25 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 4566

Mobil Listrik Grab Resmi Beroperasi

BERSAMA: Manajemen Grab, Hyundai, dan AP II berfoto dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berfoto bersama saat peresmian pengoperasian mobil listrik Hyundai untuk operasional Grab di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/1)..
ist
BERSAMA: Manajemen Grab, Hyundai, dan AP II berfoto dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berfoto bersama saat peresmian pengoperasian mobil listrik Hyundai untuk operasional Grab di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/1)..
ist

SUMUTPOS.CO – Demi mendukung Indonesia menuju kendaraan ramah lingkungan, Grab Indonesia bersama PT Hyundai Motor Indonesia (HMI) resmi meluncurkan mobil listrik di Gate 2 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (27/1).

Sebanyak 20 unit mobil listrik dari Hyundai Ioniq yang digunakan sebagai GrabCar Elektrik bisa dipesan melalui aplikasi Grab.

Hadir dalam peluncuran itu Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, peluncuran merupakan nyata dari komitmen Grab untuk mendukung ekosistem mobil listrik di Indonesia.

“Kami ingin menjadi salah satu pendorong yang menginisiasi kolaborasi bersama untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien dan juga ramah lingkungan serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan Hyundai,” ujar Ridzki.

Ridzki berharap kendaraan listrik ini menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities, dan di saat yang bersamaan juga lebih ramah lingkungan dan minim biaya pengelolaannya.

Semenyara President Director of Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha mengatakan pihak ya merasa sangat bergembira atas operasi resmi GrabCar Elektrik mulai hari ini.

“Kami ingin menawarkan pengalaman mobilitas pintar yang memenuhi kebutuhan pelanggan kami dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti Ioniq electric. Saya berharap pelanggan Grab di Indonesia dapat menikmati kenyamanan mengendarai mobil elektrik yang ramah lingkungan,” katanya.

Dengan komitmen kedua perusahaan, kendaraan Hyundai Ioniq eletric, GrabCar Elektrik berjalan selaras dengan visi Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan dan memelihara industri mobil EV.

Selain itu, di bawah peta jalan baru Strategy 2025, Hyundai akan mendorong Perangkat Mobilitas Cerdas dan Layanan Mobilitas Cerdas (Smart Mobility Devices and Smart Mobility Services) sebagai dua pilar bisnis inti, di mana sinergi antara kedua pilar tersebut diharapkan dapat memfasilitasi transisi perusahaan menjadi Penyedia Solusi Mobilitas Cerdas (Smart Mobility Solution Provider). (jpnn/ram)

Soal Pengumuman Hasil JPTP KASN Diminta Keluarkan Rekomendasi

ilustrasi
ilustrasi

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pengangkatan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada 30 Desember 2019 lalu, diduga ada sarat KKN karena ketidakterbukaan hasil seleksi JPTP.

Terkait hal itu, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), diminta untuk mengeluarkan rekomendasi ke pemerintah setempat hasil pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk diumumkan. “Kami menduga pengangkatan JPTP pada 30 Desember 2019 lalu sarat KKN dikarenakan tidak transparan,” ujar Roy Simamora, pemerhati pembangunan kepada wartawan, Senin (27/1).

Dikatakan Roy, pengangkatan pejabat eselon II sebanyak 7 pejabat dari 8 jabatan yang dilelang, diduga menuai sarat KKN. Sebab, dalam pengangkatan tersebut, pemerintah setempat tidak pernah sama sekali mengumumkan, mulai tiga nama calon yang dipilih pansel dan nilai bobot peserta selama seleksi.

Oleh karena itu, menurut dia, penunjukkan nama untuk diangkat menjadi pejabat telah mengkangkangi Peraturan Pemerintah bernomor 11 tahun 2017 dan UU 15 tahun 2019 tentang pengisian JPTP, sebab ketidakterbukaan.

Sehingga, lanjut Roy, Bupati dinilai mengabaikan syarat kompetensi kualifikasi kepangkatan pendidikan, latihan, rekam jejak, jabatan dan integritas serta peryaratan lainnya para peserta.

