26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 4114

INACA : Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Terbang di Masa Corona

BERSAMA: Para peserta kegiatan Press Tour Safe Travel Campaign di Medan foto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Meningkatkan kembali pertumbuhan jumlah penumpang menggunakan moda transportasi udara, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggelar Press Tour Safe Travel Campaign di Hotel Danau Toba Internasional di Kota Medan, Sabtu (8/8) kemarin.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja mengungkapkan kegiatan ini, bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat dan memastikan perjalanan menggunakan transportasi udara lebih aman serta dapat menekan risiko terpapar Covid-19.

“Kita memastikan aman dan juga masyarakat tidak perlu memiliki rasa takut berlebihan.Kami INACA memastikan penerbangan dengan aman dengan protokol kesehatan yang jelas dan baik,” ujarnya.

Denon menjelaskan INACA ikut serta membantu Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional. Yang mana kondisi ekonomi terpuruk akibat imbas dari pandemi Covid-19. Hal yang dilakukan dengan mengembalikan gairah traveling masyarakat.

Menurut Denon, pihaknya mempunyai kewajiban untuk terus mengkampanyekan aman traveling menggunakan jasa transportasi udara di tengah wabah virus corona.

“Nah, kalau satu semester tidak mendukung kampanye protokol yang benar, tentu travelling trennya bukan naik. Tapi, menurun. Kalau turun, ekonomi semakin berat. Saya berpikir satu semester kedepan, untuk memperbaiki ekonomi kita tahun 2020, kita membuat safe campaign travel ini untuk bisa mempercayakan kegiatan penerbangan. Karena, fasilitas semua di pesawat, bandara sudah menerapkan protokol kesehatan,” tutur Denon.

President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya selalu mengkampanyekan penerbangan dengan penerapan protokol kesehata. Hal itu, menunjukan tren positif dengan peningkatkan pergerakan pesawat di bandara yang dikelolanya meningkat signifikan.

“Data dari tanggal 1 sampai 6 Agustus setelah dijalankannya kampanye, ada pertumbuhan pergerakan pesawat sebesar 41%. Ke-19 bandara Angkasa Pura II dalam 6 hari itu melayani 4.500 traffic pesawat yang mengangkut sekitar 400 ribuan penumpang,” jelas Awaluddin.

Ia menjelaskan, sejak terjadinya pandemi Covid-19, perusahaan yang dipimpinnya selalu mengikuti standard operating procedure (SOP) pengelolaan bandara yang diterapkan Pemerintah.

“Health screening dan semua penambahan SOP kesehatan harus dimaklumi oleh para pengguna jasa bandara, baik itu penumpang maupun operator maskapai. Semua SOP itu dijamin regulasi, sehingga kami harus melakukannya dengan konsisten. Semua demi membangun trust pengguna jasa kami,” kata Awaluddin.

Tidak hanya Angkasa Pura II, Grup Lion Air, sebagai penguasa pangsa pasar transportasi udara di Indonesia juga selalu berupaya menjalankan protokol kesehatan penerbangan dengan baik. Mulai dari proses penumpang membeli tiket, check-in di bandara, boarding, terbang, sampai mendarat di bandara tujuan.

Managing Director Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi menyebut 283 unit armada perusahaannya telah dilengkapi dengan teknologi HEPA yang dapat menyaring virus, bakteri, sampai aroma tidak sedap selama penumpang berada di dalam pesawat. Bahkan sebelum terbang, petugas Lion Air membagikan faceshield dan tisu handsanitizer secara gratis di ruang tunggu penumpang.

“Di pesawatnya ada teknologi filter HEPA itu tadi, sementara di sisi penumpang kami permudah sejak reservasi tiket sampai mendarat. Bahkan di 114 kota tujuan penerbangan kami, grup Lion Air membantu menyediakan fasilitas rapid test dengan biaya yang murah sampai membagikan faceshield dan handsanitizer gratis. Tujuannya untuk memastikan semua yang naik ke dalam pesawat dalam keadaan sehat, jadi tidak perlu takut lagi terbang bersama Lion Air,” tandas Daniel.

Kepercayaan masyarakat akan keamanan dalam menggunakan transportasi udara di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini, harus terus dikampanyekan oleh Pemerintah Indonesia bersama stekolder terkait.

“Kepercayaan masyarakat harus kita bangun, kalau nggak ya gak ada artinya,” ungkap Sekretaris Jenderal PHRI, Maulana Yusran.

Begitu juga, Maulana menyebutkan pihaknya dalam menjalani usaha, mereka menerapkan protokol kesehatan. Karena, ia memperkirakan kunjungan wisatawan nasional (Wisman) akan terus meningkat di masa new normal ini.

“Target PHRI di kuartal IV ini meningkat karena libur cuti bersama kan digeser jadi akhir tahun,” sebut Maulana.

