LP3I MEDAN: Peserta PKMS yang diadakan sivitas akademika Politeknik LP3I Medan.
LP3I MEDAN: Peserta PKMS yang diadakan sivitas akademika Politeknik LP3I Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politeknik LP3I Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS). Pengabdian ini ditujukan pada kelompok ibu-ibu orangtua siswa Kelas I dan II SD Al-Rasjid di Tanjung Selamat l, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
‘’Biasanya saat menunggu anak bersekolah, orangtua tidak ada kegiatan. Kebanyakan duduk-duduk dan ngobrol. Karenanya kita buat latihan memasak aneka jajanan,’’ kata Ketua Pelaksana dan Pemateri PKMS dari Politeknik LP3I Medan Ruri Aditya Sari MSc di Medan, kemarin.
Pemateri lain, kata Ruri, yakni Siska Hasibuan SSos MPd, Agnita Yolanda BComm MSc dan Iswandi Idris ST MT.
Melalui kegiatan ini diajarkan antara lain cara membuat aneka telur gulung, puding roti dan ayam BBQ khas Korea. ‘’Kita juga latih terkait pemasaran jajan secara online, penentuan harga jual dan pengelolaan kas keuangan,’’ sebut Ruri.
Sehingga selain bisa meningkatkan kemampuan dan kreasi inovasi dalam menghasilkan jajan yang lebih nikmat dan higienis, lanjut Ruri, peserta juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi keluarga.
Kegiatan PKMS ini dilaksanakan dua cara yakni offline dan online lewat aplikasi zoom sebanyak 10 kali yang dilaksanakan selama bulan Juli dan Agustus 2020. Ia menambahkan sebagai pelaksana terdiri Ruri Aditya Sari, M.Sc (ketua pelaksana) bersama beberapa anggota yakni
Syahril SE MSi, Iswandi Idris ST MT, Agnita Yolanda BComm MSc dan Dra Nurismilida MHum serta dua mahasiswa.
Ketua pelaksana juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah memberikan pendanaan hibah PKMS dengan nomor kontrak 13/LL1/AM/2020. (dmp)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Sumatera Utara antusias mendaftar untuk penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun Republik Indonesia. Kuota 150 orang yang disediakan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara per hari, langsung terpenuhi hingga 3 September 2020.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat di Medan mengatakan, sejak diluncurkan 17 Agustus, BI membuka pendaftaran lewat aplikasi Pintar bagi masyarakat yang ingin memiliki UPK. BI menyediakan kuota pendaftar sebanyak 150 dalam satu hari.
Menurut Wiwiek, data di aplikasi Pintar menyebutkan, jumlah yang mendaftar hingga 3 September 2020 sudah penuh. “Akan tetapi, apakah nantinya yang datang sesuai dengan pendaftar, belum bisa dipastikan,” ujar Wiwiek.
Ia mengatakan Sumut mendapatkan 3,6 juta bilyet yang akan disalurkan melalui tiga kantor perwakilan BI, yakni Medan 2 juta bilyet, Pematangsiantar 900 ribu bilyet, dan 700 ribu bilyet melalui Kantor Perwakilan BI Sibolga.
Menurut Wiwiek, masing-masing kuota itu juga akan disalurkan melalui lima bank yang sudah ditetapkan. Dalam menukarkan uang itu, BI berharap agar uang yang ditukarkan masyarakat adalah uang yang sudah lusuh. (gus)
SERAHKAN: Pjs General Manager Horison Sky Kualanamu - Medan,Endrizal menyerahkan masker kepada perwakilan Yayasan EL Tawheed Foundation.
SERAHKAN: Pjs General Manager Horison Sky Kualanamu – Medan,Endrizal menyerahkan masker kepada perwakilan Yayasan EL Tawheed Foundation.
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Hotel Horison Sky Kualanamu-Medan memperingati hari jadinya yang kedua, Jumat (14/8) lalu. Ulang tahun kali ini dirayakan dengan cara berbeda dari tahun sebelumnya.
Pada hari jadinya yang ke-2 ini, Hotel Horison Sky Kualanamu – Medan menggelar beberapa kegiatan sosial, seperti membagi masker kepada Masyarakat yang terkena Erupsi gunung Sinabung, dan sumbangan kepada keluarga yang membutuhkan di sekitar area hotel. Kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama seluruh karyawan.