“Penunjukan yang dilakukan oleh Bupati dari 3 nama, telah mengkangkangi PP 11 tahun 2017 dan UU bernomor 15 tahun 2019 tentang pengisian JPTP pada huruf I,” ucap Roy.

Dijelaskannya, dimana pada huruf I disebutkan penetapan dan pengumuman hasik seleksi, panitia seleksi mengolah hasil dari setiap tahapan seleksi yang meliputi adminitrasi, rekam jejak, kompetensi manajerial, sosial kultural dan teknis serta wawancara akhir sebagai bahan menyusun peringkat nilai, panitia seleksi mengumumkan hasil dari setiap tahap kepada peserta seleksi.

“Sementara dari keseluruhan tahapan tidak ada diumumkan ataupun disampaikan kepada peserta, ada apa?,”tanya Roy.

Roy menyebutkan, bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan pemerintah daerah atau disebut sebagai perangkat daerah sebuah lembaga yang bertanggungjawab kepada kepala daerah, harus memberi teladan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan didaerah.

“Jadi jika yang terpilih tidak memberikan teladan, maka akan terjadi pengabaian terhadap perintah undang-undang dan akan berdampak pada merosotnya pemerintah,” tegas Roy yang juga sebagai Pengacara di kota Medan. (des/han)

Agenda Tahun 2020, Dispar Medan Fokus Wisata Kuliner

MERDEKA WALK: Pengunjung memadati Merdeka Walk. Banyak wisatawan mampir di lokasi ini untuk menikmati kuliner.
MERDEKA WALK: Pengunjung memadati Merdeka Walk. Banyak wisatawan mampir di lokasi ini untuk menikmati kuliner.
MERDEKA WALK: Pengunjung memadati Merdeka Walk. Banyak wisatawan mampir di lokasi ini untuk menikmati kuliner.
MERDEKA WALK: Pengunjung memadati Merdeka Walk. Banyak wisatawan mampir di lokasi ini untuk menikmati kuliner.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Awal tahun 2020, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan mengaku telah memiliki sejumlah agenda dalam meningkatkan pariwisata di Kota Medan. Salah satunya dengan tetap menggelar sekaligus meningkatkan event-event pariwisata di Kota Medan, termasuk focus wisata kuliner.

“Kita sudah punya beberapa agenda untuk meningkatkan pariwisata di Kota Medan, itu salah satu strategi kita,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Drs H Agus Suriyono kepada Sumut Pos, Senin (27/1).

Dikatakan Agus, ada beberapa hal yang akan difokuskan Dispar Kota Medan di tahun 2020. Salah satunya Wisata Kuliner di Kota Medan. Sebab, selama ini Kota Medan memang sering disebut sebagai ‘surga’ kuliner, termasuk panganan berat maupun jajanan khas lokal.

“Kota Medan ini kan tidak ada destinasi wisata alamnya, Medan bukan kota wisata seperti Berastagi atau Prapat. Tapi Kota Medan punya banyak hal yang bisa dijual, yang paling menonjol itu wisata kulinernya. Semua makanan di Medan ini rasanya enak dan harganya masih terjangkau, mulai dari makanan berat atau hanya sekadar jajanan lokal,” paparnya.

Kata Agus, bahkan wisata yang paling dikenal di Kota Medan hingga ke mancanegara adalah wisata kulinernya. Wisata kuliner adalah salah satu objek yang paling kuat untuk dijual ke para wisatawan.

“Kuliner di Kota Medan itu hanya ada dua rasa, yang pertama enak dan yang kedua enak sekali. Itu jargon kita sejak dulu, dan semua wisatawan mengakui hal itu. Tahun ini, kuliner akan jadi salah satu fokus kita. Event-event kuliner akan kita tingkatkan di tahun ini, itu akan berdampak positif,” paparnya.

