28 C
Medan
Friday, January 16, 2026
Home Blog Page 4378

Hiburan Malam di Sidikalang Tetap Buka

BUKA: Hiburan malam di Sidikalang, Kabupaten Dairi, menggeliat meski telah ada imbauan pemerintah soal menghindari keramaian untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona, Minggu (22/3) dini hari. 
BUKA: Hiburan malam di Sidikalang, Kabupaten Dairi, menggeliat meski telah ada imbauan pemerintah soal menghindari keramaian untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona, Minggu (22/3) dini hari. 
BUKA: Hiburan malam di Sidikalang, Kabupaten Dairi, menggeliat meski telah ada imbauan pemerintah soal menghindari keramaian untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona, Minggu (22/3) dini hari. 
BUKA: Hiburan malam di Sidikalang, Kabupaten Dairi, menggeliat meski telah ada imbauan pemerintah soal menghindari keramaian untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona, Minggu (22/3) dini hari. 

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Hiburan malam di Sidikalang, Kabupaten Dairi, masih buka walau telah ada imbauan pemerintah soal menghindari keramaian untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona.

Pantauan wartawan, Minggu (22/3) dini hari, hiburan malam di dua lokasi, yaitu Jalan Lingkar Sidikalang dan jalinsum Sidikalang-Medan Kecamatan Sitinjo, tetap menggeliat.

Dentuman house music menggelegar dan sejumlah wanita lalu lalang di lokasi hiburan malam.

Padahal, baru-baru ini, Bupati Dairi telah membuat surat edaran nomor 440/1364 tanggal 20 Maret 2020 tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap infeksi Covid-19 di kalangan umat beragama se-Kabupaten Dairi.

Surat edaran itu intinya berisi imbauan untuk tidak melakukan aktivitas peribadatan dan bepergian ke luar daerah selama periode penanganan wabah Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi, Rotua Panjaitan, saat dikonfirmasi via selulernya berkali-kali, enggan mengangkat teleponnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Dairi, Eddy Banurea mengatakan, pihaknya akan segera turun dan mengimbau para pengusaha hiburan malam tersebut agar menutup sendiri usahanya untuk sementara. “Pertama-tama, kita imbau dulu. Jika masih membandel, terpaksa kita tindak tegas. Tempatnya kita tutup,” tukas Eddy.

Diberitakan sebelumnya, satu perempuan 40 tahun warga Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, dilarikan ke RSUP H Adam Malik Medan lantaran diduga telah terpapar virus Corona.

Ia baru saja pulang dari Malaysia dan mengalami gejala klinis Covid-19. Informasi terbaru yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19 di Dairi sebanyak 32 orang.

Enam di antaranya merupakan TKI asal Malaysia, sedangkan 26 lainnya adalah keluarga dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Sidikalang dan warga Dairi yang baru pulang dari kota-kota darurat Covid-19 di Indonesia.

“Seluruh ODP tersebut masih belum mengalami gejala Covid-19. Mereka semua sudah mengisolasi diri masing-masing di bawah pantauan kita,” ujar Edison Damanik, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi. (bbs/azw)

Poldasu Ciduk Bandar Togel Simalungun

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Personel Unit Vice Control (VC) Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut meringkus jaringan sekaligus bandar judi judi toto gelap (Togel) di kawasan Kabupaten Simalungun.

Kedua tersangka adalah Roman Sinaga (55), warga Kampung Baru Sudiomulio I, Desa Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, dan Hendrik Sinaga (51), warga Jalan Tanah Jawa, simpang Nagojo, Kelurahan Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Roman berperan sebagai jurtul, sedangkan Hendrik merupakan bandar.

“Kedua tersangka ini berperan sebagai juru tulis (jurtul) dan bandar. Kita masih mengembangkan kasusnya untuk memburu jaringannya yang lain,” kata Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasubdit III/Jatanras Kompol Taryono Raharja, Sabtu (21/3).

Disebutkan Taryono, penangkapan terhadap keduanya dilakukan pihaknya atas informasi masyarakat yang sudah sangat resah dengan praktik togel tersebut. Sebab, mereka sering beroperasi secara terbuka di warung-warung kopi.

“Awalnya, ditangkap tersangka Roman Sinaga dari sebuah warung kopi dekat kediamannya, Kamis (19/3). Tersangka jurtul ini mengaku mampu memperoleh omset Rp 600 ribu dalam setiap putarannya,” terang mantan Waka Polres Tanjung Balai tersebut.

