Home Blog Page 3939

PGN Group Raih Penghargaan Keselamatan Migas 2020

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menyabet Penghargaan Keselamatan Migas 2020 dari Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, atas pencapaian dalam melaksanakan lingkungan kerja yang sehat, selamat, aman, dan ramah lingkungan. Penghargaan diserahkan secara virtual, lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19.

PGN Group berhasil meraih penghargaan pada dua kategori yaitu Patra Karya dan Patra Nirbhaya. Kategori Patra Karya yaitu penghargaan tertinggi dari Keselamatan Migas yang diberikan kepada KKKS dan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Hilir dengan manajemen Keselamatan Migas yang memiliki nilai baik. Sedangkan kategori Patra Nirbhaya yaitu berprestasi tanpa kehilangan jam kerja sebagai akibat kecelakaan dalam periode waktu tertentu. 

Tahun ini, PGN Group berhasil meraih 19 Penghargaan Migas. Adapun daftar penghargaan yang diraih oleh PGN Group, yaitu sebagai berikut.

Kategori Penghargaan Patra Karya 

1. PT Pertamina Gas Wilayah Timur (Patra Karya Raksa Tama)

2. PT Transportasi Gas Indonesia (Patra Karya Raksa Madya)

3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I (Patra Karya Raksa Madya)

Kategori Penghargaan Patra Nirbhaya 

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I (Karya Utama Adinugraha II)

2. PT Pertamina Gas Wilayah Timur (Karya Utama Adinugraha II)

3. PT Transportasi Gas Indonesia (Karya Utama Adinugraha II)

4. PT Pertamina Gas Project Management (Karya Utama Adinugraha I)

5. SAKA Indonesia Pangkah Ltd. (Karya Utama)

6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional II (Karya Utama)

7. PT Pertamina Gas Wilayah Barat (Karya Utama)

8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Transmission Management (Karya Utama)

9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional III  (Karya Utama)

10.  PT Kalimantan Jawa Gas (Karya Utama)

11. PT Perta Arun Gas (Karya Utama)

12. PT Perta-Samtan Gas (Karya Madya)

13. PT Nusantara Regas (Karya Madya)

14. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Project Management Office (Karya Madya)

15. PT Gagas Energi Indonesia (Karya Pratama)

16. PT PGN LNG Indonesia (Karya Pratama)

Pemenang pada dua kategori tersebut telah ditetapkan oleh Tim Penilai yang terdiri dari Ditjen Migas dan Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas.

“PGN berkomitmen mengutamakan keselamatan kerja dalam menjalankan operasional. Penerapannya sangat penting untuk mendukung perusahaan sebagai Subholding gas yang memiliki banyak risiko pada sisi investasi maupun operasional. Puji syukur, komitmen dan realisasinya mendapatkan apresiasi yang membanggakan. Apalagi penghargaan yang didapatkan oleh keluarga PGN bertambah jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Direktur SDM dan Umum PGN Beni Syarif Hidayat, (4/11/2020).

PGN sebagai Subholding dalam menjalankan perannya terus memperhatikan keselamatan kerja. Hal ini dilakukan demi berjalannya operasional yang baik dan optimal. Dalam pelaksanaannya, PGN menerapkan sistem manajemen HSSE yang berkesinambungan dengan mencanangkan Target Kinerja Zero Tolerance. Zero Tolerance pun menjadi sebagian besar persyaratan penghargaan ini.

– Zero Tolerance terhadap Kecelakaan yang Menghilangkan Hari kerja

– Zero Tolerance terhadap Kegagalan Operasional/ Major Property Damage

– Zero tolerance terhadap Major Gangguan Keamanan Terhadap Aset dan,

– Zero tolerance terhadap Pencemaran Lingkungan.

Beni menjelaskan, PGN meningkatkan kualitas dan implementasi prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dalam seluruh proyek, termasuk Anak Perusahaan. Targetnya yakni terciptanya budaya sadar risiko K3 dan tentunya capaian zero accident sepanjang masa operasional. 

“Kami akan terus memegang teguh dan meningkatkan komitmen keselamatan kerja ini. Bukan hanya untuk mendapatkan apresiasi maupun penghargaan, namun sebagai bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan sesuai dengan prinsip-prinsip HSSE maupun GCG,” papar Beni.

Dalam lingkup PGN Group, program keselamatan kerja dilaksanakan diantaranya dalam bentuk management visit, Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), Sertifikasi SMK3 dan upgrading ISO 45001:2018, Kampanye K3, Pelatihan K3, dan Pelaporan K3 kepada Lembaga Pemerintahan terkait salah satunya Dirjen Migas Kementerian ESDM. Sinergii antara PGN dan Regulator dalam upaya menerapkan keselamatan migas, diharapkan dapat menekan tingkat kecelakaan kerja. 

Melalui penganugerahan ini, menjadi bentuk pengakuan mengenai kinerja PGN dalam merealisasikan K3. Tetapi juga semakin memacu PGN beserta seluruh entitas perusahaan yang bekerja sama dengan PGN untuk terus menerapkan dan meningkatkan keselamatan kerja. 

