Home Blog Page 4005

Lima Paslon Bupati dan Wabup Labuhanbatu Laporkan Dana Kampanye

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu menerima laporan awal dana kampanye (LADK) dari lima pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung di Pilkada 2020.

“Para paslon sudah menyampaikan saldo awal dana kampanye. Dana yang ada masih sebatas saldo pembukaan rekening,”ungkap Ketua KPU Labuhanbatu, Wahyudi, di Rantauprapat, Senin (5/10).

Hanya saja, tiga dari lima paslon melaporkan saldo awalnya senilai Rp1 juta. Dan KPU Labuhanbatu sudah mengumumkan LADK tersebut.

Sesuai informasi di laman kpud-labuhanbatukab.go.id, KPU Labuhanbatu mengeluarkan pengumuman dengan Nomor 427 / PL.02.5-Pu / 1210 / KPU-Kab / IX / 2020, tentang Hasil Penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu tahun 2020.

Pada laman tersebut, paslon nomor urut 1 atas nama Tigor Panusunan Siregar–Idlinsyah Harahap melaporkan dana kampanye awal sebesar Rp100 ribu. Paslon nomor urut 2, Erik Adtrada Ritonga–Ellya Rosa Siregar sebesar Rp1 juta. Sementara paslon nomor urut 3 Andi Suhaimi Dalimunthe– Faizal Amri Siregar sebesar Rp100ribu.

Kemudian paslon nomor urut 4, Abdul Roni Harahap–Ahmad Jais Rambe sebesar Rp1 juta, serta paslon nomor urut 5, Suhari Pane–Irwan Indra sebesar Rp1 juta.

 “Sesuai tahapan, penyerahan LADK 25 September, pengumuman 26 September, penyerahan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) 31 Oktober, pengumuman LPSDK 1 Nopember,”jelas Wahyudi.

Selanjutnya, sambung Wahyudi, penyerahan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) tanggal 6 Desember, penyerahan LPPDK kepada kantor akuntan publik tanggal 7 Desember, audit LPPDK sejak 7 hingga 21 Desember.

Selain itu, tahapan untuk penyampaian hasil audit LPPDK kepada KPU Kabupaten Labuhanbatu tanggal 22 Desember, penyampaian hasil audit kepada Paslon dan pengumuman hasil audit sejak tanggal 23 sampai 25 Desember.

Ditegaskan Wahyudi, dana kampanye paslon bersumber dari dana pribadi maupun sumbangan dari pihak lain yang diperbolehkan. “Namun khusus untuk dana sumbangan, masing-masing paslon hanya boleh menerima maksimal sebesar Rp32 miliar,”pungkasnya. (fdh/han)

Program CSR Regal Springs Indonesia di Samosir Fokus Air Bersih

Sosialisasi program CSR Regal Springs Indonesia kepada masyarakat di Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (6/10/2028).
Sosialisasi program CSR Regal Springs Indonesia kepada masyarakat di Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (6/10/2020).

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia fokus pada pengadaan air bersih dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) di lima desa di Kenegerian Lontung, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

“Khusus untuk lima desa di Kenegerian Lontung, Kecamatan Simanindo berdasarkan kajian kami dan hasil konsultasi kami dengan para pemangku kepentingan, maka pada 2021 akan fokus pada bidang air bersih,” kata Dian Octavia, Senior Manager Corporate & Community Affairs Regal Springs Indonesia, pada sosialisasi program CSR Regal Springs Indonesia kepada masyarakat di Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (6/10/2020).

Program CSR, menurut Dian, merupakan bagian komunikasi dan konsultasi RSI dengan masyarakat, terkait dengan program Keberlanjutan KAMI PEDULI kepada para pemangku kepentingan, yakni pemerintah dan masyarakat di tingkat desa.

Menurut Dian, program KAMI PEDULI untuk masyarakat terdiri dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, air & danau serta reforestasi.

