Home Blog Page 5043

Borneo Tahan Arema 2-2

net IMBANG: Laga Arema lawan Borneo berakhir imbang.
IMBANG: Laga Arema lawan Borneo berakhir imbang.

MALANG, SUMUTPOS.CO – Arema FC gagal mendulang poin penuh saat menghadapi Borneo FC di pekan ke-18 Liga 1 2019. Singo Edan ditahan Pesut Etam 2-2. Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (13/9) sore WIB, Arema menekan Borneo sejak menit pertama. Berkali-kali Sylvano Comvalius mengancam gawang Nadeo Argawinata.

Tekanan Arema membuat Borneo melakukan kesalahan di menit 20. Comvalius dilanggar Abdul Rahman di kotak penalti. Wasit Budi Winarko pun menghadiahi penalti untuk Arema. Namun, Comvalius gagal mengonversinya menjadi gol, usai sepakannya bisa ditepis Nadeo. Bola rebound-nya pun kembali bisa ditepis, gawang Borneo masih aman.

Pada menit 27, Comvalius sempat merobek gawang Borneo, memanfaatkan crossing dari sisi kiri. Namun, gol dianulir wasit karena Comvalius sudah lebih dulu offside.

Terus menekan, Arema malah kebobolan lebih dulu. M Sihran bisa merobek gawang Sandy Firmansyah, usai menerima bola hasil umpan tarik Abrizal Umanailo di menit 34. Borneo unggul 1-0. Arema tak tinggal diam. Tekanan tuan rumah akhirnya bisa menghadirkan gol di menit 40. Ricky Kayame membobol gawang Nadeo, memanfaatkan sodoran Takafumi Akahoshi. Skor menjadi 1-1.

Dan 2 menit berselang, Kayame membawa arema berbalik unggul 2-1. Kali ini, dia sukses meneruskan sodoran Dendi Santoso dengan sepakan jarak dekat.

Namun, di injury time babak pertama, Borneo kembali membobol gawang Arema. Abrizal kali ini yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Renan Silva yang ditepis, Abrizal bisa meneruskannya menjadi gol. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kedua tim kesulitan menambah gol. Baik Arema dan Borneo tak mampu menjebol gawang lawan lagi. Kendati banyak menciptakan peluang lewat Kayame dan Renan Silva, Arema tak mampu menghadirka gol. Sementara Borneo juga beberapa kali mengancam gawang Arema lewat Matias Conti, namun upayanya belum juga menambah keunggulan.

Hingga laga tuntas, skor 2-2 tetap bertahan. Hasil ini membuat Arema harus turun ke peringkat 5 klasemen Liga 1 2019 dengan 27 poin dari 17 laga. Arema disalip PSS Sleman yang punya poin sama namun unggul gol. Sebelumnya, PSS bisa mengalahkan Semen Padang 1-0. Adapun Borneo masih tertahan di peringat 7, dengan raihan 26 poin dari 17 laga. (dtc/saz)

Kongres PSSI, Komisi Pemilihan: Seleksi Sangat Ketat

PSSI
PSSI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Yang ditunggu oleh para calon ketua umum dan wakil ketua umum PSSI, akhrinya datang juga. Kamis (12/9), PSSI melalui Komisi Pemilihan dan Komisi Banding Pemilihan, memutuskan untuk membuka pendaftaran caketum dan cawaketum PSSI periode 2019-2013. Tercatat pendaftaran dibuka sejak 12 September hingga 3 Oktober 2019 mendatang.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Syarif Bastaman di Garuda Store kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, pihaknya sudah bekerja dan melakukan kurang lebih 4 kali rapat sejak ditunjuk pada Kongres Luas Biasa pada 28 Juli lalu. Jadi mantan Anggota DPR RI itu, menegaskan, pembukaan pendaftaran tidak mendadak, artinya sudah terencana dengan baik.

Bahkan, pihaknya sudah punya 2 Surat Keputusan (SK) bersama dengan Komisi Pemilihan Banding. SK yang pertama terkait dengan hal-hal detail mengenai waktu pendaftaran.

“Mulai dari pendaftaran, pembe-ritahuan kelengkapan dokumen, waktu melengkapi dokumen bagi para calon, dan menyampaikan kandidat sementara. Kalau ada banding kami juga sudah beritahukan waktunya,” tutur Syarif.

SK yang kedua adalah berbentuk formulir yang jadi kewajiban bagi para calon untuk dilengkapi. Menurut Syarif, SK kedua ini yang paling penting. Sebab, SK tersebut disusun berdasarkan pengalaman pada pemilihan ketum PSSI yang pernah dilakukan. “Berkaca pada sebelumnya, intinya calon tidak boleh dari pihak kami (KP dan KBP), tidak boleh ikut pertarungan, karena ujung-ujungnya gontok-gontokan dan bukan yang terbaik nanti yang lolos seleksi,” bebernya.

