25 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 4469

Pencuri Laptop Diringkus Polisi, Modus Pura-pura Jadi Pembeli

Tangkap-Ilustrasi
Tangkap-Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Budiman Nasution (29), warga Jalan Pantai Kemih Dusun IV, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, tak bisa berkutik saat digiring petugas Polsek Medan Kota.Tertangkap basah mencuri laptop di Toko Lasitceh Computer, Pusat Pasar Medan dengan modus pura-pura menjadi pembeli.

Informasi dihimpun Jumat (21/2), semula tersangka datang ke toko milik korban, Minggu (16/2) sore sekira pukul 17.30 WIB. Layaknya sebagai pembeli, pelaku dilayani pegawai toko bernama Fransiska Silaban (29). Pelaku kemudian melihat-lihat laptop tersebut.

“Awalnya pegawai toko (Fransiska) bersama seorang pegawai lain sedang bekerja. Pelaku lalu datang seolah-olah ingin membeli laptop. Pelaku lalu melihat-lihat laptop tersebut. Saat itu juga pegawai lain ke kamar mandi,” ujar Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Iptu M Ainul Yaqin.

Diduga kuat telah mengatur strategi sebelum beraksi, pelaku lalu meminta Fransiska untuk mengambilkan laptop merk tertentu. Ketika Fransiska mengambil laptop di gudang, pelaku tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Pelaku kemudian mengambil salah satu laptop yang dipajang di atas lemari kaca dan langsung kabur.

“Pegawai lain yang baru saja keluar dari kamar mandi dan menuju ke ruang depan toko terkejut sudah tidak melihat lagi laptop yang ada diletakkan di atas lemari kaca. Tak lama, Fransiska datang dan diceritakanlah oleh rekannya itu,” jelas Yaqin.

Mengetahui salah satu laptop telah dilarikan pelaku, kedua pegawai toko melaporkan kepada Satpam Pusat Pasar. Tak butu waktu lama, pelaku berhasil diamankan.

“Pelaku diamankan di pos security dan kemudian menghubungi petugas kita untuk mengamankan pelaku. Selanjutnya, pelaku dibawa ke mako untuk diproses hukum lebih lanjut,” tandasnya. (ris/btr)

7 Bandit Ditangkap, 1 BD Sabu Ditembak Mati di Belawan

PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjend Pol Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan menyampaikanm ke media terkait pengungkapan kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Belawan, Jumat (21/2).
PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjend Pol Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan menyampaikanm ke media terkait pengungkapan kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Belawan, Jumat (21/2).
PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjend Pol Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan menyampaikanm ke media terkait pengungkapan kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Belawan, Jumat (21/2).
PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjend Pol Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan menyampaikanm ke media terkait pengungkapan kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Belawan, Jumat (21/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah kasus kejahatan berhasil diungkap Polres Pelabuhan Belawan. Pengungkapan itu berhasil menangkap 7 bandit dengan kasus berbeda dan 1 bandar (BD) sabu dengan barang bukti 1 kg sabu ditembak mati.

Kapolda Sumut, Irjend Pol Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan, Jumat (21/2), mengatakan, selama sepekan ini, Polres Pelabuhan telah mengungkap berbagai kasus kejahatan terdiri dari curanmor, perampokan, pemalsuan STNK dan narkoba.

Dalam kasus yang diungkap, salah satu bandar narkoba bernama Untung Wahyudin terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena berusaha kabur saat dilakukan penangkapan.

“Tersangka sabu seberat 1 kg ini sudah meninggal dunia, saat ditangkap petugas berusaha kabur, kini jenazahanya berada di RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi,” jelas Martuani didampingi Wakapolda, Brigjend Pol Mardiaz.

Dikatakannya, pihaknya terus berkomitmen untuk mengungkap kasus kejahatan yang di Sumatera Utara khususnya di kabupaten/kota. Pihaknya tidak akan terus menutup ruang gerak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Untuk kasus yang kita ungkap saat ini, ada dua tersangka lain yang juga kita tindak secara tegas. Kemarin sudah juga kita tindak tegas pelaku kejahatan perampokan di Titi Kuning, Medan. Penindakan akan terus kita lakukan,” tegas Kapolda Sumut.

