24 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 4297

Dugaan Korupsi Proyek Peningkatan Jalan Parbotihan TA 2016, Kejari Humbahas Tingkatkan ke Penyidikan

ilustrasi
ilustrasi

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menaikkan status penyelidikan ke penyidikan atas kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Parbotihan-Pulogidang-Temba tahun anggaran 2016 lalu senilai Rp5,8 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan (Kajari) Humbahas, Iwan Ginting kepada Sumut Pos melalui WhatsApp, Jumat (17/4).

Dijelaskan Iwan, naiknya proses pemeriksaan proyek peningkatan jalan tersebut yang dikerjakan oleh pihak PT PSM, dikarenakan pihaknya menemukan beberapa cukup bukti permulaan, sehingga pemeriksaan dari status penyelidikan menjadi penyidikan.

Ia menyebut, di antaranya dari kekurangan volume pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak PT PSM dari hasil pemeriksaan ahli politeknik. Sehingga ia mengeluarkan surat perintah untuk menaikkan kasus tersebut menjadi ke penyidikan.

“Intinya ditemukan kekurangan volume pekerjaan,” kata Iwan ketika disinggung hasil pemeriksaan ahli politeknik.

Namun, dari hasil cukup bukti permulaan hingga kasus itu naik menjadi status penyidikan, belum melakukan penetapan tersangka.

Menurut Iwan, hal itu dikarenakan belum keluarnya hitungan kerugian negara dari pihak BPKP Perwakilan Sumatera Utara. Dan masih adanya pendalaman pemeriksaan materi penyidikan yang dilakukan oleh penyidiknya.

Kemudian, ia juga tidak menampik, terkait pemeriksaan kasus tersebut menjadi lambat dikarenakan masa pandemik Covid 19. Apalagi adanya permintaaan beberapa saksi ke pihaknya untuk menunda pemeriksaan.

“Saat ini pergerakan kita sedikit melambat karena virus Corona ini, beberapa saksi minta pemeriksaannya ditunda dengan alasan pandemi covid 19,” kata Iwan ketika disinggung kendala belum dilakukannya penetapan tersangka.

Disinggung, sudah berapa orang yang diperiksa dan tanggal berapa surat perintahnya dalam menaikkan status penyelidikan ke penyidikan, hingga berita ini diturunkan, Iwan belum menanggapi. “ Nanti aku cek dulu,” ujar dia.

Menanggapi itu, salah satu praktisi hukum, Tofan Ginting mengaku kecewa lambatnya proses penanganan kasus proyek itu dalam menetapkan tersangka. Ia berharap, agar Kejari Humbahas segera menetapkan, apalagi kasus tersebut sudah menjadi perhatian publik. “ Buka-bukaan saja, kasus inikan sudah lama,” ujar dia.

Tofan mengingatkan, jangan sampai citra kejaksaan ini negatif dimata masyarakat, dikarenakan lambatnya melakukan penetapan tersangka, apalagi dalam menyelesaikan kasus korupsi.(des/han)

Tiga Anggota DPRD Sumbang APD ke Gugus Tugas Covid-19 Dairi

APD: Legislator partai Golkar yang juga Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani serahkan APD kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga Bupatu Dairi, Eddy KA Berutu (kanan) di kompleks RSUD Sidikalang, Sabtu (18/4). RUDY SITANGGang/sumut pos
APD: Legislator partai Golkar yang juga Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani serahkan APD kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga Bupatu Dairi, Eddy KA Berutu (kanan) di kompleks RSUD Sidikalang, Sabtu (18/4). RUDY SITANGGang/sumut pos
APD: Legislator partai Golkar yang juga Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani serahkan APD kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga Bupatu Dairi, Eddy KA Berutu (kanan) di kompleks RSUD Sidikalang, Sabtu (18/4). RUDY SITANGGang/sumut pos
APD: Legislator partai Golkar yang juga Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani serahkan APD kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga Bupatu Dairi, Eddy KA Berutu (kanan) di kompleks RSUD Sidikalang, Sabtu (18/4).
RUDY SITANGGang/sumut pos

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Tiga anggota DPRD dari Partai Golongan Karya (Golkar) menyumbangkan alat pelindung diri (APD) kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ketiganya adalah, H Ahmad Doly Kurnia Tanjung Ketua Komisi II DPR RI, Franc Benhard Tumanggor anggota DPRD Sumatera Utara serta Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani.