Selain itu, tambah Dian, perusahaan sesuai permintaan masyarakat juga akan melakukan kegiatan penebaran benih ikan di Danau Toba. “Program penebaran benih ikan di Danau Toba kami lakukan rutin setiap 3 bulan, sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan para nelayan,” kata Dian, dalam pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 50 warga desa tersebut.

Dian Octavia, Senior Manager Corporate & Community Affairs Regal Springs Indonesia (pegang mikrofon) pada sosialisasi program CSR Regal Springs Indonesia kepada masyarakat di Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (6/10/2020).

Menanggapi Dian, Ketua Aliansi Masyarakat Lontung Peduli Bona Pasogit, Drahmendra Situmorang, mengatakan aspirasi utama masyarakat di Kenegerian Lontung meliputi sarana air bersih, irigasi pertanian, penebaran benih ikan, dan bantuan sosial.

“Kami yakin kalau perusahaan melalui program CSR bisa bermitra dengan baik dengan masyarakat maka masyarakat akan menjadi mitra yang menyatu dan tak terpisahkan, serta saling menguntungkan,” kata Drahmendra.

Bahkan untuk meningkatkan pendapatan para nelayan, kata Drahmendra, desa-desa sekitar telah membuat peraturan desa, yang melarang penggunaan jaring kecil untuk melindungi populasi ikan.

Hendrik Lumban Gaol,  mewakili Desa Parbalokan mengatakan, masyarakat setempat sebagian besar adalah petani dan nelayan. “Kami berharap mereka  mendapatkan bantuan dari perusahaan dan untuk tahun depan kami sangat membutuhkan bantuan air bersih dari RSI,” katanya.

Martahi Sidabutar dari Desa Pardomuan, mengatakan perusahaan dan masyarakat perlu mengadakan kegiatan pembersihan Danau Toba, minimal dua kali setahun. “Ini perlu kita lakukan agar Danau Toba tetap bersih dan indah,” kata Martahi. (rel)

Jadi Sahabat Belajar Anak, Human Initiative Sumut Resmikan HOME

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Human Initiative Sumut meresmikan Program HOME pada Senin (5/10) di Pondok Tahfidz Abdullah Wa Sabaniyah, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. HOME adalah singkatan dari Hug, Opportunity, Mentality, dan Education. Program ini berfokus untuk pelatihan, pembinaan karakter, serta pendidikan nonformal dengan konsep rumah singgah bagi anak yatim dan duafa dengan suasana yang homey.

Berangkat dari kepedulian Human Initiative terhadap sistem belajar daring selama pandemi, peresmian HOME Deli Serdang ini menjadi semangat baru bagi anak-anak di Desa Beringin untuk mendapat tempat belajar yang kreatif dan menyenangkan. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, anak-anak bisa belajar dan bermain di rumah belajar HOME.

Peresmian HOME ini dilakukan serentak di 16 cabang Human Initiative di seluruh Indonesia. Kegiatan dibuka dengan kata sambutan dari Presiden Human Initiative, Tommy Hendrajati, melalui siaran video conference. Lalu, dilanjutkan dengan peresmian setiap cabang.

HOME Deli Serdang diresmikan oleh Zul Hidayat sebagai Kepala Cabang HI Sumut, Aldiriansyah selaku Kepala Desa Beringin, dan Naufal Firza sebagai perwakilan donatur. Hadir pula, anak-anak yatim dan duafa sebagai penerima manfaat program HOME.

“Dengan diresmikannya HOME Deli Serdang, kami mengucapkan terima kasih kepada Human Initiative dan seluruh stake holder. Program ini sangat bermanfaat dalam rangka mencerdaskan generasi kita, terutama anak-anak yang rentan putus sekolah. Harapannya, melalui program HOME ini, anak-anak bisa berkonsentrasi menggali ilmu dan potensi dan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki skill,” kata Aldiriansyah.

