26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 4115

Yuk, ke Cafe Bunda Prasmanan Medan Kerang

MENIKMATI: Manager Operational, M Ricky Irawan, Owner Bunda Prasmanan Sutan Salim Nasution, Mahyuni Nasution, Owner Medan Kerang Dimas Jaya Satria menikmati aneka kerang di Cafe Bunda Prasmanan Medan Kerang, Jalan Asrama Nomor 38 Medan, Sabtu (8/8/2020)

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Seafood merupakan kuliner yang paling digemari oleh semua kalangan. Tetapi, tidak menjadi pilihan karena harganya yang cukup mahal, apalagi bila seafood tersebut ternyata berkualitas ekpor. Dipastikan, harga satu porsinya dapat menguras isi kantong.

Kini, untuk masyarakat Kota Medan, menyantap seafood terutama kerang kualitas ekspor tidak perlu ragu dan takut ‘jatuh miskin’ lagi, karena para pengusaha muda Kota Medan, yakni Serka Fahmi, Sri Deviyani, Herry Budiman, Fadly Pranata, Sutan Salim Nasution, Siti Fatimah dan Mahyuni Nasution, berkolaborasi dengan Owner Medan Kerang, Dimas Jaya Satria dan M Ricky Irawan beinisiatif membuka cafe, dengan nama Bunda Prasmanan Medan Kerang, yang terletak di Jalan Asrama Nomor 38 Medan.

Mengangkat konsep ‘Citarasa Bintang 5 Harga Kaki Lima’, cafe ini menyediakan kerang dengan tiga pilihan rasa.

“Menunya aneka kerang dan kepiting. Ini baru buka per 1 Agustus 2020. Awalnya, sudah pernah buka dengan nama Bunda Prasmanan, namun karena Covid-19, sehingga belum bisa menjalankan kembali bisnis kuliner dengan metode prasmanan tersebut. Kita akhirnya mengubah visi, misi dan strategi cafe dengan menggandeng Medan Kerang,” ujar Manager Operational Cafe Bunda Prasmanan Medan Kerang, M Ricky Irawan didampingi Owner Sutan Salim Nasution, Dimas Jaya Satria dan Mahyuni Nasution kepada Sumut Pos, saat ditemui di Cafe Bunda Prasmanan Medan Kerang, Sabtu (8/8/2020).

Dijelaskannya, untuk makanan ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, dengan citarasa khas tiga bumbu pilihan, yakni bumbu asam manis, saus padang dan lada hitam. “Jadi, semua bisa merasakan cita rasa makanan seafood ini, baik orang tua maupun anak-anak,” imbuhnya.

Ricky menambahkan, ada beberapa paket yang ditawarkan di Cafe Bunda Prasmanan ini, dengan varian harga. Namun, masih terjangkau. Per porsi hanya Rp30.000.

Untuk promosinya, lanjut Ricky, pihaknya sudah menggalakkan dari per 1 Agustus lalu, antusias masyarakat luar biasa, terutama di media sosial (medsos). “Baru 1 minggu buka saja, sudah lumayan ramai pengunjung. Bahkan saat di survei untuk rasa, anak-anak juga menyukainya. Apalagi cara makannya dengan menggunakan kertas laminasi, sehingga selesai makan langsung buang. Praktis dan higienis,” bebernya.

Adapun, katanya lagi, Cafe Bunda Prasmanan ini dibuka sejak pagi hari, dengan menyediakan berbagai sarapan, seperti lontong, nasi gurih, nasi kuning, nasi urap, sate godok, dan sebagainya. Kemudian di siang hari, dibuka dengan makan mukbang aneka kerang. Sedangkan malam hari, ada ayam penyet, nasi goreng, dan sebagainya.

“Mungkin ke depannya akan ada inovasi-inovasi baru lagi, seperti ikan bakar, lobster, ikan panggang. Mungkin ke depan sarapan pagi akan disediakan bubur seafood,” ungkapnya.