“Kegiatan sosial ini merupakan salah satu wujud syukur kami kepada Tuhan YME, karena kami masih bisa bertahan di masa pandemic ini. Seperti yang kita ketahui, semua industri pariwisata di tahun ini sangat berdampak atas pandemic Covid -19. Dan kami berharap ke depannya semoga keadaan bisa kembali dengan normal dengan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan pastinya,” kata Endrizal, Pjs General Manager melalui siaran persnya yang diterima Sumut Pos, kemarin.
Lebih lanjut, Endrizal mengungkapkan, khusus di bulan ini, untuk semua tamu yang ingin menginap dan makan di Santan Restoran, mereka memberikan spesial promo. Promo Kamar Deluxe hanya Rp148.000/net/malam/org, minimum 2 orang di dalam 1 kamar. Promo Steamboat hanya Rp140.000/paket/untuk 4org. “Bagi anda yang hanya ingin beristirahat sebentar, kami juga memberikan Promo Day Use 2 Hours hanya Rp200.000/net/kamar/selama 2jam,” pungkasnya. (rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kontestasi politik pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Medan periode 2020-2024, mengerucut kepada dua nama bakal calon (balon) Wali Kota Medan, yakni Muhammad Bobby Afif Nasution versus Akhyar Nasutionn
Bobby telah memilih pasangannya, yakni Aulia Rahman, politikus Partai Gerindra. Bersama Aulia, Bobby telah mengantongi dukungan partai politik lebih dari cukup, untuk memenuhi jumlah minimal dukungan sebagai Balon Wali Kota. Dukungan lebih dari cukup itu datangd ari DPP PDIP dan Gerindra yang masing-masing meraih 10 kursi, ditambah dukungan dari Partai Golkar yang memiliki 4 kursi.
Lawan Bobby, sang petahana yakni Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, juga telah menyatakan diri sebagai lawan Bobby di Pilkada Medan. Mantan kader PDIP ini meraih dukungan dari dua partai politik, yakni Demokrat dan PKS. Tapi hingga kemarin, Akhyar belum mengumumkan siapa bakal pasangannya.
Ditanya soal sosok wakil yang akan mendampingi Akhyar, Ketua DPD PKS Kota Medan, Salman Alfarisi mengaku belum mengetahui siapa. Nama Salman sendiri seringkali disebut-sebut akan menjadi wakil Akhyar di Pilkada Medan 2020.
“Soal wakil, masih kita tunggu. Itu dari DPP. Dalam waktu dekat ini akan diumumkan itu. Intinya dalam pekan ini juga akan diumumkan. Kalaupun mundur, pasti nggak akan jauh, karena waktu pendaftarannya kan tanggal 4 September, sudah dekat sekali. Sekarang tinggal mematangkan saja bersama Demokrat. Komunikasi terus kami lakukan saat ini,” kata Salman kepada Sumut Pos, Minggu (23/8).
Menurutnya, DPD PKS Kota Medan menargetkan akan mendeklarasikan dukungan terhadap Akhyar dalam pekan ini. “InsyaAllah, dalam minggu ini juga akan kita umumkan dukungan kita kepada saudara Akhyar Nasution,” ucapnya.
Dikatakan Salman, selama ini pihaknya telah berencana mengumumkan ataupun mendeklarasikan dukungan kepada Akhyar. Tetapi rencana itu tertunda akibat kondisi Akhyar yang sempat terpapar Covid-19, yang membuatnya harus dirawat di RS dilanjutkan isolasi mandiri di rumah dinasnya.
“Kemarin ‘kan beliau sakit dan belum bisa ditemui ataupun bertemu banyak orang. Jadi (dukungan) ditunda. Infonya mulai besok (hari ini, Red), beliau sudah beraktivitas lagi karena sudah sembuh. Jadi mulai besok akan kita bicarakan lagi, supaya bisa segera dideklarasikan dalam minggu-minggu ini. Pak Akhyar akan dibawa oleh Demokrat, karena beliau ‘kan diusung dari Demokrat,” kata Salman.
