32 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 4121

Pilkada Binjai, Hanura Dukung Lisa-Sapta

BINJAI- Dukungan terus mengalir kepada Bakal Pasangan Calon (Bacalon) Wali Kota Binjai dan Wakil Wali Kota Binjai, Hj Lisa Andriani Lubis-H Sapta Bangun. Setelah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Nasional Demokrat yang masing-masing 3 kursi, kali ini dukungan datang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Pada Pemilihan Legislatif 2019 kemarin, partai besutan Wiranto meraih 1 kursi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Binjai. Santer kabarnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang meraih 4 kursi juga akan mendukung Bapaslon Hj Lisa Andriani Lubis-H Sapta Bangun.

Dukungan tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Nomor: 094/B.3/DPP-Hanura/VII/2020, tentang Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai. SK ditandatangani Ketua Umum, Oesman Sapta dan Sekretaris Jenderal, Gede Pasek Suardika.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPP Partai Hanura, Ferdinand Nainggolan sudah menyerahkan SK kepada Ketua DPC Partai Hanura Kota Binjai, Irvan Ahmadi. Serah terima surat dukungan dilakukan di Kantor TPP DPP Partai Hanura, Jalan kerawang, Menteng, Jakarta, Rabu (5/8).

Kepada seluruh pengurus dan kader Partai Hanura, Irvan sudah menginstruksikan untuk bekerja sama secara maksimal dalam mensosialisasikan dan mengampayekan Bapaslon Lisa-Sapta.
“Perintah DPP, seluruh kader harus bisa merebut hati rakyat untuk memenagkan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Binjai, Lisa Andriani Lubis dan Sapta Bangun,” ujar dia, Kamis (6/8).

Sementara, Hj Lisa Andriani Lubis bersyukur atas dukungan dari DPP Partai Hanura. “Insya Allah kami akan bekerja sama lebih optimal dengan Partai Hanura dan meraih hasil maksimal dalam Pilkada Kota Binjai,” pungkas Lisa. (ted/azw)

Presiden Minta Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Presiden Joko Widodo akhirnya mengeluarkan instruksi presiden (Inpres) terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Inpres Nomor 6 Tahun 2020 itu diteken Selasa (4/8/2020). Diberi judul Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

Inpres tersebut menginstruksikan beberapa hal. Khususnya bagi para gubernur, bupati, dan wali kota selaku pelaksana teknis di daerah. Mereka tidak hanya diminta meningkatkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan secara masif. Kepala daerah juga diperintah membuat peraturan gubernur, bupati, atau wali kota yang memuat ketentuan pendisiplinan itu.

Ketentuannya, antara lain, kewajiban mengenakan masker yang menutupi hidung, mulut, hingga dagu. Kewajiban itu berlaku bila seseorang keluar dari rumah atau berinteraksi dengan siapa pun yang tidak diketahui status kesehatannya. Kemudian kewajiban mencuci tangan, jaga jarak, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kewajiban mematuhi protokol kesehatan tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat. Baik perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, maupun penanggung jawab tempat dan fasilitas umum. Fasilitas umum yang dimaksud adalah perkantoran atau tempat usaha, industri, institusi pendidikan, tempat ibadah, infrastruktur transportasi umum, hingga kendaraan pribadi.

Juga harus diterapkan di pasar modern dan tradisional, apotek, warung makan, hingga restoran, termasuk pedagang kaki lima. Berlaku pula di hotel, tempat wisata, faskes, dan ruang publik lainnya.

Ada empat jenis sanksi yang diatur dalam inpres tersebut, yakni teguran lisan dan tertulis, kerja sosial, serta denda administratif. Juga sanksi khusus bagi tempat usaha berupa penghentian atau penutupan sementara kegiatan usaha. Nanti penerapan sanksi itu dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait serta TNI dan Polri.

 Dalam inpres tersebut masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi virus Korona yang terjadi di tanah air. Protokol kesehatan tersebut adalah. Pertama penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut hingga dagu jika harus keluar rumah atau interaksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya.

Kedua membersihkan tangan secara teratur, ketiga pembatasan interaksi fisik (physical distancing), dan keempat meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Dalam Inpres tersebut juga Presden Jokowi meminta para kepala daerah yang terdiri dari gubernur, bupati, dan wali kota intuk melakukan sosialiasi terhadap protokol kesehatan ke masyarakat.