Sementara itu, Owner Medan Kerang, Dimas Jaya Satria menambahkan, untuk varian kerang, pihaknya menyediakan 18 varian kerang khusus ekspor. “Kita kerja samanya dengan tengkulak kerang dan ini merupakan hasil survei saya untuk khusus varian kerang. Saya sengaja mencari kerang-kerang khusus ekspor yang unik. Saya mencarinya di Belawan, hingga ke Tanjung Balai. Saya menemukan ide, bagaimana menjual kuliner, dengan kerang berkualitas, tetapi dengan harga terjangkau. Dan inilah hasilnya, kita pun berkolaborasi. Alhamdulillah, lancar,” kata Dimas. (mag-1)

HIPMI Deliserdang Gelar Rakercab dan Diklat, Diharap Mampu Buat Terobosan

DIABADIKAN: Wabup Deliserdang, Ali Yusuf diabadikan bersama IPMI Deliserdang dan HIPMI Sumut pada Rakercab dan Diklat. Petugas Reskrim Polres Karo mengamankan tersangka perampokan dengan menghadiahi timah panas di kaki kanan. ISTIMEWA/ SUMUT POS.
DIABADIKAN: Wabup Deliserdang, Ali Yusuf diabadikan bersama IPMI Deliserdang dan HIPMI Sumut pada Rakercab dan Diklat. Petugas Reskrim Polres Karo mengamankan tersangka perampokan dengan menghadiahi timah panas di kaki kanan. ISTIMEWA/ SUMUT POS.
DIABADIKAN: Wabup Deliserdang, Ali Yusuf diabadikan bersama  IPMI Deliserdang dan HIPMI Sumut pada Rakercab dan Diklat. Petugas Reskrim Polres Karo mengamankan tersangka perampokan  dengan menghadiahi timah panas di kaki kanan. ISTIMEWA/ SUMUT POS.
DIABADIKAN: Wabup Deliserdang, Ali Yusuf diabadikan bersama IPMI Deliserdang dan HIPMI Sumut pada Rakercab dan Diklat. Petugas Reskrim Polres Karo mengamankan tersangka perampokan dengan menghadiahi timah panas di kaki kanan. ISTIMEWA/ SUMUT POS.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Deliserdang, menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) masa bakti 2018-2021, di Auditorium Kampus Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, baru-baru ini.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Deliserdang H.M Ali Yusuf Siregar ini, turut dirangkai dengan pendidikan dan pelatihan (Diklat) cabang tentang bela negara bersama Kodim 02/04 DS.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengharapkan para wirausahawan muda Deliserdang agar tetap eksis, dengan terus melakukan terobosan di sektor ekonomi kreatif milenial.

Pada kesempatan itu, Ketua BPD HIPMI Sumut Mazz Reza Pranata SE, mengajak seluruh pengusaha muda agar tetap semangat dan pantang menyerah, walaupun di tengah kondisi pandemi Covid 19 melanda negeri.

“Karena motto HIPMI adalah pengusaha- pejuang, pejuang-pengusaha yang harus tetap melekat di sanubari seluruh pengusaha muda,” katanya, Minggu (9/8).

Bahkan Ketua BPC HIPMI Deliserdang dr Fachrul Adli Siregar, meyakini HIPMI Deliserdang akan mampu membangkitkan semangat pengusaha wirausaha muda dengan melakukan segala terobosan di bidang pengembangan ekonomi pada era new normal ini.

Adapun materi Diklat dalam Rakercab kali yang diikuti 30 pengusaha ini, meliputi tentang ekonomi perbankan dengan menghadirkan narasumber Kepala Cabang BRI Lubuk Pakam, Marolop Six Mayer Sinaga.

“Sedangkan untuk materi bela negara disampaikan oleh perwakilan Dandim Deliserdang Kapt Inf Sucipto,” tambah Ketua Panitia Pelaksana Rakercab dan Diklatcab Dedi Murfhi Nauli Siregar S. Sos. (fac)

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Banyak Kelemahan

Antony Napitupulu, anggota DPRD Kabupaten Deliserdang- Fraksi PDI Perjuangan.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO–Pandemi Covid-19 memukul ekonomi masyarakat. Banyak sektor-sektor usaha yang ditutup atau terjadi pengurangan karyawan demi efisiensi,  bahkan karena perusahaan merugi. Dalam keadaan tersebut, negara diminta hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti ketersediaan pangan, kesiapan pelayanan kesehatan, dan bantuan untuk pendidikan anak sekolah.

“Untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat, pemerintah sudah melakukan berbagai kebijakan, baik di sektor keuangan maupun sektor ekonomi. Namun sepertinya pejabat-pejabat di daerah masih lambat mengambil sikap. Salah satu contohnya, pembagian bantuan paket pangan atau bantuan uang tunai. Dalam hal penyalurannya, pemerintah daerah terkesan masih amburadul. Akibatnya, masyarakat berduyun-duyun menyeruduk kantor kecamatan atau kantor desa untuk menyampaikan protes karena tidak kebagian bantuan,” kata Antony Napitupulu, anggota DPRD Kabupaten Deliserdang- Fraksi PDI Perjuangan, kepada Sumut Pos, kemarin.