Adapun kasus yang diungkap Polres Pelabuhan Belawan adalah, kasus perampokan bersajam dengan tersangka Syafrizal Siregar, kasus pemalsuan STNK dengan tersangka, Dermawan Laia, Kasus narkoba dengan tersangka, Untung Wahyudin dan MMA serta Hendri Achmad, kasus curamor dengan tersangka, Dedi Setiawan Halawa dan Irvan Lubis serta kasus pencurian dengan tersangka, Bayu Andika. (fac/btr)

ASUS ROG Theta 7.1 Dilempar ke Pasar Mulai Rp4,15 Juta

ASUS ROG Theta 7.1 mulai tersedia dan dijual di pasar dengan harga dari Rp4.159.000. 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — ASUS Republic of Gamers (ROG) mengumumkan ROG Theta 7.1, yakni headset gaming dengan premium surround-sound yang memiliki delapan driver diskrit ASUS Essence. Headset  yang dilengkapi dengan virtual bass yang kuat untuk audio sensasional dengan posisi spasial yang tepat, serta mikrofon peredam bising yang didukung oleh teknologi AI yang pertama di industri untuk kejernihan komunikasi dalam game yang tiada banding.

ASUS ROG Theta 7.1 mulai tersedia dan dijual dipasar dengan harga dari Rp4.159.000. 

ROG Theta 7.1, yang telah memenangkan penghargaan bergengsi iF Design award 2019, dilengkapi dengan ROG home-theater-grade 7.1 DAC dan empat ampli headphone ESS 9601 resolusi tinggi untuk menghadirkan audio lossless dengan dinamika yang luar biasa, sementara konektor USB-C™ memungkinkan audio 7.1-surround dari perangkat yang kompatibel.

Sebagai pengakuan atas mikrofon yang didukung oleh teknologi AI, TeamSpeak menganugerahi ROG Theta 7.1 sertifikat emas bintang lima untuk komunikasi dalam bermain game, dengan tambahan komentar dari pembicara bahwa: “Kualitas suara Theta 7.1 sangat luar biasa, merupakan salah satu yang terbaik yang pernah kami dengar di TeamSpeak.”

ROG Theta 7.1 memiliki konektor USB-C dengan dukungan multi platform, membebaskan pendengar untuk dapat menikmati pengalaman audio premium di mana saja dengan mudah, dengan daftar kompatibilitas yang mencangkup PC, Mac, PS4, berbagai perangkat pintar dan Nintendo Switch.

Suara True 7.1 Surround

Headset gaming tradisional 7.1 memiliki subwoofer fisik didalam cup telinga, tetapi keberadaan driver yang lebih besar ini dapat mengganggu suara di jangkauan atas dan menengah. ROG Theta 7.1 menghindari pengaturan ini dengan desain inovatif yang menampilkan empat driver diskrit ASUS Essence dalam setiap cup telinga untuk menghadirkan keseluruhan spectrum, suara 7.1-channel surround dengan ketelitian yang luar biasa dan bass virtual yang kuat.

Dengan suara in-game yang secara akurat diposisikan dalam ruang 3D, gamer dapat mendengar dan menemukan asal mula setiap tembakan dan langkah kaki, menjadikan medan perang lebih hidup untuk pengalaman bermain yang mendalam dan tak tertandingi.

Mikrofon Noise-Cancelling

ROG Theta 7.1 mendapatkan manfaat dari mikrofon peredam bising yang didukung oleh teknologi AI pertama di dunia, yang menampilkan sebuah prosesor khusus yang diisi dengan profil cerdas yang dilatih oleh machine learning untuk menghilangkan lebih dari 50 juta jenis kebisingan latar belakang sambil mempertahankan harmonic vokal untuk mendapatkan komunikasi suara in-game sejernih kristal.

Mikrofon cerdas dengan dukungan teknologi AI ini mengurangi obrolan yang mengganggu, bunyi keyboard dan klik mouse hingga 95%, memungkinkan gamer untuk dapat berkomunikasi secara jernih di lingkungan apapun. Selain itu, mikrofon yang dapat dilepas dan searah ini di sertifikasi oleh Discord dan TeamSpeak, terdapat juga sebuah indikator lampu di ujung yang berkedip merah ketika mikrofon dibuat mute – sehingga mudah untuk melihat statusnya secara sekilas.

Home-Theater-Grade

Banyak headset true 7.1 bersaing hanya mengandalkan sebuah amplifier untuk member daya beberapa driver, menghasilkan suara yang kurang atau bahkan kehilangan detail. ROG Theta 7.1 menggunakan pendekatan yang sama sekali berbeda.

Unit ini memiliki fitur sebuah ROG home-theater-grade 7.1 DAC khusus dengan SupremeFX S1220A audio codec untuk memberi empat diskrit ESS 9601 headphone amps, memberikan suara yang murni, rinci dan penempatan efek yang tepat dalam lingkup aural yang luas.

Kain Pendingin Cepat

ROG Hybrid Ear Cushion yang unik pada Theta 7.1 mengurangi tekanan pada kacamata dan memberikan kenyamanan pada pengguna kacamata. Menampilkan bantalan yang lembut, halus, bantal ini menggabungkan kain khusus yang dapat didinginkan dengan cepat dan 100% protein leather untuk kenyamanan dan isolasi suara yang luar biasa.