Sebelumnya, DPD Demokrat Sumut juga mengatakan, deklarasi dukungan kepada Akhyar menunggu kondisi Akhyar sembuh dari Covid-19.
Kader PDIP Terbelah
Terpisah, Ketua PAC PDIP Medan Johor, Gumana Lubis, berpendapat mayoritas kader PDIP di Kota Medan akan mendukung Akhyar Nasution untuk memenangkan Pilkada Medan 2020. Gumana juga membantah dukungan dari 21 PAC di Kota Medan kepada Bobby Nasution.
“Dukungan untuk Bobby yang dideklarasikan di kantor DPD PDIP Sumut tanggal 20 Agustus, yang mengatasnamakan 21 kecamatan adalah tidak benar. Saya ketua PAC PDIP Kecamatan Medan Johor dan kawan-kawan lainnya, baik dari internal maupun dari kecamatan lainnya, masih solid mendukung Akhyar Nasution,” tegas Gimana kepada Sumut Pos, kemarin.
Menurut Gumana, lebih dari 65 persen anggota dan kader PDIP di Kota Medan akan mendukung Akhyar di Pilkada Medan. Ditanya tentang sikapnya sebagai kader yang tidak taat terhadap keputusan partai, Gumana menjawab, bila partai tidak memperhatikan aspirasi akar rumput secara demokrasi dari tingkat kepengurusan ranting, PAC, sampai ke DPD, maka DPP PDIP melupakan jati dirinya sebagai partai yang berazaskan demokrasi.
“Kita ketahui bersama, PDIP berideologi Pancasila dan UUD 45. Dan pengurus PDIP selalu mengumandangkan JAS MERAH (jangan sesekali melupakan sejarah). Bila kita kaji, sejarah yang sudah dilalui kader cukup banyak. Apakah gampang saja untuk dilupakan dan dicampakkan? Begitu gampangkah tamu yang datang lalu dianggap keluarga, dan sepertinya lebih berjasa?” katanya.
Sebagai kader, Gumana mempertanyakan rasa persaudaraan sesama anggota dan kader di tubuh PDIP. “Kader-kader PDIP se-Kota Medan akan mengutamakan persahabatan dan rasa persaudaraan,” lanjutnya.
Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim SE, yang ikut hadir di Kantor DPD Gerindra Sumut saat acara penyerahan surat rekomendasi dari DPP Gerindra kepada pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman untuk maju di Pilkada Medan 2020, Sabtu (22/8), dalam sambutannya mengatakan, kolaborasi PDIP dengan Gerindra dalam mengusung pasangan ini merupakan kekuatan politik yang sangat dahsyat. Sebab, dua partai tersebut merupakan peraih suara terbesar pada pemilu legislatif 2019 lalu, dengan jumlah raihan masing-masing 10 kursi di DPRD Medan.
Namun Hasyim mengakui, masih ada suara yang menyebutkan jika tidak seluruh kader PDIP mendukung pasangan Bobby-Aulia. “Terus terang untuk seluruh hadirin, kami di PDIP sudah satu kebulatan tekad. Memang ada sedikit suara-suara sumbang bahwasanya ada kader yang tidak mendukung Bobby dan Aulia. Itu hanya segelintir saja, bisa dihitung dengan jari,” ujarnya.
Sebagai bukti, kata Hasyim, jajaran pengurus PAC PDIP Kota Medan beberapa hari sebelumnya telah menyampaikan kebulatan tekad untuk mendukung penuh dan siap memenangkan pasangan ini. “Dua hari lalu, PAC PDIP se-Kota Medan sudah sampaikan tekad bahwa akan mendukung penuh dan siap memenangkan pasangan calon walikota dan calon wakil walikota kita,” tandasnya. (map)
EMBAIK: Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dalam videonya yang beredar di media sosial, Jumat (7/8).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, mulai ngantor hari ini, Senin (24/8), setelah dinyatakan sembuh dari paparan Coronavirus Disease 2019n (Covid-19). Kepastian kesembuhan Akhyar diketahui setelah dua kali hasil swab terakhir menunjukkan hasil negatif. Sepulang dari rumah sakit lebih dari seminggu lalu, Akhyar menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya. Kondisi Akhyar disebut terus membaik dari hari ke hari.
