Home Blog Page 5062

Rektor USU Wisuda Dua Korban Terseret Ombak di Tapak Tuan, Almarhum Antoni Marbun Raih Cumlaude

PIAGAM: Rektor USU, Prof. DR Runtung Sitepu, SH.Hum, memberikan piagam kepada perwakilan keluarga almarhum Antoni Marbun dan almarhum Bonano Yogi Napitupulu.
PIAGAM: Rektor USU, Prof. DR Runtung Sitepu, SH.Hum, memberikan piagam kepada perwakilan keluarga almarhum Antoni Marbun dan almarhum Bonano Yogi Napitupulu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar wisuda diikuti oleh 1.1447 lulus. Wisuda kali ini berbeda dari biasanya. Sebab, dua lulusan di antaranya adalah korban terseret ombak di objek wisata Pantai Tapak Tuan di Desa Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, Jumat (23/8) lalu.

Adapun kedua mahasiswa tewas terseret ombak itu, adalah Antoni Marbun (23), asal Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut dan Bonano Yogi Napitupulu (22), warga Abepura, Kota Jaya Pura, Provisi Papua.

Namun, prosesi wisuda itu, para korban diwakili pihak keluarga yang hadir langsung di Auditorium USU untuk menerima piagamn

kelulusan dari Rektor USU, Prof. DR Runtung Sitepu, SH.Hum, Jum’at (6/9) sore. Rasa bahagia dalam suasana wisuda itu, dibalut dengan duka mendalam atas meninggalnya dua mahasiswa Fakultas Kehutanan USU tersebut.

“Di tengah kegembiraan dan rasa haru yang hadir pada kesempatan wisuda ini, keluarga besar USU juga baru saja diselimuti oleh rasa duka mendalam atas meninggalnya dua orang mahasiswa Fakultas Kehutanan USU, yakni Ananda Antoni Marbun dan Bonano Napitupulu,” ungkap Rektor saat memberikan pidato wisuda kelulusan Periode IV TA 2018/2019.

Sebelum musibah maut menimpah mereka, kedua korban terlebih dahulu sudah lulus ujian skripsi dan tinggal menunggu wisuda. Namun meninggal dunia, pihak USU tetap memproses ijazah mereka sebagai Sarjana pada Strata 1 di USU.

“Atas nama pimpinan dan segenap keluarga besar USU, saya mengucapkan turut berdukacita kepada orangtua dan keluarga kedua mahasiswa yang hadir dalam kesempatan ini. Semoga keduanya mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan,” kata Rektor dengan nada sedih.

Kemudian, satu persatu mahasiswa berprestasi dipanggil untuk mendapat piagaman kelulusan langsung diberikan oleh Rektor USU. Hal serupa dilakukan kepada keluarga mahasiswa tersebut. Antoni Marbun sendiri memiliki prestasi terbaik dengan menerima predikat Terpuji atau Cumlaude.

Leonard Marbun selaku abang kandung mengungkapkan terima kasih kepada pihak USU sudah memberikan ijazah dan turut mendoakan Antoni Marbun dalam prosesi wisuda ini. “Terima kasih kepada Rektor memberikan ijazah dan kenangan penghormatan kepada adik saya. Ini menjadi penghargaan terbaik kami,” ucap Loenard.

Leonard mengungkapkan rasa bangga terhadap almarhum adiknya tersebut, memiliki prestasi terbaik dan menuntaskan kuliahnya dengan hasil cumlaude. “Kalau orangtua tidak sanggup menghadiri wisuda ini. Saya bangga sama dia. Karena adek saya cumlaude, saya bangga namanya dipanggil menjadi suatu kebangga kami,” kata Leonard dengan raut wajah sedih.

Hal yang sama diungkapkan Eben Napitulu selaku bibi dari almarhum Bonano Yogi Napitupulu. Ia hadir bersama keluarga lain untuk menyaksikan langsung dan menerima piagam kelulusan diberikan Runtung Sitepu.