Bantuan APD berupa 100 buah baju hasmat diserahkan, Sabam Sibarani kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu di kompleks RSUD Sidikalang, Sabtu (18/4).

Dalam kesempatan itu, Sabam Sibarani mengatakan, kami dari anggota legislator Golkar membantu Gugus Tugas Covid-19 menyerahkan APD ini supaya bisa dipergunakan petugas medis yang ada di RSUD Sidikalang maupun petugas medis lainya.

Sabam menyebut, tadinya bantuan ini akan bersama-sama kami serahkan. Namun karena sesuatu hal, kawan saya Ahmad Doli Kurnia Tanjung sedang berada di kabupaten Asahan juga menyerahkan bantuan sembako. Begitu juga dengan Franc Benhard Tumamnggor berhalangan datang, sehingga saya sendiri yang diutus mereka untuk menyerahkannya.

Aksi sosial ini kami lakukan iklas dan penuh kebersamaan. Bantuan APD ini kami harapkan akan bermamfaat bagi petugas medis untuk penanganan covid-19. Sabam menyebut, selain membantu APD, Ahmad Doly Kurnia berjanji akan hadir ke Kabupaten Dairi untuk membantu warga terdampak covid-19 berupa bantuan beras. Dia berjanji hadir menjelang perayaan hari Raya Idul Fitri. “Kami berharap kepada semua lapisan masyarakat agar bersama-sama mengikuti himbauan pemerintah, sehingga penularan covid-19 bisa diatasi. Kalau kita bekerjasama, masalah akan bisa segera diatasi, jelas Sabam.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh donatur termasuk anggota legislatif partai Golkar yang telah menyumbang APD, mobil ambulance, suplemen atau vitamin kepada Gugus Tugas covid-19 Dairi. Eddy menegaskan, persoalan covid-19 bukan hanya tanggungjawab pemerintah. Bupati mengimbau masyarakat, agar bilamana ada saudara yang minta pulang kampung dari daerah pandemi corona supaya disarankan jangan pulang dulu.

Dengan tidak pulang kampung (Mudik). Kalian sudah ikut memutus mata rante penularan covid-19. Jangan kalian korbankan orangtua kalian yang rentan penularan virus corona. Jika kita bersatu, kita bisa melawan covid-19. Sementara kepada Pokja Gugus Tugas maupun tenaga medis agar mempergunakan APD dengan baik dalam penanganan covid. (rud/han)

Sugito Panjaitan Direktur RSUD Sidikalang Defenitif

SERAHKAN. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri) secara sombolis menyerahkan bantuan APD dari para donatur ke Direktur RSUD Sidikalang, dr SugitoPanjaitan. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SERAHKAN. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri) secara sombolis menyerahkan bantuan APD dari para donatur ke Direktur RSUD Sidikalang, dr SugitoPanjaitan. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SERAHKAN. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri) secara sombolis menyerahkan bantuan APD dari para donatur ke Direktur RSUD Sidikalang, dr SugitoPanjaitan. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SERAHKAN. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri) secara sombolis menyerahkan bantuan APD dari para donatur ke Direktur RSUD Sidikalang, dr SugitoPanjaitan.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Leonardus Sihotang melantik dr Sugito Panjaitan menjadi Direktur rumah sakit umum daerah (RSUD) Sidikalang depenitif, Jumat (17/4).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe saat mendampingi Bupati Eddy Keleng Ate Berutu menerima bantuan sosial penanganan wabah corona virus disiase 2019 (Covid-19) dari sejumlah donatur di RSUD Sidikalang, Sabtu (18/4) membenarkan pelantikan Sugito Panjaitan, menggantikan Casles Bancin yang sebelumnya menjabat sebagai Plt.

Amatan wartawan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan mobil ambulance kepada Direktur RSUD Sidikalang, dr Sugito Panjaitan.

Saat menyerahkan bantuan secara simbolis, Eddy KA Berutu berpesan agar bantuan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan rumah sakit dan penanganan covid-19. “Semangat ya, lakukan yang terbaik dalam pelayanan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan,” ujar Bupati.

