30 C
Medan
Thursday, January 1, 2026
Home Blog Page 4288

Seorang Pelajar Tewas Digilas Truk

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – SM (15) seorang pelajar warga Kebun Mendaris A Dusun I Desa Laut Tador Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tewas kondisi mengenaskan setelah sepedamotornya bertabrakan dengan mobil dum truk pengangkut tanah di Jalan Tebingtinggi Kisaran tepatnya dekat Kantor Koramil Binjai Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa pagi (21/4).

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi melalui Kanit Laka, Ipda Bambang Irawan membenarkan kejadian Lakalantas tersebut, seorang pengendara sepedamotor Honda Mega Pro BK 2426 NAG yang di kendarai SM (meninggal dunia) kontra dengan mobil dum truk BE 8806 BU yang di kendarai oleh Edy Yusman (52) warga Desa Sipare Pare Kabupaten Batubara.

Diterangkan Ipda Bambang Irawan bahwa semula sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut sepeda motor Honda Mega Pro BK 2426 NAG yang dikendarai olh SM datang melaju dari arah Kisaran menuju arah Tebingtinggi dengan kecepatan tinggi.

“Tidak hati hati dan dan sesampai di TKP mendahului mobil dum truk BE 8806 BU yang dikemudikan olh Edi Yusman yang berada di depan lajunya semula dari sebelah kanan jalan dan ketika mendahului mobil dum truk tersebut sepeda motor terlalu rapat kesamping dinding sebelah kanan dum truk,” jelasnya.

Pada saat itu, terjadi tabrakan kecelakaan lalulintas yang mana stang sebelah kiri sepeda motor berbenturan dengan dinding diatas roda belakang sebelah kanan mobil dum truk yang mengakibatkan pengemudi sepeda motor terpental ke roda belakang sebelah kanan dan korban digilas roda belakang sedangkan sepeda motor terpental kebadan jalan sebelah kanan, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.

“Korban dibawa ke RS Bhayangkara Tebingtinggi, kemudian dilakukan olah TKP dan barang bukti diamankan ke Kantor unit laka lantas Polres Tebingtinggi untuk proses selanjutnya,” bilangnya. (ian/btr)

Polrestabes Medan Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 60.500 Pil Ekstasi dan 15Kg Sabu Direbus

MUSNAHKAN: Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti dengan cara direbus di air mendidih, di depan gedung Satreskoba Polrestabes Medan, Rabu (23/4).
MUSNAHKAN: Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti dengan cara direbus di air mendidih, di depan gedung Satreskoba Polrestabes Medan, Rabu (23/4).
MUSNAHKAN:  Satuan Reserse Narkoba Polrestabes  Medan memusnahkan barang  bukti dengan cara direbus di air mendidih, di depan gedung Satreskoba Polrestabes Medan,  Rabu (23/4).
MUSNAHKAN: Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti dengan cara direbus di air mendidih, di depan gedung Satreskoba Polrestabes Medan, Rabu (23/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan musnakan barang bukti narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 60.500 dan sabu 15 kilogram yang digelar di depan Gedung Satreskoba Polrestabes Medan, Rabu (22/4). Pemusnahan itu dilakukan dengan cara direbus dengan air yang mendidih.

Pemusnahan itu dihadiri Kejaksaan Negeri Medan, kuasa hukum tersangka dan disaksikan oleh para tersangka pelaku narkoba. Tersangka yang dihadirkan WY (24), warga Jalan Garu 6, Kelurahan Harjo Sari Kecamatan Medan Amplas, NB (17), warga Jalan Mabar/Kol Yos Sudarso, Lingkungan 4, Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Labuhan. Dan terakhir, RK (19), warga Jalan Griya Martubung, Medan Labuhan. Sementara seorang tersangka AY (22) warga Air Joman, Silau Baru blok 4, Kabupaten Asahan telah meninggal dunia karena ditembak petugas saat dilakukan pengembangan.

“Dari ke empat tersangka disita 15 Kg sabu. Penangkapan ke empat tersangka berdasarkan informasi masyarakat,” kata Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Sugeng Riyadi SIK SH MH kepada wartawan di Medan.