Agus juga menyebutkan, pihaknya sedang intens menjalin komunikasi dengan stakeholder agar dapat membuat lebih banyak kegiatan untuk mempromosikan pariwisata Kota Medan hingga ke seluruh wilayah di Indonesia maupun hingga ke manca negara.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah event yang telah dilakukan di tahun 2019 akan dilakukan kembali di tahun 2020 ini. Salah satunya, event gelar Melayu Serumpun (Gemes). “Gemes cukup sukses dilakukan di Kota Medan. Tahun ini, Gemes bahkan sudah masuk dalam kalender event wonderfull dan kalender resmi Kementerian Pariwisata,” ujarnya.

Dengan masuknya kalender event kementerian Pariwisata, kata Agus, event Gemes akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan event Gemes di tahun 2020 ini.

“Kalau tahun lalu diikuti 6 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam dan Korea. Sedangkan untuk tahun 2020 ini, kemungkinan akan bertambah 2 negara lagi, yaitu Jepang dan Cina. Kita akan upayakan agar bia bertambah terus jumlah pesertanya, agar promosi pariwisata kita bisa berkembang lebih jauh,” katanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Medan, Abdul Rahman mengatakan pihaknya mendukung rencana Dispar Kota Medan dalam mempromosikan pariwisata Kota Medan hingga ke penjuru dunia. “Kita sangat mendukung itu, tapi harus fokus, apa-apa saja yang mau ditonjolkan. Kalau mau fokuskan kuliner, apa agenda yang akan dilakukan untuk itu dan seberapa sering event itu akan dilakukan,” ucap Abdul kepada Sumut Pos, Senin (27/1). (map/ila)

Hj Lisa Lepas 31 Masyarakat Binjai Magang ke PT Philips Batam

BERSAMA MAGANG: Ketua TP PKK Binjai Hj Lisa Andriani (tengah) bersama Kadisnakertrans Hedi Novria foto bersama dengan peserta magang.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Setelah sukses menerapkan Binjai Smart City, keberangkatan masyarakat ke Batam untuk magang ke perusahaan PT Philips Batam kali ini juga mendukung hal tersebut.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Binjai, Hj Lisa Andriani M Idaham berkesempatan melepas keberangkatan mereka, Senin (27/1). Pada kesempatan ini, Hj Lisa menjelaskan, program ini merupakan bagian dari kepedulian Pemko Binjai.

Adalah, meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Rambutan. Kepada mereka yang magang, dia berpesan untuk selalu jaga diri dan nama baik Kota Binjai selama di Batam.

“Serta berkerja dengan sebaik-baiknya di perusahaan tempat anda akan ditempatkan nanti,” jelas Lisa

“Untuk orang tua yang hadir, kita doakan mereka mudah-mudahan berhasil di sana dan dapat cepat menyesuaikan diri,” lanjutnya.

Keberangkatan mereka difasilitasi Pemko Binjai melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Perdagangan. Mereka pun dilepas keberangkatannya di Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Kartini, Binjai Kota.

Kepala Disnakerperindag Kota Binjai, Hedi Novria melaporkan, ada 31 orang yang berangkat. Mereka telah menandatangani kontrak kerja jangka waktu dua tahun.

Dia menambahkan, seluruh pembiayaan rekrutmen dan keberangkatannya ditanggung oleh perusahaan tersebut. Termasuk juga fasiltas mes, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

“Tenaga kerja ini akan kita berangkatkan besok pagi. Titik kumpulnya dikantor dinas tenaga kerja dan berangkat melalui pelabuhan Belawan,” pungkas Hedi. (ted/azw)

Gelar Open House Tahun Baru 2020

Ketua IPK Dairi: Mari Membangun dengan Karya Nyata

DIABADIKAN: Ketua DPD IPK Dairi, Halim Lumbanbatu diabadikan bersama perwakilan DPD IPK Sumut, Henron Sinaga dan Waka Polres Dairi, Kompol David Silalahi serta undangan pada open house, Sabtu (25/1).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIABADIKAN: Ketua DPD IPK Dairi, Halim Lumbanbatu diabadikan bersama perwakilan DPD IPK Sumut, Henron Sinaga dan Waka Polres Dairi, Kompol David Silalahi serta undangan pada open house, Sabtu (25/1).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Dairi, Halim Lumbanbatu menggelar open house Tahun Baru 2020 di kediamannya, Jalan Empat Enam Sidikalang, Sabtu (25/1). Syukuran tahun baru dihadiri pengurus, penasehat serta anggota IPK dari 15 Kecamatan.

