31 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 4577

Bupati Batubara Lantik 13 Pejabat Eselon II

LANTIK: Bupati Batubara Lantik Ir H Zahir MAP melantik 13 Pejabat Eselon II, di Aula Rumah Dinas Bupati, Perumahan Inalum Tanjunggading, Kecamatan Seisuka, Selasa (22/1).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara Ir H Zahir MAP melantik 13 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Batubara di Aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Perumahan Inalum Tanjunggading, Kecamatan Seisuka, Selasa (22/1). Hadir dalam acara pelantikan, Dandim 0208 AS, Kejari Batubara, Kapolres Batubara, DPRD Batubara, dan unsur perangkat dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Batubara.

Pejabat yang dilantik itu, Kepala Dinas Kesehatan drg Wahid Khusyairi MM, Pj Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Drs Syafri MM, Jabatan Devenitif Kepala Dinas Pendidikan Ilyas Sitorus SE MPd.

Bupati dalam sambutan pidatonya, mengatakan, pada acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, mengingatkan bahwa jabatan yang di-emban merupakan sebuah amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, rotasi, mutasi atau promosi jabatan adalah sebuah proses dinamisasi dan penyegaran, dan hal ini dapat di tanggapi secara wajar dan biasa.

Di samping itu, lanjut bupati, pada pelaksanaan pelantikan berdasarkan seleksi dengan dengan melaui tahapan seleksi oleh panitia seleksi dan mendapatkan rekomendasi persetujuan pelantikan dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) serta dari Tim Penilaian Kinerja Kabupaten Batubara. (mag-14/azw)

Pencopotan Rusdi Sinuraya dari Dirut PD Pasar Dinilai Sudah Sesuai Aturan

RAPAT: Asmum Setdako Medan, Renward Parapat, memimpin rapat bersama jajaran PD Pasar Kota Medan, di Balai Kota, Selasa (21/1).
RAPAT: Asmum Setdako Medan, Renward Parapat, memimpin  rapat bersama jajaran PD Pasar Kota Medan, di Balai Kota, Selasa (21/1).
RAPAT: Asmum Setdako Medan, Renward Parapat, memimpin rapat bersama jajaran PD Pasar Kota Medan, di Balai Kota, Selasa (21/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemberhentian Rusdi Sunuraya dari Dirut PD Pasar Medan, diklaim sudah sesuai aturan. Oleh karenananya, terhitung sejak surat keputusan itu dikeluarkan, maka penanganan dan pengelolaan PD Pasar beserta 52 pasar merupakan wewenang Plt Dirut PD Pasar, Nasib yang sebelumnya juga menjabat sebagai Dewan Pengawas.

Penilaian ini disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya.”Pencopotan Dirut dan Direksi PD Pasar sudah melampaui kewenangan Plt Wali Kota. Seorang Plt tidak memiliki kewenangan untuk mencopot atau mengganti pejabat struktural,” tegas Habib.

Untuk itu, katanya, surat yang memuat petikan keputusan Plt Wali Kota Medan tersebut tidaklah sah secara hukum karena tidak dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dalam melakukannya.

“Apalagi surat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan yang memuat petikan keputusan Walikota Medan nomor 821.2/43.K/2020, tidak memliki unsur yang kuat karena tidak ada pertimbangan yang jelas serta alasan yang jelas dalam mengambil keputusan tersebut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Habib juga menduga bahwa keputusan ini seakan ditunggangi oleh beberapa pihak, sehingga maladministrasi bisa terjadi di dalam proses pemecatannya. Sebab, untuk mencopot atau memberhentikan Direksi BUMD (Bada Usaha Milik Daerah) harus dilakukan rapat internal atau Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dahulu oleh Dewan Pengawas dan direksi.

“Tapi ini, tidak ada rapat internal atau RUPS oleh dewan pengawas dan direksi, tiba-tiba sudah dicopot,” jelasnya.

Menurut Habib, langkah yang diambil oleh Plt Wali Kota, selain tidak sah secara hokum, juga merupakan sebuah kekeliruan besar. Sebab, sejak Rusdi Sinuraya menjabat sebagai Dirut PD Pasar, PAD Kota Medan dari PD Pasar naik secara signifikan.