“Meningkatkan sosialiasi secara masif penerapan protokol kesehatan dan pengenadalian Covid-19 dengan melibatkan masyarakat pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya,” kutip Inpres tersebut.

Sementara tempat fasilitas umum yang diwajibkan menerapkan protokol kesehatan adalah perkantoran, usaha, dan industri, sekolah, tempat ibadah, stasiun, terminal, pelabuhan, bandar udara, transportasi umum, kendaraan pribadi, toko, pasar modern dan tradisional, apotek dan toko obat, warung makan, rumah makan, cafe, dan restoran, pedagang kaki lima, perhotelan, tempat wisata, dan fasilitas layanan kesehatan.“Perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum wajib memfasilitasi pelaksanaan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” isi Inpres itu. 

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 masih membicarakan penghapusan rapid test sebagai syarat orang bepergian. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, pembahasan masih berlangsung. Dia menolak menjelaskan latar belakang adanya wacana penghapusan rapid test. ”Nanti akan disampaikan kalau sudah jelas semuanya,” ungkap dia.

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, jika pemerintah menghapus syarat penggunaan rapid test, harus ada penggantinya. Sebab, pengukuran suhu tubuh tak mencerminkan kondisi penumpang. ”Diganti PCR lebih baik,” tuturnya.

Yunis menyatakan bahwa wacana penghapusan persyaratan rapid test makin menunjukkan bahwa pemerintah menginginkan pertumbuhan ekonomi. Namun, penanggulangan Covid-19 diabaikan. Dia menyadari, karena Covid-19 ini semua ambruk. Tak terkecuali maskapai. ”Kalau syarat PCR, mahal. Selain itu, belum semua daerah laboratoriumnya mampu,” ungkapnya.

Yunis mengingatkan bahwa pemerintah tak boleh mengejar perekonomian saja. Sebab, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menurunkan wabah.

 Sedangkan Direktur Standardisasi Obat Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif Togi Junuce Hutadjulu menjelaskan bahwa pengembangan vaksin Covid-19 sedang berjalan. ”BPOM mengawal untuk memastikan bahwa obat ini nantinya aman digunakan dalam rangka pencegahan ataupun treatment,” ucapnya.

Togi menerangkan, uji klinis akan dilakukan pada kurang lebih 1.620 subjek di pertengahan bulan Agustus ini. ”Yang melakukan adalah Universitas Padjadjaran, fakultas kedokteran. Ini merupakan kerja sama dengan Bio Farma,” katanya.

Bio Farma diperkirakan mengajukan izin edar vaksin pada Januari 2021 dan diharapkan persetujuan tersebut dapat dikeluarkan pada Februari 2021. Merespons banyaknya klaim soal obat Covid-19, Togi meminta masyarakat tetap waspada.

Untuk menjadi sebuah obat, terang Togi, ada berbagai prosedur yang harus dilewati. Pertama, proses penelitian guna mencari molekul yang potensial digunakan. Setelah molekul didapatkan, dilakukan uji laboratorium untuk menetapkan karakterisasi serta spesifikasinya.

Kalau sudah kelihatan ada potensi untuk manfaat dan keamanannya, akan pindah ke uji praklinis. Uji praklinis dilakukan pada hewan untuk membuktikan keamanan obat tersebut sehingga dapat dilanjutkan ke uji klinis.

Togi menjelaskan, terdapat tiga fase dalam uji klinis. Fase kesatu untuk memastikan keamanan. Fase kedua untuk memastikan efektivitas. Fase ketiga untuk mengonfirmasi keamanan dan khasiat obat tersebut.(jpc)

Persela Rekrut Kiper Baru Lewat Trial

MUNDUR: Mundurnya Alfonsius Kelvan dari Persela Lamongan, membuat mereka harus mencari kiper baru.

Cari Pengganti Alfonsius

MUNDUR: Mundurnya Alfonsius Kelvan dari Persela Lamongan, membuat mereka harus mencari kiper baru.

LAMONGAN, SUMUTPOS.CO-Persela Lamongan butuh kiper tambahan. Sebab, mereka hanya memiliki Reky Rahayu dan M Rio Agatha di bawah mistar. Namun, Laskar Joko Tingkir tidak bisa mendapat kiper dalam waktu dekat.

