Home Blog Page 3974

Smartfren Bagikan Bantuan Kartu Perdana Gratis

Untuk Guru dan Siswa Seluruh Madrasah di Dairi

SIMBOLIS: Area Sales Manager Smartfren, Edy Gunawan menyerahkan kartu perdana Smartfren secara simbolis kepada Kasi Pendidikan Islam Kemaneg Kabupaten Dairi, Selasa (20/10).

DAIRI, SUMUTPOS.CO– Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, Smartfren membagikan bantuan berupa kartu perdana gratis untuk siswa dan guru seluruh Madrasah di Kabupaten Dairi dan wilayah lain di Sumatera Utara. Pembagian kartu perdana tersebut diselenggarakan secara simbolis bersama  perwakilan Madrasah, serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Bapak Inur Sagala dengan Edy Gunawan selaku Area Sales Manager Smartfren pada Senin (19/10/2020) pagi.

Bantuan kartu perdana ini diberikan gratis tanpa syarat, dengan harapan dapat membantu memastikan kelancaran kegiatan pembelajaran jarak jauh untuk pelajar, tenaga pengajar dari institusi pendidikan di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Smartfren sangat mendukung program pemerintah untuk pembelajaran jarak jauh, apalagi saat ini belajar di rumah adalah salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Kami yakin, dengan menggunakan jaringan telekomunikasi Smartfren yang sudah 100 persen 4G, para pelajar dan tenaga pengajar akan bisa bertemu secara virtual dan menjalankan kegiatan belajar-mengajar dengan efektif, lancar dan mudah. Kartu perdana gratis ini kami berikan untuk seluruh peserta didik di madrasah di Sumatera Utara dengan harapan dapat membantu terlaksananya kegiatan belajar jarak jauh bagi para siswa dan guru. Semoga dukungan Smartfren bisa turut menjaga semangat para siswa dan guru madrasah untuk menggapai berbagai peluang masa depan,” terang Jefry Batubara, Regional Head Northern Sumatera Smartfren.

Smartfren selalu membuka kemungkinan untuk memberikan bantuan serupa ke berbagai sekolah lain di seluruh wilayah operasional Smartfren di Indonesia, yang membutuhkannya. Saat ini kartu perdana Smartfren 1ON+ yang dibagikan tanpa syarat untuk siswa dan guru. 

Selain itu pengguna kartu 1ON+ mendapatkan keunggulan yang cocok untuk pelajar dan pengajar, seperti telepon gratis dengan kualitas suara HD ke sesama nomor Smartfren, masa aktif yang panjang sampai 360 hari, fitur anti sedot pulsa. Sama dengan kartu perdana Smartfren lainnya, 1ON+ didukung sepenuhnya oleh koneksi yang 100% 4G dengan cakupan luas dan stabil.

Smartfren telah sejak lama mendukung kelancaran kegiatan pendidikan di Indonesia dan Smartfren senantiasa akan mendukung program pemerintah dalam menyediakan fasilitas layanan koneksi internet untuk memudahkan para pelajar di Indonesia. Karena dalam kondisi pandemi seperti saat ini para pelajar harus dapat terus menimba ilmu dari manapun.

Sebelumnya, Smartfren telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk mendukung program Kuota Belajar bagi Siswa, Guru dan Dosen. Penyaluran Kuota Belajar ini telah sukses dilakukan Smartfren sejak September 2020, dan akan terus berlangsung hingga Desember 2020. Keterangan lebih rinci mengenai kuota belajar dapat dilihat melalui http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id. (rel/ram)

Sinergi PGN dan Kebijakan Pemerintah Dorong Pemulihan Ekonomi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) komitmen melaksanakan optimalisasi utilisasi gas bumi guna membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional di masa pandemic COVID-19. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui realisasi harga gas bumi USD 6 per MMBTU untuk mendukung daya saing industri sesuai dengan Kepmen ESDM 89K/2020.

Direktur Komersial PGN, Faris Aziz, mengungkapkan bahwa implementasi harga gas bumi USD 6 per MMBTU pada tujuh sektor industri tertentu telah memasuki tahap akhir dan telah memperlihatkan dampak positif secara nyata. Hal ini ditunjukan dari peningkatan penyerapan gas bumi pada setiap sektor dan pertumbuhan produksi industri. Penyerapan gas bumi PGN di tujuh sektor indutri tertentu menunjukkan tren naik dari bulan Agustus 2020 sebesar 219 BBTUD meningkat menjadi 230 BBTUD pada bulan September 2020.

