LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Seorang pria bernama Mhd Jamil BIN Lukman Hakim warga Balik Papan Kalimantan Timur yang berkunjung ke rumah kakaknya l di Desa Kotasan Kecamatan Galang meninggal dunia diduga terjangkit Virus corona (covid-19) dan telah dikuburkan di Pekuburan Umum Muslim Dusun IV Desa Kotasan Kecamatan Galang kabupaten Deliserdang, Minggu (12/4).
Diterangkan Mhd Jamil berkunjung dari Balik Papan Kalimantan timur ke Desa Kotasan Kecamatan Galang ke rumah kakaknya untuk bersilaturahmi. Saat berada dirumah kakannya, korban mengalami demam dan sempat dirawat di rumah dengan isolasi mandiri, namun karena demamnya tak kunjung turun korban dibawa ke RSUD Deliserdang untuk dirawat secara intensif dan di ruang isolasi selama 7 hari. Dan menunjukkan gejala terjangkit Covid-19 korban dinyatakan dengan status PDP. Kemudian pada Minggu (12/4) sekira pukul 09.00 WIB dinyatakan meninggal dunia.
Sesuai protokoler kesehatan, jenazah korban dikubukqn di Pekuburan Muslim Dusun IV Desa Kotasan, dengan menggunakan mobil Ambulance RSUD Pemkab Deliserdang.
Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, Sik melalui Kapolsek Galang AKP Teddy Napitupulu kepada awak media mengatakan berterima kasih kepada semua masyarakat Kecamatan Galang yang menerima jenazah korban dimakamkan disana. Acara penguburan berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak menolak penguburan jenazah korban covid-19,” ujarnya .
Acara penguburan dihadiri Kapolsek Galang Akp Teddy Napitupulu, Danramil 18 Galang Kapt Inf Noor Rosyid, Camat Galang Marzuki, S.Sos, M.AP, Kepala Desa Kotasan Hasbulla.(btr)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satu orang warga Kota Tebing Tinggi positif terjangkit Covid 19 setelah dilakukan swab test dan saat ini pasien sedang dirawat di Rumah Sakit GL Tobing Tanjung Morawa Deli Serdang.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Tebing Tinggi dr Nanang Aulia Fitra, Minggu (12/4) pada konferensi pers di Posko Covid Jalan Sutomo melaporkan, sebelumnya Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang ditetapkan positif melakukan perawatan kesehatan mandiri di Rumah Sakit Murni Teguh Medan pada tanggal 2 April 2020 yang lalu dengan keluhan demam dan batuk. (ian)
KETERANGAN: Jubir penangan Covid 19 Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia.
KETERANGAN: Jubir penangan Covid 19 Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Juru bicara penanganan Covid 19 Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia dalam keterangannya menyatakan ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Indrapura Kabupaten Batubara meninggal usai menjalani perawatan itensip di salah satu rumah sakit rujukan Covid 19 di Kota Tebingtinggi.
“Masih menunggu hasil pemeriksaan apakah warga asal Batubara tersebut di duga Covid 19,” jelas dr Nanang dalam keterangan persnya di Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Sabtu (11/4).
Dijelaskan kembali, sesuai standart SOP Kementrian Kesehatan, warga Kabupaten Batubara yang meninggal sudah dipulangkan ke asalnya Kabupaten Batubara sesuai dengan pemakaman prosedur Covid 19.
“Sudah sesuai SOP pemakamannya. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu berdiam tinggal di rumah, jaga kesehatan dan selalu melakuan cuci tangan dan terus menjaga imun tubuh,” papar Nanang.
Dari hasil informasi yang diambil dari rumah sakit salah satu rujukan Covid 19, korban PDP yang meninggal berinisial T (48) warga Kecamatan Indrapura Kabupaten Batubara.
