Home Blog Page 3912

Terdakwa Penggelapan Uang Rp3 Miliar Diadili

SIDANG: Syamsuri, terdakwa kasus penggelapan uang Rp3 miliar menjalani sidang di PN Medan, Rabu (11/11).gusman/sumut pos.
SIDANG: Syamsuri, terdakwa kasus penggelapan uang Rp3 miliar menjalani sidang di PN Medan, Rabu (11/11).gusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Syamsuri (68) warga Jalan Singosari, Kecamatan Medan Area, terdakwa penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp3 miliar dengan saksi korban Antoni Tarigan, disidangkan di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (11/11).

SIDANG: Syamsuri, terdakwa kasus penggelapan uang Rp3 miliar menjalani sidang di PN Medan, Rabu (11/11).gusman/sumut pos.
SIDANG: Syamsuri, terdakwa kasus penggelapan uang Rp3 miliar menjalani sidang di PN Medan, Rabu (11/11).gusman/sumut pos.

Sidang beragendakan mendengarkan nota eksepsi terdakwa (keberatan atas dakwaan jaksa) yang dibacakan oleh penasehat hukumnya di depan Ketua Majelis Hakim Tengku Oyong dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan.

Dalam nota eksepsinya, penasihat hukum terdakwa menyatakan dakwaan jaksa tidak dapat diterima dan memohon kepada majelis hakim agar menerima eksepsinya.

Sementara itu, jaksa pada surat dakwaannya yang dibacakan di persidangan mengatakan kasus ini bermula pada tanggal 23 Desember 2013 saksi korban Antoni Tarigan, saksi G Johnson P Tambunan dan terdakwa sepakat melakukan jual beli tanah seluas 570 M2 yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto No 8, Kel Pandau Hulu I, Medan Kota.

“Dimana Antoni dan Johnson selaku pihak penjual sedangkan terdakwa selaku pihak pembeli,” ujar jaksa.

Dalam perjanjian tersebut disepakati beberapa hal diantaranya yaitu harga tanah sebesar Rp1.250.000.000, cara pembayarannya dengan uang muka sebesar Rp625.000.000 sedangkan sisanya akan dibayarkan setelah surat-surat atas tanah tersebut selesai diurus.

“Saat proses pengurusan surat-surat atas tanah tersebut sedang dilakukan ternyata tanah tersebut dijual lagi oleh Antoni dan Johnson kepada orang lain bernama Ricky Sutanto,” jelas jaksa.

Jaksa melanjutkan, mengetahui hal tersebut kemudian terdakwa melaporkan perbuatan mereka kepada pihak yang berwajib sehingga Antoni dan Johnson telah dihukum atas perbuatannya tersebut.

“Namun dalam proses persidangan dimaksud telah terjadi kesepakatan antara Antoni, Johnson dengan terdakwa yaitu akan membatalkan perjanjian jual beli dengan Ricky Sutanto sedangkan penjualan dengan terdakwa tetap dilanjutkan dengan membuat addendum perjanjian jual beli tertanggal 28 Maret 2016 dengan kesepakatan penambahan harga tanah menjadi sebesar Rp1.500.000.000,” ungkap jaksa.

Jaksa mengatakan bahwa setelah surat keputusan dari BPN Kota Medan untuk penerbitan sertifikat hak milik atas tanah tersebut keluar maka Antoni dan Johnson mencoba menghubungi terdakwaguna menagih sisa pembayaran tanah tersebut sebesar Rp875.000.000 namun terdakwa selalu berkelit dan tidak mau melakukan pembayaran.

“Kemudian pada tanggal 29 Juni 2015, Johnson menjual lagi tanah tersebut kepada saksi Ir. Lamidi Laidin dengan harga Rp2.700.000.000. Mengetahui tanah tersebut dijual lagi, terdakwa keberatan dan menimbulkan permasalahan sehingga Ir. Lamidi mencoba menengahi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,” beber jaksa.

Lebih lanjut jaksa menjelaskan akhirnya diperoleh kesepakatan yaitu Antoni akan memberikan uang kompensasi sebesar Rp3.000.000.000 kepada terdakwa dengan ketentuan perjanjian jual beli tanggal 23 Desember 2013 beserta addendum perjanjian jual beli tanggal 28 Maret 2016 segera dibatalkan oleh terdakwa Syamsuri. Setelah terjadi kesepakatan maka Antoni menyerahkan uang sebesar Rp3.000.000.000 kepada Ir. Lamidi untuk diserahkan kepada terdakwa.