“Dengan peningkatan produktivitas industri, maka sinergi PGN dengan kebijakan pemerintah untuk pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat. Mulai Semester II, pelanggan semua sektor industri Kepmen ESDM 89K mulai menggeliat kembali. Ini sejalan dengan pernyataan dari pemerintah, di mana ekonomi Indonesia mulai kembali bangkit pada September lalu yang ditunjukkan melalui berbagai indikator ekonomi dan keuangan,” ujar Faris, (20/10/2020).

Dikutip dari pernyataan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, ada recovery di bulan September sehingga menjadi tanda positif bagi pemulihan ekonomi industri. Selain itu, ekspor pada bulan September, salah satunya didorong oleh pertumbuhan migas sebesar 17,4 persen. 

Lebih lanjut, Faris menjelaskan, pada perhitungan Industry Outlook 2020 menunjukkan peningkatan pada semua sektor. Sebagai contoh, realisasi harga gas USD 6 Dollar pada industri keramik telah memberikan dampak nyata dan posiftif dalam membantu pemulihan industri keramik nasional. Per September 2020, utilisasi kapasitas produksi nasional industri keramik sudah meningkat kembali di angka 60%.

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (ASAKI) memproyeksikan produksi kembali meningkat sejak Juli 2020 dan dapat kembali ke level normal sebelum pandemi yakni di angka 65% pada pada Q1 2021. Selain itu, sektor industri keramik tengah menargetkan untuk mendongkrak daya saing ekspor. Ditambah lagi dengan pemberlakuan safeguard dari pemerintah untuk menekan laju impor.

Sedangkan industri yang memiliki permintaan tinggi yang bisa memperkuat neraca perdagangan antara lain industri farmasi dan fitofarmaka, serta industri alat perlindungan diri (APD), alat kesehatan, masker, sarung tangan karet, dan ethanol.

“Industri sarung tangan karet bisa produksi lebih, karena permintaan sarung tangan karet yang tinggi di tengah pendemi. Selain itu industri petrokimia. Semoga sektor industri tertentu dapat menyerap volume gas bumi lebih optimal sesuai jatah volume di Kepmen ESDM 89.k/2020.” imbuh Faris.

Direktur Utama PGN, Suko Hartono menambahkan, kebijakan harga gas USD 6 per MMBTU pada tujuh sektor industri tertentu juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo yang mengambil risiko untuk menurunkan harga gas bumi demi meningkatkan daya saing global tujuh kelompok industri. Penurunan harga gas dengan mengurangi jatah pemerintah.

Gas bumi memiliki porsi yang cukup besar dibeberapa sektor industri pada struktur biaya produksinya, sehingga diharapkan keputusan penurunan harga gas bumi sebagai insentif pemerintah bisa langsung berpengaruh pada daya saing industri dalam negeri di pasar dunia.

“Selain penerapan protokol COVID-19 yang ketat, pemulihan ekonomi nasional dapat diupayakan melalui berbagai kebijakan. Oleh karena itu, PGN berharap implementasi Kepmen ESDM 89K/2020 dapat berkontribusi optimal dalam pemulihan ekonomi nasional,” ujar Suko.

Tak hanya itu, kebijakan harga gas USD 6 per MMBTU untuk sektor industri tertentu termasuk bagian dari upaya mewujudkan mimpi energi yang berkeadilan di Indonesia. Gas bumi tidak lagi sekedar komoditi, tetapi menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional.

Dengan komitmen melaksanakan kebijakan Kepmen ESDM 89.K/2020, PGN akan melakukan aspek-aspek ketersediaan gas bumi, pemerataan akses pemanfaatan gas bumi, dan harga yang kompetitif agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Secara berkelanjutan, PGN akan menjalankan kegiatan operasional dan investasi agar dapat menciptakan benefit yang semakin luas bagi perekonomian nasional,” tutup Suko. (rel/ram)

Dugaan Penganiayaan Terdakwa Mulia Lingga, Penasehat Hukum Optimis Klien Tak Bersalah

PENASEHAT HUKUM: Jetra Bakara, Penasehat Hukum Mulia Lingga, Kepala Desa Onan Lama, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
PENASEHAT HUKUM: Jetra Bakara, Penasehat Hukum Mulia Lingga, Kepala Desa Onan Lama, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Jetra Bakara, Penasehat Hukum Mulia Lingga, terdakwa dugaan penganiayaan atau pengancaman, yang juga Kepala Desa Onan Lama, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, optimis kliennya tidak bersalah.