“Dengan lingkungan kerja yang sehat dan aman, diharapkan dapat menopang upaya PGN dalam menjalankan perannya sebagai Subholding Gas. Disisi lain, diharapkan dapat mengarahkan PGN untuk mencapai target-target pembangunan dan pengembangan infrastruktur gas bumi secara berkelanjutan,” tutup Beni. (rel/ram)

PGN Salurkan Gas ke UMKM di Dumai Pertama Kali

Dorong Perekonomian Daerah

BERSAMA: Karyawan PGN saat berfoto di RM Fitria, Dumai. Ini merupakan penyaluran gas bumi pertama kali untuk sektor UMKM di Dumai.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas berkomitmen menyalurkan gas bumi untuk mendorong geliat perekonomian di berbagai daerah. Memasuki Triwulan IV 2020 PGN menambah pelanggan baru, termasuk usaha kecil hingga menengah. PGN melaksanakan Gas In atau penyaluran gas pertama kali pada pelanggan baru di Dumai, Batam, dan Palembang. Pelanggan baru ini, bergerak di sektor kuliner dan jasa penginapan (hotel).

Di Kota Dumai, PGN melaksanakan Gas In pada salah satu UMKM yang sudah berdiri selama 22 tahun yaitu Rumah Makan Fitria Sari. Pengelola Rumah Makan Fitria Sari, Saddam Ramon mengungkapkan bahwa dalam sebulan diperkirakan biaya yang dikeluarkan menjadi sekitar Rp 8,5 juta, sehingga bisa didapatkan penghematan lebih dari 33 %.

Saddam mengatakan, pertimbangan memilih gas bumi karena harganya yang ekonomis. Lalu dari segi keamanan dan kepraktisan yang bisa digunakan, karena gas mengalir 24 jam tanpa khawatir.

“Rumah Makan Fitria Sari merupakan Pelanggan Komersial pertama PGN di Kota Dumai dan Provinsi Riau, diharapkan pelanggan UMKM Kota Dumai bisa bertambah dalam menggunakan gas PGN dan UMKM mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya karena menggunakan gas bisa menekan biaya produksi dan keuntungan lainnya,” ujar Sales Area Head Dumai, Arief Nurrachman. 

Arief mengungkapkan, Rumah Makan Fitria Sari berencana akan mengembangkan pelayanan kepada pelanggannya dengan memanfaatkan lokasi yang berada dilantai 2 sebagai lokasi VIP dan meeting room. Diharapkan dengan menggunakan Energi Baik gas bumi, PGN dapat lebih memuluskan rencana tersebut. 

Selain itu, di area Batam terdapat dua pelanggan baru yakni Blue Fire dan Port House yang berlokasi di New Harbour Bay Reklamasi dan menjadi tempat favorit khususnya anak-anak muda. 

“PGN baru menyelesaikan jaringan di kawasan itu dan alhamdulillah mampu menarik calon pelanggan. Efek safety dan efisien menjadi pertimbangan utama mereka untuk beralih menggunakan gas PGN. Estimasi penghematan yang bisa didapatkan sekitar dua sampai tiga juta per bulan,” ujar Sales Area Head Batam, Wendi Purwanto.

Selanjutnya, di wilayah Palembang terdapat penambahan pelanggan baru yakni RM Soponyono, Restoran Letkis’s, dan Hotel Classie. Sales Area Head Palembang, Agus Muhammad Mirza menjelaskan, untuk dua restoran tersebut tergolong sebagai Pelanggan Kecil 2 dengan estimasi pemakaian 50 – 1.000 m3/ bulan. Sedangkan, Hotel Classie tergolong sebagai pelanggan Bronze 1 dengan estimasi pemakaian sekitar 1000 – 10.000 m3 per bulan.

Menurut Sekretaris Perusaaan PGN Rachmat Hutama, dengan penambahan pelanggan komersial, menunjukkan bahwa perekonomian sudah mulai bergeliat kembali di masa pandemic Covid-19. Dengan performa gas yang mengalir 24 jam dan harganya yang lebih terjangkau, akan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya. Maka PGN optimis untuk mengembangkan infrastruktur agar manfaat baik gas bumi dapat semakin dirasakan secara luas.

“PGN berkomitmen menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kemampuan pelanggan di sektor usaha kecil maupun menengah di berbagai wilayah agar dapat mandiri dan berdaya saing. Dengan efisiensi biaya energi, akan dapat menunjang peningkatan produksi, pengembangan usaha, dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Dengan demikian, diharapkan mampu menunjang pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tutup Rachmat. (rel/ram)

Telkomsel Luncurkan Paket Halo Unlimited, Hadirkan Akses Tanpa Batas ke Puluhan Aplikasi

Paket Halo Unlimited tersedia secara luas bagi pelanggan pascabayar, pelanggan prabayar yang ingin melakukan migrasi, serta pelanggan baru dengan mengakses telkomsel.com/halounlimited. Telkomsel juga memungkinkan pelanggan migrasi dan pelanggan baru untuk mendaftar dengan mengunjungi GraPARI yang telah menjalankan protokol kesehatan. Paket Halo Unlimited juga akan hadir di aplikasi MyTelkomsel dan USSD Menu Browser (UMB) dalam waktu dekat.
Paket Halo Unlimited tersedia secara luas bagi pelanggan pascabayar, pelanggan prabayar yang ingin melakukan migrasi, serta pelanggan baru dengan mengakses telkomsel.com/halounlimited. Telkomsel juga memungkinkan pelanggan migrasi dan pelanggan baru untuk mendaftar dengan mengunjungi GraPARI yang telah menjalankan protokol kesehatan. Paket Halo Unlimited juga akan hadir di aplikasi MyTelkomsel dan USSD Menu Browser (UMB) dalam waktu dekat.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel meluncurkan paket terbaru untuk layanan pascabayar KartuHalo yaitu Paket Halo Unlimited. Paket data tersebut telah tersedia mulai 28 Oktober 2020 di berbagai titik layanan Telkomsel, baik GraPARI maupun layanan pelanggan online. Selain ditujukan bagi pelanggan kartuHalo, Paket Halo Unlimited juga sudah bisa dinikmati pelanggan prabayar yang ingin melakukan migrasi dan pelanggan baru pascabayar KartuHalo Telkomsel.

