25 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 5199

2 Pejabat Tinggi Pratama & 26 Pejabat Administrator Sergai Dilantik, Soekirman: Jalankan 3 Fungsi Utama ASN

Ilustrasi
Ilustrasi

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai Ir H Soekirman melantik 2 Pejabat Tingggi Pratama Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dan 24 Pejabat Administrator dan Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) di Aula Sultan Serdang kantor Bupati Sergai Sei rampah, Selasa (9/7).

Bupati Sergai, Ir H Soekirman mengatakan mutasi dan rotasi ini adalah hal yang biasa dalam suatu organisasi pemerintahan karena merupakan tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Karena itu hal ini penting untuk dipahami dan dijiwai, karena konsekuensi dari pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggung jawabkan kepada bangsa, negara dan masyarakat semata. Akan tetapi lebih dari itu dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.

Untuk itu, lanjut Soekirman, perlu dilakukan upaya peningkatan pencapaian target-target kinerja yang tercantum pada RPJMD Kabupaten Sergai 2016-2021. Terutama yang dikenal sebagai 21 peraihan, peningkatan pencapaian target kinerja harus dilakukan dengan meningkatkan akselerasi kinerja seluruh komponen pemerintah Kabupaten Sergai.

“Sebagai ASN saudara setidaknya mempunyai 3 fungsi utama, yaitu pelaksanaan kebijakan publik, pelayanan publik dan perekat dan pemersatu bangsa,”katanya.

Adapun Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik di antaranya, yakni Johan Sinaga SE, MAP menjadi Kepala dinas (Kadis) PUPR Sergai, sebelumnya Johan Sinaga menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ), Drs Sudarno S. Sos dilantik menjadi Kadis Pora Parbud Sergai, sebelumnya Sudarno menjabat sebagai Kabag Kesra Sergai.

Selanjutnya, Pejabat pengawas adminitrator di lingkungan Pemkab Sergai yang dilantik Surat Keputusan (SK) Bupati Sergai No 671/18.33/2019 adalah Sopyan Suri S.Sos sebagai Kabag LPBJ Sergai, Arianto SPd, M.Si sebagai Kabag Kesra Sergai, Ir Rudi Edwin Siregar MTP, sebagai Inspektur pembantu wilayah I Inspektorat Kabupaten Sergai, Takdir Manurung SPMP sebagai Sekretaris BP2D Kabupaten Sergai, Muahamada Surya Desa SKM, M.Kes sebagai Sekretaris Diskanla Sergai.

Kemudian Deni Rustiana S.Sos sebagai Sekretaris Dinas P2KBP2A Sergai, Dra Syahriati Lubis sebagai Sekretaris Dinas PMD Sergai, Muhamad Fadil Isa S.STP sebagai Sekretaris Dinas Kominfo Sergai, Usman Siregar SSos sebagai Sekretaris Poraparbud Sergai, Esdin Damanik SE, Camat Silindak, Drs Rudi Irwansyah MAP sebagai Camat Kotarih, Drs Beni Saragih Camat Perbaungan, Erfin Fachrurrazzi SSTP sebagai Camat Pantai Cermin, Gunawan Jaya Wardana sebagai Camat Tebing Syahbandar, Drs Edi Suryanto sebagai Sekretaris Kecamatan Tebing Syahbandar, Sudiono S.Kom sebagai Kabid Penyelenggaraan Govement Kominfo Sergai.

Richad Humisar Parulian Nainggolan S.Sos sebagai Sekcam Tebing Tinggi, Samino SPd sebagai Sekcam Dolok Merawan, Sujarno SPd sebagai Sekcam Sei Bamban, Binsar SH sebagai Kabid Keselamatan Dishub, Subkhan Ikhsan Siregar S.SiT sebagai Kabid Sarpras Perhubungan Dishub, Rahman Saleh Lubis S.ST sebagai Kabid Perencanaan dan Pengembangan RSUD Sultan Sulaiman, Raden Cici Sistiansyah S.Sos sebagai Kabid Kesbanglinmas, Jurna Elfida SE sebagai Sekcam Perbaungan, Syafruddin SE, MAP sebagai Sekcam Pegajahan, Herman Batubara S.Sos sebagai Sekcam Sipis-pis. (sur/han)