“Karena agak susah mencari kiper yang siap pakai untuk saat ini,” ungkap Pelatih Kiper Persela, Erick Ibrahim.

Sejatinya, solusi paling mudah adalah mempromosikan kiper Persela U-20. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan.

“Karena Tim Persela U-20 tahun ini kan belum terbentuk,” tegas Erick.

Sebab, perhelatan kompetisi Elite Pro Academy (EPA) dibatalkan. Apalagi, kiper Persela U-20 musim lalu, M Rio Agatha, juga sudah masuk skuad utama musim ini. Karena itu, Erick harus bersabar untuk segera mendapatkan pengganti Alfonsius Kelvan. Rencananya, dia baru merekrut kiper saat latihan sudah digelar. Nanti saat latihan sudah dimulai, dia mulai melakukan seleksi kiper baru.

“Mungkin saat latihan itu, kami bisa dapat kiper,” imbuhnya.

Hanya saja, belum ada kepastian kapan latihan akan digelar. Nanti sistem yang digunakan adalah trial. Jadi, jika ada kiper yang sesuai dengan kriteria, Erick akan langsung merekomendasikan kepada tim pelatih. Kemudian, disampaikan kepada manajemen untuk direkrut. Namun, sistem trial itu tidak dilakukan secara terbuka. “Kayaknya enggak open trial. Jadi, kiper yang datang itu yang kami undang saja,” pungkasnya. (jpc/saz)

Mulai 13 Agustus, Tarif Tol Belmera Naik

TABEL: Tarif Tol Belmera terbaru yang akan mulai dipergunakan mulai 13 Agustus 2020.
TABEL: Tarif Tol Belmera terbaru yang akan mulai dipergunakan mulai 13 Agustus 2020.

MEDAN, SUMUT POS.CO-PT Jasa Marga (Persero) melakukan penyesuaian tarif tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera), yang akan berlaku pada Kamis (13/8) pekan depan. Penyesuaian tarif tol Belmera ini, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri PUPR nomor : 1246/KPTS/M/2020, tanggal 29 Juli 2020.

“Sosialisasi penyesuaian tarif tol Belmera sejak 30 Juli melalui media sosial dan spanduk,” ungkap General Manager (GM) Tol Belmera, Rudy Pardede kepada wartawan melalui video konferensi, Kamis (6/8) sore.

Penyesuai Tarif berdasarkan tujuan gerbang tol Belmera (lihat tabel,red). Sedangkan besaran tarif terjauh pada ruas jalan tol Belmera, yakni Golongan I tarif 2017, Rp8.000 dan tarif 2020, Rp8.500. Golongan II tarif 2017, Rp13.000 dan tarif 2020, Rp15.000. Untuk Golongan III tarif 2017, Rp14.500 dan tarif 2020, Rp15.500.

Selanjutnya, Golongan IV tarif 2017, Rp18.000 dan tarif 2020, Rp21.500. Untuk Golongan V, Rp21.500 dan Rp21.500.

“Pada penyesuaian tarif tol Belmera, kali ini tidak keseluruhan tarif mengalami kenaikan,” sebut Rudy.

Rudy mengatakan untuk tarif golongan I dari seluruh asal-tujuan gerbang mayoritas mengalami kenaikan tarif hanya berkisar Rp500. Untuk tarif golongan II dan IV mayoritas mengalami kenaikan.”Tarif golongan III dan V justru tidak terlalu mempengaruhi biaya logistik,” kata Rudy.

Ruas tol Belmera sepanjang 42,7 kilometer, Rudi mengatakan trafick aktivitas kenderaan bermotor keluar masuk dari Belawan hingga Tanjung Morawa, trafick tertinggi pada gerbang tol Amplas. Dengan itu, tengah dibangun gerbang transaksi.

“Saat ini, Gerbang tol Amplas ada 9 jalur transaksi, dan akan dibangun dan bertambah menjadi 16 jalur transaksi,” tutur Rudi.

Sementara itu, Plh.Anggota BPJT Kementerian PUPR, Mahbullah Nurdin menjelaskan dasar hukum penyesuaian tarif Undang-undang nomor 38 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Tahun 15 Tahun 2005 tentang Jalan tol.

“Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh BPJT berdasarkan tarif lama yang disesuai dengan pengaruh inflasi sesuai dengan formula tarif baru = tarif lama (1+inflasi). Kemudian, pemberlakukan tarif tol awal dan penyesuaian tarif tol ditetapkan oleh menteri,” jelas Nurdin.

Berdasarkan ketentuan Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan Tol. Dimana, Tol Belmera dinyatakan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol dan penyesuaian tarifnya ditetapkan untuk dilaksankan pada bulan ini.

Nurdin menambahkan terakhir penyesuaian tarif belmera pada tahun 2017 melalui SK Menteri PUPR Nomor : 975/KPTS/2017, tertanggal 30 November 2017. Sudah dua tahun lebih, menurut Nurdin sudah selayaknya melakukan penyesuaian tarif tol Belmera.

“Berlaku pada 13 Agustus 2020, Pukul 00.00 WIB. Harus bersiap-siap dengan memperbayaran kartu elektronik. Untuk masyarakat untuk mengecek saldonya untuk tidak kurang saat melakukan transaksi,” tandasnya.

Sebagai informasi, laman resmi Jasa Marga menyebut Tol Belmera dibangun oleh kontraktor Takenaka Nippo Hutama dan konsultan Jepang PCI (Pacific Consultant International) Jalan tol ini mulai beroperasi pada 1986. Dengan bentangan sekitar 34 kilometer dan 2×2 lajur, jalan tol ini menghubungkan Pelabuhan Belawan ke Medan dan Tanjung Morawa.(gus/ram)

Persebaya Genjot Pemain Overweight

LATIHAN: Para pemain Persebaya Surabaya ketika menjalani latihan sebelum jeda kompetisi karena pandemi virus corona.
LATIHAN: Para pemain Persebaya Surabaya ketika menjalani latihan sebelum jeda kompetisi karena pandemi virus corona.

SURABAYA, SUMUTPOS.CO-Persebaya Surabaya belum memastikan akan mulai mengadakan latihan. Mereka masih menunggu panduan protokol kesehatan dari PSSI. Meski begitu, tim pelatih sudah menyiapkan program untuk latihan perdana. Yakni menimbang berat badan seluruh pemain.

“Pertama latihan pasti kami cek semua kondisi pemain,” ungkap Pelatih Persebaya, Aji Santoso, saat dihubungi Jawa Pos (Grup Sumut Pos).

Menurut pelatih 50 tahun tersebut, program timbang berat badan sangat penting.

“Jadi, kami bisa tahu kondisi pemain selama libur kompetisi,” tuturnya.

Nanti hanya ada 2 hasil dari timbang berat badan tersebut. Pertama adalah pemain overweight. Kedua, pemain tetap memiliki berat badan ideal. Aji tentu berharap tidak ada pemain Green Force yang overweight.

“Kalau overweight, artinya si pemain tidak bisa berlatih secara mandiri dengan baik,” tegas pelatih asal Kabupaten Malang tersebut.

Memang, latihan online terakhir dilakukan pada 13 Mei lalu. Namun, Aji menyayangkan jika ada pemainnya yang kelebihan berat badan. Sebab meski libur, dia selalu mewanti-wanti pemainnya untuk selalu menjaga kondisi.

“Apalagi, semua pemain ini kan masih terikat kontrak dengan klub dan mendapat gaji. Jadi, mereka harus tetap profesional,” kata mantan Pelatih Persela Lamongan itu.

Jika ada pemain overweight, apa konsekuensinya? Aji tidak menyiapkan sanksi apa pun. Dia hanya akan menggenjot latihan untuk pemain tersebut. Sebab, sang pemain harus secepatnya kembali dalam kondisi ideal. Karena itu, program timbang berat badan bakal memengaruhi pola latihan yang diberikan kepada pemain. Jika banyak pemain yang tetap berada dalam kondisi baik, Aji menilai pekerjaannya bakal lebih mudah.

“Artinya, pemain tersebut sudah menjaga kondisi dengan baik. Jadi, lebih mudah mengembalikan ke performa terbaik,” jelasnya.

