video mengatakan, “Seiring dengan implementasi metode belajar daring dari rumah, kualitas jaringan di wilayah kami juga semakin baik melalui ketersediaan jaringan 4G dari Telkomsel. Harapannya, mudah-mudahan dengan hadirnya jaringan 4G di desa kami, anak-anak kami dan masyarakat dapat memanfaatkan jaringan internet dari Telkomsel dengan baik. Ketersediaan jaringan dari Telkomsel ini juga semakin meningkatkan rasa persatuan kami sebagai satu bangsa yang kuat, dan mendorong semangat untuk memajukan daerah kami agar bisa bersaing dan maju bersama desa-desa lain.”
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kormomolin Tanimbar, Ollyva Esther Turlel mengatakan, “Dukungan dari Telkomsel memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas jaringan 4G di daerah kami. Sebagai salah satu desa 3T yang sangat minim pengetahuan akan teknologi, maka dengan adanya bantuan jaringan dari Telkomsel kami sangat berterima kasih sekali. Karena jaringan Telkomsel sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga kami harap upaya Telkomsel dapat terus berlanjut ke depan, melihat dari masyarakat yang sangat membutuhkan dukungan tersebut.”
“Kami senantiasa berkomitmen untuk terus bergerak maju memberikan kontribusi nyata terhadap pemerataan layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia. Maka dari itu, kami siap menjadi pintu gerbang solusi digital yang merata dengan memperkuat kembali kolaborasi dengan pemerintah sekaligus mendukung upaya penyediaan jaringan 4G di seluruh desa hingga tahun 2022 mendatang. Kami pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah 3T dan daerah perbatasan sehingga ketersediaan jaringan terdepan dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada negara dan masyarakat, khususnya untuk peningkatan perekonomian digital melalui memberdayaan transformasi sektor pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” pungkas Setyanto.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Medan, Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut) meminta kepada jajaran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut untuk bertindak tegas terhadap Pengusaha PT Juishin Indonesia yang telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak sebanyak 197 orang buruhnya sejak Mei 2020.
“Sudah tujuh bulan lebih ratusan buruh di PHK, tapi pengusaha seperti santai saja, terkesan pemerintah tidak ditakuti mereka (pengusaha),” Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo kepada Sumut Pos di Medan, Kamis (24/12).
Padahal, kata Willy, pihaknya sudah kerap melakukan aksi-aksi, ke kantor Gubernur, DPRD Sumut, tapi hingga kini tak satupun anggota dewan yang sidak atau mengunjungi buruh yang sedang aksi di PT Juishin, yang terus menuntut dipekerjakan kembali.
“Kami juga minta DPRD Sumut turun ke perusahaan, melihat kondisi saat ini buruh butuh kepedulian anggota Dewan dan Disnaker Sumut untuk menyelesaikan persoalan buruh,” ungkap Willy.
Lebih lanjut Willy menyampaikan, dengan berlarutnya kasus PHK ini, pihaknya meminta agar UPT Pengawasan Disnaker Sumut tegas segera melakukan peroses penyidikan (BAP) terhadap pihak perusahaan yang diduga melakukan pemberangusan serikat buruh, dan melimpahkannya ke meja hijau.
“Yang di PHK 197 itu semua pengurus dan anggota PUK FSPMI. Akibat ini jelas perusahaan telah melanggar Pasal 28 Jo Pasal 43 UU No 21 Tahun 2000, di sana ada sanksi penjara 1-5 tahun penjara,” tegas Willy.
Willy juga berharap, kepala Disnaker Sumut yang baru dapat memanggil Dirut PT Juishin Indonesia yang diduga merupakan warga negara Taiwan, untuk menyelesaikan persoalan buruhnya.
“Kami yakin Kadisnaker Sumut yang baru, pasti bisa menyelesaikan ini, kami berharap itu,” pungkasnya. (mag-1)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga pilar Kecamatan Medan Amplas gelar patroli bersama skala besar dengan sasaran gereja-gereja di Kecamatan Medan Amplas. Patroli sekala besar ini langsung dipimpin Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK MH.
Arfin didampingi Danramil 08/MJ serta Camat Kecamatan Medan Amplas, Kamis (24/12) menjelaskan, giat tiga pilar ini sebagai bentuk kepedulian dalam memberi jaminan keamanan kepada umat Kristiani untuk melaksanakan ibadah Natal di wilayah hukum Polsek Patumbak.
“Guna memantapkan keamanan dan ketertiban masyarakat tentunya personel yang kita libatkan dalam pengamanan disinergikan dengan TNI-Polri dan instansi-instansi samping. Kegiatan ini dilaksanakan usai melaksanakan apel kesiapan pengamanan ibadah Natal dan Tahun Baru 2021 di Kantor Kecamatan Medan Amplas,” ujar Arfin kepada wartawan.
Dikatakannya, personel gabungan yang dilibatkan sebanyak 350 dari TNI-Polri dan dibantu oleh jajaran Kecamatan Medan Amplas juga ikut dalam pengamanan tersebut.