PB IKLAS Gelar Silaturahim Akbar dan Tepung Tawar Haji

ISTIMEWA SALAM: Ketua Umum PB-IKLAS Rivai Nasution menyalami calon jamaah haji asal Labusel pada acara silaturahim dan tepung tawar jamaah haji di Lapangan Teladan, Tanjung Medan, Kecamatan Kampungrakyat, Minggu (7/7).
ISTIMEWA
SALAM: Ketua Umum PB-IKLAS Rivai Nasution menyalami calon jamaah haji asal Labusel pada acara silaturahim dan tepung tawar jamaah haji di Lapangan Teladan, Tanjung Medan, Kecamatan Kampungrakyat, Minggu (7/7).

KAMPUNGRAKYAT, SUMUTPOS.CO – Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB-IKLAS) menggelar silaturahmi akbar dan tepung tawar calon jamaah haji 1440 Hijriah asal Kabupaten Labusel di Lapangan Teladan, Tanjung Medan, Kecamatan Kampungrakyat, Minggu (7/7).

Hadir pada kegiatan itu, Ketua Umum PB-IKLAS Rivai Nasution, Camat Kampungrakyat Wahdi Pohan, Kapolsek Kampungrakyat, Danramil Kampungrakyat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para calon jamaah haji dari lima kecamatan.

Pada musim haji tahun ini, jumlah jamaah yang akan berangkat sebanyak 328 orang tergabung dalam kelompok terbang 15. Rivai Nasution pada kesempatan itu mengatakan, tepung tawar atau upa-upa calon jamaah haji akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

Menurutnya, selain untuk mempertahankan budaya dan memberikan semangat kepada para jamaah, kegiatan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi, khususnya masyarakat asal Kabupaten Labusel di perantauan dengan warga di kampung halaman.

“Tahun lalu PB-IKLAS melaksanakan di Kecamatan Torgamba dan tahun ini di Kecamatan Kampungrakyat. Pada 2020 rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Silangkitang,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rivai pun meminta pemkab menggali dan melestarikan budaya asli daerah. Menurutnya, Kabupaten Labusel kaya akan budaya dan adat-istiadat, namun belum tergarap secara maksimal.

“Kabupaten Labusel memiliki beragam budaya baik itu adat, kuliner, dan lainnya. Ini harus digali dan dilestarikan, sehingga mampu menjadi identitas daerah dan memperkaya khasanah budaya Tanah Air,” katanya.

Tepung tawar tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembagian cenderamata, dan tausiah agama yang disampaikan Ustad Husni Ritonga dari Kota Medan. Dalam tausiahnya, Husni mengangkat tema tentang “Nikmat Paling Bahagia adalah Bertemu Allah”. (adz)

Jalan Pangkalansusu Rusak Parah

Ilustrasi
Ilustasi jalan rusak
Ilustrasi

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Masyarakat yang berdomisili di sepanjang Jalan Pangkalan Susu, Kelurahan Beras Basah, mengeluhkan perbaikan jalan mereka yang rusak parah.

“Sudah belasan tahunan tak diperbaiki. Padahal hanya tinggal beberapa kilometer saja yang belum diaspal. Sementara jalan dari simpang 3 Pangkalansusu hingga ke kantor PLN sudah diaspal,”keluh Aslamuddin, warga sekitar kepada Sumut Pos, Rabu (10/7).

Dikatakan Aslamuddin, akibat rusaknya badan jalan tersebut, beberapa pengendara yang melintasi, sering mengalami kecelakaan. “Siapun yang melintasi jalan ini, pasti tidak nyaman,”sambung Bu Ida, warga sekitar lainnya.

Sementara itu, Camat Pangkalansusu T Fahrizal Azmi SSos mengaku telah mengetahui rusaknya badan jalan yang dikeluhkan warga tersebut.