“Ya, Besok (hari ini) sudah beraktifitas lagi,” jawab Akhyar secara singkat kepada Sumut Pos melalui jaringan Whatsapp, Minggu (23/8). Namun, Akhyar tidak menjelaskan aktifitas apa yang akan dilakukannya pada hari ini.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan, juga menyebutkan kondisi Akhyar sudah jauh lebih baik dan dalam kondisi normal. “Kondisi Pak Plt sudah normal. Sudah tidak ada gejala atau keluhan lagi,” ucap , Minggu (23/8).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Medan itu mengatakan, Akhyar sudah menjalani perawatan lebih dari 14 hari, dan test swabnya sebanyak dua kali hasilnya negatif. Karena itu, Akhyar sudah bisa kembali beraktivitas.
“Secara medis ya sudah bisa kembali beraktifitas. Tapi itu terserah bapak, apakah mau beraktivitas kembali atau melanjutkan istirahatnya agar kondisinya lebih prima,” ujar Mardohar.
Soal Akhyar yang dikabarkan akan menjalani kembali aktifitasnya pada hari ini, Mardohar mengaku tidak tahu. “Kami tidak tahu soal itu. Kalau bapak mau beraktifitas kembali ya silakan. Kalau mau istirahat, juga baik. Tapi kalaupun mau beraktifitas kembali, sebaiknya jangan diforsir dulu. Mungkin bisa dibatasi dulu kegiatannya. Sebab aktivitas Pak Plt ‘kan sangat banyak. Itu kita kembalikan ke Pak Plt,” jawabnya.
Kepala Bagian Humasy Pemko Medan, Arrahman Pane, mengatakan pihaknya belum mendapatkan kabar apakah Plt Wali Kota Medan akan kembali beraktivitas pada hari ini atau tidak. “Belum ada kabar sama sekali kepada kami apakah besok bapak sudah kembali berkegiatan atau tidak. Itu hak nya bapak,” ungkap Arrahman kepada Sumut Pos.
Namun mantan Camat Medan Labuhan itu mengakui, hingga kemarin sore, pihaknya belum mendapatkan jadwal kegiatan yang akan dijalani Akhyar dari bagian protokol Pemko Medan. “Sampai sore ini belum ada info apakah besok bapak sudah berkegiatan lagi atau tidak. Nanti kalau ada, akan kita kabari,” jelasnya.
Bilapun Akhyar kembali beraktifitas mulai hari ini, Arrahman menyebutkan, tidak harus ada jadwal terlebih dahulu, mengingat kondisi Akhyar yang baru pulih.
“Kalau iya (kembali beraktifitas), mungkin cuma ngantor saja dulu. Kalau besok sudah masuk, mungkin Selasa sudah ada jadwal rutin lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kondisi Akhyar Nasution dinyatakan positif Covid-19 sepulang dari tugas di Jakarta. Namun setelah menjalani perawatan di RS, kesehatan Akhyar membaik tanpa ada keluhan. Hasil PCR Swab sebanyak dua kali pada 18 dan 19 Agustus, juga negatif.
Kadis Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi, di Medan, mengatakan Akhyar meninggalkan RS pada Minggu (16/8). Selanjutnya, Akhyar melakukan isolasi mandiri di rumah dinas Wali Kota untuk beristirahat sekaligus memulihkan kondisinya.
Selama menjalani isolasi mandiri, tim kesehatan terus melakukan pengawasan hingga Akhyar pulih dan melakukan tugas-tugasnya seperti biasa.
Akhyar sendiri menyampaikan rasa terima kasihnya atas doa dan dukungan yang telah diberikan sejak dirinya dinyatakan positif Covid-19 hingga menjalani perawatan di RS.
Pirngadi Mulai Lakukan Swab PCR
Terpisah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan mulai melakukan pemeriksaan sendiri terhadap sampel swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dari pasien kasus Covid-19. Dengan demikian, deretan rumah sakit milik pemerintah khususnya di Medan yang melakukan tes swab PCR pada pasien Covid-19, bertambah banyak.
Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan mengaku, pemeriksaan swab PCR mulai dilakukan sejak Selasa (18/8) lalu terhadap pasien Covid-19 yang mereka rawat. “Kita melaksanakan swab PCR dengan teknologi modern full automatic,” katanya, akhir pekan lalu.
