Home Blog Page 3950

Touring Generasi 125 Yamaha Sisir Wisata Alam Berastagi

BERSAMA: Para peserta diabadikan bersama sebelum melakukan touring Generasi 125 Yamaha.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dibekali semangat Sumpah Pemuda, sejumlah pengendara motor Generasi 125 Yamaha kota Medan mengadakan fun touring ke peternakan sapi Gundaling Farmstead, Berastagi, Tanah Karo, Selasa (27/10/2020).

Peserta yang terdiri dari media, blogger, vlogger dan konsumen muda bergabung dalam touring Generasi 125 mengeksplorasi keindahan objek wisata Berastagi dengan menerapkan aturan protokol kesehatan. Didukung keunggulan motor berkapasitas 125 cc Yamaha yang Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Keren dan Pasti Irit dilakoni dengan menyenangkan. Perjalanan dimulai dari Domonico Coffee, Jalan Adam Malik, Medan pukul 08.00 WIB, para peserta melewati Jalan Jamin Ginting, selanjutnya ke arah Berastagi. Mereka terlihat begitu riang dan antusias mengikuti touring maupun kegiatan lainnya yang telah disiapkan panitia.

Gandhy November sebagai salah satu peserta memberikan kesan-kesannya selama perjalanan tersebut. Menurutnya, meskipun merupakan kegiatan touring yang cukup jauh, tetapi ia tetap dapat menikmati perjalanannya. “Semua dibayar lunas dengan indahnya pemandangan dari Panatapan, bisa melihat perkampungan dan pegunungan lainnya juga. Saya pun jadi semakin tahu kalau Yamaha FreeGo itu bandel, kuat dan irit,” kata Gandhy.

Gandhy menambahkan, sewaktu sampai tanjakan PDAM Tirtanadi, ia merasa tertantang untuk mengetes kemampuan menanjak Yamaha FreeGo yang dia kendarai. “Ternyata Yamaha FreeGo yang saya gunakan berboncengan dengan Adit yang berat badannya 110 kilogram, enteng saja melalui tanjakan yang cukup tinggi ini. Yamaha memang jago banget saat tanjakan,” jelas dia.

Tauko Tembung dalam touring tersebut juga mengungkapkan kesan positifnya terhadap Yamaha FreeGo. ”Saya menggunakan Freego di touring ini, bahan bakarnya irit, nyaman saat melewati tikungan dan tanjakan, tenaganya bagus,” ucapnya.

Tauko Tembung mengatakan, sepeda motor berkubikasi 125 CC tersebut memiliki fitur yang menunjang kebutuhan penggunanya, khususnya untuk kegiatan touring dan kebutuhan masyarakat perkotaan. Bagasi seluas 25 liter menunjang untuk membawa barang dan peralatan milik penggunanya, hingga keberadaan electric power socket untuk mengisi daya smartphone milik penggunanya.

Pengalaman lain lagi dirasakan Ozie. Menggunakan Yamaha Mio S, Ozie terkesan dengan hematnya konsumsi bahan bakar. Dia bercerita, karena perjalanan yang ditempuh dari Medan ke Gundaling Farmstead, Berastagi, Tanah Karo hingga kembali ke Medan hampir 170 km, maka dirinya dan teman-temannya mengisi penuh BBM di semua motor yang digunakan.  

“Kita isi full semua. Takut kalau nanti di perjalanan kehabisan BBM karena jaraknya jauh banget. Eh ternyata, sampai di Medan, jarum penunjuk BBM masih menunjukkan setengahnya aja. Ini luar biasa. Irit banget motor Yamaha,” ungkap Ozie.

Beda lagi pengalaman yang didapat dari Wanda Wandow. Pria yang murah senyum dan selalu ramah ini menggunakan Yamaha Fino. “Saya pakai Yamaha Fino, nggak usah ditanya nyamannya. Jelas nyaman sekali. Dan yang paling penting, saya bisa foto dengan Yamaha Fino di Hill Park. Sesuatu banget kan, saya suka desainnya,” papar Wanda. 

Sementara itu GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie mengucapkan selamat kepada para peserta, bahwa kegiatan tersebut berjalan lancar dan tanpa mengalami kendala apa pun. Joni Lie juga memberikan apresiasi kepada para rider yang punya inisiatif mengadakan touring secara mandiri dengan menerapkan aturan protokol kesehatan. (dek)

Arist Merdeka: Anak adalah Generasi Penerus Kota Medan

MEDAN,SUMUTPOS.CO- Ketua Umum Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait menghadiri acara Selebrasi 22 tahun Komnas PA dan Diskusi Publik di Jalan Pelajar Ujung, Kecamatan Medan Kota. Kegiatan yang diadakan di kantor Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara (Sumut) tersebut, mengusung tema Menakar Komitmen Calon Kepala Daerah Tentang Perlindungan Anak.