“Kami dari Human Initiative akan terus berupaya untuk bekerja, berkarya, dan berperan aktif memberikan manfaat pada masyarakat sekitar, terutama masyarakat yang membutuhkan bantuan”, tandas Zul Hidayat.(*)

11 SSK Brimob Poldasu Amankan Aksi Buruh Penolakan RUU Cipta Karya

ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Sekitar 11 Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Sat Brimob Polda Sumut disiagakan dalam mengamankan aksi buruh menolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Karya yang akan digelar serentak di beberapa wilayah di Sumut, Selasa (6/10) hingga Kamis (8/10).

ilustrasi

Dansat Brimob Kombes Pol Abu Bakar Tertusi, melalui Kabag Ops, Kompol Heriyono mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan di masing-masing jajaran. “Tetap menyiagakan personel yang sudah ditunjuk sebagai Kompi/Pleton Siaga di jajarannya. Masing-masing yang dapat digerakkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan perkuatan oleh Satwil,” ujarnya, Senin (5/10).

Dalam kesiapan pengamanan, sambungnya, telah siap digerakkan di jajaran Batalyon A, Yon B, Yon C dan Den Gegana pada tanggal 6 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 8 Oktober 2020. “Total keseluruhan ada 11 satuan setingkat kompi (SSK) dalam pengaman yang akan dilakukan,” ungkapnya.

Adapun rinciannya yakni, pengamanan dari makosat disiagakan 3 SSK. Yon A menyiapkan 3 SSK dengan rincian, di Mako Batalyon menyiapkan 2 SSK dan Mako Kompi 2 A siapkan 1 SSK. Kemudian, Yon B menyiapkan 3 SSK dengan rincian, di Mako Batalyon B menyiapkan 2 SSK dan Mako Kompi 2 B dan 3 B menyiapkan masing2 2 Pleton. “Untuk Yon C Sipirok menyiapkan 2 SSK dari Staf Yon, Kompi 1 dan Kompi 2,” pungkasnya. (mag-1)

Garudafood Tetap Berinovasi Melalui Strategi Open Collaboration

PRODUK: Direktur Garudafood, Ferry Haryanto (tengah) berbincang dengan Group Product Manager, Enny Wahyuni (kiri) dan Brand Manager, Dewi Lu (kanan) mengenai potensi produk baru yaitu Garuda O’Corn di kantor pusat Garudafood, Jakarta Selatan (5/10).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Pandemi Covid-19 tak menjadi halangan bagi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) untuk terus berinovasi.  Setelah sebelumnya sempat meluncurkan produk snack baru dengan merek Garuda Potato pada bulan Agustus silam kini Garudafood kembali meluncurkan Garuda O’Corn yang merupakan inovasi dari hasil open collaboration menggandeng partner global yang telah sukses mengembangkan merek Bugles.

Dengan mengusung bentuk produk yang unik dan pertama kali di Indonesia, diharapkan produk ini dapat diterima oleh konsumen pecinta snack di Indonesia, khususnya bagi kalangan young-adult. Ini menjadi milestone baru bagi Garudafood terutama di tengah kondisi pandemi yang masih berlangsung di mana Garuda Potato dan Garuda O’Corn merupakan produk pertama dari extend brand Garuda ke kategori non peanut.

 “Hal ini sejalan dengan strategi bisnis dan pertumbuhan GOOD ke depannya yaitu dengan terus melakukan terobosan-terobosan baru dalam meningkatkan penjualan baik melalui jalur distribusi, segmen dan pangsa pasar yang baru. Kami optimis peluncuran produk baru yang inovatif ini akan sukses. Garudafood juga selalu terbuka untuk melakukan kolaborasi usaha dengan pihak lain seperti halnya kerja sama yang telah terjalin dengan Barry Callebaut (2016), Falcon (2019) dan Hormel Foods Asia Pacific (2019 – selai Skippy),” ujar Ferry Haryanto Direktur Marketing Garudafood.