Maulana juga mengapresiasi digencarkannya Safe Travel Campaign oleh INACA selaku asosiasi maskapai penerbangan, serta Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II. Menurutnya, pergerakan wisatawan domestik apalagi internasional banyak mengandalkan layanan maskapai penerbangan dan bandara.

Dirinya berharap, secara bertahap masyarakat akan percaya diri kembali berwisata dan bepergian ke luar daerah setelah mengetahui seluruh prosedur kesehatan di bandara dan maskapai penerbangan dijalankan dengan baik dan tidak rumit.

“Makanya persepsi keselamatan terbang ini penting untuk dibangun demi mendapat kepercayaan masyarakat,” pungkas Maulana.(gus/ram)

Sumbang 3 Kardus Buku FP3K, Koswari: Membaca adalah Pondasi Kemajuan Pendidikan di Karo

SERAHKAN: Ketua Koswari Karo, Gembira Ginting menyerahkan bantuan 3 kardus buku pada FP3K.
SERAHKAN: Ketua Koswari Karo, Gembira Ginting menyerahkan bantuan 3 kardus buku pada FP3K.
SERAHKAN: Ketua Koswari Karo, Gembira Ginting menyerahkan bantuan 3 kardus buku pada FP3K.
SERAHKAN: Ketua Koswari Karo, Gembira Ginting menyerahkan bantuan 3 kardus buku pada FP3K.

KARO, SUMUTPOS.CO – Forum Peduli Pemuda Pendidikan (FP3) Karo audensi ke Kantor Korps Senior Wartawan Republik Indonesia (Koswari) Kabupaten Karo di Jl. Desa Singa Ruko Ocha GM Kabanjahe, Jumat (7/8) siang.

Dalam diskusi tersebut terungkap, bahwa pembangunan Sapo Literasi di depan Stadion Samura masih membutuhkan dukungan moral dan materil dari segenap pihak demi kemajuan literasi di Kabupaten Karo. Selain kebutuhan pembangunan Sapo Literasi juga terbetik diskusi panjang tentang dunia pendidikan Kabupaten Karo.

Ketua FP3K,Atmaja Sembiring Meliala SPd yang didampingi Ketua Panitia Pembangunan Mora Munthe SPd, Dandi Sembiring selaku Hu mas mengatakan, tujuan dari di bangunnya Sapo Literasi ini untuk meningkatkan minat baca sebagai salah satu pondasi untuk membantu perkembangan pendidikan di Karo.

“Kita berharap dengan membudayakan membaca dan menulis lebih kreatif mampu menyebarkan nilai positif ke seluruh pecinta buku di Kabupaten ini,” ujarnya. Ditambahkannya lagi, susunan pengurus dan kepanitiaan banyak yang berpro fesi sebagai tenaga pengajar dan mahasiswa di Tanah Karo ini. Dengan bergabungnya semua diyakini bisa mampu menjadi tim yang kuat.

“Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 60 persen. Selama ini kami mengumpulkan dana bersama teman teman dengan menjual baju Kaos yang bertuliskan, “Ayo Membaca, membaca Keren, Sapo Literasi”. Bahan bangunan yang terbuat dari bahan tradisional dan Dekorasi ornamen Karo. Namun di sini kami sebenarnya masih ada kendala dalam hal listrik karena tidak ada tiang dan Meteran. Dalam hal materil bangunan yang hampir selesaipun kami butuhkan batu bata dan semen,” jelas Atmaja.

“Harapan kami kiranya Koswari juga siap bekerjasama seterusnya dalam memajukan sapo literasi FP3K ini untuk lebih baik lagi. Mungkin yang kami harapkan nanti Koswari bisa membuat seminar literasi Jurnalistik dan seminar literasi baca di Sapo Literasi kita,” harapnya.

Ketua Koswari Kabupaten Karo Gembira Ginting mengatakan, Koswari selalu siap bersinergi dengan Sapo Literasi terutama demi kemajuan pendidikan di Bumi Turang. “Untuk tiang lampu nanti DPD IPK Kabupaten Karo yang siapkan. Meteran itu Koswari yang sumbangkan,”kata Gembira Ginting yang juga Ketua DPD IPK Kabupaten Karo.

Di kesempatan tersebut Gembira Ginting langsung menghubungi petugas PLN dan sekaligus menyerahkan persyaratan untuk pengurusan pengadaan listrik ke Sapo Literasi.

“Untuk listrik sudah siap . Segala sesuatu untuk itu sudah kita selesaikan,” kata Gembira kepada pengurus FP3K.

Gembira Ginting didampingi Sekretaris Koswari dan Direktur LBH DPD IPK Jesaya Ginting SH menambahkan, bahwa apa yang disumbangkan demi kemajuan mencerdaskan anak bangsa.

