Home Blog Page 454

Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi Unpab Magang di PT Rumah Jamu Imam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Panca Budi (Unpab), mengikuti magang di PT Rumah Jamu Imam Sei Mencirim mulai Bulan April sampai Juli 2024 lalu. Kedua mahasiswa yang magang kewirausahaan bekerja sama dengan Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (Aspetri) itu, yakni Muhammad Asril Siregar dan Luthfi Yassa Triandra dengan Dosen Pembimbing, Desi Sri Pasca Sari Sembiring.

Menurut Dr Desi Sri Pasca Sari Sembiring SP.M.Si, kegiatan magang ini bertujuan memberikan gambaran tentang kegiatan dan pengalaman kerja selama magang di PT Rumah Jamu Imam, membahas tugas yang telah dijalani.

“Tentulah Pencapaian yang telah kami raih serta pelajaran dan wawasan yang kami peroleh dari pengalaman ini dapat bermanfaat bagi kami sendiri,” kata Desi kepada wartawan Sumut Pos, Senin (21/10).

Desi berharap, laporan magang ini akan menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi mahasiswa yang akan menjalani magang di masa mendatang, atau pihak-pihak yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang bidang kewirausahaan dan pengalaman magang.

“Pastilah kami akan belajar terus dan pengalaman magang ini untuk terus diaplikasi kepada kami sendiri,” ucapnya.

Dilanjutkannya, tujuan dari program kewirausahaan secara keseluruhan dari yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk memperoleh pengetahuan dan penemuan baru. “Dari magang ini bisa mendapatkan wawasan dan ilmu pengetahuan terkait kewirausahaan, memantapkan skill wirausaha dan dapat belajar di luar kampus sendiri,” bilang Desi.

Untuk itulah dirinya berharap besar agar manfaat program kewirausahaan dapat mewujudkan profil lulusan melalui pelaksanaan kewirausahaan, memperluas lapangan pekerjaan, dan membuat mahasiswa menjadi pengusaha. (omi/adz)

Penyelesaian Seluruh Proyek Multiyears, Pemko Medan Pastikan Ketersediaan Anggaran

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Dr Zulkarnain M.Si. foto(DOK/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan, seluruh proyek yang dikerjakan oleh Pemko Medan melalui anggaran tahun jamak (multiyears) akan terus dikerjakan hingga tuntas di tahun ini. Oleh sebab itu, Pemko Medan memastikan ketersediaan anggaran untuk penyelesaian seluruh proyek multiyears di Kota Medan.

“Untuk memastikan seluruh pekerjaan multiyears di Kota Medan selesai tepat waktu, maka Pemko Medan juga memastikan bahwa seluruh kebutuhan anggaran telah tersedia,” ucap Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Dr Zulkarnain M.Si kepada Sumut Pos, Senin (21/10/2024).

Dikatakan Zulkarnain, sebagaimana diketahui bahwa di TA 2023 dan TA 2024, Pemko Medan melaksanakan beberapa proyek multiyears strategis yang diharapkan mampu menjadi faktor pengungkit pertumbuhan perekonomian kota yang lebih progresif.

Adapun di antaranya, yakni revitalisasi Lapangan Merdeka, revitalisasi Gedung Warenhuis, revitalisasi Stadion Kebun Bunga, revitalisasi Stadion Teladan, pembangunan Islamic Centre, pembangunan UKM Centre USU, pembangunan Underpass simpang Jalan H.M Yamin, pembangunan Overpass Jalan Stasiun, hingga pengerjaan sejumlah pembangunan sistem pengendalian banjir di Kota Medan.

“Seluruh program strategis ini tentunya diharapkan dapat diselesaikan secara tepat waktu di tahun anggaran 2024, sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dalam rangka mendukung berbagai aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang pada akhirnya manfaat dan dampaknya dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat Kota Medan,” ujarnya.

Ditegaskan Zulkarnain, pelaksanaan proyek-proyek multiyears tersebut tersedia dengan baik. Untuk itu, masyarakat Kota Medan tidak perlu khawatir tentang keberlangsung dan penyelesaian proyek-proyek multiyears tersebut.

“Jadi masyarakat kota tidak perlu khawatir, BKAD Kota Medan memastikan seluruh kebutuhan anggaran untuk mendukung penyelesaian seluruh pekerjaan strategis tersebut telah tersedia sesuai dengan tahapan-tahapan kemajuan pekerjaan fisiknya,” tegasnya.

