24 C
Medan
Monday, January 26, 2026
Home Blog Page 4517

Kasus Penyuap Eks Bupati Pakpak Bharat, Anwar Fuseng Padang Divonis 2 Tahun Penjara

Anwar Fuseng Padang, terdakwa kasus penyuapan eks Bupati Pakpak Bharat, menjalani sidang putusan, Senin (10/2).
Anwar Fuseng Padang, terdakwa kasus penyuapan eks Bupati Pakpak Bharat, menjalani sidang putusan, Senin (10/2).
Anwar Fuseng Padang, terdakwa kasus penyuapan eks Bupati Pakpak Bharat, menjalani sidang putusan, Senin (10/2).
Anwar Fuseng Padang, terdakwa kasus penyuapan eks Bupati Pakpak Bharat, menjalani sidang putusan, Senin (10/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anwar Fuseng Padang, rekanan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat divonis selama 2 tahun penjara pada sidang di ruang Cakra 1 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (10/2).

Wakil Direktur CV Wendy ini, dinyatakan terbukti memberikan suap kepada Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu terkait pekerjaan proyek infrastruktur pada Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2018.

“Menjatuhkan terdakwa dengan pidana 2 tahun penjara,” tandas majelis hakim diketuai Azwardi Idris.

Hakim dalam amar putusan menyebutkan, Anwar Fuseng yang merupakan warga Jambu Mbellang, Desa Siempat Rube II, Kecamatan Siempat Kabupaten Pakpak Bharat, memberikan uang ke Remigo Rp300 juta untuk mendapatkan paket pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat berupa Pengaspalan Jalan Wisata Lae Mbilulu (Traju-Sumbul-Lae Mbilulu).

Sedangkan dalam sidang terpisah, dua terdakwa lain yakni Dilon Bancin yang juga merupakan kontraktor dan Gugung Banurea staf di Dinas PUPR Pakpak Bharat, juga dijatuhi hukuman masing-masing 2 tahun penjara. Kedua terdakwa memberikan suap Rp720 juta kepada Remigo.

“Terdakwa, terbukti bersalah melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999 terhubung dengan UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” kata hakim.

Hakim membebankan para terdakwa membayar denda Rp100 juta. Bila tidak dibayarkan, diganti dengan hukuman penjara 3 bulan. Putusan yang dijatuhkan hakim sama dengan tuntutan jaksa KPK yang meminta para terdakwa dihukuman 2 tahun penjara dan subsider 6 bulan penjara. Hanya saja, dalam putusan, hakim mengurangi subsider denda menjadi 3 bulan penjara.

Atas putusan itu, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Penasehat hukum terdakwa Anwar Fuseng, Aliando Boang Manalu menyayangkan putusan hakim.

“Hakim tidak melihat dari awal BAP bagaimana klien kami ini begitu kooperatif. Selama kami ikuti persidangan, klien kami selalu hadir tidak ada alasan sakit kalau dipanggil. Kemudian, banyak juga nama dalam kasus ini, tapi tidak disebutkan. Untuk itu kami masih pikir-pikir,” ungkapnya usai persidangan.

Sebagaimana diketahui, terdakwa Anwar Fuseng Padang, turut serta memberi atau menjanjikan sesuatu, berupa uang tunai Rp300 juta kepada bupati melalui Plt Kadis PUPR David Anderson Karosekali dan orang kepercayaan Remigo, Hendriko Sembiring.

Lebih lanjut, pada Februari 2018, terdakwa datang menemui David Anderson dan ditawarkan proyek senilai Rp2 miliar. Tetapi terdakwa wajib memberikan fee 10 persen untuk Bupati dari nilai proyek dan 15 persen di setiap termin pencairan uang proyek.

Untuk mendapatkan proyek tersebut, maka terdakwa diminta David menyerahkan uang sebesar Rp250 juta dan terdakwa menyanggupinya. Uang tersebut diserahkan pada 1 Maret 2018. Terdakwa meminta agar dibuatkan kwitansi bertuliskan ‘pinjaman untuk biaya perobatan’ sebagai tanda terima uang dari David Anderson.

Hal yang sama juga dilakukan oleh terdakwa Dilon Bancin dan Gugun Banurea. Keduanya juga memberikan uang suap kepada Bupati untuk mendapat proyek di Pemkab Pakpak Bharat. Menurut JPU, kedua terdakwa secara berkelanjutan memberi kepada bupati dengan total Rp700 juta. (man/btr)

Akhyar: Dukungan IPK Sangat Luar Biasa buat Kami

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menerima kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Medan periode 2020-2025 di Balai Kota Medan, Senin (16/2). Selain memperkenalkan kepengurusan yang baru, seluruh pengurus dan anggota IPK mendukung Pemko Medan untuk menjadikan Kota Medan menjadi lebih cantik, indah dan aman sehingga investor semakin banyak yang datang untuk berinvestasi.