Paket Halo Unlimited tersedia secara luas bagi pelanggan pascabayar, pelanggan prabayar yang ingin melakukan migrasi, serta pelanggan baru dengan mengakses telkomsel.com/halounlimited. Telkomsel juga memungkinkan pelanggan migrasi dan pelanggan baru untuk mendaftar dengan mengunjungi GraPARI yang telah menjalankan protokol kesehatan. Paket Halo Unlimited juga akan hadir di aplikasi MyTelkomsel dan USSD Menu Browser (UMB) dalam waktu dekat.
Paket Halo Unlimited tersedia secara luas bagi pelanggan pascabayar, pelanggan prabayar yang ingin melakukan migrasi, serta pelanggan baru dengan mengakses telkomsel.com/halounlimited. Telkomsel juga memungkinkan pelanggan migrasi dan pelanggan baru untuk mendaftar dengan mengunjungi GraPARI yang telah menjalankan protokol kesehatan. Paket Halo Unlimited juga akan hadir di aplikasi MyTelkomsel dan USSD Menu Browser (UMB) dalam waktu dekat.

Vice President Postpaid Consumer, International Roaming and Interconnect Telkomsel Bernadus Wahyu Wijayanto mengatakan, “Telkomsel berupaya untuk terus bergerak maju memperkuat prinsip customer-centricity dalam menghadirkan produk dan layanan yang dapat menjawab kebutuhan pelanggan. Paket Halo Unlimited menjadi salah satu wujud nyata dari upaya tersebut, dengan memberikan akses yang lebih mudah dan nyaman bagi pelanggan pascabayar yang menginginkan pengalaman terbaik saat streaming video dan musik, bermain game, berbelanja di e-commerce, hingga berkirim pesan instan.”

Paket Halo Unlimited menyediakan berbagai pilihan paket data dengan harga mulai dari Rp100.000. Setiap pembelian yang dilakukan, pelanggan pascabayar Telkomsel dapat menikmati kuota data hingga 150GB, kuota telepon hingga 1.000 menit, kuota SMS hingga 2.000 SMS, kuota roaming internasional hingga 500MB, serta paket berlangganan berbagai layanan video on-demand.

Selain itu, Paket Halo Unlimited juga memberikan akses tanpa batas untuk aplikasi yang terdaftar dalam MAXstream (MAXstream App, beIN SPORTS connect, HBO GO, IFLIX, VIU, UseeTV GO, Vidio, Sushiroll, Genflix, RCTI+, Disney+ Hotstar), GamesMAX (Free Fire, MLBB, AoV, PUBGM, LINE Lets Get Rich, Marvel Super War, Rise of Nowlins), MusicMAX (LangitMusik, JOOX, Smule, Spotify, Svara, Resso), serta aplikasi pesan instan (WhatsApp, LINE) dan e-commerce (Shopee, Tokopedia, dan Lazada).

“Diharapkan, Paket Halo Unlimited dapat memperdalam adopsi gaya hidup digital pelanggan, sekaligus mengajak lebih banyak pelanggan untuk menjalani gaya hidup digital yang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi dorongan tersendiri bagi Telkomsel untuk terus mendampingi masyarakat dalam menggunakan cara-cara baru di kesehariannya, sekaligus memberikan spirit tambahan bagi Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Bernadus.

Paket Halo Unlimited tersedia secara luas bagi pelanggan pascabayar, pelanggan prabayar yang ingin melakukan migrasi, serta pelanggan baru dengan mengakses telkomsel.com/halounlimited. Telkomsel juga memungkinkan pelanggan migrasi dan pelanggan baru untuk mendaftar dengan mengunjungi GraPARI yang telah menjalankan protokol kesehatan. Paket Halo Unlimited juga akan hadir di aplikasi MyTelkomsel dan USSD Menu Browser (UMB) dalam waktu dekat.

Dewan Soroti Keberadaan Sky Bridge Lapangan Merdeka, Dana Miliaran Jadi Sia-sia

SKY BRIDGE: Jembatan Sky Bridge di Jalan Stasiun Kereta Api Medan, tepatnya jembatan yang menghubungkan Lapangan Merdeka ke Stasiun Kereta Api Kota Medan. Pembangunan jembatan ini mangkrak hingga saat ini.
SKY BRIDGE: Jembatan Sky Bridge di Jalan Stasiun Kereta Api Medan, tepatnya jembatan yang menghubungkan Lapangan Merdeka ke Stasiun Kereta Api Kota Medan. Pembangunan jembatan ini mangkrak hingga saat ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberadaan bangunan Sky Bridge di Jalan Stasiun Kereta Api Medan, tepatnya jembatan yang menghubungkan Lapangan Merdeka ke Stasiun Kereta Api Kota Medan hingga saat ini tak tak jelas nasibnya. Hal itu pun menjadi sorotan bagi Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPRD Medan saat menyampaikan pemandangan umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah Atas Ranperda Kota Medan Tentang APBD TA 2021 pada rapat Paripurna DPRD Medan, Selasa (3/11).