“Selama Dirut Rusdi Sinuraya menjabat, PAD dari PD Pasar meningkat. Itu kan bisa menjadi salah satu barometer yang menunjukan kinerja yang baik, kenapa itu tidak menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Medan, Abdul Rahman juga turut angkat bicara dalam hal ini. Menurutnya, di satu sisi Pemerintah Kota Medan memang kurang tepat dalam mengambil tindakan yang dibilang cukup terburu-buru itu.

“Wajar memang kalau dibilang Pemko terkesan sesuka hati dan sewenang-wenang. Memang sebaiknya dijelaskan penyebab dicopotnya Rusdi Sinuraya dari jabatannya, itu akan membuat lebih rasional,” ucap Abdul Rahman kepada Sumut Pos, Rabu (22/1).

Selain itu, kata Abdul Rahman, pihaknya memang telah berencana untuk memanggil Dewan Pengawas PD Pasar dalam sebuah rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPRD Medan. Menurutnya, banyak hal yang memang pihaknya ingin tanyakan kepada dewan pengawas terkait BUMD yang ada di Kota Medan, salah satunya tentang PD Pasar. “Termasuk juga soal alasan pemecatan Rusdi Sinuraya dan banyak hal lainnya. Kita akan panggil segera,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah menerima laporan dari para pedagang yang telah datang ke Komisi III DPRD Medan untuk mengadukan persoalan pemecatan Rusdi sebagai Dirut PD Pasar. “Kemarin (21/1) mereka yang katanya para pedagang sudah datang, sudah kita terima dan kita minta untuk membuat laporan secara resmi agar bisa ditindaklanjuti. Dari situ jiga kita bisa memanggil dewan pengawas BUMD,” jelasnya.

Namun begitu, lanjut Abdul Rahman, ia tak mau menilai persoalan ini secara subjektif. Ia mencoba bersikap netral dan memandang persoalan secara objektif hingga mendapatkan titik terang dan solusi dari permasalahan yang ada.

Diterangkannya, walaupun ia kurang setuju dengan sikap Pemko yang memecat Rusdi tanpa disertai alasan yang jelas, namun ia juga meminta Rusdi untuk tidak gegabah dan mau berjiwa besar untuk menerima keputusan tersebut sembari menunggu langkah hukum yang sedang ditempuhnya berjalan.

“Kalau memang sudah ada pemberhentian dari Pemko, ya sudah berjiwa besar saja, tidak perlu bertahan di kantor PD Pasar. Toh sudah mengambil langkah hukum, fokus ke proses hukum karena ini negara hukum,” katanya.

Kata Abdul Rahman, bila nantinya dalam proses hukum yang sedang ditempuh Rusdi ternyata pengadilan memenangkannya, maka pihaknya akan meminta Pemko untuk menghormati hukum dan menjalankan keputusan hukum itu sendiri.

“Kalau ternyata pengadilan memenangkan gugatan Rusdi, ya tentu Pemko harus menghormati dan menjalankannya. Kalau Pemko tidak menjalankan keputusan pengadilan, itu artinya mereka tidak menghormati hukum dan kami di dewan pasti akan mengingatkan mereka,” pungkasnya.

Diklaim Sesuai Aturan

Pemberhentian Rusdi Sunuraya dari Dirut PD Pasar Medan, diklaim sudah sesuai aturan. Oleh karenananya, terhitung sejak surat keputusan itu dikeluarkan, maka penanganan dan pengelolaan PD Pasar beserta 52 pasar merupakan wewenang Plt Dirut PD Pasar, Nasib yang sebelumnya juga menjabat sebagai Dewan Pengawas.

Hal itu ditegaskan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, diwakili Asisten Administrasi (Asmum) Setdako Medan Renward Parapat, dalam rapat bersama jajaran Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (21/1) petang.

Pertemuan digelar dalam rangka memberikan penjelasan sekaligus pengarahan terkait telah dilakukannya pergantian Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Rusdi Sinuraya bersama Direktur Operasional Yhony Anwar dan Direktur Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Arifin Rambe.

Di hadapan 56 dari 78 orang pejabat di perusahanaan milik Pemko Medan yang bertugas menangani 52 pasar di seluruh Kota Medan tersebut, Renward mengajak seluruh jajaran Pemko Medan untuk mendukung kebijakan yang dilakukan Pemko Medan. Sebab, tujuan pergantian dilakukan guna membenahi PD Pasar sehingga lebih baik dan maju ke depannya.