Diakui Fahrizal, Jalan Pangkalansusu merupakan jalan provinsi. Pun begitu, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Pemrovsu terkait rusaknya badan jalan tersebut. “Dalam musrenbang sudah kita usulkan untuk dilakukan perbaikan. Pihak Pemprovsu juga kabarnya akan melakukan perbaikan tahun ini. Mudah-mudahan jalan tersebut segera diaspal,” tandasnya. (yes)

Asbes Plafon Disdukcatpil Binjai Ambruk

teddy akbari/sumut pos AMBRUK: Asbes Plafon gedung Disdukcatpil Kota Binjai ambruk, meski baru direnovasi.
AMBRUK: Asbes Plafon gedung Disdukcatpil Kota Binjai ambruk, meski baru direnovasi.
teddy akbari/sumut pos AMBRUK: Asbes Plafon gedung Disdukcatpil Kota Binjai ambruk, meski baru direnovasi.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Baru hitungan bulan selesai direnovasi, asbes plafon Gedung Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Binjai, ambruk.

Ambruknya asbes yang berada tepat di ruang pelayanan kependudukan itu, sudah menjadi pemandangan masyarakat Binjai saat berurusan di Disdukcatpil itu.

Pun begitu, asbes plafon yang bolong itu tak kunjung diperbaiki.

Kondisi itupun menimbulkan kecemasan bagi masyarakat, apabila plafon lainnya ambruk juga.

Menanggapi kerusakan asbes plafon tersebut, Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcatpil Binjai, Upik Sarimanah juga mengaku cemas.

Padahal, kata Upik, renovasi Gedung Disdukcatpil dilakukan pada tahun 2018. Rusaknya asbes plafon tersebut diduga bermula dari air hujan yang masuk dari atap gedung yang bocor. “Jika hujan, air masuk,”kata Upik.

Upik pun menduga pengerjaan proyek renovasi gedung Disdukcatpil tidak profesional.

“Ada kecemasan pribadi bagi saya, takut warga yang kena dampaknya,” tandasnya. (ted/han)

Semarakkan HUT ke-59 Adhyaksa, 176 Anak Kurang Mampu Sunat di Kejari Deliserdang

batara/sumut pos SUNAT MASSAL: Kajari Deliserdang Harly Siregar melihat anak tak mampu menjalani sunat massal yang digelar Kejari Deliserdang.
SUNAT MASSAL: Kajari Deliserdang Harly Siregar melihat anak tak mampu menjalani sunat massal yang digelar Kejari Deliserdang.
batara/sumut pos SUNAT MASSAL: Kajari Deliserdang Harly Siregar melihat anak tak mampu menjalani sunat massal yang digelar Kejari Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 176 anak-anak kurang mampu dan 50 pendonor ikut meramaikan acara peringatan hari Bahkti Adhyaksa ke-59 dan HUT ke-19 Ikatan Adhyaksa Darma Karini Kejaksaan Negeri Deliserdang yang digelar di di Aula Kejaksaan Negeri, Deliserdang, Selasa (9/7).

Kejari Deliserdang Harly Siregar SH didampingi Kasi Intel Muhamad Iqbal SH menyebutkan, warga yang ikut sunat massal berasal dari beberapa kecamatan di Deliserdang, diantaranya Percut Seituan, Labuhan Deli, Pancur batu, Lubukpakam, Pagar Merbau, Tanjung Morawa dan ada juga dari Kecamatan Perbaungan Serdangbedagai.

Masih kata Harly, kegiatan yang dilaksanakan adalah bagian dari kegiatan sosial dalam rangka hari bakti sosial HUT ke-59 Adhyaksa dan HUT ke-19 Ikatan Adhyaksa Darma Karini.

Harly menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat dalam membantu orang kurang mampu juga sebagai bentuk kerja sama dengan RSUD Deliserdang, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang yang turut berpartisipasi dengan memberikan bantuan medis dalam terselenggaranya kegiatan ini ada 25 tenaga dokter dan perawat. (btr/han)

Upacara Peringatan HUT ke-73 Bhayangkara, Terbit Rencana: Polri Jangan Cepat Puas

ISTIMEWA PENGHARGAAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA didampingi Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan memberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi.
ISTIMEWA
PENGHARGAAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA didampingi Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan memberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan HUT ke-73 Bhayangkara Tahun 2019 yang digelar di Lapangan Bola Kaki Polsek Kuala, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Rabu (10/7).

Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyampaikan amanat Presiden RI Ir H. Joko Widodo, atas nama rakyat bangsa dan negara Indonesia, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-73, kepada seluruh anggota dan keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, di mana pun bertugas.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Bupati juga mengajak, agar momentum yang baik ini, untuk mendoakan para personel Polri yang gugur dalam tugas memelihara keamanan negara. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan balasan atas seluruh pengorbanan, perjuangan, dan pengabdian, serta memberikan kesabaran dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selanjutnya, menjelaskan, bahwa kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah.

“Berbagai capaian tersebut, saya harap tidak membuat institusi Polri cepat berpuas diri. Namun sebaliknya, menjadi motivasi dan inspirasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Usai upacara yang dikomandoi Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Bram Candra, Bupati Langkat didamping Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan beserta para pejabat tinggi Polres Langkat dan Pemkab Langkat, melepaskan balon ke udara sebagai tanda peringatan hari Bhayangkara.

Pada acara resepsi syukuran itu, Bupati Langkat juga memberikan selamat dan apresiasi kepada personel Polres Langkat yang berprestasi dengan menyerahkan piagam penghargaan. Dilanjutkan, Kapolres Langkat memberikan cendramata kepada para personel Polres Langkat yang memasuki Purnabakti, serta pemberian nasi tumpeng kepada personel tertua dan termuda.

Kapolres Langkat dikesempatan itu menyampaikan sambutan Kapolri Jenderal H. M Tito Karnavian, bahwa tiga tahun implementasi program PROMOTER telah menunjukan hasil yang baik. Kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat. Pada tahun 2016 Polri termasuk dalam institusi dengan kepercayaan publik rendah.

Namun saat ini berdasarkan hasil survei oleh berbagai lembaga yang kredibel, Polri berada di tingkat 3 besar lembaga yang di percaya publik setelah KPK dan TNI. (bam)

Disbudpar Langkat Gelar Lomba Tari Zavin

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat akan menggelar lomba seni tari Zavin dalam acara Festival Budaya Pantai Timur tahun 2019 di Lapangan Gotong Royong Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, mulai tanggal 12, 13 dan 14 Juli tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Nur Elly Heriani Rambe MM melalui Kabib Pariwisata, Puan mengatakan, kegiatan Festival Budaya Pantai Timur tahun 2019 merupakan gawean dari Dinas Pariwisata Provinsi.

Namun karena lokasinya berada di Kabupaten Langkat, sehingga Dinas Pariwisata Langkat ditunjuk sebagai tuan rumah. “Kalau persiapan, sejauh ini sudah 75 persen dan akan segera rampung. Kita berharap semua berjalan lancar dan tanpa ada hambatan sedikitpun,” katanya.

Dalam pagelaran nanti, lanjut Puan, pihaknya akan menggelar lomba tari Zavin dengan memperebutkan total hadiah Rp76 juta.

Selain itu, sambungnya, Festival Budaya Pantai Timur tahun 2019 ini juga menyuguhkan berbagai kuliner asli daerah dan nasional, musik modern dan tradisional serta tarian etnik. Kemudian, pameran hasil kerajinan tangan asli daerah.

Tari Zapin adalah tarian adat khas Riau, yang jika diruntut dari sejarah merupakan sebuah akulturasi dua kebudayaan, yakni budaya Arab dan budaya Melayu pada masa lalu. Akulturasi ini terjadi karena banyaknya orang-orang yang berasal dari wilayah Arab tinggal di daerah Riau.

Tari Zapin ini adalah jenis tari berpasangan yang dipertunjukkan dalam berbagai acara dan hiburan masyarakat.

Tidak hanya di wilayah Riau, tarian ini juga dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Selain itu, karena kepopulerannya, tarian ini dikenal hingga ke luar negeri, yakni Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. (bam)

Kejari Binjai Didesak Segera Sidangkan 9 Oknum ASN

TEDDY/SUMUT POS KOSONG: Ruang kerja Ismail Ginting kosong saat disambangi Sumut Pos, Rabu (10/7).
TEDDY/SUMUT POS
KOSONG: Ruang kerja Ismail Ginting kosong saat disambangi Sumut Pos, Rabu (10/7).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai kembali didesak untuk menyidangkan 9 dari 11 tersangka dugaan korupsi pengadaan alat peraga SD Tahun Anggaran 2012. Setelah didesak pengamat hukum, kali ini desakan datang dari kalangan legislatif.