SKY BRIDGE: Jembatan Sky Bridge di Jalan Stasiun Kereta Api Medan, tepatnya jembatan yang menghubungkan Lapangan Merdeka ke Stasiun Kereta Api Kota Medan. Pembangunan jembatan ini mangkrak hingga saat ini.
SKY BRIDGE: Jembatan Sky Bridge di Jalan Stasiun Kereta Api Medan, tepatnya jembatan yang menghubungkan Lapangan Merdeka ke Stasiun Kereta Api Kota Medan. Pembangunan jembatan ini mangkrak hingga saat ini.

Menurut Fraksi PAN dana miliaran rupiah yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan Sky Bridge menjadi terbuang percuma.

“Bagaimana nasib sky bridge sekarang ini? Kami dari Fraksi PAN menyesali dana miliaran rupiah yang mubazir untuk pembangunan sky bridge,” kata Sukamto yang bertugas menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi PAN.

Apalagi kondisi sekarang ini, katanya, kawasan timur Lapangan Merdeka di bawah Sky Bridge sudah sangat kumuh, tidak tertib dan tidak teratur. Akhirnya, Skybridge yang niatnya dibangun sebagai sarana penghubung yang layak dan modern antara lapangan merdeka dan stasiun kereta api, justru tidak berfungsi dan merusak wajah Kota Medan.

“Di bawah Sky Bridge sekarang ini digunakan sebagai lahan parkir dan mangkal para tunawisma dan gelandangan. Mohon penjelasan,” kata Sukamto.

Disebutkan juga, Pemko Medan belum menunjukkan komitmen tegas terhadap penyelesaian permasalahan pencemaran lingkungan, khususnya di kawasan utara Kota Medan. “Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan sebagai kawasan industri dan pelabuhan. Banyak terdapat industri dan pabrik-pabrik, tapi masih ada yang tidak jelas Amdalnya. Ini sangat merugikan masyarakat yang terdampak pencemaran lingkungan,”paparnya.

Dalam hal ini, F PAN menilai Pemko Medan layak untuk memiliki UPT laboratorium lingkungan yang terakreditasi. “Kami meminta ketika dilakukan pembahasan bersama terhadap Ranperda APBD Kota Medan Tahun 2021, para OPD terkait hadir dan terlibat,” tandasnya.

Di sisi lain, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan mengingatkan agar pengerjaan proyek infrastruktur di Kota Medan pada tahun 2021 harus melibatkan putra-putra Kota Medan.

Desakan ini disampaikan atas keprihatinan banyaknya proyek infrastruktur di Kota Medan yang dikerjakan oleh para pekerja dari luar Kota Medan.

“Besarnya anggaran infrastruktur di Kota Medan seharusnya memberi efek positif terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang ada di kota Medan seharusnya dapat melibatkan masyarakat kota Medan,” tegas Anggota Komisi IV DPRD Medan Syaiful Ramadhan kepada Sumut Pos, Selasa (03/11) usai rapat paripurna.

Untuk itu Syaiful Ramadhan meminta proyek infrastruktur di Medan harus sepenuhnya melibatkan warga Kota Medan. “Angkatan kerja kota Medan masih yang masih tinggi mengindikasikan bahwa proyek-proyek infsruktur masih dikerjakan oleh pekerja dari luar Kota Medan. Sementara masyarakat kota Medan masih banyak yang belum bekerja. Untuk anggaran tahun 2021 kami minta pemerintah kota Medan agar membuat kebijakan setiap proyek infrastruktur yang ada di Kota Medan harus mempekerjakan masyarakat Medan. Karena memang seharusnya pemerintah Kota Medan meyediakan lapangan pekerjaan bagi Warga Medan, salah satunya melalui proyek-proyek infrastruktur yang ada,” jelsnya.

Syaiful juga menyinggung besarnya APBD kota Medan di 2021 mendatang dan diharapkan anggaran tersebut, benar-benar dinikmati warga Medan. “Postur R-APBD Kota Medan tahun anggaran 2021 dimana pendapatan daerah sebesar 5,15 trilyun rupiah naik 8,81 persen dibanding tahun 2020. Sementara belanja daerah sebesar 5,30 trilyun rupiah lebih dan pembiayaan netto sebesar 150 milyar rupiah. Dengan target PAD sebesar Rp2,1 trilyun rupiah lebih. Kita sangat mengharapkan anggaran ini bisa dinikmati warga Medan,” pungkasnya. (map/ila)

Stok Darah Menipis, PMI Medan Buka Layanan Donor di Bundaran Gatsu

LAYANAN: PMI Medan membuka layanan donor darah di bundaran Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Medan, Selasa (3/11). istimewa/sumu tpos.
LAYANAN: PMI Medan membuka layanan donor darah di bundaran Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Medan, Selasa (3/11). istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Stok darah PMI Kota Medan mulai menipis. Karenanya, untuk mengantisipasi kehabisan stok darah PMI Medan membuka layanan donor darah di bundaran Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Medan, Selasa (3/11).

LAYANAN: PMI Medan membuka layanan donor darah di bundaran Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Medan, Selasa (3/11). istimewa/sumu tpos.
LAYANAN: PMI Medan membuka layanan donor darah di bundaran Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Medan, Selasa (3/11). istimewa/sumu tpos.

Kepala Seksi Pelayanan Teknik Laboratorium dan Bank Darah Rumah Sakit UDD PMI Kota Medan, dr Ira Fitrianti Putri Lubis mengatakan, saat ini stok darah hanya sekitar lebih 200 kantong saja untuk seluruh golongan darah. Padahal, seharusnya sebelum pandemi Covid-19, stok darah PMI Medan rata-rata di atas 1.500 kantong dan itu baru bisa meng-cover kebutuhan rumah sakit seluruh di Medan.