“Jadi mulai hari ini, mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya. Jika pun nanti masih adanya penolakan dengan pergantian tersebut, saya berharap agar seluruh jajaran PD pasar tidak ikut-ikutan. Bekerja saja dengan baik dan penuh tanggung jawab untuk memajukan PD Pasar,” ajak Renward.

Penjelasan Renward juga didukung penuh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdako Medan, Khairul Syahnan yang juga sebagai Sekretaris Dewan Pengawas PD Pasar. Ditegaskannya, pemberhentian yang dilakukan terhadap Rusdi Sinuraya dan dua direktur lainnya tidak dilakukan dengan tiba-tiba.

Sebelumnya, kata Syahnan, telah dilakukan berulangkali pertemuan dan diikuti dengan pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Kota Medan. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, selain bekerja kurang baik, juga ditemukan adanya sejumlah kesalahan yang dilakukan. “Sebagai upaya yang paling kondusif dilakukan dengan melakukan pergantian. Jadi pemberhentian yang dilakukan ini bukan tiba-tiba, sudah melalui sejumlah evaluasi dan pertimbangan. Apalagi Plt Wali kota merupakan pemilik perusahaan,” ungkap Syahnan.

Sedangkan Plt Dirut PD Pasar Nasib berharap agar seluruh jajaran PD Pasar tidak terpengaruh dengan adanya upaya penolakan atas pemberhentian yang dilakukan dan bekerja seperti biasanya. Baginya, kinerja terbaik menjadi dasar utama penilai yang dilakukan terhadap seluruh jajaran PD Pasar. “Ingat, kita bekerja untuk kemajuan dan ketentraman di PD Pasar,” ujarnya mengingatkan.

Nasib mengingatkan, tak satu pun jajaran PD Pasar yang mengambil tindakan maupun kebijakan vital, terutama pengeluaran keuangan tanpa izin, maupun sepengetahuan darinya. Mencegah hal itu tidak terjadi, tegasnya, pengawasan akan dilakukan dengan ketat. “Saya ingatkan agar tidak bermain-main dengan masalah ini. Saya siap mengambil tindakan tegas!” ujarnya.

Nasib juga minta agar seluruh jajaran PD pasar bekerja seperti biasa, terutama jajaran kepala pasar sehingga operasional seluruh pasar di Kota Medan berjalan lancar sepeti biasanya. Sedangkan untuk jajaran Direktur Keuangan dan Bagian Umum, Nasib akan kembali melakukan pertemuan guna membahas apa yang menjadi persoalan PD Pasar guna diambil solusi mengatasinya. “Mulai besok (hari ini), mari kita bekerja dengan maksimal dan dukung penuh saya untuk memajukan PD Pasar,” pungkasnya.

Sebelum pertemuan digelar, pagi harinya, Rusdi Sinuraya tidak menerima pemberhentian yang dilakukan tersebut. Dia menilai Surat Sekda kota Medan yang memuat petikan Keputusan Walikota Medan Nomor 821.2/43.K/2020 cacat hukum.

Oleh karenanya dia bersikukuh dan menolak meninggalkan PD Pasar ketika Kabag Perekomomian Setdako Medan Nasib yang ditunjuk sebagai Plt Dirut PD Pasar dan Kabat Organisasi Tata Laksana (Ortala) Gelora KP Ginting mendatangi Kantor PD Pasar yang berada di lantai III Pasar Petisah Medan. Hingga kini pun Rusdi masih berkantor di PD Pasar Medan. (map/ila)

Siborongborong Bakal Dibangun Jalan Lingkar

RAPAT : Bupati Taput Nikson Nababan (tengah), rapat pembahasan rencana pembangunan jalan lingkar Siborongborong yang telah diprogramkan Tahun Anggaran 2020 oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

TAPANULI UTARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Nikson Nababan MSi beserta Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Taput Indra Simaremare dan para asisten serta staf ahli menggelar rapat membahas rencana pembangunan jalan lingkar Siborongborong yang telah diprogramkan Tahun Anggaran 2020 oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Ruang Kerja Bupati Taput, Rabu (22/01). Proyek dengan volume pekerjaan kurang lebih 2 kilometer itu nantinya menelan anggara Rp20 miliar.

Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan lingkar Siborongborong diperlukan dukungan pemerintah daerah yaitu pemenuhan Readiness Criteria berupa Feasibility Study, dokumen lingkungan dan kesiapan lahan.

