25 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 4594

Maman Syahputra Diamuk Massa

TSK: Maman Syahputra tersangka yang dimassa saat ketahuan hendak mencuri sepedamotor. batara/sumu tpos
TSK: Maman Syahputra tersangka yang dimassa saat ketahuan hendak mencuri sepedamotor. 
batara/sumu tpos
TSK: Maman Syahputra tersangka yang dimassa saat ketahuan hendak mencuri sepedamotor. batara/sumu tpos

LUBUKAPAKAM, SUMUTPOS.CO – Maman Syahputra (29) babak belur karena diamuk massa, ketahuan mencuri sepedamotor, Sabtu (18/1) sekira pukul 17.45 wib.

Maman tercatat sebagai Warga Dusun I Desa Lengau Seprang Kecamatan Tanjung Morawa, ketahuan mencuri sepedamotor Honda Beat warna putih BK 5792 MAY diacara pesta di Dusun II Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan seorang temannya berinisial A (40) warga Dusun II Desa Naga Timbul Kecamatan Tanjung Morawa berhasil lari dari kepungan massa.

Informasi diperoleh, peristiwa itu bermula saat pelaku Maman Syahputra dan temannya berinisial A datang ke acara pesta di Dusun II Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu. Saat itu Maman Syahputra mendekati sepeda motor Honda Beat BK 5792 MAY milik korban Maliki (22) warga Dusun II Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu.

Maman Syahputra langsung naik keatas sepedamotor korban yang ketika itu diparkir dengan stang terkunci. Maman saat menghidupkan sepeda motor tersebut dengan menggunakan kunci T yang dibawanya. Setelah sepeda motor tersebut hidup, Maman Syahputra kemudian turun lagi dan menggeser sepeda motor yang berada dibelakang sepeda motor korban.

Saat Maman Syahputra kembali mendekati sepeda motor korban, lalu menghidupkannya dan membawa pergi sepeda motor korban. Seketika Maman Syahputra langsung dipukul korban sehingga jatuh bersama sepeda motor korban. Sambil menangkap Maman Syahputra, korban berteriak maling yang tanpa dikomando massa datang dan berhasil mengamankan Maman Syahputra ke Kantor Desa.

Selanjutnya Kepala Desa menghubungi pihak Polsek Beringin yang tak berapa lama tiba dikantor desa langsung membawa Maman Syahputra ke komando berikut barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih BK 5792 MAY, satu lembar STNK BK 5792 MAY, satu set Kunci T, satu buah jaket merk PUMA warna hitam. (btr)

Pelaku Jambret di Gerbang Tol Bandar Selamat Ditembak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kedua betis Wahyu Dwi Adha alias Wahyu (25) ditembak petugas kepolisian. Pasalnya pria yang berdomisili di Jalan Letda Sujono Gang Sosro, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung melawan petugas dan mencoba kabur saat pengembangan kasus.

Wahyu Dwi Adha adalah spesialis pelaku penjambretan di gerbang tol Bandar Selamat. Ia sudah 10 kali beraksi ini melawan petugas dan mencoba kabur saat pengembangan kasus. Sedangkan korbannya ialah Nurjanah (39), warga Dusun X Pasar Kecil Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.

Korban dijambret tasnya pada Senin, 30 Desember 2019 lali sekira pukul 22.00 WIB di pintu keluar gerbang tol Bandar Selamat Jalan Letda Sujono, Medan. Akibat penjambretan tersebut, korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 30 juta lantaran tas yang berisikan perhiasan emas seberat 50 gram, handphone samsung 2 unit, uang 50 Ringgit Malaysia, dan surat-surat penting dilarikan pelaku.

Korban sempat berteriak minta tolong dan bahkan mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil melarikan diri membawa barang milik korban. Karena itu, korban yang merasa keberatan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo menjelaskan, pelaku ditangkap pada Kamis (16/1) sekira pukul 20.30 WIB. Semula, personil mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku Wahyu yang sering merampas barang milik masyarakat ketika melintas di gerbang tol Bandar Selamat untuk keperluan pengisian voucher e-toll sedang berada di Jalan Letda Sujono Gang Sosro.