Selanjutnya adalah formulir di SK kedua itu, adanya surat pernyataan atau fakta intergritas dari para calon. Fakta Integritasnya itu mewajibkan nantinya jika para calon lolos seleksi dan terpilih jadi Ketum dan Waketum PSSI, diharuskan meneruskan program PSSI yang sudah berjalan saat ini. “Harus memiliki kesanggupan, menyesuaikan, dan memahami untuk mengembangkan program PSSI yang sudah disetujui oleh FIFA, AFC, dan seterusnya. Juga nanti ada integrity check yang dilakukan oleh Komisi Disiplin PSSI,” papar Syarif.

Syarif menjamin, seleksi untuk Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI kali ini sangat ketat. Dia menganalogikan pihaknya sudah menambah jaring yang sangat banyak agar yang lolos benar-benar kandidat terbaik. “Tapi keputusannya nanti kembali ke voters, kan pemilihan ada di tangan mereka,” katanya.

Kongres Luar Biasa ini akan dilakukan pada 2 November mendatang. PSSI melalui Sekjen Ratu Tisha, menyebutkan, FIFA sudah setuju jika KLB dipercepat. Meski sempat ada surat resmi dari FIFA yang meminta kongres tetap diadakan tahun depan pada 20 Januari. Tapi karena lobi-lobi yang sudah berjalan, FIFA setuju dengan usulan dari PSSI. “Exco sudah intens agar KLB dilakukan 2 November, kami juga intens berkomunikasi dengan FIFA. Akhirnya mereka tidak keberatan, karena ini merupakan yuridiksi dari PSSI,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Banding Pemilihan (KBP) Erwin Tobing, menyebutkan, pihaknya sudah siap menerima banding dari para calon ketika tidak lolos persyaratan. Dia juga berjanji akan fair mengenai hal tersebut. “Yang jelas PSSI harus segera punya Ketum. Kami juga tidak boleh lari dari Statuta FIFA, banyak mata yang akan menyorot ke pemilihan ini. kami akan bekerja maksimal dan memang fakta integritas itu wajib dipenuhi,” tegasnya.

Dia berharap dengan penjaringan yang super ketat, nanti siapapun yang bakal terpilih jadi Ketum dan Waketum PSSI adalah terbaik. yang mampu membawa PSSI ke arah lebih baik. “Selama ini kan tidak lancar untuk penjaringannya, kami tidak mau terulang. Sebab, jabatan Ketum PSSI itu menentukan sikap bangsa Indonesia dalam hal sepak bola ke depannya,” jelas Erwin.

Sejauh ini, sudah ada 3 kandidat Caketum dan Cawaketum PSSI untuk periode 2019-2023. Yakni pasangan M Iriawan alias Iwan Bule dan Cucu Sumantri, Rahim Soekasah dan Doli Sinomba Siregar, serta yang terakhir Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi. Ketiga pasangan tersebut sudah mendeklarasikan diri untuk ikut bursa pemilikan Caketum dan Wacaketum PSSI periode 2019-2023. (jpc/saz)

Babak 10 Besar Liga 3 Zona Sumut, PSDS Mohon Doa dan Dukungan

net INTI: Tim inti PSDS Deliserdang pada laga penyisihan grup.
INTI: Tim inti PSDS Deliserdang pada laga penyisihan grup.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – PSDS Deliserdang bakal mulai melakoni laga babak 10 besar Liga 3 Zona Sumatera Utara (Sumut), pada Senin (16/9) mendatang. Skuad Traktor Kuning pun sudah kembali menjalankan training center (TC) di Cadika, Kompleks Perkantoran Pemkab Deliserdang, Jumat (13/9).

TC kembali digelar pasca babak penyisihan berkahir, dan PSDS memastikan jadi runner up Grup A. TC yang dimulai sekira pukul 11.20 WIB ini, pun dihadiri seluruh penggawa PSDS.

Pada TC tersebut, dibeberkan, PSDS bakal menghadapi Bansar FC Gebang di Stadion Mini Pancing, Medan Estate, Percut Seituan, Senin (16/9). Dan sehari setelahnya, Selasa (17/9), Traktor Kuning harus menghadapi Poslab Labuhanbatu. Selanjutnya PSDS bakal bentrok dengan Persesi Siantar, Kamis (19/9), dan kontra PS Bhineka pada Minggu (22/9).

Pelatih PSDS Dosman Sagala, langsung memimpin latihan di Stadion Baharoeddin Siregar, Jumat siang. Latihan dilakukan lebih awal dari biasanya, yakni pada pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB.

“Sengaja hari ini (kemarin, red) latihan dimulai lebih cepat, untuk adaptasi. Pertandingan selanjutnya kan digelar siang terus, jadi latihannya pun ya harus siang-siang. Kalau misalnya pertandingan main malam, ya kami pun harus coba latihan malam,” jelas Dosman.Dalam latihan tersebut, Dosman menekankan kepada para pemain, agar tidak mengeluhkan cuaca panas di siang hari. Dia senang, karena pada saat ini keoptimisan para pemain sangat luar biasa. “Jika memang sudah punya keyakinan dan kekompakan, apa yang diharapkan mudah-mudahan akan tercapai,” katanya.