“Harapan kami agar apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan berguna bagi pendidikan di Tanah Karo melalui semangat dan kerja keras FP3K dan semua para guru dan mahasiswa yang terlibat didalamnya. Dan satu hal yang paling penting saya sampaikan diantara para pengurus FP3K haruslah kompak karena kalau kalian tidak kompak bagaimana rencana ini semua bisa berjalan,” kata Gembira

Sekretaris Koswari ,Pelita Monald Ginting SPd menambahkan, dalam pengumpulan buku bacaan , jauh- jauh hari sudah diprogramkan dan dilakukan namun terkendala karena Covid-19. “Dengan mengikuti protokol kesehatan dan himbauan pemerintah tentang Covid-19 maka pengumpulan buku akan kita lanjutkan dan di serahkan ke Sapo Literasi FP3K,” ungkap Pelita Monal.

Pada kesempatan tersebut Koswari menyerahkan tiga kardus buku bacaan yang merupakan sumbangan dari ALB (Animal Lovers Berastagi). “Dan untuk pelatihan literasi Jurnalistik yang di sampaikan tadi, sesuai arahan ketua Koswari kami siap untuk mengadakan pelatihan Jurnalistik di Sapo Literasi bila nanti bangunan sudah selesai silahkan undang saja kami,” tegasnya.

Ervina Br Bangun salah satu pengurus ALB saat menyerahkan buku kepada Ketua Koswari berharap buku yang di kimpulkan dari teman temannya kurang lebih dari sebulan lamanya, semoga bermanfaat dan di baca juga menambah koleksi buku.

Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) F SPTI (K SPSI) Kec.Kabanjahe Abel Ginting Munthe yang juga ikut dalam diskusi terzebut tidak mau ketinggalan dan langsung menyumbangkan 20 sak semen untuk pembangunan Sapo Literasi.

“Untuk mendukung pendidikan saya sumbangkan 20 sak semen. Karena di Desa Singa yang kebetulan saya juga Kepala Desa disana, kita juga sudah mendirikan perpustakaan Desa. Nanti kalau ada waktu FP3K silahkan berkunjung ke sana untuk berbagi pengalaman bersama warga Singa tentang Literasi,” ujarnya. (deo/han)

DPD Pemuda Lira Binjai Dilantik

BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani foto bersama dengan pengurus DPD Pemuda Lira Kota Binjai.
BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani foto bersama dengan pengurus DPD Pemuda Lira Kota Binjai.
BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani foto bersama dengan pengurus DPD Pemuda Lira Kota Binjai.
BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani foto bersama dengan pengurus DPD Pemuda Lira Kota Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani Lubis menghadiri pelantikan DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kota Binjai di Pendopo Umar Baki, Jum’at (7/8).

Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Ketua DPW Pemuda Lira Sumut, Ahmad Ibrahim Hutasuhut kepada Ketua DPD Pemuda Lira Kota Binjai, Rafiq Melayu. Adapun pengurus DPD Pemuda Lira kota Binjai yang baru saja dilantik adalah Ketua Rafiq Melayu, Sekretaris M Faisal Maulana dan Bendahara Yudi Ananda.

Ketua DPW Pemuda Lira Sumut, Ir. Ahmad Ibrahim Hutasuhut mengatakan, untuk pengurus DPD Lira kota Binjai yang baru saja dilantik harus dapat terus berbuat di tengah-tengah masyarakat, serta tetap menjadi mitra strategis pemerintah yang pro dengan pemerintah, tetapi tetap kritis.

“Bermitralah dengan pemerintah membantu yang lebih baik untuk masyarakat kota Binjai khususnya pemuda-pemuda di kota Binjai, tetapi tetap harus kritis,” ujar Ahmad.

Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pelantikan para pengurus dan anggota DPD Pemuda Lira kota Binjai.

Idaham juga meminta kepada pengurus yang baru agar kedepannya senantiasa bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah Kota Binjai, sehingga tekat untuk memajukan dan mengembangkan pembangunan dapat semakin terwujud.

“Sejak berdiri, Lira telah menjadi mitra kritis pemerintah yang senantiasa memberikan masukan dan kritik yang konstruktif bagi sejumlah kebijakan pembangunan di kota Binjai agar dapat menjadi lebih baik lagi,” jelas Idaham. (ted/han)

Setahun DPO, Pencuri Kayu Laut Ditangkap

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Pelarian pencuri kayu laut, Ilham Junaidi (50) akhirnya kandas setelah ditangkap petugas Jahtanras Polda Sumut. Pelaku yang sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama setahun ini telah diserahkan ke Mapolsek Medan Labuhan, Minggu (9/8).

Penangkapan pria yang menetap di Jalan Stasiun, Kampung Besar, Lingkungan IV, Kecamatan Medan Labuhan berdasarkan nomor Laporan Polisi/705/XI/2019/SU/Pel-Bel/Sek.Medan Labuhan Tanggal 8 Nopember 2019.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari mengatakan, pencurian kayu laut itu terjadi setahun lalu di salah satu lokasi di Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan. Tersangka melakukan pencurian bersama dua temannya yang sebelumnya sudah ditangkap dan telah divonis oleh hakim.