Desain yang cepat dingin mengurangi panas hingga 25%, membuat pengguna merasa tetap segar selama sesi permainan game yang lama.

Hybrid Ear Cushion memamerkan bentuk ergonomis reverse D dengan kekuatan penjepit yang dioptimalkan untuk penyesuaian yang kuat dan nyaman. Reversed chamber juga memberikan lebih banyak ruang untuk driver bagian depan, memungkinkan pengiriman suara yang lebih realistis.

Cup dan Kuk untuk Pendinginan Cepat

ROG Theta 7.1 memiliki fesain cup telinga dan kuk paduan aluminium yang memberikan pembuangan panas dan daya tahan yang lebih baik untuk bertahan terhadap kerasnya permainan game dan penggunaan yang lama.

Terdapat sebuah tombol sekali sentuh yang membuatnya mudah untuk beralih antara suara surround dan stereo, sementara terdapat tombol rocker switch yang tahan lama, untuk menyesuaikan volume output, input mikrofon dan bahkan pencahayaan RGB – menempatkan kontrol penting di ujung jari pengguna.

Konektor USB-C™ terintegrasi pada ROG Theta 7.1 memungkinkan jangkauan kompatibilitas lebih luas dengan PC, Mac, perangkat mobile, PlayStation 4 dan Nintendo Switch, memungkinkan gamer dan kalangan pecinta audio dapat menikmati kualitas output dimana saja dengan mudah.  (rel)

PTAR Fasilitasi Kerjasama United Tractors dan SMKN 2 Batangtoru

Foto: Corcomm Martabe
PENANDATANGANAN: Penandatanganan MoU oleh Arief Rachman Putrady, Branch Operation Head PT United Tractors, Tbk, di Cabang Medan, Nurlaili, S.Pd, Kepala SMKN 2 Batangtoru, dan Christine Pepah, Manajer Community Development PT Agincourt Resources di SMKN 2 Batangtoru, Tapanuli Selatan, Jumat (21/2).

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe memfasilitasi induk usahanya, PT United Tractors, Tbk (UT), untuk  menandatangani MoU kerjasama dengan SMKN 2 Batangtoru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 2 Batangtoru. Penandatanganan MoU dilakukan Jumat 21 Februari 2020 di SMKN Batangtoru, disaksikan sejumlah tamu undangan terdiri dari perwakilan manajemen PTAR dan UT, perwakilan warga sekolah, serta perwakilan Muspika Kecamatan Batangtoru.

Direktur Operasional PT Agincourt Resources, Darryn McClelland menyatakan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, bonus demografi telah menjadi perhatian khusus Pemerintah pusat saat ini dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global. Urgensi peningkatan daya saing sumber daya manusia dan revitalisasi pendidikan vokasi secara terpadu sangat mutlak diperlukan untuk menyongsong bonus demografi tersebut.

Revitalisasi SMK ini memiliki payung hukum Instruksi Presiden Nomor 9/2016 tentang Revitalisasi SMK. Kehadiran Inpres ini sebagai upaya peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia lulusan SMK. Menurut Darryn, revitalisasi pendidikan vokasi dimaksudkan untuk menyiapkan tenaga kerja berdaya saing, terampil, bermutu, serta relevan dengan tuntutan dunia kerja. Targetnya, Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia pada 2030.

 “Untuk mendukung program pemerintah tersebut, PTAR bersama dengan UT melalui program Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT) turut mengambil bagian dengan menargetkan SMKN 2 Batangtoru khususnya untuk Kejuruan Teknik Alat Berat sebagai sekolah binaan untuk mencapai pemenuhan target dan tujuan revitalisasi SMK yang Link and Match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) sesuai dengan yang diamanahkan oleh pemerintah,” kata Darryn.

SOBAT merupakan program yang digagas oleh United Tractors untuk membantu pendidikan teknik di Sekolah Menengah Kejuruan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas para murid, guru seraya mempersiapkan transformasi sekolah-sekolah agar dapat bersaing dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Foto: Corcomm Martabe
BANTUAN: Penyerahan bantuan alat praktek secara simbolik kepada SMKN 2 Batangtoru.

Menurut Darryn, UT dan PTAR akan berkolaborasi dalam pengembangan program pendidikan ini, di mana UT akan fokus pada pengembangan software dan brainware, sementara PTAR akan fokus pada pembinaan dan hardware. “Tentunya program ini akan berjalan dengan baik jika didukung oleh para pihak terkait dan komitmen sekolah. Dan melalui penandatanganans MoU ini, diharapkan sinergi program ini akan segera terwujud,” kata Darryn.

Beberapa program penting yang akan dilakukan dari MoU ini diantaranya, Pendampingan dan Penguatan Sinkronisasi Kurikulum yang Link and Match dengan DU/DI, pengembangan Teaching Factory, konsep pembelajaran di SMK berbasiskan produksi barang atau jasa yang mengacu pada standar serta prosedur dunia industri.