“Gak sanggup ayah, gak sanggup. Semoga ini, menjadi kejadian terakhir untuk keponakan saya. Terima kasih USU sudah memberikan kenangan terakhir. Saya datang bersama abang kandung. Sedangkan, ayah dan ibu tidak sanggup datang,” tutur Eben.

Kemudian, Rektor USU juga memberikan piagaman kelulusan kepada mantan Dara Medan, Dimita Radika dikabarkan mengalami kanker. Mahasiswa dan sarjana Fakultas Pertanian? USU itu, hadir temani kedua orangtuanya. (gus/ila)

Kembali Lakukan Pemeliharaan Jaringan, PLN UP3 Medan Optimalisasi Distribusi 4 Rayon

JARINGAN: Pemasangan tiang penyulang JTM di Desa Gunung Melayu, Asahan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik di Kota Medan, mulai hari ini, Sabtu (7/9) hingga Kamis (12/9).

Adapun pemeliharaan tersebut berada di empat rayon PLN UP3 Medan. Yakni, Rayon Medan Sunggal, Medan Johor, Medan Selatan, Medan Kota dan Medan Baru. “Keempat rayon ini kita lakukan pemeliharaan jaringan untuk optimalisasi keandalan distribusinya. Untuk wilayah lainnya juga kita lakukan secara berkala,” ujar Manager Bagian Jaringan PLN UP3 Medan, Hasudungan Siahaan, Jumat (6/9).

Hasudungan Siahaan mengatakan, adapun pemeliharaan jaringan listrik tersebut menyebabkan terjadinya pemadaman di wilayah yang tengah dilakukan pemeliharaan.

Seperti pada hari ini, terjadi pemadaman Jl.Gatot Subroto, KODAM,Jl.Sei Batang Hari,Jl.Sei Ular Baru,Jl.Setia Budi, Komplek Tasbih, Sei Asahan, Sei Blutu, Sei Serayu, Sei Bilah, Sei Wampu, Jl. Abadi, Jl. Perjuangan, Hotel Grandhika, Jl. Dr Mansyur sebagian.

Kemudian, Desa Tangkahan, Desa Bekukul, Jl. SM. Raja Sebagian, Jl. Garu I, Jl. Garu I, Jl. Selamat, Jl. Candi Biara, Jl. Kejaksaan, Jl. Mendut, Jl. Taruma, Jl. Raden Saleh Sebagian, Jl. Candi Borobudur, Jl. Imam Bonjol, Jl. Pengadilan, Jl. Diponegoro, Jl.Hangtuah, Jl. Hang Kasturi, Jl.Uskup Agung.

Selanjutnya, pada Senin (9/9), wilayah padam di Jl. Pasar Merah, Jl. Menteng II, Jl. Pendidan Komplek ASPOL, Jl. Sutomo, Jl. HM Yamin, Jl. Sei Kera, Jl. Ayahanda sebagian, Jl. Panci, Jl. Rantang, Jl.Jangka, Jl. Ceret, Jl. Sendok, Jl. Kertas, Jl. Panci, Jl. Buku.

Pada Selasa (10/9), wilayah padam di Komp. The Green Menteng, Jl. Swasembada, Jl. Menteng VII, Jl. Panglima Denai.

Sedangkan pada Rabu (11/9), wilayah padam di Jl. Balai Desa Psr XII Marendal, jln Forkat Raya, MAPOLDASU, Jl. Pendidikan, PT IKN, Perum Pondok Nusantara, Perum Oma Deli, Jl. Pertahanan, Jl. Bandrek, Jl. Adi Karya, Jl. Pasar V, Jl. Sigara gara, Kantor Camat Patumbak.

Sementara pada Kamis (12/9), wilayah padam di Jl. Besar Namorambe-Sembahe, kantor Camat Namorambe,desa Tangkahan, desa Bekukul, Jl. Ayahanda sebagian, Jl. Tinta, Jl. Kuali, Jl. Agenda, Jl.Periuk, Jl. Sampul, Jl. Pabrik Tenun, Jl. Notes, Jl. Gelas. “Pemeliharaan jaringan ini memang kami lakukan secara berkala. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ucap Hasudungan Siahaan, (rel/ila)

Bersihkan Lingkungan dan Keluarga dari Narkotika

Ilustrasi
Ilustrasi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengajak secara bersama-sama, untuk membersihkan narkotika dari lingkungan kita dan keluarga, sehingga Kota Tebingtinggi terbebas dari yang namanya narkotika.