“Dua temannya dulu sudah kita tangkap dan sedang menjalani hukuman, tersangka Ilham Junaidi ini sudah kita buron terus tapi belum berhasil kita tangkap,” kata Edy Safari.

Dijelaskan Edy Safari, tersangka yang sudah DPO hampir setahun ini akhirnya ditangkap Jahtanras Poldasu dari persembunyiannya. Kini tersangka sudah dilimpahkan ke Polsek Medan Labuhan dan akan menjalani pemerikasaan.

“Tersangka DPO ini sudah kita amankan dan akan segera kita limpahkan ke pengadilan. Akibat kasus pencurian itu, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” terang Edy Safari. (fac)

Majelis Ta’lim XL Axiata Serahkan Alquran Kepada Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah Ahli Thariqat Naqsyabandi Jabal Hindi

etua Majelis Ta'lim XL Axiata West Region H Maf'ul Taufiq didampingi Regional Corporate Communication West Region PT XL Axiata, Aldi Desmet menyerahkan mushaf Al-Qur'an kepada Khalifah Pengajian Tasawuf Babur Ridho Rahmatullah, Arman Tanjung di Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah, Minggu, 9 Agustus 2020.
Ketua Majelis Ta'lim XL Axiata West Region H Maf'ul Taufiq didampingi Regional Corporate Communication West Region PT XL Axiata, Aldi Desmet menyerahkan mushaf Al-Qur'an kepada Khalifah Pengajian Tasawuf Babur Ridho Rahmatullah, Arman Tanjung di Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah, Minggu, 9 Agustus 2020.
etua Majelis Ta'lim XL Axiata West Region H Maf'ul Taufiq didampingi Regional Corporate Communication West Region PT XL Axiata, Aldi Desmet menyerahkan mushaf Al-Qur'an kepada Khalifah Pengajian Tasawuf Babur Ridho Rahmatullah, Arman Tanjung di Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah, Minggu, 9 Agustus 2020.
Ketua Majelis Ta’lim XL Axiata West Region H Maf’ul Taufiq didampingi Regional Corporate Communication West Region PT XL Axiata, Aldi Desmet menyerahkan mushaf Al-Qur’an kepada Khalifah Pengajian Tasawuf Babur Ridho Rahmatullah, Arman Tanjung di Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah, Minggu, 9 Agustus 2020.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Karyawan XL Axiata yang tergabung dalam Majelis Ta’lim XL Axiata bersama jurnalis dan donatur menyerahkan sebanyak 92  mushaf Al Quran kepada jemaah Pondok Pengajian Tasawuf Babur Ridho Rahmatullah Ahli Thariqat Naqsyabandi Jabal Hindi di Jalan Asam, Simpang Kantor, Medan Labuhan, Minggu (9/8). Bantuan mushaf Al Quran tersebut merupakan bentuk kepedulian dari karyawan XL Axiata kepada pondok pengajian dalam mendukung pembelajaran Al Quran.

Ketua Majelis Ta’lim XL Axiata West Region, H Maf’ul Taufiq didampingi Regional Corporate Communication West Region PT XL Axiata, Aldi Desmet mengatakan, bantuan mushaf Al Quran ini merupakan hasil pengumpulan mushaf Al Quran dari karyawan XL Axiata bersama rekan-rekan jurnalis  dan donatur yang peduli terhadap pembelajaran Al Quran. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat  dalam mendukung program Pondok Pengajian Tasawuf Babur Ridho Rahmatullah Ahli Thariqat Naqsyabandi Jabal Hindi untuk pembelajaraan Al Quran”,  kata Maf’ul Taufiq .

Regional Corporate Communication West Region PT XL Axiata, Aldi Desmet mengungkapkan, bantuan mushaf Alquran ini seiring dengan program dari XL Axiata #TerusSebarKebaikan serta menjalin silaturahim dengan kelompok masyarakat dari berbagai kalangan. Kami berharap program ini mendukung program Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah dalam pengajaraan Al Quran”,ungkapnya.

Khalifah Arman Tanjung yang mewakili Tuan Guru, Syekh Muhammad Hirfi Nuzlan bin H Muhammad Thahir bin Muhammad Isa bin Malan mengatakan, bantuan mushaf Alquran dari para karyawan XL Axiata tersebut sangat bermanfaat bagi Pondok Pengajian Babur Ridho Rahmatullah dalam menjalankan program pembelajaran membaca Al Quran untuk para ikhwan dan ikhwani seperti yang dianjurkan Rasulullah agar senantiasa mempelajari, mengkaji, serta mengamalkan Alquran. Karena Alquran merupakan sumber segala ilmu pengetahuan. Sehingga dengan isi kandungannya, umat Muslim sepanjang zaman dapat memelajari keajaiban alam semesta untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia.