 Di samping itu, Garudafood yakin industri makanan dan minuman akan mampu untuk pulih kembali di saat pandemi ini. Dengan adanya inovasi produk baru ini, diharapkan dapat mewarnai pasar domestik serta menjaga kinerja penjualan produk-produk Garudafood sepanjang tahun 2020. Hingga semester1-2020, Garudafood tercatat telah merilis produk baru pada 3 kategori berbeda. Gery Saluut Malkist Sandwich di kategori biskuit; Chocolatos Milk Drink dalam kemasan Tetra Pak yang menambah  portofolio produk kategori dairy  Garudafood serta Garuda Potato dan Garuda O’Corn di kategori snack. (rel/ram)

Diduga Jadi Penyebab Banjir, Warga Geruduk Pabrik Musim Mas

TIDUR DI JALAN: Seorang ibu nekat tidur di jalan untuk menghalangi truk yang keluar dari pabrik PT MUsim Mas saat melakukan unjuk rasa, Senin (5/10). Warga memprotes keberadaan pabrik tersebut karena menimbulkan polusi dan banjir yang menggenangi rumah warga.
TIDUR DI JALAN: Seorang ibu nekat tidur di jalan untuk menghalangi truk yang keluar dari pabrik PT MUsim Mas saat melakukan unjuk rasa, Senin (5/10). Warga memprotes keberadaan pabrik tersebut karena menimbulkan polusi dan banjir yang menggenangi rumah warga.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga yang bermukim di Jalan Platina III, Pasar V Matita, Lingkungan XIV, Kelurahan Titipapan, Medan Deli, secara spontan menggeruduk pabrik milik PT Musim Mas, Senin (5/10). Aksi warga itu memprotes dampak banjir sejak berdirinya pabrik pengolahan minyak sawit tersebut. Selain itu, truk yang melintas juga menimbulkan polusi bagi warga sekitar.

TIDUR DI JALAN:  Seorang ibu nekat tidur di jalan untuk menghalangi truk yang keluar dari pabrik PT MUsim Mas saat melakukan unjuk rasa, Senin (5/10). Warga memprotes keberadaan pabrik tersebut karena menimbulkan polusi dan banjir yang menggenangi rumah warga.
TIDUR DI JALAN: Seorang ibu nekat tidur di jalan untuk menghalangi truk yang keluar dari pabrik PT MUsim Mas saat melakukan unjuk rasa, Senin (5/10). Warga memprotes keberadaan pabrik tersebut karena menimbulkan polusi dan banjir yang menggenangi rumah warga.

Aksi yang berlangsung didominasi oleh emak-emak ini nyaris ricuh. Bahkan, seorang ibu nekat menghalangi truk dengan tidur di jalan. Susasana itu langsung ditertibkan Petugas Polres Pelabuhan Belawan dengan mengamankan 4 orang yang menghalang-halangi truk keluar masuk.

Husni (34), warga sekitar mengatakan, selama ini lingkungan tempat tinggal mereka bukan wilayah perindustrian. Namun, kehadiran pabrik milik PT Musim Mas telah menggangu resapan air. Sehingga mengakibatkan lingkungan mereka selalu banjir. “Cobalah lihat, kalau sudah hujan sebentar pasti banjir. Makanya kami sangat keberatan adanya pabrik ini,” jelas Husni.

Selain banjir, tambah Husni, polusi udara dari corong pabrik juga membuat anak-anak menderita sesak nafas dan menderita gatal-gatal. Bahkan, truk yang melintas juga mengganggu kenyamanan warga. “Sudah berkali-kali kami melakukan unjuk rasa, namun tidak ada mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pak lurah saja seperti tak perduli dengan keluhan warganya. Padahal truk – truk yang melintas sangat mengganggu,” keluh Husni.

Puluhan warga yang didominasi kaum ibu rumah tanga terlihat berdiri-diri di depan pabrik tanpa membawa spanduk. Sejumlah petugas sekuriti terlihat berjaga-jaga di pintu masuk dua lokasi pabrik PT Musim Mas.

Saat truk keluar dari pabrik, sejumlah warga menghalang-halangi truk sehingga membuat sejumlah personel Polres Pelabuhan Belawan mengamankan empat warga. Keempat warga tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan. (fac)

KASN Setujui Pejabat Eselon II Usulan Pemko, Pelantikan Tunggu Kemendagri

Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) telah menyetujui nama-nama pejabat eselon II yang diusulkan Pemko Medan untuk menempati 5 jabatan eselon II yang dilelang.