Untuk pemenuhan Readiness Criteria ini, bupati pimpin rapat pembahasan proyek yang dihadiri Kepala Desa Sitabotabo, Kepala Desa Sitabotabo Toruan, dan Kepala Desa Lobu Siregar II. Kepala desa diperlukan hadir untuk mengetahui sejauh mana kesiapan lahan.

“Jalan Lingkar ini harus jadi karena menarik anggaran dari pusat ini bukan hal yang gampang. Jangan karena pembebasan lahan, pembangunan ini bisa gagal. Ini untuk kemajuan masyarakat Tapanuli Utara, khususnya Kecamatan Siborongborong, terutama desa desa yang dilalui jalan lingkar ini,” ujar Bupati mengawali.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa dengan terbangunnya jalan lingkar luar Siborongborong ini, kondisi kemacetan dan semerawutan Kota Siborongborong akan bisa teratasi.

“Mari kita duduk bersama untuk membangun Tapanuli Utara tercinta ini. Ini berkat yang luar biasa bagi kita, mari kita tata kota kita ini semakin baik dan menarik,” pungkas bupati.(rel/des/azw)

DPRD Medan Minta PT KIM Berkontribusi Atasi Banjir

Ilustrasi

Diminta Buat Waduk dan Sumur Resapan di Medan Labuhan,

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPRD Kota Medan meminta PT Kawasan Industri Medan (KIM) untuk turut berkontribusi mengatasi banjir di Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan. Sebab sampai hari ini, apa yang sudah diwacanakan antara PT KIM dan warga untuk mengatasi masalah banjir ini belum juga terealisasi. “Kami meminta harus ada komitmen dari PT KIM untuk mengatasi banjir itu,” tegas Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Sudari, dalam pertemuan dengan PT KIM, Selasa (21/1) yang dipimpin Ketua Komisi II, Aulia Rachman.

Sudari mengatakan, masyarakat di Kelurahan Tangkahan selalu menjadi objek limpahan limbah industri saat banjir datang yang selalu bercampur dengan limbah industri dan mengalir ke rumah-rumah warga.

Solusinya, saran politisi asal Dapil II ini, perlu dibuat waduk serta pelebaran dan peng-orekan parit secara rutin. “Sebelumnya pernah ada perjanjian pihak PT KIM dengan masyarakat untuk tidak mengalirkan limbah buangan industri ke parit warga. Tapi sampai saat ini masih mengalir ke parit warga, ini sudah tidak komitmen,” ujar Sudari.

Jika nantinya PT KIM membuat waduk untuk penampungan air banjir, sambung Sudari, air buangan limbah ditampung ke-dalam waduk. “Airnya bisa diolah kembali melalui proses water treatment. Hasil air tersebut dapat digunakan kembali dan dapat nilai tambah,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komisi II, Aulia Rachman menyarankan, selain membuat waduk, pihak PT KIM juga bisa membuat sumur-sumur resapan. “Kalau membuat biopori, daya tahannya sebentar. Kalau sumur resapan bisa lama,” kata Aulia.

Selain itu, politisi Partai Gerindra ini juga meminta PT KIM memberikan peluang kepada masyarakat sekitar untuk dapat dipekerjakan di pabrik-pabrik yang berada di PT KIM. “Kami berharap ini menjadi masukan bagi PT KIM untuk memberdayakan masyarakat sekitar menjadi pekerja. Berilah skala prioritas sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan yang diinginkan,” sarannya.

Menjawab itu, Direktut Operasional PT KIM, Ilmi Abdullah, mengatakan, masalah limbah memang masih menjadi persoalan. Sebab belum seluruhnya tenant yang ada menyalurkan limbahnya ke PT KIM. Bagi tenant yang sudah menyalurkannnya ke PT KIM, sudah kooperatif dengan tidak melewati batas baku until parameter COD 900ppm.

Terkait banjir, sambung Ilmi, PT KIM hanya bagian mitigasi dalam tim penanganan banjir yang dibentuk. (map/ila)

PWI Minta Polisi Tangkap Penganiaya Wartawan

Iluastrasi

MADINA, SUMUTPOS.CO – Kapolda Aceh didesak agar segera menangkap pelaku penganiayaan wartawan di Kota Meulaboh, Aceh Barat.

Teuku Dedi Iskandar, wartawan yang dianiaya sekelompok orang, sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat atas luka yang dialaminya.

Demikian disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Ridwan didampingi Sekretaris PWI Madina Abdul Holik kepada wartawan, di Panyabungan, Rabu (22/1).