Mengawali pertemuan dengan Akhyar, Ketua DPD IPK Kota Medan Franky Simatupang lebih dulu menyampaikan ucapan terima kasih atas diterimanya kedatangan mereka. Kemudian Franky memperkenalkan sejumlah pengurus terpilih yang ikut dalam audiensi tersebut. Setelah itu Franky pun menyatakan, IPK di bawah kepemimpinanya sangat cinta rakyat dan sangat bermasyarakat.

“Di samping itu kami siap bekerjasama dengan Pemko Medan, terutama dalam membikin cantik Kota Medan serta mendukung keamanan, termasuk upaya pemberantasan narkoba sehingga masyarakat merasa tenang dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Apabila Kota Medan aman, tentunya investor akan semakin banyak datang untuk berinvestasi,” kata Franky.

Di tahun 2020 ini, ungkap Franky, mereka telah membuat sejumlah program untuk merubah image sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat. Selain mendukung keamanan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-53 Tingkat Kota Medan yang akan berlangsung di Jalan Ngumban Surbakti mulai 15-22 Februari, juga akan mengerahkan anggota IPK untuk menjaga masjid-masjid pada saat pelaksanaan Shalat Jumat berlangsung.

“Penjagaan masjid ini kita lakukan untuk memberikan rasa tenang dan aman bagi saudara-saudara kita yang beragama Islam untuk khusyuk ketika melaksanakan Shalat Jumat. Dengan penjagaan dilakukan, kita berupaya untuk mencegah terjadinya pencurian sepeda motor milik jamaah dari halaman masjid,” ungkapnya.

Sebelumnya, terang Franky dihadapan Akhyar didampingi Asisten Pemerintahan Setdako Medan Musadad Nasution, Kepala Kesbang Linmas Kota Medan Sulaiman Harahap serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Azzam Nasution, IPK Medan juga tekah melakukan pengamanan pada saat pelaksaan Natal dan Tahun 2020 serta perayaan Imlek 2020.

“Kami siap menjaga keamanan dan siap berdampingan dengan Pemko Medan untuk menjadikan Kota Medan menjadi lebih baik, termasuk melaksanakan gotong royong guna mempercantik wajah Kota Medan. Kami ingin memberikan ketenangan bagi masyarakat, sebab IPK milik masyarakat. Kami telah merubah diri, IPK bukan organisasi yang buat masalah,” jelasnya.

Guna mewujudkan hal itu, Franky mengatakan telah melakukan perubahan yang dimulai dari dalam tubuh IPK. Sebagai contoh ungkapnya, setiap kali menghadiri acara pelantikan, seluruh anggota telah diinstruksikan dan dilarang untuk ugal-ugalan saat berkenderaan di jalan. Selain diharuskan menggunakan helm, seluruh anggotanya juga diwajibkan mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas.

Sebagai penutup pertemuan dengan Akhyar, Franky mengundang Plt Wali kota untuk hadir dalam acara pelantikan pengurus DPD IPK Kota Medan yang akan digelar di Regale International Convention Centre Jalan H Adam Malik, Jumat (3/4) mendatang. “Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Akhyar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus DPD IPK Kota Medan periode 2020-2025 yang baru terpilih. Apalagi selain memperkenalkan diri, pegnurus IPK juga menyatakan kesediaan untuk mendukung Pemko Medan yang saat ini tengah menggelorakan gerakan, “Yuk, Bikin Cantik Medan” sehingga didukung penuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada kawan-kawan IPK yang telah datang dan menawarkan kerjasama dengan Pemko Medan, terutama dalam rangka membikin cantik Kota Medan serta mendukung keamanan. Sebab, IPK merupakan organisasi besar yang memiliki banyak anggota dan rasa soliditas yang sangat tinggi. Tentunya ini sangat luar biasa bagi kami, insya Allah kita mampu merubah image Kota Medan menjadi lebih baik,” kata Akhyar.

Menurut mantan anggota DPRD Medan itu, sebenarnya Medan tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hanya saja partisipasi masyarakat untuk mendukung seluruh program pembangunan yng dilakukan Pemko Medan masih kurang. Untukl itulah melalui gerakan, “Yuk, Bikin Cantik Medan”, Akhyar berharap seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi mendukungnya.