Ia menjelaskan, pemeriksaan swab PCR ini adalah program dari Pemerintah Kota Medan yang pelaksanaannya dipercayakan kepada RSUD dr Pirngadi.
Sebagaimana diketahui, Kota Medan termasuk salahsatu zona merah Covid-19, sehingga dibutuhkan peran serta semua pihak dalam menanggulanginya. Salahsatunya dengan pelayanan tes swab PCR.
“Dengan adanya laboratorium swab PCR ini, diagnosa penderita Covid-19 diharapkan menjadi lebih baik dan cepat. Untuk itu, kita harapkan kerja sama dari semua rumah sakit yang ada di Medan maupun dari kabupaten/kota di Sumut,” ujarnya.
Adapun alat PCR ini berada di bawah tanggung jawab Instalasi Patologi Klinik RSUD dr Pirngadi Medan. Selain telah dapat melayani pemeriksaan swab PCR, RSUD dr Pirngadi Medan juga turut membuka pelayanan bagi swab mandiri.
Namun untuk swab mandiri, biayanya ditanggung oleh pasien senilai Rp1,8 juta. “Untuk swab mandiri kita juga bisa menerimanya. Hasilnya juga dapat diperoleh selama 24 jam seperti pasien Covid-19 yang dirawat setelah dilakukan validasi. Tapi ini tergantung kuota yang masuk, karena kapasitas per hari pemeriksaan swab ada 150 sampel,” tandasnya.
Sampel Pasien
Kepala Instalasi Patologi Klinik RSUD dr Pirngadi Medan, dr Renatha Nita Hadameon N SpPK menambahkan, sejauh ini sudah 28 sampel swab yang diperiksa. “Ini murni pasien kita sendiri. Dalam prosesnya, deteksi yang dilakukan sekali jalan, bisa memeriksa hingga 90 sampel dan sehari bisa 150 sampel. Dari situ kita memang bisa langsung tahu hasilnya, tapi harus divalidasi lagi, sehingga butuh waktu 24 jam sebelum hasilnya disampaikan kepada keluarga,” tukasnya. (map/ris)
SIANTAR, SUMUTPOS.CO -Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Franky Partogi Wijaya Sirait bersama Taruna Merah Putih (TMP) Sumut dan Rotary Club atas nama PDI Perjuangan menyerahkan bantuan 500 rapid test kepada Rindam I/BB Pematangsiantar, Jalan Asahan, Sabtu (22/8/2020).
Komandan Satuan Rindam I/BB Pematangsiantar Kolonel Infrantri Waston Purba yang langsung menerima bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar PDI Perjuangan atas perhatiannya terhadap pencegahan penyebaran Covid-19.
“Sampaikan salam dan terimakasih kami kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Pak Djarot Syaiful Hidayat yang telah memberikan bantuan alat rapid test kepada satuan ini, dan nanti akan kami peruntukkan kepada siswa baru masuk menjadi prajurit dan pasukan TNI,” ujar Waston Purba.
Lebih lanjut, Waston menyatakan, rapid test ini sebagai instrumen mereka untuk memastikan seluruh prajurit baru masuk harus sehat dan tidak terpapar Covid-19.
Sementara, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Partogi Wijaya mengungkapkan, pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tugas bersama dan dilakukan oleh semua pihak baik itu eksekutif, legislatif, ASN, aparat penegak hukum dan pertahanan serta seluruh masyarakat. “Bersama-sama seluruh elemen masyarakat harus tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk memastikan lingkungan kita, baik lingkungan kerja dan sosial terbebas dari Covid-19. Saya optimis bencana corona ini akan berlalu yang penting seluruh masyarakat tetap menjaga imunitas tubuhnya dengan memperbanyak konsumsi yang bernutrisi,” ungkap politisi muda yang terpilih dari Dapil Siantar-Simalungun ini.
Selain itu, Ketua DPD TMP Sumut Berlian Moktar menambahkan, PDI Perjuangan sudah memberikan bantuan rapid test di beberapa daerah termasuk Rindam I BB Pematangsiantar. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dan kita berharap dengan institusi pemerintah terkhusus TNI/Polri berada dalam garis terdepan melakukan gerakan pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkas Berlian.