Selanjutnya Reserse Narkoba Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap empat tersangka dari dalam rumah kosnya di jalan Setia Budi, Gang Rambutan, pasar I Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

“Dari hasil interogasi, ke empatnya mengaku hanya bertugas menyimpan 15 Kg Sabu sedangkan sabu tersebut diperoleh dari seorang pria bernama Paklek, sementara tersangka WY ditugaskan sebagai kurir narkoba,” ujarnya.

Ditambahkanya, selain sabu seberat 15 kg ada pil ineks sebanyak 60.000 butir, dan 500 butir pil ekstasi disita dari tersangka YS dan FA. “Dari enam tersangka dan barang bukti ini, selanjutnya untuk penetapan status, sita barang bukti sudah ada, maka barang bukti ini harus kita musnahkan. Dalam hal ini yang kita ajukan ke pengadilan adalah sampel dari barang bukti yang dimusnahkan. Semua barang bukti yang dimusnahkan adalah dari 6 kasus,” tukasnya. (mag-1/btr)

Polres Dairi Tangkap Bandar Sabu Tigalingga

PAPARKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang paparkan hasil tangkapan bandar sabu.
PAPARKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang paparkan hasil tangkapan bandar sabu.
PAPARKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang paparkan hasil tangkapan bandar sabu.
PAPARKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang paparkan hasil tangkapan bandar sabu.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Satuan Narkoba Kepolisian Resor Dairi berhasil menangkap tersangka bandar narkotika jenis sabu. Tersangka, Lamhot Sinulingga alias Deden (34) warga Desa Bertungen Julu Kecamatan Tigalingga, Rabu (22/4) dini hari.

Disampaikan Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang serta Kasubbag Humas Polres Iptu Donny Saleh kepada wartawan di Mapolres Dairi, Rabu (22/4).

Kapolres AKBP Leonardo Simatupang menerangkan, tersangka sudah lama menjadi target Satnarkoba tetapi selalu bisa lolos. Namun, berkat informasi dari masyarakat dan penyelidikan yang dilakukan, tersangka berhasil ditangkap.

Leonardo mengatakan, tersangka merupakan pengedar dan penjual yang selama ini beroperasi diwilayah hukum Polres Dairi. Pengakuan tersangka, barang haram itu dia beli dari seorang bandar di Medan berinisial AK.

“Pengembangan dan pengungkapan kasus itu, Satnarkoba Polres Dairi berkordinasi dengan Direktorat Narkoba Poldasu,” ujar Leonardo.

Dari tersangka kita berhasil mengamankan barangbukti narkotika jenis sabu yang sudah siap edar dibungkus dalam puluhan plastik klip transparan dengan total seberat 7,42 gram, serta uang hasil penjualan Rp640 ribu, alat hisap serta tas sandang warna abau-abu merek Buffalo.

Dijelaskan selama bulan Januari-April 2020 ini. Polres Dairi telah melakukan 16 kali penindakan dan berhasil menangkap 18 orang tersangka. Kapolres menyebutkan, atas perbuatannya tersangka, Lamhot Sinulingka diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (rud/btr)

PGN Salurkan Rp 3.7 Milyar untuk Penanganan COVID-19

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai subholding gas dan bagian dari BUMN, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan melalui anak usahanya berkomitmen untuk berkontribusi pada program pemerintah dalam rangka penanganan COVID-19. Ditengah perlambatan ekonomi global yang berdampak signifikan pada keuangan, PGN tetap mengoptimalkan anggaran biaya untuk penanganan pandemi ini.

Direktur Umum dan SDM PGN, Desima Siahaan mengungkapkan, selama masa darurat COVID-19, PGN telah menyalurkan bantuan secara keseluruhan senilai Rp 3,7 Milyar. Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk, salah satunya berupa pembagian sarana dan prasarana kesehatan dalam rangka penanganan COVID-19. Disamping itu, PGN juga memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para tenaga medis yang sampai saat ini masih bertugas dengan intensitas yang tinggi menangani pasien COVID-19, sehingga sangat membutuhkan APD yang memadai.

