TERSANGKA: Para tersangka pembunuh hakim Jamaluddin saat menjalani rekonstruksi, beberapa waktu lalu. Saat ini, berkas ketiga tersangka ini sudah P21.
TERSANGKA: Para tersangka pembunuh hakim Jamaluddin saat menjalani rekonstruksi, beberapa waktu lalu. Saat ini, berkas ketiga tersangka ini sudah P21.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tiga tersangka pembunuhan hakim Jamaluddin (55), dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Dengan demikian, Polrestabes Medan segera melakukan pelimpahan berkas perkara tahap II yakni mengirimkan ketiga tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan.
Dalam pengungkapan kasus pembunuhan hakim Jamaluddin ini, tim gabungan Polda Sumut dan Sat Reskrim Polrestabes Medan membekukn
tiga orang pelaku, yakni otak pelaku Zuraida Hanum (41), istri korban. Kemudian, kedua eksekutor masing-masing M Jefri Pratama (42), warga Jalan Selam, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Medan Denai, dan M Reza Fahlevi (29), warga Jalan Stella Raya/Anyelir, Medan Tuntungan.
Setelah melaksanakan reka adegan hingga penyerahan berkas BAP, ketiga tersangka siap dikirim ke tahap pengadilan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak saat dikonfirmasi mengatakan, berkas perkara ketiga tersangka kasus pembunuhan itu dinyatakan P21 sejak pekan lalu. “Sejak 27 Februari P21,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat (6/3).
Sebelumnya, penyidik dalam kasus itu mengirimkan berkas perkara tahap I tiga tersangka ke Kejari Medan pada Selasa, 18 Februari 2020 lalu. Disinggung mengenai kapan berkas perkara tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti dilakukan, mantan Kapolsek Percut Sei Tuan ini belum bisa menentukan waktu pastinya. Namun, dia rencanakan pada pekan depan. “Rencananya minggu depan dilimpahkan tersangka dan barang bukti,” jawabnya singkat.
Dia juga menyebutkan, ketiga tersangka diduga telah melakukan pembunuhan berencana terhadap hakim Jamaluddin. Mereka dijerat dengan Pasal 340 subs Pasal 338 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1e. Ancaman terberat hukuman mati.
Diketahui, ketiga tersangka ditangkap tim gabungan Direktorat Reskrimum Polda Sumut dan Satuan Reskrim Polrestabes Medan dari lokasi serta waktu terpisah. Motif kasus pembunuhan ini, dikabarkan berlatar belakang cinta segitiga dan sakit hati. Zuraida yang merencanakan dan mendalangi pembunuhan suaminya sendiri, disebut-sebut menjalin asmara dengan Jefri.
Sementara, Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobilnya Toyota Land Cruiser Prado warna hitam BK 77 HD, di areal kebun sawit Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat pada 29 November 2019 lalu. Jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar, yang kemudian memberitahu polisi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan terikat di sela kursi penumpang. Bahkan, terdapat luka memar di bagian leher. (ris)
BERSAMA WAGUBSU: Juarai Indonesia Idol 2020, Lyodra Margaretha Ginting bersama Wagubsu Musa Rajekshah dan keluarga di Rumah Dinas Wagubsu, Jumat (6/3).
BERSAMA WAGUBSU: Juarai Indonesia Idol 2020, Lyodra Margaretha Ginting bersama Wagubsu Musa Rajekshah dan keluarga di Rumah Dinas Wagubsu, Jumat (6/3).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usai menjuarai Indonesia Idol 2020, Lyodra Margaretha Ginting kembali ke kampung halamanya, Sumatera Utara (Sumut). Lyodra bersama kedua orang tuanya pun menyambangi Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumut dan Balai Kota Medan.
Kedatangan Lyodra dan rombongan ke Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumut di Jalan Teuku Daud Medan disambut hangat, Jumat (6/3). Lyodra pun mengucapkan terima kasih kepada Gubermur Edy Rahmayadi, Wagub Musa Rajekshah, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta seluruh masyarakat Sumut yang telah mendukungnya dengan sepenuh hati.
“Saya ucapkan terima kasih untuk dukungan bapak ibu semua. Lewat semangat dan doa yang dikirimkan ke saya sehingga bisa mengantarkan saya menjadi juara pada ajang Indonesian Idol Season X. Semua kebaikan bapak dan ibu hanya Tuhan lah yang bisa membalasnya,” ujar Lyodra mengawali pertemuan sore itu.
Saat ditanyai, apa langkah dan upayanya untuk mempromosikan Sumut, Lyodra berencana akan memperkenalkan budaya yang ada di Sumut lewat balutan busana. “Saya anak Sumut, merasa bangga dengan kekayaaan alamnya. Saya rasa tidak terlalu sulit untuk mempromosikan Sumut dan nanti akan saya coba setiap manggung menggunakan pakaian adat yang ada di Sumut. Tidak ada sedikitpun saya merasa malu, karena saya bangga lahir di Sumut,” tegasnya.
HIBUR
Juarai Indonesia Idol 2020, Lyodra Margaretha Ginting menghibur ASN dan fansnya saat menyambangi Balai Kota Medan, Jumat (6/3) pagi. Lyodra mengucapkan terima kasih kepada Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang telah memberikan doa dan dukungan.
Kemudian, perihal partisipasinya untuk mendukung kemajuan Sumut, Lyodra mengaku siap berkontribusi. “Saya mah, untuk Sumut ayo ayo saja. Saya mau sekali mengabdi untuk tanah kelahiran. Tinggal nanti disesuaikan dengan manajemen, karena saat ini saya bukan lagi hanya milik Sumut, tapi sudah menjadi milik seluruh warga Indonesia,” tambahnya.