“Namun Ir Lamidi bersama dengan terdakwa membuat surat pernyataan tanpa sepengetahuan Antoni dengan inti surat pernyataan tersebut pembatalan surat akta terjadi setelah sertifikat akta tanah tersebut diterbitkan oleh instansi yang berwenang. Mengetahui hal tersebut, Antoni minta uangnya dikembalikan,” ungkap jaksa.

Akan tetapi, lanjut jaksa, terdakwa tidak berkenan mengembalikannya dan terdakwa telah menggunakan habis uang tersebut untuk keperluan pribadinya. Antoni kemudian melaporkan terdakwa ke polisi.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 372 subs Pasal 378 KUHPidana. (man/azw)

PSMS Segera Latihan Lagi

LATIHAN: Para pemain PSMS bakal kembali latihan pada awal Desember nanti.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah meliburkan pemain karena kompetisi ditunda hingga Februari 2021 mendatang, PSMS Medan berencana kembali mengumpulkan pemain. Para pemain Ayam Kinantan direncanakan kembali latihan mulai awal Desember 2020 mendatang.

HAL itu dikatakan Sekretaris PSMS Julius Raja. “Rencananya para pemain akan kembali kumpul di Kebun Bunga pada akhir November atau awal Desember. Setelah itu pemain akan kembali latihan,” ujar Julius Raja kepada Sumut Pos, Kamis (12/11).

Soal kembali latihan tersebut merupakan permintaan dari Pembina PSMS, Edy Rahmayadi. Menurut Edy, untuk mewujudkan lolos ke Liga 1, PSMS harus memiliki persiapan matang.

“Pak Edy minta agar pemain kembali latihan, karena target lolos ke Liga 1 tidak lah mudah. Pak Edy ingin PSMS memiliki persiapan matang,” ujar pria yang akrab dipanggil King tersebut.

King menilai permintaan Edy Rahmayadi tersebut cukup baik. Apalagi para pemain tetap diberikan gaji meskipun sedang libur. “Daripada di rumah tidak ada kegiatan, lebih baik para pemain kembali latihan. Toh, kita tetap membayar gaji mereka,” sebutnya.

Rencana latihan kembali ini berlaku untuk semua pemain PSMS, termasuk yang berasal dari luar Sumatera Utara. “Semua pemain akan kembali berkumpul. Bukan hanya dari Sumut, tapi juga yang berasal dari luar Sumut,” ungkapnya.

Hingga November 2020, PSMS masih membayar gaji pemain sebesar 40 persen. Rencananya untuk Desember akan kembali 25 persen, namun semua tergantung Surat Keputusan (SK) PSSI. Pasalnya kontrak pemain akal berakhir Desember 2020 nanti.

“Saat ini kita sedang menunggu SK PSSI soal status kontrak pemain. Kalau menurut informasi, status kontrak pemain otomatis diperpanjang. Tapi kita menunggu keputusan resminya,” sebut King.

Meski begitu, belum tentu semua pemain akan kembali memperkuat PSMS. Manajemen memberi isyarat bakal ada pemain yang tidak diperpanjang kontraknya. “Kemungkinan ada pemain yang tidak diperpanjang kontraknya. Bukan dicoret, tapi memang kontraknya yang habis,” tambahnya.

Terkait nasib lanjut tidaknya kontrak pemain, manajemen PSMS akan tetap mengacu pada penilaian pelatih. Jika Pelatih Gomes de Oliveira menilai jasa pemain tersebut tak dibutuhkan lagi dalam tim maka manajemen berpeluang tidak memperpanjang kontrak pemain itu untuk liga 2 tahun 2020/2021 mendatang.

“Nah pemain yang habis kontrak itu ditengok pelatih kalau memang dia rasanya gak diperpanjang ya ngapai kita perpanjang lagi. Tapi kita menunggu regulasi dari PSSI,” pungkasnya. (dek)

Rekonstruksi Tahanan Aniaya Tahanan hingga Tewas, karena Geram Korban Memperkosa Anak Kandung

REKONSTRUKSI: Proses rekonstruksi pengeroyokan tersangka pemerkosa anak di Sergai.
REKONSTRUKSI: Proses rekonstruksi pengeroyokan tersangka pemerkosa anak di Sergai.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 22 tahanan ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengeroyok tersangka pemerkosa anak, TS, hingga tewas dalam sel. Para tersangka diduga melakukan pengeroyokan karena geram terhadap perbuatan TS.