Di keterangan itu didapat, PDP yang meninggal dirujuk oleh salah satu rumah sakit di Kota Indrapura ke rumah sakit di Kota Tebingtinggi, Jumat malam (10/4) dan pasien PDP tersebut meninggal, Sabtu pagi (11/4) sekira pukul 04.00 Wib setelah menjalani perawatan itensip di rumah sakit rujukan Covid 19 di Kota Tebingtinggi.
Diketahui riwayat pasien PDP yang meninggal seminggu yang lalu melakukan perjalanan ke daerah Kota Pematang Siantar dan sekembalinya, korban mulai mengalami demam, batuk berdahak dan sesak nafas dengan riwayat ganguan penyakit fungsi ginjal.
Untuk Kota Tebingtinggi saat ini tercatat sebanyak 554 orang ODP, sedangkan untuk PDP masih 4 orang. (ian)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Malaysia telah tiba di Lanud Soewondo. Penjemputan 320 WNI ini dilakukan selama dua hari (9-10/4) sebanyak 4 penerbangan. Dari 320 WNI tersebut ada 2 bayi dan 1 anak berusia sekitar 6 tahun.
Danlaud TNI Soewondo, Kol PnB Meka Yuda menyatakan ruangan isolasi sudah disiapkan untuk para WNI. Sebelum masuk ruang isolasi, sebelumnya para WNI disemprotkan disenfektan, pemeriksaan data diri, cuci tangan, dan pengambilan alat mandi.
“Kita akan tetap menempatkan para WNI di ruang isolasi hingga dijemput oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kota,” ujarnya di Lanud Soewondo, Jumat (10/4).
Dijelaskannya, dari keseluruhan WNI ini terdapat dua bayi dan satu anak kecil. Karena itu, untuk orangtua yang memiliki anak ini ruangannya dipisahkan untuk memudahkan memonitor perkembangan kesehatan mereka.
https://youtu.be/FDBOx-OKM7Y
Meka mengatakan kesemua WNI ini datang hanya menggunakan pakaian yang di badan serta pasport. Karena itu, pihaknya menyediakan perlengkapan mandi untuk menjaga kesehatan setiap WNI.
“Kita memberikan makanan, handuk, dan sabun. Untuk kebutuhan pakaian mereka, kami masih merundingkan. Sedangkan untuk kebutuhan bayi, kita sudah mempersiapkan termos, sesuai saran dokter dari Dinas Kesehatan Pemprovsu,” jelasnya.
Meka menegaskan bahwa di Lanud Soewondo merupakan penampungan sementara. Hingga para WNI ini dijemput oleh Pemdanya masing-masing.
TOBA, SUMUTPOS.CO – PT Regal Springs Indonesia menyerahkan bantuan sebanyak 5.000 masker, 20 unit thermogun, 20 unit alat pelindung diri (APD), dan 8 tempat cuci tangan portabel kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba, Kamis (9/4/2020).
Bantuan yang diterima langsung oleh Bupati Toba, Darwin Siagian, yang didampingi jajaran Pemkab Toba tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
Bupati Toba, Darwin Siagian, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima Pemkab Toba tersebut. Darwin juga dalam kesempatan itu sempat mencoba sarana cuci tangan portabel tersebut.
Sementara Senior Manager Community Affairs PT Regal Springs Indonesia, Dian Octavia, mengatakan, penyerahan bantuan untuk penanganan Covid-19 ini sesuai sesuai dengan program KAMI PEDULI dari Regal Springs Indonesia serta arahan dari Bupati Toba, Darwin Siagian.
“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan kami kepada Pemkab Toba dalam perang melawan Covid-19. Kami akan terus mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19. Semoga bantuan yang kami serahkan ini dapat bermanfaat untuk mendukung Pemkab Toba dalam penanganan Covid-19,” ujarnya sebagaimana disampaikan dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2020).
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Toba, Audy Murphy Sitorus, yang mewakili Bupati Toba, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PT Regal Springs Indonesia yang telah memberikan bantuan tersebut.