Menyambut kedatangan Lyodra Ginting, Wagub Sumut Musa Rajekshah pun mengucapkan selamat karena telah berhasil menjadi juara Indonesian Idol. “Lyodra hebat, tetap rendah hati selalu. Ingat bukan karena hebatnya kita, tapi karena Tuhan yang beri kesempatan kita untuk menjadi juara. Selamat ya Lyodra,” ujar Wagub.
Wagub berpesan agar kedepanya Lyodra mampu membagi waktu untuk berlajar dan menyanyi. “Kedepanya Lyodra harus belajar bagaimana mengatur waktu antara belajar dan menyanyi. Harus bisa menyesuaikan, kalau bisa sebelum manggung bisa menyempatkan untuk belajar,” tambahnya.
Tak hanya sendiri, Wagub Musa Rajekshah turut didampingi Wakil Ketua PKK Sumut Sri Mihari Ayu Musa Rajekshah, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Kepala Dinas Pariwisata Sumut Ria Telaumbanua, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Efendi Pohan dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Hendra Dermawan Siregar.
Suasana pun kian hangat, saat Lyodra mulai menyanyikan satu demi satu lagu, seperti Simfoni yang Indah milik Once Mekel. Tanpa diiringi lantunan musik pun, suara Lyodra mampu membuat decak kagum para tetamu yang hadir.
Sebelumnya pada Jumat (6/3) pagi, Lyodra Ginting juga menyambangi Balai Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan Petisah, Jumat (6/3) pagi. The Next Indonesian Idol 2020 ini juga mengucapkan terima kasih kepada Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution yang telah mendukung dan mendoakannya.
Kehadiran Lyodra, membuat lantai satu kantor Wali Kota Medan dipenuhi aparatur sipil negara (ASN) dan para fansnya yang ingin berfoto. Sebagai ungkapan terima kasih, Lyodra tampil membawakan tiga buah lagu di hadapan Akhyar dan seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Medan.
Lyodra datang bersama kedua orang tuanya beserta tim manajemen dan sejumlah sahabat Lyodra. Mereka diterima Akhyar dengan penuh kehangatan. “Halo Diva Indonesia!,” sapa Akhyar sambil menyalami Lyodra.
“Saya mengucapkan selamat kepada Lyodra, karena telah keluar sebagai juara Indonesian Idol sekaligus mengharumkan nama Kota Medan,” imbuhnya.
Akhyar juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua Lyodra karena telah berjuang keras mengambangkan bakat yang dimiliki Lyodra, sehingga kini menjadi salah satu penyanyi berbakat di Tanah Air. Akhyar pun berharap, apa yang telah dilakukan orang tua Lyodra ini menjadi contoh bagi orang-orang tua lainnya di Kota Medan, sehingga nantinya akan lahir kembali Lyodra-Lyodra yang baru.
Mantan anggota DPRD Medan itu berpesan, agar Lyodra tidak sombong dan tetap menjadi Lyodra seperti biasanya. “Tetap banggalah menjadi anak Medan, sebab Medan merupakan kampung halaman kita. Kami semua warga Kota Medan senantiasa mendukung Lyodra hingga nantinya menjadi diva terbaik di Indonesia,” pesannya.
Kepada pihak manajemen Lyodra, Akhyar berharap agar event-event Lyodra nantinya untuk ke daerah-daerah khususnya ke Sumut dan Kota Medan diberi Privilege. Artinya jangan ada pembatasan dari pihak manajemen apabila ada pihak daerah yang mengundang Lyodra untuk tampil terutama lagi dalam acara-acara keluarga. “Harus dipahami, Lyodra bukan milik manajemen semata melainkan milik seluruh masyarakat sehingga masyarakat tetap bisa bertemu langsung dengan Lyodra, termasuk di acara-acara seperti di Jambur sekalipun,” harapnya.
Sementara itu, Lyodra juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan Akhyar beserta seluruh warga Kota Medan sehingga dirinya tetap bertahan dan keluar sebagai pemenang Indonesian Idol. “Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan mengharapkan terus dukungannya untuk terus maju. Saya juga berharap Medan terus berprestasi dan berkarya sehingga akan ada pendatang-pendatang baru lagi dari Medan. Disamping itu juga saya berharap Kota Medan yang kita cintai ini tetap makmur, jaya dan sejahtera,” ujar Lyodra.
Usai diterima Akhyar di ruang khusus, Lyodra kemudian menyapa seluruh ASN di Lingkungan Pemko Medan yang juga mendukungnya mulai dari penyisihan sampai keluar menjadi pemenang. Sebagai ungkapan apresiasi dan terima kasihnya Lyodra menyanyikan tiga lagu yakni Laksamana Raja Di Laut, Jikalau Kau Cinta serta lagu yang dibawakannya ketika tampil di Grand Final Indonesian Idol yaitu Biring Manggis yang dipadu dengan lagu Sik Sik Sibatumanikam.
Tidak hanya ASN, Akhyar beserta sejumlah Pimpinan OPD juga ikut bergoyang ketika lagu “Biring Manggis” dan “Sik Sik Sibatumanikam” dibawakan dengan apik oleh Lyodra. Semua bergembira menyambut keberhasilan dara cantik berdarah Karo ini yang telah berhasil mengharumkan Kota Medan di blantika musik Indonesia. (prn/map)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit (RS) khusus perawatan infeksi Covid-19 di Pulau Galang, Batam, dibangun Kementerian PUPR pada pekan depan. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, pihaknya mendapat tugas dari presiden untuk membangun RS itu dengan target penyelesaian kurang dari satu bulan.