REKONSTRUKSI: Proses rekonstruksi pengeroyokan tersangka pemerkosa anak di Sergai.
REKONSTRUKSI: Proses rekonstruksi pengeroyokan tersangka pemerkosa anak di Sergai.

“Motifnya lantaran para tahanan geram mengetahui kasus yang melibatkan tersangka,” kata Kasatreskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai), AKP Pandu Winata, kepada wartawan, Kamis (12/11).

Pandu mengatakan pengeroyokan itu berawal dari aksi seorang tersangka, Hambali. Tersangka lainnya kemudian ikut melakukan penganiayaan.

“Sehingga terjadilah penganiayaan yang dilakukan para tersangka,” ucap Pandu.

Kasus ini berawal saat seorang bapak, TS, diamankan warga karena diduga memerkosa anak kandungnya. TS sempat dihakimi massa sebelum diamankan oleh kepala desa setempat dan diserahkan ke polisi. (bbs/azw)

“Bahwa pada hari Jumat (25/9) sekitar pukul 13.30 WIB, masyarakat menghakimi tersangka TS diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap putri kandungnya sehingga diamankan kepala desa,” tutur Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, Minggu (27/9).

TS kemudian dibawa ke unit PPA Polres Sergai dan ditahan. Dia dijerat sebagai tersangka karena diduga melanggar UU Perlindungan Anak.

Setelah ditahan, pada Sabtu (26/9) pukul 00.40 WIB, terjadi keributan di dalam sel. Salah satu tahanan melapor kepada petugas bahwa tersangka pemerkosaan tersebut dalam keadaan tergeletak lemas.

“Tersangka kemudian dilarikan ke RSU Sultan Sulaiman Sei Rampah untuk dilakukan perawatan, namun sekitar pukul 06.10 WIB nyawa tersangka tidak tertolong lagi dan meninggal dunia selanjutnya di autopsi di RS Bhayangkara Medan,” tutur Robinson. (bbs/azw)

Berkas Korupsi TPA Karo Dilimpahkan ke Tipikor Medan

DITAHAN: Terdakwa Chandra Tarigan saat ditahan beberapa waktu lalu.
DITAHAN: Terdakwa Chandra Tarigan saat ditahan beberapa waktu lalu.

KARO, SUMUTPOS.CO – Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo Tahun Anggaran (TA) 2016, ke Pengadilan Tipikor Medan. Pascapelimpahan, Kamis (12/11) sidang perdana dengan terdakwa Candra Tarigan mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo yang juga sebagai Kuasa Pengguna Anggaran, akan digelar.

DITAHAN: Terdakwa Chandra Tarigan saat ditahan beberapa waktu lalu.
DITAHAN: Terdakwa Chandra Tarigan saat ditahan beberapa waktu lalu.

Hal ini dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Karo, Denny Ahmad SH MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Karo, Andriani Sitohang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/11).

“Untuk berkas perkaranya itu sudah kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor PN Medan, dan sesuai jadwal sidang pertama pada Kamis, “ jelas Andriani.

Dia juga mengatakan perkara ini merupakan rangkaian lanjutan dari perkara tindak pidana korupsi studi kelayakan untuk pemilihan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah dengan Terdakwa Baron Kaban dan Risdianto, yang sudah lebih dahulu disidangkan.

“Untuk nilai kerugian negara dalam Korupsi Pengadaan Lahan TPA Sampah ini sebesar Rp1.481.109.025,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui Candra Tarigan pernah dinyatakan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Karo terkait dugaan kasus korupsi pada pekerjaan pembuatan bangunan tugu atau tanda batas Tugu Mejuah Juah pada tahun 2016 silam dengan nilai pekerjaan sebesar Rp679 juta di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo.

Kemudian Candra Tarigan mengajukan gugatan Pra Peradilan (Prapid) ke Pengadilan Negeri Kabanjahe. Kemudian majelis hakim memutuskan bahwa tindakan termohon (Kejaksaan Negeri Karo) adalah tidak sah dan tidak berkekuatan hukum. Dan menyatakan untuk segera menghentikan proses penyidikan terhadap pemohon (Candra Tarigan), dengan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). (deo/azw)

Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Ridwan Siboro

Tersangka DJS yang dipaparkan Polsek Medan Helvetia, Kamis (12/11).
Tersangka DJS yang dipaparkan Polsek Medan Helvetia, Kamis (12/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Helvetia, Kamis (12/11), meringkus pelaku penganiayaan berat dengan cara memukul dan membakar Ridwan Siboro (37) di Jalan Pendidikan Cinta Damai Medan, beberapa waktu lalu. Dipimpin Panit 2 Reskrim Polsek Medan Helvetia Ipda Theo, tersangka berinisial DJS (19) ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Listrik Nomor 10, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Baru, Rabu (11/11), sekira Pukul 23.30 WIB.