Ia menyampaikan, mengecam tindakan kekerasan yang dialami Teuku Dedi Iskandar, wartawan yang dianiaya sekelompok orang di Kota Meulaboh, Aceh Barat dan mendesak Kapolda Aceh untuk menangkap pelaku.

Karena menurut Ridwan, apapun alasannya, tindakan kekerasan tidak dibenarkan di negara hukum. Apalagi yang berkaitan dengan tugas-tugas jurnalistik. Karena Indonesia telah memilih sebagai negara demokrasi, dan mempunyai Undang-Undang tersendiri tentang Pers.

“Indonesia adalah negara hukum dan telah memilih sistem demokrasi. Ada Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Nah, siapapun orang atau lembaganya, tidak diperkenankan menghalang-halangi tugas Pers. Apalagi melakukan penganiayaan atau pengeroyokan. Itu namanya upaya menghilangkan asas demokrasi di negara ini,” kata Ridwan.

Karena itu, Ridwan meminta kepolisian daerah Provinsi Aceh segera mengusut dan menangkap semua yang terlibat pengeroyokan terhadap jurnalis. “Ini sebuah preseden buruk apabila tidak ditangani cepat. Pelakunya harus segera ditangkap, siapapun pelaku maupun orang yang terlibat dalam aksi pengeroyokan harus bertanggung jawab di depan hukum. Kekerasan terhadap jurnalis harus dihilangkan, karena itu amanah undang-undang,” katanya. (bbs/azw)

Dapat diketahui, Peristiwa pengeroyokan yang dialami wartawan LKBN Antara yang juga Ketua PWI Aceh Barat Teuku Dedi Iskandar itu terjadi di salah satu warung kopi di Kota Meulaboh, Aceh Barat, Senin sekitar pukul 12.00 WIB. Pengeroyokan tersebut diduga terkait dengan pemberitaan. (bbs/azw)

Puncak Perayaan HUT ke-270 Kabupaten Langkat, Diskominfo Raih Penghargaan Stan Terbaik

PENGHARGAAN: Sekdakab Langkat, Indra Salahudin menyerahkan penghargaan stan pameran terbaik kepada perwakilan Dinas Kominfo Langkat, pada kegiatan puncak peringatan HUT ke-270 Kabupaten Langkat.
ilyas effendy/ sumut pos

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Langkat di bawah pimpinan H Syahmadi, berhasil meraih penghargaan Stand terbaik kategori pameran pembangunan, pada rangkaian kegiatan hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat.

Penghargaan tersebut diberikan Bupati Langkat, Terbit Rencana PA diwakili Sekdakab, dr.H. Indra Salahudin kepada Sekdis Kominfo Wahyudiharto, pada malam puncak penutupan pameran HUT ke-270 Kabupaten Langkat, di Alun – Alun T.Amir Hamzah, Stabat, Senin (20/1).

Dalam kesempatan itu, Sekdakab Langkat mengatakan, selain memberikan ucapan selamat. Juga berharap semoga subangsih pengabdian yang diberikan Diskominfo, akan menumbuhkembangkan motivasi dan semangat kepedulian membangun.

“Melalui kesadaran bersama untuk mewujudkan Langkat yang religius, maju, dinamis, sejahtera dan mandiri dalam bingkai NKRI,”ungkapnya.

Sekdakab Langkat juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata serta intansi terkait lainnya yang terlibat dalam kepanitian. Sebab dirinya menilai, peringatan HUT Langkat tahun ini lebih semarak, baik pada penyelenggaraannya, penampilan dan atraksi budaya, panggung hiburan dan artis yang dihadirkan, juga stand beserta isinya yang semakin bervariasi.”Semuanya terlihat baik dan keren, untuk itu saya ucapkan terima kasih,”kata Indra.

Meskipun demikian, Sekda berharap semuanya tidak langsung berpuas diri begitu saja. Jadi ke depan, dirinya meminta agar pelaksanaan peringatan HUT ke-271 Langkat, bisa lebih semarak dan baik lagi dengan dipulikasikan lebih lama, agar dapat menjadi event pariwisata bagi masyarakat Langkat khususnya.

Untuk itu, lanjut Indra, semua OPD, Camat dan Kades/Lurah , untuk bahu membahu memberikan dukungan demi memajukan pariwisata dan budaya di Langkat.