’’Mudah-mudahan minggu depan sudah mulai. Kira-kira Senin (9/3),” kata Dirjen Cipta Karya PUPR Danis Hidayat Sumadilaga kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos), Jumat (6/3). Danis mengatakan, saat ini tim cipta karya merancang desain RS tersebut yang meliputi dimensi, tata ruang dan penentuan lokasi. Mulai Senin, dilakukan land clearing, pengerukan, serta persiapan lahan sebelum fondasi dipasang.
Danis menjelaskan, pembangunan dilakukan dengan menunjuk kontraktor swasta. Namun, hingga kemarin cipta karya belum menentukan kontraktor tersebut. ’’Yang jelas BUMN, akan dilakukan dengan skema penunjukan langsung,” jelasnya.
Selain itu, menurut Danis, total biaya pengerjaan belum diketahui karena sifat proyek mendadak dan tidak ada dalam program PUPR. Untuk mencapai teknik pengerjaan paling cepat, RS akan dibangun dengan material yang hampir seluruhnya pracetak (precast). ’’Saat ini kami inventarisasi material precast yang siap digunakan. Kami cari dari berbagai daerah. Dari Jabodetabek, Batam, dan sebagainya,” katanya. Dengan cara itu, Danis berharap pengadaan bahan precast bisa lebih cepat. Material-material tersebut akan diangkut ke Pulau Galang.
RS Pulau Galang, lanjut Danis, akan memiliki kapasitas total 1.000 tempat tidur. Sekitar 50 kamar didesain untuk ruang isolasi. Sisanya digunakan untuk observasi pasien suspect korona. Mengenai pekerjaan, sebelumnya dikabarkan bahwa Kementerian PUPR akan dibantu prajurit Zeni TNI-AD. Namun, Danis menyebut pihaknya belum memutuskan.
’’Masih dilihat dulu, kalau nanti memang dibutuhkan (bantuan dari Zeni, Red) pasti kami berkoordinasi dengan TNI,” katanya. (tau/c7/oni)
STERILISASI: Pemerintah Arab Saudi memberlakukan pembatasan akses di Masjidilharam terkait upaya sterilisasi mengantisipasi penyebaran virus Corona.
STERILISASI: Pemerintah Arab Saudi memberlakukan pembatasan akses di Masjidilharam terkait upaya sterilisasi mengantisipasi penyebaran virus Corona.
SUMUTPOS.CO – DUBES Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyampaikan pemberlakuan pembatasan akses di Masjidilharam. Pembatasan ini berlaku sejak Kamis (6/3) lalu. Tepatnya sesaat menjelang salat Ashar di Makkah atau malam hari waktu Indonesia.
Agus mengatakan ada enam ketentuan yang diberlakukan di Masjidilharam terkait dengan upaya sterilisasi mengantisipasi penyebaran virus Korona. ’’Penutupan jalur utama tawah di sekitar Kakbah dan lajur sa’i antara Safa dan Marwah,’’ katanya kemarin (6/3).
Ketentuan berikutnya adalah kegiatan salat hanya bisa dilakukan di dalam masjid. Tidak sampai di pelataran tawaf di dekat Kakbah. Seperti terlihat dalam pelaksanaan salat Jumat kemarinn
imam terlihat menempati posisi di lantai dua. Pada kondisi normal, imam maupun khatib menempati lokasi di pinggir Kakbah. Tepatnya di bawah pintu Kakbah.
Peraturan lainnya adalah penangguhan kegiatan ibadah umrah bagi jamaah asing maupun warga Saudi sendiri. ’’Orang yang berpakain ikhram tidak diperkenankan masuk ke Masjidilharam di kota Makkah dan Kawasan di sekitarnya,’’ kata Agus. Dia belum mengetahui kapan aturan larangan umrah ini dicabut.
Selain itu pemerintah Arab Saudi melarang pelaksanaan I’tikaf atau tidur-tiduran di dalam Masjidilharam. Masjidilharam ditutup mulai selepas salat Isya hingga satu jam sebelum salat Subuh. Selama beribadah di dalam Masjidilharam, jamaah juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar. Kemudian tempat-tempat minum air zam-zam yang tersebar di sejumlah titik dihentikan sementara.
Penutupan serupa juga dijalankan di Masjid Nabawi di Madinah. Agus menuturkan saat ini rata-rata jamaah umrah asal Indonesia sudah terkonsentrasi di Madinah. Kegiatan ibadah umrah mereka sudah selesai dikerjakan. Setelah diberlakukan penangguhan sementara perjalanan umrah ke Makkah dan ziarah ke Masjid Nabawi di Madinah, KBRI Riyadh mengeluarkan himbauan untuk WNI di sana.
’’KBRI Riyadh mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi tidak melakukan perjalanan ke Makkah dan Madinah,’’ katanya. Selain itu WNI di Arab Saudi diperingatkan supaya hati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Sebab jika terkena masalah penyebaran berita hoax, hukumannya cukup besar. Yakni mencapai 3 juta riyal atau setara Rp 11,4 miliar dan penjara lima tahun.
KBRI Riyadh menyampaikan bahwa upaya pemerintah Arab Saudi itu perlu dihargai. Sebab mereka bertujuan untuk membatasi penyebaran virus Korona di negara mereka. Selain itu juga mencegah adanya penyebaran Korona di kota Makkah dan Madinah. Kedua kota itu mendapatkan perhatian serius supaya terhindar dari segala ancaman wabah penyakit.
Peningkatan kewaspadaan terus digaungkan oleh pemerintah. Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah menghimbau, WNI yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri terutama Iran, Italia, dan Korea Selatan untuk meningkatkan kehati-hatian. Terutama, menyangkut kesehatan.