Saat diinterogasi, sambung dia, tersangka Roman Sinaga mengaku menyetorkan hasil omset yang diperolehnya kepada bandar bernama Hendrik Sinaga. Dari keterangan tersebut, dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Hendrik Sinaga di kediamannya sekira pukul 14.30 WIB, Jumat (20/3).

“Hendrik Sinaga mengakui perannya sebagai bandar togel dengan omset kisaran Rp 6 juta setiap putarannya. Tersangka ini kita diduga kuat sebagai bandar karena memiliki 6 jurtul di wilayah Simalungun,” beber Taryono.

Ia menambahkan, kedua tersangka masih diperiksa intensif oleh penyidik Subdit III/Jatanras. Dari kedua tersangka, disita barang bukti 3 unit handphone berisikan pesanan nomor pasangan togel dan uang Rp 750.000.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. Untuk kasusnya, masih terus didalami lebih lanjut,” pungkasnya. (ris/han)

Mayat Wanita di Bawah Batu Gantung Sibaganding

Ilustrasi

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengambang di perairan Danau Toba, tepatnya di bawah Batu Gantung, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Sabtu (21/3) pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Parapat, AKP Irsol menyebutkan, jasad perempuan tersebut kali pertama ditemukan warga setempat, dan melaporkannya ke Polsek Parapat.

Mendapat informasi tersebut, petugas bekerjasama dengan pihak Basarnas Danau Toba langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi mayat tersebut. Saat dilakukan olah TKP, ciri-ciri mayat tersebut memakai baju warna ungu, celana jeans panjang warna hitam, kulit putih dan usia kira-kira 30 tahun.

Setelah mayat dievakuasi langsung dibawa ke RSU Pematang Siantar untuk divisum.”Mayat perempuan tersebut ditemukan sudah dalam keadaan membusuk,”kata Irsol.(bbs)

RS Sri Pamela dan Kumpulan Pane Terima 87 Set APD

SERAHKAN : Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia menyerahkan APD kepada Rumah Sakit Sri Pamela dan Rumah Sakit Kumpulan Pane. sopian/sumut pos
SERAHKAN : Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia menyerahkan APD kepada Rumah Sakit Sri Pamela dan Rumah Sakit Kumpulan Pane. sopian/sumut pos
SERAHKAN : Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia menyerahkan APD kepada Rumah Sakit Sri Pamela dan Rumah Sakit Kumpulan Pane. sopian/sumut pos
SERAHKAN : Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia menyerahkan APD kepada Rumah Sakit Sri Pamela dan Rumah Sakit Kumpulan Pane. sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tebingtinggi menyerahkan bantuan 87 set Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 87 kepada Rumah Sakit Sri Pamela dan Rumah Sakit Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, sebagai rujukan rumah sakit yang menangani kasus Covid-19, Sabtu (21/3).

Bantuan APD diserahkan Kadinkes, Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia Sp PK didampingi Kabid P2P dr Henny diterima langsung Kepala Rumah Sakit Sri Pamela dr Syahrizal Siregar dan Direktur Rumah Sakit Kumpulan Pane, dr Yonhly B Dahban.

Kadinkes Tebingtinggi dr Nanang mengatakan, bantuan tersebut merupakan tahap pertama yang berisikan APD secara lengkap, yang nantinya dapat dimanfaatkan para petugas medis dalam pencegahan Covid-19.

“Meskipun jumlahnya masih terbatas, diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,”katanya.

Kepala Rumkit Sri Pamela, dr Syahrizal Siregar menyampaikan terima kasih kepada Pemko Tebingtinggi melalui Dinkes yang terus memantau kebutuhan rumah sakit di Tebingtinggi, tanpa terkecuali rumah sakit umum daerah atau rumah sakit swasta.

“Kami yakin APD ini sangat bermanfaat bagi para tenaga medis dalam melakukan tugas untuk penanggulangan Virus Covid-19,” paparnya.

APD yang diserahkan berupa pakaian lengkap sampai dengan sepatu, penutup kepala, kaca mata, sarung tangan dan masker. (ian/han)

Cegah Covid-19, Tahanan Narkoba Disemprot Disinfektan

DISEMPROT: Petugas Satuan Narkoba Polres Serdangbedagai menyemprotkan cairan Disinfektan pada tahanan Sat Res Narkoba Polres Sergai.
DISEMPROT: Petugas Satuan Narkoba Polres Serdangbedagai menyemprotkan cairan Disinfektan pada tahanan Sat Res Narkoba Polres Sergai.
DISEMPROT: Petugas Satuan Narkoba Polres Serdangbedagai menyemprotkan cairan Disinfektan pada tahanan Sat Res Narkoba Polres Sergai.
DISEMPROT: Petugas Satuan Narkoba Polres Serdangbedagai menyemprotkan cairan Disinfektan pada tahanan Sat Res Narkoba Polres Sergai.