Arist menjelaskan, kedatangannya di Kota Medan berkaitan dengan kampanye bagaimana memutus rantai kekerasan terhadap anak di Kota Medan, bersamaan dengan Pilkada yang akan dilakukan di Kota Medan. “Maka kedatangan saya adalah menyampaikan pesan moral secara roadshow bersama kawan mahasiswa, para penggiat perlindungan anak di tempat ini yang difasilitasi LPA Sumut, juga mengampayekan bagaimana pemimpin daerah nanti itu betul-betul punya perspektif, punya program perlindungan anak supaya tidak mengeksploitasi anak,” ujar Arits saat diwawancarai, Kamis (29/10).

Lebih lanjut Arist menyebutkan, berdasarkan  fakta menunjukkan adanya pasangan calon Wali Kota Medan mendatangi sekolah untuk berkampanye, menurutnya hal tersebut sudah melanggar undang-undang perlindungan anak. “Dalam undang-undang perlindungan anak itu sudah dilarang, karena itu merupakan tindak pidana. Sebab yang dibenarkan adalah anak-anak sebagai pemilih pemula yang sudah diberikan hak politik akan tetapi anak-anak balita tidak dibenarkan,” ujarnya.

“Bahkan datangi satu sekolah yang tidak ada kaitannya dengan tali-temali hak anak dalam pilkada itu didatangi,” tambah Arist.

Selain itu dia menyebutkan, Kota Medan saat ini telah menjadi zona merah kekerasan terhadap anak yang tidak pernah diatasi oleh hampir seluruh wali kota. Calon wali kota hanya memberikan janji dalam kampanye, karena itu merupakan eksploitasi politik. “Saya kira ini latar belakang supaya Kota Medan nanti di masa akan datang hak-hak dasar anak itu tidak terlanggar lagi,” sebutnya.

Arist juga menitipkan pesan kepada pemimpin yang akan datang agar lebih perduli dengan persoalan anak, karena anak adalah generasi penerus Kota Medan keluarga dan bangsa. “Jangan eksploitasi anak-anak itu. Kita juga mau mendorong menyampaikan pesan moral bukan hanya sekedar kampanye Kota Medan indah. Tetapi bagaimana secara wujud nyata bahwa perbaikan lingkungan hidup harus benar terimplikasi dengan baik,” ujarnya.

“Sehingga ada ruang terbuka hijau bagi anak untuk membangun tumbuh kembangnya dengan baik dengan diyakininya banyaknya rumah atau tempat yang ramah anak kemudian juga sanitasi yang baik lingkungan yang baik,” tutup Arist.(rel/adz)

OPD Tidak Ikuti Peringatan Sumpah Pemuda Akan Terima Sanksi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan sempat gerah karena banyaknya pejabat eselon II yang tidak hadir dalam peringatan Hut Sumpah Pemuda secara virtual bersama Presiden Jokowidodo disalah satu stasiun televisi milik pemerintah, Rabu (28/10).

IKUTI: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama beberapa OPD mengikuti peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Peringatan Hut Sumpah Pemuda secara virtual di laksanakan di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. “Saya akan memberikan sanksi kepada Eselon II Pemkot Tebingtinggi yang bolos pada peringatan Hari Sumpah Pemuda,” bilang Umar Zunaidi.

Kepada wartawan usai kegiatan,Umar Zunaidi menegaskan akan memberikan peringatan kepada yang bolos. Jika perlu tunjangan perbaikan penghasilannya akan potong. “Ini masalah kebangsaan yang Eselon II harus sadar dan menjadi teladan,” bilangnya.

Sebelumnya Umar mengatakan bahwa sebagai anak bangsa tentunya kita harus bangga memiliki orang terdahulu yang bisa berfikir tentang kebangsaan.

“Kita harus sadar dan mengerti berbeda suku, agama, ras, pendapatan, pekerjaan, beda rezeki, tetapi di dalam satu tarikan nafas kita harus bersatu dan yang menyatukan kita hanya Indonesia,” jelas Umar.