Kejadian seperti itu menurutnya bisa terjadi, karena data Dinas Sosial tentang masyarakat tidak mampu (miskin), tidak akurat.

“Seharusnya, DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) di Dinas Sosial dapat menjadi acuan dalam penyampaian bantuan-bantuan tersebut. Karena di DTKS, ada data masyarakat tidak mampu,” kata Antony.

Adapun masyarakat yang belum masuk ke dalam DTKS, disebut Non DTKS. Dalam hal ini, kata dia, perangkat desa melalui kepala dusun atau RT/RW harus mendata masyarakat miskin di tiap-tiap wilayahnya yang belum masuk DTKS untuk diusulkan ke Bupati/Walikota, dan di teruskan ke Gubernur untuk mendapatkan bantuan.

“Dalam situasi ini, kita berharap aparat pemerintah melakukan tugas dan peranan masing-masing secara bersungguh-sungguh. Mulai dari tingkat yang terendah sampai tingkat tertinggi. Perangkat desa melalui kepala dusun atau RT/RW agar benar-benar mendata warga yang masuk kategori miskin, dan segera mengusulkannya ke Bupati/Walikota. Kemudian, Pemerintah Kabupaten/ Kota melalui Dinas Sosial, memperbaharui (update) data per triwulan. Sehingga data selalu terbaru. Jangan lagi ditemukan data masyarakat yang sudah meninggal atau masyarakat yang sudah pindah domisili,” cetusnya.

Kata Antony, DTKS untuk program Perlindungan Sosial juga untuk memperbaiki kualitas penetapan sasaran program-program perlindungan sosial. Dengan menggunakan data dari DTKS, jumlah dan sasaran penerima manfaat program dapat di analisa sejak awal perencanaan program. “Hal ini akan membantu mengurangi kesalahan dalam penetapan sasaran program perlindungan social,” cetusnya. (rel)

PSMS Dukung Tuan Rumah Diundi

Sekretaris PSMS Julius Raja (kanan)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rencana PT LIga Indonesia Baru (LIB) untuk mengundi tuan rumah Liga 2, mendapat dukungan dari PSMS Medan. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini mengaku dari awal memang berharap penentuan tuan rumah dilakukan melalui undian.

“Kita mendukung untuk agar tuan rumah diundi. Kita dari awal memang berharap seperti itu, sehingga lebih fair,” ujar Sekretaris PSMS, Julius Raja kepada Sumut Pos, Minggu (9/8).

Julius Raja mengakui, banyak tim yang layak menjadi tuan rumah, termasuk PSMS. PSMS sendiri sangat berambisi menjadi tuan rumah. Mereka telah menyiapkan dua stadion, yakni Teladan dan Baharuddin Siregar, Lubukpakam.

“Kalau Teladan bisa dua kali main, sore dan malam. Tentu layak menjadi tuan rumah. Tapi, kita tetap ingin diundi, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno mengatakan bahwa mereka membuka kemungkinan mengundi tuan rumah babak penyisihan grup Liga 2 2020.

“Kalau memang semua klub siap memenuhi persyaratan menjadi tuan rumah, nanti akan kami undi,” ujar Sudjarno.

Di babak penyisihan, ke-24 klub peserta Liga 2 Indonesia musim 2020 dibagi ke dalam empat grup, di mana setiap grup diisi enam tim. ertandingan di masing-masing grup tersebut akan berlangsung di stadion kandang salah satu tim anggota grup tersebut.

Untuk itu, PT LIB telah menyebarkan formulir pengajuan tuan rumah kepada 24 tim Liga 2. Klub yang berminat menjadi tuan rumah penyisihan grup dapat mengembalikan formulir sebut kepada PT LIB.

“Kami berharap ada ‘feedback’ dari klub-klub karena memang sebelumnya ada beberapa tim yang sudah meminta jadi tuan rumah,” tutur Sudjarno.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh klub yang mau menyelenggarakan pertandingan fase grup Liga 2 2020 yaitu menanggung biaya-biaya seperti transportasi dan penyelenggaraan pertandingan sesuai protokol kesehatan.