Dengan begitu, Aji bisa langsung berfokus menyentuh taktikal. Masalahnya, Aji belum tahu kapan latihan akan diadakan. Namun, dia sudah meminta manajemen agar latihan bisa diselenggarakan bulan ini.

“Saya sampaikan kepada manajemen agar latihan dilakukan selambatnya pekan kedua Agustus. Semoga bisa,” harapnya.

Keinginan Aji itu cukup masuk akal. Sebab, idealnya persiapan sebelum kompetisi adalah 2 bulan. Terlebih, saat ini beberapa klub sudah mulai berlatih. Di Jawa Timur (Jatim), Arema FC mulai kembali ke lapangan. Singo Edan sudah berlatih pada Senin (3/8) lalu, bersamaan dengan latihan perdana yang dilakukan juara bertahan Liga 1, Bali United.

“Soal latihan, intinya kami masih menunggu keputusan manajemen,” pungkas Aji. (jpc/saz)

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid Meninggal, Siapkan 5 Ha Lahan Perkuburan di Langkat

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) membuat langkah-langkah antisipasi, jika lahan pemakaman pasien Covid-19 di kawasan Simalingkar B Medan penuh.

Pemprov Sumut telah menyiapkan lahan perkuburan baru seluas 5 hektare di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

“Kita tidak berharap ada penambahan pasien meninggal dunia. Namun sebagai langkah antisipasi, perlu kita siapkan lahan perkuburan baru ini. Di Hinai, Langkat, itu rencana lokasinya, jauh dari pemukiman warga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan kepada Sumut Pos, Kamis (6/8).

Dia mengungkapkan, lahan tersebut berada di atas tanah milik PTPN II. Diharapkan, lokasi tersebut dapat menjadi alternatif perkuburan pasien Covid-19 yang meninggal dunia, selain yang sudah ada saat ini, di Simalingkar B, Medan Tuntungan.

Di samping itu, disiapkannya lahan pekuburan tersebut juga agar semakin mempermudah proses pemakaman jika ada pasien terpapar Covid-19, baik yang terkonfirmasi positif maupun berstatus suspek. “Harapan kita jangan ada lagi penolakan pemakaman jenazah,” katanya.

Lalu jenazah terpapar Covid-19 dari mana saja nantinya dimakamkan di lahan itu? Mantan Kadinkes Labuhanbatu ini mengatakan, tidak terbatas darimana saja selagi berada di wilayah Sumut. “Mau darimana saja selagi di wilayah Sumut boleh dimakamkan di sana,” ujarnya.

Meski begitu, menurutnya, lahan pekuburan itu belum siap digunakan saat ini. Sebab masih dalam proses persiapan, termasuk membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Seperti diketahui, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Selasa (4/8), diketahui jumlah pasien meninggal dunia di Sumut karena positif Covid-19 sebanyak 210 orang. Para jenazah dimakamkan antara lain di lahan perkuburan Simalingkar B, Medan Tuntungan.

Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting menyebut, biaya yang dikeluarkan untuk memakamkan jenazah Covid-19 di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Simalingkar B tidak sedikit. “Lebih kurang (biaya) Rp5 juta setiap kali pemakaman, itu dibagi untuk petugas pemakaman yang berjumlah 6 orang,” ujarnya, Rabu (5/8).

Mantan kassubag Protokol Setdako Medan ini menambahkan, sampai 3 Agustus 2020, jumlah jenazah Covid-19 yang telah dimakamkan mencapai 320 orang. Di mana 208 diantaranya warga Medan. Ia pun mengungkapkan, areal pemakaman khusus pasien Covid-19 yang terpakai sudah setengah dari kapasitas. “Kalau kasat mata, gak sampai seribu kapasitas jenazah yang bisa dimakamkan di areal saat ini. Sekitar 700-an,” sebutnya.

GTPP Covid-19 Medan sebelumnya juga mengaku akan menyurati Gubsu, terkait lahan pemakaman pasien Covid-19 yang berasal dari luar Medan. “Dalam waktu dekat kita menyurati Gubsu terkait lahan pemakaman khusus khusus untuk pasien Covid-19. Karena lahan yang disediakan Pemko Medan hanya untuk 1.000 orang,” kata Sekretaris GTPP Kota Medan, Arjuna Sembiring, Senin (3/8) lalu.