Sebagaimana diketahui kerjasama antara Yayasan Ariya Sasana dan Rotary Club beserta TMP memiliki 56.000 rapid test yang sudah dibagikan secara gratis di daerah Jakarta, Batam, dan Sumut. Khusus untuk Sumut ada 21.000 rapid test yang sudah diserahkan kepada Gugus Tugas dan 8.500 khusus untuk PDI Perjuangan yang akan terus dibagaikan kepada masyarakat melalui instansi pemerintah. (adz)
MAKAMKAN: Petugas pemakaman dari Dinas Perkimsi memakamkan seorang yang diduga probable reaktif virus corona.
TEBINGTINGGI, SUMITPOS.CO – Pemakaman jenazah SS (31) warga Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi diduga probable reaktif virus corona yang meninggal di salah satu rumah sakit di Medan dilakukan dengan menerapkan Protokol Covid-19.
Pria lajang yang meninggal pada hari Jumat sore (21/8/) itu dikebumikan pada Sabtu (22/8) dini hari di pemakaman Sei Segiling Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi setelah dirawat di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Medan.
Kadis Kesehatan sekaligus juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tebingtinggi dr Nanang Aulia Fitra, Sabtu (22/8), membenarkan hal tersebut. Menurut Nanang setibanya di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan, pasien meninggal dunia dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Kelurahan Tebingtinggi,” jelasnya.
”Setelah tiba dari Medan, jenazah pasien langsung dikebumikan petugas penanganan pasien Covid- 19 dengan mengenakan pakaian APD lengkap sesuai protokol kesehatan di salah satu TPU bagi umat Islam,” kata dr Nanang.
Sebelum meninggal, ungkap Nanang, pasien mengeluh menderita sesak napas dan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan. Dari hasil uji cepat (rapd test), ditemukan almarhum dinyatakan reaktif dan kemudian dilakukan Swab Test. Sementara hasil swab testnya belum diketahui, namun pasien sudah keburu meninggal dunia.
Meski hasil swab test belum diketahui, Gugus Tugas Covid-19 Kota Tebingtinggi, kata dr Nanang tetap melakukan proses pemulasaran dengan mengikuti protokol Covid-19.
Turut hadir dalam proses pemakaman Kapolsek Padang Hilir AKP Pahotan Manurung, Kasat Intel Polres Tebingtinggi AKP Syarifuddin, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Budiono, Camat Padang Hilir Ramadhan Barqah Pulungan, Lurah Tebingtinggi Elmina. (ian)
LEPAS: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP James P Hutagaol dan Ketua DPRD Basyaruddin Nasution melepas rombongan KSJ dalam rangka touring peduli warga terdampak erupsi Sinabung.
LEPAS: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP James P Hutagaol dan Ketua DPRD Basyaruddin Nasution melepas rombongan KSJ dalam rangka touring peduli warga terdampak erupsi Sinabung.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP James P Hutagaol, Ketua Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Pusat Saharuddin, Pembina KSJ Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis dan Ketua DPRD Basyaruddin Nasution melepas rombongan KSJ dalam rangka Touring Peduli Warga Terdampak Erupsi Sinabung bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Jalam Sutomo Kota Tebingtinggi, Sabtu (22/8).
Ketua KSJ Pusat, Saharuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka wujud kepedulian dan kepekaan terhadap korban erupsi gunung sinabung di Kabupaten Karo yang merasakan penderitaan akibat dampak semburan abu vulkanik yang menyebabkan warga harus mengungsi kembali ke tempat pengungsiannya.
“Dengan bantuan yang kita berikan berupa bentuk sembako ini akan meringkan perekonomian masyarakat yang tertimpa musibah abu vulkanik letusan gunung sinabung. Dalam hal ini, kita menghimpun bantuan dari para bikers dari Kota Tebingtinggi, Kabupaten Batubara dan Kabupaten Sergai yang terhimpun dalam komunitas Max City Tebingtinggi dan RNC Serdang Bedagai,” paparnya.
