Home Blog Page 4009

Kebun Kwala Madu Optimalkan Lahan Ditanami Tebu

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Kebun Kwala Madu milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II di Langkat akan mengoptimalkan lahan untuk ditanami tebu. Ini dilakukan untuk mengoptimalisasi program pemerintah, memenuhi gula dalam negeri.

 Lahan seluas 215 hektar di wilayah Kebun Kwala Madu akan dilakukan tanam ulang tanaman tebu, dan saat ini tengah tahap pembersihan.

 Sekretaris Perusahaan PTPN II, Kennedy NP Sibarani menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembersihan lahan di Kebun Kwala Madu, Rayon Kwala tepatnya di Pasar IX, Dusun Selemak, Kabupaten Langkat.

“Pembersihan lahan yang dimaksud adalah kegiatan operasional perusahaan untuk mengoptimalkan kembali lahan PTPN II bagi kepentingan produksi. Kebun ini seluas 215 hektar ” kata dia, belum lama ini.

 Saat ini, lahan yang sedang dibersihkan sekitar 15 hektar. Sedangkan sisanya sedang dalam tahap proses karena dikuasai masyarakat dan diklaim sebagai tanah ulayat. Dampaknya, pelaksanaan pembersihan terhambat.

Menurut Kennedy, pelaksanaan pembersihan didahului dengan sosialisasi kepada masyarakat. Dia memastikan, PTPN II sudah menyosialisasikannya kepada masyarakat Kampung Selemak/Kampung Durian, berupa pemberitahuan melalui surat dan sosialisasi. Hasilnya, sebagian besar masyarakat memahami program di PTPN II tersebut.

Bahkan sudah ada yang bersedia menerima tali asih dari PTPN II. Kennedy menambahkan, lahan tersebut dahulu adalah lahan yang ditanami tebu.

“ Juga masih tercatat lahan HGU PTPN II sesuai Sertifikat HGU Nomor 2 dan Sertifikat HGU Nomor 3 Kwala Bingei. Sehingga masyarakat yang menguasai lahan tersebut adalah tanpa hak,” tambahnya.

Dia menegaskan, pembersihan lahan hanya dilakukan oleh PTPN II dalam hal ini Karyawan Kebun dan Serikat Pekerja PTPN II.

“Sedangkan keberadaan Polri tidak ada ikut dalam kegiatan pembersihan lahan. Mereka hanya berjaga agar tidak terjadi kericuhan. Sedangkan anggota TNI di sana hanya untuk pengamanan perusahaan saja,” urai Kennedy.

Lebih jauh, dia menjelaskan, perusahaan plat merah ini sudah memberi peruntukan kepada masyarakat adat Kabupaten Langkat sebagai penghargaan. Lahan seluas 200 hektar disiapkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negata ini di wilayah Secanggang.

 “Bukan di lokasi yang saat ini akan dibersihkan,” ujar dia.

 PTPN II juga mendorong pengolahan Pabrik Gula Sei Semayang di Sunggal, Deliserdang. Namun program pemenuhan bahan pokok gula dan target swasembada terancam terhambat, jika masih ada penguasaan lahan yang tidak sah.

 Misalnya, Pabrik Gula Sei Semayang sempat berhenti beroperasi pada 2014 lantaran terkendala pemenuhan bahan baku tebu. Namun hambatan tersebut mulai terurai sejak 8.500 hektare setelah lahan tebu yang dikelola pabrik mulai menghasilkan. Pabrik Sei Semayang pun kembali mengiling tebu sejak Februari 2020 dengan kapasitas giling sebesar 4.000 ton per hari. (ted/ram)

Lapas Binjai Dapat Apresiasi di Simulasi Penilaian WBK/WBBM

IKUTI: Enam satker yang terdiri Lapas maupun Rutan saat mengikuti penguatan dan penilaian simulasi WBK/WBBM di Kanwil Kemenkumham Sumut.
 

BINJAI, SUMUTPOS.CO-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Binjai mengikuti penguatan dan simulasi penilaian Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Aula Lantai 5 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Kamis(1/10).

Selain Lapas Binjai, juga ada 6 satuan kerja lainnya yang mengikutinya. Kalapas Kelas II A Binjai, Maju Amintas Siburian mengutus Ketua Pembangunan zona integritas Lapas Binjai, Syamsinar Simatupang dan sejumlah staf lainnya untuk mengikuti simulasi tersebut. Kalapas berhalangan hadir karena sedang berduka.