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona atau covid-19 di Polres Serdangbedagai, Satuan Narkoba Polres Serdangbedagai menyemprotkan cairan Desinfektan pada tahanan Sat Res Narkoba Polres Sergai, Sabtu,(21/03).

Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Martualesi Sitepu,S.H,M.Hum mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan pada tahanan sat narkoba Polres Sergai berguna untuk mencegah penyebaran virus Corona di ruang lingkup polres Sergai khususnya di ruang sat narkoba Polres Sergai,” ungkap AKP Martualesi.

Martualesi menambahkan, Satres Narkoba Polres Sergai juga mengajak masyarakat untuk bersama mematuhi anjuran dari pemerintah untuk tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak.

“Selain tugas kami sehari-hari memberantas narkoba,sekarang kami juga mengajak masyarakat untuk bersama melawan wabah virus Corona dengan menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)dan selalu mencuci tangan dengan sabun,” kata Martualesi. (bbs)

Dinkes Imbau Masyarakat Tebingtinggi Stay at Home

dr Nanang Fitra Aulia
dr Nanang Fitra Aulia
dr Nanang Fitra Aulia
dr Nanang Fitra Aulia

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Untuk menghindari penyebaran Covid- 19 atau Virus Corona di Kota Tebingtinggi, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Imbauan itu disampaikan dengan cara mengelilingi setiap kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi.

Juru bicara penanganan Covid -19 Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi untuk tidak keluyuran dan mengunjungi tempat-tempat keramaian.

“Diimbau kepada seluruh warga Tebingtinggi untuk tidak panik, namun tetap waspada dalam mengantisipasi Covid-19 ini,” bilang Nanang melalui sambungan telepon seluler, Minggu (22/3).

dr Nanang juga meminta agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah, kecuali ada keperluan yang mendesak. Tetap melaksanakan perilaku hidup sehat dan bersih.

“Apabila ada keluhan sakit segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kota Tebingtinggi atau langsung melakukan pemeriksaan ke rumah sakit yang sudah ditunjuk oleh pemerintah setempat,” jelasnya.

dr Nanang menyatakan, sampai saat ini Kota Tebingtinggi masih negatif Covid -19, tetapi pihaknya tidak boleh lengah karena tingkat penyebaran Covid -19 sangat cepat.

“Pulang dari berpergian, setelah sampai rumah cuci tangan sampai bersih menggunakan sabun ataupun alkohol. Mandi dan banyak berdiam di rumah,” pintanya. (ian/han)

Umar Zunaidi: Jangan Sebarkan Hoaks Terkait Covid-19

GUGUS TUGAS : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan memimpin rapat Gugus Tugas Penanganan virus Covid 19 di Balai Kota. sopian/sumut pos
GUGUS TUGAS : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan memimpin rapat Gugus Tugas Penanganan virus Covid 19 di Balai Kota. sopian/sumut pos
GUGUS TUGAS : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan memimpin rapat Gugus Tugas Penanganan virus Covid 19 di Balai Kota. sopian/sumut pos
GUGUS TUGAS : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan memimpin rapat Gugus Tugas Penanganan virus Covid 19 di Balai Kota.
Sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengimbau masyarakat tidak menyebarkan berita hoaks, terkait Covid-19 atau virus Corona.

Imbauan itu disampaikan Wali Kota Tebingtinggi saat di sela-sela memimpin rapat Gugus Tugas penanganan percepatan dalam menangani penyebaran Covid-19 di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Minggu (22/3).

Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan menyatakan sesuai dengan maklumat yang di keluarkan Kapolri tentang keputusan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid- 19, diimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi maklumat Gubernur Sumatera Utara dalam penanganan penyebaran Covid-19.

“Saya kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi untuk tidak melakukan kegiatan dengan menghadirkan massa atau orang banyak pada suatu tempat,” tegasnya.

Begitu juga kepada masyarakat diimbau tidak berpergian ke tempat yang ramai, tetap tinggal di rumah, bila tidak ada keperluan yang mendesak.

Terkait kegiatan perayaan Cenbeng (ziarah kubur) bagi umat Thionghoa di Kota Tebingtinggi ditiadakan, begitu juga dengan pelaksanaan Isra Miraj yang akan dilangsungkan pada Selasa (24/3) dengan menghadirkan al ustad dari Jakarta di masjid Agung.

“Perayaan Cheng Beng kita tiadakan, begitu juga dengan kegiatan Tablik Akbar Isra Miraj di Masjid Agung Kota Tebingtinggi juga kita batalkan, ini dilakukan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19,”bilang Umar Zunaidi.