FOTO BERSAMA: Foto bersama para siswa SMKN 2 Batangtoru seusai penandatanganan MoU.

Selanjutnya ada program pendampingan  guru dan siswa melalui pelatihan dan pembelajaran di kelas oleh guru tamu dari UT dan PTAR, Praktek Kerja Industri oleh siswa dan program magang guru serta pelaksanaan uji sertifikasi siswa dan guru, serta pengembangan dan penguatan sarana dan prasarana penunjang kejuruan teknik alat berat. Selain itu ada beberapa program lainnya yang akan dilakukan dalam rangka menunjang program peningkatan mutu pendidikan tersebut.

Kepala Sekolah SMKN 2 Batangtoru, Nurlaili menyatakan sangat berterima kasih kepada PT Agincourt Resources dan PT United Tractors Tbk yang telah mendukung kemajuan SMKN 2 Batangtoru melalui program SOBAT ini. “Program ini sangat mendukung peningkatan mutu program pendidikan khususnya di SMKN 2 Batangtoru, saya berharap program ini terus berjalan supaya para siswa-siswi SMKN 2 Batangtoru lebih maju ke depannya dan siap memasuki dunia kerja,” kata Nurlaili.

Serangkaian kegiatan peningkatan mutu pendidikan di Batangtoru yang difasilitasi oleh PTAR juga telah dilakukan sejak akhir tahun 2019. Diantaranya studi Banding SMKN 2 Batangtoru ke SMK (swasta) 2 PGRI Ponorogo, pembekalan awal dari SMK (swasta) 2 PGRI Ponorogo ke SMKN 2 Batangtoru, dan kegiatan assessment (penilaian) awal kondisi sekolah dan Kejuruan Teknik Alat Berat. (rel/mea)

Eydu Panjaitan Gantikan Ambar Wahyuni jadi Kepala BPKP Sumut

Foto: Istimewa
Sertijab Kepala BPK Perwakilan Sumut dari V.M. Ambar Wahyuni (kiri) kepada Eydu Oktain Panjaitan (kanan), di gedung BPKP Sumut, Medan, Jumat (21/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara berganti. V.M. Ambar Wahyuni yang telah menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Sumut sejak Februari 2016 hingga Februari 2020, digantikan oleh Eydu Oktain Panjaitan.

Acara serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di gedung BPKP Sumut, Medan, Jumat (21/2), dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan daerah, kepala daerah, dan Ketua DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Acara diisi dengan penandatanganan berita acara sertijab dan penyerahan buku Memori Akhir Jabatan, disaksikan oleh Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V/Anggota V BPK RI, Prof. Dr. Bahrullah Akbar, Auditor Utama Keuangan Negara VII BPK RI, Akhsanul Khaq, beserta Kepala Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara BPK RI, Dr. Blucer Welington Rajagukguk.

Ambar Wahyuni selanjutnya akan menjadi Kepala Perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelumnya, V.M. Ambar Wahyuni menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Lampung (2013-2014) dan Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (2011-2013).

Sementara itu, Eydu Oktain Panjaitan memulai karir di BPK RI pada tahun 1996. Sebelum menjabat sebagai Kepala Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, beliau telah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (2017–2020). Selain itu, juga pernah menjabat sebagai Kepala Subauditorat IV.A.2 pada Auditorat Keuangan Negara (AKN) IV (2014-2015), Kepala Subauditorat II.C.3 pada AKN II (2011-2013), Kepala Subauditorat BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara (2010), dan Kepala Subauditorat pada BPK Perwakilan Provinsi Papua (2008-2009).

Bahrullah Akbar dalam sambutannya mengingatkan akan tuntutan masyarakat kepada pemerintah pusat maupun daerah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, yang tercermin dalam opini BPK atas penyajian laporan keuangan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“BPK terus mendorong agar Pemerintah Daerah yang masih mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan Opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP), untuk dapat menindaklanjuti semua rekomendasi yang telah disampaikan. Sehingga pengelolaan keuangan daerah dapat menjadi lebih transparan dan akuntabel,” katanya. (rel)

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Gubsu Diminta Segera Belanjakan APBD

Foto: Dame/Sumut Pos
Kepala  BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat (dua kiri), pada acara Pra-Diseminasi dan Penjaringan Masukan Perekonomian Sumut periode Februari 2020, di Medan, Jumat (21/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setiap triwulan I dan II, ekonomi Sumatera Utara selalu tumbuh di bawah proyeksi. Hal itu disebabkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) biasanya belum maksimal. Karena itu, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara mendorong para kepala daerah se-Sumut untuk segera membelanjakan APBD-nya di triwulan I dan II.