Menurutnya, yang harus dipelihara dan rawat dengan banyaknya perbedaan diantara kita adalah persatuan tanpa persatuan dan rasa kebangsaan tidak akan bisa bangkit dan maju. (ian)

Pesan Maulid, H Djarot: Nabi Diutus untuk Kemerdekaan Kaum Marhaen

MEDAN, SUMUTPOS.COM- Lahir di Kota Mekah dari rahim seorang ibu bernama Siti Aminah, Rasulullah Muhammad SAW merupakan anugerah terbaik buat alam semesta. Di mana kelahiran beliau begitu dinantikan selama beribu-ribu tahun sebagai hujjah kebenaran dan keadilan, serta sebagai simbol perjuangan kemerdekaan kaum mustadafin di muka bumi.

Dunia di masa sebelum Lahirnya Nabi Muhammad SAW dipenuhi oleh penindasan dan perbudakan, bahkan manusia layaknya binatang yang bisa diperjual-belikan. Di masa tersebut bisa kita bayangkan, tidak ada proteksi apapun bagi mustadafin selama menjalani hidup di dunia.

“Human traficking menjadi sebuah perilaku yang lazim dan penindasan terhadap kaum mustadhafin yang sering kita sebut Kaum Marhaen, berlangsung selama ratusan tahun,” kata H Djarot Saiful Hidayat dalam keterangan persnya dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (29/10).

Selain itu, posisi perempuan yang menjadi masyarakat kelas dua menjadikan posisi perempuan tidak memiliki nilai tawar dari sudut manapun, bahkan melahirkan anak perempuan menjadi aib dan tidak jarang masyarakat Qurais membunuh bayi perempuan yang lahir. “Inilah masa peradaban kelam yang sering kita sebut sebagai peradaban jahiliyah dan harus menjadi pelajaran bersama bahwa nilai kemanusiaan pernah berada di titik nadir, hingga Allah kemudian mengutus Nabi Muhammad SAW ke dunia untuk melakukan revolusi Qubra yaitu revolusi kemanusiaan,” ungkap Djarot.

Lahir dari keluarga terpandang secara klan, tidak lantas membuat Rasulullah jumawa dengan posisi terhormat sebagai anggota Bani Hasyim meski keluarga besar Bani Hasyim menjadi penguasa atas bangunan suci peninggalan Nabi Ibrahim yaitu Ka’bah. Bahkan posisi itu malah menumbuhkan nilai empati Rasulullah terhadap Kaum Mustadhafin atau Marhaen.

“Rasulullah itu berasal dari kalangan terhormat, akan tetapi beliau memposisikan diri sebagai pembela Kaum Marhaen, itulah sebabnya sepanjang perjuangannya beliau selalu mendorong kaum Marhaen atau Kaum mustadhafin mengambil kembali kemerdekaannya,” imbuhnya.

Mempelajari kisah perjuangan nabi maka kita akan melihat begitu banyak kaum Marhaen yang berdiri di Samping dan di belakang Nabi untuk berjuang bersama demi kemerdekaan yang hakiki kemerdekaan akan nilai-nilai humanisme, dan tentu melawan barisan bangsawan yang sepanjang sejarah mengangkangi nilai-nilai kemanusiaan dan humanisme,

“Hal yang harus kita jadikan referensi dari perjuangan Nabi adalah pondasi perjuangan yang berasal dari mental dan keyakinan akan nilai kebenaran serta perhargaan atau rasa empati akan nilai humanisme, sehingga Nabi Muhammad mampu mengkonsolodasikan kekuatan Mustadafin untuk membentuk sebuah barisan perlawanan terhadap sistem yang menindas, barisan kokoh tersebut berada dalam satu visi dimana yang kuat tidak boleh menindas yang lemah, lelaki tidak boleh menindas perempuan semua dilakukan demi Ridho Allah Tuhan yang Maha Kuasa,” jelasnya.

Itulah sisi humanisme yang harus dijadikan pelajaran dimana basis kekuatan yang menjadi tumpuan Nabi adalah basis akhlak dan kemanusiaan, dan sebelum fase perlawanan fisik nabi terlebih dahulu melakukan perbaikan Akhlak dan Mental barisan Mustadafid sehingga kita melihat sebuah perjuangan matang dan terideologi dengan baik, sehingga ketika menjadi penguasa di Kota Yastrib sekalipun Nabi menjalankan pemerintahan dengan tetap meninggikan nilai-nilai kemanusiaan.