Lebih lanjut Khalifah Arman Tanjung mengungkapkan,  memelajari dan mengajarkan Alquran adalah suatu kewajiban serta tanggung jawab seorang Muslim terhadap kitab sucinya. Tidak ada yang lebih mulia di hadapan Allah SWT kecuali orang-orang yang mampu melaksanakan kedua hal tersebut.”Kami sangat berterimakasih kepada pihak XL Axiata terkhusus kepada para karyawan XL Axiata yang tergabung dalam Majelis Ta’lim XL Axiata, para jurnalis dan donatur atas bantuan mushaf Alquran ini, bantuan tersebut sangat bermanfaaat untuk para ikhwan dan ikhwani Pondok Pengajian babur Ridho Rahmatullah, semoga Allah SWT memberkahi karyawan XL Axiata, ungkapnya (rel)

Wong Chun Sen Tarigan Pimpin KBI Medan

Ketua KBI Medan terpilih Drs Wong Chun Sen Tarigan bersama panpel serta peserta muscab di Medan, Sabtu (8/8). (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Drs Wong Chun Sen Tarigan menargetkan Kick Boxing Indonesia (KBI) masuk menjadi anggota KONI Medan. Hal tersebut diungkapkannya usai terpilih secara aklamasi pada Musyawawah Cabang (Muscab) KBI Medan, Sabtu (8/8).

Usai terpilih memimpin KBI Medan periode 2020-2024, Wong Chun Sen yang merupakan anggota komisi II DPRD Medan ini mengaku bahagia atas dukungan camp-camp kick boxing yang memberi kepercayaan kepadanya untuk memimpin KBI Medan.

“Terima kasih atas dukungannya. Tentunya harapan bersama kita membawa kick boxing semakin berkembang dengan menorehkan prestasi membanggakan. Ini juga menjadi tantangan bagi saya karena olahraga di bawah naungan komisi saya di DPRD. Saya akan berkoordinasi dengan Dispora serta KONI Medan bagaimana untuk peningkatan prestasi olahraga, tentunya membawa KBI Medan menjadi anggota KONI Medan,” ungkap dia.

Demi menggapai itu semua, dukungan serta kerja sama diharapkan bisa terjalin antar pengurus nantinya. Untuk itu dia bersama tim formatur akan membentuk kepengurusan serta menselaraskan visi dan misi maupun program kerja.

“Jadi pengurus harus benar-benar mau dan ingin majukan olahraga ini. Pengurus juga harus solid. Kami ingin atlet Medan nantinya bisa juara hingga tingkat internasional,” sambung dia.

Muscab KBI Medan dipimpin Ketua Panpel Sukiran, Sekretaris M Ibrahim Siregar, dan anggota Amrinto Sinurat. Muscab diikuti perwakilan camp-camp yang ada di Medan sebagai pemilik suara.

Muscab ini dibuka Sekum KBI Sumut Sadarmawati Simbolon mewakili Ketua Budiman. Pihaknya memberi apresiasi karena muscab berjalan lancar.

“Saya berharap Medan nantinya menjadi juara umum di setiap kejuaraan. Semoga Medan terus melahirkan atlet berprestasi untuk memperkuat Sumut maupun Indonesia di ajang nasional hingga Internasional,” ujarnya.

Adapun KBI Medan merupakan pengurus cabang kota/kabupaten ke-14 di bawah pengprov KBI Sumut. Selanjutnya sejumlah kabupaten/kota lainnya seperti Sibolga, Tapteng, Tapsel hingga Padangsidimpuan rencananya juga akan menggelar Muscab. (dek)

Peduli Rakyat, TMP dan DPD PDIP Sumut Salurkan Bansos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Taruna Merah Putih (TMP) bersama DPD PDI Perjuangan Sumut terus bergerak memberikan bantuan sosial kepada rakyat miskin sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian partai terutama di masa pandemi Covid-19.

“Banyak sekali rakyat yang masih membutuhkan uluran tangan dari kalangan yang masih memiliki rezeki lebih, karena itu kami dari TMP dan Rotrack bersama DPD PDIP membagikan Bansos ini untuk meringankan sedikit beban rakyat miskin,” kata Koordinator Bansos DPD TMP Sumut, Niko di sela-sela pembagian 39 karung beras kepada masyarakat di Kecamatan Medan Tembung, Kelurahan Bandar Selamat, Medan, Sabtu (8/8/2020).