Turut hadir pengurus DPD IPK Sumut, Henron Sinaga, DPD IPK sejajaran, Wakapolres Dairi, Kompol Davit P Silalahi, Pasi Intel Dandim 0206/Dairi Kapt Inf E Pakpahan, Ketua DPC Pemuda Pancasila Dairi, Saut Martua Ujung serta undangan lainya.

Ketua DPD IPK Dairi, Halim Lumbanbatu mengajak seluruh anggota dan kader IPK, untuk membangun organisasi dengan humanis dan kemanusiaan. Tidak menonjolkan premanisme dan arogansi di kecamatan masing-masing. Tidak lagi dengan berkelahi dan arogansi, memalak sana- sini.

“Mari membangun dengan karya nyata, di Dairi kita ciptakan IPK yang bermartabat dan disegani,” ucapnya.

Diharapkan pada 2020 ini, segala keinginan dapat terwujud. Dimana banyak peluang yang bisa diraih, asalkan seluruh kader IPK bisa kompak dan bisa mendukung satu dengan lain.

DPD IPK Dairi, siap mendukung pelaksanaan kegiatan positif di Kecamatan masing- masing.

“Tetapi kalau ada kegiatan DPC dan PAC tanpa sepengetahuan pengurus DPD dan bila ada masalah baru melaporkan, itu tidak akan kita terima,”tegas Halim.

Ketua DPD IPK Dairi juga berharap agar pihak Polres Dairi dan Kodim 0206/Dairi untuk mengingatkan kader-Kader IPK yang nakal.

Ketua DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Dairi, Saut Ujung pada kesempatan itu mengatakan, perbedaan loreng baju jangan dipersoalkan. IPK Dairi dan PP Dairi memiliki banyak persamaan di antaranya, sama- sama pemuda Kabupaten Dairi.

Saung Ujung mengajak, agar bahu membahu untuk membangkitkan semangat pemuda di Dairi, serta untuk mendorong membangun Dairi yang lebih maju, menjaga perdamaian, tidak perlu membeda- bedakan satu sama lainnya.

Sejumlah tokoh maupun penasehat IPK Dairi seperti Manahan Panggabean, Tumbur Simorangkir, Eko Sihombing, Richard Berutu, dan Mean Silalahi mengapresiasi syukuran tahun baru digelar Ketua DPD IPK Dairi, Halim Lumbantu.

Sementara Waka Polres Dairi, Kompol David P Silalahi meminta IPK mempererat hubungan sesama, baik itu sesama anggota OKP, pemerintah maupun masyarakat.

“Jangan ada pertikaian, diharapkan bisa bersinergi dengan pihak keamanan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya. (rud/han)

Dorong Pemko Sejahterakan Warga Medan Utara

SILATURAHIM: Rombongan Komisi I DPRD Medan saat silaturahim ke Polres Belawan. Markus/sumut pos
SILATURAHIM: Rombongan Komisi I DPRD Medan saat silaturahim ke Polres Belawan. Markus/sumut pos

Komisi I DPRD Medan Kunjungi Polresta Belawan

SILATURAHIM: Rombongan Komisi I DPRD Medan saat silaturahim ke Polres Belawan. Markus/sumut pos
SILATURAHIM: Rombongan Komisi I DPRD Medan saat silaturahim ke Polres Belawan. Markus/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi I DPRD Medan dan Polresta Belawan sepakat dalam mendorong Pemko Medan untuk upaya peningkatan kesejahteraan warga di Medan Utara. Sebab, peningkatan ekonomi rakyat dipastikan akan mengurangi tindak kejahatan.