“Mari belajar dari perjuangan Nabi yang meninggikan nilai-nilai kemanusiaan bukan sebaliknya mengangkangi nilai-nilai kemanusiaan, maka tidak salah jika Nabi memiliki tipe kepemimpinan yang lengkap yaitu, Shidiq, Amanah, Tablik dan Fatanah, Siapapun yang mengaku menjadi pengikut nabi dan Mencintai Nabi maka wajib memiliki sifat Humanisme sebagai ajaran tertinggi Nabi Muhammada SAW, Selamat Memperingati Maulid Nabi dan mari belajar kembali menggali nilai-nilai agung ajaran Nabi,” pungkas Djarot.(adz)

HUT ke-56, Golkar Medan Bagikan Seribu Paket Beras

M Afri Rizki Lubis menyerahkan paket beras.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 dimaknai dengan baik oleh DPD II Partai Golkar Kota Medan. Tak ingin merasakan euforia peringatan HUT semata, Golkar Medan justru memperingati hari lahir Partai Golkar yang jatuh pada tanggal 20 Oktober tersebut dengan berbagi kepedulian kepada masyarakat dengan cara membagikan 1000 paket beras kepada warga Kota Medan ditengah pandemi Covid-19.

Terakhir, kegiatan tersebut digelar DPD Partai Golkar Medan di Komplek J City Medan Johor, pada Selasa (27/10/2020).

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini sudah yang ketiga kalinya, hari-hari sebelumnya kita sudah melakukan kegiatan yang sama. Hari ini saja Golkar Medan bagikan 200 paket beras, masing-masing 5 kg, artinya hari ini saja kita bagikan 1 ton beras kepada saudara-saudara kita, warga yang membutuhkan,” ujar Ketua Panitia, M Afri Rizki Lubis kepada Sumut Pos, Selasa (27/10).

Anggota DPRD Medan itu juga mengatakan, total Partai Golkar Medan akan membagikan seribu paket beras untuk warga Kota Medan yang terdampak pandemi Covid-19.

“Karena kita mau keberadaan Partai Golkar, khususnya di Kota Medan, dapat dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Dalam kesempatan, turut hadir Ketua DPD II Partai Golkar Medan, HM Syaf Lubis. Syaf pun menyinggung refleksi Kota Medan di HUT ke-56 Partai Golkar. Ada beberapa poin yang dikemukakan Syaf sebagai hal yang harus dibenahi di Kota Medan, diantaranya soal pelayanan pendidikan yang bermutu, pelayanan kesehatan yang maksimal dan pelayanan KTP yang cepat dan mudah.

“Ketiga hal ini belum dirasakan di Kota Medan. Untuk mendapatkan Pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan khususnya di Puskesmas dan pengurusan KTP yang mudah, masih menjadi hal yang sulit untuk didapatkan seluruh masyarakat Kota Medan,” ujar Syaf.

Untuk itu, Syaf meminta seluruh pengurus Partai Golkar Kota Medan agar bersama-sama dalam merapatkan barisan untuk bekerja dalam memenangkan pasangan Bobby-Aulia di Pilkada Medan 2020 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

“Kita mau pendidikan yang berkualitas untuk anak-anak kita. Kita mau Puskesmas yang berkualitas dan kita mau mengurus KTP itu tidak sulit dan tanpa biaya. Ayo kita menangkan Bobby-Aulia, agar semua itu bisa terwujud,” tegasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Ikrimah Hamidy, mengakui perjuangan Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan HM Syaf Lubis yang sangat luar biasa untuk memenangkan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Bobby Nasution- Aulia Rachman.

“Perjuangan Bang Syaf Lubis sungguh begitu luar biasa, dari hari ke hari melakukan konsolidasi organisasi dalam rangka memenangkan pasangan Bobby- Aulia. Pasangan nomor 2 ini harus dimenangkan oleh partai Golongan Karya,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Kota Medan yang siap memberikan bantuan-bantuan beras selanjutnya untuk warga Kota Medan yang terkena dampak pandemi Covid-19. (map)

250 Relawan Partai Gelora Bekerja Door to Door Sosialisasikan Bobby-Aulia

Heriansyah : Partai Gelora Bukan PKS Perjuangan

SARAPAN: Pengurus Parti Gelora melakukan sarapan bareng dengan media. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengaku serius untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution – Aulia Rachman dengan menggerakkan 250 relawan secara
door to door ke masyarakat untuk
menyampaikan visi misi Paslon Nomor 2.

“Relawan itu sudah bekerja awal pekan ini dan sampai menjelang hari pencoblosan. Mereka door to door (dari pintu ke pintu) menyampaikan visi misi paslon, menjelaskan apa yang masih kabur dan meluruskan apa yang bengkok,” ujar Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Sumut, Heriansyah didampingi Sekretaris DPW Partai Gelora Sumut Satrya Yudha Wibowo, Ketua DPD Partai Gelora Medan M Nasir dan sejumlah pengurus lainnya, Selasa (27/10) di acara coffee morning media.