Selain itu, sambung Zulkarnain, Pemko Medan juga terus melakukan evaluasi dan monitoring langsung secara periodik, tetapi jg sekaligus memastikan.

“Alhamdulillah, likuiditas APBD Kota Medan saat ini cukup bagus dan baik sehingga seluruh kebutuhan belanja daerah yang telah ditetapkan dalam APBD rencana anggaran, kas nya telah diatur secara efektif sehingga tersedia dengan cukup. Baik itu untuk kebutuhan belanja pegawai, barang dan jasa, modal, bahkan anggaran untuk belanja hibah dan bansos tersedia dengan baik,” sambungnya.

Dijelaskan Zulkarnain, Pemko Medan meyakini, dengan selesainya kegiatan-kegiatan strategis tersebut, Kota Medan akan segera memiliki wajah baru melalui rekayasa pembangunan kota yang terencana dan terstruktur, sehingga Kota Medan menjadi sejajar dengan kota-kota modren lainnya di Indonesia.

“Bahkan, Kota Medan memiliki keunikan dan ciri khasnya tersendiri karena memiliki keragaman budaya yang luar biasa sebagai kota paling majemuk nomor dua setelah jakarta,” jelasnya.

Perlu dipahami, lanjut Zulkarnain, pembangunan berbagai infrastruktur kota itu tentunya menjadi modal dasar dan faktor dominan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat kota dengan prasarana dan sarana kota yang semakin modern.

Zulkarnain juga yakin, stretegi dan kebijakan pembangunan kota yang diterapkan Wali Kota Medan, Bobby Nasution akan mampu merangsang penciptaan kesempatan kerja baru yang semakin beragam dan kreatif sehingga menambah pendapatan masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi kota.

“Alhamdulillah pengelolaan APBD kita tahun ini cukup efektif, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah. Walaupun cukup hati-hati, namun itu dimaksudkan agar pendapatan kita di satu sisi lebih optimal realisasinya dan di sisi lain mampu membiayai seluruh program strategis pembangunan kota. Jadi sesuai arahan Bpk Walikota Medan, pengelolaan APBD harus tetap ‘sehat’ dan berorientasi kepada memajukan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Untuk itu, terang Zulkarnain, Kota Medan membutuhkan kesadaran perpajakan yang semakin tinggi, khususnya bagi kelompok pengusaha dan masyarakat luas. Sebab, pajak adalah instrumen menghimpun investasi dan subsidi guna mewujudkan keadilan ekonomi dan sosial.

Salah satu revolusi mental yang penting adalah di bidang perpajakan agar Kota Medan mampu membangun kemandirian daerah yang semakin baik, khususnya di bidang keuangan daerah.

“Kita gembira saat ini Kota Medan merupakan salah satu kota di Indonesia yang masuk dalam kategori kapasitas fiskal sangat tinggi, sehingga berbagai program pembangunan kota dapat dirancang secara berkelanjutan. Dengan begitu, nantinya kita bisa menjadi bagian dari kota-kota global yang ada di dunia. Tentunya kuncinya adalah Medan Kota Kolaborasi, Masyarakat Berkah, serta kota kreatif yang multikultural,” pungkasnya.
(map/han)

Perwira SIP Angkatan 51 SIAP Polda Sumut Gelar Bakti Sosial kunjungi Panti Asuhan

BERSAMA:Perwakilan SIP Angkatan 51 bersama anak panti asuhan Yayasan cinta Al-wasliyah di Jalan Ismailiyah Kota Medan Sabtu ( 19/10 ).(ISTIMEWA/SUMUT POS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-51 SIAP Polda Sumut, menggelar bakti sosial dengan mengunjungi panti asuhan Yayasan Cinta Anak di Jalan Pintu Air Kota Medan dan Panti Asuhan Al-wasliyah di Jalan Ismailiyah Kota Medan.

Ketua Angkatan ke-51 SIAP Polda Sumut, Ipda Hamdan dan panitia Ipda Dedek Sebayang melalui Ipda Brimen Sihotang mengatakan bahwa serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka 2(dua) tahun masa pengabdian SIP Angkatan 51 SIAP.

” Kegiatan bakti sosial ini wujud dari ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah kepada kita semua. Ini merupakan rangkaian kegiatan SIP Angkatan 51 SIAP pada usia ke-2 tahun masa pengabdian,” ujar Ipda Brimen Sihotang, Senin (21/10/2024) di Mapolres Sergai.