“Dan jangan mengunjungi daerah yang dilock down,” ujarnya kemarin.
Menurut dia, saat ini kondisi WNI di tiga negara tersebut terpantau baik. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di masing-masing negara sudah berkoordinasi dan mengirimkan bantuan untuk para WNI. “Di Korsel, KBRI bagikan masker juga,” ungkapnya.
Hal ini turut diamini oleh Susanti Mugi Lestari, 30, salah satu mahasiswi Indonesia di Daegu, Korea Selatan. Menurut dia, KBRI Seoul cukup sigap. Bantuan masker juga sudah dikirim. Selain itu, ada grup khusus yang dibuat untuk semua mahasiswa yang ada di Daegu, di 3 universitas.
“Selalu di update setiap harinya kalau misal butuh apa-apa. Untuk antisipasi juga kalau ada hal buruk terjadi,” tutur mahasiswi di Kyungpook National University, Daegu, Korea Selatan tersebut.
Bagi Santi, sapaan akrabnya, kondisi ini seperti mimpi buruk. Tak pernah terbayangkan olehnya bisa terjebak dalam situasi kegawatdaruratan ini. terlebih, di negara orang. “Kaget banget pas awal-awal,” ujarnya.
Pasalnya, di minggu-minggu awal, tak banyak kasus terjadi. Namun, kondisi tiba-tiba berubah drastis. Dalam satu hari bisa puluhan orang. “Kan horror ya. Tapi setelah tahu alasannya kenapa, jadi wajar gitu sih kenapa jadi banyak,” jelas perempuan asli Purwokerto, Jawa Tengah tersebut.
Melihat kondisi tersebut, orang tuanya sempat meminta dirinya kembali ke Tanah Air karena khawatir. Tapi Santi berhasil meyakinkan mereka bahwa kondisinya baik-baik saja. Selain itu, jadwal kuliah pun sudah dekat. Karenanya dia memutuskan tetap tinggal. “Selain itu, prosesnya agak ribet menurutku kalau pulang. Kayak harus isolasi diri selama 2 minggu, trus jadwal kuliah yg udah ditentuin juga waktu itu,” ungkapnya.
Memang, jadwal kuliah akhirnya diundur. Ada kebijakan dari kampus untuk meliburkan perkuliahan lebih lama. Dari yang harusnya masuk di tanggal 2 Maret 2020 menjadi 16 Maret 2020. Hal ini menyusul adanya kasus infeksi di wilayah kampus. Dari info yang diperolehnya, ada 16 orang terinfeksi SARS-CoV-2. Sehingga, beberapa gedung ditutup dan disterilisasi. “Jalan-jalan di dalam kampus juga, disterilisasi sama truk army gitu,” tuturnya.
Meski begitu, dia mengaku tetap safe selama di sana. Tak ada kekhawatiran berlebihan menghadapi wabah ini. Dia pun merasa untuk saat ini tak perlu ada opsi evakuasi. “Kalo dibilang takut ya takut, cuma kalau melihat gercepnya pemerintah sini dalam menangani pasien sama pelaksanaan deteksi, trus keterbukaan informasi ke semua pihak, jadi ngerasa safe aja,” papar Alumni Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut.
Selain itu, sosialisasi soal cara mengantisipasi wabah Covid-19 ini pun sudah sangat massif. Setiap orang akan mendapat sms setiap hari terkait informasi seputar virus SARS-CoV-2. Kuncinya, untuk sementara hindari keraimaian serta pola hidup sehat dan bersih. “Jaga kebersihan, makan seimbang, jaga imunitas tubuh, konsumsi lebih banyak vit c,” ujarnya.
Sama seperti di Indonesia, di awal-awal, sempat ada panic buying. Baik itu bahan makanan hingga masker. Namun, kondisi tersebut sudah mereda. Persediaan makanan sejauh ini masih aman. Pasar dan minimarket masih buka. Kemudian, ada kebijakan untuk mendapatkan masker di apotek dan beberapa toko khusus jumlahnya dibatasi. Setiap orang hanya boleh membeli 2 masker setiap minggu dan wajib menunjukkan kartu identitas.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan kembali saat ini instansinya mengerahkan kekuatan yang dibutuhkan pemerintah dalam menangani wabah korona. “Kita sedang menangani dampak dari mewabahnya Covid-19,” terang dia kepada para prajuritnya di Mabes TNI, Jakarta Timur kemarin (6/3). Dia memastikan bahwa personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI siap dikerahkan kapan pun dalam misi tersebut.
Menurut Hadi, semua langkah yang diambil oleh instansinya sudah sesuai dengan arahan dan kebijakan pemerintah. Selain itu, dia menyatakan bahwa mereka juga menggandeng negara lain. “Bekerja sama dengan berbagai negara,” imbuhnya. Mulai evakuasi ratusan WNI dari Wuhan, Tiongkok sampai evakuasi anak buah kapal World Dream, TNI terlibat. Terbaru, mereka sudah memindahkan ABK Diamond Princess.
Berdasar informasi yang diterima oleh Mabes TNI, ABK kapal pesiar tersebut sudah berada di Pulau Sebaru Kecil. Mereka sudah dipindahkan dari KRI dr Soeharso-990 pada Kamis sore (5/3). Sebelumnya, proses pemindahan puluhan WNI tersebut sempat terkendala cuaca. Karena itu, mereka langsung dipindahkan saat cuaca membaik. Mabes TNI memastikan, tidak ada kendala apa pun selama pemindahan dilakukan.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono juga turun langsung saat 68 ABK dari Diamond Princess dipindahkan. “Dievakuasi bersama sepuluh pendamping dari KRI dr Soeharso-990,” ungkap Yudo. Mengapa hanya 68 ABK Diamond Princess yang dipindahkan ke Pulau Sebaru Kecil? Yudo menyatakan bahwa satu ABK dibawa ke Jakarta.