Dengan keadaan darurat saat ini, PGN berkontribusi dalam Bantuan Pembelian Alat Tes COVID-19 untuk 10 rumah sakit di 10 Provinsi melalui Yayasan BHUN. Kemudian, sebanyak 230 set perlengkapan APD reusable coverall untuk tenaga medis sejumlah rumah sakit di DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Medan, dan Palembang.

“Sejak Wisma Atlet Kemayoran diputuskan sebagai RS Darurat COVID-19, PGN telah berinisiatif menyalurkan bantuan GasLink untuk dapur umum di sana. Pada rencana awal, penyaluran gas diberikan secara gratis untuk pemakaian selama tiga bulan,” ujar Desima di Jakarta, (22/04/2020)

Desima menambahkan, anak perusahaan PGN juga turut berkontribusi langsung dalam hal ini. PGN Gagas membagikan hand sanitizer, masker, dan sarung tangan medis dan penyemprotan disinfektan di SPBG dan Wilayah Jaringan Gas Rumah Tangga PGN.

Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan bantuan perlengkapan 500 set APD bagi Tenaga Medis di Klinik dan RS Pertamina. Kemudian Nusantara Regas melakukan penyemprotan disinfektan antara lain di beberapa Pulau di Kepulauan Seribu, pemberian perlengkapan APD bagi tenaga medis di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara dan bantuan perlengkapan APD bagi Tenaga Medis di Klinik dan RS Pertamina.

Sementara, PGN SAKA membagikan 250 set perlengkapan APD disposable coverall bagi Tenaga Medis di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat dan RSUD Ibnu Sina Gresik Jawa Timur.

“Terbaru, PGN telah menyalurkan bantuan paket makanan bergizi untuk para tenaga medis yang bertugas di RSU Adhyaksa Jakarta Timur. Load kerja mereka yang tinggi, menggerakkan kami untuk memberikan bantuan makanan sehat supaya asupan nutrisi dan stamina mereka tetap terjaga,” ujar Desima.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama menambahkan, pembagian bantuan dilakukan secara bertahap oleh PGN. Pada tahap pertama, bantuan telah diberikan pada Maret lalu berupa masker dan hand sanizer masyarakat, penyemprotan disinfektan di SPBG-SPBG dan pelanggan jargas, sarana cuci tangan untuk warga Penjaringan Jakarta Utara, sarung tangan medis, dan APD untuk beberapa rumah sakit.

PGN juga bekerja sama dengan relawan Rumah Zakat Indonesia (RZ) untuk menyalurkan bantuan APD di luar Jabodetabek supaya bantuan dapat sampai dengan cepat dan tepat sasaran. PMI sebagai salah satu organisasi kesehatan dan sosial di Indonesia yang juga aktif menangani COVID-19, maka dari itu PGN memberikan bantuan 8.500 masker dan 250 liter cairan disinfektan.

Menurut Rachmat, dimasa COVID-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir, PGN menyiapkan anggaran dan sejumlah strategi untuk mengawal pemerintah dalam menangani penyebaran COVID-19. Di sisi lain, PGN juga optimis bahwa COVID-19 akan segara berlalu sehingga seluruh sektor masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Dengan demikian, PGN senantiasa akan bangkit kembali untuk memberikan pelayanan pemanfaatan gas bumi yang optimal untuk masyarakat.

Manajemen PSMS Usahakan THR Pemain

BELUM JELAS: Anis Nabar dkk belum jelas kapan akan bertanding lagi.
BELUM JELAS: Anis Nabar dkk belum jelas kapan akan bertanding lagi.
BELUM JELAS: Anis Nabar dkk belum jelas kapan akan bertanding lagi.
BELUM JELAS: Anis Nabar dkk belum jelas kapan akan bertanding lagi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meskipun kompetisi Liga 2 diliburkan akibat Pendemi Covid-19, PSMS Medan tetap memikirkan kesejahteraan pemain. Selain gaji sebesar 25 persen, manajemen Ayam Kinantan akan berusaha memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri kepada pemain dan pelatih.