Ia menyebut, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kontribusi Polri kepada masyarakat. Selain itu kegiatan juga bertujuan memupuk kepedulian terhadap sesama sekaligus mempererat hubungan keluarga besar SIP Angkatan 51 SIAP.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan malam keakraban bersama keluarga besar Prajurit Bhayangkara Bersatu (PRABASATU) pendidikan sinergitas secapa TNI-Polri 2022. Tampak hadir, Letda CPM Jefry dan Letda CPM Febri.

“Kegiatan bakti sosial kita adakan di 2 tempat panti asuhan dilanjutkan malam keakraban bersama keluarga besar PRABASATU pendidikan sinergitas TNI-Polri,”tuturnya lagi.

Hal ini katanya, merupakan implementasi program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepemimpinan melayani dengan menjadi teladan dan menempatkan anggota serta masyarakat sebagai prioritas utama, menjadi agen penggerak reformasi kultural.

Diketahui bahwa dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin upacara penutupan pendidikan dan pelatihan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-51, Resimen Satya Intar Adinata Pratapa, di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (3/10/2022), menyampaikan kepada 2.123 perwira Polri untuk menjadi agen penggerak reformasi kultural di internal Korps Bhayangkara. Hal itu untuk kembali meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selain itu, diharapkan juga setiap perwira Polri untuk SIAP menjadi Satya Intar Adinata Pratapa, yaitu perwira Polri yang setia, pintar, unggul dan berwibawa sebagaimana arti dari nama Resimen sehingga dapat mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045. (fad/han)

Jaksa Kalah Kasasi, Mantan Penyidik Polsek Medan Area Aipda Suhendri Tetap Divonis Bebas

SIDANG: Aipda Suhendri mantan penyidik Polsek Medan Area, saat menjalani persidangan di PN Medan beberapa waktu lalu. (Dokumen M Agusman/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Aipda Suhendri. Alhasil, mantan penyidik pembantu Polsek Medan Area itu, tetap divonis bebas sebagaimana putusan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Hakim tunggal Kasasi, Soesilo dalam putusannya menyatakan kasasi yang diajukan JPU pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, tidak dapat diterima.

“Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi/JPU pada Kejari Medan tersebut,” terang isi putusan No 5361K/Pid.Sus/2024, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (20/10).

Terhadap putusan tersebut, Suhendri tetap dinyatakan tak bersalah dan divonis bebas atas dakwaan JPU mengenai penguasaan 1 klip bungkus sabu yang berisi 1,15 gram, 1 klip sabu dengan berat 0,20 gram, dan 98 butir pil ekstasi.

“Membebankan biaya perkara pada seluruh tingkat peradilan dan pada tingkat kasasi kepada negara,” tambah Hakim MA.

Diketahui di PN Medan, Suhendri dinyatakan tak terbukti bersalah oleh majelis hakim yang diketuai Ahmad Sumardi terkait kasus penggelapan barang bukti (barbuk) narkoba jenis sabu dan pil ekstasi sitaan.

Tak terima dengan vonis tersebut, JPU pada Kejari Medan melakukan upaya hukum kasasi ke MA. Sementara itu, JPU dalam tuntutannya menuntut Suhendri dengan pidana penjara selama 6,5 tahun dan denda sebesar Rp800 juta subsider 3 bulan penjara.

Jaksa menilai Suhendri berdasarkan fakta-fakta persidangan telah memenuhi unsur-unsur melakukan tindak pidana dalam dakwaan primer, yaitu Pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam dakwaan dijelaskan, perkara ini bermula pada tahun 2022. Saat itu, Unit Reskrim dari Polsek Medan Area yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Philip Antonio Purba, melakukan penangkapan terhadap Petrus Persaoran Sinaga di Jalan Berdikari Nomor 27, Kelurahan Sei Putih, Kecamatan Medan Petisah.

Pada penangkapan itu, ditemukan barang bukti 1 klip bungkus sabu yang berisi 1,15 gram, 1 klip sabu dengan berat 0,20 gram, dan pil ekstasi berisi 98 butir pil ekstasi di kamar Petrus.

Kemudian, barang bukti (barbuk) tersebut dibawa ke Polsek Medan Area untuk diproses lebih lanjut. Selanjutnya, Suhendri menerima barbuk narkoba milik Petrus itu dari Philip.