Keputusan tersebut diambil lantaran hasil tes darah satu ABK tersebut masih belum meyakinkan. “Di bawa KRI dr Soeharso-990 menuju ke Jakarta guna penanganan yang lebih instensif di rumah sakit yang ditunjuk,” terangnya. Yudo memastikan bahwa fasilitas berikut sarana dan pra sarana yang ada di Pulau Sebaru Kecil sudah memadai untuk mengobeservasi 68 ABK Diamond Princess.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi menyatakan bahwa semua langkah yang dilakukan oleh intansinya terkait dengan wabah korona sudah sesuai ketentuan. “Kami berpedoman pada Inpres Bio Security,” tegasnya. Dia meyakinkan, pihaknya tidak akan keluar koridor. “Jadi, diminta atau tidak, kami lakukan apa yang harus kami lakukan berdasarkan inpres,” tambahnya. (byu/lyn/wan/mia/syn)
UMUMKAN: Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengumumkan jumlah pasien virus corona Covid-19 bertambah jadi 4 orang, Jumat (6/3).
UMUMKAN: Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengumumkan jumlah pasien virus corona Covid-19 bertambah jadi 4 orang, Jumat (6/3).
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pencarian orang-orang yang terlibat kontak dekat dengan kasus 1 dan 2 Covid-19, membuahkan dua kasus positif lain. Kedua pasien yang disebut dengan kasus 3 dan 4 itu kini menjalani isolasi di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta. Ada pula lima pasien lain dari kontak dekat kasus 1 yang diisolasi dan berstatus suspect.
KONFIRMASI kasus disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jumat (6/3). Keduanya merupakan kontak dekat dari kasus 1 yang berinteraksi di ruangan dansa yang sama. Temuan keduanya berawal dari contact tracing yang dilakukan terkaiit kasus 1. Sebab, sejak kasus 2 sakit, dia tidak memiliki close contact.
Pencarian itu dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan melibatkan kepolisian dan BIN. Hasilnya, didapatkan 80 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan pada 14 Februari itu. 80 orang itu kemudian dikerucutkan menjadi 20, yang berada satu ruangan dnegan kasus 1. 20 orang itu didalami lagi sedekat apa interaksinya dengan kasus 1. Hasilnya didapati tujuh orangn
’’Tujuh ini yang kemudian kami bawa semuanya ke rumah sakit, di Saroso,’’ terang Yuri.
Di RS tersebut, ketujuh orang itu diisolasi. Karena menunjukkan gejala fisik yang mengarah pada influenza, namun bukan influenza berat. Mereka masih tergolong influenza sedang dan ringan. ’Kalau panas tidak terlalu tinggi, pilek-pilek sedikit, dan sebagainya,’’ lanjut Yuri. Mereka tidak masuk di hari yang sama.
Mereka menjalani serangkaian tes virus untuk memastikan apakah ada SARS-Cov-2 di dalam saluran pernafasan mereka. ’’Dari 7 orang ini kita dapatkan 2 orang confirm positif (Covid-19) yang kita sebut sebagai kasus nomor 3 dan 4,’’ ungkap pria yang juga menjabat Sekretaris Ditjen P2P Kementerian Kesehatan itu.
Kondisi keduanya secara fisik seperti sakit flu pada umumnya. Suhu badannya menunjukkan angka 37,6 dan 37,7 derajat, mendekati ideal. Masih ada pula keluhan batuk dan pilek tetapi tidak ada sesak nafas. Kondisi mereka terus diintervensi agar membaik. Keduanya WNI, dan masing-masing berusia 33 dan 34.
Yuri menuturkan, lima orang rekan mereka akan melanjutkan masa isolasi untuk memastikan mereka sembuh dari influenzanya. Saat ini, status mereka adalah suspect Covid-19. Bila sudah dipastikan mereka negatif Covid-19, barulah kelima orang itu akan dipulangkan. Pihaknya memilih berhati-hati dan tidak mengambil risiko langsung memulangkan kelima orang tersebut. ’’Karena nanti bisa menjadi subklaster baru seandainya positif,’’ tuturnya.
Di saat yang sama, Yuri juga membantah bahwa satu ABK Diamond Princess positif Covid-19. ’’Diamond Princess masih suspect. Jangan diklaster dulu,’’ ujar Yuri.
Sebanyak 68 rekannya sudah dipastikan negatif Covid-19. Sementara, dia harus mengulang uji virusnya untuk meyakinkan apakah dia positif atau negatif Covid-19.
Pasien Meninggal Negatif Corona
Begitu pula dengan pasien yang meninggal di RSPI. Yuri menyebut penyebab meninggalnya adalah sepsis bacterial. Pneumonia akibat bakteri. Sementara, hasil uji virus menyatakan negatif. Dia juga tidak ada dalam daftar klaster penyebaran Covid-19. ’’Saya tidak mendapatkan laporan bahwa dia terkonfirmasi coronavirus karena bukan bagian dari klaster ini,’’ ucapnya.
Terkait dengan keberadaan kasus 3 dan 4, pihaknya segera menugaskan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk melakukan contact tracing. Mencari siapa saja orang-orang yang berhubungan dnegan kasus 3 dan 4 terhitung sejak mereka mulai ada gejala influenza. Bila nanti ditemukan ada suspect baru dari close contact kasus 3 dan 4, maka mereka akan menjadi subkluster.