Dikatakan Heriansyah, selama ini tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada Medan 2015 yang dibawah 30 persen menjadi perhatian khusus bagi Partai Gelora. Sehingga diharapkan, dengan hasil kerja relawan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hal pilihnya pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Apabila kehendak Allah SWT Bobby-Aulia terpilih, maka keluhan yang ditampung relawan itu akan menjadi skala prioritas untuk diselesaikan,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, dia menyebut Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta juga akan hadir ke Kota Medan untuk memberikan motivasi kepada kader, simpatisan dan relawan untuk maksimal dalam memperjuangkan kemenangan Bobby-Aulia.

“Itu merupakan bentuk keseriusan Partai Gelora untuk memenangkan Bobby-Aulia,” bilangnya.

Terkait alasan Partai Gelora memberi dukungan kepada Bobby-Aulia, menurut Heriansyah, Bobby Nasution merupakan anak muda yang santun dan datang kepada Partai Gelora dalam meminta dukungan. Visi misi yang disampaikannya dinilai Partai Gelora sangat bagus untuk membesarkan Kota Medan.

“Partai kami masih ‘bayi’, tentunya kesempatan ini tak kami lewatkan. Apalagi sosok Bobby tampaknya mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak dan elemen masyarakat. Kita yakin dan percaya Bobby dapat membangun Kota Medan menjadi Kota yang maju dan mensejahterakan warga Kota Medan,” jelasnya.

Saat ditanyakan apa strategi Partai Gelora untuk meraih suara masyarakat dalam mendukung Bobby-Aulia? Heriansyah mengaku Partai Gelora punya strategi tersendiri. Ia juga mengaku, jika Partai Gelora tidak hanya akan mencari suara dari lumbung-lumbung suara yang dihasilkan PKS (Partai Keadilan Sejahtera), tetapi sektor yang lebih luas.

“Partai Gelora ini bukan PKS Perjuangan, kita tidak mau disebut sebagai Partai pecahan PKS. Gelora adalah partai Nasionalis – Religius, Religius – Nasionalis. Kita punya cara sendiri dalam merangkul masyarakat untuk membangun Kota Medan, untuk membangun bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan, M Nasir mengatakan jika pihaknya telah bergerak dalam menampung berbagai aspirasi masyarakat Kota Medan. Aspirasi yang ditampung itu, juga telah disampaikan kepada pasangan Bobby-Aulia dan mendapatkan respon positif.

“Jadi kita memilih paslon itu tentu yang dapat menampung aspirasi rakyat di bawah. Kita dengar visi misi Bobby-Aulia, dan ternyata memang cocok dengan aspirasi masyarakat yang kita terima selama ini,” ungkap Nasir.

Dengan begitu, tidak ada alasan bagi Partai Gelora untuk tidak bekerja dalam memenangkan Bobby-Aulia. Sekalipun belum memiliki kursi di DPR termasuk DPRD Medan karena belum pernah mengikuti Pemilu, tapi Partai Gelora optimis dapat maksimal dalam memenangkan Bobby-Aulia di Pilkada Medan sekaligus dapat meraih kemenangan di Pemilu 2024 mendatang.

“Kontestasi Pilkada ini juga sebagai bentuk perisiapan bagi Partai Gelora dalam menghadapi Pemilu 2024. InsyaAllah kita akan mampu memberikan yang terbaik di Pilkada Medan tahun ini dan Pemilu 2024 mendatang,” pungkasnya.(map)

Peringati Sumpah Pemuda ke-92, David Lubis: AMPI harus Menyentuh Pembaharuan Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumut menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-92 tahun di Kantor DPD AMPI Sumut, Rabu (28/10/2020). Upacara ini dilakukan secara virtual bersama seluruh pengurus DPD AMPI Sumatera Utara beserta jajaran.

Ketua DPD AMPI Sumut, David Luther Lubis meletakan karangan bunga di Tugu Makam Pahlawan. Istimewa/Sumut Pos.

Tidak hanya itu, DPD AMPI Sumut juga menggelar bakti sosial berupa beras dan membagikan masker yang dilakukan serentak di 21 kecamatan di Kota Medan dan 33 kabupaten/kota.

Ketua DPD AMPI Sumut, David Luther Lubis mengatakan, peringatan Sumpah Pemuda mempunyai arti terpenting dalam sejarah bangsa.

“Karena generasi muda mengadakan kongres II di Jakarta untuk mengikrarkan sumpah sakti yang mengikat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata David dalam pidatonya.

Memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan standar protokol kesehatan ini, ia berharap AMPI menjadi motor pergerakan pemuda yang aktif berpartisipasi dalam pembangunan pada masa sekarang dan akan datang.