“Kami memberikan apresiasi atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami dan masyarakat mengharapkan dan mendoakan kesuksesan bagi PT Regal Springs Indonesia dan seluruh jajarannya,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr Juliawan Hutapea, mengucapkan terima kasih atas bantuan itu. “Bantuan thermogun ini sangat bermanfaat bagi kami. Demikian juga masker dan APD. Kami masih mengalami kesulitan dalam pengadaannya,” tuturnya.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah sekitar dua minggu meninggal dunia, 25 Maret 2020, Anggota DPRD Sumatera Utara Syamsul Bahri Batubara dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut itu, meninggal dunia di RS Murni Teguh Medan dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah membenarkan hasil tes positif Covid-19 terhadap almarhum Syamsul Bahri. “Ya benar, hasil tesnya positif (sesuai swab Balitbangkes). Inisial SBB (Syamsul Bahri Batubara),” katanya menjawab Sumut Pos, Jumat (10/4) malam.
Diterangkan Aris, sebelum menghembuskan nafas terakhir, Syamsul sempat dirawat di rumah sakit. Sesuai kewenangan gugus tugas, setelah terkonfirmasi positif Covid-19 barulah identitas pasien diberitahu ke pihaknya. “Untuk identitas ini memang kami tahunya PDP yang positif. Namun almarhum meninggal di rumah sakit tanggal 25 Maret,” katanya.
Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting menyampaikan dukacita atas wafatnya Syamsul Bahri. Ia juga baru tahu berita bahwa Syamsul dinyatakan positif Covid-19 dari media. “DPRD Sumut sangat kehilangan seorang sosok politisi senior seperti Pak Syamsul Bahri. Kabar (Syamsul dinyatakan positif Covid-19) juga saya tahu dari berita media,” katanya.
Baskami mengaku cukup mengenal sosok Syamsul Bahri semasa hidupnya di lembaga legislatif. “Beliau orangnya baik dan lurus-lurus. Tidak banyak bicara tapi tegas dalam memperjuangkan aspirasi rakyat khususnya yang berada di daerah pemilihannya Kabupaten Asahan, Tanjungbalai dan Batubara,” ujarnya.
Selama dua periode bersama Syamsul Bahri di DPRD Sumut, lanjut Baskami, almarhum punya prinsip dan keras serta berterus terang terhadap persoalan yang dibahas bersama di lembaga legislatif. “Beliau orangnya keras dan punya prinsip, tidak mau terpengaruh dengan orang lain, jika persoalan dianggapnya tidak benar, pasti diluruskannya,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu
Saat dikonfirmasi, Ketua DPD Partai Golkar Sumut Yasyir Ridho Loebis menyebutkan bahwa Syamsul Bahri meninggal dunia dua minggu lalu. “Dua minggu lalu meninggalnya,” katanya singkat.
Informasi yang Sumut Pos peroleh, dalam beberapa bulan terakhir ini, Syamsul Bahri Batubara tampak tidak sehat bahkan jika ke gedung dewan sudah menggunakan tongkat untuk berjalan. Meski demikian, ia tetap menunjukkan semangat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Gugus Tugas Covid-19 Asahan diketahui setelah mendapatkan informasi atas status Syamsul dari pihak rumah sakit, langsung memberitahukan kondisi itu kepada keluarga almarhum. Tim juga segera melakukan pemeriksaan terhadap keluarga, tetangga dan kerabat yang pernah kontak langsung kepada almarhum, termasuk sterilisasi penyemprotan disenfektan di sekitar lingkungan rumahnya. Sebab almarhum saat meninggal sempat disemayamkan di rumahnya. (prn)
Sekretaris PAN Sumut Hendra Cipta didampingi Ketua PAN Deliserdang Imran Obos dan Bendahara Bayu Sumantri Agung saat menyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu.
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – DPD PAN Deliserdang terus bergerak mengkampanyekan pencegahan dan memutuskan mata rantai Covid-19. Partai berlambang Matahari itu juga mendukung “Bersatu Melawan Covid-19”.