“Layanan donor darah yang dibuka tersebut merupakan bentuk upaya kami guna memenuhi stok darah yang saat ini memang lagi sangat memprihatinkan. Kami sangat kesulitan karena kebutuhan darah di Medan sama sekali tidak menurun dan malah bertambah. Sementara, jumlah pendonor menurun sejak pandemi,” ujar Ira.

Ira menyebutkan, layanan donor darah tersebut sifatnya tidak permanen alias sementara. Layanan dibuka pada saat tertentu saja dan biasanya tidak sampai sore hari. “Tidak setiap hari, kebetulan hari itu (kemarin, red) saja dan kami tidak ada jadwal kegiatan donor di tempat lain,” kata dia.

Menurut Ira, kegiatan donor darah di bundaran Jalan Gatot Subroto tersebut sedikit membantu stok darah di PMI Medan. Sebab, rata-rata bisa mendapatkan minimal sekitar 20 kantong darah. “Bukan baru kali ini, tetapi sebelumnya pernah dilakukan juga,” ucapnya.

Ira menambahkan, selain membuka layanan donor tersebut, untuk mengatasi defisit stok darah PMI Medan kini diberlakukan sistem donor keluarga dan donor pengganti. Hal ini guna membantu pemenuhan kebutuhan darah pasien.

Dokter Aftap UDD PMI Medan, dr Fina mengatakan, pihaknya memang selalu membuka layanan donor darah di lokasi itu jika tidak ada kegiatan donor darah dari mitra perusahaan ataupun instansi lainnya. “Kalau untuk di sini memang kita biasanya kalau lagi sepi permintaan donor darah dari perusahaan atau instansi, dan waktunya enggak tentu. Tapi, belakangan karena di masa pandemi ini sedikit yang mengadakan kegiatan donor, jadi kita lebih sering buka di sini dan di kantor PMI Jalan Perintis kemerdekaan,” ujarnya.

Diutarakan Fina, stok kantong darah PMI Medan di masa pandemi turun drastis. Sebabnya, tidak diperbolehkannya kegiatan-kegiatan yang memancing keramaian menjadikan kegiatan kerjasama donor darah yang sudah direncanakan juga harus dibatalkan. “Memang turun drastis lantaran enggak banyak yang mau donor darah karena alasan takut dan sebagainya. Sementara permintaan dari rumah sakit jalan terus,” tuturnya.

Fina mengimbau kepada masyarakat untuk bersedia mendonorkan darahnya. Bagi yang dalam kondisi sehat, tidak sakit, dan tidak habis bepergian ke luar kota. “Untuk para pendonor yang sudah rutin mendonor kalau bisa tetap dilanjutkan donor darahnya. Bagi yang mau mendonorkan darah bisa langsung datang ke Unit Donor Darah PMI Medan. Sebab, kita tidak bisa menunda atau menolak kebutuhan darah dari pasien yang membutuhkan,” pungkas dia. (ris/ila)

Retribusi Perpanjangan Izin Capai Rp2,4 Miliar, Dewan Pertanyakan Jumlah TKA

PARIPURNA: Rapat Paripurna pada pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda RAPBD TA 2021, Selasa (3/11).istimewa/sumut pos.
PARIPURNA: Rapat Paripurna pada pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda RAPBD TA 2021, Selasa (3/11).istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi Hanura,PSI,PPP DPRD Kota Medan, mempertanyakan jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kota Medan hingga tahun 2020. Hal itu ditanyakan karena mereka menilai bahwa pendapatan dari retribusi perpanjangan izin yang mempekerjakan tenaga asing di Kota Medan terbilang cukup signifikan.

PARIPURNA: Rapat Paripurna pada pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda RAPBD TA 2021, Selasa (3/11).istimewa/sumut pos.
PARIPURNA: Rapat Paripurna pada pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda RAPBD TA 2021, Selasa (3/11).istimewa/sumut pos.

“Pendapatan dari retribusi perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing yang menurut kami cukup signifikan yakni mencapai Rp2.439.964.475. Pertanyaan kami, di tahun 2020 ini berapa jumlah TKA yang bekerja di Kota Medan ini,” kata Hendra saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda tentang RAPBD TA 2021, Selasa (3/11) pada rapat paripurna DPRD Medan.

Hendra juga menyinggung pendapatan daerah yang dinilai sangat mungkin untuk ditingkatkan dari pendapatan jenis retribusi jasa usaha sewa tanah dan bangunan. Terkait juga dengan masalah hotel Novotel Soechi dan Medan Mall yang sudah dan akan segera habis masa kerjasama BOT-nya serta pendapatan dari retribusi sewa alat berat.

“Kami juga ingin mengetahui sampai saat ini, berapa jenis dan berapa unit alat berat yang bisa disewakan? Bagaimana dengan tenaga marketing untuk pemasaran alat berat tersebut dan tentu kesemuanya harus diiringi dengan transparansi laporan yang baik,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan Hendra, untuk belanja daerah pada R-APBD 2021, dipertanyakan terkait proyeksi belanja daerah sebesar Rp5.303.841.243.027, padahal dalam KUA/PPAS proyeksi belanja daerah sebesar Rp5.181.969.084.702. Bila dibandingkan, terjadi penambahan alokasi belanja daerah lebih kurang Rp181.000.000.000.