Setelah Suhendri menerima barbuknya dan memeriksa Petrus, Suhendri yang bertindak sebagai penyidik pembantu tidak melakukan penyegelan terhadap barbuk narkoba tersebut.

Bahkan, Suhendri juga tak melanjutkan berkas perkara narkoba tersebut karena Suhendri mengalami masalah keluarga dan selanjutnya menyimpan barbuk itu di dalam laci meja.

Kemudian, Suhendri membawa barbuk narkoba tersebut ke rumah pribadinya yang berlokasi di Jalan Sumber Amal Blok 5 FF, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Setelah itu, anggota Polri Sei Propam menjemput barbuk tersebut dari Suhendri. Kemudian, Suhendri datang seorang diri ke Sei Propam Polrestabes Medan.

Selanjutnya, Sei Propam Polrestabes Medan membawa dan menyerahkan Suhendri ke Satres Narkoba Polrestabes Medan. (man/azw)

Tekan Aksi Begal, Pemko Medan Minta Jajaran Perketat Pengawasan Lingkungan

FOTO: Plt Wali Kota Medan, Aulia Rachman

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menginstruksikan jajarannya untuk lebih memperkuat pengawasan hingga ke tingkat lingkungan. Hal itu sebagai bentuk dukungan atas upaya pihak kepolisian dalam memberantas aksi bandit jalanan.

“Sudah kita sampaikan selalu kepada jajaran hingga ke tingkatan paling bawah (lingkungan), bahwa pengawasan wilayah harus terus diperkuat,” ucap Plt Wali Kota Medan, Aulia Rachman saat dikonfirmasi, Sabtu (19/10).

Dikatakan Aulia, pada prinsipnya Pemko Medan terus melakukan upaya sesuai kapasitasnya dalam menekan aksi kriminal.

“Kalau kita (Pemko Medan) sudah melakukan upaya pencegahan, baik itu berkoordinasi dengan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas untuk monitoring wilayah. Hanya saja pelaku kejahatan jalanan ini sering berasal dari luar Kota Medan, terkadang itu yang membuat kita tidak bisa kontrol,” ujarnya.

Aulia berharap, dengan segala upaya yang telah dilakukan, pihak kepolisian bisa mengembalikan situasi kondusif di Kota Medan.

“Semua memang harus berkolaborasi menangani kasus begal dan geng motor ini, karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Saya berharap dan yakin pihak kepolisian bisa melakukan upaya maksimal dalam mengembalikan situasi yang aman di Kota Medan,” katanya.

Dengan penindakan tegas yang dilakukan kepolisian saat ini, mantan Anggota DPRD Kota Medan ini pun mengaku sangat mendukung tindakan tersebut.

“Tindakan ini sangat kita dukungan. Setidaknya akan menjadi contoh terhadap pelaku lain untuk tidak mengulangi aksinya,” pungkasnya. (map/azw)

APBD Kota Medan Diklaim Surplus, Dewan Minta Seluruh Potensi Pajak Ditingkatkan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan atas surplusnya APBD Kota Medan periode Januari – Oktober 2024. Utamanya, dari sisi pendapatan daerah yang mengalami peningkatan bila dibandingkan periode sebelumnya di tahun 2023.

“Pertama, tentunya ini sebuah prestasi yang baik, APBD Kota Medan memang harus bertumbuh dari waktu ke waktu,” ucap Anggota DPRD Kota Medan dari PDI Perjuangan, Johannes Haratua Hutagalung kepada Sumut Pos, Minggu (20/10).

Meskipun begitu, Johannes Hutagalung menyoroti sektor PBB dan BPHTB yang masih sangat mendominasi perolehan pendapatan daerah di Tahun 2024 ini. Sementara, perolehan pendapatan daerah dari sektor pajak lainnya terlihat belum maksimal.

“Sektor PBB dan BPHTB masih mendominasi. Tapi untuk sektor-sektor pajak yang lain, kita melihat capaiannya belum maksimal,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Johannes Hutagalung pun meminta kepada OPD-PPD terkait untuk bisa memaksimalkan pendapatan daerah Kota Medan dari potensi-potensi pajak lainnya. Diantaranya sektor Pajak Reklame, Pajak Hotel dan Restoran, serta sejumlah pajak lainnya.