“Sebagaimana moto kita pada hari ini, AMPI harus secara serentak menyentuh pembaharuan Sumatera Utara,” ucapnya.

Seusai upacara, David bersama Sekretaris Swandi Napitupulu, Bendahara Angelina Lubis dan Wakil Ketua AMPI Sumut M Rizki Nugraha membagikan beras dan masker di Kecamatan Medan Petisah dan Medan Maimun.

Titik pertama yang dikunjungi yakni Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah. Kemudian, David bersama rombongan bergerak ke Kelurahan Sukaraja Kecamatan Medan Maimun untuk membagikan beras dan masker.

“Bakti sosial ini serentak dilakukan di 21 Kecamatan di Medan. Semoga ini bermanfaat bagi yang menerimanya,” harapnya.

Windemal (74), seorang warga Lingkungan 7 Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah, mengaku sangat mensyukuri bantuan yang diberikan AMPI Sumut. Ia berharap, ke depannya AMPI semakin maju.(rel)

Relawan APBN Resmi Dukung Bobby Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dukungan berbagai elemen terus mengalir bagi pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Nomor urut 2, Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman. Bobby dinilai sosok yang bakal mampu mendorong perubahan dalam kurun waktu singkat, dalam kemajuan pembangunan Kota Medan ke depan.

Sebagaimana disebutkan dalam deklarasi dukungan Aliansi Pendukung Bobby Nasution (APBN) saat menggelar konpers di Abadi Coffee Jalan Abadi Setiabudi Medan, Rabu (28/10).

Kali ini, kelompok Relawan APBN terdiri dari kalangan pebisnis dan pengusaha muda Kota Medan, yang murni bergerak demi kemajuan Kota Medan.

Deklarasi itu pun dihadiri Ketua Relawan APBN Edwin Robsi Elmar Siburian SE.Ak, Wakil Ketua I Rudi Afrulsyah SE, Sekretaris Ir Muhammad Irwansyah, Wakil Sekretaris Hamonangan Sinaga SPd, serta Bendaraha Novan Effendy SIregar SE M.Si. Adapun Pembina Relawan APBN adalah mantan Anggota DPR RI, H. Herry Lontung Siregar.

Ketua Relawan APBN Edwin Robsi Elmar Siburian SE.Ak, menyebut niat terbentuknya kelompok relawan tersebut, didasari keinginan bersama demi perubahan Kota Medan yang dinilai akan lebih cepat. “Boby Nasution masih bersih, dan kita sangat meyakini akan punya akses lebih cepat ke Pemerintah Pusat. Di Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kami juga ingin pemimpin Kota Medan adalah kaum muda,” ujarnya.

“Jadi bukan semata karena beliau Menantu Presiden, tapi memang sosok muda ini punya daya dorong dan semangat yang lebih kuat. Ditambah akses langsung ke pusat, sehingga percepatan pembangunan dan kemajuan kota ini dapat bergerak lebih cepat,” ungkapnya.

Sebagai contoh kata Edwin, infrastruktur yang buruk di Medan selama ini tak kunjung mampu terselesaikan. “Belum lagi jalanan banjir di mana-mana. Sedangkan UMKM, yang merupakan tulang punggung masayarakat juga tak tersentuh tangan pemerintah di Medan ini,” jelas Edwin.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Ir Muhammad Irwansyah, pun menyebut saat ini Kota Medan butuh pemimpin muda. “Sehingga kita cetuskan hari ini di moment Sumpah Pemuda. Jangan sampai Medan dipimpin seperti sebelum-sebelumnya. Bobby kami yakini mampu mendorong perubahan itu. Medan harus berubah termasuk paradigmanya. Wali Kota ke depan jangan lagi main-main,” tegasnya.

Seolah mengamini, Bendahara Novan Effendy SIregar SE M.Si, mengatakan Kota Medan terkenal dengan Wisata Kuliner-nya. “Yang menjadi ikon Kota Medan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tapi hingga saat ini, tidak ada tempat khusus untuk menikmati kuliner khas Kota Medan. Berbeda jauh dengan Surabaya yang menyiapkan pusat kuliner khusus untuk wisatawan yang hendak menikmati kuliner khas-nya.”

Novan menyebut, hal tersebut tentunya dapat mendorong semangat para pebisnis UMKM untuk berkarya. “Itu baru satu contoh riil di depan mata. Terbukti selama ini memang perhatian terhadap UMKM ini sangat minim sekali,” tambahnya.