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan juga meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi tidak benar (hoax) di tengah-tengah masyarakat, karena bisa menimbulkan kepanikan dan keresahan warga yang bisa mengganggu stabilitas perekonomian di Kota Tebingtinggi. (ian/han)

DPRD Deliserdang Desak Pemprovsu Perbaiki Jalan Besar Hamparanperak

BERKUBANG: Pengendara roda dua dan empat kesulitan melintasi Jalan Besar Hamparan Perak berkubang dan rusak.
BERKUBANG: Pengendara roda dua dan empat kesulitan melintasi Jalan Besar Hamparan Perak berkubang dan rusak.
BERKUBANG: Pengendara roda dua dan empat kesulitan melintasi  Jalan Besar Hamparan Perak berkubang dan rusak.
BERKUBANG: Pengendara roda dua dan empat kesulitan melintasi Jalan Besar Hamparan Perak berkubang dan rusak.

Kondisi Jalan Besar Hamparanperak, di Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, semaki rusak parah. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

Demikian ditegaskan Anggota DPRD Deliserdang, M Amdani, Minggu (22/3). Dikatakannya, ada komitmen yang sudah disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memperbaiki jalan tersebut pada bulan April, dan diharapkan tidak ditunda-tunda lagi.

“Pada akhir 2019 lalu, masyarakat sempat melakukan aksi blokir jalan, menuntut agar jalan itu segera diperbaiki, ada kesepakatan bulan depan diperbaiki, kita tidak ingin hanya sebatas janji saja,” tegasnya.

Anggota Komisi A DPRD Deliserdang ini juga meminta, agar perbaikan jalan tidak hanya sebatas wacana saja. Sebab, akses jalan yang menghubungkan Kabupaten – Kota merupakan jalur transpotasi utama perekonomian bagi masyarakat Hamparanperak.

“Yang jelas, akibat jalan itu rusak, secara ekonomi sangat mempengaruhi. Jadi, kita minta agar perbaikan itu disegerakan sesuai harapan yang diinginkan masyarakat dengan melebarkan dan membangun secara permanen beton,” ungap Amdani.

Apabila perbaikan jalan itu ditunda, lanjut Amdani, bakal menimbulkan kekecewaan besar dirasakan masyarakat terhadap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang tidak serius membangun infrastruktur di Kecamatan Hamparanperak.

“Sejauh ini, kita memang belum mendengar proses anggaran untuk perbaikan jalan itu, yang jelas kalau jalan itu gagal diperabiki, saya bersama masyarakat akan melakukan musyawarah untuk mendesak kembali agar jalan itu diperbaiki,” tegasnya.

Hal senada juga ditegaskan Tokoh Pemuda Deliserdang, OK Hatta. Ia sangat kecewa dengan kondisi jalan yang rusak sejak akhir tahun 2018 belum diperbaiki. Dampak dari kerusakan jalan itu telah menggangu sektor perekonomian, distribusi barang dan kelancaran arus lalu lintas.

“Kita berharap, jalan itu segera diperbaiki. Pemerintah telah berjanji untuk memperbaiki jalan itu, jangan lagi ada alasan penundaan perbaikan jalan tersebut,” cetusnya. (fac/han)

Pembakar Kantor Desa Bangun Ditangkap

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Tiga pelaku pembakaran Kantor Kepala Desa Bangun, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, berhasil ditangkap, Minggu (22/3).

Ketiga pelaku adalah JS (35), warga Dusun V, Desa Aek Loba, FA (33) dan HL (29), keduanya warga Desa Bangun.

Kepada polisi, JS mengaku disuruh membakar kantor kepala desa dengan bensin setelah mendapatkan imbalan sejumlah uang dari FA dan HL yang sakit hati dengan kepala desa mereka.

“Motif pembakaran itu karena sakit hati. Kedua pelaku, HL dan FA menyuruh JS membakar kantor desa tersebut,”ujar kata Kapolsek Pulau Raja, AKP AR Manurung, Minggu (22/3).

Saat kejadian, Kamis (19/3), sekitar pukul 02.00 WIB. Polsek Pulau Raja yang langsung turun ke lokasi langsung dapat menyimpulkan, bahwa kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kami menilai kantor kepala desa ini bukan terbakar, akan tetapi sengaja dibakar,” katanya.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa 2 unit mesin TIK, 1 buah kertas DPT Pemilu Tahun 2019 bekas terbakar, 1 buah batang bambu, 1 potong kain umbul-umbul yang terbakar dan 1 buah botol warna hijau.