“Sekecil apapun bentuk dukungan yang diberikan tentunya sangat berarti untuk mendukung terwujudnya Kota Medan yang cantik, indah dan aman. Sebab, tanpa dukungan masyarakat, termasuk seluruh pngurus dan DPD IPK Kota Medan, tentunya Pemko Medan tak dapat mewujudkannya. Sekali lagi kami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan DPD IPK Kota Medan,” paparnya.(adz)

Baginda Lumbangaol Beri Bantuan Sembako ke 18 KK

BANTUAN: Tim Baginda Polin Lumbangaol menyalurkan bantuan berupa beras, telur, minyak makan, dan gula kepada korban bencana banjir dan kebakaran, tepatnya di Desa Aek Sopang Kecamatan Pakkat.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Guna meringankan beban warga yang terkena musibah banjir bandang dan korban kebakaran beberapa hari lalu, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Humbang Hasundutan, Baginda Polin Lumbangaol, menyalurkan bantuan ke 3 desa. Bantuan diterima 18 kepala rumah tangga, berupa, beras, telur, minyak makan dan gula, Jumat (7/2), di Desa Aek Sopang Kecamatan Pakkat.

Jarunjung Banjarnahor mewakili Baginda mengatakan, Baginda prihatin atas bencana alam yang dialami oleh warga Kecamatan Pakkat tersebut. Oleh karena itu, bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban para korban bencana.

“Iya kita berikan, beras, gula, telur, minyak makan dan gula. Bantuan ini untuk meringankan kesedihan mereka,” kata Jarunjung didampingi Jabonder Lumbangaol kepada wartawan, Sabtu (8/2) di Dolok Sanggul.

Banjir bandang di Kecamatan Pakkat  mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan kecil dan sebagian warga ada yang mengungsi kerumah tetangga. Menurut Jarunjung, banyak kerugian ketika alam sudah berbicara. Namun kiranya itu dapat dipetik hikmah di balik kejadian tersebut.

Warga diharapkan tetap menjaga alam di sekitaran, tanpa melakukan penebangan dan mengorek tebing, demi menghindari bencana. “Kepada saudara-saudara kita yang tertimpa semoga diberikan kesabaran, keikhlasan dan bisa memetik hikmah kebijakan di balik musibah ini,” harap Jarunjung.

Albiner Tumanggor perwakilan korban bencana banjir, mengaku berterimakasih kepada Baginda Lumbangaol yang prihatin atas kejadian yang menimpa mereka. “Kita terharu atas prihatin pak Baginda kepada kami,” ucap Albiner.

Di samping berterimakasih, ia mendoakan Baginda apa yang menjadi cita-citanya sebagai pelayan di Humbang Hasundutan dapat dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita berdoa, semoga terwujud impian pak Baginda sebagai parhobas (pelayan) di Humbang Hasundutan ini,” doanya diamini oleh 17 kepala keluarga lainnya saat dihubungi.

Di samping memberikan sembako kepada korban bencana banjir, Baginda juga menyalurkam tali asihnya kepada keluarga Managam Sihotang, sebagai korban kebakaran. (des)

Pengurus SPS Sumut Masa Bakti 2020-2024 Dikukuhkan

DILANTIK: Jajaran pengurus SPS sUMUT masa bakti 2020-2024 , resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan SPS Pusat, di sela acara Awarding Night SPS, Jumat (7/2) di Hotel Mercure Banjarmasin.
DILANTIK: Jajaran pengurus SPS sUMUT masa bakti 2020-2024 , resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan SPS Pusat, di sela acara Awarding Night SPS, Jumat (7/2) di Hotel Mercure Banjarmasin.

BANJARMASIN, SUMUTPOS.CO – Jajaran pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Sumatera Utara masa bakti 2020-2024 , resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat HM Alwi Hamu, melalui Ketua Harian SPS Pusat Januar Primadi Ruswita.

Pengukuhan Pengurus SPS Sumut masa bakti 2020-2024  tersebut dilaksanakan di sela acara Awarding Night SPS, Jumat (7/2) di Hotel Mercure Banjarmasin.

Berdasarkan SK Pengurus SPS Pusat no 04/KEP/XII/2019,  pengurus yang dilantik ini adalah hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Garuda Plaza Medan pada 7 November 2019 lalu.

Januar  mengatakan, pengurus yang dilantik agar patuh dan taat kepada Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) SPS.

Pada Muscab SPS Sumut November lalu, Farianda Putra Sinik, SE kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua SPS Sumatera Utara periode 2020-2024.  Sementara jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Rianto Ahgly, SH dan bendahara diamanahkan kepada Asih Astuti.

Farianda Putra Sinik, SE yang baru dilantik, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk kembali memimpin SPS Sumut empat tahun ke depan. Dia mengatakan, akan tetap melanjutkan program-program yang sudah dijalankan sebelumnya, dan akan terus melakukan yang terbaik untuk SPS khususnya SPS Sumatera Utara.

Kepada jajaran SPS Sumut yang yang baru diantik, Farianda mengajak agar semua berkerjasama sehingga semua program yang telah disusun dapat dijalankan dengan baik.

Adapun komposisi pengurus SPS Cabang Sumatera Utara periode 2020-2024 adalah: Penasehat, H Teruna Jasa Said, H Prabudi Said, Supandi Kusuma, Immanuel Panggabean dan Drs Muhammad Syahrir.

Ketua, Farianda Putra Sinik, SH (Medan Pos), Wakil Ketua I T Hasyimi (Harian Metro 24), Wakil Ketua II Hendrik Prayitno (Waspada), Wakil Ketua III Mahsin, SH (Harian Orbit).

Sekretaris Rianto Ahgly SH (Harian Sumut 24), Wakil Sekretaris I M Erwin Siregar (Waspada.id), Wakil Sekretaris II Drs Agus Salim Ujang (Harian Andalas). Bendahara Asih Astuti (Harian Sumut Pos), Wakil Bendahara Drs H Agus Saparudin Lubis (Realitas).

SPS Cabang Terbaik

Pada kesempatan ini, SPS Sumatera Utara kembali terpilih menjadi salah satu SPS Cabang Terbaik. Bersama SPS Cabang Riau dan Banten, SPS Cabang Sumatera Utara menerima penghargaan dari SPS Pusat. Ketua Harian SPS Pusat Januar Primadi Ruswita  menyampaikan selamat kepada SPS Cabang Sumatera Utara.

Penghargaan ini diberikan atas penilaian capaian program–rogram yang selama ini dijalankan SPS Sumut. Menurutnya dengan terpilihanya SPS Sumatera Utara menjadi yang terbaik, diharapkan terus berkiprah dan melasanakan kegiatan organisasi dengan baik.

Fariada mengatakan penghargaan ini merupakan penghargaan untuk kesekian kalinya diterima SPS Sumut. ‘’Ini merupakan dukungan semua pihak, baikk pengurus maupun pihak lain yang selama ini turut mensuport SPS Sumut. Saya berharap prestasi ini ke depan bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi. (rel)

Membanggakan, Inalum Telah Produksi 8 Juta Ton Aluminium

Produksi ke 8 ton aluminium ingot pt inalum

KUALA TANJUNG, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM telah berhasil mencapai produksi Aluminium yang ke-8 Juta Ton di usianya yang ke-44 Tahun.

Produksi Aluminium yang ke-8 Juta Ton ini kemudian diabadikan dalam momen seremoni yang dihelat di Pabrik Peleburan Aluminium Kuala Tanjung (4/2/2020).

Dalam seremoni ini, Direktur Pelaksana INALUM Oggy Achmad Kosasih menandatangani Aluminium Ingot yang ke-8 Juta Ton dan memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas tercapainya produksi Aluminium yang ke-8 Juta Ton.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya, Direktur Pelaksana Oggy Achmad Kosasih menyampaikan bahwa INALUM mengucapkan terima kasih atas kerja keras para Insan INALUM selama ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Insan INALUM atas kerja kerasnya sehingga INALUM mampu mencapai produksi Aluminium yang ke-8 juta ton. Selanjutnya di tahun 2020 mari kita terus bekerja keras dengan mengamalkan nilai-nilai INALUM yaitu ProsPeKTIF dan bekerja sesuai tema HUT ke-44 INALUM yaitu Konsistensi dalam Eksekusi dan Kualitas,” ujar Oggy.

Lebih lanjut pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Operasi dan Produksi INALUM Rainaldy Harahap mengungkapkan rasa syukurnya atas tercapainya produksi Aluminium yang ke-8 Juta Ton ini walaupun ditengah kondisi yang kurang menguntungkan di tahun 2019.

“Alhamdulillah tahun 2019 dapat kita lalui dengan baik walaupun ditengah kondisi harga jual aluminium yang sedang turun dan harga bahan baku yang sedang naik, namun INALUM masih mampu beroperasi dengan baik sehingga mampu mencapai produksi Aluminium yang ke-8 Juta Ton, harapannya kedepannya kita mampu lebih meningkatkan produksi dengan melakukan efisiensi listrik dan bahan baku yang ada,” harap Rainaldy.

Sementara itu, Deputi Sekretaris Perusahaan INALUM, Mahyaruddin Ende mengungkapkan bahwa INALUM akan terus berupaya meningkatkan kapasitas produksinya.

“INALUM akan terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi kedepannya melalui proyek-proyek pengembangan yang ada, sehingga diharapkan INALUM mampu memenuhi kebutuhan Aluminium yang sangat besar di dalam negeri,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, INALUM telah menginjak umur yang ke-44 tahun pada tanggal 6 Januari 2020 lalu.

Saat ini INALUM telah mencapai angka produksi yang ke-8 juta ton Aluminium dengan rata-rata produksi per tahun yaitu 250.000 ton Aluminium.

Seremoni produksi Aluminium ke-8 juta ton ini kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta ramah tamah dan foto bersama di antara Insan INALUM yang hadir.(*)

Bulan Depan, Urusan e-KTP via Online Bisa Cetak Sendiri di Disdukcapil

BINCANG: Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Kadis Disdukcapil Kota Medan Zulkarnain berdialog dengan warga yang akan mengurus administrasi kependudukan saat mengecek pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Jalan Iskandar Muda, Medan, Senin (10/2).
BINCANG: Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Kadis Disdukcapil Kota Medan Zulkarnain berdialog dengan warga yang akan mengurus administrasi kependudukan saat mengecek pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Jalan Iskandar Muda, Medan, Senin (10/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi beserta jajarannya mengecek pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, di Jalan Iskandar Muda, Senin (10/2/2020) pagi.

Di dampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muslim Harahap, Kadis Dukcapil Zulkarnain, Asisten Administrasi (Asmum) Setdako Medan Renward Parapat, camat dan lurah.

Sesampainya di kantor Disdukcapil, Akhyar terlebih dahulu berdialog dengan masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil tersebut. Dari sejumlah warga yang ditemui, Akhyar mendapati warga sedang mengurus akte kelahiran buat anak ataupun keluarganya. Ada juga warga yang mengeluhkan soal blanko e-KTP.

Adanya keluhan mengenai blanko e-KTP, Akhyar menjelaskan, persoalan blanko e-KTP ini dikarenakan sesuatu yang tidak diprediksi, seperti perpindahan penduduk, KTP hilang ataupun rusak, sehingga kuota yang diberikan sering terpakai dari yang tidak dapat diprediksi tersebut.

Selain berdialog dengan warga, Akhyar juga turut berkomunikasi dengan petugas. Di mana, menurut salah seorang petugas, pihaknya tidak akan memberikan pelayanan kepada orang yang bukan tercatat dari dokumen yang diajukan.
“Kalau tidak sesuai, kami tidak layani Pak,” ungkap petugas di salah satu tempat pelayanan di lantai 2 kantor tersebut.
Mendengar kesigapan dan ketegasan petugas, Akhyar langsung menyalami sembari mengucapkan terimakasih atas pelayanan dan ketegasan yang dilakukan.

Usai melakukan pengecekan, kepada awak media, Akhyar mengaku, hasil kunjungan yang dilakukannya terlihat antuasiasnya warga yang ingin mengurus administrasi kependudukan. Begitu juga dengan kesigapan petugas yang melayani warga dengan baik.
“Insya Allah bulan depan masyarakat akan lebih kita mudahkan, yakni bisa melakukan pengurusan administrasi via online dengan aplikasi android ke kecamatan. Jadi fasilitasnya lebih kita siapkan, pastinya lebik baik lagi,” ujar Akhyar.

Dari kunjungan itu, Akhyar mengaku, pelayanan yang diberikan Disdukcapil di bawah pimpinan Kadis Zulkarnain menunjukkan hasil yang semakin baik. “Yang perlu kami tekankan kepada warga Medan, supaya dokumen kependudukan dijaga dengan baik, jangan mudah rusak dan jangan mudah hilang. Ternyata, satu hari itu, kartu keluarga yang hilang itu rata-rata 15 per hari. Sedangkan KTP yang rusak dan hilang, lebih dari segitu. Artinya dokumen negara ini, harus kita jaga bersama, karena blanko KTP itu cukup. Sebab, kapasitas cetak blanko kita bisa mencapai 3.000 per hari, namun yang siap dicetak itu sekitar 70 KTP, Kemendagri hanya mendistribuskan 10.000. Jadi diperkirakan setiap 10 hari sekali kita menjemput,” tukasnya.

Untuk itu, Akhyar berharap agar Kemendagri bisa lebih cepat, sehingga pelayanan administrasi kependudukan terhadap warga bisa dilakukan dengan baik. “Droping saja sesuai dengan kebutuhan ekstranya, untuk KTP yang rusak, hilang, pindah alamat, ini yang unpredictable.

Jadi kami berharap dukungan seluruh warga Kota Medan, hendaknya berurusan langsung ke kantor camat atau Dukcapil. Jangan diwakili kepada orang lain yang dapat menimbulkan salah pengertian anara kita, sehingga muncul pihak-pihak ketiga yang memanfaatkan dan timbul pungli,” imbaunya.

Akhyar juga meminta kepada Disdukcapil agar terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. “InsyaAllah bulan depan akan ada ATM KTP, pengadaannya sudah disiapkan. Mari kita jaga bersama, setelah kita beli, jangan sembrono, sehingga mudah rusak. Sementara 1 dulu untuk ATMnya, kita lihat dulu seperti apa,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kadis Dukcapil Medan Zulkarnain menyampaikan, kepengurusan online ini dipersiapkan secara penuh untuk kepengurusan seluruh dokumen kependudukan, baik kepengurusan hingga penerbitannya. “Jadi masyarakat sudah punya alternatif mengurusnya, bisa konvensional dengan datang ke kantor atau via online untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat,” tandasnya.

Zulkarnain mengaku, pihaknya juga melakukan perbaikan sarana prasarana yang ada. Ini semua dilakukan dalam hal mendukung program yang digadang-gadangkan Wali Kota Medan Akhyar Nasution tentang program #YokBikinCantikMedan. “Supaya apa? biar pemohon ketika datang ke kantor bisa santai mendapatkan pelayanan terbaik. Jadi akan terus kita perbaiki berbagai sarana prasarana yang ada,” terangnya.

Mengenai mesin ATM administrasi kependudukan, Zulkarnain menjelaskan, pihaknya telah menganggarkan pengadaannya. “Kita akan mulai 1 unit, sejauh mana efektivitasnya untuk mencetak administrasi kependudukan yang sudah dimohonkan oleh pemohon melalui sistem online. Untuk pencetakannya, masyarakat bisa mencetak sendiri dengan datang ke kantor kita,” jelasnya.

Kadis menjelaskan, sebelum proses pencetakan dilakukan, masyarakat bisa memantau prosesnya melalui online sistem. “Nantinya akan ada kode pemberitahuan di online bahwa dokumen sudah bisa dicetak. Jadi mereka bisa mencetaknya di mesin anjungan yang sudah kita siapkan. Mudah-mudahan dalam waktu yang tak terlalu lama, mesin ini sudah ada, karena ini telah kita anggarkan,” tutupnya. (adz)

Car Free Day bersama Ribuan Warga, Akhyar Deklarasikan #YokBikinCantikMedan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ribuan warga memeriahkan car free day dan senam massal yang dilaksanakan Pemerintah Kota Medan bersama Ikatan Kekeluargaan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan, Minggu (9/2/2020) pagi di Lapangan Merdeka, Medan.

Selain senam massal, car free day juga disemarakkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah dan diisi dengan hiburan serta lucky draw.

Usai senam massal bersama warga, Pelaksana tugas (PLT) Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi menyampaikan, car free day dan senam massal ini dilakukan sekaligus untuk menggelorakan dan mendeklarasikan #YokBikinCantikMedan.

“Daerah Lapangan Merdeka mulai hari ini dan seterusnya harus bebas sampah, siapa yang mengotori akan kita berikan hukuman, karena ini adalah milik kita bersama,” tegas Akhyar.

Selain itu, Akhyar juga mengakui, Pemko Medan akan merenovasi pendopo lapangan Merdeka dan akan dibangun hingga 3 lantai dan InsyaAllah dilaksanakan pada April nanti.

Untuk itu, Akhyar menegaskan seluruh elemen masyarakat, untuk menjaga dan menggelorakan #YokBikinCantikMedan.

“Jadi bikin cantik Medan bukan omong kosong. Untuk itu bapak ibu, cantik itu diawali dengan bersih, rapi, tertib dan cantik itu harus dilakukan dengan gotong royong. Tidak bisa cantik itu datang dengan sendiri. Bikin cantik Medan adalah sebuah jargon yang akan kita bangun, kalau Kota Medan cantik, orang akan datang ke Kota Medan, orang nyaman datang, pasti ekonomi akan tumbuh,” terangnya.

Seluruh jajaran pemerintahan, forkopimda dan warga, kata Akhyar, harus menjaga kota ini tetap bersih, cantik, tertib, nyaman dan bergotong royong bersama untuk mewujudkannya.

Untuk itu, Akhyar mengajak seluruh jajarannya, unsur forkopimda, dan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan mewadahi sampah.

“Kita harus bisa dan mulai berani jika ada yang buang sampah harus menegurnya, dan yang ditegur tidak boleh marah, karena ini semangat kita bersama, yok bikin cantik Medan, bersama kita bisa dan ini pasti bisa,” imbaunya.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0201/BS Kolonel (Inf) Roy J Hansen Sinaga. Dandim menyatakan, harapan dan wajib hukumnya mendukung program pemerintah, karena ini adalah untuk Medan.

“Walaupun yang ada di Kota Medan bukan warga Medan, tapi dengan jargon yok bikin cantik Medan bersama kita bisa, seperti yang Pak Wali bilang, harus sama-sama. Jadi yang ditegur jangan marah, dan yang ditegur harus bisa menerima,” tegasnya.

Begitu juga yang diharapkan Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Meka Yudanto. Danlanud berharap, Medan menjadi kota yang bersih dan tertib, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama.