“Yang jelas, sekarang anak-anak sudah punya mental. Saya melihatnya. Dan mereka pun semakin kompak. Latihan menjelang laga tetap dilakukan. Sabtu (hari ini, red), mau saya buat latihan dari pukul 09.30 WIB. Saya mau ambil cuacanya, ini harus dipikirkan, supaya pemain juga terbiasa,” imbuhnya.

Menurut pria yang pernah merumput di bersama Pelita Jaya itu, kemampuan tim-tim lawannya sama saja. “Enggak ada bedanya. Intinya kami sudah siap, meskipun bermain di luar kandang. Saya malah lebih suka kalau bermain di luar kandang. Enggak ada masalah mau main di mana saja,” kata Dosman.

Terpisah, Ketua Umum PSDS, Khairum Reza mengatakan, dari segi materi pemain, PSDS siap menghadapi babak 10 besar. Namun, dia mengungkapkan, wing back Fardan tak bisa memperkuat PSDS, karena harus bermain membawa nama kampusnya pada pertandingan antar-perguruan tinggi di Jogjakarta. “Fardan tak bisa memperkuat PSDS di babak 10 besar. Dia memperkuat tim kampusnya di Jogja. Namun demikian, penggantinya sudah ada,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, pihaknya memasang target bisa masuk ke Liga 2. Hal ini menurut Khairum, sesuai dengan visi misi Bupati Deliserdang, yakni Deliserdang yang Maju dan Sejahtera. PSDS harus terus maju.

“Kami butuh doa serta dukungan seluruh masyarakat Deliserdang, agar PSDS maju melangkah dan jaya kembali,” pungkasnya. (btr/saz)

Enam Laga Final

triadi wibowo/sumut pos KUASAI BOLA: Penggawa PSMS Medan menguasai bola pada laga lawan PSCS Cilacap di Stadion Teladan Medan, Kamis (12/9) lalu. Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra, menekankan 7 laga sisa yang harus dihadapi PSMS, termasuk laga kontra PSCS, merupakan laga final yang harus dimenangkan.
KUASAI BOLA: Penggawa PSMS Medan menguasai bola pada laga lawan PSCS Cilacap di Stadion Teladan Medan, Kamis (12/9) lalu. Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra, menekankan 7 laga sisa yang harus dihadapi PSMS, termasuk laga kontra PSCS, merupakan laga final yang harus dimenangkan.
Triadi wibowo/sumut pos

PSMS Medan kembali ke jalur kemenangan usai menang tipis 1-0 dari PSCS Cilacap di Stadion Teladan Medan, Kamis (12/9) sore WIB. Namun Pelatih PSMS Jafri Sastra, menggarisbawahi, finishing touch menjadi masalah utama yang harus dievaluasi saat ini. Meski banyak menciptakan peluang, namun satu-satunya gol di laga tersebut tercipta melalui penalti yang dieksekusi Bayu Tri Sanjaya pada menit 42.

Selain penyelesaian akhir, Jafri juga memfokuskan pembenahan koordinasi di lini pertahanan. Menurutnya, kemenangantim Ayam Kinantan di laga terakhir itu, hanya faktor keberuntungan.

“Finishing jadi evaluasi utama. Tapi lini pertahanan juga harus dibenahi, karena masih terjadi miskomunikasi. Kedua masalah inilah yang harus cepat diperbaiki,” ungkap Jafri, Jumat (13/9).

Jafri juga mengatakan, 2 kelemahan tersebut akan jadi pekerjaan rumah tim pelatih untuk menatap laga-laga selanjutnya, termasuk saat melakoni laga tandang ke Bandung dan Tangerang pekan depan. “Banyak pembenahan yang harus dilakukan, tapi waktunya cukup singkat. Hal ini yang menjadi pekerjaan rumah bagi kami tim pelatih,” jelas pelatih berumur 54 tahun itu.

Dia juga mengimbau para penggawa PSMS, agar tak larut dalam euforia setelah sukses mengalahkan PSCS. Menurut Jafri, perjalanan masih panjang, dan butuh kerja keras di sisa 6 laga. “Saya bersyukur, yang pasti dari kemenangan kemarin, kami tidak boleh berleha-leha. Kami sudah imbau ke semua pemain, 7 laga terakhir ini adalah final. Tentu final kedua kami harus main ke Bandung dan fokus untuk menghadapi mereka,” jelasnya.

Di sisi lain, persaingan menuju babak 8 besar semakin ketat. Tim-tim Wilayah Barat saling berdempetan dengan jumlah poin yang selisihnya tak jauh berbeda. “Ini motivasi bagi kami untuk lebih bekerja keras, agar bisa lebih fokus. Yang pasti di semua pertandingan akhir putaran kedua ini, tidak ada yang mudah. Bertemu dengan tim-tim di bawah PSMS juga tidak mudah, karena mereka pasti ingin menang untuk keluar dari zona degradasi,” kata Jafri.

Sebagai informasi, pekan depan PSMS akan bertandang ke markas Blitar Bandung United, Selasa (17/9). Dan menantang Persita Tangerang pada Minggu (22/9) mendatang. (isc/bbs/saz)

The Foxes Lebih Pede, Man.UTD vs Leicester

istimewa SULIT: Jamie Vardy (kanan) siap menyulitkan Anthony Martial dkk di Stadion Old Trafford, Sabtu (14/9) malam ini.
SULIT: Jamie Vardy (kanan) siap menyulitkan Anthony Martial dkk di Stadion Old Trafford, Sabtu (14/9) malam ini.