PENASEHAT HUKUM: Jetra Bakara, Penasehat Hukum Mulia Lingga, Kepala Desa Onan Lama, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
PENASEHAT HUKUM: Jetra Bakara, Penasehat Hukum Mulia Lingga, Kepala Desa Onan Lama, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Jetra mengajukan keberatan/eksepsi, atas dakwaan yang ditujukan kepada kliennya. Sidang pembacaan eksepsi dipimpin Ketua Majelis Hakim, Vini Purba, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yanti Simarmata di Pengadilan Negeri Sidikalang, Senin (19/10) sore.

Sidang ditunda setelah eksepsi dibaca, dan dilanjutkan pada Kamis (22/10) mendatang, dengan agenda jawaban JPU atas eksepsi secara tertulis.

JPU Yanti mengatakan, ini merupakan sidang keberatan terdakwa/penasihat hukum atas tuntutan JPU. Menurutnya, sidang ini diminta ditunda, bukan karena JPU tidak siap.

“Tapi untuk mempersiapkan diri, dalam memberikan jawaban eksepsi secara tertulis,” ungkap Yanti.

Usai sidang, Jetra mengatakan, mengajukan eksepsi secara tertulis karena menyakini kliennya tidak bersalah dengan dugaan penganiayaan atau pengancaman.

“Kami dari penasihat hukum yakin, klien kami tidak bersalah dan akan bebas murni. Hal itu akan dibuktikan di persidangan berikutnya,” jelasnya.

Dia juga yakin, majelis hakim akan memberikan jawaban yang seadil-adilnya. Jetra mengaku, sudah mengumpulkan bukti terkait pembelaan kliennya.

Karena itu dia berharap, agar publik tidak menggiring masalah itu kepada hal-hal lain, dan tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah.

Sebelum diputuskan bersalah dengan hukum berkekuatan tetap, jangan dinyatakan bersalah.

“Kami akan melakukan upaya hukum yang tersedia, demi kepentingan hukum klien kami, demi tercapainya keadilan,” pungkas Jetra.

Sebelumnya, terdakwa dilaporkan ke Polres Dairi, dengan dugaan penganiayaan atau pengancaman, karena persoalan tanah. (rud/saz)

Pengurusan Pemutihan Denda Pajak, Samsat Pandan Wajibkan 3M

CUCI TANGAN: Seorang warga Tapteng mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan mencuci tangan, sebelum membayar pemutihan denda pajak di Kantor Samsat Pandan, Senin (19/10).
CUCI TANGAN: Seorang warga Tapteng mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan mencuci tangan, sebelum membayar pemutihan denda pajak di Kantor Samsat Pandan, Senin (19/10).

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19, dalam pelayanan pemutihan denda pajak yang sedang berlangsung. Ada pun penerapan yang wajib dilakukan, yakni 3M, menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

CUCI TANGAN: Seorang warga Tapteng mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan mencuci tangan, sebelum membayar pemutihan denda pajak di Kantor Samsat Pandan, Senin (19/10).
CUCI TANGAN: Seorang warga Tapteng mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan mencuci tangan, sebelum membayar pemutihan denda pajak di Kantor Samsat Pandan, Senin (19/10).

Hal ini ditegaskan Kepala UPT Pengelola Pajak Daerah Samsat Pandan, Ardiansyah Lubis, saat dikonfirmasi wartawan di UPT Samsat Pandan, Senin (19/10).

“Penerapan 3M ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid-19 bagi masyarakat yang mengurus pemutihan denda pajak. Sarana dan prasarana sudah kami siapkan, termasuk petugas yang wajib mengukur suhu tubuh masyarakat, yang ingin membayar pajak kendaraannya. Dan ini sesuai dengan petunjuk dan arahan dari Bapak Gubernur serta Pak Wakil Gubernur Sumut,” ungkap Ardiansyah.