Selanjutnya, diturunkan personil menuju objek yang dimaksud. Sesampainya di lokasi, personil melakukan pengintaian dan pengamatan terhadap keberadaan pelaku.

“Personil kemudian melakukan pengerebekan dan penangkapan terhadap pelaku Wahyu. Namun, pelaku melarikan diri akan tetapi berhasil ditangkap oleh personil,” ungkap Aris, akhir pekan lalu (18/1).

Setelah ditangkap, sambung dia, personil melakukan pengeledahan badan dan diintrogasi. Pelaku pun mengakui semua perbuatannya, yang melakukan penjambretan di gerbang tol Bandar Selamat. Dimana, pelaku melakukan aksinya berhasil mengambil satu tas korban yang berisikan perhiasan emas, satu unit handphone Samsung, uang dan surat-surat berharga milik korban.

“Personil melakukan pengembangan terhadap pelaku lain dan barang bukti yang dijual pelaku di daerah Tembung kepada rekannya, Asril, berupa emas milik korban seharga Rp 2 juta dan handphone. Namun, pada saat melakukan pengembangan ternyata pelaku Wahyu melakukan perlawanan mencoba melarikan diri dengan cara mendorong petugas,” papar Aris.

Tak ingin pelaku lolos, personil melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 kali. Akan tetapi, tidak diindahkan oleh pelaku. “Personil terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan mengarahkan tembakan ke arah kaki pelaku untuk dilumpuhkan dan mengenai kedua kakinya. Selanjutnya, pelaku diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diberikan pertolongan medis. Setelah itu, pelaku beserta barang bukti diboyong ke untuk proses hukum lebih lanjut,” sebut Aris.

Ia menambahkan, dari hasil introgasi terhadap pelaku ternyata sudah melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan. “Sudah lebih 10 kali melakukan perampasan barang milik korban pada saat berhenti di gerbang tol Bandar Selamat sewaktu pengisian deposit e-toll,” tandasnya. (ris/btr)

Laga Kambing, Dua Pengendara Tewas

KRITIS: Korban kecelakaan kritis dirawat di RS Eshmun Marelan.
KRITIS: Korban kecelakaan kritis dirawat di RS Eshmun Marelan.
KRITIS: Korban kecelakaan kritis dirawat di RS Eshmun Marelan.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dua pengendara sepeda motor berlawanan arah terlibat kecelakan di Jalan Marelan Raya, Lingkungan II, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (19/1) pukul 03.00 WIB. Akibatnya kedua pengendara tewas.

Disebutkan, pengendara sepeda motor Yamaha tanpa nomor polisi, M Arya Wijaya Kusuma (18) warga Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan tewas dan serta pengendara sepeda motor Honda BK 4575 ZAK tidak diketahui identitasnya tewas di tempat, serta temannya, Rico Pratama (19) warga Jalan HM Taher, Desa Ujung, Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil kritis.

Kecelakaan itu terjadi, berawal dari sepeda motor Honda BK 4575 ZAK yang dikendarai identitasnya belum diketahui berjalan dari arah Marelan menuju ke Medan. Sesampainya di lokasi kejadian, datang dari arah berlawanan sepeda motor tanpa nomor polisi melaju ke arah tengah badan jalan.

Kedua sepeda motor ini laga kambing, kecelakaan terjadi diantara keduanya. Akibatnya, masing-masing dari pengendara ini terpental jatuh ke badan jalan. Dua diantara mereka tewas, seorang diantaranya kritis menjalani perawatan di RS Eshmun Marelan.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu Lili Tavip mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus kecelakaan itu, keduanya terlibat kecelakaan laga kambing.