Tersangka DJS yang dipaparkan Polsek             	 Medan Helvetia, Kamis (12/11).
Tersangka DJS yang dipaparkan Polsek Medan Helvetia, Kamis (12/11).

Kejadian bermula, pada Selasa (10/11), sekira pukul 19.30 WIB, telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban Ridwan Siboro (37) mengalami luka bakar sekujur tubuhnya.

Pada saat itu, si pelapor yang merupakan keluarga korban sedang tidur di rumahnya, lalu didatangi tetangganya dan mengetuk pintu sambil berkata “Adik bibi dibakar orang, di Jalan Pendidikan Cinta Damai Medan”.

Mendengar hal itu, keluarga korban beserta tetangganya langsung bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP). Sesampainya di sana, ia melihat korban mengalami luka bakar yang parah. Selanjutnya Pelapor membawa korban ke RS Bina Kasih Medan untuk mendapatkan pertolongan. Atas kejadian tersebut Pelapor membuat Pengaduan ke Polsek Medan Helvetia.

Berdasarkan Laporan Polisi: LP/525/XI/2020/SU/Polrestabes Medan/Polsek Medan Helvetia, pada Rabu (11/11). Sesuai informasi yang didapat dan pengembangan di lapangan, Tekab Polsek Medan Helvetia dapat mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya.

Saat dilakukan interogasi di lapangan Pelaku DJS (19) mengakui perbuatannya. Menurut pelaku, ia telah melakukan penganiayaan dengan cara memukul kor ban menggunakan sebilah broti (kayu) dan kemudian menyiramkan cairan spritus ke tubuh korban. Selanjutnya membakar korban dengan menggunakan mancis yang telah dipersiapkan olehnya.

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK mengatakan, penangkapan terhadap Pelaku DJS (19) di persembunyiannya di Jalan Listrik Nomor 10 Kelurahan Petisah Tengah.

Pardamean menjelaskan, terhadap pelaku dikenakan pasal berlapis 340 yo 53 subs 354 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya 20 tahun.

“Barang bukti yang kami amankan dari pelaku DJS (19), yaitu satu helai baju kaos warna hitam putih dan satu helai celana panjang warna biru, sepasang sandal, satu batang kayu broti dan 1 satu buah mancis warna biru,” pungkasnya. (mag-1/azw)

Smartfren Community Dukung TBM Cilegon

CILEGON, SUMUTPOS.CO– Hikmatullah (36 tahun), Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Cilegon 2019-2024 adalah pemuda yang patut menjadi tauladan banyak orang. Kesungguhannya mengabdikan diri pada upaya pengembangan pendidikan nonformal di Indonesia, membawa dia ke dalam  berbagai perjuangan penuh suka dan duka.

Berawal dari ketekunannya menyelesaikan Paket C setara SMA, menjual laptop demi mendirikan yayasan pendidikan, hingga kini bersinergi dengan Smartfren Community guna mendukung kelancaran pendidikan nonformal di tengah pandemi.

Hikmatullah yang akrab di sapa Ismet, telah lama aktif sebagai pegiat pendidikan nonformal dan pemberdayaan masyarakat dan awal 2020 lalu bergabung sebagai bagian dari Smartfren Community.

Ismet memiliki pengalaman sebagai warga belajar selama 3 tahun; berjuang menekuni Program Kesetaraan Paket C hingga lulus dan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri. Pengalaman ini juga yang kemudian memantapkan hatinya sehingga bernadzar untuk mengabdikan diri mengembangkan pendidikan nonformal di kampung halamannya.

Pada 2016 silam bersama TBM Kota Cilegon, Ismet bergerak mendorong terwujudnya 25 TBM rintisan di 8 kecamatan sebagai wadah kegiatan pendidikan masyarakat. Sebagai seorang pegiat pendidikan, dia mengajak istri dan anak-anaknya secara rutin berkeliling Kota Cilegon menggelar kegiatan baca buku gratis melalui program LIKE MOKA (Literasi Keliling Motor Pustaka).

Kemudian bersama istrinya pula, tepatnya pada 2019 lalu, Ismet memberanikan diri menjual laptop demi mendirikan yayasan Sesarengan Sedulur Sedanten yang menjadi tonggak lahirnya Kelompok Belajar Ginau Kesetaraan Paket A, B, dan C di Kampung Seruni.