“Pajak Reklame, Pajak Hotel dan Restoran, serta seluruh potensi pajak yang lain harus digali secara maksimal. Selain dari sektor pajak, pendapatan daerah Kota Medan dari sektor retribusi juga harus dimaksimalkan, termasuk dari retribusi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung),” tuturnya.

Tak hanya dari sisi pendapatan, Johannes juga berharap agar realisasi belanja daerah juga dapat dimaksimalkan.

“Sebab belanja daerah yang maksimal akan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun tentunya, belanja daerah harus sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan menyatakan bahwa pada periode Januari hingga pertengahan Oktober 2024, APBD Kota Medan mengalami surplus. Hal itu dapat dilihat dari realisasi pajak daerah tahun 2024 yang naik sebesar 16,84 persen bila dibandingkan dengan tahun 2023 dalam periode yang sama.

“Alhamdulillah, APBD Kota Medan tahun 2024 mengalami surplus. Bahkan hingga 16 Oktober 2024, tercatat tumbuh sebesar 16,48 persen, atau dari Rp1,6 Triliun di tahun 2023 menjadi Rp2 Triliun di tahun 2024,” ucap Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Dr Zulkarnain M.Si kepada Sumut Pos, Jumat (18/10/2024).

Dijelaskan Zulkarnain, pertumbuhan kinerja realisasi pajak daerah TA 2024 ini banyak dipengaruhi kinerja yang semakin baik di sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Intinya, kinerja realisasi pajak daerah TA 2024 sampai saat ini relatif tumbuh cukup signifikan dibandingkan tahun 2023, dan diharapkan dapat mencapai target pendapatan dari kelompok pajak daerah TA 2024 sebagaimana yang ditetapkan sampai akhir tahun, baik melalui upaya penambahan Wajib Pajak (WP) baru maupun pemeriksaan pelaporan pajak yang semakin akurat,” pungkasnya.
(map/azw)

Kerjasama dengan UNDS, Alumni Paket C PKBM Generasi Amanah Dapat Beasiswa Kuliah

Kepala PKBM Generasi Amanah Indra Prawira ST MM dan tim berkunjung ke Universitas Deli Sumatera pada Kamis (16/10) lalu, disambut Rektor Prof Dr Ir Muhammad As'ad MSi dan jajarannya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua alumni pendidikan kesetaraan Paket C dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Generasi Amanah, mendapatkan beasiswa kuliah. Beasiswa tersebut merupakan hasil kerjasama antara PKBM Generasi Amanah dengan Universitas Deli Sumatera (UNDS) Medan.

Alumni yang mendapatkan beasiswa tersebut adalah Dinda Allya Sari yang berkuliah di jurusan Akuntansi dan M Naufal Azis Parinduri di jurusan Hukum.

Kepala PKBM Generasi Amanah, Indra Prawira ST MM menjelaskan, PKBM sebagai satuan pendidikan non formal menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA. Hasil dan output dari pendidikan kesetaraan tersebut diakui setara dengan pendidikan formal sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Indra Prawira melanjutkan, bahwa sudah banyak alumni Paket C dari PKBM Generasi Amanah yang melanjutkan kuliah, baik ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. “Dengan UNDS ini kita berkolaborasi untuk memberikan kesempatan yang lebih besar bagi alumni PKBM untuk mendapatkan layanan pendidikan tinggi, dengan diberikannya beasiswa kuliah sampai lulus kuliah,” ujar Indra.

Pada kesempatan tersebut, disepakati berbagai kerjasama yang akan dilakukan untuk mendukung pendidikan di Sumatera Utara, di antaranya akses pendidikan tinggi bagi alumni Paket C, kolaborasi penggunaan sarana dan prasarana bersama, dan program lainnya.

Indra Prawira juga mengapresiasi pihak UNDS yang telah memberikan kepercayaan kepada PKBM Generasi Amanah, yang sudah terakreditasi A. Rencananya, setiap tahunnya, alumni Paket C PKBM Generasi Amanah yang terpilih, akan mendapat beasiswa dari UNDS.

Tim PKBM Generasi Amanah berkunjung ke kampus UNDS di jalan AH Nasution Medan pada Kamis lalu (17/10). Kunjungan disambut Rektor UNDS Prof Dr Ir Muhammad As’ad, Pengawas yayasan M Harry Azhari As’ad, Wakil Rektor II Mustika Dewi, Staf Ahli Rektor Syukron Firdaus S, dan Kaprodi Teknologi Informasi Raja Nasrul Fuad. (rel/adz)

Jelang Kampanye Akbar, DPRD Medan Minta Jaga Kondusivitas

Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP.(Markus Pasaribu/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan telah menjadwalkan pelaksanaan kampanye akbar untuk ketiga pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada Medan 2024.