“Ada dua orang yang tewas, sedangkan satunya masih kritis. Identitas satu korban yang tewas belum diketahui, kita masih lakukan penyelidikan di lapangan,” katanya. (fac/btr)

Kakek Uzur Tewas Ditabrak Truk

Ilustrasi
Ilustrasi

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Seorang kakek bernama Abdullah (75) menjadi korban ditabrak truk di Jalan Veteran Raya, Pasar VII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserang, Sabtu (18/1) sore.

Kecelakaan ini menyebabkan tewasnya kakek uzur yang beralamat di Jalan RPH, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli telah ditangani Satlantas Polsek Medan Labuhan.

Kecelakaan ini terjadi berawal dari kakek uzur mengendarai sepeda motor Honda Supra BK 6687 GY melintas dari Medan menuju ke Marelan, setibanya di lokasi, tiba-tiba truk dari arah belakang menanbrak sepeda motor kakek tersebut.

Akibatnya, kakek itu terjatuh ke badan jalan mengalami luka pecah pada kepala dan luka hancur pada badan atas tewas di tempat. Truk yang menabrak korban kabur, korban yang tewas ditempat langsung dievakuasi petugas Satlantas Polsek Medan Labuhan ke RSU dr Pirngadi Medan.

“Tadi ada truk yang nabrak kakek itu dari belakang, tapi tidak ada satupun yang tahu nomor polisi truk yang kabur itu,” kata warga kepada polisi di lokasi kejadian.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu Lili Tavip mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, korban sudah dilakukan visum ke rumah sakit.

“Kita masih menyelidiki truk yang menabrak kakek itu, untuk saksi dan barang bukti sudah kita amankan,” terangnya. (fac/btr)

Polsek Sunggal Ringkus Pengedar Sabu

Syahrul Safawi alias Awi
Syahrul Safawi alias Awi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal berhasil meringkus pengedar sabu, Syahrul Safawi alias Awi (46) di Jalan Pinang Baris, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal.

Dari tangan tersangka menetap di Jalan Pinang Baris, Gang Hasan Basri, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal diamankan bukti 5 paket sabu seberat 5 gram, 1 unit Hp dan sepeda motor Yamaha RX King.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol H Yasir Ahmadi, Jumat (18/1), mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi diperoleh dari masyarakat. Selama ini, tersangka merupakan target operasi. Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka ditangkap tidak jauh dari rumahnya.

“Tersangka selama ini yang menjadi pengedar sabu di sekitar kawasan Pinang Baris. Kasus ini masih kita lakukan pengembangan untuk mengungkap pengedar dan bandar sabu lainnya,” kata Yasir.

Penangkapan tersangka, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti sabu. Orang nomor satu di Mapolsek Sunggal ini menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta membantu polisi dalam memberantas narkoba.

“Kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberantas narkoba. Secara rutin kita terus melakukan tindakan tegas kepada para pelaku narkoba,” tegas Yasir. (fac/btr)

Polsek Beringin dan Pagar Merbau Tangkap 2 Jurtul Judi Togel Kim

DITANGKAP: Joni dan Suparmen (kanan) juru tulis (jurtul) judi togel ditangkap Polsek Beringin dan Polsek Pagar Merbau.
DITANGKAP: Joni dan  Suparmen (kanan) juru tulis (jurtul) judi togel ditangkap Polsek Beringin dan Polsek Pagar Merbau.
DITANGKAP: Joni dan Suparmen (kanan) juru tulis (jurtul) judi togel ditangkap Polsek Beringin dan Polsek Pagar Merbau.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kembali dua juru tulis (jurtul) judi togel ditangkap Polsek Beringin dan Polsek Pagar Merbau.

Informasi diperoleh, Sabtu (18/1), Polsek Beringin mengamankan Joni (32) warga Dusun VI Desa Pematang Biara Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Joni diamankan pada Kamis (17/1) sekira pukul 15.30 wib.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan uang tunai sebesar Rp70.000 dan menurut Joni bahwa uang tersebut merupakan uang pembelian/ pemesanaan nomor togel, namun belum semua pemesan nomor yang membayar. Selanjutnya Joni dan barang bukti satu buah HP merk ADVAN warna hitam, satu lembar kertas rekapan togel, Uang tunai sebesar Rp70.000, satu buah pulpen warna kuning diamankan ke Polsek Beringin.