Relawan APBN yang terdiri dari berbagai etnis, pebisnis dan pengusaha ini pun menyoroti masalah ekonomi para nelayan di pinggiran Kota Medan. “Kesejahteraan nelayan hanya sekedar komoditas politik. Mereka sangat minim perhatian. Karena itu, wilayah Medan Utara termasuk dalam target kami untuk mendorong kesejahteraan nelayan di sana,” cetus Novan lagi.

Relawan APBN juga berkomitmen memberi masukan dan program kerja kepada Bobby Nasution, demi perbaikan ekonomi, infrastruktur, UMKM, yang tentunya akan meningkatkan PAD Kota Medan ke depan. Terlebih kesejahteraan para nelayan di wilayah Medan Utara.

Dalam waktu dekat, Relawan Bobby (APBN) akan menggelar giat sosialisasi kepada masyarakat, membantu UMKM dan menyelenggarakan aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat akar rumput. (fac)

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Gojek Medan Ajak Mitra Muda bagi Kisah Inspiratif

BERSAMA: (Ki-ka) Praktisi kesehatan dr. Irwin Lamtota Lumbanraja, Corporate Affairs Gojek Sumbagut Dian Lumban Toruan, Operations Gojek Sumbagut Sahli Adrian, Mitra Usaha GoFood Mursada, dan penerima beasiswa Gojek Gracea Elizabeth Zai.
BERSAMA: (Ki-ka) Praktisi kesehatan dr. Irwin Lamtota Lumbanraja, Corporate Affairs Gojek Sumbagut Dian Lumban Toruan, Operations Gojek Sumbagut Sahli Adrian, Mitra Usaha GoFood Mursada, dan penerima beasiswa Gojek Gracea Elizabeth Zai.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang menjadi momen sejarah persatuan bangsa, Gojek mengadakan pertemuan kopdar di Medan bersama sejumlah mitra dan narasumber generasi muda di Sada Coffee Jalan Sei Bahorok, Medan Selasa (27/10).

BERSAMA: (Ki-ka) Praktisi kesehatan dr. Irwin Lamtota Lumbanraja, Corporate Affairs Gojek Sumbagut Dian Lumban Toruan, Operations Gojek Sumbagut Sahli Adrian, Mitra Usaha GoFood Mursada, dan penerima beasiswa Gojek Gracea Elizabeth Zai.
BERSAMA: (Ki-ka) Praktisi kesehatan dr. Irwin Lamtota Lumbanraja, Corporate Affairs Gojek Sumbagut Dian Lumban Toruan, Operations Gojek Sumbagut Sahli Adrian, Mitra Usaha GoFood Mursada, dan penerima beasiswa Gojek Gracea Elizabeth Zai.

Melalui kopdar yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ini, Gojek mengajak para mitra mudanya bersama memaknai semangat Sumpah Pemuda untuk memotivasi diri secara positif dan terus berkarya demi kemajuan bangsa.

Kegiatan ini diisi dengan paparan tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan oleh dr. Irwin Lamtota Lumbanraja, perjalanan merintis usaha oleh mitra usaha GoFood Mursada, dan berbagi pengalaman oleh penerima beasiswa Gojek Gracea Elizabeth Zai.

Dian Lumban Toruan, Head of Regional Corporate Affairs Sumbagut mengatakan, semangat Sumpah Pemuda menunjukkan kekuatan dari pemuda dan pemudi Indonesia yang tidak pantang menyerah, penuh motivasi dan berani berinovasi sejak muda.

“Gojek pun digagas oleh anak muda Indonesia yang memiliki visi untuk menyediakan solusi melalui pemanfaatan teknologi. Dalam perjalanannya, Gojek mampu berkembang menjadi seperti sekarang berkat buah pikir dan kerja keras anak-anak muda. Melalui teknologinya pula, Gojek secara konsisten berkomitmen untuk menciptakan dampak sosial positif bagi ekosistem Gojek, termasuk lebih dari 2 juta mitra driver dan merchant dari 4 negara ASEAN. Semua ini dimulai dari inisiatif dan ide-ide anak muda,” ujarnya.

Dengan mengusung inisiatif J3K, Gojek memperkuat standar pelayanannya dengan menerapkan protokol kesehatan yang merujuk pada rekomendasi Kementerian Kesehatan RI dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

dr Irwin Lamtota Lumbanraja mengatakan penetapan protokol kebersihan dan keamanan merupakan salah satu kunci untuk memutus mata rantai penularan Covid.