“Jangan menunggu hingga triwulan III dan IV. Karena justru menghambat pertumbuhan ekonomi Sumut. APBD itu memberi darah pada pertumbuhan ekonomi. Kalau bisa, para kepala daerah, khususnya gubernur bisa mempercepat belanja-belanja gede dari APBD. Dampak pengeluaran pemerintah pada triwulan I dan II memberi multiplier effect yang berbeda dibanding pengeluaran hanya di triwulan III dan IV,” kata Kepala  BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat, pada acara Pra-Diseminasi dan Penjaringan Masukan Perekonomian Sumut periode Februari 2020, di Medan, Jumat (21/2).

Selain belanja gede di triwulan I dan II, Wiwiek juga meminta agar APBD se-Sumut –baik tingkat provinsi maupun kota/kabupaten–, dihabiskan setiap tahun. “BI mendorong gubernur dan para bupati/wali kota agar menggunakan APBD secara efektif dan efisien. Selama ini, selalu ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (Silpa) mencapai Rp25 triliun-35 triliun setiap tahun. Ini tidak efektif. Seharusnya semua APBD dihabiskan karena sangat signifikan mendorong pertumbuhan perekonomian Sumut,” katanya.

Selain menyinggung mengenai kontribusi APBD, Wiwiek juga mengatakan wabah virus Corona atau COVID-19 yang melanda China dan sejumlah negara memberikan dampak terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Sebelumnya, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sumut dari 5,1 hingga 5,5 persen tahun 2020 ini. Karena virus corona, proyeksi dikoreksi menjadi di bawah 5. “Semua negara juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Wabah virus Corona juga menurunkan devisa dari sektor pariwisata. Di mana selama tahun 2019, turis dari Cina ke Sumut adalah terbanyak ketiga setelah turis Malaysia dan Singapura. Total tahun 2019 mencapai 9.600-an turis dari Cina. “Jika wabah Corona tidak bisa diselesaikan pada semester I tahun ini, potensi devisa dari sektor pariwisata pasti akan turun. Karena tiap turis diproyeksikan menghabiskan sekitar 1.000-1.200 USD selama di Sumut,” katanya.

Masih tentang pertumbuhan ekonomi Sumut, Wwiek meminta agar para kepala daerah menerapkan seluruh tranksasi APBD nontunai secara online. Karena telah terbukti mampu meningkatkan pendapatan daerah. “Roadmap tahun 2021-2022, BI mendorong penggunaan APBD menggunakan transaksi nontunai online. Gunakan berbagai aplikasi pembayaran, bisa juga dengan kartu. Gunakan QRCode yang diterbitkan oleh BI. Bisa digunakan untuk dompet apapun,” katanya.

QRIS, yaitu QRCode milik BI, akan mulai dikampanyekan bulan Maret 2020. (mea)

Mentan Melepas Ekspor 28 Komoditas Pertanian Sumut Ke- 28 Negara

Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo nelihat hasil perkebunan saat kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Modern (KIM), Kamis (20/2)
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo nelihat hasil perkebunan saat kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Modern (KIM), Kamis (20/2)
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo nelihat hasil perkebunan saat kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Modern (KIM), Kamis (20/2)
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo nelihat hasil perkebunan saat kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Modern (KIM), Kamis (20/2)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usai meluncurkan Program SIKOMANDAN atau Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri serta panen pedet di Serdang Bedagai (Sergai) Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo melanjutkan kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Modern (KIM), Kamis (20/2) petang.

Dalam kunjungan Syahrul Yasin Limpo itu, Mentan melepas ekspor 28 komoditas pertanian Sumatera Utara ke- 28 negara. Di mana, total jumlah komoditas yang diekspor sebesar Rp 79, 6 miliar.

“Adapun barang yang diekspor terdiri dari sektor perkebunan, hortikultura, peternakan, tanaman pangan dan juga komoditas kehutanan,” kata Mentan.

Syahrul Yasin Limpo menuturkan bahwa salah satu komoditas yang paling banyak diminati Sumut yakni ekspor biji kopi. Di mana, totalnya 290,7 ton dengan nilai uang Rp 21,3 miliar. Dan kopi itu akan di ekspor ke-9 negara di dunia.

“Mulai Jerman, Amerika, Kanada, Singapore Korea Selatan dan negara lainnya,” tuturnya.

“Kedepan, saya akan bawa juga kopi Sumut dalam acara satu hari minum kopi gratis di 11 negara. Untuk tingkatkan volume ekspor dan memperluas akses pasar,” sambung Mentan.

Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa hasil ekspor pertanian di Sumut juga mengalami peningkatan 23,7 persen.