“Dengan sinergi dan kerja sama oleh seluruh komponen yang ada, akan dapat menjamin terselenggaranya ibadah Natal dan pergantian tahun dengan aman, tertib dan lancar,” katanya.
Pada Patroli tersebut, lanjutnya, beberapa gereja yang menjadi sasaran ditinjau langsung kesiapan pengamanan di beberapa gereja yang ada di wilayah hukum Polsek Patumbak.
“Kami dari Polsek Patumbak, Koramil 08/ MJ dan juga jajaran pemerintah Kecamatan Medan Amplas melaksanakan patroli skala besar cipta kondisi untuk menjelang pengamanan Hari Natal dan tahun baru 2021,” sebutnya.
Selain itu, tambah Arfin, dalam patroli skala besar ini, jajaran Muspika Kecamatan Medan Amplas juga melakukan Patroli penegakan protokol kesehatan covid-19, guna menangkal penyeberan virus corona (Covid-19) di masyarakat.
“Tentunya menyangkut perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, sasaran kami adalah untuk memastikan gereja-gereja yang ada di wilayah kami, dan juga kita pastikan warga masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Medan Amplas tertib dalam melaksanakan protokol covid-19,” lanjutnya.
Menurut Arfin nantinya, pengamanan bakal terus berjalan hingga waktu perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 telah usai.
Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan Patroli pada saat malam ibadat Natal dan juga malam pergantian tahun 2020, yang tujuannya untuk meningkatkan Kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polsek Patumbak.
“Ya tentunya untuk ibadah natal pada malamnya kita akan melakukan patroli, seperti biasa juga dan tentunya kami akan selalu hadir, jajaran TNI, Polri dan jajaran Kecamatan akan selalu hadir untuk masyarakat dan memastikan keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.(Mag-1)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Area, kembali berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis daun ganja kering siap edar seberat 238 gram. Daun ganja kering itu berhasil disita petugas dari tangan pelaku, pada Kamis, 17 Desember 2020.
Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago, melalui Kanit Reskrim Iptu Rianto kepada wartawan menjelaskan, kronologis singkat penyergapan terhadap pelaku berinisial JHS (27), warga Jalan Datuk Kabu, Gang Datuk Vl, Pasar lll Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Rabu (23/12) sore.
Setelah sebelumnya, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Medan Area, mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran barang haram di Pasar lll Kecamatan Percut Sei Tuan.
Dari informasi yang diperoleh pihaknya menyisir lokasi, tepatnya di Jalan Datuk Kabu, Pasar lll, tim melihat ciri-ciri yang sesuai informasi, lalu petugas mengamankan pelaku.
Pasca penangkapan berlangsung petugas tidak menemukan ganja tersebut dari tangan pelaku, akan tetapi ketika dilakukan penggeledahan di rumah JHS, petugas menemukan sebuah tas berwarna hitam yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan barang haram tersebut.
“Benar saja, setelah di geledah petugas, isinya terdiri dari plastik putih yang digunakan sebagai pembungkus daun ganja kering, berikut tiga bungkus kertas tiktak,” terangnya.
Untuk selanjutnya, tambah Rianto, pelaku JHS beserta barang bukti diboyong ke Mapolsek Medan Area guna penyelidikan lebih lanjut.
“Terduga pengedar Narkotika jenis daun ganja kering, pelaku atas nama JHS telah diamankan di Mapolsek, guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Mag-1)
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
TIBA DI MAPOLDASU: Mantan Direktur PT ALAM yang juga Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah tiba di Mapolda Sumut untuk memenuhi panggilan penyidik, Kamis (7/2). Pria yang akrab disapa Ijeck ini diperiksa sebagai saksi terkait kasus alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan sawit di Langkat.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara sekaligus Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumut, Musa Rajekshah secara resmi mengukuhkan Pengurus Kota (Pengkot) TI Medan di Hotel Santika Medan, Rabu (23/12/2020) malam. Adapun komposisi Pengkot TI Kota Medan; Ketua Hamdani Syahputra; Sekretaris Syafrizal Harahap; Bendahara Rini Marianur Sinulingga, serta 56 pengurus lainnya.
Musa Rajekshah mengucapkan selamat kepada para pengurus Pengkot TI Medan yang baru dilantik. Ia pun meminta pengurus tetap solid. Meski masih dalam suasana pandemi, pengurus seluruh kabupaten dan kota diharapkan rutin melaksanakan turnamen guna mengasah kemampuan para dojang. “Prestasi takkan mampu kita raih tanpa adanya turnamen. Tanpa turnamen takkan mungkin pula kemampuan para dojang akan meningkat.
Kemampuan atlet kita meningkat diperoleh dari latihan yang baik sejari-hari. Bantu kami di provinsi kiranya kabupaten/kota punya banyak turnamen untuk meningkatkan kemampuan atlet kita dan prestasi bagi Sumut ke depan,” kata pria yang akrab disapa Ijeck saat didapuk memberi arahan dan bimbingan.
Ijeck mengapresiasi Pengkot TI Medan yang belum dilantik tapi sudah menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya, menghadirkan pelatih dari Korea Selatan.