Sementara itu, dr Sugito Panjaitan dikonfirmasi wartawan mengatakan, mendapat instruksi dari Bupati untuk melakukan pembenahan di rumah sakit. “Kami akan bekerja maksimal untuk melakukan perbaikan pelayanan dan manajemen,” ucap Sugito.

Sugito mengaku, pernah 5 tahun menjabat Direktur rumah sakit daerah Pemkab Humbang Hasundutan. Dan jabatan terakhir sebelum pindah ke Pemkab Dairi sebagai Sekretaris disalahsatu Dinas di Pemkab Humbahas. (rud/han)

Bulog dan Dinsos Serahkan CSR kepada Warga Disabilitas

TERIMA: Hasan, penderita Disabilitas stroke, menerima bantuan sepeda motor modifikasi dari CSR Bulog dan Dinas Sosial Kota Tebingtinggi.
TERIMA: Hasan, penderita Disabilitas stroke, menerima bantuan sepeda motor modifikasi dari CSR Bulog dan Dinas Sosial Kota Tebingtinggi.
TERIMA: Hasan, penderita Disabilitas stroke, menerima bantuan sepeda motor modifikasi dari CSR Bulog dan Dinas Sosial Kota Tebingtinggi.
TERIMA: Hasan, penderita Disabilitas stroke, menerima bantuan sepeda motor modifikasi dari CSR Bulog dan Dinas Sosial Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Akhirnya, Hasan (48) yang sering disapa Hasan PP warga Jalan Kartini Kelurahan Tebingtinggi Lama Kota Tebingtinggi menerima Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari Bulog Cabang Kota Tebingtinggi, berupa satu unit sepeda motor dan gerobak.

Bantuan kepada Hasan diserahkan oleh Dinas Sosial Kota Tebingtinggi melalui Kabid Rejamsos, Jelita didampingi TKSK Kecamatan Padang Hilir, Nazli Purba di depan Kantor Dinas Sosial, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.

Di katakan Jelita, bantuan ini adalah CSR dari Bulog yang mempunyai wujud kepedulian terhadap warga disabilitas, namun bisa menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi untuk warga cacat akibat stroke atau kecelakaan lalulintas.

“Hendaknya bantuan motor yang di modifikasi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik baiknya, menjaga dan selalu merawat kendaraan tersebut, agar bisa di gunakan dalam kepentingan Bapak Hasan setiap hari,” bilangnya, Minggu (19/4).

Sedangkan Hasan sangat menyambut baik bantua sepeda motor modifikasi, dia telah merindukan bantuan tersebut hingga membutuhkan waktu yang lama.

“Terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Tebingtinggi yang punya wujud peduli kepada warga cacat yang seperti kami ini, dengan adanya sepeda motor ini, saya bisa melakukan aktivitas di luar rumah,” jelasnya.

Bantuan CSR sepeda motor nodifikasi tersebut hampir senilai Rp 20 juta. (ian/han)

Bupati Taput: Jangan ‘Jual’ Posko untuk Minta Dana

BERIKAN: Bupati Taput, Nikson saat meninjau lokasi posko sembari memberikan logistik.
BERIKAN: Bupati Taput, Nikson saat meninjau lokasi posko sembari memberikan logistik.
BERIKAN: Bupati Taput, Nikson saat meninjau lokasi posko sembari memberikan logistik.
BERIKAN: Bupati Taput, Nikson saat meninjau lokasi posko sembari memberikan logistik.

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Bupati Tapanuli Utara, Drs. Nikson Nababan, M.Si didampingi Sekretaris Daerah Indra Sahat Simaremare meninjau sekaligus distribusikan bantuan logistik ke Posko Desa penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Tarutung, Tarutung, Sabtu (18/4).

Pada Road Show dari posko ke posko kali ini, Bupati menggunakan kendaraan roda dua yang didampingi Kadis Kesehatan Alexander Gultom, Direktur Rumah Sakit Tarutung Janri Nababan, Kasatpol P Rudi Sitorus, Kadis PMD Doni Simamora, Kepala BPBD Bonggas Pasaribu dan Camat Tarutung Renhard Lumbantobing.