Inilah kelompok belajar tempatnya memperjuangkan pendidikan kesetaraan dan memberikan akses internet gratis guna mengikuti pembelajaran jarak jauh untuk warga sekitarnya.

“Sejak lulus Paket C, saya sudah bernadzar mengabdikan diri; mewakafkan hidup untuk dunia pendidikan nonformal. Sekarang di tengah pandemi Covid-19, Saya merasakan akses internet sebagai hal yang sangat berharga dan menjadi lebih berharga lagi untuk para warga belajar yang selama ini kesulitan memperoleh kuota atau sarana pembelajaran jarak jauh. Walau pendidikan ini hanya nonformal, saya yakin nilainya sangat penting untuk banyak orang. Saya bersyukur di tengah perjuangan ini bertemu dengan Smartfren Community yang memberikan dukungan besar pada segala kegiatan literasi di sini. Semoga dukungan dan ketersediaan akses internet membantu membuka peluang baru untuk banyak warga Cilegon,” cerita Ismet mengenai situasi di Kelompok Belajar Ginau.

Kepala Satuan Pendidikan Nonformal, Sanggar Kegiatan Belajar Kota Cilegon, Ali Mahtum mengatakan ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa dalam memuluskan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh untuk warga belajar.

“Kami berharap kegiatan ini dilaksanakan dengan lebih intensif, juga terus bersinergi antara Kelompok Belajar, pemerintah dan perusahaan sehingga membantu membuka peluang pendidikan untuk lebih banyak orang di Kota Cilegon,” ungkapnya.

Pada 11 Februari 2020 lalu, Ismet bergabung sebagai Leader Smartfren Community dan mendapatkan dukungan penuh dalam memperjuangkan warga belajar menuntaskan pendidikan secara online.

Ismet pun tidak berhenti di sana, selain membantu akses internet untuk 30 warga belajar di Kelompok Belajar Ginau, Ismet juga tengah aktif menyelenggarakan berbagai kelas online mengenai 6 literasi dasar seperti baca tulis, digital, sastra, budaya, kewargaan dan lainnya yang bisa diikuti gratis.

Dani Akhyar, Head of Community Development Smartfren mengatakan, “Bersama Ismet sebagai Leader Smartfren Community sekaligus pegiat pendidikan nonformal di Cilegon, Smartfren bersinergi mengadakan berbagai program yang bersifat inklusif serta memiliki manfaat besar untuk masyarakat.  Smartfren akan terus konsisten dengan sinergi seperti ini dengan harapan bisa memberi manfaat untuk lebih banyak orang, hingga di seluruh pelosok Indonesia.”

Smartfren Community secara aktif mencari peluang dan membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Sebagai sebuah komunitas, Smartfren Community lahir secara organik dari inisiatif para pengguna Smartfren, bukan dinisiasi oleh perusahaan. Karena itu segala bentuk kegiatannya dapat menjadi lebih inklusif, datang dari masyarakat, serta menyesuaikan dengan lokasi serta kebutuhan masyarakat di sekeliling wilayah operasional Smartfren Community.

Smartfren Community juga mengadakan berbagai kelas online gratis dan bisa diikuti siapapun. Topiknya beragam, antara lain Bebas Stress Mendampingi Anak saat School from Home, Mengenal Seni Fotografi, Produksi Film Pendek, serta Memantik Generasi Milenial untuk Menjadi Agen Perubahan Kehutanan. Ikuti informasi terbaru mengenai kelas online melalui saluran YouTube Smartfren Community, juga halaman Facebook dan akun Instagram resmi Smartfren Community. (rel/ram)

Bupati Hadiri Sidang Sinode AM AFY XVII

GONG: Ephorus AFY periode 2015-2020 Pdt Drs Soziduhu Lombu MPd, disaksikan Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM memukul gong pada pembukaan Sidang Sinode AM Gereja AFY ke-XVII periode 2020-2025, di kantor Sinode AFY Desa Hilibadalu Kecamatan Sogaeadu Kabupaten Nias, Jumat (6/11).

NIAS, SUMUTPOS.CO- Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM menghadiri pelaksanaan sidang Sinode Anggota Majelis (AM) Gereja AFY ke-XVII periode 2020-2025, di kantor Sinode AFY Desa Hilibadalu Kecamatan Sogaeadu Kabupaten Nias, Jumat (6/11).