Manchester United akan menghadapi Leicester City di Old Trafford, pada lanjutan Premier League pekan kelima, Sabtu (14/9) malam WIB. Dalam laga kali ini, tim besutan Ole Gunnar Solskjaer bakal kesulitan, terutama karena tren buruk dan cedera yang diderita para penggawa The Red Devils.

United terancam tak dapat menurunkan 3 pemain andalan yang mengalami cedera, setelah melakoni laga internasionaln

Yakni Aaron Wan-Bissaka, Paul Pogba, dan Jese Lingard. Pogba bahkan tidak terlibat dalam 2 pertandingan kualifikasi Euro 2020 yang dilakoni oleh Prancis.

Di sisi lain, Anthony Martial yang sebelumnya cedera, sudah bisa tampil kembali. Hanya saja, bek Luke Shaw yang sudah menunjukkan perkembangan positif, belum 100 persen pulih. Dia bakal menunggu waktu lebih lama.

“Setelah jeda internasional, semoga Anthony Martial akan siap untuk pertandingan menghadapi Leicester. Dan Luke Shaw mungkin akan siap tampil satu atau 2 pekan lagi setelah itu (laga lawan Leicester),” ungkap Solskjaer, seperti dilansir laman resmi United.

Di lain pihak, Leicester dalam kondisi siap tempur. Skuad asuhan Brendan Rodgers ini, memulai musim dengan cukup baik. Mereka belum menderita kekalahan di 4 laga awal. The Foxes berada di peringkat 3 klasemen, di bawah Liverpool dan Manchester City.

Marc Albrighton yakin, timnya mampu meraih poin di kandang The Red Devils. Hasil imbang atas Chelsea di pekan kedua menjadi satu alasan, sang pemain berharap mampu mengulang sukses yang sama di Old Trafford. “Jika Anda melihatnya pada saat ini, kami dalam kondisi baik. Dan kami percaya diri. Tidak ada alasan mengapa kami tidak bisa melakukannya (meraih poin). Kami pergi ke sana penuh percaya diri dan kami bermain dengan kebebasan. Menurut pendapat saya, kami punya kemampuan (untuk membuat kejutan),” tutur Albrighton, seperti dilansir laman resmi Leicester.

United yang meraih hasil kurang memuaskan dalam 3 laga terkini, akan tampil menyerang sejak awal pertandingan. Kendati tak dapat diperkuat sejumlah pemain, mereka akan mengandalkan kecepatan pemain di sisi sayap. Berdasarkan statistik Whoscored, 42 persen serangan United terjadi dari sisi kiri, dan 36 persen dari sisi kanan.

Sementara Leicester, akan mencoba meredam kecepatan pemain-pemain tuan rumah dengan menumpuk banyak pemain di lini tengah. Jamie Vardy akan menjadi andalan di lini depan untuk mengejutkan lini pertahanan United yang rapuh dalam 3 laga terakhir, kebobolan 4 kali. (tid/saz)

Dalami Raibnya Rp1,6 Miliar dari Parkiran Kantor Gubsu, Inspektorat Periksa Perintah Pencairan

KANTOR GUBSU: Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Pangeran Diponegoro. Di areal parkir kantor gubernur inilah uang Rp1,6 miliar raib.
KANTOR GUBSU: Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Pangeran Diponegoro. Di areal parkir kantor gubernur inilah uang Rp1,6 miliar raib.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Inspektorat Sumatera Utara secara internal terus melakukan pemeriksaan intensif atas raibnya uang Rp1,6 miliar milik Pemprovsu, di pelataran depan Kantor Gubsu, Senin (9/9) lalu. Pemeriksaan meliputi 4 aspek, yakni aspek formalitas, konten materi, prosedur, dan perintah pencairan.

“PEMERIKSAAN masih terus kita lakukan sampai dengan saat ini,” kata Inspektur Sumut Lasro Marbun melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/9).

Pihaknya mengaku masih melakukan pemeriksaan internal terhadap pihak-pihak yang bersangkutan atas kejadian raibnya uang tersebut. Termasuk mencermati prosedural penarikan secara tunai atas uang sebanyak itu. Menurut Lasro, perlu adanya pemeriksaan yang lebih teliti untuk mengetahui pencairan uang tersebut. “Perlu kita periksa dengan cermat dan teliti,” jelasnya.

Namun demikian, Inspektorat belum bisa menyimpulkan, apakah penarikan yang dilakukan oleh kedua pegawai yang bertugas di BPKAD Sumut itu menyalahi aturan atau tidak. Pihaknya juga belum pada kesimpulan, akan mengambil tindakan apa terhadap keduanya sampai kasus ini mendapat titik terang. “Nanti kita lihat (perkembangan kasusnya) ya,” imbuh dia.