Kemudian, menyiapkan setidak-tidaknya tiga lapangan dan lima hotel untuk aktivitas klub-klub yang berada di grup tersebut dengan biaya ditanggung masing-masing tim. Liga 2 Indonesia musim 2020 dipastikan berlangsung pada 17 Oktober-5 Desember 2020. (bbs/dek)

PLN UP3 Medan Kembali Lakukan Pemeliharaan Jaringan Listrik

Petugas PT PLN (Persero) cabang Kendari melakukan pemeliharaan jaringan listrik di perbatasan Kendari dan Kabupaten Konawe, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/8). Pemerintah menganggarkan subsidi energi sebesar Rp 156,5 triliun pada RAPBN tahun 2019 di mana sebesar Rp 56,5 triliun akan dialokasikan untuk subsidi listrik bagi pelanggan tepat sasaran 450 VA dan 900 VA. ANTARA FOTO/Jojon/wsj/18.

PERBAIKAN: Petugas PLN melakukan perbaikan komponen listrik saat proses pemeliharaan jaringan listrik di salah satu wilayah.

MEDAN,SUMUTPOS.CO-PT PLN UP3 Medan kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik mulai Sabtu (8/8) lalu hingga Kamis (13/8). Adapun pemeliharaan jaringan listriktersebut meliputi, rabas-rabas pohon, penggantian komponen JTM dan reconnector jumperan di wilayah Unit layanan Pelanggan (ULP) Medan Kota, Medan Baru serta Medan Selatan.

 Manager Bagian Jaringan UP3 Medan, Henko Zuhriyadi mengatakan, pemeliharaan jaringan yang dilakukan PLN UP3 Medan selalu berkelanjutan untuk meningkatkan keandalan listrik di Kota Medan. Namun, dalam pemeliharaan tersebut, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman sementara. “Kami mohon maaf kepada pelanggan, khususnya yang berada di wilayah ULP yang tengah dilakukan pemeliharan, kami kami terpaksa melakukan pemadaman beberapa jam,” ucap Henko.

 Adapun wilayah ULP pemeliharaan sekaligus pemadaman yakni pada Sabtu (8/8) lalu, Jl. Cut Mutia, Jl. Kartini, Jl. Agus Salim, Jl. Samanhudi, Jl. Juanda, Jl. Mongunsidi, Jl. Polonia, Jl. Setarban, Koplek AURI, RS Boloni, RS Setelamaris, RS AU,RS. Murni Teguh, Centre Point,Grd A3 debur, Jl. Putri Hijau, Jl. M. Yamin, Jl. Stasiun KA, Jl. Gudang, JL. Guru Patimpus, Jl. Sei Deli,  Bank CNB Niaga, Stasiun KA, Jl. Sei Deli, Kampus IBBI,Carre four / Plaza Medan Fair,Jl. Gajah Mada, Pajak Petisah, Media Center Kodam, POLSEK Medan Baru, Jl. Nibung, Jl. Gatot Subroto depan Carrefour, Jl. Gatot Subroto, BERASTAGI Supermarket,Jl. Pattimura, Jl. Abdullah Lubis, Jl. Sriwijaya, Jl. Syailendra sebagian, RS Herna, Universitas Darma Agung, Jl. D.I. Panjaitan, Jl. Sei Petani, Jl. Sei Bahorok sebagian, Jl. Sei Putih, Jl. Sei Batu Gingging,Jl. Dr. Mansyur, Jl. Jamin Ginting, Sei Padang, Jl. Iskandar Muda, Jl. Sei Bahmandaris, Kampus USU, Jl. Sei Asahan, Jl. Karya Baru, Jl. Kantil.

 Kemudian, Jl. Iskandar Muda, Jl. Biduk, Jl. Burjamhal, Jl. Mengkara, Jl. Sei Beras, Jl. Hayam Wuruk sebagian, Jl. Sei Mencirim sebagian, Jl. Syailendra, Jl. Sei Lepan, RS SMEC, Ramayana Pringgan, Jl. Sei Bahorok, POLSEK Medan Baru, Jl. Nibung, Jl. Gatot Subroto depan Carrefour, Jl. Gatot Subroto, BERASTAGI Supermarket.

 Selanjutanya hari ini, Senin (10/8), pemadaman di wilayah JL.Besar Namo Rambe Desa Batu Penjemuran,Jl.Karya Jaya Psr.IV, Komplek Kowilhan, Jl. Jermal 1 s/d Jl. Jermal 17, Panglima Denai, JL. Denai, Jl. Datuk Kabu, Jl. Manunggal, Jl. Keramat Indah.