“Saat ini yang dimakamkan di sana sudah 322 jenazah pasien Covid-19. Ada yang berasal dari luar Medan. Makanya Gugus Tugas akan menyurati Gubernur Sumut Pak Edy Rahmayadi untuk menyediakan pemakaman khusus pasien Covid-19,” ujar Arjuna.

Arjuna khawatir, dengan tingginya jumlah pasien terpapar Covid–19 yang meninggal dunia, areal pemakaman tidak cukup. Untuk itu, Pemko Medan akan surati Gubsu terkait lahan pemakaman pasien Covid-19 luar Medan. Intinya, supaya mencari lahan pemakaman khusus pasien Covid-19 luar Medan. “Kita tak tahu areal pemakaman khusus bertahan sampai kapan, tidak bisa diprediksi. Tapi, upayanya melakukan efesiensi, supaya lahan Simalingkar B disiapkan khusus untuk warga Medan, bukan warga Medan lahannya disiapkan Gubernur,” bebernya. (prn)

Oknum Polisi Luka-luka Dikeroyok di Café

TERSANGKA: Tiga tersangka penganiaya polisi (diapit petugas) yang ditangkap sedangkan lainnya buron.

DAIRI Sumutpos.co-Anggota Intel Kepolisian Resor Dairi, Brigadir Satu (Briptu) Efron Sirait mengalami luka-luka akibat dikeroyok sejumlah pria di Cafe Pelangi jalan ringroad PT DPM, Kamis (6/8) dinihari.
Informasi diperoleh wartawan, Kamis (6/8) malam sekira pukul 23.00 Wib, Briptu Efron Sirait bersama tiga rekanya juga anggota Polres Dairi yakni Briptu Surya Dharma, Briptu Leo Nadeak serta Briptu Widi Surbakti mendatangi Cafe Pelangi milik David Silitonga untuk minum.
Kemudian pada pukul 01.45 WIB dinihari, terjadi keributan antara pengunjung dengan pemilik cafe. Keributan terjadi karena pengunjung itu memecahkan gelas. Kemudian David membawa pengunjung tersebut keluar untuk mengantisipasi keributan.
Tetapi, akibat percekcokan keduanya membuat semua pengunjung keluar termasuk Briptu Efron Sirait.
Ketika di luar, Efron berusaha melerai. “Kita semua di sini mau happy, jangan ada yang ribut,” ucapnya saat itu.
Dan satu pengunjung berkata “Kau Siapa?”, lalu Briptu Evron menjawab, “Saya anggota Polri.”
Saat menyebut anggota Polri, Briptu Efron langsung dipukul oleh anggota Fery Sirait dan pengunjung lainya atas nama Suhardi Simarmata. Kemudian keributan berlanjut di depan cafe Batavia, sekitar 10 orang kelompok Suharsi Simarmata kembali mengeroyok Briptu Efron.
Tiga temanya berusaha melerai, tetapi kalah jumlah sama Suhardi dan kawan-kawan dan terus membabi buta menyerang Briptu Efron. Dan para pelaku melempar Briptu Efron ke pinggir jalan. Akibat kejadian itu, Briptu Efron mengalami luka serius dan kini dirawat di rumah sakit umum Sidikalang.
Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Donny Saleh dikonfirmasi, Kamis (6/8) membenarkan kejadian. Donny menyebut, atas lejadian itu, pihaknya telah mengamankan enam pelaku.
“Kini mereka telah ditahan di Mapolres Dairi,” ujar Donny.
Keenam pelaku yakni, Suhardi Simarmata (30) warga Desa Tumpakraja Kecamatan Tigalingga, Eka Pranata (32) Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Rony Sitompul (37) warga Pasar Lama, Kelurahan Kota, Kecamatan Sidikalang.

Selanjutnya, Jepri Siregar (33) warga Pasar Lama Kecamatan Sidikalang, Feri Siregar (35) warga Pasar Lama Kecamatan Sidikalang serta Anto (40) warga Kelurahan Kuta Gambir Kecamatan Sidikalang. “ Saat ini Satreskrim masih memburu pelaku lainya,” ucap Donny. (rud/azw).