Sementara Polsek Pagar Merbau juga mengamankan Suparmen (65). Warga Dusun II Desa Sidodadi Batu Lapan Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang diamankan dari Warung Kopi Dedek, Dusun II Desa Sidodadi.

Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/1) sekira pukul 20.30.wib.

Saat diamankan pelaku sedang menulis nomor pesanan di HP dan dari rekapan tulisan yang ada di kertas. Saat diinterogasi petugas, Suparmen memperoleh omset berkisar Rp. 300.000 setiap putaran. Selanjutnya Suparmen.

Dan barang bukti satu buah HP merk Samsung warna hitam, dua kertas bertuliskan angka nomor KIM, Uang tunai sebesar Rp67.000, satu buah pulpen warna hijau kombinasi merk kuantum diamankan ke komando.

Paur Subbag Humas Polresta Deli Serdang Iptu Masfan Naibaho SH saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1) membenarkan Joni dan Suparmen diamankan berikut sejumlah barang bukti yang disebutkan diatas. (btr)

26 Kali Beraksi, Empat Kawan Begal Sadis Ditembak Polisi

PAPARAN: Kapolrestabes Meda, Kombes Pol Jhonny Eddison Isir, didampingi Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing (kedua kiri), menunjukkan barang bukti dari hasil penangkapan 4 pelaku begal pada paparan di Polrestabes Medan,Sabtu (18/1). M IDRIS/sumut pos
PAPARAN: Kapolrestabes Meda, Kombes Pol Jhonny Eddison Isir, didampingi Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing (kedua kiri), menunjukkan barang bukti dari hasil penangkapan 4 pelaku begal pada paparan di Polrestabes Medan,Sabtu (18/1). 
M IDRIS/sumut pos
PAPARAN: Kapolrestabes Meda, Kombes Pol Jhonny Eddison Isir, didampingi Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing (kedua kiri), menunjukkan barang bukti dari hasil penangkapan 4 pelaku begal pada paparan di Polrestabes Medan,Sabtu (18/1). M IDRIS/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Empat kawanan pelaku begal sadis dalam beraksi diringkus personel Polsek Medan Baru. Keempat pelaku yang sudah 26 kali beraksi dan terpaksa ditembak kakinya masing-masing karena melawan saat dilakukan penangkapan.

Adapun keempat pelaku, Bobi Haryadi alias Bobi (28) warga Jalan Amal Luhur No 79/21 Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia, Ragil Hendra Lesmana Silitonga alias Ragil (21) warga Jalan Budi Luhur Gang Cempaka Kelurahan Dwikora Kecamatam Medan Helvetia, M Risky Agung alias Agung (18) warga Jalan Setia Luhur Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia, dan Rinaldi alias Bocil (21) warga Jalan Kapten Muslim Gang Sadar Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddison Isir mengatakan, penangkapan para pelaku berdasarkan laporan dari korbannya bernama Clara Elyda Sinaga (61), warga Jalan Perumahan Kota Wisata Amsterdam B 28 Cileungsi Kabupaten Bogor, yang menjadi korban jambret di Jalan Gatot Subroto depan Hotel Four Point Kecamatan Medan Petisah, pada Rabu 8 Januari 2020 sekitar pukul 21.30 WIB.

Ketika itu, korban pulang naik becak motor (betor) dari Jalan Mongonsidi. Lalu sesampainya di Jalan S Parman, korban berhenti untuk makan malam. Selesai makan malam korban kembali naik betor untuk pulang ke rumah dengan ditemani orang tuanya.

“Namun, sesampainya di Jalan Gatot Subroto tepatnya lewat Roti Mawar, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki FU secara tiba-tiba langsung menarik tas korban. Akibatnya, korban terjatuh dari betor dan mengakibatkan kepala belakang kiri terluka serius dan dirawat di RS Advent,” ujar Isir saat memberikan keterangan pers di Mapolrestabes Medan, Sabtu (18/1).

Personil Unit Reskrim Polsek Medan Baru yang mendapat laporan adanya korban jambret tersebut, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Diketahui, pelaku sedang berada di kos-kosannya Jalan Kapt Sumarsono Gang Dahlia Kecamatan Medan Helvetia.

“Para pelaku ini ditangkap di kamar kosnya dan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti (lihat grafis, red) dari hasil kejahatan yang disimpan pelaku,” sebut Isir.

Namun demikian, sambung mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini, pada saat diamankan, para pelaku berusaha melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki mereka karena para pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan.

“Dari hasil introgasi ke empat pelaku, mengakui perbuatannya dan telah melakukan tindak pidana jambret di sebanyak 26 lokasi (lihat grafis, red). Modus operandinya melakukan jambret terhadap korbannya wanita dan laki-laki yang kelihatan lemah, dengan menarik tas atau handphone,” bebernya.

Ia menambahkan, tersangka Rinaldi alias Bocil merupakan residivis tahun 2015 yang ditangkap Polsek Medan Helvetia dalam perkara penganiayaan dan dihukum 10 bulan penjara.

Selain itu, tahun 2017 ditangkap Polsek Medan Helvetia dalam perkara jambret dan dihukum 4 tahun penjara.

“Untuk tersangka Bobi, dia juga residivis tahun 2015 yang ditangkap Polsek Medan Helvetia kasus penganiayaan, dan dihukum 6 bulan penjara. Sedangkan tersangka Ragil residivis tahun 2015 yang ditangkap Polsek Medan Sunggal dalam perkara jambret dan dihukum 1 tahun 6 bulan,” tukasnya. (ris/btr)

Kunjungi Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Akhyar Nasution Disambut Sholawat Ribuan Santri

MADINA, SUMUTPOS.CO – Plt Wali Kota Medan, Ir.H.Akhyar Nasution MSi disambut sholawatan ribuan santri-santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal Sabtu (18/01). Akhyar berkunjung ke pesantren Musthafawiyah tersebut dalam rangka merajut silaturrahmi dengan Ponpes karena Akhyar merupakan putra asli Mandailing sekaligus mencari jati diri di tanah leluhur.


Dalam kunjungannya, Akhyar Nasution disambut langsung oleh Mudir Ponpes Musthafawiyah H.M.Musthafa Bakri Nasution di halaman Ponpes dengan diiringi lantunan sholawat.


Dalam kesempatan tersebut, Akhyar menyampaikan terima kasih kepada Ponpes Musthafawiyah yang telah menerima kunjungannya di pesantren terbesar di Sumut itu.

Akhyark juga memohon doa dari keluarga besar Ponpes Musthafawiyah dalam memimpin Kota Medan yang masyarakatnya sangat multi kultural.
Dia berharap kepada ponpes untuk ikut menjaga dan mengingatkan beliau beserta seluruh jajarannya apabila ada yang dianggap keliru dalam memimpin Kota Medan.

Sementara Mudir Ponpes Musthafawiyah HM Musthafa Bakri dalam sambutannya menyampaikan ucapanan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Akhyar ke Ponpes Musthafawiyah dengan berharap kunjungan ini menjadi sinergitas silaturahmi yang berkelanjutan antara Plt Walikota Medan dengan Ponpes Musthafawiyah.

Mudir juga mendoakan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution diberi kesehatan dan berharap bisa menjadi walikota yang amanah dalam memimpin Kota Medan. (adz

Bersama Pelanggan Prioritas, PLN Luncurkan Co-Branding

KERJA SAMA: GM PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra (dua dari kiri), foto bersama pihak pelanggan prioritas, usai tandatangani kerja sama.
KERJA SAMA: GM PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra (dua dari kiri), foto bersama pihak pelanggan prioritas, usai tandatangani kerja sama.
KERJA SAMA: GM PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra (dua dari kiri), foto bersama pihak pelanggan prioritas, usai tandatangani kerja sama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan tiga pelanggan prioritas dan satu anak perusahaan PLN, meluncurkan Co-Branding dengan menawarkan produk-produk khusus yang berbeda bagi para pelanggan prioritas, di Ruang Astakona PLN, Jalan KL Yos Sudarso Medan, Rabu (15/1).