“Ini sungguh hal yang luar biasa karena adanya sinergi antara Pemerintah Daerah bersama Kepala Desa dan Kelurahan yang mendirikan posko secara gotong royong. Saya cek setiap posko SOP nya sudah baik dan saya apresiasi sistem posko yang melakukan pengecekan, pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap masyarakat yang keluar masuk dengan mencatat di buku daftar tamu. Apabila ada yang diduga dengan gejala covid-19, agar segera dilaporkan oleh posko desa,” ucap Bupati.

Pada setiap posko yang ditinjau, Bupati menyerahkan bantuan logistik berupa Masker, jahe, Indomie, kopi, bubuk teh, gula untuk setiap posko sekaligus menyemangati para relawan desa dan menghimbau para relawan untuk tidak melakukan pungli.

“Jangan ada oknum yang minta dana dengan mengatasnamakan posko padahal untuk kepentingan pribadi, tujuan peninjauan saya ini untuk memastikan tidak ada pungutan liar di posko desa, yang diperbolehkan apabila bantuan dengan suka rela,” tegas Bupati.

Bupati juga memberikan arahan kepada para relawan mengenai prosedur kerja dan juga kendala yang dihadapi.

Bupati juga mengecek setiap kelengkapan APD setiap petugas posko dan hal hal yang dihadapi ketika berhadapan dengan masyarakat.

“Saya harapkan semua melakukan pekerjaan ini dengan kerelaan dan kesadaran penuh untuk keselamatan kita semua sehingga bisa dilakukan pengecekan selama 24 jam secara bergantian. Ga perlu minum-minum tuak sambil nyanyi yang menimbulkan keresahan.

Terimakasih untuk relawan di posko posko yang menjaga siang dan malam demi keselamatan masyarakat Tapanuli Utara. Tetap jaga kesehatan, minum minuman sehat yang meningkatkan imun tubuh,” tambah Bupati.

Rute perjalanan Bupati dari posko ke posko diawali dari Simpang jalan S.DIS Sitompul simaung-maung Dolok, Posko Simpang Sigompulon, Posko Simaung maung Pancuran Hutatoruan I, Posko Desa Aek Siansimun, Posko parbubu I Air Soda, Posko Desa Hutatoruan IV, Posko Sutan Sumurung L Tobing Saitnihuta, Posko Desa Sosunggulon Simpang Bondar sibabiat, Posko Desa Parbaju Toruan dan Posko Desa Hapoltahan, Posko Kelurahan Partali Toruan Simpang Kejaksaan, Posko Desa Partali Julu simpang perumnas Barat Indah Permai, Posko Desa Parbaju Julu Jembatan Aek sipollas, Posko Parbaju Julu di belakang kantor PU dan Posko Bersama Kenegerian Siwaluompu di jalan Putri Lopian. Peninjauan diakhiri di dapur Umum dan posko di Desa Siraja Oloan.(des/han)

Tak Pakai Masker, Konvoi Pelajar SMP Distop Polisi

ilustrasi
ilustrasi

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 49 orang pelajar berseragam sekolah yang dicoret-coret berkonvoi mengendarai sepedamotor, distop polisi saat menuju lokasi pemandian di Kecamatan Namorambe, Sabtu (18/4) sore.

Para pelajar SMP tersebut langsung diboyong ke Polsek Namorambe untuk dilakukan pendataan. Selain tidak mengenakan helm, para mereka juga berkendara tidak mengenakan masker dan melanggar imbauan pemerintah saat mewabahnya virus Corona (Covid-19).

Kapolsek Namorambe Polresta Deliserdang, AKP Binsar Naibaho mengatakan bahwa 49 pelajar asal Kota Medan tersebut diberikan pembinaan mental, dan mengimbau kepada para pelajar untuk menaati kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus Corona.

Setelah itu, Polsek Namorambe Polresta Deliserdang menghubungi pihak sekolah dan orangtua para pelajar untuk dilakukan pembinaan di rumah.