Ardiansyah yang didampingi Kasi Pendataan dan Penetapan UPT Samsat Pandan, juga mengatakan, adanya pemutihan denda pajak bermotor dan bea balik nama kendaraan itu, sesuai dengan Peraturan Gubernur Sumut No 45 Tahun 2020. Untuk itulah dia meminta, agar kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat luas, umumnya warga Sumut, khususnya warga Kabupaten Tapteng.

Dan khusus untuk warga Kabupaten Tapteng, dapat memanfaatkan gerai pembayaran Samsat Pandan yang ada di Gerai Barus, Sorkam, dan Pinangsori. Selain itu, dapat memanfaatkan pembayaran melalui mobil Samsat Keliling.

Ada pun jadwal pelaksanaan pemutihan denda pajak direncakan 2 tahap. Untuk tahap pertama dimulai 15 Oktober-14 November 2020, dan tahap kedua pada 16 November-15 Desember 2020.

“Dari hasil pelaksanaan tahap pertama akan dievaluasi, apakah perlu dilaksanakan tahap kedua. Jika memang harus dilakukan tahap kedua, maka dijadwalkan waktunya pada 16 November-15 Desember. Intinya, pelaksanaan tahap kedua itu tergantung hasil evaluasi dari tahap pertama,” pungkas Ardiansyah. (ant/saz)

Positif Covid-19 di Sergai Tembus 190 Kasus, 163 Orang Dinyatakan Sembuh

ist JUBIR: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal.
ist JUBIR: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Jumlah warga positif covid-19 di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) tembus 190 orang.

ist JUBIR: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal.
JUBIR: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal mengatakan, dari 190 positif covid-19 itu, sudah ada 163 orang yang dinyatakan sembuh.

Sementara 19 kasus positif tersisa, menurutnya, sedang dalam isolasi mandiri maupun perawatan di rumah sakit rujukan, serta 8 kasus meninggal dunia.

Akmal mengatakan, mengingat masih terjadinya peningkatan angka penularan covid-19, pihaknya mengimbau, agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin.

“Yakni dengan menggunakan masker yang sesuai, cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, jaga jarak fisik, dan konsumsi makanan bergizi, serta berolahraga rutin, untuk menjaga imunitas tubuh. Mari berdoa dan berusaha agar pandemi ini bisa segera berakhir,” ungkap Akmal di Seirampah, Senin (19/10).

Akmal menjelaskan, pekan ketiga Oktober 2020 ini, tercatat 4 warga terkonfirmasi positif. Dan 6 warga sembuh, setelah mendapat penanganan medis serta menjalani isolasi. Juga seorang warga meninggal dunia.

“Warga yang terkonfirmasi positif covid-19, yakni FR, LS, YP, dan NH. Keempatnya dari kecamatan berbeda, dan mendapat perawatan medis maupun isolasi mandiri dengan pengawasan intensif,” bebernya.

Warga sembuh dari covid-19, seluruhnya ada 6 orang, dari 6 kecamatan berbeda.

“Adapun mereka, yakni RS, TMFA, DMS, SS, MAHR, dan DS. Kami mengapresiasi kerja keras tim medis dan seluruh pihak yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan keselamatan dan kesehatan warga,” pungkas Akmal. (ant/saz)

Anggota DPR RI Serahkan Bantuan untuk Beli Perlengkapan Nasyid MIN Tapteng

SERAHKAN: Anggota Komisi XII DPR RI, Hj Delmeria Harun Sikumbang, saat menyerahkan secara simbolis kepada Kepala MIN Tapteng Juslaini Munthe, Minggu (18/10).ROMMY/SUMUT POS.
SERAHKAN: Anggota Komisi XII DPR RI, Hj Delmeria Harun Sikumbang, saat menyerahkan secara simbolis kepada Kepala MIN Tapteng Juslaini Munthe, Minggu (18/10).ROMMY/SUMUT POS.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi XII DPR RI, Hj Delmeria Harun Sikumbang, menyerahkan dana bantuan berupa uang tunai Rp10 juta kepada Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tapanuli Tengah (Tapteng). Adapun penyerahan bantuan ini dilakukan di lokasi madrasyah, Jalan FL Tobing, Kelurahan Padangmasiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapteng, Minggu (18/10) lalu.