Bupati Dairi Usulkan Penambahan Anggaran

CENDERAMATA: Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu bersama Wabup, Jimmy Andrea Lukita Sihombing memberikan cenderamata kepada anggota Komisi V DPR RI, Bob Andika Mamana Sitepu didampingi Ketua DPC PDIP Dairi, Resoalon Lumbangaol.SUMUT POS/istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS-Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Wabup, Jimmy Andrea Lukita Sihombing menerima kunjungan reses anggota DPR RI Komisi V Fraksi PDI Perjuangan Bob Andika Mamana Sitepu, Rabu (5/8).

Pada kesempatan itu, Eddy Keleng Ate menyampaikan aspirasi masyarakat Dairi, melalui Komisi V DPR RI agar pemerintah pusat menambah anggaran sehingga program pembangunan semakin baik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe, Kamis (6/8). Rahmatsyah mengatakan, Bupati Eddy KA Berutu memaparkan kondisi geografis serta potensi dimiliki. Dan masyarakatnya hampir 80 persen bertani.

Salah satu komoditi unggulan, yakni kopi atau leboh dikenal kopi Sidikalang. Posisi Dairi sangat strategis dimana terletak berbatasan dengan Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Samosir dan juga dengan Provinsi Aceh. Meski dimasa pandemi corona virus disiase 2019 (covid-19), Pemkab Dairi terus mengupayakan berjalanya pembangunan khususnya dibidang infrastruktur.

Eddy menegaskan, sektor pertanian menjadi sektor utama bagi masyarakat, jadi pemerintah berupaya agar seluruh infrastruktur secara bertahap dapat segera ditingkatkan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Dairi, Carles Bancin menyampaikan, Pemkab Dairi telah mengusulkan bantuan pembangunan peningkatan infrastruktur pada APBN 2021 untuk pembangunan/pelebaran jalan ruas jalan simpang tiga Merek, Kabupaten Tanah Karo menuju simpang TWI Sitinjo sekitar 24,2 kilometer dengan lebar 7 meter.

Selanjutnya,  pembangunan/pelebaran jalan ruas jalan simpang tiga Sitinjo, Dairi – Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan sepanjang 20 kilometer dengan lebar 7 meter, pembangunan/pelebaran jalan ruas jalan simpang TWI Sitinjo – Simpang Silahisabungan Dairi sepanjang 19 km dengan lebar 20 meter.

Setelah mendengar pemaparan dari Bupati, lanjut Rahmatsyah, anggota DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu didampingi Ketua DPC PDIP Dairi mengaku siap mendukung seluruh program pembangunan di Dairi.

“Aspirasi yang disampaikan Pemkab Dairi akan disampaikan ke Kementerian PUPR, sehingga bisa berkomunikasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Medan,”kata Bob Andika diulangi Rahmatsyah.

Bob Andika juga mengaku akan mengawal usulan yang disampaikan kepada kementerian terkait. ”Anggota fraksi PDIP itu juga menyarankan Pemkab Dairi untuk mengusulkan pembangunan sekolah, pasar maupun pembangunan universitas,”tambah Rahmatsyah.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Dairi itu juga dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Anggara Sinurat, Kepala BPBD Sahala Tua Manik, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah Hotmaida Butar-Butar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Junihardi Siregar, serta Kepala Dinas Perhubungan Datulam Padang. (rud/han)

Kajatisu Amir Yanto Kini Jabat JAM Was Kejagung RI

WAWANCARA: Kajatisu Amir Yanto, saat diwawancarai wartwan, beberapa waktu lalu. Saat ini Amir mendapat promosi jabatan sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung.

MEDAN-SUMUTPOS.CO-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Amir Yanto, mendapat promosi jabatan sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM Was) Kejaksaan Agung (Kejagung).

 Promosi jabatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Republik Indonesia Nomor: 134/TPA Tahun 2020 tanggal 30 Juli 2020 tentang Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung RI.

 Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian membenarkan rotasi jabatan di lingkungan Kejagung. “Iya benar. Pak Kajatisu, Amir Yanto mendapat promosi menjadi Jamwas. Ini menjadi kebanggaan kita. Karena sejarah ini. Kajati langsung diangkat menjadi Jaksa Agung Muda,” ujarnya, Kamis (6/8/2020).