Adapun beberapa pihak yang sudah diperiksa dalam kasus itu, termasuk di antaranya Pembantu PPTK Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumut, Muhammad Aldi Budianto, dan tenaga honorer BPKAD Sumut, Indrawan Ginting, selaku yang bertugas mengambil dan membawa uang itu dari Bank Sumut Imam Bonjol.

Lasro mengatakan, Tim Pemeriksa dari Inspektorat Sumut membutuhkan 5 hari kerja untuk menuntaskan perihal kasus hilangnya uang tersebut. Jika pun pemeriksaan masih belum lengkap, akan ditambah waktu 2 hari.

Pemeriksaan yang dilakukan yaitu terhadap aspek formalitas, konten materi, prosedur, dan perintahnya. Lasro menolak menjawab beberapa pertanyaan yang dianggapnya masuk ke wilayah materi pemeriksaan, seperti apakah memang ada honor untuk TAPD. “Itu sudah materi, nanti kita lihatlah mereka, jangan saya. Makanya kita lihat ini kebijakannya apa gitu loh, artinya kok bisa ada kontan sebanyak itu,” sebut dia.

Pastinya Tim Inspektorat masih fokus melakukan pemeriksaan. Jika misalnya ada ketentuan yang dilanggar oleh pihak-pihak (ASN) yang terlibat, maka berdasarkan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dikenakan sanksi.

Pada Pasal 7 PP 53 itu diatur tentang tingkat dan jenis hukuman disiplin, yaitu hukuman disiplin ringan, sedang, dan berat. Hukuman disiplin ringan terdiri dari teguran lisan, tertulis, dan.pernyataan tidak puas secara tertulis.

Jenis hukuman disiplin sedang terdiri dari penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun.

Sementara hukuman disiplin berat terdiri dari penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

“Kalau Pak Gubernur Pak Wagub ya tegas mengatakan bahwa ini harus selesai secara tuntas jelas dan tegas. Maka saya sebagai anak buah dan kebetulan bertugas di bidang pengawasan ya harus memilih yang terbaik dan cepat tepat harus saya kendalikan,” pungkasnya.

Asisten Administrasi Umum dan Aset Setdaprovsu, M Fitriyus, yang juga Wakil Ketua TAPD Sumut, kembali tidak bersedia mengomentari soal kasus hilangnya uang tersebut. “Jangan saya ya Adinda, takut salah-salah nanti,” sebutnya kemarin.

Selain karena takut salah-salah, Fitriyus juga beralasan tidak dalam kapasitas pihaknya menyampaikan pendapat. Pasalnya kasus hilangnya uang itu sudah ditangani Inspektorat dan kepolisian. “Kita tunggu saja hasil itu ya,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Setdaprovsu, Raja Indra Saleh mempertanyakan sikap Adi Ginting, abang kandung dari Indrawan Ginting, yang mendampingi menjadi saksi di Polrestabes Medan.

Diketahui, Indrawan Ginting salah satu saksi dari hilangnya uang milik Pemprovsu senilai Rp1.672.985.500. Bersama dengan Muhammad Aldi Budianto, dia pergi mengambil uang dari Bank Sumut yang diketahui untuk pembayaran honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumut. “Kenapa dia ikut ke sana? Apa urusannya dia itu mendampingi,” kata Indra melalui sambungan telepon WhatsApp.

Rabu malam kemarin, Satreskrim Polrestabes Medan kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus hilangnya uang Rp 1.672.985.500 milik Pemprovsu. Peristiwa hilangnya uang miliaran rupiah tersebut saat berada di dalam mobil yang terparkir di halaman parkir dekat pos sekuriti Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro.

Indra Saleh mengaku masih di Jakarta dab saat ini dirinya belum bisa berkomentar lebih detail, terkait raibnya uang miliaran rupiah itu. “Saya lagi di Jakarta ini, belum bisa komentar banyak,” katanya. (prn)

Akhyar, Bawalkot Pertama Daftar ke PDIP

istimewa DAFTAR: Akhyar Nasution saat akan mendaftar ke kantor PDIP Medan, Jumat (13/9).
DAFTAR: Akhyar Nasution saat akan mendaftar ke kantor PDIP Medan, Jumat (13/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Akhyar Nasution menjadi orang pertama yang mendaftar ke panitia penjaringan bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang dibuka PDI Perjuangan.

Wakil Wali Kota Medann itu tiba di Kantor DPC PDI Perjuangan Medan, Jumat (13/9) siang sekitar pukul 14.30 WIB. Ia ditemani istrinya dan beberapa pengurus PAC se-Kota Medan.

Kedatangan orang nomor dua di Pemko Medan itu untuk mengembalikan formulir pendaftaran sebagai balon Wali Kota Medan yang sudah diambilnya beberapa waktu lalu. Menariknya, pada kesempatan itu, Akhyar menghadiahi pengurus DPC PDI Perjuangan dengan bunga, sapu ijuk, sapu lidi, dan mie balap. Menurutnya, barang-barang bawaanya itu memiliki simbol dan arti khusus.

“Insya Allah kalau dapat mandat dari rakyat, skala prioritas kerja saya adalah meningkatkan kualitas kebersihan Kota Medan, menambah keindahan taman dan kenyamanan warga Medan, kemudian makanan. Medan adalah kota kuliner yang banyak menyerap banyak tenaga kerja, di samping perbaikan infrastruktur yang lain. Itu ditandai dengan simbol-simbol ini,” ujar Akhyar.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Akhyar mengklaim dirinya didukung mayoritas kader PDI Perjuangan di tingkat PAC atau kecamatan. “Sebagai kader partai, semua kader partai mendukung dan bahkan mereka yang mencalonkan saya sebagai calon wali kota periode akan datang,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, sebagai kader ia akan mengikuti seluruh tahapan yang ada, mulai dari tahapan paling bawah yakni penjaringan di DPC PDIP.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim yang menerima secara langsung formulir dan berkas pendaftaran Akhyar, menyambut gembira. Menurut Hasyim, Akhyar merupakan orang pertama yang secara resmi mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan sebagai balon Wali Kota Medan. “Baru ini yang mengembalikan formulir, sisanya belum. Sepertinya yang lain besok, karena besok hari terakhir. Kemarin kita buka di 1 September dan akan kita tutup besok (hari ini) 14 September,” terangnya.

Menurut Hasyim, Akhyar mengaku siap maju di Pilkada Medan 2020 untuk membawa perubahan Kota Medan ke arah yang lebih baik. “Pak Akhyar menyebutkan kalau beliau mendapatkan dukungan dan dorongan dari teman-teman kader PDIP lainnya di Kota Medan untuk membangun Kota Medan menjadi lebih baik. Tentu ini bagus, niat baik pasti kita sambut baik,” ujarnya.

Senada dengan Hasyim, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Boydo HK Panjaitan yang dikonfirmasi Sumut Pos menyambut positif pendaftaran akhyar. “Iya, tadi saya dapat info dari teman-teman di DPC memang Pak Akhyar resmi mendaftar. Itu bagus,” katanya.

Disebutkan Boydo, setiap orang berhak untuk mendaftarkan diri dalam penjaringan yang dibuka oleh PDIP Medan. “Semakin banyak yang mendaftarkan diri ya semakin bagus, semakin banyak pilihan. Orang yang bukan kader saja boleh mendaftar kok, apalagi Pak Akhyar yang memang kader kita. Saya juga bisa mendaftar kalau saya mau, gak ada masalah itu,” sebutnya.

Disinggung soal dirinya yang akan turut mendaftar, Boydo tidak menjawabnya secara gamblang. “Ya kita lihat saja besok. Intinya, siapapun berhak untuk mendaftarkan diri, nanti keputusannya tetap di tangan DPP,” tandasnya.(map)

Bakal Diperiksa Sebagai Tersangka Senin Pekan Depan, Benny Sihotang Pilih Hadiri Pelantikan

istimewa Benny Sihotang.
istimewa Benny Sihotang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Horas Pematangsiantar, Benny Harianto Sihotang.

dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada Senin (16/9) pekan depan. Namun jadwal pemeriksaan tersebut, bertepatan dengan pelantikan Benny sebagai anggota DPRD Sumut periode 2019-20-14.

Saat dikofirmasi wartawan perihal pemeriksaan itu saat mengikuti gladiresik di gedung DPRD Sumut, Benny mengaku sudah menerima surat panggilan pemeriksaan dari penyidik Ditreskrimum Polda Sumut terebut. “Sudah, saya sudah dapat panggilan pemeriksaan itu,” kata Benny.

Namun demikian, Benny mengaku tidak akan hadir memenuhi panggilan tersebut. “Saya tidak akan penuhi panggilan Polda itu, bagi saya pelantikan sebagai anggota DPRD lebih penting,” katanya.

Benny juga menolak menjawab ketika ditanya soal dugaan penipuan yang dituduhkan padanya. Dia menyarankan hal itu ditanyakan kepada penyidik. “Karena saya sudah ditetapkan menjadi tersangka, lebih baik hal itu ditanyakan ke penyidik,” elaknya.

Terangnya, masih banyak waktu menanyakan soal tuduhan itu kepadanya. Sebagai anggota DPRD pasti akan terus bertemu dengan para wartawan. Mantan Dirut PD Pasar Medan itu pun berusaha menolak secara halus saat diminta dirinya difoto. Alasannya, sudah banyak fotonya tampil di berbagai media.

Diketahui, Benny terpilih menjadi anggota DPRD Sumut dari Partai Gerindra, daerah pemilihan Sumut 2 atau Medan B.

Sebelumnya, Penyidik Subdit II Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Direktorat Reskrimum Polda Sumut menetapkan Benny Sihotang sebagai tersangka atas laporan Rusdi Taslim yang mengalami kerugian senilai Rp1,7 miliar. Kasubdit II/Hardabangtah AKBP Edison Sitepu mengatakan, pemanggilan terhadap Benny Sihotang dilakukan Senin (16/9) pekan depan untuk dimintai keterangannya.