“Pada tahun 2018 ekspor komoditas dari Sumut mencapai nilai Rp 26,6 triliun dan meningkat pada 2019 dengan nilai mencapai Rp32,2 triliun. Ini menjadi indikator pembangunan pertanian di Sumut sudah on the track, pertanian berbasis kawasan berorientasi ekspor,” ungkapnya.

Selain itu, ekspor pertanian juga merupakan suatu yang menjanjikan setiap saat. Karena pertanian dibutuhkan diseluruh dunia karena terkait dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Hasil-hasil pertanian dari komoditi dari negara tropis diminati oleh semua negara yang ada di dunia. Oleh karena itu hari ini Sumatera Utara dengan kekuatan yang ada kita lihat hari ini mampu melakukan ekspor termasuk diantaranya sarang burung walet yang masuk ke Ghuangzou, China dan itu berarti dalam situasi apapun kebutuhan dunia terhadap komoditi-komoditi Indonesia dari seluruh Sabang sampai Marauke terutama di Sumatera Utara selalu diminati dan semua negara membutuhkan kita,” terangnya.

Sementara itu Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mengatakan ke-28 komoditas pertanianya dibagi ke beberapa kelompok ekspor. Untuk sektor perkebunan terdiri dari ampas, sarang barang walet, sawit, cengkeh, eucalyptus sawn timber, karet lembaran dan lempengan, kayu karet, kulit kayu manis, kelapa parut, kemiri, lidi, minyak sawit, daun nipah, pinang biji minyak kelapa mentah, kopi instan dan kopi.

“Totalnya 4.033 ton, nilainya Rp 71,3 miliar,” ujar Ali Jamil.

Selanjutnya kata Ali dari sektor holtikultura terdiri dari durian pasta dan bibit tanaman hias. “Total volumenya 12,3 ton, senilai Rp 1,2 milyar,” ucapnya.

Sedangkan untuk sektor tanaman pangan terdiri dari ubi jalar beku, dengan berat 11,5 ton senilai 436,2 juta. Untuk jenis perternakan terdiri dari lipan dan sarang barang walet yang beratnya 1 ton dengan niali Rp1,2 miliar

“Sementara untuk sektor non pertanian yang terdiri dari kayu oak putih dengan total 149.729,3 meter kubik senilai Rp 598,9 juta,” kata Ali Jamil.

Ali Jamil menambahkan bahwa sesuai peran sebagai otoritas karantina, seluruh produk pertanian yang diekspor sehat, aman dan memiliki daya saing di pasar global.

“Sebagai fasilitator perdagangan kami melakukan serangkaian tindakan karantina untuk memastikan komoditas pertanian ekspor Sumut memenuhi persyaratan teknis internasional atau Sanitary and Phyosanitary (SPS) Measures,” tambahnya.(*)

Janji Rp15 M dari Iwan Bule Tak Terwujud, Klub Liga 1 Hanya Dapat Rp5,2 Miliar

BELUM PENUHI: Ketua Umum PSSI Iwan Bule belum bisa memenuhi janji kampanye berupa subsidi Rp15 miliar untuk klub Liga 1. JAWA POS
BELUM PENUHI: Ketua Umum PSSI Iwan Bule belum bisa memenuhi janji kampanye berupa subsidi Rp15 miliar untuk klub Liga 1. JAWA POS
BELUM PENUHI: Ketua Umum PSSI Iwan Bule belum bisa memenuhi janji kampanye berupa subsidi Rp15 miliar untuk klub Liga 1. JAWA POS
BELUM PENUHI: Ketua Umum PSSI Iwan Bule belum bisa memenuhi janji kampanye berupa subsidi Rp15 miliar untuk klub Liga 1.
JAWA POS

SUMUTPOS.CO – Janji Ketua Umum PSSI Moch Iriawan, memberikan subsidi Rp15 miliar kepada 18 klub Liga 1 2020 akhirnya tak terwujud. Nyatanya, subsidi Liga 1 musim ini hanya Rp5,2 miliar. Keputusan itu disampaikan dalam Manager Meeting Liga 1, Rabu (19/2) malam di Hotel Century, Jakarta.

“Untuk klub yang secara geografis jauh seperti Persipura Jayapura dan Persiraja Banda Aceh kami tambah masing-masing menjadi Rp5,7 miliar,” ungkap Direktur Utama PT LIB Cucu Somantri.

Kenapa tidak sesuai dengan janji Iwan Bule, sapaan Moch Iriawan, saat kampanye? Cucu menuturkan, hal tersebut sulit untuk direalisasikan. PT LIB masih punya banyak utang kepada klub pada kompetisi sebelumnya.

“Dengan hitungan LIB hanya bisa naik seperti itu, kami juga masih berupaya menyelesaikan utang-utang lainnya. Kami masih mencicil utang yang terjadi pada 2018,” katanya.