“Langkah J3K yang dilakukan oleh mitra usaha GoFood dalam mempersiapkan makanan dan minuman dengan mencuci tangan dan diikuti penggunaan sarung tangan dan masker, serta menyegel kemasan dengan selotip atau kabel pengerat saat pengantaran merupakan langkah yang efektif untuk memastikan kebersihan dan keamanan makanan,” jelasnya.

Protokol kesehatan yang diwujudkan dalam inisiatif J3K ini diterapkan pula oleh merchant GoFood Sada Coffee, seperti dijelaskan oleh pemiliknya, Mursada.

“Sempat jatuh bangun memulai usaha ini selama beberapa tahun, hingga akhirnya dapat membuka outlet yang pertama,” kisahnya.

“Masa pandemi ini juga merupakan tantangan bagi usaha kami, bahkan terpaksa sempat merumahkan karyawan karena sepinya pelanggan yang datang. Maka terbantu sekali dengan adanya GoFood, di mana Gojek juga memberikan edukasi kepada kami mitra usahanya dalam penerapan J3K agar konsumen juga merasa aman dan nyaman dalam memesan. Karena di masa pandemi ini justru pemesanan melalui GoFood dan pesan antar jumlahnya banyak. Dengan perkembangan saat ini, seluruh karyawan sudah bekerja kembali dan bahkan kami sudah mulai bisa menabung lagi, ” jelasnya.

Semangat pantang menyerah itu juga ditunjukkan oleh penerima beasiswa Gojek asal Medan, Gracea Elizabeth Zai yang akrab dipanggil Grace (17). Pada awalnya Grace sempat merasa pesimis tidak dapat melanjutkan pendidikan mengingat biaya kuliah yang tinggi, namun sang Ibu, Samaria Zebua, yang merupakan driver GoRide, terus menyemangatinya untuk terus optimis dalam mencapai cita-cita. (rel/ram)

Kembali Lagi Satu Warga Lalang Terpapar Covid-19

DATANGI: TGTPP Covid-19 Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi datangi rumah kediaman di Lingkungan II Kelurahan Lalang.
DATANGI: TGTPP Covid-19 Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi datangi rumah kediaman di Lingkungan II Kelurahan Lalang.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satu lagi warga Jalan Bukit Jamu Lingkungan II Perumahan Aira Griya Nusantara Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan, AN (67) seorang wanita terkonfirmasi positif Covid-19 hasil pemeriksaan sweb test dari RS Adam Malik Medan tertanggal 24 Oktober 2020.

DATANGI: TGTPP Covid-19 Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi datangi rumah kediaman di Lingkungan II Kelurahan Lalang.
DATANGI: TGTPP Covid-19 Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi datangi rumah kediaman di Lingkungan II Kelurahan Lalang.

Tim Gugus Tugas Penangan Percepatan (TGTPP) Kota Tebingtinggi bersama Bhabinkamtimas, Babinsa dan Lurah Lalang beserta Puskesmas Rantau Laban Kota Tebingtinggi, Rabu (28/10) langsung menuju rumah AN, tetapi kondisi rumah terkunci dan terlihat tidak ada penghuni.

Menurut informasi warga sekitar, AN diketahui bekerja di Medan dan rumah jarang di tempati. Selama ini yang tinggal dirumah tersebut adalah anak perempuannya. Bahkan menurut tetangga samping rumah, tadi pagi dilihat mobil menjemput AN meninggalkan rumah.

Lurah Lalang Kecamatan Rambutan Hadi Supeno mengatakan pihaknya mendapat informasi dari pihak Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi langsung memanggil pihak Kepolisian dan TNI untuk melakukan pemantauan kepada AN langsung.

“Saat kami datangi kerumahnya, tidak ada orang dirumah, sangat di khawatirkan AN terus melakukan aktivitas diluar rumah padahal sesuai hasil sweb, AN terkonfirmasi positif Covid-19,” paparnya.

Hadi Supeno berharap kepada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar tidak melakukan aktivitas diluar rumah apalagi melakukan perjalanan keluar kota, hasil sweb yang dinyatakan positif, Itu sangat membahayakan karena bisa menularkan kepada orang lain saat berinteraksi.

“Pada libur pajang ini kami harapkan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat Kelurahan Lalang agar penyebaran virus Covid-19 tidak berkembang lagi, jika tidak ada kepentingan jangan melakukan perjalanan jauh,” bilangnya.

Sedangkan untuk protokol kesehatan penganan penyebaran Covid-19, bilang Hadi Supeno warga diminta memakai masker bila melakukan aktivitas keluar rumah, melakukan cuci tangan dengan menggunakan air mengalir, menjaga jarak atau phisical distancing. “Jauhi keramaian dan selalu menjaga kesehatan,” paparnya. (ian)