Lebih lanjut dikatakan Kapolsek, aksi para pelaku terbongkar saat tertangkapnya salah seorang pelaku, yakni JS, atas kasus narkoba jenis sabu di Jalinsum Simpang Pondok Aek Loba, Afd I, Kecamatan Aek Kuasan.

“Saat JS ini dibawa ke Mapolsek, kami mendapatkan informasi, bahwa tersangka ini pelaku pembakaran kantor kepala desa. Saat diinterogasi dia mengaku dan disuruh oleh dua tersangka lain,”pungkasnya.(bbs)

Pencegahan Penyebaran Covid-19, Pemko Binjai Sediakan Rumah Sementara

BERSAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham bersama petugas medis saat mengunjungi Posko Covid 19, Dinas Kesehatan, Minggu (22/3).
BERSAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham bersama petugas medis saat mengunjungi Posko Covid 19, Dinas Kesehatan, Minggu (22/3).
BERSAMA:  Wali Kota Binjai, HM Idaham bersama petugas medis saat mengunjungi Posko Covid 19, Dinas Kesehatan, Minggu (22/3).
BERSAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham bersama petugas medis saat mengunjungi Posko Covid 19, Dinas Kesehatan, Minggu (22/3).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai HM Idaham stand by di Posko Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Binjai, sejak Jumat (20/3) sampai Minggu (22/3). Ini dilakukan Idaham untuk memantau langsung perkembangan yang terjadi di Kota Binjai.

Informasi diperoleh, tercatat sudah ada 61 warga Binjai yang masuk dalam orang dalam pantauan (ODP) dan mengalami peningkatan. Semula pada Jumat (20/3), ada 17 warga Binjai yang berstatus ODP. ”Itu data per Sabtu (21/3). Sekarang belum bisa didata karena akan dilakukan pendataan ulang atau update pada malam hari,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Binjai, Ahmad Yani.

Dari jumlah ODP, seorang dinyatakan sudah sehat. Sementara yang lainnya, masih dalam pantauan. ”Mereka yang dipantau ini setelah habis melakukan berpergian ke luar negeri,” kata Yani.

Dari catatan Sumut Pos, mereka yang ODP setelah berpergian ke Malaysia, Jerusalem, Turki, Thailand, Dubai, India, dan Kamboja. Tak hanya itu, juga ada berpergian dalam negeri.

Sementara, Pemerintah Kota Binjai sudah memfasilitasi masyarakat yang mengalami gejala flu dan demam atau sejenisnya yang termasuk gejala Covid-19. “Pemko Binjai sudah menyiapkan rumah sementara yang berlokasi di MTQ Kota Binjai di Kecamatan Binjai Timur. Rumah tinggal sementara itu terdapat fasilitas yang baik,” kata Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah Daulay. Di rumah sementara, masyarakat yang mengalami gejala dan harus diisolasi, baru boleh pulang setelah dinyatakan sehat kembali. ”Bukan tempat pasien Covid-19, melainkan tempat untuk rumah sementara bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan sejenis gejala flu dan gejala Covid-19,” beber dia.

Di rumah sementara ini, terdapat fasilitas tempat tidur, AC, tv, perawatan medis, konseling, makan dan minum, hiburan hingga olahraga. Masyarakat tidak dipungut biaya. ”Program ini pertama di Indonesia, di mana Pemko menyiapkan tempat tinggal sementara untuk warganya yang merasa khawatir untuk tinggal di rumah dengan gejala flu dan demam,” tukasnya.

Libur Sekolah Diperpanjang

Dinas Pendidikan Kota Binjai memperpanjang masa proses belajar mengajar di rumah. Karenanya, siswa dari tingkat TK, PAUD, SD dan SMP di Kota Rambutan akan melakukan pembelajaran secara mandiri sampai 3 April 2020. ”Dengan situasi yang seperti ini, Presiden, Mendikbud dan Gubernur juga menyarankan untuk belajar mandiri. Bukan libur ya. Dan untuk ASN agar bekerja dari rumah,” kata Kadisdik Kota Binjai, Sri Ulina Ginting.

Kepada seluruh kepala sekolah, Disdik juga meminta agar menyediakan hand sanitizer di setiap kelas. Kemudian melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh lingkungan sekolah dan mengadakan alat pendeteksi suhu tubuh, serta membuat jadwal piket harian di sekolah untuk pendidik dan tenaga kependidikan selama proses pembelajaran mandiri siswa berlangsung. “Untuk Disdik, kita lakukan piket dan tiap gugus untuk mengawasi sekolah binaannya. Tujuannya agar dipastikan anak-anak tetap di rumah dan belajar mandiri di bawah bimbingan guru,” pungkasnya .(ted/han)