Diketahui, belanja pegawai dalam KUA/PPAS sebesar Rp2.110.729.449.609 sementara pada Ranperda R APBD 2021 menjadi sebesar Rp2.107.630.910.009 atau terjadi pengurangan sebesar Rp3.098.539.600. Untuk belanja barang dan jasa dalam KUA/PPAS sebesar Rp2.182.552.438.300 sementara pada Ranperda RAPBD 2021 sebesar Rp2.203.265.024.108

Pada belanja hibah, KUA/PPAS sebesar Rp328.875.958.115 sementara dalam Ranperda R APBD 2021 menjadi sebesar Rp296.960.000.000 atau ada pengurangan sebesar Rp31.915.000.000. Belanja bantuan sosial di KUA/PPAS sebesar Rp16.600.000.000 sementara di Ranperda R APBD 2021 sebesar Rp49.210.000.000 atau ada penambahan sebesar Rp17.295.000.000

“Kami juga ingin mengetahui terkait dengan alokasi belanja musik sebesar Rp225.000.000 pada R-APBD 2021 ini, kemudian apa target dan pencapaian yang akan didapat dari alokasi belanja musik tersebut,” pungkasnya.

Disisi lain, Fraksi Partai Golkar DPRD Medan menyoroti kondisi pandemi Covid-19 Kota Medan yang sudah berdampak pada roda perekonomian, sehingga banyak pelaku usaha yang terpaksa gulung tikar ataupun tutup.

“Pemko Medan dituntut semaksimal mungkin untuk mewujudkan APBD 2021 dan meningkatkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tidak menambah beban bagi masyarakat serta memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar, M Afri Rizki Lubis SM MIP dalam paripurna yang turut dihadiri Pjs Walikota Medan Ir Arief Trinugroho.

Disebutkan Rizki, PAD Kota Medan mengalami penurunan signifikan akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda Kota Medan sejak Maret 2020. Sementara dari PAD APBD 2021 diproyeksikan sebesar Rp2,15 triliun lebih dan dana transfer sebesar Rp2,99 triliun rupiah.

“Kami melihat rencana kenaikan dari PAD ada 16 persen jika dibandingkan dengan APBD sebelumnya, masih realistis di masa pandemi Covid saat ini. Peningkatan tersebut diperoleh dari sektor pajak, seperti pajak parkir, pajak hotel dan pajak restoran. Kami mohon penjelasan, karena saat ini banyak sektor usaha yang terkena dampak negatif dari pandemi Covid-19, khususnya pajak hotel dan restoran,” katanya.

Lanjutnya lagi, Fraksi Golkar berharap agar Pemko Medan dapat lebih serius dalam menangani pandemi sehingga dapat keluar dari zona merah sesegera mungkin. Dalam hal ini, Dinas Kesehatan diminta lebih giat lagi mensosialisasikan, mengawasi dan mengevaluasi hasil pelaksanaan di lapangan dengan dimulainya Adaptasi Kebiasaan Baru yang tertuang dalam Perwal No.27/2020.

“Kami melihat masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Kami juga mendapati masih banyak layanan kesehatan di puskesmas yang belum maksimal, mohon penjelasannya,” ujar pria Rizki.

Dia juga mengingatkan Dinas Pariwisata Kota Medan agar lebih aktif dalam mengawasi tempat usaha hiburan, panti pijat dan hotel. Apakah tempat-tempat itu sudah menerapkan protokol kesehatan agar tidak tercipta klaster penularan Covid-19 yang baru atau tidak.

“Pelaku usaha yang melanggar prokes hendaknya ditindak sesuai perda yang berlaku. Kami juga mengingatkan kepada Pemko Medan jangan hanya pandai menggusur Pedagang Kaki Lima (PKL) di masa pandemi covid-19 ini. Tapi berikan solusi yang tepat dan jangan memunculkan masalah baru,” pungkasnya.

(Map)

Kasek SD Negeri 064011 Diduga Sunat Uang Honor Guru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan mengadukan dugaan pemotongan uang pembayaran honor para guru di sekolah SD Negeri 064011 di Kecamatan Medan Deli kepada wakil rakyat di DPRD Medan. Adanya oknum kepsek yang melakukan hal itu dinilai telah membuat kondisi kesejahteran para guru honorer di sekolah itu kian terpuruk.

Ilustrasi.

“Tadi kami sudah melaporkan hal itu kepada Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Pak Rajuddin.

Beliau sudah menerima laporan kami dan mengatakan akan menindaklanjutinya,” ucap Ketua FHI Kota Medan, Fahrul Lubis kepada Sumut Pos, Selasa (3/11).

Dikatakan Fahrul, para guru di SD Negeri 064011 Kecamatan Medan Deli telah mengadu kepadanya jika oknum Kepala Sekolah mereka yang baru, telah memotong uang honor mereka pada catur wulan terbaru ini, yakni sebesar 20 persen dari total Dana BOS.

“Selama ini saat kepsek yang lama, honor mereka itu 50 persen dari total dana BOS, sekarang dipotong 20 persen menjadi 30 persen. Akibatnya, honor mereka jadi berkurang. Padahal, alasan pemotongan juga tidak jelas apa sebabnya,” kata Fahrul.

Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini para guru memilih untuk tidak mengambil gaji yang dimaksud karena tidak mau dibayar upahnya dengan nominal yang telah dipotong tersebut.

“Itu sebabnya kami adukan hal ini kepada DPRD Medan, kami harapkan oknum kepsek seperti ini tidak dibiarkan melakukan hal yang sewenang-wenang. Kami minta Disdik juga punya peran untuk mengatasi hal ini,” ujarnya.