Kesepakatan itu digagas saat Komisi I DPRD Medan melakukan silaturahim dan diskusi ke Polres Pelabuhan Belawan terkait memaksimalkan pengamanan, Senin (27/1). Saat diskusi terungkap, bahwa tindak kejahatan semakin meningkat karena dipicu oleh ekonomi masyarakat Belawan yang tergolong lemah.

Kunjungan Komisi I dipimpin Ketua DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong didampingi Wakil Ketua Margaret MS anggota Abdul Rani SH, Parlindungan Sipahutar, Mulia Asri Rambe (Bayek), Mulia Nasution dan Abdul Latif Lubis. Mereka diterima Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Dr Mhm R Dayan SH MH didampingi stafnya.

Dalam pertemuan, Kapolres Pelabuhan Belawan R Dayan mengungkapkan, tindak kejahatan di wilayah Belawan sangat tinggi. Namun setelah ditelusuri, tindak kejahatan merajalela dikarenakan kehidupan masyarakat Belawan yang sangat memprihatinkan.

“Selain penindakan, kita tetap melakukan pembinaan dan faktanya banyak melakukan kejahatan karena persoalan ekonomi. Tentu, kita mencari solusi dan langkah yang perlu diambil dan salah satunya memberantas kemiskinan,” terang Dayan.

Terkait hal itu Dayan mengajak DPRD Medan bekerja sama mendorong Pemko Medan untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Belawan. “Banyak perusahaan di Belawan ini, tapi masyarakatnya tergolong susah. Kemana dana CSR-nya semua, ini perlu dikoordinir,” pinta Dayan.

Dikatakan Dayan, saat ini ada ratusan perusahaan di Medan Utara, jika satu perusahaan saja mememberikan CSR nya Rp1 juta per bulan, dipastikan dapat mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar. Dayan berharap dukungan DPRD Medan untuk mendorong Pemko Medan merealisasikan CSR tersebut.

“Mohon dukungan dan saran untuk menjawab harapan masyarakat,” ujar Dayan.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Medan Mulia Asri Rambe (Bayek) asal daerah pemilihan Medan Utara menyebutkan, banyaknya kejahatan di Medan Utara dikarenakan sulitnya ekonomi masyarakat.

Bayek pun mempertanyakan langkah dan peran Kapolres Belawan menyikapi hal tersebut. Bayek berkeyakinan, jika ekonomi masyarakat membaik akan mengurangi tindak kejahatan.

Sedangkan anggota Komisi lainnya, Abd Rani SH menyampaikan, mendorong Pemko agar pembangunan ke Medan Utara diharapkan hal yang prioritas. “Tidak cukup hanya fokus perubahan RTRW saat ini. Tetapi lebih fokus perbaikan kesejahteraan warga,” ujar Abdul Rani selaku politisi PPP itu.

Selain itu, Abdul Rani juga minta Polres Belawan supaya memperhatikan sarana dan prasarana tahanan di Polres Belawan, seperti ruang tahanan yang sering overkapasitas agar dibenahi untuk bisa lebih memadai.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong mendukung Polisi melakukan upaya pemberantasan kejahatan di wilayah hukum Polresta Belawan. Terkait bantuan CSR dari perusahaan kepada masyarakat, Rudiyanto juga menyebutkan akan mendorong hal itu untuk segera terealisasi. (map/ila)

TP PKK Binjai Bedah Rumah Warga

BEDAH RUMAH: Ketua TP PKK Binjai Hj Lisa Andriani berkomunikasi kepada masyarakat yang menerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim Penggerak PKK Binjai menunjukkan kepeduliannya, Minggu (26/1). Hj Lisa bersama perangkat kecamatan, lurah dan puakesmas membantu masyarakat yang kurang mampu.

Adalah, melakukan bedah rumah. “Ini (bedah rumah) merupakan bantuan dari ibu-ibu perwiritan, masyarakat sekitar dan kader-kader PKK,” kata Hj Lisa saat mengunjungi warga penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur.