Pemanggilan tersebut merupakan pertama kalinya dengan status sebagai tersangka. “Pemanggilan pertama kita lakukan hari Senin (16/9),” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Sumut, namun Benny Sihotang akan tetap dilantik sebagai anggota DPRD Sumut periode 2019-2024. Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin yang dimintai komentarnya mengatakan, sebelum belum ada keputusan hukum tetap atau inkrah, pihaknya tidak dapat menghempang Benny Sihotang dilantik sebagai wakil rakyat. “Tetap dilantik, sampai ada putusan tetap mengikat (inkrah),” katanya menjawab Sumut Pos, Jumat (13/9).

Hal tersebut menurut dia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pemilihan umum yang berlaku. Dimana secara umum disebutnya bagi setiap anggota dewan yang bermasalah hukum, selama proses inkrah terhadap suatu kasus hukum yang dihadapi yang bersangkutan, maka statusnya sebagai wakil rakyat masih tetap melekat. “Sementara untuk proses PAW (Pergantian Antar Waktu) nantinya, itu menjadi domain dan wewenang partai politik bersangkutan. Kami biasanya hanya meneruskan saja ke ketua DPRD setempat,” katanya.

Komisioner KPU Sumut, Ira Wirtati menambahkan, tidak ada lagi persoalan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terhadap anggota DPRD Sumut terpilih periode 2019-2024. Bahwa sudah semuanya menyerahkan tembusan berupa tanda terima LHKPN dari KPK kepada pihaknya.

Ira menyebut, sebelumnya sesuai data yang dihimpun pihaknya, terdapat tiga nama wakil rakyat terpilih yang belum menyerahkan dokumen penting tersebut. Yakni dua nama dari kader Partai Gerindra Sumut, dan satu nama lagi dari kader Partai Keadilan Sejahtera. “Sebab jika satu minggu sebelum hari pelantikan hal tersebut tidak mereka laporkan ke KPU, maka kami dapat tidak merekomendasi yang bersangkutan untuk tidak dilantik,” katanya.

Seperti diketahui, pengambilan sumpah janji jabatan DPRD Sumut akan berlangsung Senin, 16 September 2019 di Ruang Paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan. (ris/prn)

Masih Berkabung, Jokowi Batal Buka Sail Nias 2019

ATRAKSI Tari Fataele atau tarian perang dari Desa Bawomataluo, Fanayama, Nias Selatan, menjadi bagian dari atraksi yang bakal ditampilkan di Sail Nias 2019.
ATRAKSI Tari Fataele atau tarian perang dari Desa Bawomataluo, Fanayama, Nias Selatan, menjadi bagian dari atraksi yang bakal ditampilkan di Sail Nias 2019.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Presiden Jokowi dipastikan batal membuka Sail Nias 2019 yang akan berlangsung hari ini, Sabtu (14/9). Hal itu disampaikan Menkum HAM yang juga Ketua Umum Sail Nias 2019, Yasona Laoly.

“Bapak Presiden tidak bisa hadir, karena saat ini kita sedang berkabung. Di mana salah seorang tokoh nasional negarawan kita dan ilmuan yang membumi, yaitu Prof BJ Habibie yang wafat beberapa waktu lalu. Jadi Pak Presiden tidak bisan

hadir besok (hari ini),” tutur Yasona Laoly saat konferensi pers di media center Sail Nias di Pelabuhan Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, Jumat (13/9).

Lebih jelas, Yasona Laoly mengatakan, pembukaan Sail Nias akan dilakukan Menko Maritim RI, Luhut Binsar Panjaitan. “Besok, Pak Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, akan membuka secara langsung Sail Nias,” jelas Yasona Laoly.

Yasona Laoly berharap, media terus memberitakan dan mengkampanyekan Sail Nias. Karena event ini menjadi salah satu pemicu peningkatan perekonomian masyarakat terutama Sumatera Utara secara khusus Kepulauan Nias.

Kehadiran Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan menggantikan Presiden Joko Widodo pada acara pembukaan Sail Nias 2019 hari ini, juga dibenarkan Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Safri Burhanuddin. “Dalam surat Setkab tertanggal 12 September 2019, Menko Bidang Kemaritiman telah ditunjuk untuk mewakili Presiden dalam acara Puncak Sail Nias tahun 2019,” bebernya.

Safri menyampaikan, kegiatan sail bertujuan untuk mengangkat keunikan masing-masing daerah pelaksana. “Tiap tahun pemerintah yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga menyelenggarakan kegiatan Sail, dan tahun ini, Sail Nias yang merupakan sail ke-11 mengangkat keunikan dari sisi potensi ombak untuk surfing,” ujarnya.

Dan untuk mengangkat potensi tersebut, menurut Safri, pemerintah menyelenggarakan perlombaan “Nias Pro International Surfing” yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pariwisata. Selain menyelenggarakan perlombaan selancar (surfing), pemerintah juga menggelar tur diplomatik yang diikuti oleh Dubes Negara-negara sahabat.

Menurut Safri, total ada 11 Duta Besar dari Rusia, Afganistan, Bosnia-Herzegovina, Slovakia, Lebanon, Srilangka, Peru, Italia, Ceko, Papua Nugini dan Panama yang hadir. “Kemlu sudah mengkoordinasikan dengan baik sehingga Dubes negara-negara besar sekelas Rusia dan Italia mau datang kesini karena merasa aman dan ingin melihat atraksi Hombo Batu secara langsung,” bebernya.