Salah satu upaya tersebut berupa aksi menyemprotkan disinfektan, pembagian sembako, masker dan hand sanitizer. Pembagian sembako diutamakan kepada fakir miskin yang ada di Desa Sukamandi Hilir dan Desa Sumberjo, Kecamatan Pagar Merbau, Jumat (10/4).
Turut hadir ikut dalam aksi Bersatu Melawan Covid-19 yakni Sekretaris DPW PAN Sumut H.Hendra Cipta SE (Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut), Ketua DPD PAN Deliserdang Imran Obos SE (Ketua Komisi I DPRD Deliserdang) dan Bendahara DPD PAN Deliserdang Bayu Sumantri Agung (Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang) , Ketua PAN Pagar Merbau Dodi Prayatna, Tim BSA Center Sukamandi Hilir Abdullah dan Tim BSA Center Semberjo Sunardi serta Tim BSA Center dan kader PAN Deliserdang.
Pantauan di Desa Sukamandi Hilir , dipimpin Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung bergerak dari sudut ke sudut dusun melakukan penyemprotan disinfektan. Sejumlah rumah ibadah umat Islam Masjid dan Musholah tak luput dari penyemprotan cairan disinfektan.
Warga disana juga di beri masker, hand sanitizer dan warga yang kurang mampu dan fakir miskin diberi bantuan beras dan tali asih dari Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung.
Bayu Sumantri Agung mengatakan aksi bersatu melawan Covid-19 ini terus akan dilakukan DPD PAN Deliserdang. Ia berharap agar warga selalu waspada untuk menghindari dan mencegah Covid-19.
“Kita harus selalu waspada, karena Covid-19 ini tidak nampak dan harus diwaspadai. Hari kita tadi melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker hand sanitizer. Warga kurang mampu yang kita beri rezeki dan sembako ” kata Bayu Sumantri Agung.
Sementara itu Ketua DPD PAN Deliserdang Imran Obos mengatakan bahwa DPD PAN Deliserdang sudah melakukan aksi penyemprotan disinfektan ke berbagai kecamatan. Ia mengatakan bahwa selanjutnya akan melakukan penyemprotan disinfektan ke kecamatan-kecamatan yang belum di semprot.
” ksi bersatu melawan Covid-19 ini sudah kita lakukan di berbagai kecamatan , yang belum bakal kita laksanakan aksi ini, ya sasaran utama untuk disemprot disinpektan yakni Mushola dan Masjid serta jalam jalan di kecamatan dan rumah warga,”kata Imran Obos.
Ia mengatakan bahwa Pemkab Deliserdang secepatnya merealisasikan bantuan kepada masyarakat.
” Kita berharap Bupati segera merealisasikan bantuan yang sudah dianggarkan karena warga yang terdampak Covid-19 ini sudah sangat berharap ” kata Imran.
Ia mengatakan Pemkab Deliserdang jangan terus melakukan rapat-rapat, namun warga butuh aksi nyata yang sekarang sangat diharapkan.
“Ini yang kita khawatirkan warga sudah tau dari media bakal mendapatkan bantuan Rp300 ribu dalam bentuk sembako. Kita khawatir anggaran tersebut tidak mencukupi kuota, sehingga nantinya timbul kecemburuan sosial, untuk itu Bupati Deliserdang harus betul betul dalam menangani bantuan bantuan ini untuk warganya ” tandas Imran obos.
Sementara itu Sekretaris PAN Deliserdang H.Hendra Cipta mendukung dan memberikan apresiasi kepada DPD PAN Deliserdang yang selalu aktif dalam pencegahan dan memutuskan mata rantai Covid-19. Ia menghimbau kepada seluruh kader PAN khususnya di deliserdang selalu hidup bersih dan taati pemerintah dalam bersatu melawan Covid-19.
” Mari kita sama sama Bersatu Melawan Covid-19 ini, kami memberi Apresiasi PAN Deliserdang yang selalu peduli sama warga , mudah mudahan aksi ini terus berlanjut ” kata Hendra Cipta. (btr)
Petugas dan jemaah yang hendak salat Jumat di Polman terlibat adu mulut.