Selain itu, Kapolsek juga mengimbau para orangtua untuk menjaga anak-anaknya, agar tidak terjerumus ke pergaulan bebas dan mentaati imbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus Corona. (btr/gus/han)

Petugas Lapas Binjai Wajib Bermasker

BERIKAN: Kasubbag Tata Usaha Lapas Binjai, Syamsinar Simatupang memberikan masker kepada salah seorang petugas untuk dibagikan. tedi/ SUMUT POS
BERIKAN: Kasubbag Tata Usaha Lapas Binjai, Syamsinar Simatupang memberikan masker kepada salah seorang petugas untuk dibagikan. tedi/ SUMUT POS
BERIKAN: Kasubbag Tata Usaha Lapas Binjai, Syamsinar Simatupang memberikan masker kepada salah seorang petugas untuk dibagikan. tedi/ SUMUT POS
BERIKAN: Kasubbag Tata Usaha Lapas Binjai, Syamsinar Simatupang memberikan masker kepada salah seorang petugas untuk dibagikan.
Tedi/ SUMUT POS

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Seluruh petugas di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Binjai wajib mengenakan masker saat berdinas. Selain itu, petugas yang mau masuk ke dalam Lapas Binjai juga akan disterilkan melalui bilik disinfektan yang sudah tersedia.

“Kami mengikuti seruan dan anjuran pemerintah untuk tetap bersih dan sehat saat berdinas. Karenanya, saya mewajibkan agar seluruh petugas menggunakan masker dan menyerukan untuk rajin mengkonsumsi makanan bergizi serta vitamin c,”ujar Kalapas Kelas II A Binjai, Maju Siburian, Minggu (19/4).

Lapas Binjai sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tetap menjalankan tugas dan fungsinya di tengah Pandemi Virus Corona atau Covid-19. Maju juga sudah memberi sosialisasi tentang arahan dan perintah untuk mewajibkan menggunakan masker kepada seluruh petugas, melalui Kasubbag Tata Usaha Lapas Binjai, Syamsinar Simatupang.

“Sesuai perintah Pak Kalapas, masker sudah disiapkan khusus untuk pegawai berbahan kain dan terdiri dari 2 lapis. Di bagian tengah masker, dapat diselipkan tisu,” tambah Syamsinar.

Dia berharap, petugas Lapas Binjai dapat membawa 2 masker kain saat bertugas. Setelah 4 jam digunakan, Syamsinar menyarankan agar masker diganti dengan yang baru. “Sesuai perintah Pak Kalapas, wajib masker! Petugas yang tidak menggunakan akan diberikan teguran,” kata dia.

Usai masker dibagikan, petugas juga diberi asupan vitamin c. “Harapannya, petugas yang menjalankan tugas di tengah Pandemi Covid-19, dapat tetap sehat dan terjaga kesehatannya,” pungkasnya. (ted/han)

MKGR Sumut Serahkan Sarana Pencegahan Covid-19

SERAHKAN: Ketua MKGR Sumut, Wagirin Arman didampingi para pengurus lainnya serahkan bantuan kepada Camat Hamparan Perak, Amos Karo-Karo di kantor kecamatan tersebut, Jumat (17/4).
SERAHKAN: Ketua MKGR Sumut, Wagirin Arman didampingi para pengurus lainnya serahkan bantuan kepada Camat Hamparan Perak, Amos Karo-Karo di kantor kecamatan tersebut, Jumat (17/4).
SERAHKAN: Ketua MKGR Sumut, Wagirin Arman didampingi para pengurus lainnya serahkan bantuan kepada Camat Hamparan Perak, Amos Karo-Karo di kantor kecamatan tersebut, Jumat (17/4).
SERAHKAN: Ketua MKGR Sumut, Wagirin Arman didampingi para pengurus lainnya serahkan bantuan kepada Camat Hamparan Perak, Amos Karo-Karo di kantor kecamatan tersebut, Jumat (17/4).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royong (MKGR) Sumatera Utara menyerahkan bantuan sejumlah sarana alat pencegahan virus Corona atau Covid-19 ke Pemerintah Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/4).

Antara lain bantuan tersebut berbentuk hand sanitizer, masker dan alat lainnya kepada unsur pemerintah setempat untuk di bagikan ke setiap desa.

“Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, kami dari Ormas MKGR dan Golkar Peduli membagikan bantuan ini. Kegiatan ini juga mengacu program yang telah diresmikan oleh Ketua Umum Golkar Bapak Airlangga Hartarto. Yakni menjadi agenda fokus Golkar saat ini di tanah air khususnya Kabupaten Deliserdang,” kata Ketua DPD Ormas MKGR Sumut, Wagirin Arman dalam siaran persnya, Minggu (19/4).