 “Penguatan dan simulasi ini digelar bersama Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Min Usbihen dan Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi, Milton Hasibuan,” kata dia, Minggu (4/10).

 Dalam kegiatan simulasi ini, Lapas Binjai menunjukkan video yel-yel yang dipimpin Ketua Tim Pokja II, Sahat Sihombing. Yel-yel yang dilakukan terlihat antusias dan kompak. Ini menunjukkan komitmen Lapas Binjai dalam membangun zona integritas.

“Kami mendapat apresiasi terhadap keberanian dan semangat Lapas Kelas II A Binjai untuk tampilkan pemaparan dengan solid,” sambung Ketua Pembangunan Zona Integritas, Syamsinar Simatupang.

 Karenanya, Stafsus Menteri yang mengikuti simulasi penguatan dan penilaian ini mengajak agar jajaran Lapas Binjai tetap solid selalu. Sementara, Stafsus Menteei menyampaikan, ada tiga poin penting perubahan yang perlu diperhatikan.

Adalah, perubahan prosedur, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia. Juga ada tiga hal yang perlu disiapkan dalam penilaian nanti. Yakni, yel-yel, video profil dan paparan dengan durasi sama, 15 menit. Staf Ahli pun demikian, mengapresiasi apa yang telah dilakukan Lapas Binjai. Dia menilai, apa yang telah dilakukan sudah sesuai dengan susunan.

“Mulai dari profil company, pencanangan pembangunan zona integritas, pembentukan tim, pelaksanaan pelayanan publik setelah dan sesudah serta dukungan sarana prasarana. Juga inovasi pelayanan publik, testimoni layanan, prestasi dan penghargaan satker serta pernyataan komitmen dari Kasatker,” tandasnya. (ted/han)

Viral, Aksi Pria Berpistol di Perumahan Istana Katamso, Diduga Pencuri Ban Mobil

ACUNG SENPI: Aksi acung senpi di Perumahaan Istana Katamso Medan yang sempat viral di medsos, Kamis (1/10).
ACUNG SENPI: Aksi acung senpi di Perumahaan Istana Katamso Medan yang sempat viral di medsos, Kamis (1/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Medan tengah melakukan penyelidikan, terkait aksi pria berpistol di Perumahan Istana Prima 2 Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun pada Rabu (30/9) pekan lalu. Aksi pria yang diduga pelaku pencurian ban mobil tersebut, viral video di media sosial sehari kemudian, Kamis (1/10).

ACUNG SENPI: Aksi acung senpi di Perumahaan Istana Katamso Medan yang sempat viral di medsos, Kamis (1/10).
ACUNG SENPI: Aksi acung senpi di Perumahaan Istana Katamso Medan yang sempat viral di medsos, Kamis (1/10).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan, pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus ini dan meringkus pelaku. “Tim gabungan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujar Martuasah kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Ia mengaku, pihaknya sudah mendapatkan gambaran pelaku. Dalam kasus ini, pelaku diduga kuat melakukan aksi pencurian ban (mobil). “Sudah ada gambarannya, kasus yang terjadi tersebut diduga pencurian ban,” kata Martuasah.

Menurut dia, dugaan awal sementara ini pelaku masih satu orang tetapi masih didalami. Pendalaman juga dilakukan, apakah senjata yang digunakan memang adalah senjata api? “Dugaan awal masih satu dan kami masih dalami. Selain itu, masih didalami juga dugaan senjata itu,” tandasnya.

Diketahui, sebelumnya beredar luas video pria berpistol yang viral di media sosial. Awalnya, pria itu bersama rekannya yang mengendarai mobil Xenia hitam mendekati salah satu mobil di perumahan tersebut. Namun, aksi mereka ketahuan penghuni perumahan.

Karena ketahuan, pria berpistol yang duduk di bangku bagian tengah keluar dari dalam mobil dan menodongkan pistol ke arah penghuni perumahan. Setelah itu, masuk ke dalam mobil kabur.

Setibanya di dekat pos satpam pintu masuk, pria berpistol itu keluar sambil menodongkan senjata ke arah seorang petugas satpam yang berjaga. Karena terancam nyawanya, satpam tersebut kabur.