Ilustrasi

Kini, Pemko Medan menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melantik kelima pejabat tersebut di ketahui, 5 jabatan eselon II yang dilelang yakni Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekretariat Daerah Kota Medan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), dan Sekretaris DPRD Kota Medan. Ada sebanyak 52 ASN yang mengikuti lelang kabatan tersebut. Namun, ada 15 nama yang dikirim ke KASN pada pertengahan September lalu.

“Hasil rekomendasi sudah kita terima, semua nama yang direkomendasikan dikembalikan kepada kita. Artinya, Pemko Medan diberi kewenangan memilih satu di antara tiga nama yang dikirim dari masing-masing jabatan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap kepada Sumut Pos, Senin (5/10).

Namun, Muslim masih enggan menyebutkan siapa-siapa nama yang dimaksud. Apalagi katanya, Pemko Medan juga belum menentukan siapa yang akan menduduki kelima jabatan tersebut.

Pasalnya, sampai sekarang juga belum dapat dipastikan kapan proses pelaksanaan pelantikan para pimpinan OPD yang baru tersebut akan dilakukan. “Kita tunggu persetujuan dari Kemendagri dulu kapan mau dilantik yang lima orang itu. Lalu nanti baru akan dipastikan siapa yang akan dilantik atau dipilih untuk menjabat jabatan tersebut,” jelasnya.

Terkait pelantikan, terang Muslim, tidak harus dilakukan oleh Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Pelantikan juga dapat dilakukan Pj Wali Kota Medan Arief Sudarto Tri Nugroho, asalkan disetujui Kemendagri. Artinya, pelantikan kelima pejabat eselon II yang baru tersebut tidak harus menunggu masa cuti Akhyar yang mengikuti proses kampanye Pilkada Kota Medan selesai. “Kuncinya kan ada di Kemendagri, kalau sudah bisa dilantik ya akan dilantik. Tapi kalau belum dapat izin ya belum bisa dilantik, kita tunggu saja,” pungkasnya. (map)

Disenggol Truk, Tiang Listrik Patah

PATAH: Tiang listrik patah setelah disenggol truk kontainer di Jalan Titi Pahlawan, Senin (5/10).fachril/sumu tpos.
PATAH: Tiang listrik patah setelah disenggol truk kontainer di Jalan Titi Pahlawan, Senin (5/10).fachril/sumu tpos.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Tiang listrik di Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Labuhandeli, Medan Marelan, patah setelah disenggol truk kontainer yang tak sanggup menaiki tanjangan jembatan, Senin (5/10). Akibatnya, aliran listrik di kawasan tersebut padam.

PATAH: Tiang listrik patah setelah disenggol truk kontainer di Jalan Titi Pahlawan, Senin (5/10).fachril/sumu tpos.
PATAH: Tiang listrik patah setelah disenggol truk kontainer di Jalan Titi Pahlawan, Senin (5/10).fachril/sumu tpos.

Selain itu, arus lalu lintas dari arah Marelan menuju Medan Labuhan dan sebaliknya mengalami kemacetan yang cukup panjang.

“Tidak sanggup mendaki, truk mundur, pengemudi tidak dapat mengendalikan truk, kemudian menabrak tiang listrik, banyak kabel yang putus,” ujar Lubis, seorang warga di lokasi kejadian.

Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa maupun yang terluka. Namun diduga, PLN mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, untuk menghindari terjadi kemacetan parah, warga dan petugas kepolisian mengarahkan pengendara sepeda motor maupun mobil pribadi dan angkutan kota dari arah Medan Labuhan ke Marelan memanfaatkan Jalan Ileng sebagai jalan alternatif.