Secara keseluruhan, saat ini ada 11 Suspect Covid-19 yang sedang ditangani. Lima di antaranya adalah close contact kasus 1 dan 2. Satu orang ABK Diamond Princess, dan sisanya tersebar di beberapa tempat. Mereka saat ini masih terus dirawat dan ditunggu hasil uji virusnya. Apakah positif atau negatif.
Sementara itu, kondisi kasus 1 dan 2 sendiri dinyatakan membaik. Pemerintah masih menunggu hasil uji virus terhadap mereka. Bila negatif, mereka akan dirawat dan besok bakal menjalani uji virus lagi. ’’Kalau diperiksa lagi hasilnya negatif, maka ini dinyatakan sembuh,’’ jelasnya.
Prosedur dan kriteria yang sama telah digunakan pula untuk menyatakan sekitar 55 ribu pasien positif Covid-19 sembuh. Mereka semua juga sudah dipulangkan. Karena itu, bila hasil tes kedua negatif, maka kasus 1 dan 2 dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Waspada Gelombang Kedua
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono menyatakan bahwa gelombang kedua harus diwaspadai dengan menyiapkan sarana dan prasarana. Sebab, hal ini berkaitan dengan surveilan aktif yang harus dilakukan. Termasuk untuk uji sampel.
Kementerian Kesehatan melalui sepuluh balai teknik kesehatan lingkungan siap untuk melakukan pengujian sampel. Namun pengujiannya baru sebatas menemukan virus corona. Jika sudah, maka selanjutnya diserahkan ke Badan Litbang Kemenkes (Balitbangkes). “Yang berhak mengkonfirmasi itu Balitbangkes,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pemeriksaan penyakit karena virus yang paling sederhana adalah dengan pemeriksaan darah. Jika leukositnya turun artinya terifeksi virus. “Kalau sudah diketahui infeksinya karena apa, maka dicari virusnya jenis apa. Kalau ditemukan itu virus corona dilakukan genom sequence,” beber Anung.
Kalau ada orang yang positif Covid-19 dan sedang dirawat, maka antibody akan naik pada hari kedua hingga ke tujuh. Setelah itu antibodynya turun. Hari ke lima dilihat ada antibody seberapa banyak. Sehingga pengambilan spesimen dilakukan dilakukan beberapa kali. Yakni hari kelima, kesepuluh, dan ke 13 atau 14. “Ini terkait apakah bisa menularkan atau tidak,” tuturnya.
Terpisah, kemarin Kantor Staf Presiden mengumumkan protokol yang digunakan sebagai arahan publik dalam menyikapi Covid-19. Ada beberapa protocol, mulai di bidang Pendidikan, ruang publik dan transportasi, komunikasi, dan tentu saja protokol kesehatan (lihat grafis).
Sekjen Kemenkes Oscar Primadi menjelaskan, untuk protocol kesehatan sebenarnya selama ini sudah cukup jelas. Bila masyarakat merasa kurang sehat, segera memeriksakan diri di fasilitas kesehatan. ’’Yang kita patok adalah suhu tubuh pada posisi demam 38 derajat Celsius,’’ terangnya. Bila batuk atau pilek, beristirahat di rumah. Sat mulai sesak nafas, segera berobat kef askes terdekat dengan mengenakan masker.
Di forum yang sama, Kementerian Hukum dan HAM juga mengumumkan penolakan terhadap 118 WNA untuk masuk ke Indonesia akibat Covid-19. Penolakan itu dilakukan selama periode 6 Februari-5 Maret. Mereka berasal dari 30 negara. ’’Mereka adalah yang selama 14 hari ada di episentrum di cina (RRT), dari paspornya,’’ terang Direktur Lalu Lintas keimigrasian Ditjen imigrasi Cucu Koswala.
Kemudian, bila ada WNA yang suhu badannya di atas 38 derajat, akan ditolak juga. Mereka diminta kembali ke negaranya menggunakan pesawat yang membawa mereka ke Indonesia. Baru-baru ini, penolakan akhirnya juga diberlakukan kepada WNA yang baru saja mengunjungi beberapa daerah di Italia, Iran, dan Korsel.
Bagi WNA yang sempat berkunjung ke episentrum, mereka harus berada di luar episentrum setidaknya selama 14 hari sebelum ke Indoensia. ’’Walau sudah lebih dari 14 hari tetap kami mintakan surat keterangan bebas korona dari otoritas kesehatan setempat,’’ lanjut Cucu.
Itu pula yang menjadi jawaban mengapa masih ada ratusan WN Tiongkok yang datang ke Indonesia. Mereka bisa lolos karena sudah tinggal lebih dari 14 hari di luar Tiongkok dan memiliki surat keterangan bebas Covid-19.
Setibanya di Indonesia, protocol kesehatan berlaku bagi mereka. Suhu tubuh harus di bawah 38 derajat. Sebelum masuk pemeriksaan keimigrasian, mereka terlebih dahulu melewati thermal scanner. Bila suhunya lebih dari 38, maka mereka langsung ditolak tanpa perlu menjalani pemeriksaan imigrasi. (byu/lyn/wan/mia/syn)
SIDANG ISTIMEWA: Wabup Karo, Cory S Sebayang menghadiri sidang paripurna istimewa peringatan hari jadi Kabupaten Karo ke-74 di DPRD Karo, Jumat (6/3).
solideo/ SUMUT POS
SIDANG ISTIMEWA: Wabup Karo, Cory S Sebayang menghadiri sidang paripurna istimewa peringatan hari jadi Kabupaten Karo ke-74 di DPRD Karo, Jumat (6/3).
solideo/ SUMUT POS
KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang berharap Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo ke-74 dapat meningkatkan rasa cinta terhadap Bumi Turang, serta menghargai nilai-nilai sejarah kelahirannya.