Pria bersenjata itu kemudian membuka portal yang ikat dengan tali. Selanjutnya, kabur meninggalkan perumahan tersebut bersama rekannya dengan mobil.

Informasi diperoleh, aksi video yang viral tersebut merupakan pelaku pencurian ban serep mobil yang menimpa korbannya bernama Tonny Hsinlo (38), warga Perumahan Istana Prima 2 Blok B No. 15.

Kejadian bermula pada saat korban yang merasa curiga ada 1 unit mobil yang parkir di samping mobil Avanza Veloz BK 1508 VX miliknya. Karena curiga, korban langsung keluar rumah dan mengecek ke arah mobilnya. Saat itu ia melihat ban serep mobilnya telah hilang dicuri kawanan maling yang mengendarai mobil Xenia hitam. Menyadari hal itu, korban berteriak minta tolong. Satpam yang berjaga di pos depan mendengar teriakan dari korban langsung menutup portal besi. (ris/azw)

Bus Pembangunan Semesta Hantam Becak, 1 Tewas dan 1 Luka-luka, TKP Hamparanperak

KORBAN: Seorang korban tabrakan antara betor dengan bus terbaring di betor di Jalan Dusun I Paloh, Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak, Sabtu (3/10).fachril/sumut pos.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini seorang pengendara becak bermotor (Betor) Yamaha Vega BK 5752 AHM tewas setelah ditabrak Bus Pembangunan Semesta BK 7365 LC di Jalan Dusun I Paloh, Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak, Sabtu (3/10) sore.

KORBAN: Seorang korban tabrakan antara betor dengan bus terbaring di betor di Jalan Dusun I Paloh, Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak, Sabtu (3/10).fachril/sumut pos.

Korban yang tewas adalah, Ali (24) warga Pasar 5, Kecamatan Medan Marelan dan temannya, Feri (18) warga Payarumput, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli mengalami luka-luka.

Peristiwa itu terjadi saat korban yang tewas berboncengan dengan temannya mengendarai betor dari Hamparanperak menuju ke Marelan. Keduanya secara tiba-tiba berbalik arah tanpa melihat bus di depan mereka.

Akibatnya, bus itu menabrak betor tersebut. Keduanya terpental dari atas becak, kemudian bus terpelosok ke pinggir kiri drainase. Sopir truk itu langsung kabur.

Kondisi kedua korban ditolong warga dengan membawa ke rumah sakit. Nahas dialami Ali, ia akhirnya tewas setiba di rumah sakit.

“Tadi becak ini mau balik arah, makanya ditabrak bus itu yang datang dari arah berlawanan,” kata warga sekitar.

Kasus kecelakaan itu telah ditangani petugas Satlantas Polsek Hamparanperak. Kendaraan terlibat kecelakaan telah diamankan dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Kanit Lantas Polsek Hamparanperak, Iptu M Manullang mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus kecelakaan tersebut. “Korban yang tewas sudah kita periksa. Saat ini, kita sedang menyelidiki sopir bus yang kabur,” pungkasnya. (fac/azw)

Pegawai Kejari Labuhanbatu Ternyata Tewas Dibunuh, Dikeroyok, Mayat Dibuang di Bandar Setia

BONGKAR MAKAM: Pembongkaran makam Almarhum Taufik Hidayat di TPU Muslim Jalan Thamrin Medan, Sabtu (3/10).
BONGKAR MAKAM: Pembongkaran makam Almarhum Taufik Hidayat di TPU Muslim Jalan Thamrin Medan, Sabtu (3/10).

SUMUTPOS.CO – Penyebab kematian aparatur sipil negara (ASN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu, Taufik Hidayat Simanungkalit yang ditemukan mayatnya di parit pembuangan kotoran sapi Jalan Sukarela Gang Sena, Desa Bandarsetia Kecamatan Percut Seituan Deliserdang, beberapa waktu lalu terungkap.

BONGKAR MAKAM: Pembongkaran makam Almarhum Taufik Hidayat di TPU Muslim Jalan Thamrin Medan, Sabtu (3/10).
BONGKAR MAKAM: Pembongkaran makam Almarhum Taufik Hidayat di TPU Muslim Jalan Thamrin Medan, Sabtu (3/10).