Wagirin yang juga Anggota DPRD Sumut mengaku penyaluran bantuan sarana pencegahan virus Corona guna membantu rakyat dalam menghadapi wabah mematikan tersebut.

“Bantuan diterima langsung Bapak Camat Hamparan Perak Amos Karo-Karo yang nantinya dibagikan ke setiap desa. Penyerahan bantuan tersebut juga disaksikan oleh Kapolsek Hamparan Perak diwakili Bapak Edy, dan Kepala Desa Klambir Kebun Bapak Suhendra,” katanya.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama memberantas virus corona, dengan selalu mematuhi imbauan pemerintah. Yakni berdiam diri di rumah, menjauhi keramaian, jaga jarak, selalu mencuci tangan, menjaga kesehatan dan mengonsumsi makan dan minuman bergizi. “Hal ini demi memutus mata rantai virus Corona,” pungkasnya. (prn/han)

Kebakaran di Pasar Tavip Binjai, Pedagang: Omzet Turun 50 Persen

KEBAKARAN: Warga Di Sekitar Lokasi Pasar Tavid Binjai Dan Petugas Pemadam Kebakaran Mencoba Memadamkan Api Yang Melahap Tiga Ruko Pedagang. teddy akbar/ SUMUT POS
KEBAKARAN: Warga Di Sekitar Lokasi Pasar Tavid Binjai Dan Petugas Pemadam Kebakaran Mencoba Memadamkan Api Yang Melahap Tiga Ruko Pedagang. teddy akbar/ SUMUT POS
KEBAKARAN: Warga  Di Sekitar Lokasi Pasar Tavid Binjai Dan Petugas Pemadam Kebakaran Mencoba Memadamkan Api Yang Melahap Tiga Ruko Pedagang. teddy akbar/ SUMUT POS
KEBAKARAN: Warga Di Sekitar Lokasi Pasar Tavid Binjai Dan Petugas Pemadam Kebakaran Mencoba Memadamkan Api Yang Melahap Tiga Ruko Pedagang. teddy akbar/ SUMUT POS

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sijago merah kembali melalap Pasar Tavip Binjai hingga meludeskan tiga ruko, Jumat (17/4) pukul 23.30 WIB.

Peristiwa naas ini menyisakan duka bagi korban. Terlebih, saat ini di tengah masa sulit Pandemi Covid-19.

Salah satu ruko yang terbakar milik Robert. Adik Robert, Silviana (33) terlihat sedang membersihkan dagangan sekaligus memisahkan puing-puing yang terbakar.

Wanita berhijab ini menjelaskan, usaha mereka harus tetap berjalan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Karenanya, mereka akan pindah jualan ke toko lain atau lokasi yang juga mereka kelola.

Menurut dia, tak semua barang dagangannya hangus terbakar. “Sebagian barang di rumah selamat, sebagian diungsikan ke toko lain. Kami balik toko pertama asal,” ujar dia ketika ditemui, Minggu (19/4).

“Susah kali lah begini, mana pelanggan sepi sejak Corona. ini mau Ramadan dan hari raya, malah kejadian terbakar,” tambah dia.

Meski mengalami peristiwa yang tidak diinginkan, dia bilang, sudah beraktivitas jualan di kedai lain. Sebab, toko saat ini masih berserakan.

Juga garis polisi masih terpasang. “Pokoknya ngeri kali, (omzet) turun drastis lebih 50 persen. Anggota yang kerja juga dikurangi satu orang setelah kebakaran ini takut gak bisa cukup buat gajinya,” ujar dia.

Ramadan tahun 2020 ini dirasanya berbeda. Saban tahun jelang Ramadan, tokonya selalu banjir dari pesanan.

Pantauan di Pasar Tavip, aktivitas jual beli tidak seramai seperti biasa sebelum wabah Covid-19. Terlihat sejumlah pekerja lebih banyak terduduk dan termenung menunggu pembeli. Pasar kehilangan keriuhannya yang khas.

Narwan, penjaga malam di Pasar Tavip yang mengetahui awal mula kebakaran. Dia mulanya melihat percikan api dari atap ruko milik Aan Sidikalang.

Oleh saksi kemudian menghubungi penjaga pajak lainnya, Toris. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sebab, sijago merah menjilat ruko saat keadaan tak berpenghuni.