ANGGOTA DPRD Kota Binjai, Rudi Alfahri Rangkuti mendesak agar 9 oknum ASN yang sudah ditetapkan tersangka untuk ditahan dan menyeret mereka untuk diadili. Jangan berlarut-larut sehingga seolah-olah melakukan pembiaran terhadap mereka.

“Kejaksaan harus segera melimpahkannya ke pengadilan. Masa’ yang lain sudah dilimpahkan, kenapa yang ini belum. Ada apa?” kata Rudi, Rabu (10/7).

Kejari Binjai diduga hanya mengorbankan dua tersangka saja yang diseret ke PN Tipikor Medan. Kedua tersangka masing-masing, Bagus Bangun selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan Direktur CV Aida Cahaya Lestari Dodi Asmara. Keduanya sudah berstatus terpidana dengan vonis majelis hakim selama 14 bulan kurungan penjara.

“Kenapa sampai sekarang belum juga. Jangan membuat kecemburuan sosial,” tambah Ketua DPD PAN Kota Binjai ini.

Meski sudah mengembalikan kerugian negara, menurut dia, tak menghapus pidana terhadap sisa 9 oknum ASN tersebut. Jika memang mau menghentikan proses penyidikan, Rudi meminta agar Kejari Binjai menyampaikannya secara terbuka.

“Jaksa harus transparan lah. Kalau memang ditutup (kasusnya) karena sudah mengembalikan, sampaikan secara terbuka. Pemulangan uang kerugian negara tidak menghapus pidana, itu diatur dalam UU Tipikor,” kata Rudi yang lolos sebagai Anggota DPRD Sumut periode 2019-2024 ini.

Menanggapi hal ini, Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar menyatakan, 9 oknum ASN tersebut masih dalam proses penyidikan. Berdasarkan fakta persidangan majelis hakim PN Tipikor Medan, kata Victor, hanya Bagus Bangun dan Dodi Asmara yang benar terlibat.

“Titik terang terhadap mereka dua. Kerugian (negara) juga sudah nol. Kami bukan biarkan perkara ini, tapi berproses,” kata Victor.

“Intinya adalah berproses secara bertahap. Kami belum mendapat salinan putusannya, baru petikan putusan PN. Bagus Bangun dan Dodi Asmara sudah inkrah, mereka tidak banding,” sambung mantan Kasubdit Tipikor Kejagung ini.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai, Amir Hamzah pun tidak dapat bersikap. BKD tidak dapat memberi teguran atau sanksi terhadap mereka.

Pasalnya, mereka belum menyandang status terpidana yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Karenanya, BKD Binjai menunggu hasil proses hukum terhadap mereka oleh Kejaksaan dan Pengadilan Negeri.

“Proses hukum enggak ada ke kami, di kejaksaan. Statusnya masih tersangka. Betul atau salahkan nanti di Pengadilan Negeri,” ujar dia, kemarin (9/7).

“Sekarang dia (IG) kerja rutin seperti biasa. Apa yang mau kami tegur. Masalahnya di kejaksaan, kami enggak bisa campur tangan,” tambah Amir.

IG, kata Amir, sejauh ini tetap berdinas sebagai Kadis Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai. Namun saat didatangi, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Binjai ini tak berada di kantornya.

Begitu juga saat disambangi ke rumahnya di Kelurahan Berngam, Binjai Kota. Mobil dinas Toyota Innova yang dipinjampakaikan kepada Ismail tak terlihat.

Diberitakan sebelumnya, Pengamat Hukum Muslim Muis menilai, ada niat tak baik atau dugaan kongkalikong antara Kejari dan Pemko Binjai. Sebab, Ismail Ginting sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 Maret 2018 silam. Tapi hingga kini, perkaranya jalan di tempat.