“Kita nyatakan Kota Tebingtinggi ke depan bisa bersih dari Narkotika,”ujar Umar Zunaidi saat melakukan pemusnahan barang bukti berupa ganja sebanyak 185.069,5 gram di halaman Kantor Balai Kota Tebingtinggi bersama Polres Tebingtinggi, Jumat (6/9).

Turut hadir Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Kajari Tebingtinggi Mochamad Novel, Ketua Mui Tebingtinggi Ahmad Dalil Harahao, Ketua FKUB Abu Hasyim Siregar, para Asisten, Kepala OPD.

Umar Zunaidi mengucapkan terimakasih kepada Polres Tebingtinggi terutama kepada AKBP Sunadi beserta jajarannya dan Kasat Narkoba. “Pemusnahan ini merupakan salah satu bukti, bahwa yang pertama kita memiliki tekat untuk membasmi narkotik di Tebingtinggi. Saya berharap jangan adalagi yang menyatakan, bahwa kita tutup mata terhadap narkotik,” jelasnya.

Dikatakan Umar Zunaidi, pemusnahan narkotika ini menunjukkan di Tebingtinggi ada bandarnya, pengedar dan pemakai. “Mari lakukan penyuluhan-penyuluhan tentang bahayanya narkotika, karena kita juga bertanggungjawab, baik itu di sekolah maupun di lingkungan kita untuk bersama-sama memerangi narkotika, agar Tebingtinggi menjadi kota bebas narkotika,”tandasnya.

Sementara Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi mengajak kita untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. “Kita harus memikirkan generasi berikutnya, apakah kita mau kena efek dari narkoba ini, karena narkoba merupakan salah satu penyebab meningkatnya kejahatan,”pungkasnya. (ian/han)

Resmikan Jambore TTG XIX di Labusel, Gubsu: Semua OPD Harus Terlibat

FAJAR DAME HARAHAP/SUMUT POS TINJAU-Gubsu Edy Rahmayadi meninjau sejumlah stand di lokasi acara TTG ke-IX di Lapangan SBBK Kotapinang, Labusel.
TINJAU-Gubsu Edy Rahmayadi meninjau sejumlah stand di lokasi acara TTG ke-IX di Lapangan SBBK Kotapinang, Labusel.
FAJAR DAME HARAHAP/SUMUT POS

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah di jajaran Pemprovsu untuk mewujudkan Teknologi Tepat Guna (TTG).

“Saya berharap 49 OPD di Provsu dapat merencanakan dan memberikan bantuan-bantuan yang tepat guna, agar lebih lancar dan terwujudnya Tehnologi Tepat Guna di Sumut,”imbau Gubsu saat meresmikan Jambore TTG XIX dan Peringatan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) XV dan Pencanangan Desa Binaan Bangun Desa Mandiri Terpadu (BAMGDES MADU) tingkat Provsu, di Lapangan SBBK Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kamis (5/9).

Menurutnya, Jambore Teknologi Tepat Guna punya manfaat dalam mensejahterakan masyarakat.

“Acara yang seperti ini (TTG, red) akan kita besarkan. Sangat berguna. TTG sangat bermanfaat di seluruh kabupaten/kota untuk mensejahterakan kehidupan rakyat kita. Untuk itu, hadiah-hadiah sebagai pembangkit minat akan saya besarkan,” ujarnya.

Gubsu mengungkapkan, ada 17 jenis bantuan provinsi ke desa di daerah-daerah se-Sumut. Seperti Dinas Tarukim Provsu memberikan bantuan Rabat beton, bantuan pompa air dari Dinas Sumber Daya air, bantuan bibit ikan lele 25 ribu ekor dari Dinas Perikanan dan Kelautan, dan sebagainya.