Sempat beredar kabar mati akibat bunuh diri, ternyata pegawai kejaksaan tersebut diduga kuat tewas dibunuh. Korban dikabarkan dikeroyok sejumlah orang hingga tewas dan dibuang mayatnya ke dalam parit berlumpur di lokasi tersebut.

Kemudian, jasad korban dimakamkan tanpa diautopsi di TPU Muslim Kayu Besar Jalan Thamrin Medan pada 23 September lalu. Namun, polisi akhirnya membongkar makam korban untuk kepentingan penyidikan (autopsi) pada Sabtu (3/10) siang.

Kapolsek Percut Seituan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan, pembongkaran makam dilakukan karena ada indikasi korban dianiaya sebelum meninggal dunia. Penyebab korban meninggal sendiri akibat gagal pernapasan karena hasil autopsi ada lumpur di saluran pernafasan dan pencernaan.

“Sesuai fakta-fakta yang dilihat, ada gumpalan darah di kepala bagian kiri, dada, pipi sebelah kiri dan lumpur di saluran pernapasan serta lambung. Dari keterangan dokter (forensik), korban meninggal karena gagalnya saluran pernapasan,” ujar Ricky usai melakukan autopsi jenazah korban di lokasi pemakaman.

Kata Ricky, dalam kasus tersebut satu orang ditahan sebagai tersangka. Selain itu, ada juga sejumlah orang ditetapkan tersangka dan sedang diburu.

“Sudah ada satu orang kita tahan dan statusnya tersangka. Ada beberapa orang dan identitasnya sudah diketahui, mereka kita tetapkan tersangka dan saat ini dalam pengejaran,” ungkapnya.

Diutarakan dia, keterlibatan seorang tersangka yang saat ini sudah ditahan adalah yang ikut melakukan penganiayaan. “Tersangka itu berperan menganiaya korban, sehingga meninggal dunia,” ucapnya.

Ia mengimbau kepada orang yang terlibat pada kasus tersebut segera menyerahkan diri.

”Kemana pun para pelaku lari, kita kejar. Kita imbau agar mereka segera menyerahkan diri sebelum kita tindak tegas,” tukasnya.

Untuk diketahui, korban Taufik Hidayat ditemukan tidak bernyawa di parit pembuangan kotoran lembu kawasan Jalan Sukarela Gang Sena, Desa Bandarsetia, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (22/9) malam. Selanjutnya, keluarga korban menemukan kejanggalan di tubuh Taufik karena terdapat bekas tanda penganiayaan saat dimandikan.

Sementara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah menangkap pembunuh Taufiq Hidayat, ASN pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu. Korban sebelumnya ditemukan tewas di Desa Bandarsetia, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (22/9) lalu.

“Kita apresiasi pihak kepolisian dan juga berharap agar penyidik bersikap profesional untuk membuat terang peristiwa yang terjadi sehingga peristiwa ini bisa terungkap secara jelas,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kasi Penkum Kajatisu, Karya Graham. (ris/man/azw)

1.000 RT di Tanjungmorawa dapat Aliran Gas Bumi dari PGN

Pengoperasian Jaringan Gas di Tanjungmorawa

JELAS: Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso saat menjelaskan kepada warga terkait penggunaan gas bumi di Tanjungmorawa, Deliserdang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengoperasikan jaringan gas bumi  1.000 rumah tangga di sektor 1 di Desa Perdamean, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang. Sambungan jaringan gas tersebut melalui pipa yang dimiliki PT PGN (Persero).

Pemerintah KabupatenDeliserdang melalui Asisten II Bidang Perekonomian, Putra Jaya Manalu,  mendorong Kementrian ESDM melalui PGN, untuk terus menambah jaringan gas rumah tangga.

“Kkita berharap semua warga Deliserdang terpasang gas bumi, mengingat Kabupaten Deliserdang adalah wajah Indonesia bagian barat, serta ini membantu juga meringankan subsidi pemerintah yang dialokasikan untuk BBM maupun LPG serta kita juga berharap nantinya sambungan jaringan gas ini dapat tersalur sampai ke Bandara Kualanamu, dan kebutuhan gas rumah tangga yang sudah terpasang tahun 2018 adalah sekira 6 ribu rumah tangga. Dengan penambahan di tahun 2020, gas rumah tangga nantinya sudah mencapai 12 ribu rumah tangga,” jelas Putra Jaya.