 Sedangkan pada Selasa (11/8), pemadaman di wilayah Jl.Pinggir Rel,Jl.Mesjid Raya, Jl. Katamso, Jl. Meriam, Jl. H. Misbah, RS Martha Priska, Komplek Multatuli, Jl.Multatuli Pizzahut, Jl. Pasar Baru, Jl. Bunga Cempaka, Jl. Bunga Wijaya sebagian, Jl. Bunga Melur, Jl. Pasar III Ring Road, Jl. Sempurna Kopertis.

 Pada Rabu (12/8), pemadaman di wilayah Jl.Seksama, Jl. Selamat, Jl. Harapan Pasti, Jl. Bahagia Bypas, Jl. Saudara, Jl. Air Bersih, Jl. Sempurna, Jl. Turi, Jl. Bahagia, Jl. Pelajar.

 Sementara pada Kamis (13/8), pemadaman di wilayah Jl. Kenanga Raya, Jl. Kenanga Sari, Jl. Setia Budi, Jl. Abdul Hakim, Jl. Pasar I Ring Road, Jl. Harmonika Baru Pasar II Pertamben, Jl. Pasar II Ring Road. (rel/ila)

Plt Kakanwil Kemenagsu Raih Gelar Doktor

RAIH Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenagsu), H M David Saragih, S.Ag, MM meraih gelar Doktor.

MEDAN-SUMUTPOS.CO-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenagsu), H M David Saragih, S.Ag, MM meraih gelar Doktor setelah dinyatakan lulus dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Studi Pendidikan Islam di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan.

 Plt Kakanwil Kemenagsu berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Pengaruh Budaya Madrasah, Sikap Inovatif dan Etika Kerja Terhadap Komitmen Kerja Guru Madrasah Aliyah di Provinsi Sumatera Utara’.

 Ketua Sidang Terbuka sekaligus Direktur Pascasarjana UIN SU Prof Dr Syukur Khalil, MA mengumumkan secara langsung kelulusan Plt Kakanwil Kemenagsu. “Hasil Sidang Terbuka menyatakan Saudara M David Saragih lulus dan berhasil mendapatkan Nilai Sangat Memuaskan,” kata Syukur Khalil.

 David Saragih mengaku sangat bersyukur karena telah berhasil menyelesaikan studinya pada program Doktoral di Pascasarjana UIN SU. Ia berharap hasil disertasinya dapat bermanfaat dan dapat diterapkan khususnya bagi guru-guru di madrasah.

Alhamdulillah, ini semua adalah pencapaian yang tidak mudah. Proses yang harus dilalui sangat panjang dan membutuhkan konsentrasi tinggi di tengah kesibukan dan tanggung jawab saya sekarang. Saya berharap Disertasi ini dapat berkontribusi dalam kemajuan Kementerian Agama khususnya pada  Madrasah di Sumatera Utara,” harapnya.

 Selain Ketua Sidang Prof Dr Syukur Khalil, MA, turut hadir juga dalam Sidang Terbuka Wakil Direktur Pascasarjana UIN SU Dr Akhyar Zein, M.Ag, Promotor promovenda Prof Dr H Syaiful Akhyar Lubis, MA dan Dr Mesiono, M.Pd. Lalu, Dewan Penguji Internal ada Dr. Candra Wijaya, M.Pd dan Dr Abdurrahman, M.Pd, dan Dewan Penguji Eksternal Prof Dr Zainuddin, M.Pd. (man/ila)

PT Aquafarm & Dinkes Tindaklanjuti Hasil Tes Covid-19

TEST COVID: Petugas dinas kesehatan Sergai bekerjasama dengan PT Aquafarm melaksanakan test Covid-19 kepada karyawan, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-PT Aquafarm Nusantara telah menerima hasil konfirmasi Program Tes Covid-19 kedua yang digelar pada 29 – 30 Juli 2020 dengan melibatkan 2.050 karyawan di fasilitas produksi Lubuk Naga.

Perusahaan kini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Serdangbedagai, untuk mengikuti tahap selanjutnya sesuai dengan Protokol COVID-19 Kementerian Kesehatan.

PT Aquafarm Nusantara sangat prihatin atas karyawan yang terkonfirmasi positif dengan metoda tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Dan mengharapkan para karyawan cepat sembuh dan bisa kembali bekerja. Perusahaan juga memberikan dukungan yang diperlukan bagi karyawan dan keluarga.