Sejumlah pekerja dari PLN tampak sedang berupaya menyingkirkan tiang lisrrik beton yang patah dan menggantikannya dengan yang baru.(fac)

Bahas Penindakan Bangunan Bermasalah di Medan, Kasatpol PP Mangkir, Komisi IV Tunda RDP

DITUNDA: Suasana rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Medan yang ditunda karena Kepala Satpol PP tak hadir.
DITUNDA: Suasana rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Medan yang ditunda karena Kepala Satpol PP tak hadir.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Medan terkait hasil evaluasi atas penindakan terhadap sejumlah bangunan bermasalah dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), terpaksa ditunda, Senin (5/10) siang. Pasalnya, Kepala Satpol PP Kota Medan, M Sofyan tak hadir tanpa pemberitahuan.

DITUNDA: Suasana rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Medan yang ditunda karena Kepala Satpol PP tak hadir.
DITUNDA: Suasana rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Medan yang ditunda karena Kepala Satpol PP tak hadir.

Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton mengaku kecewa atas ketidakhadiran Kepala Satpol PP kemarin. Apalagi, dari empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang diundang, yakni Dinas Perhubungan, Dinas PMPTSP dan Dinas PKPPR Kota Medan, cuma Kepala Satpol PP yang tidak hadir. “Rapat ini terpaksa kita batalkan karena ketidakhadiran Satpol PP. Kita tunda menunggu penjadwalan berikutnya,” kata Paul dengan nada kecewa, setelah menunggu lebih kurang 1 jam dari jadwal yang ditentukan.

Menurut Paul, pihaknya tidak mendapat pemberitahuan dari Kepala Satpol PP atas ketidakhadirannya. Padahal, surat undangan sudah disampaikan ke Pemko Medan. Begitu juga konfirmasi yang dilakukan staf Komisi IV, Zulfikar lewat telepon dan WhatsApp yang tidak direspon.

Pada hal kata Paul, undangan rapat kemarin untuk mengevaluasi hasil rapat sebelumnya terkait penindakan sejumlah bangunan bermasalah. “Bagaimana tindak lanjutnya? Apakah sudah diberikan sanksi sesuai aturan? Apa kendala? Perlu kita tahu realisasinya guna perbaikan,” ungkap politisi PDIP itu.

Dikatakan Paul, berdasarkan temuannya di lapangan, ada tujuh bangunan besar di Kota Medan yang diduga melanggar izin dan sebelumnya sudah dirapatkan, namun hingga kini masih belum ada diberikan sanksi. “Dengan bangunan yang melanggar izin telah banyak mengalami kebocoran PAD dari retribusi izin bangunan,” terang Paul.

Rasa kecewa juga ditunjukkan anggota Komisi IV DPRD Medan, Antonius D Tumanggor. “Kita kesal. Ini pelecahan, karena tidak ada pemberitahuan. Kasihan OPD yang hadir, lebih 1 jam kita menunggu tetapi tidak ada kejelasan,” tegas Antonius.

Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan itu menilai, kinerja Satpol PP Kota Medan sangat lemah. Buktinya, berdasarkan data yang ia terima dari Dinas PKPPR Kota Medan, ada sekitar 132 kasus penyimpangan bangunan yang direkomendasi pihak PKPPR, namun tidak ada penindakan tegas dari Satpol PP.

Saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengaku tidak bisa menghadiri karena harus menggelar rapat bersama para staf darapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Medan karena ia juga menggelar rapat bersama jajarannya di markas Satpol PP Kota Medan. “Ini Hari Senin, kebetulan kita ada jadwal yang tidak bisa ditinggalkan. Tadi kita ada rapat di markas bersama anggota, biasanya juga saya hadir kalau diundang oleh dewan,” pungkasnya. (map)

Pertamina Gelar Pelatihan Safetyman, 78% Kebakaran di SPBU karena Kelalaian Konsumen

PELATIHAN: Pelatihan Safetyman SPBU yang digelar Pertamina secara virtual, Senin (5/10).
PELATIHAN: Pelatihan Safetyman SPBU yang digelar Pertamina secara virtual, Senin (5/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) mencatat, insiden kebakaran yang terjadi di SPBU selama tahun 2020, sebanyak 78 persen disebabkan kelalaian konsumen. Terutama saat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui jeriken, tangki kendaraan yang dimodifikasi, atau ulah pelansir.