Sedangkan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP James P Hutagaol menyatakan sangat mendukung sekali kegiatan KSJ dalam meringankan warga korban erupsi gunung sinabung di Kabupaten Karo, dalam hal ini bantuan sembako nantinya harus diserahkan kepada warga yang berhak menerimanya.
Dalam menuju perjalanan ke Kabupaten Karo nantinya diharapkan para bikers yang tergabung dalam KSJ mentaati peraturan lalulintas, jangan ugal ugalan dijalan raya dan sama sama menjaga kekondusifan berlalulintas. “Kita sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan oleh KSJ dan gabungan komunitas bikers yang ada, semoga kegiatan ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” tukas Umar Zunaidi Hasibuan.
Disampaikan Umar Zunaidi Hasibuan kembali, pada saat pandemi Covid-19 saat ini, diharapkan kepada KSJ dan para bikers untuk mematuhi protokol kesehatan penangan Covid-19, seperti para bikers harus selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga jarak.
Sebelum pelepasan KSJ dan bikers touring peduli erupsi gunung sinabung, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP James P Hutagaol, Basyaruddin Nasution, Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis, Ketua KSJ Pusat Saharuddin memberikan tali asih kepada anak yatim di Kota Tebingtinggi. (ian)
MEDAN, SUMUTPOS.CO –Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) tengah melakukan pengabdian kepada masyarakat tentang pemanfaatan sari tebu sebagai pengganti gula dalam pembuatan yogurt minuman fungsional antidiabetes alami. Kegiatan ini untuk menjalankan salah satu fungsi dalam Tri Dharma yakni pengabdian kepada masyarakat.
Adalah Embun Suci Nasution sebagai ketua, dibantu dua anggota yaitu Dewi Pertiwi dan Arif Qaedi Hutagalung, yang melaksanakan kegiatan dimaksud di Desa Tandam Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Adapun alasan mereka memilih lokasi pengabdian kali ini, karena dinilai tebu adalah bahan pangan yang banyak dihasilkan pada desa tersebut. Menurut Embun Suci, selama ini di Kecamatan Hamparan Perak, masyarakat petani selain mengonsumsi untuk diri sendiri, tebu dijual ke pabrik penghasil gula saja, sehingga masih kurangnya pemanfaatan tebu khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, salah satunya adalah penyakit diabetes melitus (DM).
“Berdasarkan beberapa penelitian, gula berdampak negatif pada kesehatan, khususnya penyakit DM. Tebu (Saccharum officinarum L.) berkhasiat untuk mencegah atau mengobati DM dimana sari tebu sebagai substitusi gula yang juga berfungsi sebagai pemanis sekaligus pengawet alami,” kata Embun kepada SUMUTPOS.CO, Jumat (21/8/2020).
Diterangkannya, yogurt adalah produk olahan minuman berbahan dasar susu segar yang difermentasikan oleh kultur bakteri. Potensi yogurt dalam menurunkan kadar glukosa darah berhubungan dengan kemampuan bakteri asam laktat dalam yogurt menurunkan kadar kolesterol dan plasma lemak, sehingga meningkatkan sensitivitas insulin pankreas.
“Substitusi gula pasir dengan sari tebu dalam proses pembuatan yogurt merupakan inovasi dalam teknologi pengawetan pangan. Pada perasan tebu terdapat senyawa Saccharant dan vitamin B2 (roboflavin) yang berfungsi sebagai antidiabetes sehingga penderita DM dapat mengkonsumsi air perasan tebu, tetapi dilarang mengonsumsi gula walaupun gula merupakan hasil pemurnian dari tebu,” lanjutnya.
Dewi dan Arif menambahkan, tujuan dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan mengenai DM dan pencegahannya serta membuat minuman fungsional yogurt sebagai antidiabetes melitus alami sekaligus marketing dan bussiness plan praktis sehingga menumbuhkan semangat enterpreneur.
“Sehingga masyarakat nantinya dapat membuat sendiri, menjual dan tentunya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” kata Dewi.