Senada dengan Fahrul, kepada Sumut Pos, salah seorang guru SDN 064011, Haris juga membenarkan hal tersebut. Haris mengaku jika para guru di sekolah tersebut tak bersedia jika honor mereka dipotong untuk hal yang tidak seharusnya. Sebab, penggunaan 50 persen Dana BOS sebagai anggaran untuk membayar upah guru honorer telah lama disetujui oleh Mendikbud.

“Awalnya kami itu menerima sekitar Rp1,3 juta per bulan, karena 50 persen dana BOS dipakai untuk menggaji para guru honorer. Tapi sekarang tinggal Rp800 ribu sampai Rp1 juta karena tinggal 30 persen, 20 persen lagi gak tahu dipakai untuk apa. Tentu kami tidak mau. Honor kami itu terbilang kecil, karena siswa kami di sekolah itu ada lebih dari seribu siswa. Sekarang honor kami malah dipotong oleh Kepsek yang baru ini,” keluh Haris.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Medan, H Rajuddin Sagala membenarkan laporan yang telah diterima dirinya dari FHI Kota Medan. “Tadi sudah kita terima, katanya memang ada pemotongan honor dari Dana BOS,” ujarnya.

Rajuddin mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aduan dari para guru honorer tersebut. Mengingat bila apa yang diadukan itu adalah benar adanya, maka oknum kepsek yang dimaksud pantas untuk diberikan tindakan tegas dari Dinas Pendidikan.

“Bila benar, kita mau tahu apa alasan Kepsek tersebut memotong honor para guru honorernya. Bila tanpa alasan jelas dan alasannya tidak mendasar atau tidak bisa diterima, maka kita minta Pemko Medan dalam hal ini Disdik Kota Medan untuk menindak tegas oknum Kepsek Nakal seperti itu. Kita mau semua harus transparan, jangan ada yang terzalimi,” pungkasnya. (map/ila)

Sidang Prapid Ketua KAMI: Penangkapan Dinilai Sarat Rekayasa

SIDANG: Kuasa hukum pemohon membacakan permohonan gugatan dalam sidang prapid Ketua KAMI, Selasa (3/11).AGUSman/sumut pos.
SIDANG: Kuasa hukum pemohon membacakan permohonan gugatan dalam sidang prapid Ketua KAMI, Selasa (3/11).AGUSman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kuasa hukum Pemohon dari Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) mengatakan, penangkapan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan, Khairi Amri, diduga sarat rekayasa. Hal itu disampaikan Mahmud Irsad Lubis, dalam sidang Praperadilan (Prapid) atas Pemohon Asiah Simbolon di Ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (3/11).

SIDANG: Kuasa hukum pemohon membacakan permohonan gugatan dalam sidang prapid Ketua KAMI, Selasa (3/11).AGUSman/sumut pos.
SIDANG: Kuasa hukum pemohon membacakan permohonan gugatan dalam sidang prapid Ketua KAMI, Selasa (3/11).AGUSman/sumut pos.

“Bahwa yang lebih ganjilnya lagi pada tanggal 9 Oktober 2020, si pelapor yaitu Bripka Aspil Saputra ikut dilibatkan dalam penangkapan suami Pemohon (Khairi Amri), yang ini dibuktikan dengan adanya Surat Perintah Penangkapan, sementara Bripka Aspil Saputra adalah selaku pelapor sehingga tindakan hukum yang dilakukan oleh Termohon sarat dengan rekayasa,” ungkap Mahmud di hadapan hakim tunggal, Safril Batubara.

Hal itu, menurutnya sangat ganjil. Sebab Termohon sebelum menerbitkan Surat Perintah Penyidikan No. SP. Sidik/2218/X/RES.2.5./2020/Reskrim tanggal 9 Oktober 2020 telah melahirkan penangkapan tanpa memiliki dua alat bukti yang cukup.

“Sementara pasal yang dituduhkan kepada suami Pemohon merupakan delik materil yang telah mengubah Pasal 160 KUHP yang sebelumnya menjadi delik formil sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 07/PUU-VII/2009 sehingga Sprindik No. SP. Sidik/2218/X/RES 2.5./2020/Reskrim tanggal 9 Oktober 2020 bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, sehingga Sprindik tersebut harus dinyatakan batal demi hukum,” ungkapnya.

Dalam lanjutan isi berkas gugatan, ia juga menyebutkan bahwa suami Pemohon setelah ditangkap oleh pihak Termohon telah melakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : SP.Han/522/X/RES.2.5 /2020/Reskrim, tanggal 10 Oktober 2020.

Dalam Surat Penahanan itu disebutkan, suami Pemohon ditahan RTP Polrestabes Medan selama 20 hari terhitung mulai 10 Oktober sampai 29 Oktober 2020.

“Kenyataannya suami Pemohon tidak berada di RTP Polrestabes Medan dan berada di rumah tahanan dan titipan Mabes Polri sehingga berdasarkan hal tersebut di atas, Surat Perintah Penahanan tanggal 10 Oktober 2020 yang diterbitkan oleh Termohon mengandung cacat hukum karena bertentangan dengan uraian penahanan, sehingga patut dinyatakan Surat Perintah Penahanan tersebut tidak sah,” pungkasnya.

Semestinya, lanjutnya, surat perintah penahanan harus menguraikan di mana ditempatkan seseorang ditahan untuk membuat pihak keluarga mengetahui keberadaan seorang yang menjadi tersangka dan mengalami penahanan dalam rangka menjunjung tinggi hak asasi seorang tersangka.