SAAT ini PSMS tidak memiliki aktivitas sama sekali. Pemain dan pelatih sudah dikembalikan ke rumah masing-masing sejak sebulan lalu. Pemain diwajibkan melakukan latihan di rumah dan dipantau melalui vidio.

Walaupun latihan di rumah, PSMS tetap membayar gaji pemain sebesar 25 persen sesuai dengan Surat Keputusan (SK) PSSI. Untuk gaji bulan April, manajemen sudah mentransfer sejak minggu lalu.

“Kalau gaji bulan April sudah kita tranfer minggu lalu. Sekarang kita memikirkan gaji Mei dan THR Idul Fitri pemain,” ujar Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, Selasa (21/4).

Ya, manajemen PSMS berusaha agar pemain dan pelatih bisa mendapat THR Idul Fitri. “Meskipun tidak ada diatur dalam SK PSSI kemarin, kita tetap memikirkan THR pemain dan pelatih. Kita berusaha agar THR diberikan sebelum Idul Fitri nanti,” jelas Mulyadi.

Mengusahakan THR pemain dan pelatih ini merupakan tugas baru manajemen. Pasalnya, saat ini PSMS tidak memiliki pemasukkan setelah kompetisi terhenti.

“Kalau soal dananya, itulah kita pikirkan. Kita ingin pemain dan pelatih menerima THR sebesar satu bulan gaji. Tapi semuanya tergantung dana kita. Kalau cukup, maka akan kita bayara satu bulan gaji,” ungkapnya.

Hal sama juga dikatakan Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja. Menurunya, meskipun tidak ada diatur dalam SK PSSI kemarin, manajemen PSMS tetap akan memikirkan THR pemain dan pelatih.

“THR pemain dan pelatih akan tetap kita usahakan. Soal dari mana asal dananya, kita akan melakukan koordinasi dengan manajemen. Begitu juga dengan jumlahlnya, akan kita lihat nanti,” ungkap Julius Raja.

Pria yang akrab dipanggil King ini menambahkan, soal jumlah THR tersebut, pihaknya belum bisa memastikan, karena semua tergantung ketersediaan dana. “Apakah sebulan gaji atau bagaimana, semua tergantung dana. Sampai saat ini kita tidak memiliki dana, karena tidak ada pemasukkan,” paparnya.

Yang pasti, sebut King, manajemen akan berusaha agar pemain dan pelatih menerima THR sebelum Idul Fitri nanti. “Yang pasti kita usahakan. Apapun ceritanya, kita berharap agar pemain bisa merayakan Idul Fitri dengan baik,” harapnya. (dek)

Curi Yamaha Vega, Residivis Dibekuk Polsek Galang Polresta Deliserdang

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Polsek Galang Polresta Deliserdang membekuk Junaidi Chaniago alias Junet (24), Selasa (21/4). Pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini adalah warga Jalan Pendidikan Lingkungan VII Kelurahan Galang Kota, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang ini ditangkap kasus pencurian sepedamotor (curanmor).

Informasi dihimpun, korban Lida Riana Saragih (26) warga Jalan Pendidikan Lingkungan VII Kel Galang Kota Kecamatan Galang dan ibunya mengetahui 1 unit sepeda motor Yamaha Vega warna biru Nomor Polisi BB 5923 EB yang terparkir diruang tamu rumahnya telah hilang, Jumat (10/4) sekira pukul 06.30 WIB.

Setelah dicek, pelaku masuk kedalam rumah melalui pintu belakang di dapur dengan memasukkan tangannya melalui lubang dinding tepas untuk membuka kayu palang pintu. Lalu setelah terbuka kemudian pelaku masuk kedalam rumah mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Vega warna biru BB 5923 EB dengan mengambil kunci sepeda motor yang terletak diatas lemari bupet sekira 2 meter dari sepeda motor tersebut kemudian pelaku membawa sepeda motor tersebut melalui pintu depan.