Kerja sama layanan produk Co-Branding ini dilakukan PLN UIW Sumut bersama Rumah Sakit Royal Prima, Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Hotel Kanaya, yang merupakan pelanggan prioritas PLN, serta anak perusahaan PLN yaitu Indonesia Comnet Plus (ICON+) yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi.

Dalam peluncuran Co-Branding tersebut dilakukan penandatanganan kerja sama oleh General Manager PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra bersama Manager pemasaran dan Penjualan ICON+ Ceceng Muhaimin, kemudian dengan Direktur Umum dan Kerjasama RS Royal Prima Dr. Yusriando, Wakil Rektur UNPRI dr Ali Nafiah, serta dari pihak Hotel Kanaya.

Pada kesempatan itu, Manager Layanan Prioritas PLN UIW Sumut, Petrus Gading Aji menjelaskan, keempat perusahaan Co-Branding tersebut bersama-sama dengan PLN akan memberikan pelayanan khusus kepada pelanggan prioritas.

“Sehingga para pelanggan prioritas tidak hanya mendapatkan keandalan listrik dari PLN, tetapi juga mendapatkan pelayanan khusus dari keempat perusahaan Co-Branding tersebut. Baik layanan dari Rumah Sakit Royal Prima, layanan kenyamanan hotel, layanan beasiswa atau diskon kuliah di UNPRI, maupun layanan dan harga khusus dari ICON+,” jelasnya.

GM PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra mengatakan, Program Co-Branding ini memberikan kesempatan PLN UIW Sumut dan pelanggan lain ikut serta memasarkan serta merekomendasikan produk milik pelanggan yang telah tergabung dalam program ini dengan layanan atau harga khusus.

“Dengan 6.549 Pelanggan Prioritas dan 67 Unit Layanan Pelanggan (ULP), PLN UIW Sumut di 33 kabupaten/kota, maka potensi perluasan pasar semakin terbuka. Kami berharap PLN dapat menjadi salah satu motor penggerak bisnis pelanggan secara khusus dan roda perekonomian Sumut pada umumnya,” ujarnya.

Harapan Irwansyah, dengan adanya Co-Branding ini, para pelanggan prioritas dalam melakukan proses bisnis dapat fokus pada bisnisnya, sehingga semua layanan PLN ini memberikan kemudahan kepada semua para pelanggan. “Kita berharap pelanggan dapat mengetahui, bahwa apapun yang diinginkan pelanggan, PLN dapat mempersiapkan fasilitas ketenagalistrikannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Umum dan Kerjasama RSU Royal Prima, Dr. Yusriando menyatakan apresiasinya atas program Co-Branding ini. Menurutnya dengan layanan prioritas PLN, proses bisnis RSU Royal Prima Semakin berkembang.

“Dengan layanan prioritas PLN saat ini kami berani membuka Stroke Center, terlebih dengan program co-branding ini kami optimis produk kami dapat berkembang,” pungkasnya. (ila/ram)

BNI Syariah Serahkan Mesin ATM Beras di Medan

BANTUAN: Ketua BKM Masjid Ar-Rivai, H Ikrom Helmi Nasution bersama Pimpinan BNI Syariah Cabang Utama Medan, Ahmad Zulva Adi mencoba mesin ATM Beras di Medan, Jumat (17/1).