Musim lalu, 18 klub Liga 1 mendapat dana subsidi Rp5 miliar. Namun, ada tambahan Rp2,5 miliar untuk diberikan kepada Elite Pro Academy setiap klub. Artinya, total yang didapat klub Liga 1 musim lalu hanya Rp7,5 miliar.

Cucu menjelaskan, untuk subsidi Elite Pro Academy musim ini, pihaknya masih perlu berhitung lagi. Terutama berbicara dengan PSSI lebih dulu untuk jumlah peningkatannya.

“Diupayakan meningkat. Jadi, kami bisa bayar utang, walaupun sedikit yang penting meningkat, tidak berkurang,” paparnya.

Dalam manager meeting, disepakati soal sponsor utama Liga 1. Pria 58 tahun itu menuturkan, sponsor utama Liga 1 tidak berubah. Shopee masih akan jadi tulang punggung pembiayaan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.

Hal penting lain yang dibahas juga mengenai jadwal. Cucu mengakui, pembahasan jadwal sedikit alot. Namun, pihaknya sudah mencoba menerima semua feedback dari klub setelah menerima draft jadwal awal Liga 1. Meskipun, memang pihaknya tidak bisa memenuhi semua permintaan dari 18 klub Liga 1.

Satu di antaranya adalah permintaan Persiraja dan Persipura yang meminta jadwal jangan sekali home sekali away. Purnawirawan perwira tinggi TNI-AD itu menambahkan, 2 klub itu memang meminta banyak perubahan yang signifikan. Mahalnya biaya akomodasi menjadi pertimbangan.

“Tidak mungkin kami mengubah semuanya karena dihadapkan dengan agenda timnas ataupun pilkada dan lain sebagainya. Hanya yang geografisnya jauh, yang dekat tidak banyak minta,” paparnya.

Sekretaris Umum Persiraja Rahmat Djailani mengakui, ada perubahan yang signifikan setelah pihaknya melakukan feedback terkait dengan draf jadwal Liga 1 yang pertama. Satu di antaranya, soal sekali home, lantas 2 kali away sudah ada yang diakomodasi.

“Persipura tadi juga diubah. Tapi kami sadar, perubahan yang ditetapkan ini sudah maksimal dengan pertimbangan-pertimbangannya. Itu dialami semua klub, tidak hanya kami,” jelasnya.

Rahmat sebenarnya masih belum puas. Namun, sebagai klub yang baru promosi ke Liga 1, pihaknya masih meraba-raba soal biaya keseluruhan kompetisi. (jpc/saz)

Ujicoba Lawan Persiraja di Banda Aceh, Philip: Ini Hanya Pemanasan

LATIHAN: Skuad PSMS Medan saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Malama ini (21/2), PSMS menjalani laga ujicoba kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
LATIHAN: Skuad PSMS Medan saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Malama ini (21/2), PSMS menjalani laga ujicoba kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
LATIHAN: Skuad PSMS Medan saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Malama ini (21/2), PSMS menjalani laga ujicoba kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
LATIHAN: Skuad PSMS Medan saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Malama ini (21/2), PSMS menjalani laga ujicoba kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

SUMUTPOS.CO – Melakoni laga ujicoba kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (21/2) malam WIB, Pelatih PSMS Medan, Philip Hansen tak mengusung target menang, melawan klub promosi Liga 1 2020 itu.

Philip hanya mengatakan, pertandingan ini hanya sebagai ajang pemanasan bagi para anak asuhnya jelang berkompetisi di Liga 2 2020, yang mulai bergulir pertengahan Maret mendatang. “Saya heran, banyak orang yang minta kalahkan Persiraja. Oke kami habis-habisan dan menang, tapi banyak pemain cedera, siapa yang mau tanggung jawab?” sergah Philip, Kamis (20/2).

“Buat apa pemain dipaksakan (menang lawan Persiraja). Ini hanya ujicoba. Karena target PSMS yang sebenarnya ada di Liga 2 nanti,” tegas Philip, seraya menambahkan, target utama skuad Ayam Kinantan adalah promosi ke Liga 1 musim depan.

Selain itu, Philip cukup antusias dengan laga ujicoba tersebut. Sebab menurutnya, pertandingan ini akan menguji sudah sejauh mana kemampuan skuadnya saat ini. Sebelumnya, PSMS hanya beruji coba melawan tim yang levelnya lebih rendah.

“Pastinya kami senang ada ujicoba ini. Karena kami jadi bisa mengukur sudah sejauh mana perkembangan para pemain baik dalam bertahan maupun menyerang. Mereka (Persiraja) lawan yang sepadan untuk PSMS saat ini (dengan sejumlah pemain anyar PSMS),” katanya. Di lain pembahasan, PSMS telah resmi menggandeng Pelindo 1 (BUMN) dan Bank Sumut (BUMD) sebagai sponsor.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang mengatakan, selain kedua badan usaha tersebut, Manajemen Ayam Kinantan juga sedang berusaha menggaet BUMD lainnya, yakni PDAM Tirtanadi.