 Menurutnya, Amir Yanto layak mendapat promosi jabatan. Pasalnya, Amir Yanto memiliki prestasi saat menjabat Kajatisu. “Kasus besar yang diungkap salah satunya korupsi di Bank Sumut senilai Rp202 miliar yang saat ini perkaranya masih bergulir di pengadilan. Lalu pengusutan dugaan korupsi di PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) sebesar Rp56 miliar dan kasus dugaan korupsi di Kanwil Kemenag Sumut,” jelas Sumanggar.

 Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejagung, Hari Setiyono dalam siaran persnya menerangkan, rotasi jabatan terhadap pejabat eselon I tersebut merupakan sesuatu yang biasa di korps adhyaksa.

 “Bahwa mutasi atau rotasi jabatan di lingkungan Kejaksaan RI adalah hal yang biasa sesuai dengan kebutuhan organisasi,” terangnya. Selain Amir Yanto, ada tiga pejabat lain yang diangkat dalam jabatan baru di Kejagung.

 Adalah Sunarta diangkat sebagai JAM Intelijen, Fadil Zumhana diangkat sebagai JAM Pidana Umum serta Jan Samuel Maringka diangkat sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. (man/ila)

Rifki Novriansyah di Ambang Pencoretan

LAGA: Pemain PSMS Medan Rifki Novriansyah saat berlaga di Stadion Teladan Medan, beberapa waktu lalu.
LAGA: Pemain PSMS Medan Rifki Novriansyah saat berlaga di Stadion Teladan Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Sudah ada 25 orang pemain yang bergabung dengan skuad Ayam Kinantan di Sekretariat PSMS Medan, saat ini. Namun, masih ada 3 penggawa yang belum bisa ikut berlatih bersama tim, yakni Fiwi, Muhammad Adi Satrio, dan Rifki Novriansyah.

“Total pemain PSMS sekarang sudah 28 orang,” ungkap Sekretaris Umum PSMS Julius Raja, Kamis (6/8).

“Untuk yang belum bergabung, ada Fiwi yang masih di Kostrad. Adi Satrio (kiper) sudah jadi pemain Timnas. Dan Rifki, masih belum bisa merapat karena pandemi,” imbuh King, sapaan karib Julius Raja.

King mengaku, manajemen sudah mewanti-wanti Rifki, untuk segera bergabung untuk mengikuti sesi latihan.

“Kemarin kami sudah rapat dengan tim pelatih, untuk membahas masalah teknis. Dan disimpulkan, kami memberi waktu sampai pekan ini agar Rifki segera bergabung dengan tim. Jika tak datang juga, maka namanya akan dicoret dari tim, dan akan dicari penggantinya,” bebernya.

Sejatinya, King mengaku rutin berkomunikasi dengan Rifki. Tapi kalau Rifki tak datang juga setelah diberi tenggat waktu hingga pekan ini, mau tidak mau manajemen harus mencoret namanya dari skud, dan akan dicarikan pengganti.

“Sebenarnya, posisi yang diisi Rifki sudah berlebih. Apalagi sudah ada Paolo Sitanggang,” imbuhnya.

Begitupun, Manajemen Ayam Kinantan tetap berharap agar Rifki bisa bergabung, dan memperkuat tim untuk mengarungi Liga 2 2020 yang segera bergulir pada Oktober nanti.

Sementara itu, skuad PSMS saat ini fokus melakukan persiapan untuk menghadapi Liga 2. Hal ini diketahui dengan telah digelarnya latihan tim di Lapangan Gaperta Kodam I/BB.

“Latihan dilakukan pagi tadi (kemairn, red),” tutur King.

Menurut King, latihan ini digelar untuk melihat standar pemain, baik jarak lari maupun akurasi tendangan. Dia juga mengatakan, jika tak ada halangan dan kendala, skuad PSMS akan berlatih di Tanah Karo pekan depan.

“Ini merupakan program pelatih dan permintaan dari Ketua Dewan Penasehat, Bapak Gubernur Sumut, yang tujuannya untuk meningkatkan stamina para pemain,” ujarnya.

Kalau stamina sudah bagus dan rapi, program pelatih untuk melatih teknik dan kerja sama tim cenderung lebih mudah. “Mengingat waktu masih panjang, makanya mereka melakukan pembenahan fisik,” pungkas King. (tnc/saz)