Ini dilakukannya agar masyarakat Kota Binjai mendapat kesehatan yang layak demi terwujudnya pola hidup bersih dan sehat. “Saya harap Pak Camat, Pak Lurah dapat memperhatikan masyarakatnya,” pungkasnya. (ted/azw)

Fondasi Tak Kokoh, Irigasi Lae Sarudan Berampu Dairi Rusak

RUSAK: Saluran irigasi Sarudan di Desa Karing, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, sudah rusak, meski baru sebulan selesai dibangun.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
RUSAK: Saluran irigasi Sarudan di Desa Karing, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, sudah rusak, meski baru sebulan selesai dibangun.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Baru sebulan pembangunannya selesai, saluran irigasi di Desa Karing, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, sudah rusak.

Amatan wartawan di lokasi, saluran irigasi yang dibangun bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) ole Dinas PUPR tahun anggaran 2019 tersebut sudah tidak bisa dialiri lagi.

Air tidak bisa dialirkan ke areal persawahan yang berada dihilir, karena tanggul sudah bocor.

Salah seorang petani setempat, Saut Sihombing (50) kepada wartawan mengatakan, belum difungsikannya saluran irigasi, sangat merugikan petani. Pasalnya, tanaman padi yang saat ini sedang bunting, dikhawatirkan bakal terganggu karena ketiadaan air.

Petani berharap Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu bisa segera melakukan perbaikan. “Sehingga petani tidak gagal panen pada musim tanam kali ini,”Saut

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada bidang sumber daya air (SDA) di Dinas PUPR Dairi, Davidson Pasaribu dikonfirmasi, Senin (27/1) mengaku sudah mengetahui kerusakan saluran irigasi itu.

Davidson menyebut, pihaknya sudah memberitahu rekanan supaya diperbaiki. Menurut Davidson, kerusakan diduga karena timbunan kurang kuat sehingga pondasi turun. Kontruksi di sana ada timbunan, diduga timbunan itu kurang sehingga pondasinya jebol.

“Kami tidak bisa seratus persen mengawasi di sana, yang melakukan pengawasan adalah konsultan,” terangya. Disebutkan, proyek bersumber dari DAU tahun 2019 dengan pagu anggaran sebesar Rp180 juta dikerjakan CV Padati Bolon. Pekerjaan dimulai bulan Oktober dan selesai pada Desember 2019. (rud/han)

Pengurus IGRA Madina Dilantik Bupati Minta Majukan PAUD

BERSAMA: Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution diabadikan bersama pengurus daerah IGRA periode 2020-2025.
ist
BERSAMA: Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution diabadikan bersama pengurus daerah IGRA periode 2020-2025.
ist

MADINA, SUMUTPOS.CO – Bupati Mandailing Natal (Madina), Drs. H. Dahlan Hasan Nasution meminta kepada Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Atfhal (IGRA) Periode 2020 – 2025 agar solid untuk memajukan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Hal ini disampaikan Bupati pada saat menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Atfhal (IGRA) Periode 2020 – 2025 di Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal, Senin (27/1).

Bupati berharap, agar pengurus yang baru dilantik untuk dapat memajukan organisasi IGRA, dan makin solid dalam melaksnakan dan memberikan inovasi dalam dunia PAUD. Serta menjaga dan menjunjung tinggi marwah, dan nama baik IGRA ke depannya.

Sementara itu, Ketua PW IGRA Provinsi Sumatera Utara, Dra. Hj. Hayatun Mardiah, M. Pd.I yang melantik dan mengukuhkan PD IGRA Mandailing Natal Periode 2020 – 2025 ini menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mandailing Natal beserta seluruh jajarannya atas terselenggaranya pelantikan ini, dan perhatiannya kepada IGRA selama ini.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Bupati pada pelantikan, walaupun dihari libur masih dapat meluangkan waktunya, dan apalagi dilaksanakan di rumah dinas bupati. “Ini menunjukkan besarnya perhatian Bupati terhadap PAUD, IGRA Madina,”ujarnya.