Project Manajer PT Adhikarya, Ali Zulfikar yang didampingin Sub Pekerjaan Pipa Induk, Rahmat Hidayat, Ruta, dan Heri Cong mengatakan, program pembangunan jaringan gas rumah tangga ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, dengan mengalokasikan APBN untuk kegiatan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama lapisan menengah ke bawah

“Maka PT Adhikarya adalah pihak yang mengerjakan jaringan gas hingga ke jaringan pemakaian yaitu rumah tangga. Usai dikerjakan, penggunaan kebutuhan gas selanjutnya dikelola PT Perusahaan Gas Negara, dan nantinya akan dirasakan oleh masyarakat umum” ungkap Ali Zulfikar

Pengoperasian Jaringan Gas ditandai dengan membuka kran Regulator Sistem (RS) sektor 1 Deliserdang, oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso ST MBA, yang di dampingi Asisten II Bidang Perekonomian Setdakab Deliserdang Putra Jaya Manalu dan Project Manajer PT Adhikarya Ali Zulfikar.

Alimuddin Baso mengatakan, pemasangan jaringan itu diberikan secara gratis terhadap rumah tangga.

“Tahap pertama pengoperasian gas rumah tangga itu, sekaligus memberikan kompor secara gratis. Untuk satu unit regulator sistem dapat menyalurkan gas terhadap 1.000 rumah tangga, serta pemasangan jaringan juga di berikan secara Gratis kepada Rumah tangga, untuk di Kabupaten Deliserdang direncanakan akan membangun 7 sektor di 16 Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanjungmorawa dan Lubukpakam untuk kebutuhan 6.898 rumah tangga, Tahap itu akan dirampungkan Desember 2020, Tahap pertama ini merupakan awal pemakaian gas rumah tangga, setelah selesai dipasang jaringannya” jelas Alimuddin.

Selanjutnya tim meninjau beberapa dapur rumah tangga dengan menghidupkan kompor gas rumah tangga, untuk membuktikan bahwa pemasangan saluran gas itu sudah terpasang dengan baik. (adz)

PDIP Minta Pemerintah Support Penanganan Covid-19 secara Konkrit di Lapangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara, Mangapul Purba, minta pemerintah lakukan beberapa langkah konkrit di lapangan untuk tangani Pandemi Covid-19 di Sumut.

“Kita minta dengan sangat kepada Pemprovsu, Menkes dan lembaga terkait untuk melakukan langkah-strategis dalam menanggulangi Pandemi di Sumut terutama dalam hal supporting penanganan pandemi,” kata Mangapul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/10/2020).

Menurut Mangapul ada beberapa hal yang harus dan mendesak segera dilaksankan seperti  memberikan fasilitas APD dengan standart yang cukup bagi tenaga medis atau tenaga kesehatan (Nakes) Baik itu Perawat, Dokter dan tenaga medis lainnya. “Sebagai pejuang kemanusiaan, tenaga kesehatan juga harus diberikan insentif sebagai bukti bahwa Negara hadir di tengah mereka yang bekerja tanpa lelah mengorbankan jiwa dan raga berjibaku dengan pandemi,” ucap Mangapul.

Pemerintah juga harus mendata semua petugas di rumah sakit swasta terkait jumlah tenaga medis yang bertugas serta memberi insentif kepada mereka, karena menurut pengakuan dan fakta dilapangan pemerintah kurang memiliki perhatian terhadap tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit swasta. “Suporting obat-obatan harus mencukupi agar penanganan virus dapat dilakukan secara maksimal,” imbuhnya.

Terkait Swab, Mangapul menilai, Pemprovsu harus memikirkan untuk swab massal gratis bagi masyarakat Sumut. Untuk itu pembelian alat swab harus disegerakan yang diperuntukkan bagi masyarakat. “Karena bagi masyarakat yang membayar Rp900 ribu sangat berat di tengah lesunya perekonomian masyarakat,” terangnya lagi.