Setelah kejadian yang mengakibatkan kerugian korban Rp 4 juta itu, korban mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang melihat jika Junet membawa sepedamotor korban yang hilang

Lalu korban memberitahukannya ke Polsek Galang Polresta Deliserdang dan melakukan penyelidikan. Tekab Polsek Galang Polresta Deliserdang mengetahui jika Junet penduduk Jalan Pendidikan Lingkungan VII Kelurahan Galang Kota yang membawa sepedamotor korban. Tanpa membuang waktu, Tekab Polsek Galang membekuk Junet berikut barang bukti sepedamotor milik korban.

Guna pemeriksaan, Junet dan barang bukti diangkut ke komando. Saat diinterogasi, Junet mengakui mencuri sepedamotor korban. Selanjutnya korban membuat laporan polisi LP / 59 / IV / 2020 / SU / RESTA DS / SEK GALANG tanggal 21 April 2020.

Kapolsek Galang Polresta Deliserdang AKP Teddy Napitupulu SH ketika dikonfirmasi, Selasa (21/4) malam membenarkan Junet diamankan berikut barang bukti sepedamotor korban.

“Sepedamotor korban dicuri untuk dipakai sendiri oleh Junet. Tersangka Junet baru beberapa bulan bebas dari penjara terjerat kasus pencurian,” sebutnya. (btr)

Diduga Korban Tabrak Lari, Warga Batubara Tewas Usai Solat Subuh di Batang Kuis

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Naas bagi Sutarmi (58) warga Dusun I Desa Siparepare Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara tewas ditabrak mobil usai melaksanakan solat subuh di Masjid Nurul Jihad, Kecamatan Batang Kuis, Rabu (22/4) sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban untuk sementara tinggal di mess karyawan pekerjaan Bendungan di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis.

Kecelakaan itu terjadi tepatnya di depan Masjid Nurul Jihad di Jalan Umum Batang Kuis-Lubukpakam Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deliserdang. Saat itu korban selesai melaksanakan solat. Ketika korban hendak menyebrang jalan, diduga melintas kendaraan roda dari arah Batang Kuis menuju Lubukpakam.

Diduga kendaran itu melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak korban sehingga terseret kurang lebih 10 meter dari tempat kejadian perkara. Usai menabrak korban, kendaraan yang menabrak melarikan diri menuju arah Lubukpakam.

Akibat tabrakan itu kepala korban pada bahagian belakang pecah dan kaki kirinya patah dan mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

Warga yang mengetahui peristiwa itu menghubungi Unit Lantas Polsek Batang Kuis Polresta Deliserdang. Tiba ditempat kejadian perkara, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Lubukpakam.

Kapolsek Batang Kuis Polresta Deliserdang AKP Simon Pasaribu saat di konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskannya jenazah korban sudah dibawa ke RSU Lubukpakam.

“Kasus tabrak lari ini ditangani Unit Laka Sat Lantas Polresta Deliserdang,”jelasnya.(btr)

BRI Medan Salurkan Bantuan Senilai Rp1,5 Miliar

BERSAMA: Manajemen BRI Kanwil Medan beerfoto bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI dan para pegawai BRI lainnya, di kantor BRI Wilayah Medan, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (21/4). Sumut Pos/ ist
BERSAMA: Manajemen BRI Kanwil Medan beerfoto bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI dan para pegawai BRI lainnya, di kantor BRI Wilayah Medan, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (21/4). Sumut Pos/ ist
BERSAMA: Manajemen BRI Kanwil Medan beerfoto bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI dan para pegawai BRI lainnya, di kantor BRI Wilayah Medan, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (21/4).  Sumut Pos/ ist
BERSAMA: Manajemen BRI Kanwil Medan beerfoto bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI dan para pegawai BRI lainnya, di kantor BRI Wilayah Medan, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (21/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Wilayah Medan dan seluruh kantor cabang BRI di Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan untuk upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di daerah setempat sebesar Rp1,5 Miliar.

Pemimpin Kantor Wilayah BRI Medan, I Made Suka mengungkapkan, bantuan tersebut, terdiri dari penyaluran dari Kantor Wilayah dan seluruh Kantor Cabang BRI di Sumut senilai Rp1,3 Miliar untuk pencegahan Covid-19, paket sembako senilai Rp50 juta yang berasal dari donasi pekerja BRI serta paket sembako maupun baju Alat Pelindung Diri (APD) dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI senilai Rp150 juta.