SERAHKAN: Anggota Komisi XII DPR RI, Hj Delmeria Harun Sikumbang, saat menyerahkan secara simbolis kepada Kepala MIN Tapteng Juslaini Munthe, Minggu (18/10).ROMMY/SUMUT POS.
SERAHKAN: Anggota Komisi XII DPR RI, Hj Delmeria Harun Sikumbang, saat menyerahkan secara simbolis kepada Kepala MIN Tapteng Juslaini Munthe, Minggu (18/10).ROMMY/SUMUT POS.

Bantuan tersebut diterima langsung Kepala MIN Tapteng, Juslaini Munthe. Dan saat itu juga, Delmeria meminta agar Juslaini menggunakan dana bantuan tersebut untuk membeli perlengkapan nasyid.

“Ya bantuan ini merupakan bantuan pribadi saya. Dan ini saya harapkan digunakan untuk keperluan pembelian perlengkapan nasyid,” ungkap Delmeria.

Delmeria pun harapan, setelah membeli perlengkapan nasyid, para siswa dapat belajar dan memenangkan perlombaan yang akan diikuti.

“Saya berharap bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Karena mereka dalam waktu dekat akan mengikuti lomba nasyid. Semoga mereka bisa juara,” harapnya.

Sementara Kepala MIN Tapteng, Julaini Munthe mengaku, madrasyah mereka memang sangat membutuhkan perlengkapan nasyid. Dengan bantuan Anggota DPR RI tersebut, dia bersama para guru, sangat berterima kasih.

“Bantuan ini akan kami pergunakan untuk membeli perlengkapan nasyid. Karena dalam waktu dekat kami akan mengikuti beberapa lomba. Terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Delmeria, atas bantuannya,” pungkasnya. (mag-8/saz)

Labuhanbatu Terkonfirmasi Positif 148 Kasus

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Seorang karyawan perusahaan swasta di Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Medan, Jumat (16/10) lalu. Hal ini karena karyawan tersebut diduga terpapar covid-19.

Tak hanya karyawan tersebut, 4 rekan yang juga bekerja di perusahaan itu, kini berstatus orang tanpa gejala (OTG), dan saat ini menjalani isolasi di perumahan yang disediakan pihak perusahaan.

Dengan adanya kasus ini, tentunya menambah jumlah kasus warga di Kabupaten Labuhanbatu yang terkonfirmasi positif covid-19.

“Seorang warga dikirim ke Rumah Sakit Imelda Medan, karena ada gejala. Dan 4 orang temannya, berstatus OTG, diisolasi di perumahan perusahaan, Pangkatan. Mereka (5 orang) positif covid-19,” ungkap Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu, dr Ibnu, Senin (19/10) siang. Adapun 5 orang yang dinyatakan positif covid-19, menurut Ibnu, menambah jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kecamatan Pangkatan.

“Update jumlah kasus covid-19 yang didata Dinkes Labuhanbatu, terakhir pada Rabu, 14 Oktober 2020, di Pangkatan ada 7 kasus terkonfirmasi positif. Kini jadi 12 kasus,” tuturnya, seraya mengatakan, 5 kasus ini pula, otomatis menambah jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Labuhanbatu, yakni menjadi 148 kasus (update 14 Oktober, 143 kasus).

“Update Rabu, 14 Oktober 2020, sudah 614 kasus. Terdiri dari kasus terkonfirmasi positif hasil swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR) ada 143 kasus (positif 82, sembuh 53, dan meninggal dunia 8),” beber Ibnu lagi.

Ibnu juga menjabarkan, kasus probable ada 2, meninggal dunia 2. Kasus suspect, tidak ada yang dirawat, discarded (selesai dirawat) ada 24, dan meninggal dunia 5 kasus. Kasus kontak erat ada 440, yakni yang sedang dipantau 44 orang, dan discarded (selesai dipantau) ada 396 kasus.

Posisi kasus terkonfirmasi positif covid-19, ada 61 kasus di Kecamatan Rantau Utara, 49 Rantau Selatan, 13 Bilah Barat, 10 Bilah Hulu, 3 Bilah Hilir, dan 12 Pangkatan. Kasus kontak erat yang dalam pemantauan, 29 di Rantau Utara, 13 Rantau Selatan, dan 2 Pangkatan.

Ibnu mengimbau, agar masyarakat Kabupaten Labuhanbatu tidak perlu panik, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menyuci tangan pakai sabun pada air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. (fdh/saz)

DWP Kemenhub Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat Sekitar Danau Toba

‎DWP Kemenhub gelar Diklat bagi masyarakat sekitar Danau Toba.(ist)
‎DWP Kemenhub gelar Diklat bagi masyarakat sekitar Danau Toba.(ist)

Hasilkan Produk Berkualitas‎ Diminati Wisatawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat kepada pengrajin di sekitar Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumut.