Tak kalah penting, Mangapul juga meminta aparat keamanan melakukan penegakkan hukum sesuai peraturan protokoler sesuai dengan Aturan Pemerinta dan  maklumat Kapolri. “Kalau sudahx dilaksanakan, semua baru bisa fokus untuk penanganan ekonomi masyarakat baik jaring pengama sosial mapun pemulihan ekonomi lainnya,” pungkasnya.(adz)

Telkomsel Raih Penghargaan dari The International Finance Award Program 2020 sebagai The Most Innovative Telecom Service Provider

Telkomsel meraih penghargaan sebagai The Most Innovative Telecom Service Provider di ajang The International Finance Award Program 2020 yang mengukuhkan Telkomsel sebagai perusahaan yang berbakat bidang industri, keterampilan kepemimpinan, kekuatan jaringan industri, dan kapabilitas pada platform tingkat internasional. Penghargaan ini sekaligus satu-satunya digital telco company dari Indonesia yang memenangkan penghargaan di kategori Telecom Award. Pencapaian ini menjadikan Telkomsel selalu berupaya dalam menyuguhkan layanan digital terbaik untuk masyarakat Indonesia, seiring transformasi Telkomsel menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali meraih penghargaan di tingkat internasional. Kali ini penghargaan yang diraih dari ajang The International Finance Award Program 2020 sebuah majalah finansial bergengsi yang berpusat di Kota London, Inggris. Telkomsel pun mendapatkan penghargaan sebagai The Most Innovative Telecom Service Provider yang mengukuhkan Telkomsel sebagai perusahaan yang berbakat bidang industri, keterampilan kepemimpinan, kekuatan jaringan industri, dan kapabilitas pada platform tingkat internasional.

Telkomsel meraih penghargaan sebagai The Most Innovative Telecom Service Provider di ajang The International Finance Award Program 2020 yang mengukuhkan Telkomsel sebagai perusahaan yang berbakat bidang industri, keterampilan kepemimpinan, kekuatan jaringan industri, dan kapabilitas pada platform tingkat internasional. Penghargaan ini sekaligus satu-satunya digital telco company dari Indonesia yang memenangkan penghargaan di kategori Telecom Award. Pencapaian ini menjadikan Telkomsel selalu berupaya dalam menyuguhkan layanan digital terbaik untuk masyarakat Indonesia, seiring transformasi Telkomsel menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, “Merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dalam meraih penghargaan sebagai provider telekomunikasi paling inovatif, dimana hal ini sejalan dengan upaya kami untuk terus menghadirkan inovasi terdepan bagi masyarakat Indonesia. Kami juga memiliki keinginan untuk membuat sebuah ekosistem digital yang inklusif secara berkesinambungan di Tanah Air dengan menghadirkan digital connectivity, digital platform, dan digital service. Karenanya, selain fokus menyediakan teknologi jaringan terdepan, kami secara konsisten berupaya untuk menyuguhkan layanan digital untuk masyarakat Indonesia, seiring transformasi Telkomsel menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan.”

Telkomsel sendiri menjadi satu-satunya digital telco company dari Indonesia yang memenangkan penghargaan di kategori Telecom Awards dan dinobatkan sebagai ‘The Most Innovative Telecom Service Provider’. Di kategori ini, Telkomsel bersanding dengan beberapa perusahaan telekomunikasi asing  yang juga memenangkan penghargaan, seperti dari Irak, Kamboja, Kuwait, dan Vietnam.

Saat ini, ada beragam layanan digital Telkomsel yang terus berkembang dan menyeluruh ke sejumlah aspek kehidupan masyarakat, mulai dari Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Digital Advertising, Digital Mobile Banking, hingga Internet of Things (IoT). Semua layanan Telkomsel ini diciptakan sebagai sebuah inovasi yang memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya dengan tujuan untuk semakin membiasakan masyarakat dengan layanan digital.

Melalui layanan Digital Lifestyle, Telkomsel berkeinginan untuk menjadi ‘The Home of Entertainment’ dengan menghadirkan beragam platform atau layanan yang membuat masyarakat Indonesia semakin terdorong untuk mengadopsi gaya hidup digital, mulai dari layanan MAXstream, Langit Musik, Dunia Games, dan yang terbaru Disney+ Hotstar.

Layanan finansial juga tak luput dari perhatian Telkomsel. Karenanya, guna mengakselerasi inklusi finansial dan mendorong peralihan menuju cashless society, Telkomsel menghadirkan Mobile Financial Services dan Digital Mobile Banking, LinkAja yang merupakan hasil kolaborasi Telkomsel bersama sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta lembaga perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA).