“Bantuan dari Kantor Wilayah dan seluruh Kantor Cabang BRI tersebut telah dan akan disalurkan baik dalam bentuk APD, masker, desinfektan, hand sanitizer serta wastafel portable untuk membantu pencegahan Covid-19,” katanya kepada wartawan di Medan, Selasa (21/4).

Sedangkan untuk bantuan paket sembako kepada masyarakat senilai Rp100.000 per paket sebanyak 1.500 paket yang terdiri dari donasi pekerja BRI sebanyak 500 paket dan 1.000 paket dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI serta 300 unit APD yang akan diberikan kepada instansi/tenaga kesehatan.

Secara bersamaan, saat ini telah dan masih dilakukan pemberian masker gratis yang dilakukan di pasar-pasar yang berada dekat dengan BRI Unit dengan jumlah sebanyak 48.600 pcs sebagai bagian dari program 1 juta masker gratis bagi para pedagang melalui 5.382 kantor BRI Unit di seluruh Indonesia. Masker yang diberikan merupakan jenis dengan spesifikasi bahan kain yang nyaman digunakan oleh pedagang pasar.

“Untuk memastikan ekonomi tetap berjalan, maka para pelaku UMKM dan masyarakat harus dijaga dan kita lindungi kesehatannya. Kami bekerjasama dengan para pelaku UMKM mitra binaan yang memproduksi masker kain. Langkah ini salah satu upaya BRI memberdayakan pelaku UMKM pembuat masker,” pungkas I Made Suka.

Sejak merebaknya pandemi wabah Covid-19, seluruh unit kerja BRI yang berada di Sumatera Utara telah melakukan berbagai upaya dan kegiatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor diantaranya pemenuhan standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti penggunaan masker, sarung tangan, cairan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh maupun pemasangan 332 unit wasfatel portable yang diletakan didepan Kantor agar masyarakat umum dapat menggunakannya dalam upaya pencegahan penyebaran virus tersebut. (mag-1/ram)

Ketua DPRD Sumut Surati Gubernur, Minta Gratiskan Tagihan Air PDAM Selama 3 Bulan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direksi PDAM Tirtanadi terkesan lamban dalam melakukan kajian dan mengambil kebijakan untuk menggratiskan tagihan pemakaian air bagi pelanggan di tengah pandemi Covid-19. Karenanya, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting mengambil langkah formal dengan menyurati Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

“Kita sudah surati gubernur agar rekening pembayaran air bagi pelanggan PDAM Tirtanadi digratiskan selama tiga bulan,” kata Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting menjawab Sumut Pos, Selasa (21/4).

Menurutnya, langkah ini diambil lantaran lambatnya direksi BUMD Pemprov Sumut tersebut membuat kajian dan menetapkan kebijakan untuk membantu rakyat terutama pelanggan mereka, di tengah bencana nonalam yang melanda dunia.

Diakui politisi PDI Perjuangan itu, rakyat Sumut saat ini sangat membutuhkan dispensasi tersebut. Sebab, kondisi ekonomi yang tengah susah akibat kebijakan tetap berada di rumah guna memutus rantai penularan Covid-19. “Surat DPRD Sumut itu ditujukan kepada Gubsu yang ditembuskan kepada direktur utama PDAM Tirtanadi Sumut,” imbuhnya.

Dikeluarkannya surat perihal pembayaran tagihan rekening air PDAM Tirtanadi itu, lanjut Baskami, berdasarkan pengamatan mereka selama pandemi Covid-19 dan aspirasi masyarakat pelanggan PDAM Tirtanadi, serta lembaga swadaya masyarakat. DPRD Sumut meminta Gubsu segera mengkaji dan mempertimbangkan pemberian pembebasan pembayaran tagihan rekening air PDAM Tirtanadi terhadap pelanggan selama tiga bulan.

“Gubsu selaku pemilik perusahaan daerah perlu meringankan beban masyarakat pelanggan dengan menggratiskan rekening air selama tiga bulan (April sampaiJuni), karena rakyat saat ini sangat terpuruk ekonominya akibat wabah Covid-19,” tegasnya.