‎DWP Kemenhub gelar Diklat bagi masyarakat sekitar Danau Toba.(ist)
‎DWP Kemenhub gelar Diklat bagi masyarakat sekitar Danau Toba.(ist)

Pelatihan Wirausaha ini, diikuti sebanyak 50 orang peranjin asal Kabupaten Samosir, 4 peserta dari PIA, dua peserta dari Lantamal Belawan dan 2 peserta dari Persit Kartika Candra Kirana. Pelaksanaan Diklat dibagi menjadi tiga Wastra.

‎Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Endang Budi Karya mengatakan Diklat ini, berlangsung sejak 15 hingga 19 Oktober 2020 ini. Ia mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk membuka akses dan wawasan lebih luas bagi para pengrajin sehingga mereka kompetitif, produktif dan berbasis teknologi sesuai dengan era 4.0.

“Harapannya para peserta bisa menjadi pengrajin yang unggul dan akhirnya nanti bisa mempromosikan wisata Danau Toba. Karena menghasilkan produk yang berkualitas dan diminati wisatawan,” sebut Endang dalam keterangan pers diterima Sumut Pos, Selasa (20/10).

Diklat ini, juga melibatkan Politeknik Penerbangan Medan juga turut serta dalam kegiatan ini sebagai pelaksana kegiatan. Direktur Poltekbang Medan, M Andra Adityawarman mengatakan, kegiatan pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini dilaksanakan di Hotel Inna Parapat, dengan menghadirkan instruktur kegiatan yang berpengalaman di bidangnya.

“Adapun jenis pelatihan yang dilaksanakan adalah WastraI I yaitu pelatihan membuat tas, kipas, seminar kit, travel kit, home décor. Kemudian wastra II yaitu pelatihan membuat masker dan kaos,” ungkap Andra.

Andra mengatakan ‎pelatihan yang dilaksanakan lainnya adalah wastra III yaitu pelatihan ukir dan boneka kayu. Dengan jumlah total produk yang dihasilkan dari masing-masing pelatihan yaitu 24 tas, 18 buah sarung bantal sofa, 8 set seminar kit, 9 buah topi, 70 kaos dan 80 masker. Serta 34 buah boneka kayu dan 20 gagang kipas.

“Semoga ilmu yang di dapat bisa bermanfaat untuk mengembangkan usaha yang dimiliki oleh masing-masing peserta,” ujar Aditya Warman.

Salah seorang peserta, Molista Sagala dari Kabupaten Samosir mengatakan pelatihan wastra yang didapatkannya ini menjadi  pengetahuan baru bagi dirinya dan peserta lainnya. Ia mengaku mengikuti pelatihan pembuatan masker dan pewarnaan kaos mengaku mendapat ilmu baru.

“Saya dapat ilmu baru mengenai teknik pewarnaan pakian secara alami dari tumbuhan yg bisa diperoleh di sekitar lingkungan. Dan saya berencana akan membuka usaha pembuatan masker dan pewarnaan kaos secara alami,” kata Moslita.

Kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini ditutup oleh  Ketua DWP Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Lis Budi Setiadi. Yang sekaligus memberikan penghargaan kepada peserta terbaik dari pelatihan tersebut.(gus)

Pegulat Medan Tetap Latihan di Tengah Pandemi

Mangasi Simangunsong

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Suasana pandemi Covid-19 tidak menghalangi atlet gulat Kota Medan untuk latihan. Mereka tetap latihan secara rutin di SD Inpres, Jalan Turi, Medan.

“Kita tetap latihan tiga kali seminggu. Latihan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Ketua PGSI Kota Medan, Mangasi Simangunsong, Senin (19/20).

Diungkapkan, para atlet wajib cuci tangan sebelum memasuki area latihan. Mereka juga dicek suhu tubuh. “Jika ada suhu tubuhnya lewat batas, maka kita suruh pulang,” ungkapnya.

Selain itu, para atlet dianjurkan untuk menggunakan masker saat melakukan kegiatan sehari-hari. Ini merupakan anjuran dari pemerintah.