Kemudian, tambahnya, untuk pelaksanaan TTG tahun 2020, seluruh kepala daerah se-Sumut harus dapat andil memberikan perhatian dalam menyukseskan pelaksanaan tehnologi tepat guna.

Sebelumnya, kedatangan Gubsu Edy Rahmayadi beserta rombongan disambut antusias oleh warga Kotapinang.

Acara yang berlangsung selama lima hari ini diwarnai dengan Pameran di Stand dari sejumlah kabupaten/kota se-Sumut, juga dari sejumlah perusahaan.

Selain itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga berkunjung ke Dusun Boom, Desa Sisumut sebagai Desa Binaan Provinsi 2019-2020 Bangun Desa Mandiri Terpadu (BangDes Madu) dan Dusun Boom Desa Sisumut merupakan Dusun tertinggal soal Infrastruktur dan Ekonomi nya. (mag-13/han)

Dekranasda Dairi Ikutkan Ulos Tenun Fashion Show di Belgia

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS TENUN ULOS: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Ketua Dekranasda, Romy Mariani boru Simarmata serta Plh Manager CSR PT Inalum, Irwan Prianto, saat mengunjungi para penenun ulos di Desa Silalahi I Kecamatan Silahisabungan.
TENUN ULOS: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Ketua Dekranasda, Romy Mariani boru Simarmata serta Plh Manager CSR PT Inalum, Irwan Prianto, saat mengunjungi para penenun ulos di Desa Silalahi I Kecamatan Silahisabungan.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Ulos hasil para pengrajin di Desa Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, akan diikutkan dalam ajang fashion show di Belgia yang berlangsung pada Oktober 2019 mendatang.

Demikian disampaikan ketua dewan kerajinan nasioanl daerah (Dekranasda) yang juga ketua TP-PKK Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Keleng Ate Berutu boru Simarmata di sela-sela mengunjuni lokal latih tenun ulos ramah lingkungan di Desa Silalahi I, baru-baru ini.

Hadir juga Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Plh manager CSR PT Inalum, Irwan Prianto serta dari Yayasan Merdi Sihombing. Romy menegaskan, Dekranasda dan PT Inalum serta yayasan Merdi Sihombing berkomitmen kembangkan ulos Silalahi.

Pemerintah pusat telah menetapkan Danau Toba sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, dimana Dairi yakni Kecamatan Silahisabungan bagian dari penetapan kawasan strategi pariwisata nasional yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.

Salah satu upaya yang akan dilakukan Dekranasda, adalah memberikan nilai tambah tenun ulos dengan konsep echo fashion.

“Dimana pengembangan ulos bukan hanya untuk kebutuhan adat, namun juga akan mengarah kepada fashion dan souvenir dengan tetap menjaga keaslian dan kearifan budaya lokal,”terangnya.

Selain di Belgia, pada 11 September 2019 ini, Dekranasda akan memamerkan ulos hasil penenun dari Silalahi di Balai Kartini Jakarta.

Sementara itu, Bupati, Eddy KA Berutu penasehat Dekranasda mengatakan, pengembangan kerajinan harus bersinergi antar stake holder.

Pasalnya, pembinaan meliputi banyak aspek, yakni permodalan, desain serta teknik produksi. (mag-10)

Karang Taruna Desa SukaDame, Karo, Sorot Dana Desa

.
.

KARO, SUMUTPOS.CO -Ketua Karang Taruna Desa Sukadame, Erwin Perangin-angin menegaskan akan turut mengawasi pelaksanaan proyek pengerasan jalan menuju perladangan warga di desa mereka.

Dia meminta pelaksana pekerjaan memasang plang agar warga Desa Sukadame, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, mengetahui pekerjaan tersebut.

Menurut Erwin, anggaran proyek pengerasan jalan bersumber dari anggaran dana desa (ADD). Pekerjaan pengerasan jalan sekitar 200 meter.

“Sesuai dengan fungsi kita, Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda dan tanggung jawab sosial untuk masyarakat. Maka kita berhak mengawasi setiap pembangunan di desa kita tanpa pamrih,” ujar Erwin, Kamis kemarin.