PT Aqua Farm Nusantara sepenuhnya memenuhi protokol Covid-19 Kementerian Kesehatan, dan memusatkan perhatian dengan mempertahankan standar ini di tempat kerja serta memastikan penerapannya 100 persen dengan penuh keterbukaan.

PT Aqua Farm juga akan melanjutkan operasi perusahaan dengan mengikuti Protokol Keselamatan Covid-19 secara penuh, untuk melindungi keselamatan karyawan, melindungi lapangan kerja, dan menghasilkan Tiliapia mutu tinggi untuk para pelanggan.

Menghadapi Adaptasi ‘New Normal’,  sebelumnya pada Februari 2020, Regal Springs Indonesia secara sukarela mengaktifkan Rencana Penanganan Risiko Covid-19 korporasi untuk memastikan keselamatan karyawan, masyarakat sekitar dan keberlangsungan pasokan produk bagi pelanggan. Ini merupakan cara terbaik untuk mendukung perlindungan mata pencaharian ribuan karyawan perusahaan di masa New Normal.

Regal Springs Indonesia secara terus menerus memperbarui Rencana Penanganan Risiko COVID-19 di saat Indonesia melakukan adaptasi terhadap ‘New Normal’ pandemi COVID-19, dan melakukan program sukarela tes cepat Covid-19 bagi 2.050 karyawan di Sumatera Utara. (rel)

Hari Ini Tes Akhir Wawancara Lelang Jabatan Eselon II Pemko Medan

RUANG KERJA: Kabag Humasy Pemko Medan, Arrahman Pane, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Proses seleksi lelang 5 jabatan eselon II Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang telah memasuki tahap presentasi makalah dan wawancara akan berakhir pada hari ini. Dari 52 peserta lelang jabatan eselon II yang ada, sebanyak 46 peserta telah selesai mengikuti tahapan tersebut, dan 6 peserta yang tersisa akan menyelesaikannya pada hari ini.

 “Total yang sudah ikut wawancara dari tanggal 23 Juli sampai hari Jumat (7/8) kemarin ada 46 peserta, tersisa 6 orang lagi yang belum. Insha Allah 6 peserta itu akan ikut presentasi dan wawancara besok (hari ini), jadi besok semuanya sudah selesai,” jawab Kabag Humasy Pemko Medan, Arrahman Pane kepada Sumut Pos, Minggu (9/8/2020).

 Ia juga mengaku bila dirinya menjadi salah satu peserta yang akan mengikuti proses seleksi tahapan presentasi makalah dan wawancara pada hari ini. Arrahman sendiri mengikuti lelang jabatan eselon II dengan melamar posisi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan.”Saya ikut wawancaranya besok (hari ini), kebetulan dapat hari terakhir,” jawabnya.

 Usai tahapan itu, kata Arrahman, tim panitia seleksi (Timpansel) akan melakukan seleksi dari 52 orang tersebut untuk nantinya diumumkan dan dikirimkan kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).”Biasanya dua atau tiga hari setelah itu langsung diumumkan nama-nama yang akan direkomendasikan ke KASN,” katanya.

 Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap membenarkan hal itu. Disebutnya, timpansel akan menyeleksi 3 besar dari masing-masing posisi yang dilamar. Atau dengan kata lain, hanya ada 15 nama yang akan direkomendasikan ke KASN dari 5 jabatan eselon II yang dilelang.

 “Nanti untuk masing-masing posisi, hanya tiga nama teratas yang direkomendasikan. Selanjutnya kita akan melihat respon dari KASN, apakah mereka akan menyeleksi sendiri dari tiga nama itu, atau akan dikembalikan kepada kita untuk kita pilih satu diantara tiga nama itu,” pungkasnya.

 Sebelumnya, Sekda Kota Medan Wiriya Al Rahman, menjelaskan tahapan presentasi dan wawancara yang dilakukan oleh pihaknya memang dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Waktu yang terbatas dalam melakukan tahap wawancara membuat tidak banyak peserta yang dapat mengikuti tahap tersebut dalam satu hari.

 Akibatnya, proses tahapan presentasi dan wawancara memakan waktu yang cukup lama dari biasanya. Sebab bila menurut jadwal yang ada, pelaksanaan tahapan presentasi dan wawancara seyogiyanya sudah selesai pada tanggal 23 dan 24 Juli yang lalu.

 Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Medan membuka lelang untuk 5 Jabatan Eselon II. Kelima jabatan tersebut yakni adalah Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekretariat Daerah Kota Medan, Sekretaris DPRD Medan, Kepala Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan, yang diikuti oleh 52 Pejabat. (map/ila)

Penularan Covid-19 di Medan: Kejatisu Klaster Baru Perkantoran

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran di Kota Medan terjadi susul menyusul. Setelah Kampus USU, Kawasan Industri Medan (KIM), Dinas PKPPR (Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang) Kota Medan, BPJS Kota Medan, dan lainnya, kini klaster perkantoran merambah ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Sebanyak 3 pegawai dan 2 jaksa dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“SEBAGAI upaya memutus mata rantai penyebaran Covid19, Kejatisu mengandeng Gugus Tugas Pemprovsu melakukan rapid test, baik terhadap jaksa, pegawai serta honorer. Hasil pemeriksaan, sejumlah personil reaktif. Saat ditindaklanjuti dengan tes swab, sebagian dinyatakan positif. Jumlah yang positif lebih dari satu orang,” kata Kajatisu Amir Yanto, Minggu (9/8).

Atas temuan itu, ia langsung memerintahkan personil yang dinyatakan positif Covid-19, untuk menjalani isolasi mandiri. “Yang dinyatakan positif langsung diperintahkan untuk melaksanakan isolasi mandiri, atau dirawat di rumah sakit,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan kerja. Begitu juga bagi seluruh jaksa, pegawai, honorer, serta tamu, diwajibkan menaati protokol kesehatan.

Berdasarkan surat hasil pemeriksaan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Sumut tertanggal 6 Agustus 2020 yang beredar di kalangan wartawan, tertulis hasil pemeriksaan sampel Covid-19. Dalam surat yang ditujukan kepada Kajatisu itu tertulis, sebanyak 10 orang dinyatakan negatif, sedangkan 5 orang dinyatakan positif Covid-19.

Terus Bertambah

Penambahan kasus positif Covid-19 di Sumut terus terjadi hingga Minggu (9/8) kemarin. Dibanding Sabtu (8/8), kasus positif Covid-19 bertambah 25 orang. Yakni dari 4.794 orang menjadi 4.819 orang melalui jumlah spesimen sebanyak 26.567 orang.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut, Whiko Irwan menyebutkan, untuk orang yang terjangkit atau suspek juga bertambah 10 kasus, yakni dari 555 orang menjadi 565 orang. Sedangkan untuk kasus yang sembuh kembali bertambah jadi 35 orang, dari 2.035 orang menjadi 2.070 orang.

“Sementara untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah dua orang, dari 223 orang menjadi 225 orang. Tentu ke depan sangat tidak kita harapkan ada lagi pasien meninggal,” katanya.

Whiko sebelumnya menyebut, dari 124 pasien yang sembuh, sebanyak 80 orang berasal dari Medan, Pematangiantar 40 orang, Binjai 3 orang, dan dari Deliserdang 1 orang.

Sedangkan pertambahan 101 orang kasus baru berasal dari Medan 40 orang, Pematangsiantar 1 orang, Binjai 2 orang, Tebingtinggi 1 orang, Sibolga 1 orang, Padangsidimpuan 3 orang, Deliserdang 3 orang.

Kemudian dari Karo 3 orang, Asahan 2 orang, Tapanuli Selatan 2 orang, Serdang Bedagai 15 orang, Luar Sumut 3 orang, serta dari domisili belum diketahui 25 orang. Dan 1 orang yang meninggal dunia dari Binjai.

Diingatkan lagi kepada seluruh masyarakat dalam menjalakan aktivitasnya, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak (physical distancing) dan menghindari kerumunan.

Terkait lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi berharap lahan pemakaman baru untuk pasien meninggal Covid-19 tidak terisi apalagi sampai penuh.

“Masyarakat harus bisa mengikuti anjuran protokol kesehatan pemerintah, agar tidak ada lagi korban yang meninggal akibat terinfeksi virus,” katanya menjawab wartawan.

Edy mengungkapkan, lahan pemakaman baru terhadap jenazah Covid-19 itu sebagai alternatif dari lahan yang telah ada di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. “Lokasinya di Tandem, Binjai seluas 8 hektare. Sudah kita siapkan,” katanya.

Seluruh biaya perkuburan jenazah, tegas Gubsu akan ditanggung pemerintah. Kemudian, lahan tersebut juga akan dipakai untuk menguburkan seluruh jenazah yang berasal dari kabupaten/kota se-Sumut.