Lebih lanjut Nikko menjelaskan, bantuan sosial ini akan terus dilakukan oleh TMP walau tidak lagi dimasa pandemi, yang terpenting adalah ada terus donatur yang bersedia membagi kelebihan rezekinya. “Kegiatan bakti sosial seperti ini, akan di lakukan secara terus-menerus sampai perkonomian masyarakat pulih kembali” pungkas Nikko.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Aswan Jaya yang hadir dan terlibat langsung membagian 5 Kg beras setiap keluarga yang dibagikan secara dor to dor menyambut baik kegiatan Bansos TMP Sumut. “Saya berharap kepedulian kader-kader partai yang kebetulan diberikan rezeki lebih oleh Tuhan untuk terus mendermakan rezekinya membantu rakyat miskin, karena kalau tidak kader PDI Perjuangan, siapa lagi yang akan membantu mereka,” ujar Aswan. (adz)

Koswari Sumbang Buku kepada FP3 Karo

SERAHKAN: Ketua Koswari Karo, Gembira Ginting menyerahkan bantuan 3 kardus buku kepada FP3 Karo.

 

KARO, SUMUTPOS.CO-Forum Peduli Pemuda Pendidikan (FP3) Karo audensi ke Kantor Korps Senior Wartawan Republik Indonesia (Koswari) Kabupaten Karo di Jl. Desa Singa Ruko Ocha GM Kabanjahe, Jumat (7/8) siang.

Dalam diskusi tersebut terungkap, bahwa pembangunan Sapo Literasi di depan Stadion Samura  masih membutuhkan dukungan moral dan materil dari segenap pihak demi kemajuan literasi di Kabupaten Karo. Selain kebutuhan pembangunan Sapo Literasi juga terbetik diskusi panjang tentang dunia pendidikan Kabupaten Karo.

 Ketua FP3K,Atmaja Sembiring Meliala S.Pd yang didampingi Ketua Panitia Pembangunan Mora Munthe S.Pd, Dandi Sembiring selaku Humas mengatakan, tujuan dari di bangunnya Sapo Literasi ini untuk meningkatkan minat baca sebagai salah satu pondasi untuk membantu perkembangan pendidikan di Karo.

 “Kita berharap dengan membudayakan membaca dan menulis lebih kreatif mampu menyebarkan nilai positif ke seluruh pecinta buku di Kabupaten ini,” ujarnya. Ditambahkannya lagi, susunan pengurus dan kepanitiaan banyak yang berprofesi sebagai tenaga pengajar dan mahasiswa di Tanah Karo ini. Dengan bergabungnya semua  diyakini bisa mampu menjadi tim yang kuat.

 “Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 60 persen.  Selama ini kami mengumpulkan dana bersama teman teman dengan menjual baju Kaos yang bertuliskan, “Ayo Membaca, membaca Keren, Sapo Literasi”. Bahan bangunan yang terbuat dari bahan tradisional dan Dekorasi ornamen Karo. Namun di sini kami sebenarnya masih ada kendala dalam hal listrik karena tidak ada tiang dan Meteran. Dalam hal materil bangunan yang hampir selesaipun kami butuhkan batu bata dan semen,”  jelas Atmaja.

 “Harapan kami kiranya  Koswari juga siap bekerjasama seterusnya dalam memajukan sapo literasi FP3K ini untuk lebih baik lagi. Mungkin yang kami harapkan nanti Koswari bisa membuat seminar literasi Jurnalistik dan seminar literasi baca di Sapo Literasi kita,” harapnya.

 Ketua Koswari Kabupaten Karo Gembira Ginting mengatakan, Koswari selalu siap bersinergi dengan Sapo Literasi terutama demi kemajuan pendidikan di Bumi Turang. “Untuk tiang lampu nanti DPD IPK Kabupaten Karo yang siapkan. Meteran  itu Koswari yang sumbangkan,”kata Gembira Ginting yang juga Ketua DPD IPK Kabupaten Karo.

 Dikesempatan tersebut Gembira Ginting langsung menghubungi  petugas PLN dan sekaligus menyerahkan  persyaratan untuk pengurusan pengadaan listrik ke Sapo Literasi. “Untuk listrik sudah siap . Segala sesuatu untuk itu sudah kita selesaikan,”  kata Gembira kepada pengurus FP3K.

.Gembira Ginting didampingi Sekretaris Koswari dan Direktur LBH DPD IPK Jesaya Ginting SH menambahkan, bahwa apa yang disumbangkan demi kemajuan mencerdaskan anak bangsa.

 “Harapan kami agar apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan berguna bagi pendidikan di Tanah Karo melalui semangat dan kerja keras FP3K dan semua para guru dan mahasiswa yang   terlibat didalamnya. Dan satu hal yang paling penting saya sampaikan diantara para pengurus FP3K haruslah kompak karena kalau kalian tidak kompak bagaimana rencana ini semua bisa berjalan,” kata Gembira

 Sekretaris Koswari ,Pelita Monald Ginting SPd menambahkan,  dalam pengumpulan buku bacaan , jauh- jauh hari  sudah diprogramkan dan dilakukan  namun terkendala karena Covid-19. “Dengan mengikuti protokol kesehatan dan himbauan pemerintah tentang Covid-19 maka pengumpulan buku  akan kita lanjutkan dan di serahkan ke Sapo Literasi FP3K,”  ungkap Pelita Monal.