“Saat ini yang sudah pasti (bekerja sama sebagai sponsor) baru Pelindo 1 dan Bank Sumut. Ada satu lagi, Tirtanadi. Tapi ini masih dalam penjajakan,” bebernya, Kamis (20/2).

Dia juga mengatakan, manajemen tidak menutup kesempatan kepada pihak swasta untuk ambil bagian menjadi pendukung PSMS. “Kalau untuk perusahaan swasta, masih proses penjajakan juga. Tapi sudah ada juga beberapa perusahaan yang turut mendukung. Tapi masih dalam bentuk dukungan di e-board,” kata Mulyadi.

Sebelumnya, PSMS sudah mendapatkan sponsor untuk jersey tim, yakni dari Adhoc Apparel. Manajemen pun telah memperkenalkannya ke publik beberapa waktu lalu. (isc/tnc/saz)

Janganlah Mencela Makanan

Dua ikon kuliner tanah air yakni Rendang dan Nasi Goreng, tampil sebagai makanan terenak di dunia nomer satu dan nomor dua, versi CNN. 
Ilustrasi 

Satu adab seorang Muslim ketika makan adalah tidak mencela makanan. Satu bentuk adab yang perlu diperhatikan berkaitan dengan makanan adalah adanya larangan untuk mencela (menghina) makanan. Sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ‘Rasulullah tidak pernah mencela makanan sekali pun. Apabila beliau berselera (suka), beliau memakannya. Apabila Beliau tidak suka, beliau pun meninggalkannya (tidak memakannya).’ (HR Bukhari Nomor 5.409, dan Muslim Nomor 2.064).

Contoh mencela makanan, misalnya perkataan seseorang, ‘terlalu asin’, ‘makanan ini kurang garam’, ‘terlalu asam’, ‘terlalu encer’, ‘belum matang’, dan kalimat-kalimat semacam itu. Sebagaimana hal ini dicontohkan oleh An-Nawawi Asy-Syafi’i rahimahullah, ketika menjelaskan hadits ini. (Syarh Shahih Muslim, 7: 135).

Kenapa dilarang mencela makanan? Sebab makanan (pada hakikatnya) merupakan ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, sehingga tidak boleh dicela. Ada sisi (penjelasan) yang lain terkait larangan ini, yakni celaan terhadap makanan akan menyebabkan adanya rasa sedih dan menyesal di dalam hati orang yang telah membuat dan menyiapkan makanan tersebut.

Maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menutup pintu ini, sehingga tidak ada jalan masuknya rasa sedih ke dalam hati seorang Muslim. Dan syariat selalu memperhatikan hal ini. (Kitaabul Adab, Halaman 164).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, ‘Yang hendaknya dilakukan oleh seseorang jika dihidangkan makanan adalah menyadari besarnya nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadanya, dengan memudahkannya (mendapatkan makanan) dan juga bersyukur atasnya. Dan seseorang hendaknya tidak mencela makanan tersebut.

Jika dia berselera dan senang (suka) terhadap makanan tersebut, hendaklah dimakan. Jika tidak, maka tidak perlu dimakan, dan tidak mengomentari makanan tersebut dengan komentar yang berisi celaan dan hinaan.’ (Syarh Riyadhus Shalihin (1): 817)

Apakah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu di atas, bertentangan dengan hadits yang berisi tentang keengganan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk memakan dhabb, sebagaimana yang terdapat dalam hadits di Shahih Bukhari (Nomor 5.537) dan Shahih Muslim (Nomor 1.946). Karena Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam mengatakan, ketika Beliau enggan memakan dhabb, ‘Aku merasa jijik padanya.’

Dan dalam riwayat lain disebutkan, ‘Aku tidak memakan daging ini sama sekali.’

Apakah perkataan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam dinilai mencela? Maka penjelasannya, perkataan Beliau tersebut bukanlah termasuk mencela makanan. Tapi, perkataan tersebut adalah sebagai kabar penjelasan mengapa Beliau tidak mau (enggan) untuk memakan daging dhabb. Yakni Beliau tidak berselera memakannya dan memang tidak terbiasa memakannya. Hal ini untuk menghindari salah paham di kalangan para sahabat, karena bisa jadi Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak memakannya karena daging tersebut diharamkan oleh syari’at.

An-Nawawi rahimahullah berkata, ‘Adapun hadits Beliau tidak memakan dhabb, bukanlah termasuk celaan terhadap makanan. Tapi, perkataan itu hanyalah kabar (penjelasan), makanan tersebut tidak Beliau sukai.’ (Syarh Shahih Muslim (7): 135). (moi/saz)