Karenanya, dia menduga, ada unsur kesengajaan maupun pembiaraan kasus agar Korps Adhyaksa tak serius melanjutkan perkaranya.

“Ini menunjukkan tidak ada niat baik menyelesaikan masalah. Patut kita pertanyaan kredibilitas mereka. Kalau itu sengaja, maka itu pembiaran. Penegak hukum yang melakukan pembiaran bisa dibilang penjahat juga,” tegas Muslim Muis.

Diketahui, Ismail Ginting ditetapkan tersangka pada tahap pertama dengan dua orang lainnya. Masing-masing Bagus Bangun selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan rekanan pelaksana pengadaan barang dan jasa, Direktur CV Aida Cahaya Lestari, Dodi Asmara.

Bagus dan Dodi sudah menjalani sidang dan divonis 14 bulan penjara oleh Majelis Pengadilan Negeri Tipikor Medan. Tahap II penyidik menetapkan 8 tersangka.

Mereka masing-masing, Joni Maruli, Arapenta Bangun, Hendra Sihotang, Olivia Agustina, Erinal Nasution, Rosmiani, Rahmat Soleh dan Ahmad Rizal.

Mereka belum ditahan. Pengadaan alat peraga ini dilakukan Disdik Kota Binjai yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus dengan pagu sebesar Rp1,2 miliar tahun anggaran 2012. Modusnya dana itu digelembungkan. (ted/ala)

Kenalan Melalui Medsos, Sekeluarga Kompak Tipu TKW

Teguh Kristihyono
ist/SUMUT POS Teguh Kristihyono
Teguh Kristihyono
ist/SUMUT POS
Teguh Kristihyono

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kasus penipuan melalui media sosial (Medsos) masih saja terjadi di masyarakat. Kali ini, seorang tenaga kerja wanita (TKW) bekerja di Arab Saudi menjadi korban, uang senilai Rp207 juta dikuras pelaku yang telah menipunya.

Korbannya adalah, Dina Laila (36) warga Jalan Bersama, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Kasus penipuan itu telah dilaporkan wanita ini ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

Berdasarkan laporan dengan nomor STTLP/207/VII/2019/SPK-Terpadu. Pelakunya, Teguh Kristihyono (38) warga Jalan Cingwan, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan telah diamankan polisi, Rabu (10/7).

Ceritanya, Dina yang sudah bekerja di Arab Saudi berkenalan dengan pelaku melalui facebook pada 3 Maret 2018. Dari perkenalan itu, pelaku mengaku seorang pegawai mengajak korban untuk berpacaran jarak jauh.

Dina pun yakin, mereka pacaran. Selama menjalin hubungan asmara jarak jauh, pelaku yang sehari-hari tidak punya pekerjaan mengaku akan menikahi wanita itu. Lantas, pelaku meminta uang kepada korban, tanpa curiga korban mengirim uang kepada pelaku.

“Dia meminta uang, katanya untuk biaya hidup kami menikah nanti. Makanya saya kirim,” kata Dina.

Karena sering meminta uang, Dina pun mulai curiga tidak mengirimkan uang lagi kepada pelaku. Namun, pelaku mengancam akan menyebarkan video bugil ke media sosial.

Korban pun terpaksa memenuhi permintaan pelaku hingga mengirim uang senilai Rp207 juta kepada pelaku.

Karena merasa tertipu, Dina memilih cuti pulang ke kampung halamannya. Setiba di Medan, ia bersama keluarga melaporkan kasus pemerasan dan penipuan itu ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

“Selama hubungan jarak jauh, setiap kali dia minta uang saya seperti terhipnotis makanya saya kirim. Setelah sadar saya ditipu, makanya saya pulang buat laporan ke polisi,” ungkap Dina Laila.

Polisi yang menerima laporan itu melakukan penyelidikan. Ternyata pelaku melakukan aksinya berasama orangtua dan abangnya. Pelaku diringkus polisi di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra dikonfirmasi membenarkan pelaku sudah mereka amankan. Untuk saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk memastikan keterlibatan pelaku lain.