“Hal ini salah satu upaya kita bersama, untuk mewujudkan misi Pemkab Langkat, yakni memajukan pariwisata dan kebudayaan Langkat guna meningkatkan perekonomian masyarakat,”jelasnya.

Sementara itu, Wahyu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, dirinya menerangkan, penghargaan ini dapat diraih, atas arahan dari Kadis Kominfo dan dari dukungan semua personil Diskominfo.

“Pengharaan ini dipersembahkan untuk keluarga besar Kominfo yang telah bersama bekerja keras, untuk menampilkan pameran terbaik di Stand ini,”ujarnya,

Sederetan instasi lain yang juga mendapatkan penghargaan untuk stand dalam memeriahkan HUT ke-270 Langkat masing-masing Kecamatan Kuala, Bahorok, Binjai dan Batang Serangan, serta Dinal Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Polres Langkat dan Marinir Yon 8. Selain itu juga dilaksanakan penyerahan hadian pemenang peserta lomba rangkain HUT Langkat. (yas/han)

Sony Usung Slogan Baru untuk PS5?

SUMUTPOS.CO – Sony tampaknya ingin membawa pengalaman yang lebih menarik untuk gamer lewat konsol terbarunya PlayStation 5 (PS5) nanti. Hal itu terindikasi dari kalimat yang akan jadi slogan terbarunya.

Rumor itu tercium, setelah salah satu akun Twitter PlayStation Europe mengedit di bionya menjadi “For the Players” atau “Best Place to Play” jadi “It’s Time to Play”.

Dari bio yang sama juga, PlayStation Europe menjanjikan bahwa para penggemar konsol ini akan kedatangan berbagai update di PlayStation, PS4, PS5, PS VR, PlayStation Store, dan banyak lagi.

Sekilas, kalimat “It’s Time to Play” tidak berarti apa-apa. Tetapi bagi pecinta game dan konsol PlayStation, kalimat pendek ini sarat akan makna. Begitu yang diucapkan PushSquare seperti dikutip dari IBTimes, Selasa (21/1).

Di pengujung tahun kemarin, Sony menyebutkan PS5 baru akan dirilis oleh mereka ke pasar pada akhir 2020. Pada kesempatan tersebut, Sony tidak menyebutkan secara pasti bulannya kapan, hanya menyebut “holiday 2020”.

Mengawali 2020, Sony memperkenalkan logo PS5 dalam sebuah konferensi pers di CES 2020.

Logo PS5 ini sama seperti yang sebelumnya sudah diduga, karena masih sejalan dengan logo PlayStation versi sebelumnya, seperti PS3 dan PS4. Perbedaan logo antara PS5 dan PS yang sebelumnya hanya pada angka ‘5’, bahkan font yang dipakai pun masih sama. (dtc/ram)

BRI Imbau Pemilik Kartu Kredit Gunakan PIN

MACAM: Berbagai jenis kartu kredit BRI untuk berbagai kalangan.
ist
MACAM: Berbagai jenis kartu kredit BRI untuk berbagai kalangan.
ist

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ( BRI) mempercepat implementasi penggunaan Personal Identification Number (PIN) untuk transaksi Kartu Kredit (KK) BRI. Ini mengacu Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 14/2/PBI/2012 tentang Penyelenggaran Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu.

Kebijakan ini berlaku efekif pada 1 Juli 2020. Corporate Secretary BRI, Hari Purnomo mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap nasabah pemegang kartu kredit BRI sejak lama.

“Sosialiasi dan edukasi kami lakukan melalui berbagai macam media komunikasi, seperti SMS blast, media sosial dan website KK BRI serta billing statement,” katanya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (21/1).

Hari menyebut, saat ini tercatat 40 persen dari pengguna aktif kartu kredit BRI telah menggunakan PIN dalam bertransaksi.

“Kami imbau kepada seluruh nasabah yang belum, agar segera menggunakan PIN dalam bertransaksi karena bertransaksi menggunakan PIN memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi daripada menggunakan tanda tangan,” ujarnya.

Bagi nasabah yang belum menggunakan PIN dalam bertransaksi, bisa menghubungi Call Center BRI serta melalui sms request melalui nomor telepon seluler yang terdaftar.