“Intinya kita tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tidak boleh ada melanggar. Kita juga melihat kedisiplinan atlet dalam penerapan protokol kesehatan itu,” paparnya.

PGSI Medan saat ini membina 23 pegulat muda. Para pegulat tersebut terdiri dari 18 binaan KONI Medan dan lima binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) kota Medan. Mereka dilatih pelatih seperti Mangasi Simangunsong, Andre Tampubolon dan lainnya.

“Jadi kita membina atlet dua bagian. Sebanyak 18 orang itu binaan KONI Medan. Kemudian ada lima orang binaan PPLPD dibawah Dispora Medan. Para atlet itu merupakan harapan masa depan,” ungkapnya.

Mangasi mengakui, kondisi pandemic Covid-19 ini sangat menganggu atlet. Para atlet hanya bisa latihan, tanpa ada kompetisi.

“Dengan situasi sekarang ini, kita hanya bisa latihan-latihan saja. Untuk even, hingga kini belum ada. Itu juga yang membuat atlet cepat bosan,” sebutnya.

Mangasi berharap agar pandemi ini cepat berakhir. Dengan demikian, para atlet bisa kembali mengikuti even. “Latihan tanpa bertanding itu memang sangt membosankan. Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir,” harapnya. (dek)

Kembangkan Kewirausahaan Perempuan, Pertamina Foundation Gandeng Cinta Laura Kiehl

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mendorong pengembangkan kewirausahaan perempuan, Pertamina Foundation menggandeng artis sekaligus pebisnis muda Cinta Laura Kiehl dalam program PFpreneur Pertamina Foundation Women Leaders and Enterpreneurs di Indonesia ini.

Cinta Laura Kiehl.

Program tersebut, dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan kewirausahaan perempuan yang unggul berbasis pengelolaan usaha modern dan berdaya saing tinggi, dengan terbukanya akses permodalan melalui Program Kemitraan PT Pertamina (Persero).

“Aku sangat excited bisa berkolaborasi dengan Pertamina Foundation karena kita sama-sama peduli terhadap masyarakat, ditambah PFpreneur ini fokusnya ke women development dan womenpreneurs. So, I will do my best for PFpreneur,” ungkap Cinta Laura dalam keterangan pers diterima Sumut Pos, Senin (19/10).

Cinta Laura Kiehl adalah contoh perempuan muda yang cocok dijadikan womenpreneur model bagi seluruh perempuan Indonesia. Cinta Laura memiliki Yayasan Soekarseno Foundation yang didirikan oleh keluarga besar Cinta, dan uniknya seluruh pendirinya adalah perempuan.

Cinta juga mengembangkan sayapnya ke dunia bisnis fashion dengan meluncurkan produk sportwear dengan merk dagang CLK, yang berkolaborasi dengan local brand yang bertajuk ‘Empowers You’. Sejalan dengan tujuan dari program PFpreneur, Cinta ingin menunjukkan dukungannya terhadap produk lokal sekaligus kegiatan yang memberdayakan perempuan Indonesia.

Menyambut kolaborasi dengan Pertamina Foundation, Cinta mengungkapkan bahwa PFpreneur mampu mengembangkan semangat kewirausahaan.”Pastinya, perempuan dan mendukung kesejahteraan perempuan,” pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari mengatakan bahwa Cinta Laura sangat cocok menjadi contoh suskses bagi para perempuan dalam segala bidang yang ia jalankan.

“Cinta Laura adalah role model yang sangat pas untuk dicontoh oleh para perempuan muda di Indonesia. Reputasinya dalam bidang pendidikan, bisnis, serta sosial sangat membanggakan. Yayasan yang didirikan oleh keluarganya yang seluruh pendirinya adalah wanita sangat selaras dengan program yang sedang kita jalani saat ini yaitu PFpreneur. Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama dengan Cinta,” ujarnya.

PFpreneur 2020 mengusung tema Women Leaders and Enterpreneurs ‘Bersama Perempuan Wirausaha, Mewujudkan Impian Menjadi Kenyataan’. Program PFpreneur hadir bagi para perempuan hebat Indonesia untuk pengembangan embrio UMK.

Pendaftaran PFpreneur sudah dibuka mulai 2 Oktober hingga 25 Oktober 2020. Informasi lebih lengkap tbisa diakses di website resmi milik Pertamina Foundation yakni preneur.pertaminafoundation.org. (gus/ram)