POLEWALI, SUMUTPOS.CO – Adu mulut mewarnai upaya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membubarkan puluhan orang yang akan melaksanakan salat Jumat di salah satu masjid di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Sejumlah anggota jemaah berkukuh tetap melaksanakan salat Jumat.
Tim Gugus Tugas bersama aparat dari TNI-Polri dan Satpol PP mengimbau jemaah agar membubarkan diri. Jemaah mengaku bingung, kemudian membandingkan pembatasan di tempat ibadah dan pasar maupun warung.
“Ini kita cemburu Pak kalau dilarang salat di masjid. Baru warung dan pasar bebas buka untuk umum, padahal warung dan pasar itu lebih rawan,” ujar salah satu anggota jemaah, Jumat (10/4/2020).
“Apa bedanya karena kita pikir masalah penyebaran, apa kita yakin jika di pasar atau di kantor-kantor itu tidak ada virus? Jadi tidak akan pernah ketemu kalau membicarakan masalah ini,” sebut jemaah lainnya.
Adu mulut antara jemaah dan petugas tidak berlangsung lama setelah pihak MUI Kecamatan Wonomulyo, hadir untuk memberikan penjelasan kepada jemaah terkait pelaksanaan sholat Jumat di Masjid yang sementara waktu ditiadakan. Ini demi menghindari penularan virus Corona yang semakin meluas.
Berdasarkan pantauan petugas, masih ada dua masjid di sekitar Kecamatan Wonomulyo yang diketahui hendak melaksanakan salat Jumat.
“Di Wonomulyo ada dua, satu di Kelurahan Sidodadi, satunya lagi di Desa Sugihwaras. Di Sidodadi jemaahnya mengerti, cuma yang di Sugihwaras, tadi imamnya mau naik ke mimbar langsung saya panggil untuk turun, tadi sempat berdebat dan adu mulut, apalagi jemaah sempat ngeyel ketika diberikan penjelasan dari MUI,” jelas Camat Wonomulyo, H Umbar, saat dimintai konfirmasi di kantornya.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengimbau warga agar mematuhi aturan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona yang telah merenggut banyak korban jiwa.(net)
Ketua DPD PAN Medan, Bahrumsyah SH MH didampingi pengurus dan anggota DPRD Medan membagikan paket sembako kepada Para Pengurus PAC PAN se-Kota Medan
Ketua DPD PAN Medan, Bahrumsyah SH MH didampingi pengurus dan anggota DPRD Medan membagikan paket sembako kepada Para Pengurus PAC PAN se-Kota Medan
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para kader dan simpatisannya yang ada di 151 kelurahan di Kota Medan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan menggagas kegiatan ‘PAN Peduli Dampak sosial Wabah Covid 19’ dengan menyalurkan 1000 paket Sembako kepada para kader dan simpatisannya yang membutuhkan.
Total sembako yang akan disalurkan DPD PAN Medan tersebut terdiri dari 5 Ton Beras, 2 Ton Gula Pasir dan 2 Ton Minyak Goreng yang di bagi menjadi 1000 paket. Paket sembako tersebut diserahkan secara simbolis diberikan langsung oleh Ketua DPD PAN Medan, HT Bahrumsyah SH MH didampingi Sekretaris DPD PAN Medan Agam S Ginting di Kantor DPD PAN Medan, Jalan Bilal Ujung, Jumat (10/4).
“Ini bentuk kepedulian PAN Medan kepada seluruh kader dan simpatisannya yang merupakan masyarakat Kota Medan, sebab tak semua kader dan simpatisan PAN itu orang mampu. Apalagi Covid-19 ini memberikan dampak sosial bagi para kader dan simpatisan kita yang membutuhkan,” ucap Bahrumsyah.
Dikatakan Wakil Ketua DPRD Medan tersebut, bantuan paket sembako itu diberikan secara langsung kepada 21 DPC PAN Medan yang ada di seluruh Kecamatan di Kota Medan.