Ketua umum panitia sidang sinode AM Gereja AFY ke-17 periode 2020-2025 Sabayuti Gulo melaporkan, kegiatan dimaksud merupakan agenda rutin organisasi Gereja AFY yang dilaksanakan satu kali dalam lima tahun. Ia menjelaskan tujuan kegiatan itu adalah penyampaian laporan akhir pertanggung jawaban Badan Pekerja Sinode periode 2015-2020, memberhentikan pimpinan dan anggota majelis Sinode, Badan Pekerja Sinode, Majelis Pertimbangan dan Pengawas Perbendaharaan, Inventaris dan aset periode 2015-2020, serta memilih dan menetapkan pekerja Sinode baru periode 2020-2025.

“Sidang sinode yang kita laksanakan ini, dengan tema “Akulah yang memilih kamu, pergilah untuk menghasilkan buah”. Sedangkan sub tema “Mari bekerja untuk Tuhan selagi masih siang, dengan senantiasa mengandalkan tuntunan Roh Kudus,” ujar Sabayuti.

Sabayuti Gulo yang juga wakil ketua DPRD Nias periode 2019-2024 itu mengungkapkan seyogianya acara tersebut dilaksanakan selama 5 hari, namun mengingat pandemi Covid-19 maka dipercepat waktu pelaksanaanya yakni selama 3 hari.

“Untuk itu kami panitia penyelenggara mengimbau kepada Bapak/Ibu seluruh peserta sidang sinode AM AFY yang ke-17 ini senantiasa tetap mematuhi protokoler kesehatan pencegahan Covid-19 sebagai cerminan kita selaku orang beriman,” katanya.

Sementara itu, Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM dalam arahannya menyampaikan tidak bisa dipungkiri AFY yang merupakan sebuah organisasi keagamaan Kristen telah berkembang pesat sejak lama di wilayah Kepulauan Nias, dan telah berbuat banyak dalam meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya keberadaan nilai-nilai spiritual keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Sokhiatulo perjalanan organisasi AFY dari tahun ke tahun semakin menunjukan peran pentingnya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kepulauan Nias melalui pembinaan serta pengkaderan yang terus teregenerasi sehingga semakin mengukuhkan keberadaan AFY sebagai organisasi yang diakui oleh Pemerintah dan masyarakat di wilayah Kepulauan Nias.

Bupati Nias mengingatkan tantangan yang sedang dihadapi pada masa sulit sekarang ini akibat pandemi Covid-19, adalah sebuah pengalaman yang belum pernah dialami baik masyarakat Kepulauan Nias maupun dunia pada umumnya. Ia mengatakan pandemi Covid19 telah menghadirkan banyak tantangan bagi gereja-gereja, sekaligus membuka kesempatan bagi pembaharuan pelayanan Gereja seperti pelayanan digital/virtual dan pelaksanaan ibadah di rumah.

“Kita bersyukur bahwa pandemi ini tidak mengurangi kadar keimanan kita kepada karya keselamatan dari Tuhan, tetapi justru lebih mendekatkan kita kepada Yang Kuasa,” ujar Sokhiatulo.

Pada kesempatan ini Bupati Nias mengucapkan terima kasih kepada Ephorus AFY, dan seluruh unsur pengurus atas kerjasama serta dukungan yang telah dibangun selama ini antara pemerintah daerah dan AFY, sehingga pembangunan di Kabupaten Nias berjalan lancar.

“Kami berharap, dapat terus bergandengan tangan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Nias yang hidup makmur dan sejahtera,” kata Sokhiatulo.

Bupati Nias berharap pelaksanaan sidang sinode AFY ke-17 periode 2020-2025 berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan, dapat melahirkan program-program yang strategis, konstruktif dan efektif, sehingga mampu mendorong terwujudnya pelayanan yang membawa kedamaian ditengah-tengah warga jemaat.

“Kami mengharapkan pada pemilihan kepengurusan yang baru dapat membawa AFY kearah kemajuan sesuai dengan harapan dan keinginan kita bersama. Siapapun nantinya yang terpilih menjadi pemimpin kedepan, hendaknya kita dapat saling mendukung dan menunjang dalam melaksanakan program kegiatan pelayanan di AFY,” harapnya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Nias mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan sidang sinode Anggota Majelis (AM) Gereja AFY ke-17 periode 2020-2025,” tutupnya. (adl/ram)

HUT ke-9, NasDem Sumut Bagikan 999 Paket Sembako

VIRTUAL: Ketua DPW Partai NasDem Sumut, Iskandar ST dan jajaran pengurus mengikuti peringatan HUT ke-9 Partai NasDem secara virtual dari Kantor NasDem Sumut, Jl. HM Yamin Medan, Rabu (11/11/2020). IST

MEDAN, SUMUTPOS. CO–Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara mengikuti peringatan HUT ke-9 Partai NasDem yang dilakukan secara virtual, Rabu (11/11/2020). Kegiatan tersebut dibuka langsung Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh serta seluruh pengurus DPW dan DPD Partai NasDem se-Indonesia.