Menurut Baskami, PDAM Tirtanadi sebagai perusahaan daerah yang mengelola air minum harusnya ikut berkontribusi meringankan masyarakat, terkhusus pelanggannya seperti kebijakan pemerintah pusat pembebasan biaya tagihan listrik 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik 450VA dan diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi. “Kebijakan pemerintah pusat yang ditandatangani Presiden Joko Widodo itu hendaknya diikuti Gubsu dengan mengeluarkan kebijakan yang sama dengan menggratiskan rekening air PDAM Tirtanadi Sumut kepada masyarakat pelanggan yang sangat terdampak oleh virus Covid-19,” ujarnya.

Pihaknya kembali mengingatkan agar direksi PDAM Tirtanadi tidak perlu terlalu lama mengkaji rencana menggratiskan rekening air selama pandemi Covid-19, karena perusahaan daerah tersebut sudah memiliki data pelanggan secara online sehingga dapat dengan cepat memilah pelanggan yang digratiskan rekening airnya.

“Sekecil apapun bantuan itu bentuknya, sangat membantu masyarakat dalam situasi kondisi wabah corona berdampak terhadap sosial ekonomi masyarakat. Jadi semua pihak kita harapkan ikut berkontribusi nyata dan aktif. DPRD Sumut sebagai lembaga pengawasan, tentu akan terus menuntut agar PDAM Tirtanadi ikut peduli membantu masyarakat disituasi sulit sekarang ini,” pungkasnya.

Sayangnya, hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, Dirut PDAM Tirtanadi Sumut, Trisno Sumantri belum juga berkenan merespon konfirmasi Sumut Pos. Begitupun dengan Gubsu Edy Rahmayadi dan Ketua Dewas PDAM Tirtanadi Sumut sekaligus Sekdaprovsu, R Sabrina, belum bersedia menjawab pertanyaan dimaksud. (prn)

PTPN III Bersama Poldasu dan Polsek Sunggal Salurkan Minyak Goreng kepada Warga

BANTUAN: PTPN III bersama Poldasu dan Polsek Sunggal saat akan menyalurkan bantuan. laila/sumut pos
BANTUAN: PTPN III bersama Poldasu dan Polsek Sunggal saat akan menyalurkan bantuan. laila/sumut pos
BANTUAN: PTPN III bersama Poldasu dan Polsek Sunggal saat akan menyalurkan bantuan. laila/sumut pos
BANTUAN: PTPN III bersama Poldasu dan Polsek Sunggal saat akan menyalurkan bantuan. laila/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PTPN III (Persero) bekerja sama dengan Poldasu dan Polsek Sunggal menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak ekonomi akibat Covid-19. Bantuan yang diberikan

PTPN III (Persero) berupa minyak goreng sebanyak 5.000 liter dan bantuan dari Polsek Sunggal sebanyak 1.000 liter. Bantuan ini diberikan di Kantor PTPN III, beberapa hari lalun

Bantuan sosial tersebut diserahkan oleh perwakilan PTPN III (Persero) Suhendri selaku SEVP Keuangan dan Umum kepada Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi.

“Kami berharap, apa yang dilakukan PTPN III dan relawan-relawan yang lainnya dapat meringkan dan memberi semangat kepada masyarakat untuk memutus penyebaran COVID-19,” kata Suhendri.

Sementara itu, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengucapkan terima kasihnya kepada PTPN III (Persero) yang telah bekerja sama dengan Polri. “Bantuan ini akan disalurkan kemasyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan kita bisa terus mensosialisasikan bagaiamana menjaga kebersihan dan kesehatan terutama pemahaman kepada masyarakat agar betul-betul menjalankan Social Distancing dan Physical Distancing,” harap Kompol Yasir Ahmadi.

Sebelumnya PTPN III telah memberikan bantuan kepada abang becak, sopir angkutan umum dan ojek online yang ada di sekitar Kantor PTPN III Medan, meminjamkan 2 (dua) unit Double Cabin serta memberikan 7.200 masker melalui Pemkab Simalungun untuk disalurkan kepada masyarakat. (ila/rel)