“Pelaku sudah kita amankan, sejumlah barang bukti sudah kita amankan, kita masih lakukan pengembangan,” katanya.(fac/ala)

Mobil Rombongan Pesta Tabrakan di Lae Pondom, 1 Tewas, 8 Luka Berat

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Dairi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan beruntun bus pengangkut rombongan pesta di kawasan hutan lindung Lae Pondom, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Rabu (10/7).
OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Dairi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan beruntun bus pengangkut rombongan pesta di kawasan hutan lindung Lae Pondom, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Rabu (10/7).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Dairi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan beruntun bus pengangkut rombongan pesta di kawasan hutan lindung Lae Pondom, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Rabu (10/7).

SUMBUL, SUMUTPOS.CO – Dua unit mini bus membawa rombongan pesta dari Siantar tujuan Sidikalang mengalami kecelakaan di jalan nasional Sidikalang-Medan. Tepatnya, di kawasan hutan Lae Pondom, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi.

KECELAKAAN beruntun itu melibatkan 3 mobil. Antara lain, 2 unit mobil rombongan pesta serta 1truk.

Kanit Laka Polres Dairi, Bripka Poltak Aritonang menjelaskan, peristiwa itu terjadi Rabu (10/7) sekira pukul 10.30 WIB. Akibat musibah itu, salah satu penumpang dari rombongan pesta, Lamsaria boru Napitupulu (38) tewas di tempat. Sedangkan 8 orang lainnya menderita luka berat dan puluhannya lainnya dilarikan ke rumah sakit.

“Mobil yang terlibat kecelakaan truk Hino BL 8984 E dikemudikan Erwanda (32) warga Aceh Barat. Truk Hino kontra dengan mobil penumpang umum (MPU) Isuzu BK 7003 TM yang dikemudikan Ronal Nadapdap (32) serta MPU Isuzu BK7005 TM dikemudikan Borotan Hutagaol (40),” ujar Poltak di Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul , Rabu (10/7).

Dijelaskan Poltak, pagi itu 2 unit mobil mengangkut rombongan pesta dari Siantar itu meluncur dari arah Medan menuju Sidikalang.

Di jalan lurus, bus yang dikemudikan Ronal Nadapdap meluncur dengan kecepatan tinggi dan berjalan ditengah jalan. Tiba di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan Erwanda (bermuatan karet) meluncur dari arah Sidikalang menuju Medan. Erwanda juga memacu truknya dengan kecepatan tinggi.

“Diduga truk yang dikemudikan Erwanda masuk beram dan banting stir ke kanan. Kemudian menabrak bagian belakang mobil dikemudikan Ronal dan menyebabkan mobil Ronal terbalik,” jelas Poltak.

Sementara dari belakang, bus yang dikemudikan Borotan Hutagaol menghantam bagian depan truk. Bus yang dikemudikan Borotan terbalik dan ringsek.

“Jumlah semua penumpang di dua mobil sebanyak 40 orang. Semua korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Sidikalang, Puskesmas Tanjung Beringin dan Sumbul. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Efarina Kabanjahe,” jelas Poltak.

Poltak mengatakan, barang bukti akan diamankan di Mapolres Dairi. Sedangkan korban meninggal dunia sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Beberapa korban yang ditemui di Puskesmas Tanjung Beringin awalnya mengaku tidak ada firasat apa pun.

“Kami berangkat dari Siantar jam 7 pagi,” ujar salah satu korban, Nurlince boru Siregar (57) saat ditemui, Rabu (10/7) siang.

“Kami menumpang dua mobil rombongan. Rencananya mau menghadiri pesta Marga Sinurat dengan Boru Situmorang di Sopo Godang HKBP, Jalan Gereja Sidikalang,” sambung

warga Jalan Mupakat Kiri, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara ini.

Senada diungkap korban lain, Derliana boru Tamba. Akibat kejadian itu, tangan kanan Derliana terkilir.

“Awalnya bus kami berjalan baik,” tuturnya.

Menurutnya, korban tewas Lasmaria boru Napitupulu duduk di kursi persis di belakang sopir bersama putranya, Heri Purba (3).

“Tapi anak Boru Napitupulu tidak meninggal,” pungkasnya.(mag-10/ala)