Dalam pelaksanaan kegiatan secara virtual, panitia di semua tingkatan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan dengan tetap memakai Masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ketua DPW Partai NasDem Sumut, Iskandar ST mengucapkan selamat ulang tahun ke-9 Partai NasDem, semoga di usia sembilan tahun ini Partai NasDem dapat berkonstribusi terhadap pembangunan di Sumatera Utara.

“Semoga di usia yang ke-9 Partai NasDem dapat terus berkonstribusi terhadap proses pembangunan di Provinsi Sumatera Utara dan tetap dicintai masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan dalam rangka merayakan HUT ke-9 ini, Nasdem Sumut juga akan melakukan kegiatan sosial dengan membagikan 999 paket sembako untuk para pengemudi becak bermotor.

Sementara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam sambutannya mengatakan, Partai NasDem komitmen mendorong terciptanya politik yang sehat di Tanah Air.

“Untuk semua misi besar dalam semangat gerakan perubahan restorasi Indonesia, kami juga membutuhkan iklim politik yang sehat. Iklim politik yang menjunjung tinggi konstitusi dan berkomitmen pada kesepakatan kami bersama sebagai sebuah bangsa,” kata dalam acara yang dipusatkan di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Pancoran, Jakarta Selatan.

Menurut Paloh, iklim politik yang sehat itu tidak menguras emosi bangsa dengan isu-isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), hoaks dan isu sensitif lainnya. Iklim politik yang tercipta harus mengajak seluruh rakyat untuk menatap ke depan demi kemajuan bangsa dan negara.

Untuk itu, lanjut dia, diperlukan kelembagaan demokrasi yang semakin matang dan berkualitas bagi kehidupan politik di tanah air ke depan. Dalam mewujudkannya, Partai NasDem sudah menawarkan upaya penyederhanaan partai politik melalui kenaikan parliamentary threshold sebesar 7 persen.

Partai NasDem juga menawarkan penurunan presidential threshold dari kondisi saat ini sebesar 20 persen menjadi 15 persen untuk membuka ruang partisipasi putra-putri terbaik bangsa untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai pemimpin negara.

Paloh menyebut, pihaknya turut menginisiasi melakukan amendemen UUD 1945 terkait keserentakan pemilu legislatif dan pemilu presiden.

“Semua itu adalah hasil evaluasi dan refleksi partai terhadap mekanisme pemilu yang sudah dijalani,” pungkasnya. (rel/prn)

Dokter: Tingkatkan Imun Tubuh dengan 3 Cara Ini

Tips Hidup Sehat di Tengah Pandemi

Makanan sehat-Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meningkatkan imunitas tubuh menjadi salahsatu strategi menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19, sambil tetap disiplin menerapkan perilaku disiplin protokol kesehatan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak/menghindari kerumunan.

“Ada beberapa cara untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pertama, menerapkan pola makan sehat. Pilih sumber makanan yang segar. Kurangi asupan makanan kaleng dan berpengawet,” kata Medical Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, dalam diskusi virtual Upaya Meningkatkan Imunitas di Tengah Pandemi Covid-19 yang digelar Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM), Kamis (12/11/2020).

Kedua, berolahraga secara teratur. Durasi olahraga aerobik direkomendasikan selama 150 menit per pekan. Atau kombinasi dari 75 menit per pekan olahraga aerobik dengan dua hari olahraga beban. “Berolahraga sesuai dengan kemampuan tubuh, jangan berlebihan,” ujar dr Dedyanto.

Ketiga, menjalankan kebiasaan hidup yang baik. Selain mencuci tangan dan menjaga kebersihan badan, biasakan berjemur pada pagi hari. “Berjemur akan mengaktifkan cadangan vitamin D yang tersimpan di bawah kulit. Vitamin D adalah salah satu zat nutrisi yang memiliki peran penting dalam kerja sistem imun tubuh. Rendahnya kadar vitamin D akan meningkatkan risiko paparan infeksi,” ujar dr Dedyanto.