Kemudian untuk mendukung segmen enterprise, Telkomsel melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise hadir untuk menjawab berbagai kebutuhan korporasi, UMKM, dan institusi pemerintahan. Telkomsel Enterprise menyediakan solusi yang lengkap dan senantiasa relevan dengan dinamika industri terkini, seperti yang terlihat dalam penyediaan CloudX dan CloudX Meeting On Demand untuk menunjang aktivitas bekerja, belajar, dan bersosialisasi secara lebih fleksibel di mana saja dan kapan saja melalui berbagai macam perangkat.

“Melalui penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk terus menghadirkan inovasi terkini guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Telkomsel akan terus bergerak maju dalam mengakselerasikan pengembangan ekosistem digital di Tanah Air secara inklusif dan berkelanjutan dan siap memenuhi kebutuhan di setiap fase kehidupan masyarakat Indonesia,” pungkas Setyanto.

Camat patumbak Sosialisasi Perbup No 77 di desa Marindal II

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Muspika kecamatan Patumbak melaksanakan sosialisasi Peraturan Bupati Deliserdang No: 77 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, Sabtu (03/10/2020),Kegiatan yang dilaksanakan di depan Kantor desa pukul 15.00 s/d 17.00 Wib ,Jalan Balai desa Pasar 12 Marindal II ,Para tim Kecamatan dan tim Desa meliputi tokoh anggota Polsek Patumbak, Dinas perhubungan serta para Muspika Desa marindal II yang di ikuti Kadus,Staf desa dan LKMD yang di Dalamnya ada Satgas Pasukan Pelaksana Reakasi Cepat (PPRC) desa marindal II.

Camat Patumbak Danang P,Yuda ,SSTP,MAP memberikan apresiasi kepada seluruh peserta kegiatan yaitu lembaga yang ada di kecamatan atau di desa maridal II dan juga kepada anggota POLISI , TNI Serta DINAS PERHUBUNGAN dengan Semangatnya menjalankan kegiatan ini,Dan saya juga menghimbau agar masyarakat selalu harus mengikuti peraturan protokol kesehatan yang selalu disampaikan baik dari kecamatan maupun dari kepala Desa untuk mengikuti protokol kesehatan agar bisa terhindar dan mencegah penularan covid-19”ungkap nya.

Kepala desa Marindal II Jufri Antono Menabahkan Saya senag sekali kegiatan ini dilakukan agar supaya masyarakat terpanggil dan taat kepada peraturan yang di buat oleh kabupaten deliserdang yaitu perbub no 77 2020 yaitu harus patuh dan disiplin melaksansakan protokol kesehatan, seperti memakai masker,Selalu cuci tangan dengan air mengalir serta patuhi himbauan dari Pemerintah.” ujar Jufri.
“Sosialisasi Perbup ini sebagai upaya pencegahan covid-19. Jadi, pakailah masker apa bila para pengendara yang melintas tidak memakai masker akan dikenakan sanksi seperti menyapu membersihkan area kantor desa marindal II ,dalam kegiatan ini para peserta kegiatan juga membagi Bagikankan masker bagi pengendara maupun orang yang lewat,” tutur kepala desa marindal II itu.(rel)

Warga Langkat Ditemukan Tewas Di Pinggir Jalan

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Jalan KL Yos Sudarso Lingkungan 2 Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi mendadak heboh setelah ditemukan jasad laki laki yang tergeletak sudah tidak bernyawa di depan SPBU Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Sabtu (3/10).

EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan melakukan evakuasi penemuan mayat.

Korban meninggal diketahui, Suparno (59) warga Tanjung Mulia Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Mendapat kabar penemuan mayat, Tim Inafis Polres Tebingtinggi turun langsung mengevakuasi mayat ke rumah sakit RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.

Salah seorang saksi, Yusmawati pedagang sarapan mengatakan pagi itu hendak membuka kedai sarapan, ketika hendak keluar dilihat sesosok mayat laki laki sudah tergolek kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Rambutan AKP H Samosir didampingi Aiptu Asman Sihotang membenarkan bahwa ada penemuan mayat laki laki yang kondisi tidak bernyawa dipinggir jalan lintas. “Mendapat laporan masyarakat, kita langsung turun bersama Tim Inggris Polres Tebingtinggi,” paparnya.

Menurut AKP H Samosir bahwa penyebab meninggalnya orang tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tebingtinggi dengan Polsek Rambutan. (ian)