“Saya juga sudah menargetkan kepada pelatih untuk mendapatkan 10 medali emas di PON 2024. Karena, di tahun itu Sumut akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Aceh. Kita harus menjadi juara umum,” harapnya. Hamdani Syahputra mengapresiasi seluruh pengurus Pengprov TI Sumut yang telah mempercayakannya sebagai ketua Pengkot TI Medan.
“Alhamdulillah, kami resmi dilantik dan sah menjalankan roda organisasi Pengkot TI Medan,” katanya. Terkhusus kepada Ijeck, Hamdani berterimakasih atas dukungan selama ini serta amanah yang diberikan tersebut.
“Ini tak lepas dari dukungan Bung Ijeck selaku Ketua Pengprov TI Sumut, sekaligus Wakil Gubernur Sumut,” ujarnya seraya meminta tamu undangan memberi aplaus atas penghargaan yang diterima Ijeck sebagai tokoh penggerak olahraga di Indonesia, baru-baru ini. “Semoga penghargaan yang diperoleh Bung Ijeck tersebut, dapat memotivasi kita semua terkhusus pengurus Pengkot TI Medan,” sambungnya.
Masih Hamdani, sebelum pelantikan ini terlaksana, pihaknya telah menggelar rangkaian kegiatan. Salah satunya, menggelar rapat kerja yang membahas tentang program kerja Pengkot TI Medan 2021. “Hasil rapat kerjanya adalah kita akan menggelar even setiap bulan, seperti Gashuku hingga kenaikan sabuk. Ini semua kami lakukan untuk meningkatkan dunia taekwondo Indonesia di Kota Medan dan sebagai upaya meraih medali emas di PON yang akan datang,” pungkasnya.
Ketua KONI Medan, Edi Sibarani mengatakan janji Hamdani Syahputra akan melakukan berbagai kegiatan taekwondo telah terlaksana. Seperti menggelar penataran wasit, UKT hingga bekerjasama dengan pelatih luar negeri “Tinggal satu lagi ini Bang Dani, yakni meraih target emas seperti yang telah ditetapkan oleh Bang Ijeck. Saya rasa, dari 10 medali emas, Medan harus dapat 6 emas. Karena, atlet Taekwondo di Sumut, 60 persennya ada di Medan,” ujarnya memberi tantangan bagi segenap pengurus baru Pengkot TI Medan.
Sebelumnya dalam acara yang dipandu host dan artis kondang, Edwin ‘Super Bejo’ tersebut, tamu undangan dibuat terhibur lewat pertunjukkan para atlet taekwondo Medan. Selain itu turut diberikan penghargaan kepada para atlet berprestasi dan sejumlah tokoh yang telah memajukan taekwondo di ibukota Provinsi Sumut. (prn)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kembali meninggal dunia pasien terkonfirmasi Positif Covid-19, HY (41) warga Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu sore (23/12) dan dikebumikan secara protokol kesehatan di perkuburan Jalan Pangulu Tarif, Kelurahan Tebingtinggi, Kota Tebingtinggi.
Sebelumnya korban sempat dirawat di Rumah Sakit Wulan Windy Jalan Marelan, Kota Medan dan hasilnya sesuai dengan keterangan pihak rumah sakit pemeriksaan Swab terhadap pasien positif terkonfirmasi Covid 19 + DM Tipe 2 + ARDS sangakaan CHF ec CAD.
Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia mengatakan pada hari Jumat tanggal 18 Desember 2020 WIB, HY berobat ke Rumah Sakit Wulan Windy di Jalan Marelan, Kecamatan Marelan, Kota Medan kerena mengalami gejala sesak nafas.
Selanjutnya pihak Rumah Sakit Wulan Windy mengadakan pemeriksaan terhadap HY dengan melakukan pemeriksaan rapid test dan hasilnya reaktif , selanjutnya Pihak Rumah Sakit Wulan Windy melakukan pemeriksaan Swab terhadap pasien dan hasilnya menunggu selama 2 hari.
“Setelah diketahui hasil pemeriksaan Swab positif terhadap HY, tanggal 20 Desember 2020 pasien dibawah ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan pada Selasa (22/12) sekira pukul 23.00 WIB, karena terkonfirmasi positif HY meninggal dunia dan dilakukan pelaksanaan pemakaman jenazah sesuai dengan protokol kesehatan,” paparnya.
Dalam pemakaman tersebut hadir Komandan Koramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Budiono, Kadis Perkimsih HM Hasbie Hasiddiqi, Camat Padang Hilir Ramadhan Pulungan, anggota Polres Tebingtinggi, TNI dan pihak Kelurahan Tebingtinggi.
Dalam menangapi hal ini, korban meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 memang penduduk Kota Tebingtinggi sesuai kartu identitas korban, tatapi setelah menikah, korban tidak lagi tinggal di Kota Tebingtinggi dan tinggal di Kota Medan Karena ikut dengan suaminya. (ian)
Keterangan Foto: MAKAMKAN: Korban meninggal warga Kota Tebingtinggi dimakamkan sesuai dengan Protokol kesehatan di Jalan Penghulu Tarip, Kelurahan Tebingtinggi.