“Nantinya dari kecamatan akan disalurkan melalui ranting kita yang ada di 151 Ranting se-Kota Medan, bila kader dan simpatisan kita merasa ada masyarakat di sekitarnya yang lebih membutuhkan, silahkan di salurkan. Pembagian bantuan ini dilaksanakan atas kepedulian kita,” katanya.
Disebutkannya, bahwa penyaluran paket sembako itu tifak akan berhenti sampai disitu. PAN Medan akan melaksanakan kegiatan tersebut secara berkelanjutan, mengingat status tanggap darurat oleh pemerintah yang masih berlaku hingga 29 Mei 2020 mendatang.
“Ini adalah awal, dan InsyaAllah akan dilakukan secara berkelanjutan. Kondisi ini pasti akan menimbulkan dampak ekonomi kepada masyarakat Medan, termasuk kepada para kader dan simpatisan kita,” jelasnya.
Disinggung soal dana bantuan pemberian sembako tersebut, politisi asal Medan Utara itu menyebutkan bahwa dana tersebut berasal dari sumbangan anggota DPRD Medan di Fraksi PAN, sumbangan dari kader dan sumbangan dari para donatur lainnya yang sifatnya tidak mengikat.
Dalam kesempatan itu, Bahrum sekaligus mengajak semua kader di DPD PAN Medan yang memiliki kemampuan secara finansial untuk bergotong royong dan bersatu guna memberikan bantuan kepada para kader, simpatisan dan masyarakat Kota Medan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
“Mari peduli, mari berbagi. Ini saatnya kita bersatu untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Kota Medan atas dampak sosial dari Covid-19 ini.” tutupnya.
Pantauan Sumut Pos, turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Fraksi PAN DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution, Sekretaris Fraksi sekaligus Bendahara PAN Medan Abdul Rahman Nasution, Wakil Ketua Fraksi Sukamto dan Bendahara Fraksi Sudari. (map)
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Jasad Mardiah alias Simar (55) berhasil ditemukan tim gabungan Basarnas, Polsek Beringin Polresta Deliserdang, Pol Airud, Relawan, Pemerintah Kecamatan, Jumat (10/4). Jasad Mardiah ditemukan di sekitar 1 Km dari tepi Pantai Putra Deli Desa Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu, Jumat (10/4) sekira pukul 14.30 WIB.
Korban Mardiah sebelum ditemukan sempat dinyatakan hilang di Lundang Beting Tengah berjarak 2 Km dari tepi Pantai Muara Indah Dusun IV Desa Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu, Kamis (9/4).
Dikonfirmasi Camat Pantai Labu Fitriyan Sukri, membenarkan jasad korban ditemukan.”Jasad korban ditemukan 1 Km dari bibir Pantai Putra Deli. Ada 2 perahu karet shiftender dari Pol Airud, 1 perahu karet dari Basarnas, 1 kapal patroli dari Pol Airud,” sebutnya.
Sebelumnya korban bersama Kasdi (55) dan Mariati (54) warga yang sama mencari kerang dengan mengunakan garpu cakar kerang dengan posisi mundur. Tiba-tiba korban masuk ke dalam lundang (lubuk) pada beting tengah dan terbawa putaran arus air lundang.
Korban berteriak minta tolong kemudian Kasdi berusaha untuk menolong dengan menggunakan bambu cakar kerang miliknya akan tetapi arus terlalu deras sehingga Kasdi ikut terbawa arus akan tetapi berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan korban tenggelam hilang terbawa arus air yang kedalaman air laut setinggi dada orang dewasa pasa saat mencari kerang.
Sekira pukul 14.00 wib Kapos Polairud Ipda R Lubis SH beserta anggota dan Ka Pos Kamla Pantai Labu Serma Agus Hariadi beserta anggota dibantu oleh warga sekitar berusaha untuk mencari keberadaan korban. Namun korban tidak ditemukan sebab air sedang pasang besar sehingga pencarian dihentikan untuk sementara warktu. (btr)