Tak bosan-bosan, mantan Pangkostrad dan Pangdam I BB ini mengimbau seluruh lapisan masyarakat Sumut untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar wabah ini segera berakhir dan kehidupan bisa kembali normal dilakukan. Bahkan melihat angka penyebaran dan penularan wabah Covid-19 di Sumut makin meningkat, terkhusus di tiga daerah yang menjadi klaster penularan terbanyak, yaitu Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang, pihaknya telah mengambilalih penanganan di wilayah tersebut.

GTPP Covid-19 Sumut akan membentuk tim pendisplinan masyarakat, untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.

Gubernur mengatakan, untuk saat ini, new normal sudah seharusnya diberlakukan hanya saja sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat belum dilakukan secara menyeluruh. Salahsatu kesulitan ialah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan.

“Sudah diberlakukan, hanya reward dan punishment yang belum dilakukan,” ungkapnya.

Di beberapa daerah, kata dia sudah mulai memberlakukan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Mulai dari hukuman push up sampai penilangan KTP diberlakukan. Namun menurutnya, masyarakat masih sulit untuk diatur.

Untuk sanksi denda uang, Edy mengatakan masih akan memikirkannya terlebih dahulu. Apakah sanksi denda uang ini dapat dijalankan atau tidak. Sebab saat ini masyarakat mengalami penurunan pendapatan akibat dampak pandemi. “Kalau denda uang, uang mereka tidak cukup lagi,” pungkasnya. (man/prn)

Prosesi Akad Nikah Putri Edy Rahmayadi: Selamati Pengantin Tanpa Bersalaman

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Putri kedua Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, dan Nawal Edy Rahmayadi, resmi melepas masa lajang usai prosesi akad nikah di Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (9/8) pagi.

Siti Andira Ramayana resmi menjadi istri dari pujaan hatinya, Arifuddin Maulana Basri, putra pasangan Basri Muhammad dan Maslina Pasaribu.

Sesuai arahan Gubernur jumlah undangan akad nikah benar-benar dibatasi untuk keluarga. Juga penerapan protokol kesehatan secara ketat, termasuk di antaranya pengaturan jarak kursi, wajib memakai masker atau face shield, tidak bersalaman dan lainnya.

Prosesi diawali dengan permohonan izin dan permintaan restu oleh Siti Andira Ramayana kepada kedua orang tua. Dilanjutkan dengan penyambutan calon mempelai pria dan pembacaan ijab kabul. Menatap dan menjabat tangan Gubernur Edy dengan penuh keyakinan, Arifuddin yang mengenakan teluk belanga kombinasi warna putih dan abu-abu mengucapkan ijab kabul dengan lantang dalam satu tarikan nafas.

Hadir sebagai saksi mempelai wanita mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan saksi mempelai pria Plt Gubenur Aceh, Nova Iriansyah.

Kemudian, pengantin duduk bersama di pelaminan dan mendengarkan nasehat pernikahan oleh Ustaz Tengku Zulkarnain. Disambung dengan acara sungkeman atau yang biasa disebut angkat sembah dalam adat Melayu.

Duduk di hadapan kedua orang tuanya, Siti Andira memberikan peluk dan cium sambil mengucap maaf. Air matanya pun jatuh menitik kala berpelukan dengan sang ayah Gubernur Edy.

Saat ditemui di sela-sela acara, Gubernur Edy mengungkapkan rasa bahagianya sekaligus haru telah menikahkan putrinya yang kedua dengan proses yang lancar dan disiplin protokol kesehatan selama acara berlangsung.

“Mudah-mudahan acara ini berkah. Saya sungguh bahagia sekaligus terharu, saya minta doa untuk putri saya. Dan mohon maaf, saya tidak bisa mengundang banyak pihak,” ucapnya.

Menambah khidmat upacara akad, diselenggarakan pula upara tepung tawar sebagai bentuk rasa syukur dan gembira serta meminta restu dari sanak saudara dan undangan. Selain orang tua dan saksi pernikahan, tetamu yang ikut tepung tawar pengantin, yakni Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Wakil Ketua TP PKK Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Sekretaris Daerah Sumut R Sabrina, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, Kapolda Sumut Martuani Sormin dan Kajatisu Amir Yanto.

Acara berakhir dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pengantin tanpa bersalaman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tetamu kemudian dipersilakan menikmati hidangan makanan yang telah tersaji. (prn/rel)