PELATIHAN: Pelatihan Safetyman SPBU yang digelar Pertamina secara virtual, Senin (5/10).
PELATIHAN: Pelatihan Safetyman SPBU yang digelar Pertamina secara virtual, Senin (5/10).

Guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam pelayanan BBM di SPBU, Pertamina mengedukasi konsumen dan petugas operator dalam menjaga keselamatan di SPBU. Namun masih disayangkan, insiden kebakaran masih terjadi di SPBU.

Seperti kebakaran yang terjadi di SPBU 14.203.196 Desa Pertampilan, Kecamatan Pancurbatu, pada 19 April 2020 lalu, api menghanguskan satu sepeda motor dan satu dispenser pertalite SPBU sehingga mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah. Hal itu ditengarai karena muncul percikan api dari sepeda motor yang menyala saat mengisi BBM dengan jerigen, sehingga memantik kebakaran. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berkaca dari insiden yang terjadi, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali mengadakan pelatihan bagi Safetyman SPBU seluruh Provinsi Sumut. Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I, M Roby Hervindo menjelaskan, pelatihan Safetyman SPBU bagi manajer dan pengawas SPBU di wilayah Provinsi Sumut.

“Hal ini, bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam aspek kesehatan dan keselamatan kerja. Kami lakukan berkala agar terbentuk menjadi budaya,” ungkap Roby dalam keterangan pers diterima Sumut Pos, Senin (5/10).

Beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi saat ini, Roby mengatakan, pelatihan dilaksanakan secara daring di Sibolga dan Medan. Tercatat sebanyak 219 manajer serta pengawas SPBU mengikuti pelatihan di Sibolga dan 148 di Medan yang dilaksanakan masing-masing selama dua hari pada tanggal 24 dan 25 September 2020 serta 28 hingga 29 September 2020.

“Kami berharap para manager dan pengawas SPBU setelah mengikuti pelatihan ini dapat lebih meningkatkan peran dan tanggung jawabnya menerapkan HSE Golder Rules Patuh, Intervensi dan Peduli untuk mencegah kecelakaan terjadi. Terutama dalam menginisiasi sekaligus mengawasi kepatuhan standar maupun praktek terbaik aspek keselamatan SPBU agar menjadi budaya di setiap pekerja. Sehingga setiap tindakan yang dilakukan selalu mengedepankan aspek keselamatan,” tutur Roby.

Selama pelatihan para peserta dipandu oleh narasumber Aditya Maulana dan Angga Abdi Satria dari Fungsi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) MOR I. Materi pelatihan diantaranya mengenai keselamatan aspek dan konstruksi SPBU, keselamatan operasi penerimaan, penimbunan dan penyaluran di SPBU, pemeliharaan dan pembenahan SPBU, area terbatas, detektor gas dan landasan serta peralatan perlindungan pribadi.

Manager SPBU 14.201.128 di Medan, Antonius Ginting, yang menjadi salah satu peserta pelatihan mengungkapkan pelatihan ini sekaligus menjadi evaluasi SPBU. “Selama pelatihan banyak pengetahuan dan ilmu yang didapat. Sehingga dapat dijadikan sebagai bahan atau evaluasi kami dalam mempraktekan rutinitas standar prosedur operasi di SPBU guna meminimalisir insiden yang dapat terjadi,” ujar Antonius.

Pertamina juga terus mengedukasi konsumen mengenai aturan dalam pengisian BBM di SPBU. Diantaranya mematikan mesin kendaraan sebelum pengisian BBM, tidak menggunakan telepon seluler, dilarang merokok atau menyalakan api, dilarang memotret. “Konsumen juga tidak diperbolehkan memperbaiki kendaraan dan membuka kap mesin kendaraan di areal SPBU, serta menghindari menggoyang kendaraan saat mengisi BBM,” pungkasnya.(gus)

Teks foto: