26 C
Medan
Monday, January 26, 2026
Home Blog Page 4518

Bukan Penghapusan Honorer tapi Penataan

HONORER: Para tenaga honorer mengikuti acara, beberapa waktu lalu. Mulai tahun ini pemerintah tidak ada lagi merekrut honorer.

Pemda Jangan Obral Janji Angkat Honorer jadi PNS

HONORER: Para tenaga honorer mengikuti acara, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo kembali menanggapi seputar isu tenaga honorer akan dihapus.

Tjahjo menegaskan bahwa tidak ada penghapusan tenaga honorer.

“Bukan penghapusan kok, tapi penataan,” tegas Tjahjo usai menjadi pembicara di seminar best practices kepemerintahan yang baik dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) di Hotel Area Barito, Banjarmasin, Kalsel, akhir pekan lalu.

Mantan Mendagri itu menyatakan bahwa untuk instansi pemerintah di pusat, hanya ada ada dua jenis Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK. Sedangkan di daerah, tetap diperbolehkan sesuai kebutuhan.

“Honorer itu kan daerah, itu perlu honorer, kebersihan atau untuk tenaga tara usaha yang tidak harus ASN,” tutur Tjahjo.

Tenaga honorer tersebut bisa diambil daerah sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah membayarnya.

Namun, Tjahjo berpesan agar pemda tidak menjanjikan mengangkat honorer menjadi PNS.

“Tenaga honorer daerah itu jangan dijanjikan jadi pegawai negeri, kan jadi beban pusat nantinya termasuk pensiunnya,” ucap Tjahjo.

Sekali lagi dikatakan bahwa pusat tidak melarang daerah merekrut honorer. Yang penting tidak berlebihan, juga tidak kurang.

“Kalau yang masih kurang saat ini diserahkan kepada bupati/wali kota dan gubernur, mau ngangkat berapa saja. S eperti DKI, karena APBD besar, bisa berapa saja, pasukan gorong-gorong, kebersihan, pasukan bencana alam, ya, gaji sesuai upah minimum regional (UMR),” ucapnya.

Demo tenaga honor, padahal harusnya tidak perlu itu, honor kan urusan daerah, kemampuan daerah,” bebernya.

“Jangan honor dijanjikan, kamu cleaning service nanti akan jadi CPNS, inikan berat, padahal ada yang lebih utama, tenaga guru, kesehatan, tenaga penyuluh desa, peternakan, pertanian dan perairan,” ujarnya.

Tjahjo mengatakan, pemerintah memerlukan tenaga ahli dalam bidangnya untuk membangun daerah sehingga bisa maju. “Jangan sampai tenaga administrasi jadi guru, wartawan jadi guru, merangkap-rangkap itu, tidak bisa,” kata dia. (antara/jpnn)

Dampak Virus Corona di China, Perusahaan Kargo Alami Penurunan Omzet

BERBINCANG: Pemilik Usaha Ekspedisi Indone Kargo Ekspres (IKE), Viza Adrian berbincang dengan karyawannya di Medan. BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
BERBINCANG: Pemilik Usaha Ekspedisi Indone Kargo Ekspres (IKE), Viza Adrian berbincang dengan karyawannya di Medan. BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
BERBINCANG: Pemilik Usaha Ekspedisi Indone Kargo Ekspres (IKE), Viza Adrian berbincang dengan karyawannya di Medan. BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
BERBINCANG: Pemilik Usaha Ekspedisi Indone Kargo Ekspres (IKE), Viza Adrian berbincang dengan karyawannya di Medan.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos

SUMUTPOS.CO – Wabah virus di Wuhan, China sangat memberikan dampak pada jasa pengiriman barang ke negeri tirai bambu itu. Hal itu, dialami PT. Ekspedisi Indone Kargo Ekspres (IKE) beralamat di Jalan HM.Joni, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Sangat berdampak, selama virus (Corona) ini, pendapatan kita menurun drastis,” ungkap Pemilik Usaha Ekspedisi Indone Kargo Ekspres (IKE), Viza Adrian kepada wartawan di Medan, Minggu (9/2).

Viza mengakui dengan kondisi virus corona ini, perusahaan tersebut mengalami penurunan omset sangat drastis mencapai 97 persen. Apa lagi, pengiriman barang ke China menjadi pengiriman terbanyak dibandingkan ke negara lainnya.

“Kita kirim ke beberapa kota di China. Termasuk ke Wuhan,” tutur Viza semberi mengatakan belum mengetahui kapan kondisi ini, akan kembali normal.

Viza menjelaskan pihaknya akan mengirimkan hasil laut ke Tiongkok 2 ton per hari. Sejak Imlek, jumlahnya terus menurun. Meski tetap melakukan pengiriman, namun hanya hitungan kilogram saja.

“Sampai sekarang sudah tidak mengirim lagi karena penutupan penerbangan ke Tiongkok. Ini sangat memukul kami yang punya bisnis ekspedisi jalur udara. Pengusaha hasil laut juga ikut merugi,” jelas Viza.

Viza yang juga tergabung dalam Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara (IPCN) itu berharap virus corona yang menyebabkan ratusan orang meninggal itu bisa cepat ditangani. Sehingga usaha ekspor-impor bisa kembali pulih.

Untuk mengatasi penurunan omset tersebut, Viza mengatakan pihaknya terus mengenjot pengiriman antar provinsi di Indonesia atau domestik saja.”Kita main dalam negeri ajah jadinya. Paling tidak bisa menutupi kerugian untuk pengiriman yang ada di Tiongkok,” pungkas Viza.(gus/ram)

Demi Harga Listrik Murah, PGN Siap Pasok LNG untuk PLN

CEK: Karyawan PGN sedang mengecek LNG di Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu.
CEK: Karyawan PGN sedang mengecek LNG di Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu.
CEK: Karyawan PGN sedang mengecek LNG di Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap menyediakan pasokan dan pembangunan infrastruktur Liquid Natural Gas (LNG) bagi penyediaan tenaga listrik PT PLN (Persero). Dengan adanya ini, diharapkan dapat memberikan harga biaya pokok penyediaan tenaga listrik lebih rendah dan mengurangi harga listrik di masyarakat.

PGN mendapat mandat dari Pertamina sebagai holding migas untuk melaksanakan hal tersebut. Penandatanganan Head of Agreement antara PGN dan PLN rencananya akan berlangsung di Triwulan I 2020.

“PGN dalam perannya sebagai subholding gas, saat ini menuju fase baru dalam memperkuat pengelolaan bisnis gas bumi secara terintegrasi baik melalui pipa, CNG dan LNG,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama beberapa waktu lalu di Auditorium PGAS, Jakarta, Minggu (9/2).

PGN akan berkoordinasi dengan PLN untuk menyelesaikan skema bisnis dan penugasannya. Mulai dari pembangunan infrastruktur LNG untuk pembangkit listrik serta volume LNG yang ditargetkan sebesar 260 BBTUD untuk meningkatkan efisiensi PLN.

“Untuk konversi pembangkit listrik PLN ini diharapkan memberikan harga murah dibandingkan menggunakan bahan bakar lainnya jenis High Speed Diesel (HSD). Hal ini cukup rasional dimana selama ini harga gas bumi masih cukup bersaing di banding dengan BBM. Kami yakin pemerintah akan memberikan dukungan terbaik dalam pencapaian pelaksanaan program,” jelas Rachmat.

Dia juga mengungkapkan, yakni pengembangan LNG merupakan salah satu rencana jangka pendek menengah PGN, khususnya dalam meningkatkan realibilitas pasokan gas bumi serta solusi bagi akses gas bumi di wilayah timur Indonesia di sektor kelistrikan. Hal ini sesuai dengan Kepmen 13/2020 sejalan dengan program dan visi misi PGN dalam mengembangkan infrastruktur gas bumi ke seluruh wilayah Indonesia termasuk pemanfaatannya bagi ketahanan energi nasional.

“Penugasan ini juga terkait dengan kebijakan pemerintah untuk mengoptiomalkan supply gas dalam negeri. Saat ini dengan adanya subholding gas, maka pengelolaan bisnis gas Pertamina dan tujuan untuk peningkatan pemanfaatan gas bumi nasional akan semakin fokus bagi pengelolaan ketahanan energi nasional,” tambahnya.

PGN berharap milestone ini semakin memperkuat peran subholding gas dalam melayani kebutuhan gas bumi seluruh sektor, khususnya di dalam menekan biaya konsumsi energi yang akan membantu efisiensi dari defisit neraca migas nasional. (rel/ram)

Singapura Dibayangi Krisis

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

SUMUTPOS.CO – Merebaknya wabah virus corona di China berimbas cukup telak pada perekonomian Singapura. Negara tetangga Indonesia ini jadi salah satu negara yang paling bergantung pada China. Dilansir dari CNBC, Minggu (9/2), Singapura begitu bergantung pada China.

Banyak berhentinya bisnis di China, serta anjloknya wisatawan asal Negeri Panda itu, membuat Singapura sangat terpukul. Sebelum virus corona menyerang, Singapura sudah mengalami tekanan ekonomi imbas perang dagang China-Amerika Serikat serta perlambatan ekonomi global.

“Hari ini, China tak hanya memproduksi barang-barang murah, barang dengan nilai murah, tetapi mereka juga menguasai pasokan dari barang-barang bernilai tinggi. Ini artinya, pengaruh rantai pasok (China) sangat signifikan ke seluruh dunia,” kata Chan Chun Sing, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura.

“Saya pikir ini yang jadi pelajaran bagi semua orang untuk benar-benar melihat ketahanan rantai pasok,” lanjutnya.

Pemerintah Singapura menetapkan dan menaikkan level kewaspadaan terhadap virus corona hingga ke level oranye. Level oranye merupakan satu level di bawah level merah atau level yang paling berbahaya.

Hingga hari ini, warga Singapura yang diduga terpapar virus corona adalah 24 kasus. Salah satu negara dengan kasus tertinggi di luar China.

Level oranye berarti pertanda bahwa virus dapat menular dengan mudah antar manusia, namun virus tersebut belum menyebar luas di negara ini. Pengumuman pemerintah Singapura terkait perubahan tingkat kewaspadaan terhadap virus corona ini, membuat warga panik untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

“Sejujurnya semua orang akan terkena dampak ini, ini soal masalah tingkat kesulitannya saja. Kuncinya adalah siapa yang bisa pulih lebih cepat dan bagaimana orang merespon krisis,” ujarnya.

Chan berujar, wabah virus corona ini jadi pengalaman berharga bagi Singapura untuk tidak terlalu bergantung pada China secara ekonomi.Dunia pariwisata Singapura jelas terkena dampak merebaknya virus korona ini. Singapura juga bersiap menghadapi dampak ekonomi dari virus ini.

“Kami harus siap menghadapi dampak ekonomi, bisnis, dan kepercayaan konsumen, terutama karena situasinya diperkirakan bertahan untuk beberapa waktu,” kata Chan. (kpc/ram)

Dipercaya sebagai Wasekjen I DPP GPEI 2019-2020, Hendrik Sitompul Siap Kembangkan Ekspor Sumut

BERSAMA: Pengurus DPD GPEI Sumut, dari kiri Donsisco Parangin-angin SH, Condrad Naibaho SE, Drs Hendrik H Sitompul MM, Job Purba SE, Ir Delphius Ginting MSi berfoto bersama.
BERSAMA: Pengurus DPD GPEI Sumut, dari kiri Donsisco Parangin-angin SH, Condrad Naibaho SE, Drs Hendrik H Sitompul MM, Job Purba SE, Ir Delphius Ginting MSi berfoto bersama.
BERSAMA: Pengurus DPD GPEI Sumut, dari kiri Donsisco Parangin-angin SH, Condrad Naibaho SE, Drs Hendrik H Sitompul MM, Job Purba SE, Ir Delphius Ginting MSi berfoto bersama.
BERSAMA: Pengurus DPD GPEI Sumut, dari kiri Donsisco Parangin-angin SH, Condrad Naibaho SE, Drs Hendrik H Sitompul MM, Job Purba SE, Ir Delphius Ginting MSi berfoto bersama.

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Susunan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dikukuhkan pada Musyawarah Luar Biasa di Swiss Bel Hotel, Bandung, Kamis (6/2). Susunan pengurus disusun tim formatur terpilih pada Munas GPEI VIII.

Terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Benny Soetrisno, Sekretaris Jendral (Sekjen) Toto Dirgantoro, dan Hendrik H Sitompul dari DPD GPEI Sumut dipercaya sebagai Wakil Sekjen I.

Susunan pengurus baru ini diumumkan Sekjen Toto Dirgantoro sebelum dimulai sidang pleno untuk pembahasan perubahan AD dan ART GPEI.

Ketika dikonfirmasi terkait posisi Hendrik H Sitompul yang juga Ketua DPD GPEI Sumut, Toto Dirgantoro mengatakan, hal itu diperbolehkan alias tidak ada larangan dalam AD ART GPEI.

“Jadi, Ketua DPD yang diangkat menjadi pengurus DPP masih tetap menjabat,” jelas Toto.

Sementara Hendrik Sitompul mengaku bersyukur karena dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) I DPP GPEI. Baginya, jabatan adalah amanah yang harus diterima dan dilaksanakan secara bertanggung jawab.

“Kita bersyukurlah, jabatan adalah amanah dan semoga saya dapat melaksanakannya secara baik dan bertanggung jawab,” ungkap Hendrik

Hendrik menambahkan, dipercayakannya posisi Wakil Sekretaris Jendral 1 kepada dirinya, merupakan berkah bagi masyarakat Sumut khususnya DPD Sumatera Utara. “Saya kira ini semua adalah berkat kerjasama yang baik dan kerja kerja semua GPEI Sumatera utara,” tutur Hendrik.

“Posisi ini tentu kebanggaan bagi kita semua masyarakat Sumatera Utara, karena dipercaya untuk menduduki posisi penting itu, terima kasih buat teman-teman GPEI Sumut yang sudah bekerja sama selama ini dan semoga ke depannya GPEI tetap semakin solid dan dapat menjadi mitra pemerintah dan pengusaha dalam mengembangkan ekspor Sumut,” tambah Hendrik yang didampingi sejumlah pengurus DPD GPEI Sumut diantaranya Delpius Ginting Job Purba, Donsisko Peranginangin SH dan Condrad Naibaho SE.

Dengan jabatan baru yang diembannya saat ini, Hendrik saat ini, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan ekspor Sumut. Setelah diumumkan, pengurus DPP GPEI akan dilantik pada Maret 2020 mendatang, sekaligus digelar Seminar Nasional di Jakarta yang rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (adz/ram)

Citilink Buka Rute KL-Bandung

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia kembali meramaikan langit Bandung dengan rute internasional pertamanya dari Bandung yaitu Bandung-Kuala Lumpur (KL) pulang-pergi (pp).

Direktur Utama Juliandra mengatakan, pembukaan rute ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung percepatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Dia melihat, Bandung telah menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Malaysia ketika berkunjung ke Indonesia.

“Pembukaan rute baru ini kami harapkan mampu menarik lebih banyak lagi turis Malaysia untuk berkunjung ke Indonesia. Sehingga pada akhirnya diharapkan dapat membantu menunjang roda perekonomian dan pariwisata daerah,” katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/2).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia menjadi wisman dengan jumlah kunjungan terbesar pertama ke Indonesia pada 2019. Jumlanya mencapai 2,98 juta kunjungan atau meningkat 18,51 persen dibandingkan 2018.

Juliandra mengatakan, rute Bandung-KL merupakan rute internasional ke-10 dan rute keempat anggota Garuda Indonesia Group itu menuju ke KL. Sebelumnya, Citilink Indonesia telah membuka rute internasional ke KL dari berbagai destinasi yaitu Jakarta, Surabaya dan Denpasar.

“Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang, Citilink Indonesia beroperasi di KLIA 1 yang merupakan pusat penerbangan internasional dari berbagai negara,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Juliandra, dalam penerbangan ini Citilink memberikan hot meals dan bagasi gratis sebanyak 10 kilogram.

“Sehingga penumpang akan mendapatkan better journey ketika terbang bersama Citilink Indonesia,” imbuhnya.

Penerbangan rute Bandung-KL dijadwalkan beroperasi setiap hari dengan menggunakan pesawat Airbus A320. Penerbangan dengan nomor QG 538 ini dijadwalkan berangkat dari Bandara Husein Sastranegara pada pukul 17.50 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA 1) pada pukul 21.15 waktu setempat.

Sedangkan penerbangan KL-Bandung dengan nomor penerbangan QG 539 dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA 1) pada pukul 15.20 waktu setempat. Penerbangan dijadwalkan tiba di Bandara Husein Sastranegara pada pukul 16.45 waktu setempat. (jpc/ram)

Maret, Iphone Keluarkan Produk baru

SUMUTPOS.CO – Apple dikabarkan tengah menyiapkan acara pada pertengahan Maret mendatang untuk perilisan iPhone 9 atau iPhone SE 2. Informasi tersebut diungkap oleh Evan Blass lewat akun Twitter miliknya @evleaks.

Evan yang gemar membocorkan terkait smartphone yang akan meluncur ini, memperlihatkan screenshoot soal jadwal kelahiran iPhone 9.

Sejauh ini memang Apple belum menanggapi atau memberikan pernyataan terkait ponsel terbaru mereka. Kendati begitu, rumor yang dihembuskan Evan hampir selalu jitu.

Mengenai penamaan perangkat tersebut sampai sekarang masih belum jelas, apakah akan menggunakan label iPhone 9 atau sebagai penerus iPhone SE pada 2016 silam, yakni iPhone SE 2.

Terkait spesifikasi dari perangkat ini, dikabarkan akan mengusung tombol home fisik dengan bezel cukup besar seperti pada iPhone 8.

Dikatakan pula, iPhone 9 datang dengan chipset Bionic 13 yang telah memulai debutnya pada lini iPhone 11. Ponsel ini kemungkinan punya RAM 3GB didukung memori internal antara 64GB atau 128GB.

Soal warnanya, iPhone 9 disebutkan punya varian Space Grey, Silver, dan Red. Lalu, berapa harganya? Para analis percaya kalau perangkat ini dibanderol mulai dari USD 399 atau sekitar Rp 5,5 jutaan. (dtc/ram)

Rumah Zakat Luncurkan Gerakan Kebahagiaan Indonesia

Komitmen Bangun 2.814 Desa Berdaya

LUNCURKAN: CEO Rumah Zakat Nur Efendi bersama rekan berfoto bersama pada peluncuran ‘Gerakan Kebahagiaan Indonesia’ di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
istimewa
LUNCURKAN: CEO Rumah Zakat Nur Efendi bersama rekan berfoto bersama pada peluncuran ‘Gerakan Kebahagiaan Indonesia’ di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
istimewa

SUMUTPOS.CO – Tahun ini Rumah Zakat meluncurkan gerakan Kebahagiaan Indonesia #DimulaiDariKita. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia berbagi dan membahagiakan sesama yang membutuhkan.

Rumah Zakat menargetkan sebanyak 2.814 Desa Berdaya di 34 provinsi dapat terbangun, 2,5 juta orang terbantu, serta menurunkan kemiskinan dari 40% penerima manfaat pada 2020. World Happiness Report (WHR) 2019 merilis laporan terbaru mereka terkait daftar negara-negara bahagia di dunia. Dari 156 daftar negara yang dirilis dalam laporan tersebut, Indonesia berada di peringkat ke-92 dengan perolehan poin sebanyak 5.192. Indikasi poin kebahagiaan yang dirilis oleh WHR disusun berdasarkan beberapa faktor. Di antaranya seperti harapan hidup, dukungan sosial, serta tingkat korupsi.

“Gerakan ini butuh didukung oleh banyak pihak, sebab kami menyadari bahwa Kebahagiaan Indonesia dapat terwujud jika kita berkolaborasi dan berkomitmen pada diri sendiri untuk membangun negara ini. Kami akan mengoptimalkan beragam kanal baik offline maupun digital untuk menyosialisasikan Kebahagiaan Indonesia agar kita bersama dapat membantu lebih banyak orang yang membutuhkan,” ujar CEO Rumah Zakat Nur Efendi.

Program Desa Berdaya Selaras dengan SDGs

Hampir 22 tahun Rumah Zakat menjembatani 300.000 donatur untuk berbagi dan membahagiakan lebih dari 34 juta penerima layanan manfaat yang membutuhkan lewat program pemberdayaan terintegrasi bernama Desa Berdaya. Di tahun 2019, bersama para donatur, Rumah Zakat telah membangun 1.620 Desa Berdaya dari Aceh sampai Papua.

Desa Berdaya sendiri merupakan program pemberdayaan masyarakat terintegrasi yang disesuaikan dengan potensi desa. Rumah Zakat menempatkan satu relawan inspirasi di desa berdaya yang bertugas mendampingi dan menjadi fasilitator pemberdayaan bagi warga desa. Untuk memajukan perekonomian warga, Desa Berdaya membangun Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) yang memiliki beragam unit usaha. “Alhamdulillah atas kontribusi semua pihak, di tahun 2019 sebanyak 41% dari mustahik yang kita bina meningkat kesejahteraannya, dan 21,4% keluar dari garis kemiskinan” ujar Nur Efendi.

Program Desa Berdaya yang memiliki ruang lingkup ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan diharapkan dapat berpartisipasi pada pencapaian SDGs. Tercatat bahwa program yang diusung Rumah Zakat bersama para donatur dan mitra memiliki kontribusi pada 28 target dan 56 indikator SDGs.

Menuju World Digital Philantrophy Organization

Untuk memperluas kebermanfaatan Rumah Zakat tak hanya bagi negara Indonesia melainkan juga untuk masyarakat global. Sehingga tahun ini Rumah Zakat bertransformasi menjadi World Digital Philantrophy Organization. “Kami ingin memberikan pengalaman bagi masyarakat dunia dalam berbagi dan membahagiakan sesama tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu,” tuturnya.

Saat ini Rumah Zakat telah memiliki sharinghappiness.org yang merupakan crowdfunding platform terbesar kedua di Indonesia. Kemudian disusul oleh lelangbintang.com sebagai tempat bagi para influencer melelang barang-barangnya, untuk kemudian hasil lelangnya didonasikan. Serta Infaq.id yang merupakan digital platform untuk berdonasi infak dimana pun dan kapan pun. “Menjelang bulan Ramadhan tahun ini insyaAllah kami akan meluncurkan aplikasi Digital Islamic Style yang akan menemani aktivitas ibadah umat muslim di seluruh dunia,” kata Nur Efendi. (rel/ram)

Akhyar atau Bobby, Keputusan Bu Mega untuk Balon Kada Medan 2020

DAMPINGI: Akhyar Nasution mendampingi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat Rakerda di Hotel Le Polonia Medan, Sabtu (8/2).
DAMPINGI: Akhyar Nasution mendampingi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat Rakerda di Hotel Le Polonia Medan, Sabtu (8/2).
DAMPINGI: Akhyar Nasution mendampingi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat Rakerda di Hotel Le Polonia Medan, Sabtu (8/2).
DAMPINGI: Akhyar Nasution mendampingi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat Rakerda di Hotel Le Polonia Medan, Sabtu (8/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nama Akhyar Nasution menguat untuk diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai bakal calon wali Kota Medan pada Pilkada Serentak 2020. Namun nama Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, juga tak kalah kuat. Siapakah yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu?

Sinyal kuat dukungan DPP PDIP ke arah kadernya, Akhyar Nasution, sempat bergulir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP Sumut, di Hotel Le Polonia, Jl. Sudirman Medan, Sabtu (8/2). Saat itu, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyinggung masuknya Akhyar Nasution dalam bursa pencalonan Wali Kota Medan.

“Mudah-mudahan (sinyal kuat Akhyar Nasution didukung DPP partai). Tetapi semua keputusan berada di tangan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri,” kata Wakil Ketua PDIP Sumut, Alamsyah Hamdani menjawab Sumut Pos, Minggu (9/2).

Sebelum Bu Mega memutuskan, menurutnya, saat ini PDIP sedang menyurvey seluruh bakal calon yang mendaftar ikut Pilkada Medan via PDI Perjuangan. “Saya rasa akhir bulan ini sudah selesai (nama-nama bacalon yang dipertimbangkan DPP),” katanya.

Saat Hasto memberi sambutan sekaligus bimbingan dan arahan dalam Rakerda PDIP Sumut, Hasto menyebut, untuk Pilkada Medan pihaknya melihat ada nama Akhyar Nasution dari internal PDIP. Akhyar kini menjabat Plt Wali Kota Medan. Menurut Hasto, pihaknya berupaya bersikap objektif sebelum menetapkan sosok-sosok yang bakal diusung.

“Kemudian ada Mas Bobby yang juga mendaftar. Kemudian ada tokoh lain. Partai akan bersikap objektif mendengarkan suara rakyat. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan calon-calon tersebut. Tahap pertama 45 calon yang siap kami umumkan, kemudian akan mengikuti sekolah partai,” katanya.

Kata Hasto, Medan adalah ibukota Sumut. Wajah Medan dapat dilihat dari taman-taman yang dibangun. Kebersihan, kata dia, harus menjadi ikon Sumut. “Masyarakat Sumut ini open mind. Terbuka mengejar ilmu pengetahuan. Maka kami mencari pemimpin yang betul dan mampu menjadikan Medan sebagai representasi ikon dari Sumut.

Termasuk mengejar potensi smart provinsi, green provinsi, untuk bisa mengalahkan kota besar di negara tetangga. Dari kriteria itu akan kami putuskan dalam waktu dekat. Itu adalah kewenangan ibu ketua umum. Tugas kami menyiapkan peta politik. Tetapi demokrasi yang dibangun dan ketika keputusan diambil maka wajib mentaati. Itu demokrasi terpimpin oleh Ibu Megawati,” paparnya.

Menurutnya, rakerda ini dalam rangka konsolidasi ideologi, kader, program, sumber daya, konsolidasi agar kader hadir di tengah rakyat. “Karena itulah rakerda dilaksanakan senafas dengan tema rakernas pertama, untuk terus solid bergerak menyatu dengan kekuatan rakyat itu sendiri. Juga sekaligus melakukan persiapan menyambut Pilkada serentak di 23 daerah di Sumut, yang secara nasional kami menerapkan target menang 60%,” katanya.

Apakah kader lebih diutamakan untuk diusung di Pilkada 2020?

Hasto menuturkan partai dalam perspektif ideal mendorong anggota dan kader untuk menempati jabatan strategis. Tapi ini bukan pemilu PDIP, melainkan pemilu rakyat. Rakyat sebagai hakim tertinggi. Karena itu PDIP harus mendengarkan suara rakyat.

“Survey kami lakukan untuk konsumsi internal. Dalam rekrutmen ini juga terbuka bagi siapa saja. Contoh Ibu Risma, itu dari eksternal. Selanjutnya menjiwai dan akhirnya ditetapkan menjadi ketua DPP. Kami buka kesempatan dari aparatur sipil negara, kawan profesi. Ada Doktor Hasto di Kulonprogo kemudian jadi kepala BKKPN. Kami membuka peluang di luar partai,” katanya.

Mengenai peluang petahana dari hasil survei, kata Hato, mesti memiliki potensi politik untuk tampil di ruang publik. Nantinya partai mengambil keputusan bagaimana komitmen tentang masa depan, komitmen terhadap Pancasila, dan kepemimpinannya. “Survei hanya salah satu alat. Suara 21 PAC kami dengarkan, jadi masukan. Setelah kami dengarkan ibu ketua umum yang memutuskan. Siapapun yang diputuskan kami wajib mengikuti rekomendasi itu. Karena ketua umum berdasarkan mekanisme demokrasi internal partai yang punya mandat untuk itu. Kami bukan hanya diajarkan menjadi pemimpin, tapi juga pengikut yang baik,” katanya.

Akhyar Nasution yang dimintai komentar atas pernyataan sekjend partai, mengatakan menyerahkan seluruh proses, mekanisme dan keputusan kepada DPP PDIP. “Saya ikut saja,” katanya singkat.

21 DPC Dukung Akhyar

Kader PDIP Medan, Akhyar Nasution, diketahui telah didukung oleh 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Medan untuk maju sebagai Calon Wali Kota Medan di Pilkada 2020.

Ditanyai mengenai besarnya peluang Akhyar untuk diusung DPP PDIP, Bendahara DPC PDIP Medan, Boydo HK Panjaitan, mengatakan peluangnya sangat besar. “Saat ini tak ada satupun kader PDIP yang mempunyai peluang yang lebih besar untuk maju selain Akhyar Nasution,” ucap Boydo kepada Sumut Pos, Minggu (9/2).

Alasannya, lanjut Boydo, saat ini Akhyar merupakan kader murni PDIP yang paling berpengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Medan. “Praktisnya, Akhyar itu ‘incumbent’. Dan beliau nampak serius membangun Kota Medan semenjak menjadi Plt (Walikota). Ia ingin membikin Kota Medan menjadi cantik. Sosok pengalaman Akhyar yang duduk pada kursi nomor 2 di Kota Medan dan disambung sebagai Plt dinilai sebagai peluang besar untuk Akhyar. Ia juga berpengalaman sebagai anggota DPRD Medan,” kata Boydo.

Menurut Boydo, 21 PAC PDIP Kota Medan telah menyatakan dukungan kepada Akhyar untuk maju di Pilkada Medan 2020. “ DPC banyak sekali yang menginginkan beliau untuk maju,” terangnya.

Bagaimana dengan sosok Bobby Nasution?

Boydo mengatakan, tak ingin mengomentari nama-nama yang bukan kader murni PDIP. “Kita fokus ke kader. Saat ini kader yang paling punya potensi tentu sosok Akhyar. Soal nama-nama di luar kader, kita tak mau komentari. Sebelum DPP memutuskan, kita di DPC akan bekerja secara maksimal mendukung kader kita,” jelasnya.

Dijelaskannya, hal itu bukanlah sikap yang melangkahi DPP sebagai pengambil keputusan. Justru, mandat dari DPP yang disebutkan di Rakernas PDIP baru-baru ini menjadikan pihaknya lebih mantap untuk mendukung kader PDIP.

“Sesuai Rakernas, kader partai harus jadi prioritas. Walaupun tidak mutlak pasti akan diusung, tapi kita justru menjalankan mandat itu dengan memprioritaskan kader kita, yakni Akhyar. Terlepas siapapun nanti yang akan diputuskan DPP, kita siap menjalankannya,” jelas Boydo.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris DPC PDIP Medan, Robi Barus SE. Robi mengatakan, Akhyar memang punya peluang yang cukup besar. “Kan dia kader. Apalagi Akhyar itu incumbent,” kata Robi.

Namun Robi tak menampik bahwa menantu Presiden RI Joko Widodo, Bobby Afif Nasution juga punya peluang besar untuk maju dan diusung oleh DPP PDIP. “Menurut saya peluang Akhyar dan Bobby sama besar. Semua berpulang ke DPP, sebab mereka yang memutuskan,” tuturnya.

Soal dukungan 21 PAC PDIP Kota Medan yang didapatkan Akhyar, Robi mengatakan, hal itu hal wajar-wajar saja. Namun ia tidak menjamin dukungan PAC kepada Akhyar menjadi patokan bahwa Akhyar pasti diusung DPP. “PAC hanya bisa mendukung. Tapi yang memutuskan DPP. Dan semua wajib patuh dan tunduk kepada keputusan DPP. DPP punya barometernya sendiri dalam memutuskan, dan kita wajib menghargai itu. DPC selalu menyatakan siap memenangkan siapapun calon yang diputuskan oleh DPP,” tutupnya. (prn/map)

Hadir Selama 70 Tahun BTN Kucurkan Kredit Rp600 Triliun

RAMAI: Karyawan BTN meramaikan perayaan HUT BTN ke-70 di Jakarta, Minggu (9/2). Pada perayaan ini BTN mengadakan Jalan Santai.
ist

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk konsisten menjadi bank pendukung pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor properti.

Selama 70 tahun Bank yang sebelumnya bernama Postpaarbank ini menjalankan fungsi intermediasi dengan merealisasikan pembiayaan kredit sekitar Rp595,2 triliun, yang didominasi oleh kredit perumahan dan kredit pendukung perumahan.

Kredit tersebut mengalir kepada hampir 5.000.000 lebih keluarga di Indonesia dari semua segmen, baik segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah hingga generasi milenial masa kini.

Tak hanya itu, di tengah gejolak ekonomi dunia, Bank BTN masih bertahan di posisi ke lima sebagai Bank terbesar di Indonesia dari sisi aset.

Tercatat Bank Tabungan telah menguasai pangsa pasar KPR subsidi di Indonesia lebih dari 90 persen (data per Desember 2019). Sementara untuk KPR secara nasional BTN menguasai lebih dari 40 persen (data per September 2019).

“Kami tetap konsisten dalam menggarap sektor perumahan yang memiliki multiplier effect untuk 170 industri dengan rajin berinovasi mengembangkan produk KPR yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini dan pro aktif dalam meracik skema KPR untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury di Jakarta, Minggu (9/2).

Menurut Pahala, perseroan akan terus merealisasikan penyaluran kredit perumahan sebagai wujud komitmen perseroan dalam mendukung Program Sejuta Rumah.

“2020, kami tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam program sejuta rumah dengan membuat model bisnis yang inovatif dengan mengoptimalkan big data analytic, sehingga kekuatan BTN di KPR bisa ikut mendorong pertumbuhan dana murah, transaksi, serta fee based income,” jelasnya.

Pahala optimistis, BTN masih dapat menangkap peluang di segmen properti karena masih tingginya permintaan rumah kecil, serta makin maraknya sentra pertumbuhan ekonomi baru akibat pembangunan infrastruktur, perkembangan tempat wisata dan akan dibangunnya ibukota baru.

Tahun ini, menapaki dekade ke delapan, Manajemen Bank BTN memilih fokus dalam perbaikan kualitas bisnis dan pengembangan model bisnis baru yang dapat meningkatkan layanan perbankan dan produk BTN agar lebih kompetitif.

Sementara itu dalam rangkaian acara HUT Bank BTN ke-70 telah menggelar sejumlah kegiatan di antaranya Funwalk yang diikui lebih dari 5.000 peserta dari karyawan BTN dan keluarga serta mitra kerja Bank BTN.

Selain acara funwalk, sebelumnya Bank BTN juga menggelar acara Fun Run yang diikuti ratusan peserta yang terdiri pegawai dan mitra kerja.

Kemudian kompetisi olahraga sepak bola dan bowling antar pegawai BTN dan acara pencarian bakat lewat BTN Idol, serta lomba vocal grup dan band untuk meningkatkan tali silaturahim antar seluruh pegawai BTN.

Kegiatan akan ditutup dengan olah raga sepeda bersama. (jpnn/ram)