Berikan Kemudahan Menyalurkan Sedekah Umat

BANTUAN: Ketua BKM Masjid Ar-Rivai, H Ikrom Helmi Nasution bersama Pimpinan BNI Syariah Cabang Utama Medan, Ahmad Zulva Adi mencoba mesin ATM Beras di Medan, Jumat (17/1).
BANTUAN: Ketua BKM Masjid Ar-Rivai, H Ikrom Helmi Nasution bersama Pimpinan BNI Syariah Cabang Utama Medan, Ahmad Zulva Adi mencoba mesin ATM Beras di Medan, Jumat (17/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank BNI Syariah bekerjasama bersama Yayasan Hasanah menyerahkan Ajungan Tunai Mandiri (ATM) beras untuk dibagikan kepada tiga masjid di Kota Medan. Secara simbolis, acara yang bertujuan untuk mempermudah penyaluran sedekah kepada yang membutuhkan ini dilangsungkan di Masjid Ar Rivai di Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (17/1).

Pimpinan BNI Syariah Cabang Utama Medan, Ahmad Zulva Adi mengatakan ATM Beras ini, untuk memfasilitasi warga atau jamaah bersedekah maupun menyalurkan sedekah beras kepada yang membutuhkan.

“Tiga masjid yang mendapat bantuan ATM Beras itu yakni Masjid Ar Rivai di Jalan Sisingamangaraja, Masjid As Syafiiyah di Jalan STM dan Masjid Al Fajar di Delitua. Secara simbolis penyerahan bantuan ini dilangsungkan di Masjid Ar-Rivai,” sebut Ahmad.

Ahmad menjelas ATM beras ini, bersedekah ikut mengikut perkembangan teknologi, sehingga mempermudah jamaah dalam bersedekah dan berbuat kebaikan di era digital saat ini. Sebab, mesin ini bisa dikelola secara mandiri oleh Badan Kenaziran Masjid (BKM).

Bantuan ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat di sekitar masjid. Masyarakat yang ingin berdonasi juga mendapat kepastian atas beras yang disalurkan karena BKM mempunyai catatan tersendiri secara digital.

“Dengan adanya ATM Beras ini, juga diharapkan bisa menjangkau penerima manfaat terutama untuk masyarakat kurang mampu di sekitar masjid,” katanya.

Menurutnya, ATM Beras dari BNI Syariah, tahun ini baru dijalankan secara nasional pertama kali di Kota Medan, jika berhasil menjadi pertimbangan untuk dijalankan juga di kota lain di Sumatera Utara.

Cara kerja mesin ini cukup mudah. Para donatur tinggal menyerahkan beras sumbangan mereka, kemudian ditampung di mesin itu. Tiap penerima manfaat akan diberi kartu, semacam kartu ATM atau e-KTP.

Data penerima manfaatkan akan dimasukkan dalam sistem. Tiap penerima manfaat hanya akan bisa memanfaatkan kartu itu sekali dalam seminggu. Untuk sementara, masing-masing penerima manfaat hanya bisa memperoleh beras sebanyak 2 kg dari dalam mesin.

Ketua BKM Masjid Ar-Rivai, H Ikrom Helmi Nasution mengatakan, dengan adanya ATM Beras itu, pihak masjid lebih leluasa mengatur penyaluran sedekah dari umat. “Pembagian juga bisa lebih teratur,” katanya.

Hanya saja, untuk memastikan mesin itu terus beroperasi tiap pekan atau bahkan tiap hari, pihaknya membutuhkan bantuan dari warga dan jamaah untuk bersedekah. Untuk langkah awal, pihaknya akan mendekati sejumlah kepala sekolah di sekitar masjid itu yang masih satu yayasan. “Selebihnya kami berharap bantuan dari warga,” katanya.

Keberadaan mesin ini juga diharapkan semakin memakmurkan masjid. Para penerima manfaat tentu akan rutin ke masjid, tetapi bukan hanya karena akan menerima bantuan. “Jangan nanti mereka datang kemari untuk menerima beras saja. Tapi kita akan mencari cara agar ibadah di masjid juga semakin kuat,” ungkapnya.

Langkah awal yang akan ditempuh adalah dengan mengaktifkan pengajian-pengajian atau pemahaman Alquran di masjid. “Nanti kita akan bentuk pengajian untuk penerima sedekah. Jadi kehadiran mesin ini bisa lebih bermanfaat,” tandasnya. (gus/ram)