Hayatun juga menyampaikan, bahwa IGRA bergerak dalam memajukan pendidikan anak usia dini, yang berazaskan Islam yang berfungsi memotivasi dan melakukan inovasi dalam penyelenggaran proses belajar mengajar pada raudhatul atfhal.

Sedangkan Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madina, Drs. H. Zainal Arifin, MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IGRA yang baru saja dilantik dan berharap dapat memajukan lembaga raudhatul athfal di Madina, dalam mewujudkan Kabupaten Madina Natal sebagai Negeri Beradat Taat Beribadah.

Pengurus IGRA Periode 2020 – 2025 ini, Ketua : Harun Arrosyid, S.Pd.I, Sekretaris : Upik Nurmailis, S. Sos, dan bendahara : Delisma, S. Pdi, serta dilengkapi dengan seksi seksi kepengurusan organisasi.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh Bunda PAUD Madina yang juga Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, para pimpinan Forkopimda, Sekdakab, dan para pimpinan OPD Pemkab Madina. (des/han)

MTQ ke-53 Tingkat Kota Medan 2020, Medan Helvetia Bidik 5 Besar

PUKUL BEDUG: Camat Medan Helvetia memukul bedug tanda dibukanya MTQ ke-53 Tingkat Kota Medan.
PUKUL BEDUG: Camat Medan Helvetia memukul bedug tanda dibukanya MTQ ke-53 Tingkat Kota Medan.
PUKUL BEDUG: Camat Medan Helvetia memukul bedug tanda dibukanya MTQ ke-53 Tingkat Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Medan Helvetia di halaman Masjid As Syakirin Jalan Gaperta 8, Kelurahan Helvetia Tengah, Sabtu (25/1).

Event pemuliaan kitab suci Alquran ini diikuti 44 orang qori dan qoriah. Pemenangnya akan menjadi perwakilan Kecamatan Medan Helvetia untuk mengikuti MTQ ke-53 Tahun 2020 Tingkat Kota Medan yang akan digelar bulan depan di Kecamatan Medan Selayang.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan bedug yang dilakukan Camat Medan Helvetia bersama unsur Muspika Kecamatan Medan Helvetia. Sebelumnya, pembukaan juga diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti 500 orang peserta perwakilan dari seluruh kelurahan di Kecamatan Medan Helvetia serta pelantikan dewan hakim yang akan melakukan penilaian terhadap semua cabang yang diperlombakan. Direncanakan, pelaksanaan MTQ berlangsung selama satu hari.

Sebelum MTQ dimulai, para qori dan qoriah diminta untuk mendaftar ulang kembali. Setelah itu dewan hakim memberikan sejumlah arahan yang harus dipatuhi dan diikuti seluruh peserta. Sebab, kesalahan yang dilakukan dapat mengurangi nilai peserta. Dalam MTQ ini, para qori dan qoriah akan membaca Alquran dengan 3 cara yakni tartil atau murattal (membaca dengan ilmu tajwid), mujawwad (suara indah dan merdu) serta tadabbur (penuh penghayatan).

Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar mengatakan, MTQ ini digelar sebagai ajang seleksi untuk mencari qori dan qoriah yang akan menjadi duta Kecamatan Medan Helvetia untuk tampil di MTQ ke-53 Tingkat Kota Medan bulan depan di Kecamatan Medan Selayang. “Kita harapkan seleksi ini dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik, sehingga mampu membawa Kecamatan Medan Helvetia untuk tampil lebih baik lagi di MTQ Tingkat Kota Medan. Kita targetkan, Medan Helvetia dapat tembus 5 besar,” harapnya.

Andi juga menyampaikan apresiasinya. Sebab antusias masyarakat mengikuti kegiatan ini sangat tinggi dan memberikan dukungan yang sangat luar biasa sehingga pelaksanaan MTQ berjalan langsung sukses dan lancar.

“Atas nama Kecamatan Medan Helvetia, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungan yang telah diberikan, terutama kepada Kelurahan Helvetia Tengah sebagai tuan rumah. Semoga kegiatan ini menjadi syiar sekaligus membuat kita semakin mencintai kitab suci Al Quran dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya. (map/ila)