“Sehingga menjadi perhatian kita semua untuk mendukung kebijakan Pak Walikota untuk tertib dan indah,” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo yang diwakili Kasubsi Penkum Intel Kejari Medan, Rizki Fauzi, siap mendukung Pemko Medan dalam hal program yok bikin cantik Medan. “Apalagi jargonnya bersama kita bisa,” tandasnya.

Dalam car free day ini, Akhyar bersama jajaran Pemko Medan membagikan tumbler secara simbolis dan gratis kepada warga. Hal ini bertujuan agar warga tidak lagi menggunakan air mineral kemasan yang dapat berdampak banyaknya sampah di kota ini.

“Tumbler ini dibagi supaya warga kemana-mana tidak lagi pakai botol sekali pakai, karena inilah sumber sampah kita yang tidak bisa terurai dan membuat parit kita tersumbat oleh styrofoam dan botol kemasan sekali pakai. Kita mengurangi sampah dengan pembagian tumbler tadi agar tidak mengotori Kota Medan,” tegasnya.

Sebelum sarapan dan meninjau sejumlah pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, Akhyar juga meresmikan Lorong Selfie yang berada persis di belakang Pendopo Lapangan Merdeka.

Secara simbolis, Akhyar bersama unsur Forkopimda melepas balon ke udara sekaligus pengguntingan pita tanda diresmikannya Lorong Selfie untuk warga. (adz)

KNPI Sumut Luncurkan Aplikasi KNPI Smart

TERIMA PATAKA: Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah didampingi Sekretaris Mhd Darwis Nasution dan Bendahara Dikky Anugerah menerima bendera pataka KNPI dari Ketum DPP KNPI Sumut Noer Fajrieansyah saat pelantikan di Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (5/2) malam.

Menjawab Tantangan Era Revolusi Industri 4.0

TERIMA PATAKA: Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah didampingi Sekretaris Mhd Darwis Nasution dan Bendahara Dikky Anugerah menerima bendera pataka KNPI dari Ketum DPP KNPI Sumut Noer Fajrieansyah saat pelantikan di Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (5/2) malam.

Memanfaatkan momentum pelantikan Pengurus Periode 2019-2022, KNPI Sumut di bawah kepemimpinan El Adrian Shah, melakukan gebrakan dengan meluncurkan Aplikasi Smart KNPI APP atau Aplikasi KNPI Smart. Peluncuran ini disaksikan langsung, Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Ketum DPP KNPI, Noer Fajriensyah dan perwakilan Forkompimda Sumatera Utara.

KETUA KNPI Sumut El Adrian Shah mengatakan, era Revolusi Industri 4.0 menuntut kesiapan semua pihak. Revolusi yang mengubah sistem elektronik ke digital ini diprediksi akan mempengaruhi semua sektor. Ditambahkannya, prinsip dasar revolusi industri 4.0 adalah menggabungkan mesin, alur kerja, dan sistem dengan menerapkan jaringan cerdas di sepanjang rantai dan proses produksi. Dan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara hari ini mewujudkannya dengan meluncurkan Smart KNPI App (Aplikasi KNPI Smart), https://play.google.com/store/apps/details?id=id.or.knpisumut.portal.

“Aplikasi ini disiapkan untuk mewujudkan transformasi besar KNPI sebagai wadah kaum milenial dalam menjawab tantangan Era Revolusi Industri 4.0,”ujar El Adrian Shah saat pelantikan Rabu (5/2).

DIABADIKAN: Wagubsu Musa Rajekshah, Ketum DPP KNPI Noer Fajriensyah foto bersama sejumlah pengurus DPD KNPI Sumut yang baru dilantik.

Dikatakan El, melalui aplikasi ini, seluruh pemuda di Sumatera Utara diharapkan mendapat akses yang baik dan terarah dalam mewujudkan cita-citanya. Aplikasi ini memberikan seluruh informasi yang penting bagi Pemuda dan warga di Sumatera Utara lewat sejumlah kanal yakni Kanal Berita, Kanal Inspirasi, Kanal Jadwal, Kanal Report, Kanal Kuliner, Travel dan Gerai.

Lewat Kanal Berita lanjut El Aplikasi KNPI Smart dibangun untuk memberikan informsi yang baik dan terarah kepada seluruh khalayak, dan menjadi wujud konsistensi KNPI dalam memerangi hoax dan informasi tidak benar.

Sedangkan melalu Kanal Inspirasi diharap akan mampu menggugah kaum milenial Sumatera Utara dalam berkarya. Kanal ini berisi tema-tema tentang keberhasilan Pemuda Sumatera Utara dalam Bidang Ekonomi/Wirausaha, Pendidikan, Olahraga, Seni dan lainnya.