Adapun jadwal kampanye akbar yang telah ditentukan, yakni pasangan nomor urut 3 H. Hidayatullah-Yasir Ridho Lubis di tanggal 3 November 2024, pasangan nomor urut 2 Prof Ridha Dharmajaya-Abdul Rani di tanggal 10 November 2024, dan pasangan nomor urut 1 Rico Waas-Zakiyuddin Harahap di tanggal 15 November 2024.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus, mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusifitas selama masa kampanye, khususnya selama pelaksanaan kampanye akbar masing-masing paslon.

“Semua pihak harus bisa menjaga kondusifitas selama masa kampanye, termasuk saat kampanye akbar nanti. Tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Tidak ada hal yang lebih penting dari itu,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Minggu (20/10).

Dikatakan mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Medan itu, sesungguhnya setiap tahapan Pilkada, termasuk masa kampanye merupakan bagian dari pesta demokrasi yang harus bisa dinikmati oleh setiap masyarakat.

“Oleh sebab itu, mari kita sama-sama menjaga nilai-nilai dari pesta demokrasi itu sendiri dengan tetap menjaga kondusivitas. Jangan biarkan ada hal-hal yang dapat merusak pesta demokrasi di Kota Medan,” ujarnya.

Robi Barus juga mengajak seluruh warga Kota Medan yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilih tersebut di Pilkada Medan 2024. Sebab sebagai warga negara yang baik, setiap warga negara diharapkan mau mempergunakan hak pilihnya.

“Jangan hanya jadi penonton, jadilah orang yang menentukan nasib Kota Medan untuk lima tahun kedepan. Dengan berani memilih, sama dengan halnya dengan berani menentukan nasib Kota Medan kedepan. Jaga kondusifitas, tolak money politics, tolak black campaign, jaga persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.(map)

Vihara Candi Buddha Bagikan 700 Paket Sembako untuk Duafa

SEMBAKO: Ketua Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin didampingi pengurus, Bun Han (kiri) secara simbolis membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di pelataran vihara Jalan HM Said Medan, Minggu (20/10)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Vihara Candi Buddha kembali melaksanakan bakti sosial (baksos) kepada masyarakat duafa atau kurang mampu di pelataran vihara Jalan HM Said Medan, Minggu (20/10). Dalam acara dirangkai dengan peresmian renovasi gedung utama Vihara Candi Buddha tempat sembahyang umat Buddha.

Ketua Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin kepada wartawan menyampaikan, bksos ini dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Dewi Kwan Im.

“Dalam baksos ini kita membagikan sebanyak 700 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu yang ada di pinggiran Kota Medan sekitarnya dan Batangkuis, Deliserdang,” terang Chandra didampingi pengurus Bun Han, Asiong, Eli, Nini, Acui, Atung, dan Acien.

Menurutnya, baksos pembagian sembako berupa beras, ifumi, minyak makan, mi instan, dan gula ini yang ketiga kalinya. Setelah sebelumnya di bulan dua tanggal 19 menurut tanggal lunar, dan bulan enam tanggal 19. “Ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya pada perayaan HUT Dewi Kwan Im,” ungkapnya.

Pada hari yang sama, pihaknya juga melaksanakan peresmian gedung utama Vihara Candi Buddha setelah direnovasi beberapa bulan lalu yang diisi dengan pertunjukan Barongsai. “Dengan selesainya renovasi ini, masyarakat bisa sembahyang dengan tenang dan khusuk,” tuturnya.

Dia menambahkan, dalam pembagian paket sembako kali ini, pihaknya tetap meminta kupon yang telah disebarkan kepada panitia untuk masyarakat kurang mampu. Hal ini tujuannya agar pembagian tertib, tidak berdesak-desakan. “Ada kupon pasti kita kasih,” tandasnya.

Pantauan wartawan, sejak pagi masyarakat dari pinggiran Kota Medan dan Batangkuis, Deliserdang sudah mendatangi Vihara Candi Buddha. Begitu pembagian, masyarakat tampak menyerahkan kupun, lalu panitia memberikan paket sembako. (azw)