Api yang terus membesar sontak mengundang perhatian warga dan langsung menghubungi Polsek Binjai Kota dan Call Center BPBD Binjai.

“Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik. Saat ini semua ruko sudah dipasang garis polisi,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Binjai, Ahmad Yani.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Wirhan Arif bersama anggota sudah melakukan identifikasi untuk mengetahui persis penyebab kebakaran. Secara rinci, nilai kerugian belum dihitung, namun ditaksir Rp1 miliar lebih. (ted/han)

Idaham Buka Musrenbang RKPD 2021, Alihkan 75 Persen Anggaran ke Penanganan Covid-19

MUSRENBANG: Wali Kota Binjai, HM Idaham didampingi Sekretaris Daerah, M Mahfullah Daulay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, M Yusrizal dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, H Noor Sri Alam Syah Putra membuka Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021. tedi/ SUMUT POS
MUSRENBANG: Wali Kota Binjai, HM Idaham didampingi Sekretaris Daerah, M Mahfullah Daulay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, M Yusrizal dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, H Noor Sri Alam Syah Putra membuka Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021. tedi/ SUMUT POS
MUSRENBANG: Wali Kota Binjai, HM Idaham didampingi Sekretaris Daerah, M Mahfullah Daulay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, M Yusrizal dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, H Noor Sri Alam Syah Putra membuka Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021. tedi/ SUMUT POS
MUSRENBANG: Wali Kota Binjai, HM Idaham didampingi Sekretaris Daerah, M Mahfullah Daulay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, M Yusrizal dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, H Noor Sri Alam Syah Putra membuka Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021.
Tedi/ SUMUT POS

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, HM Idaham didampingi Sekretaris Daerah, M Mahfullah Daulay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, M Yusrizal dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, H Noor Sri Alam Syah Putra membuka Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021, belum lama ini. Kegiatan digelar secara video conference dengan aplikasi Zoom ke seluruh peserta rapat.

Idaham dan lainnya mengikuti Pembukaan Musrenbang RKPD dari Ruang Binjai Command Center di Balai Kota Binjai. Pesertanya adalah Gubernur Sumatera Utara yang diwakilkan Kepala Bappeda Hasmirizal Lubis, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, camat dan lurah se Kota Binjai.

Tema RKPD Kota Binjai Tahun 2021 adalah Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Kota Binjai yang Lebih Berdaya Saing dan Berbasis Industri Kreatif Menuju Binjai yang Mandiri. Dengan Prioritas Pembangunan Kota Binjai Tahun 2021.

Prioritas dimaksud adalah, peningkatan perekonomian masyarakat kota, peningkatan kualitas sumber daya manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung program pemerintah provinsi dan nasional.

“Musrenbang ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis dalam rangka penajaman, penyelarasan dan klarifikasi terhadap usulan rancangan pembangunan, sehingga pencapaian kesepakatan terhadap rancangan RKPD Tahun 2021 yang telah disusun Pemko Binjai,” papar Hasmirizal

Pandemik Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 mengakibatkan pemerintah mengambil kebijakan refocusing dan realokasi anggaran.

Buntutnya, banyak pengalihan mata anggaran yang tidak strategis dan mendesak pada tahun 2020 untuk membiayai penanggulangan Covid-19 termasuk APBD Kota Binjai Tahun 2020.

“Saya minta kepada saudara Wali Kota Binjai beserta jajaran agar lebih teliti dan melihat skala prioritas. Di samping itu juga, kami meminta kepada Saudara wali kota untuk meningkatkan pengawasan dan keterbukaan terhadap refocusing atau realokasi anggaran tersebut, agar tidak menjadi bahan pembicaraan atau menimbulkan kecurigaan masyarakat atau pihak-pihak tertentu mengingat situasi dan kondisi daerah kita ini tengah menghadapi tahun politik,” tambah Ketua DPRD Kota Binjai.

Pemko Binjai telah melakukan dan melaporkan refocusing anggaran kepada Mendagri. “Refocusing yang dilakukan Pemko pada intinya adalah memotong semua anggaran aparatur pemerintahan terutama perjalanan dinas hampir 75 persen, belanja pakaian, belanja-belanja seperti mengikuti pameran dan lain-lain. Sehingga hampir sudah tidak ada lagi kegiatan seremonial yang kami lakukan,” jawab Idaham. (ted/han)