Melalui kanal Jadwal Pengakses aplikasi ini juga akan lebih muda mendapatkan informasi event-event bersekala Nasional dan internasional yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara.

Terobosan KNPI sebagai wadah kaum muda dalam pembangunan juga diwujudkan dalam aplikasi ini dengan menyediakan kanal Report. Seluruh pengakses Aplikasi KNPI Smart bisa melaporkan proses pembangunan di Sumut melalui kanal ini dan KNPI akan menyampaikan secara resmi ke pemerintah daerah.

Tidak kalah pentingnya Kanal Kuliner, Travel dan Gerai yang disiapkan sebagai kesungguhan KNPI Sumatera Utara dan menyahuti semangat kaum muda Sumatera Utara dalam berwirausaha. Aplikasi ini nantinya akan memberikan ruang kepada seluruh kaum muda dalam berkarya dibidang kuliner, travel dan tempat promosi bagi produk yang dihasikan.

“Aplikasi KNPI Smart ini akan menjadi bukti pada dunia, Pemuda Sumut mampu berkarya dan mewujudkannya. Silahkan download aplikasi ini,”ajak El. (adz)

PBNU Tolak Pemulangan WNI ISIS

ketua PB NU KH Said Aqil Siradj
ketua PB NU KH Said Aqil Siradj

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj menyatakan menolak wacana pemerintah memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) eks simpatisan ISIS.

“Saya tolak. Saya tidak setuju. Mereka sudah meninggalkan negara. Mereka sudah membakar paspornya,” ujar Said Aqil di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2).

Said mengatakan penolakannya ini berlaku untuk pelaku maupun keluarga dari eks simpatisan ISIS. Ia pun merasa Indonesia tidak perlu bersikap ramah terhadap WNI di wilayah Timur Tengah itu.

“Mereka pembunuh, pembantai, pemerkosa. Ngapain diramahin,” ujarnya.

Menurut Said, penolakan juga dilakukan oleh negara-negara lain terhadap warga negaranya yang bergabung dengan ISIS. Sehingga seharusnya Indonesia melakukan hal serupa.

“Pada prinsipnya sudah meninggalkan kewarganegaraan dengan kemauan sendiri. Ngapain diterima lagi,” ucap dia.

Belakangan persoalan pemulangan eks simpatisan ini jadi dilema pemerintah. Hal ini pun diakui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Pemerintah, lanjut Mahfud, mesti mempertimbangkan untung rugi memulangkan ratusan WNI eks ISIS tersebut. Para WNI juga harus menjalani program deradikalisasi sebelum kembali ke masyarakat.

Padahal, menurutnya, program deradikalisasi belum tentu berhasil. Belum lagi ancaman dikucilkan dari masyarakat yang dinilai akan menumbuhkan kembali bibit-bibit terorisme.

Sementara jika tidak dipulangkan, kata dia, para WNI eks-ISIS itu terancam kehilangan status sebagai warga negara.

Presiden Jokowi sendiri menyatakan tak setuju atas inisiasi tersebut. Namun Jokowi memastikan ketentuan itu akan dibahas lagi dalam rapat terbatas bersama sejumlah kementerian. (fey/dea)

Tak Menutup Kemungkinan Jokowi Merombak Kabinet

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah merombak kabinet di periode pertama memimpin Indonesia. Karenanya, menurut Donny, tidak menutup peluang perombakan kabinet juga bisa terjadi di tengah perjalanan.

“Ya, dilihat saja periode pertama, ada reshuffle. Jadi, periode kedua tak menutup kemungkinan,” kata Donny ditemui setelah menghadiri diskusi di Jakarta, Sabtu (8/2).

Donny mengatakan, Jokowi selalu memperhatikan setiap kritik dari publik berkaitan kinerja menterinya. Sebab, kritik bisa menjadi bahan evaluasi menilai kinerja menteri.

“Persoalan reshuffle, evaluasi, itu diserahkan kepada Presiden, karena saya kira presiden akan menerima masukkan dengan seobjektif mungkin,” kata Donny.

Menurut dia, presiden terus melakukan evaluasi para menteri yang mengacu laporan internal atau kritik publik. Kata dia, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang sangat terbuka terhadap berbagai opini.

“Namun, apa masukannya, bagaimana dampaknya terhadap keputusan Presiden, itu kami tak tahu dan kami tak bisa mengatakan mana yang akan direshuffle, karena semua kembali pada Presiden sendiri,” ujanya.

Politikus PDIP Effendi Simbolon menyoroti beberapa menteri yang dianggap tidak bekerja maksimal selama 100 hari kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf Amin.

Menurut Effendi, terdapat beberapa menteri Jokowi yang perlu dievaluasi dari jabatannya seperti Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani, Menpar Wishnutama, dan Mendikbud Nadiem Makarim. (mg10/jpnn)