“Nasabah juga dapat melakukan aktivasi dan permintaan PIN melalui aplikasi BRI Credit Card Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store,” katanya. (bbs/ram)

Bupati Langkat Lepas Keberangkatan 103 Jamaah Umroh

BERSAMA: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA diabadikan bersama 103 jamaah umroh, sebelum berangka ke Makkah.
ILYAS EFFENDY / SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat, Terbit Rencana PA secara resmi melepas 103 calon jemaah umrah dari Kabupaten Langkat-Kota Binjai dari Masjid Agung Binjai, Selasa (21/1) Bupati Langkat dalam arahannnya mengatakan, meskipun dalam keadaan kesibukan apapun juga, akan tetap meluangkan waktu untuk kegiatan-kegiatan apapun atas nama keagamaan.

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan selamat atas keberangkatan jamaah, semoga dapat melaksanakan ibadah umroh dengan sebaik – baiknya,”harapnya

Terkait keluarga yang ditinggalkan, Bupati Langkat berpesan, agar dapat mengikhlaskan keberangkatan ini sebagai wujud rasa syukur kepada Illahi Robbi. Bupati juga berharap kepada jamaah umroh, diharapkan mendoakan Kabupaten Langkat, khususnya kepada diri pribadi Bupati yang diberikan amanah, saat berada di tempat mustazab kota Mekah nanti.

“Agar saya dapat menjalankan amanah ini secara baik dan selalu mendapatkan petunjuk dari Allah,”ujarnya.

“Kepada Direktur PT. Syafa Cahaya Pratama Al Ustadz H. Irfan Yusuf beserta seluruh karyawan perusahaan, Bupati mengucapkan terima kasih, atas saran masukan dan fasilitas yang diberikan kepada para jamaah umroh.

Sementara itu, Kadis Kominfo Langkat H.Syahmadi, mengatakan total jumlah 103 jamaah umroh berasal dari kota Binjai dan Kabupaten Langkat, Salah satunya bernama Ibu Nurdeli Sulaimana Abdullah (57) seorang bilal mayit warga Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalansusu, diberangkatkan dari biaya pribadi Bupati Langkat. Dari kota Binjai terdapat 5 orang yang dibiayai tokoh masyarakat Binjai Juliadi pergi umroh.

Sedangkan lebihnya berangkat secara umum atau menggunakan biaya pribadi. “Sampai saat ini total masyarakat yang diumrohkan dan dihajikan Bupati Langkat, sebanyak 309 orang. Terhitung dari sebelum menjabat sebagai Bupati Langkat hingga saat ini,”paparnya.

Hadir dalam acara pelepasan jamaah umroh Langkat-Binjai antara lain, Sekdakab Langkat, para pejabat Pemkab Langkat, tokoh agama, masyarakat dan pemuda, pengurus BKM Masjid Agung Kota Binjai,keluarga jamaah umroh dan undangan lainnya. (yas/han)

Guru SMPN 1 Berampu, Dairi, Jual Ganja

Ilustrasi
Ilustrasi

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Arman Yanto Purba (36) guru di SMP Negeri 1 Berampu ditangkap karena ketahuan jual daun ganja kering di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Guru yang bersetatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditangkap Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Dairi, Selasa (21/1).

Penangkapan terhadap Arman Yanto Purba, berawal dari pengembangan kasus ditangkapnya Joseph Pargas Bakkara (37) dirumahnya di perumahan Lae Mbulan Kelurahan Panji Dabutar, Selasa (21/1). Demikian disampaikan Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang melalui Kasubbag Humas Polres, Ipda Donny Saleh kepada wartawan, Rabu (22/1).

Lanjutnya, pengungkapan kasus itu atas laporan masyarakat. Dimana, Josep Pargas Bakkara memiliki ganja yang disimpan dirumahnya. Atas laporan itu, Kasat Narkoba AKP ZP Matondang memerintahkan KBO Narkoba Iptu Adinoto dan tim kelokasi dan melakukan penyergapan dan penggeledahan terhadap tersangka.

Ketika digeledah dari badan tersangka, Joseph Pargas Bakkara ditemukan barangbukti daun, ranting ganja serta bekas puntung rokok ganja. Selanjutnya, saat diinterogasi, Joseph mengaku ganja dibeli dari Arman Yanto Purba.

“Tim mengejar dan menangkap tersangka Arman Yanto Purba yang juga guru PNS di SMPN 1 Berampu,” ucap Donny.

Kedua tersangka beserta barangbukti narkoba jenis ganja telah diamankan di Satnarkoba Polres Dairi. (rud/btr)