 Pada kesempatan tersebut Koswari menyerahkan tiga kardus buku bacaan yang merupakan sumbangan dari ALB (Animal Lovers Berastagi). “Dan untuk pelatihan literasi Jurnalistik yang di sampaikan tadi ,sesuai arahan ketua Koswari kami siap untuk mengadakan pelatihan Jurnalistik di Sapo Literasi bila nanti bangunan sudah selesai silahkan undang saja kami,” tegasnya.

  Ervina Br Bangun salah satu pengurus ALB saat menyerahkan buku kepada Ketua Koswari berharap buku yang di kimpulkan dari teman temannya kurang lebih dari sebulan lamanya, semoga bermanfaat dan di baca juga menambah koleksi buku.

 Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) F SPTI (K SPSI) Kec.Kabanjahe Abel Ginting Munthe yang juga ikut dalam diskusi terzebut tidak mau ketinggalan dan langsung  menyumbangkan 20 sak semen untuk pembangunan Sapo Literasi.

 “Untuk mendukung pendidikan saya sumbangkan 20 sak semen. Karena di Desa Singa yang kebetulan saya juga Kepala Desa disana, kita juga sudah mendirikan perpustakaan Desa. Nanti kalau ada waktu FP3K silahkan berkunjung ke sana untuk berbagi pengalaman bersama warga Singa tentang Literasi,” ujarnya. (deo/han)

BPJamsostek Mulai Verifikasi Nomor Rekening Pekerja

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO-Pemotongan gaji menjadi alasan utama pemerintah memberikan tambahan gaji kepada pekerja. Karena itu, yang disasar adalah mereka yang tercatat di BPJamsostek sebagai peserta dengan nilai iuran di bawah Rp150 ribu.

 Selama ini mereka tidak masuk skema bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah. Hal tersebut disampaikan Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin dalam paparannya di kantor presiden kemarin (7/8/2020).

Dia menjelaskan, pemerintah sudah mengeluarkan bantuan sosial untuk berbagai segmen masyarakat. Khususnya untuk 29 juta keluarga paling miskin atau setara 120 juta penduduk. Lewat program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bansos tunai, bansos desa, dan lainnya.

Bagi mereka yang terkena PHK, disediakan stimulus berupa program kartu prakerja hingga padat karya tunai. ’’Ada satu segmen yang masih kita lihat perlu diberi bantuan. Yakni, tenaga kerja formal yang masih bekerja di perusahaan dan membayar iuran BPJamsostek, tetapi kondisi perusahaannya kurang baik. Karena itu, sebagian dipotong gajinya,” terangnya.

Para karyawan tersebut selama ini tidak bisa mendapat bantuan karena tidak masuk kriteria. Mereka bukan kelompok rumah tangga miskin, juga bukan kelompok pekerja yang di-PHK. Padahal, mereka juga membutuhkan bantuan karena gajinya dipotong. ’’Dan orang-orang di segmen ini cukup banyak,’’ lanjut wakil menteri BUMN ke-2 itu.

Pihaknya kemudian bekerja sama dengan BPJamsostek untuk menyisir data para karyawan tersebut. Hasilnya, didapati 13,8 juta karyawan dengan nilai iuran di bawah Rp150 ribu. Artinya, pendapatan mereka di bawah Rp5 juta per bulan. ’’Sebagian besar di antara mereka berpendapatan Rp2 juta sampai Rp3 juta per bulan,’’ tuturnya.

Dia memastikan, tidak ada di antara 13,8 juta karyawan itu yang berstatus PNS ataupun karyawan BUMN. Sebab, tidak ada instansi pemerintah maupun BUMN yang sampai memotong gaji para karyawannya.

Bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan itu akan diberikan secara tunai dalam dua tahap. Tahap pertama diberikan di kuartal III atau September mendatang. Kemudian, tahap kedua di kuartal IV. Bisa November atau Desember. Semuanya langsung masuk ke rekening tenaga kerja masing-masing.

Satgas bersama BPJamsostek dalam dua pekan ke depan mengumpulkan dan memverifikasi nomor rekening setiap pekerja. Itu dilakukan untuk kepentingan pencairan dana karena akan langsung ditransfer via rekening. Tidak melalui perusahaan masing-masing.

Budi memastikan, data 13,8 juta tenaga kerja itu lengkap dan valid. Sebab, besaran iuran bulanan mereka tercatat dengan baik di BPJamsostek. Dengan demikian, nama pekerja, perusahaan tempat bekerja, dan masa kerjanya terdata dengan baik. Selama karyawan itu membayar iuran BPJamsostek di bawah Rp150 ribu per bulan, dipastikan pekerja tersebut akan mendapat bantuan.