Hal ini dikatakan Cory dalam sambutannya pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Karo, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karo, Jumat (6/3). “Kiranya masyarakat Kabupaten Karo memperingati hari jadi daerahnya, membawa kebaikan kepada seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Sidang ini sendiri sempat molor satu jam lebih dari jadwal undangan pukul 9.30 WIB. Namun agenda tahunan ini baru dimulai pada pukul 11.00 WIB, dan hanya dihadiri 20 dari 35 anggota DPRD Karo.
Paripurna dipimpin Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan didampingi dua Wakil Ketua DPRD Karo masing-masing Metua Sidharta Bukit dan David Kristian Sitepu serta sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Karo.
Sementara Bupati Karo tidak hadir karena di waktu bersamaan mengikuti Pra Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) tingkat Provinsi Sumut, di Hotel Sibayak, Berastagi. Iriani br Tarigan ketika dikonfirmasi mengakui molornya kegiatan ini karena menunggu kehadiran Bupati Karo dan Gubsu Edy Rahmayadi.
Sebab ada agenda Gubsu dan Bupati Karo mengikuti acara pra Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan) tingkat Provinsi Sumut di Hotel Sibayak, Berastagi. “Ditunggu Gubsu dan Bupati Karo tidak hadir hampir satu jam maka kita laksanakan sidang Paripurna DPRD Karo,” ungkapnya.
Sebelum sidang kegiatan diawali dengan upacara ziarah ke Makam Pahlawan di Jalan Veteran Kabanjahe. Kegiatan itu diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, TNI-Polri, ASN, elemen masyarakat dan dilakukan penaburan bunga ke makam para pahlawan.
Direncanakan, perayaan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Karo dilaksanakan selama dua hari Sabtu-Minggu (7-8/3) di Taman Mejuah-Juah Berastagi. Adapun kegiatan itu dengan menyajikan unggulan-unggulan daerah, mulai dari segi pertanian, kuliner. Dan juga diisi berbagai hiburan musik dan seni tradisional Karo dan sebagainya. (deo/han)
HADIRI: Wali Kota Binjai, H.M Idaham, menghadiri Binjai Off Road Expedition Two (BOR X Two) 2020 di Pendopo Umar Baki,Kamis(5/3).
tedi/ SUMUT POS
HADIRI: Wali Kota Binjai, H.M Idaham, menghadiri Binjai Off Road Expedition Two (BOR X Two) 2020 di Pendopo Umar Baki,Kamis(5/3).
tedi/ SUMUT POS
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H.M Idaham, melepas peserta Binjai Off Road Expedition Two (BOR X Two) 2020 di Pendopo Umar Baki,Kamis(5/3). Idaham mengatakan, acara ini merupakan menjalin silaturahmi sesama pecinta off road.
“Saya ucapakan terimakasih atas partisipasi khususnya rekan-rekan off roader. Selamat menikmati,” ujarnya.
Ketua Panitia M Mahfullah P Daulay dalam laporannya mengatakan, event yang mengambil tema expedition Orang Utan ini ditujukan sebagai salah satu program pemko Binjai dalam wisata.
“Selain agenda rutin, kegiatan ini juga sebagai ajang promosi wisata di Kota Binjai.” serunya.
Sekretaris Daerah Binjai ini menambahkan, event tersebut digelar selama empat hari. Mulai dari 5 Maret 2020 hingga 8 Maret 2020.
Sedikitnya, 51 unit meramaikan BOR X Two dan 48 orang. “Ini sebagai bentuk kerjasama antara Pemko Binjai dan komunitas dalam promisikan wisata,” tukasnya. (ted/han)
TANPA IMB: Bangunan ruko tanpa IMB yang berdiri di atas lahan Eks PTPN II, Desa Emplasemen Kualanamu, Kecamatan Beringin.
batara/sumut pos
TANPA IMB: Bangunan ruko tanpa IMB yang berdiri di atas lahan Eks PTPN II, Desa Emplasemen Kualanamu, Kecamatan Beringin.
batara/sumut pos
DELISSERDANG, SUMUTPOS.CO – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Deliserdang, Suryadi Aritonang berjanji akan membongkar bangunan ruko yang sedang dibangun di Lahan PTPN II, Desa Emplasemen Kualanamu, Kecamatan Beringin. Pembokaran akan dilakukan jika pihak pengusaha tidak kunjung mau mengurus IMB ke Pemkab Deliserdang.
“Saat ini kita sedang cek ke lokasi dan akan kordinasi dengan Dinas Perizinan Deliserdang. Akan kita bongkar walaupun bangunan sudah berdiri, dengan catatan apabila pengusaha tak mau atau tak niat urus IMB,” kata Suryadi, Jumat (6/3).
Nantinya pengusaha itu akan semakin rugi apabila pembangunan berlanjut sampai tuntas, namun tak ada niat urus IMB. “Walau sudah cantik dan selesai bangunan itu, pasti akan bisa kita bongkar,” kata Satpol.
Semisal pengusaha tak mau urus IMB, Kasatpol PP berjanji tidak akan segan-segan akan melakukan pembongkaran. “Kita tunggu sajalah ya. Kita akan dalami dan kejar terus itu. Itu kawasan pembangunan jadi harus ada PAD ke Pemkab,” imbuh Suryadi.