Dikatakannya, pekerjaan jalan baru berjalan sekitar dua hari lalu. Erwin mengaku baru mengetahui adanya pekerjaan jalan itu. Hanya saja, Erwin meminta pelaksana pekerjaan jalan untuk memasang plang.

“Guna diketahui warga sekitar, dan itu juga dasar ketentuan pengerjaan yang berlaku,” imbuhnya. (deo)

Gemkara Desak Ornamen Gorga di Polres Batubara Dibongkar

ist DIABADIKAN: Ketua Gemkara Khairul Muslim (enam dari kiri) bersama sejumlah pengurus PB Gemkara lainnya, diabadikan usai menggelar rapat soal pemasangan ornamen Gorga di Mapolres Batubara, Kamis (5/8).
DIABADIKAN: Ketua Gemkara Khairul Muslim (enam dari kiri) bersama sejumlah pengurus PB Gemkara lainnya, diabadikan usai menggelar rapat soal pemasangan ornamen Gorga di Mapolres Batubara, Kamis (5/8).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Gerakan masyarakat Menuju Kesejahteraan Kabupaten Batubara (Gemkara), mendesak agar ornamen Gorga di Polres Batubara segera dibongkar. Gemkara menilai pemasangan ornamen tersebut tidak mencerminkan kearifan lokal.

“Penggunaan simbolik ornamen Gorga itu tidak mencerminkan kearifan lokal, ini perlu menjadi pertimbangan oleh kapolres Batubara,” ujar Ketua Gemkara Batubara Khairul Muslim kepada Sumut Pos, Jumat (6/9).

Khairul mengungkapkan, setelah pemasangan ornamen Gorga muncul di media massa, banyak pihak menjadi berang dan diduga menyulut perasaan warga.

Bahkan kata dia, beberapa elemen dan masyarakat seperti Mambi sudah melayangkan surat protes yang dipublikasikan di media massa. “Langkah persuasif itu penting untuk dipertimbangkan sebelum persoalan ini menimbulkan keresahan masyarakat secara massif,” tegasnya.

Sikap ini pihaknya lontarkan usai menggelar rapat di RM Banyu Wangi Kecamatan Lima Puluh, Kamis (5/9).

Dalam rapat yang dihadiri Sekretaris Umum Gemkara Syarkowi Hamid, Ketua Harian Zulkarnain Achmad, Bendahara Umum Taufik Doban, Wakil Ketua Arsyad Nainggolan, Sahril Hasanel Basri serta pengurus Gemkara lainnya itu, membahas sejumlah hal penting termasuk persoalan budaya Batubara.

“Persoalan ini diharapkan disikapi dengan serius, tidak anggap sepele. Gemkara ingin solusi terbaik agar persoalan ini tidak berlarut-larut, bukan mencari siapa yang salah. Lebig baik dan bijak, bongkar secepatnya ornamen Gorga tersebut,” kata politisi Demokrat tersebut.

“Ini persoalan kearifan lokal, perlu sensifitas. Bangunan kantor Mapolres Batubara adalah fasilitas nasional, karena itu tidak perlu diberikan motif atau corak ornamen tertentu. Jangan berikan sedikit pun ruang dan potensi untuk memicu konflik sosial dan SARA,” imbuh dia.

Wakil Ketua Gemkara Arsyad Nainggolan meyakini Kapolres Batubara tentu lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi persoalan ini. Sebab, tak mungkin sekelas pimpinan tinggi Polri di Batubara itu mempertahankan kebijakan yang disadari dapat menimbulkan konflik. “Ini adalah persoalan etika, bisa diselesaikan secara sederhana,” sebutnya menambahkan dalam waktu dekat Gemkara akan menyerahkan pernyataan sikap ke Polres Batubara.

Sementara, Sahri Hasanel Basri mengajak semua pihak untuk saling menjaga kekompaan. Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, kearifan seorang tukang, tidak banyak kayu yang terbuang. (prn/han)

Dinas Pertanian Karo Uji Coba PGS Tanaman Kopi

.
.