Bantuan itu akan memperkecil gap dengan mereka yang tidak menerima bantuan subsidi gaji. Sebab, mereka yang bukan kelompok penerima bantuan itu hampir pasti sudah masuk di kelompok penerima bantuan lainnya. ’’Hampir semua segmen sudah diberikan, sudah tersentuh oleh program bantuan pemerintah yang lain,’’ imbuhnya.

Di tempat terpisah, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar-Lembaga BPJamsostek Irvansyah Utoh Banja mengungkapkan, pihaknya kini sedang mengumpulkan data nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria program subsidi gaji itu. Pengumpulan dilakukan melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.

Dia berharap para pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja bisa proaktif menyampaikan data nomor rekening yang dimaksud. ”Tentunya bagi yang sesuai skema dan kriteria pemerintah,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah tengah memfinalkan skema dan kriteria bantuan subsidi gaji itu berdasar data kepesertaan BPJamsostek dan lembaga lain. Dari BPJamsostek sendiri, data yang disampaikan kepada pemerintah ialah data peserta aktif dengan upah di bawah Rp 5 juta berdasar upah pekerja yang dilaporkan.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku siap menjalankan program subsidi gaji bagi pekerja. Subsidi tersebut diharapkan dapat membantu pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Yang kemudian mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga agar terhindar dari resesi. ”Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemenaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek, Red),” katanya. (jpnn/ila)

Pendaftaran Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka

PRAKERJA: Sebuah kartu Prakerja/ILUSTRASI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pendaftaran gelombang keempat program Kartu Prakerja telah dimulai sejak Sabtu (8/8/2020). Kuota penerima Kartu Prakerja kali ini ditingkatkan dari gelombang sebelumnya, menjadi 800.000 orang.

Kebijakan ini diambil setelah pemerintah menerbitkan sejumlah peraturan. Termasuk Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

Dalam aturan baru tersebut, dijelaskan sejumlah ketentuan lebih rinci soal program Kartu Prakerja.  Salah satunya adalah terkait siapa saja pihak yang diperbolehkan dan yang dilarang menjadi penerima manfaat program Kartu Prakerja.

Orang yang boleh mendapat Kartu Prakerja Mengutip Pasal 2 Permenko Nomor 11 Tahun 2020, Kartu Prakerja diberikan kepada para pencari kerja dengan rincian sebagai berikut: Pekerja/buruh yang terkena PHK, pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, termasuk pekerja/buruh yang dirumahkan, dan pekerja bukan penerima gaji, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Adapun para pencari kerja dan pekerja/buruh yang dimaksud harus memenuhi persyaratan, yakni Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP, berusia paling rendah 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Selain orang-orang yang diperbolehkan menjadi penerima manfaat dari program Kartu Prakerja, Permenko Nomor 11 Tahun 2020 juga mengatur pihak-pihak yang tidak dapat memperoleh Kartu Prakerja.

Mereka adalah pejabat negara Pimpinan dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota Polri, Kepala desa dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

Pemberian Kartu Prakerja ini diprioritaskan kepada calon penerima yang terdampak pandemi Covid-19 dan belum menerima bantuan sosial selama masa pandemi ini.

Cara Pendaftaran Gelombang IV

Berdasarkan aturan terbaru tersebut, juga dijelaskan bahwa kini pendaftaran program Kartu Prakerja dapat dilakukan melalui dua cara. Cara pertama adalah secara daring melalui situs resmi program Kartu Prakerja. Cara kedua, luring melalui kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.

Pendaftaran dengan cara daring melalui situs resmi program Kartu Prakerja dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

Pendaftaran dengan pelayanan berbatuan melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah dilakukan apabila peserta memiliki keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Dalam hal ini, kementerian/lembaga atau pemerintah daerah memasukkan data dan informasi secara daring melalui laman resmi program Kartu Prakerja dan tidak meminta pungutan atau biaya.

Sementara secara mandiri, peserta dapat membuka laman https://prakerja.go.id/ dan login atau membuat akun terlebih dahulu jika belum. Setelah itu, ikuti langkah-langkah yang ada di laman tersebut.

Adapun cara pendaftaran luring (offline) melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah dapat dilakukan secara individu maupun kolektif. Cara ini bisa dilakukan melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah, khususnya Dinas Ketenagakerjaan.

Metode luring dapat dipilih jika ada keterbatasan infrastruktur telekomunikasi dan pelaksanaan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ruddy Salahudin, pemohon harus datang sendiri dan langsung mendatangi instansi tersebut.

“Dari permohonan tersebut, lalu nanti secara kolektif dikumpulkan oleh kementerian/lembaga dan dari kementerian/lembaga nantinya akan mengirimkan pendaftaran. Setelah disahkan oleh menteri ketenagakerjaan (kemudian) dikirimkan kepada PMO sehingga nanti PMO akan mengukuhkan penetapan calon peserta kartu prakerja tersebut,” jelas Rudy saat konferensi pers virtual, Jumat (7/8). (kps)