“Namun nyatanya tersangka tidak berada pada rumah tahanan sebagaimana tertera dalam surat perintah penahanan dimaksud. Sehingga, demikian patut dinyatakan surat perintah penahanan cacat hukum dan harus dinyatakan batal demi hukum,” urainya.

Karena itu, KAUM selaku kuasa hukum Pemohon meminta agar hakim memerintahkan Termohon untuk membebaskan suami Pemohon dari tahanan dan menyatakan penetapan tersangka tidak sah dan batal demi hukum.

Usai pembacaan permohonan gugatan, hakim Syafril Batubara menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda pembacaan jawaban Termohon pada Rabu (4/11). (man/ila)

Foto: Kuasa hukum pemohon membacakan permohonan gugatan dalam sidang prapid, Selasa (3/11).

Kapoldasu Lantik AKBP Ronny jadi Kapolres Humbahas

BERSAMA: Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin berfoto bersama Kapolres Humbahas yang baru AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH dan Kapolres Humbahas yang lama AKBP Rudi Hartono, usai Sertijab, Senin (2/11).istimewa/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan resmi dilantik oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, sebagai Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut) pada Senin (2/11).

BERSAMA: Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin berfoto bersama Kapolres Humbahas yang baru AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH dan Kapolres Humbahas yang lama AKBP Rudi Hartono, usai Sertijab, Senin (2/11).istimewa/Sumut Pos.
BERSAMA: Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin berfoto bersama Kapolres Humbahas yang baru AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH dan Kapolres Humbahas yang lama AKBP Rudi Hartono, usai Sertijab, Senin (2/11).istimewa/Sumut Pos.

Ronny menggantikan Kapolres Humbahas yang lama, yakni AKBP Rudi Hartono SIK MM yang menjabat sebagai Wadir Binmas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung di Lobby Adhy Pradana Mapolda Sumut yang dipimpin langsung oleh Kapoldasu. Turut hadir para Pejabat Utama Polda Sumut serta Kapolres/tabes jajaran Polda Sumut.

Martuani mengucapkan selamat dan sukses kepada AKBP Rudi Hartono atas jabatan barunya sebagai Wadir Binmas Polda Kalimantan Selatan. “Terima kasih kepada AKBP Rudi Hartono dan keluarga atas pengabdiannya di Polres Humbahas serta selamat atas promosi yang diterima. Semoga pengalaman bertugas di Sumut dapat menjadi bekal dan pedoman untuk melaksanakan tugas yang baik di tempat baru,” ujarnya.

Martuani juga mengucapkan selamat kepada Kapolres Humbahas yang baru AKBP Ronny, Martuani. Ia meminta agar Ronny segera menyesuaikan diri dan menjalin sinergitas serta soliditas dengan stake holder setempat dikarenakan tanggung jawab yang diemban sekarang semakin besar.

“Jabatan baru ini menjadi langkah awal pengabdian sebagai Bhayangkara dalam memimpin organisasi dan anak buah guna memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat”, katanya.

Dengan pengalaman pendidikan dan tugas, lanjutnya, dapat menjadi modal baik dalam memimpin Polres Humbahas untuk semakin promoter dan menjadi komandan yang hebat di satuan tugas.

Ia menambahkan, bahwa saat ini beberapa peristiwa terjadi, baik Nasional maupun Internasional yang tentunya berdampak terhadap stabilitas Indonesia khususnya wilayah Sumut.

Oleh karena itu, Martuani meminta seluruh personel mempersiapkan diri khususnya jajaran intelijen memonitor kelompok-kelompok yang ingin memprovokasi atau membangkitkan kemarahan publik yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas di Sumut

“Mari kita bekerja sama dengan berbagai tupoksi Polri yang ada agar mampu melaksanakan tindakan proaktif sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam menciptakan Harkamtibmas yang aman dan kondusif”, pungkasnya. (mag-1/ram)

Badan Kenaziran Masjid se-Kota Tebingtinggi Silaturahim

SILATUHIM: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri silaturahim pengurus BKM se-Kota Tebingtinggi.sofian/sumut pos.
SILATUHIM: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri silaturahim pengurus BKM se-Kota Tebingtinggi.sofian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menghadiri silaturahim Badan Kenaziran Masjid (BKM) se-Kota Tebingtinggi yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Kota Tebingtinggi, di Masjid Agung, Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Selasa (3/11).

SILATUHIM: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri silaturahim pengurus BKM se-Kota Tebingtinggi.sofian/sumut pos.
SILATUHIM: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri silaturahim pengurus BKM se-Kota Tebingtinggi.sofian/sumut pos.

“Terima kasih kepada Dewan Masjid Kota Tebingtinggi yang sudah menghimpun BKM se-Kota Tebingtinggi untuk kepentingan pembinaan umat yang ada di masjid masing-masing di seluruh Kota Tebingtinggi,” kata Umar Zunaidi.

Umar Zunaidi juga berharap kepada Dewan Masjid Indonesia Kota Tebingtinggi, agar pembinaan masjid menerapkan beberapa hal yakni memerlukan sumber daya manusia yang baik, harus adanya tenaga yang baik dalam mengurus masjid, dan memerlukan dana untuk membina masjid.

“Memerlukan ilmu dalam membina masjid, menjadikan masjid sebagai pusat ekonomi, pendidikan, budaya, ketakwaan dan aqidah,” bilangnya. (ian)