KARO, SUMUTPOS.CO – Dinas Pertanian Kabupaten Karo melakukan uji coba percontohan pertanaman sistem PGS (pagar ganda segitiga) untuk tanaman kopi di lahan demplot Dinas Pertanian di belakang kantor Dinas Pertanian, Jalan Veteran Kabanjahe, Kamis (5/9) siang.

Uji coba PGS pada tanaman kopi tersebut dihadiri sejumlah pegawai Dinas Pertanian, UPT Pertanian Kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Ir Metehsa Purba di sela-sela acara uji coba mengatakan, bahwa uji coba ini dilakukan agar nantinya dapat diterapkan kepada petani di Karo.

“Kegiatan ini merupakan uji coba untuk kelak dapat diterapkan kepada petani di Kabupaten Karo. Juga menjadi bekal bagi petugas lapangan,” jelasnya.

Kadis Pertanian Tanah Karo menerangkan bahwa dengan sistem PGS disamping meningkatkan populasi, dapat juga ditanami dengan tanaman lain atau sistem tumpang sari.

“Kita bisa tambahi dengan tanaman Hortikultura untuk mendapatkan sistem PGS Yang mempunyai kualitas maksimal. Jenis tanaman yang disarankan adalah jenis Lamtoro S79 karena jenis tanaman ini tidak menganggu perkembangbiakan,” katanya.

Ditambahkannya lagi, bahwa semua jenis kopi cocok di tanam dengan sistem PGS.

“Semua kopi cocok, sebab ini merupakan modelnya. Tapi yang umum itu jenis kopi Komasti, Andongsari, Sigalar Utang,” tutupnya. (deo/han)

Penguatan Kasek se-Sumut Ditutup, Kasek SMK Langkat Lulus Memuaskan

ISTIMEWA/ SUMUT POS DIABADIKAN: Kepala P4TK diabadikan bersama para Kasek se-Kabupaten Langkat di sela-sela kegiatan penguataan di aula P4TK Medan.
DIABADIKAN: Kepala P4TK diabadikan bersama para Kasek se-Kabupaten Langkat di sela-sela kegiatan penguataan di aula P4TK Medan.
ISTIMEWA/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Penguatan Kepala Sekolah (Kasek) SD, SMP, SMA dan SMK se-Suma tera Utara yang berlangsung selama dua hari, telah di tutup secara resmi oleh Kepala PATK, Drs Roski Lubis MPd.

Hal itu disampaikan Ketua MKKS SMK Negeri Swasta Langkat, H. Tri Wahyu Amami MPd kepada Sumut Pos, Kamis (5/9).

Dikatakannya dari 80 peserta penguatan Kasek SD, SMP, SMA dan SMK se-Sumatera Utara, sebanyak 19 SMK Swasta di Langkat dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan.

Para Kasek yang lulus tersebut adalah Kepala SMK Harapan Stabat, SMK Harapan Babalan, SMK Paba Stabat, SMK Gotong Royong Kuala, SMK Pemnas Pangkalan Susu, SMK Al-Ikhlas Pangkalansusu, SMK Bandar Pulo Sawit Seberang, SMK Tamsis Padang Tualang, SMK Yapenmas Sei Lepan, SMK M.Yasin, Sei Lepan, SMK Triguna Dhar ma Besitang dan beberapa SMK swasta lainnya di langkat.

Menurut Ketua MKKS SMK Negeri Swsta Langkat ini, penguatan kasek ini, adalah angkatan pertama, meskipun sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan serupa.

Sebagaimana diketahui, penguatan Kasek SMK dan SMA termasuk SD dan SMP ini berpola 70 jam pelajaran, yang dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB.

Sedangkan materi yang diterima meliputi Teknik Analisa Managen, Pengelolaan Peserta Didik, Pengelolaan Keuangan.