Berjemur bagi orang yang tinggal di Indonesia sebaiknya dilakukan pada jam 09.30-10.00. Durasi berjemur selama 10-20 menit tanpa tabir surya, dan mengenai minimal 1/3 luas permukaan tubuh.

Jangan Stres

Pembicara lainnya, CEO dan Founder Sekolah Otak Indonesia, Dr dr Taufiq Pasiak MKes M.Pd.I,  mengatakan, cara meningkatkan imunitas tubuh manusia juga bisa melalui pikiran positif. “Pikiran positif akan menimbulkan sikap tenang dalam menghadapi sesuatu. Dalam kondisi tenang, hormon endorfin akan muncul,” jelas dr Taufiq.

Menurutnya, panik akan menimbulkan hormon stres. Saat mengalami stres, tertekan, atau terancam, area di otak yang disebut hipotalamus bertindak sebagai alarm. Area ini mengeluarkan sejumlah perintah yang dirancang bagi tubuh untuk bersiap-siap melawan atau menghindar dikenal sebagai respons fight or flight.

 “Penderita Covid-19 biasanya panik. Rasa panik akan memicu hormon stressor yang menimbulkan kepanikan. Akibatnya, akan memicu berbagai macam penyakit. Dalam keadaan stres, orang akan mudah mengalami gangguan imunitas dan menimbulkan penyakit lain,” jelas dr Taufiq. (lp6/mea)

Tiga Startup Indonesia Lulus dari Google for Startups Accelerator

Kiri ke kanan: Audrey Maximillian Herli – Riliv, Irzan Raditya – Kata ai, dan Ronald Ishak – Hacktiv8.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tiga startup lokal berhasil menyelesaikan Google for Startups Accelerator: Southeast Asia. Setelah mendapatkan bimbingan online dan dukungan khusus selama tiga bulan, Hacktiv8 , Kata.ai, dan Riliv bersama 12 peserta lain akhirnya resmi lulus dari program tersebut.

 “Kami ingin mengucapkan selamat kepada 15 startup Asia Tenggara ini, termasuk Kata.ai, Hacktiv8, dan Riliv dari Indonesia, atas kelulusan mereka,” kata Randy Jusuf, Managing Director, Google Indonesia, hari ini. “Mereka bekerja keras untuk memecahkan beberapa tantangan yang sangat penting di Indonesia dan di kawasan mereka. Google, melalui program Accelerator, senang sekali bisa mendukung mereka semua.”

Accelerator memberikan akses ke dukungan terbaik Google – SDM, jaringan, dan teknologi canggih – untuk membantu startup menciptakan produk yang hebat. Para peserta menerima bimbingan dan dukungan khusus dari jaringan mentor global kami, serta akses ke pakar AI/ML, Cloud, Android, dan Web dari Google. Selain bimbingan dan dukungan untuk proyek teknis, Accelerator juga memberikan pembahasan mendalam dan lokakarya yang berfokus pada desain produk, strategi bisnis, pemerolehan pelanggan, dan pengembangan kepemimpinan bagi pendiri startup.

 “Kami paham banyak startup tengah berjuang mengatasi tantangan untuk beradaptasi dengan situasi baru yang ditimbulkan Covid. Melalui Accelerator, kami ingin memanfaatkan dukungan terbaik Google untuk membantu startup Indonesia menyesuaikan strategi dan beradaptasi dengan keadaan saat ini,” jelas Head of Startup Ecosystem SEA, Thye Yeow Bok.

Lebih dari 600 startup mendaftar program Accelerator. Google secara khusus mencari startup yang menawarkan solusi di bidang layanan kesehatan, pendidikan, keuangan, atau logistik terkait dengan adanya pembatasan sosial saat ini; yang menggunakan AI atau ML atau analisis data dengan cara yang efektif; atau yang memanfaatkan teknologi untuk menjadikan dunia lebih ramah bagi manula atau difabel.

 “Program Google for Startup Accelerator membantu kami membuka jalan pikir, mengetahui praktik terbaik, dan strategi/teknik tertentu di bidang yang ingin dipelajari lebih dalam. Kami bukan hanya belajar hal-hal praktis dari para pakar dan talenta terbaik di bidangnya, tetapi kami juga dibantu jika memiliki pertanyaan, kesulitan, atau ketika kami ingin dibukakan channel/jaringan ke individu tertentu. Ini sangat bermanfaat bagi saya dan co-founder lainnya,” jelas Irzan Raditya, CEO & Co-founder Kata.ai. (rel)