Mengenai metode yang akan dilaksanakan, terang Arif, berupa training dan workshop yang langsung praktek membuat minuman fungsional yogurt serta marketing dan bussiness plan praktis sebagai bekal masyarakat untuk ke berikutnya bisa menjadi enterpreneur. Tindak lanjutnya, ia menyebut bahwa kegiatan ini dibagi atas 3 tahapan yaitu kegiatan I training tentang diabetes melitus dan potensi tebu sebagai gula alternatif; training II tentang marketing dan businessplan praktis dan Focus Group Discussion (FGD) dan kegiatan III praktek langsung membuat minuman fungsional yogurt antidiabetes melitus alami. Kegiatan I dan II telah dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2020, dan direncanakan kegiatan III akan dilaksanakan pada September 2020.
“Di mana setiap kegiatan dilaksanakan dalam kelompok dan dilakukan monitoring dan evaluasi dalam pertemuan berikutnya,” pungkasnya. (prn)
BUKA: Pj Camat Rambutan Marwansyah Harahap didampingi Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Budiono dan Kapolsek Rambutan AKP H Samosir memberikan simbolis peralatan posyandu.
BUKA: Pj Camat Rambutan Marwansyah Harahap didampingi Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Budiono dan Kapolsek Rambutan AKP H Samosir memberikan simbolis peralatan posyandu.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penerapan Perwa No.44/2020 tentang disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 disosialisasikan kepada kader Posyandu se Kelurahan Lalang di Aula kantor Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Jumat (21/8).
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemberdayaan masyarakat dari dana kelurahan tersebut berlangsung selama 3 hari tanggal 21 hingga 23 Agustus 2020, kegiatan dibuka Pj Camat Rambutan Marwansyah Harahap didampingi Kapolsek Rambutan AKP H Samosir, Danramil 13 Kapten Budiono, Lurah Lalang Hadi Supeno serta Ketua BKM Kelurahan Lalang Sopian.
Kepala Kelurahan Lalang Hadi Supeno dalam laporannya menyampaikan, sosialisasi dan pelatihan itu khusus diberikan kepada 25 orang kader Posyandu dan kepala lingkungan (kepling) agar lebih memahami soal pentingnya kesehatan lingkungan dan agar mampu mengajak warga masyarakat dalam meningkatkan kesehatan khususnya di masa new normal ditengah pandemi Covid-19.
“Tebingtinggi saat ini masih zona merah, para kader posyandu sebagai garda terdepan dalam melayani kesehatan di masyarakat mulai dari perkembangan kesehatan anak balita hingga orangtua dengan sakit penyerta, perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan-pelatihan kesehatan khususnya di masa new normal saat ini,” kata Hadi Supeno.
Pj Camat Rambutan Marwansyah Harahap mengatakan, alokasi anggaran dana kelurahan yang berasal dari pemerintah pusat ini pelaksanaannya dibagi dua yakni kegiatan fisik dan pemberdayaan masyarakat kelurahan.
Selama ini kegiatan posyandu di kelurahan-kelurahan masih berjalan apa adanya, peralatan kesehatan minim bahkan terkadang lokasinya masih menumpang sementara jika mengharapkan dari pemerintah daerah anggarannya terbatas.
“Mumpung ada dana dari pemerintah pusat jadi alangkah baiknya jika sebagian anggarannya dilaksanakan untuk membangun sarana fisik dan fasilitas kesehatan khususnya dalam melengkapi kegiatan posyandu, baik dalam hal peningkatan SDM kader posyandu melalui sosialisasi dan pelatihan juga sarana fisik bangunan posyandu supaya tidak menumpang-menumpang lagi,” jelasnya.
Sedangkan Kapolsek Rambutan AKP H Samosir dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut, dia berpesan agar penggunaan dana kelurahan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dan arahan, bagaimana penyerapan anggaran agar pada saat pemeriksaan dalam hal penggunaan anggaran benar-benar berjalan dengan baik.
Terakhir, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Budiono mengatakan, kegiatan sosialisasi Perwal No.44/2020 dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kader posyandu tersebut terkait dengan tupoksi teritorial operasi militer selain perang, yakni kegiatan dibidang fisik dan non fisik pendampingan pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan.
“Marilah kita menyentuh ke tetangga dan masyarakat disekitar kita dalam hal menjaga kesehatan di lingkungan kita, misalnya dalam hal sanitasi dan jangan BAB sembarangan, tetap jaga kesehatan dengan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan serta hindari keramaian dan tetap jaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” bilang Kapten Budiono. (ian)