Pengelolaan Kurikulum, Pengembangan Kewirausahaan, Sarana dan Prasarana, Rencana Pengembangan Kepropesian Berkelanjutan, Supervisi dan PKG, PK Tendik, RKS, Kepemimpinan Perubahan

“Pengelolaan Pendidikan dan Teknik, Pengembangan Sekolah berdasarkan 8 SNP,, Supervisi dan Penilaian Tendik dan Literasi Digital, diawali Pree Tes dan diakhiri Pos Tes,” kata H.Amami

Amami juga mengharapkan nantinya setelah para kasek menerima sertifikat penguatan, kiranya dapat meimplementasikan semua materi tersebut di sekolahnya masing-masing, dengan tujuan tiada lain untuk meningkatkan kwalitas baik guru maupun peserta didik termasuk tenaga kependidikan, sebagaimana harapan Kepala P4TK saat memberikan arahan pada acara penutupan. (yas/han)

Aplikasi SIMPAS PRO Diresmikan Oleh Bupati Sergai

ist PUKUL GONG: Asisten II Ekbangsos Ir H Kaharuddin bersama Kadis Poraparbud Drs Sudarno S.Sos memukul gong tanda peresmian, aplikasi SIMPAS PRO, Kamis (5/9).
PUKUL GONG: Asisten II Ekbangsos Ir H Kaharuddin bersama Kadis Poraparbud Drs Sudarno S.Sos memukul gong tanda peresmian, aplikasi SIMPAS PRO, Kamis (5/9).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai Ir H Soekirman diwakili Assisten II Ekbangsos Ir H Kaharuddin meresmikan proyek perubahan Sistem Pemanfaatan Data Prestase Atlet Prasarana Olah raga (SIMPAS PRO) berbasis elektronik Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Poraparbud) Sergai.

Peresmian itu ditandai dengan pemukulan gong sebagai tanda peresmian oleh Asisten II Ir H Kaharuddin, didampingi Kadis Poraparbud Sudarno S.Sos di Aula kantor Dinas Poraparbud Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kamis (5/9).

“Aplikasi SIMPAS PRO ini dapat mengakses seperti data atlet, pelatih, tingkat prestasi yang telah dicapai oleh para atlet, dan kejuaraan maupun kompetisi even yang telah diikuti di setiap daerah, sehingga semua data dapat ter update di dalam aplikasi ini,” kata Asisten II, Ir H Kaharuddin di sela-sela sambutannya.

Tentunya dengan adanya SIMPAS PRO berbasis elektronik ini dapat menjawab semua permasalahan kekurangan dan kebutuhan para atlet akan data-data olahraga yang ada.

Menurut Kaharuddin, dengan adanya sistem data base ini, ke depannya tidak ditemukan lagi kesimpangsiuran maupun kesalahan dalam pendataan atlet.

Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk diterapkan, agar informasi data base para atlet dapat terintegrasi. Sehingga aplikasi SIMPAS PRO ini dapat memenuhi kebutuhan data bagi stakeholder seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Sergai, Badan Olah Raga Pelajar Seluruh Indonesia, NPC, dan Cabor di Kabupaten Sergai, tutur Kaharuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Poraparbud Sergai, Drs Sudarno S.Sos mengapresiasi peresmian Aplikasi SIMPAS PRO ini, karena dapat bermanfaat bagi stekholder yang tergabung 26 Cabor yang ada diKabupaten Sergai.

“Tentunya Dinas Poraparbud sangat terbantu dengan adanya aplikasi SIMPAS PRO untuk melihat perkembangan prestasi olahraga di Sergai, sebagai salah satu nomenklatur Dinas Poraparbud Sergai. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk menyusun perencanaan hingga pelaporan tentang kebutuhan data atlet di Sergai,” kata Kadis Sudarno.

Pada kesempatan itu, Kabid Pemuda dan Olahraga Samsuddin Tarigan S.Pd,M.Pd mengatakan, aplikasi SIMPAS PRO ini dapat membantu stake holder tentang data atlet berprestasi, even kejuaraan yang diikuti, serta Cabor unggulan yang direkomendasikan untuk peningkatan sarana dan prasarana dimasing-masing Kecamatan. Sehingga sarana dan prasarana untuk ke 26 Cabor dapat ditingkatkan berdasarkan prestasi atlet yang diraih,” kata Samsuddin peserta Diklat Pim III LAN RI di Aceh. (sur/han)