Oleh karena itu, Safri berharap agar pemerintah daerah bersedia mengembangkan lebih banyak penginapan yang berkonsep homestay. Namun hal yang tidak kalah penting adalah konsep pembangunan homestay yang didesign tahan gempa.

“Cuma aku ingatkan karena Nias berada di wilayah sabuk jalur yang kita katakan jalur di Samudera Hindia yang aktif secara tektonik sehingga bangunan yang dibuat kita harapkan tahan gempa agar bila ada gempa tidak menimbulkan trauma orang takut datang kesini,” tandasnya. (bbs/adz)

Inspirasi Generasi Milenial Jadi Konten Kreator Kreatif

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos DISKUSI: Para pembicara diskusi publik Indosat IM3 Ooredoo Insta Talk di SMA Negeri 4 Medan.
DISKUSI: Para pembicara diskusi publik Indosat IM3 Ooredoo Insta Talk di SMA Negeri 4 Medan.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indosat IM3 Ooredoo menggelar Insta Trip Media sosial dengan tema ‘Optimizing Instagram Through Collaboration’ di SMA Negeri 4 Medan di Jalan Gelas Medan, Kamis (12/9). Adapun tujuan acara ini untuk menginspirasi generasi milenial menjadi kreator yang aktif dalam menggunakan media sosial hingga bisa memberikan profit.

Pada diskusi publik ini, IM3 Ooredoo menghadirkan pembicara konten kreator instagram, yakni Boy Lagi, Alvin Matondang dan Madari Yanhadi.

Boy Lagi, mengungkapkan InstaTalk ini dapat menginspirasi siswa-siswi untuk berkolaborasi dalam membuat konten Instagram secara maksimal agar menjadi lebih menarik, sehingga dapat memanfaatkannya sebagai peluang digital.

“Silakan berkreasi terlebih dahulu. Saya pertama tampil di Instaram dengan foto-foto sekitar saya, sekitar rumah dan kantor. Kemudian, kembali kolaborasi dengan teman,” tutur Boy.

Alvin Matondang alias Mak Gardam mengatakan menjadi kontek kreator harus dilakukan dengan serius dan profesional. Karena, dari situ lah ia merasakan hasil dalam sebuah materi dengan berkreasi di Instagram dengan baik.

Alvin Matondang mengatakan dengan perkembangan media digital membuat dirinya mengalami perubahan secara pertumbuhan ekonomi dalam ide kreatifnya melalui Instagram dan Youtube. Seluruh konten komedinya, Alvi menjelaskan terinspirasi dari kehidupannya sehari-hari di rumah sebagai orang Batak.

Ia pun, berbagi ilmu untuk menciptakan konten kreatif. Selama perjalanan menjadi Content Creator, awalnya menggunakan Smart Phone dan menggunakan sejumlah aplikasi editing video. Semua diproduksi melalui Smartphone milik Alvin. Atas kesuksesannya, baru ia membentuk tim kreatifnya.

Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Medan, Tao Nainggolan mengatakan kegiatan diskusi publik terkait perkembangan dunia digital digelar oleh Indosat IM3 Ooredoo sangat bermanfaat dan menginspari anak-anak didiknya menjadi kaum milenial kreatif.

“Saya terima kasih sudah memberikan ilmu tentang dunia digital. SMA Negeri 4 Medan menjadi salah satu dari 6 kota. Kita memiliki keunggulan dari sekolah-sekolah lain. Acara ini diikuti dengan serius, akan banyak ilmu yang akan diperoleh,” tutur Tao.

Untuk diketahui, IM3 Ooredoo meluncurkan kampanye ‘Collabonation-Freedom To Collaborate’, sebuah gerakan nasional untuk mendorong generasi muda Indonesia menciptakan konten digital yang positif dengan cara berkolaborasi, baik dengan pembuat konten yang berpengalaman, maupun dengan teman sendiri.

InstaTrip merupakan rangkaian acara berbasis komunitas Instagram yang terdiri dari InstaTalk, InstaMeet, dan, Photo Hunting dimana pada setiap acaranya IM3 Ooredoo berkolaborasi dengan Instagrammers terpopuler di Indonesia dan kreator lokal.

Sementara itu, SVP-Head of Brand Management & Strategy of Indosat Ooredoo, Fahroni Arifin mengungkapkan IM3 Ooredoo memahami generasi muda Indonesia memiliki banyak ide yang inovatif dan dinamis.

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi akan memudahkan mereka membuat konten seru dengan tema apapun sesuai yang diinginkan. IM3 Ooredoo juga memberikan paket lengkap terbaik New Freedom dengan kuota internet besar yang dapat digunakan untuk eksplorasi pembuatan konten, serta telepon sepuasnya untuk menjaga kelancaran komunikasi,” jelasnya.

Agar hasil dari InstaTalk maksimal, ia mengatakan IM3 Ooredoo juga menyelenggarakan InstaMeet dan Photo Hunting untuk langsung mempraktikkan ilmu.(gus/ram)