Sementara itu, Koordinator Humas PTPN II, Sutan Panjaitan mengatakan, belasan rumah yang sedang dibangun di Jalan Besar Lubukpakam-Pantailabu, Desa Emplasemen Kualanamu, Kecamatan Beringin, merupakan Eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II.
“Barusan kami cek ke lokasi dimaksud, ternyata eks HGU PTPN II. Jadi bapak sebaiknya fokus soal urusan IMB saja,” kata Sutan.
Dijelaskan urusan soal lahan itu sudah selesai. Pengusaha sudah bayar kewajiban ke PTPN II atau ganti ruginya.
Usai pembayaran kewajiban, tambah Sutan, pihaknya atau PTPN II sudah memberikan berita acara pelepasan.
“Mungkin urusan penerbitan sertifikat pengusaha itu belum selesai hingga saat ini,” duga Panjaitan.
Ditanya siapa pengusaha tersebut jika sudah bayar ganti rugi, Sutan enggan memberitahukan. Soal berapa luas yang diganti rugi, ia juga tidak memberitahukan.(btr/han)
DIBUKA: Asisten II Ekbangsos Pemkab Langkat, Hermansyah membelah kelapa muda pertanda Kemsama Jilid IV MAN I Langkat, resmi dibuka, Kamis (5/3).
Perkuat Silaturahim Pramuka Penggalang se-Sumut
DIBUKA: Asisten II Ekbangsos Pemkab Langkat, Hermansyah membelah kelapa muda pertanda Kemsama Jilid IV MAN I Langkat, resmi dibuka, Kamis (5/3).
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melalui Asisten II Ekbangsos Hermansyah memimpin upacara pembukaan perkemahan bersama jilid IV (Kemsama 4.0) Gugus depan MAN 1 Langkat tahun 2020, di Halaman MAN 1 Tanjungpura, Langkat, Kamis(5/3)
Asisten II dalam amanatnya, mengatakan kegiatan Kemsama bertujuan memperkuat silaturahim Pramuka penggalang se-Sumut, mengasah keterampilan Pramuka dalam bidang kepramukaan teknologi, seni dan bidang lainnya.
Serta merealisasikan Tri Satya dan Dharma Pramuka, mengembangkan keterampilan diri seorang pramuka, sehingga tertanam jiwa kompetitif yang sehat, rasa tanggung jawab dan percaya diri untuk melatih mental serta daya juang anggota Pramuka untuk mencapai prestasi.
Asisten II juga meminta kepada seluruh adik – adik penggalang, untuk melaksanakan kegiatan Kemsama dengan tetap menjaga sportifitas, daya juang yang positif, terutama dalam meraih prestasi. Sedangkan bagi para pembina dan guru pemdamping serta panitia pelaksana, agar tetap menjalin komunikasi , demi terlaksananya Kemsama, sehingga kegiatan ini berjalan sampai akhir dengan baik dan lancar
“Mari segala kekurangan kita atasi bersama demi kesuksesan Kemsama MAN 1 Langkat 2020,”imbuhnya.
Pembukaan Kemsama juga ditandai membelah kelapa muda, melepas balon udara yang bertuliskan perkemahan serta penyematan pin tanda peserta Kemsama secara simbolis oleh Asisten II dan Kakan Kmenag Langkat H.Zulfan Efendi. (yas/han)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polda Sumut masih terus mendalami kasus dugaan korupsi setoran kontribusi PDAM Tirtanadi ke PAD Pemrov Sumut. Kasus yang ditangani penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut ini akan mengambil keterangan para saksi untuk mengembangkan penyelidikan.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menyebutkan, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi berkas penyelidikan. “Belum masuk penyidikan ya, masih penyelidikan,” kata MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (6/3).
Disebutkan dia, untuk mengungkap kasus yang merugikan negara ini, pihaknya akan memeriksa beberapa saksi dari pihak PDAM maupun dari pihak manapun yang ada keterlibatan. “Siapa saja itu bakal akan kita periksa untuk melengkapi penyelidikan dan tergantung penyidik,” cetusnya.
Namun, MP Nainggolan masih enggan menyebutkan siapa saja saksi-saksi dari PDAM Tirtanadi yang akan diperiksa itu. “Sabar dulu, intinya kasus ini masih dikembangkan,” tandas dia.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara Misno Adisyah Putra, mengatakan dugaan korupsi tersebut harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku sampai ke akarnya. “Harus diusut tuntas,” ujarnya, Rabu (4/3).
Diketahui, penyelidikan kasus dugaan korupsi ini dilakukan Polda Sumut karena pembayaran kontribusi PAD Sumut terindikasi belum dilakukan sesuai besaran yang seharusnya. Dari keuntungan PDAM Tirtanadi sebesar Rp74 miliar, jumlah yang disetorkan masih sekitar Rp20 miliar oleh Arif Haryadian yang saat itu menjabat Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi.
Jumlah ini masih belum sesuai besaran jika mengacu pada Perda nomor 3 tahun 2018 dalam pasal 50 yang menyebutkan, apabila PDAM Tirtanadi cakupan wilayahnya sudah mencapai 80 persen lebih atau sama, maka diwajibkan menyetor kontribusi PAD ke Pemprovsu sebesar 55 persen dari keuntungan.
Arif Haryadian mengaku sudah diperiksa penyidik Polda Sumut terkait dugaan korupsi tersebut. Dia menjelaskan kronologis pembayaran tersebut, dana cicilan pertama disetor sebesar Rp 20 miliar.
Setelah pembayaran tersebut, dia kemudian tidak lagi menjabat posisi Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi, sehingga cicilan selanjutnya seharusnya menjadi tanggungjawab pejabat yang menggantikannya. (ris/btr)