Home Blog Page 52

Baharuddin Rombak Pejabat Batubara

LANTIK: Bupati Batubara Dr H Baharuddin Siagian SH MSi dan Wakil Syafrizal SE MAP saat melantik Pejabat Batubara, Selasa, (5/5).Foto.Liberti H Haloho.
LANTIK: Bupati Batubara Dr H Baharuddin Siagian SH MSi dan Wakil Syafrizal SE MAP saat melantik Pejabat Batubara, Selasa, (5/5).Foto.Liberti H Haloho.

BATU BARA – Bupati Batubara H Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal melakukan perombakan besar-besaran terhadap jajaran pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara, Selasa (5/5). Perombakan mencakup sejumlah posisi penting, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) hingga pejabat administrator (eselon III).

Berdasarkan informasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batubara, pelantikan telah dilakukan dengan melibatkan sejumlah pejabat yang menempati posisi baru maupun rotasi jabatan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemkab Batubara menegaskan, rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna mendorong percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Ada pun pejabat baru yang diangkat di antaranya:

Rusian Heri menjadi Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Batubara. Attaruddin  menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia di Setda.

Susilistiawati Ritonga menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan pada Setda.

Syahdama Yanto  menjadi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Muliadi menjadi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Budi Iswan Sinaga menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan lainnya. (lib/azw).

Perkuat Infrastruktur Desa, Brimob Sumut Perbaikan Jembatan Gotting

PERBAIKAN JEMBATAN: Personel Batalyon C Satbrimob Polda Sumut saat melaksanakan kegiatan perbaikan Jembatan Gotting, di Desa Purbasinomba, Kecamatan Siborongborong, Taput. (Istimewa/Sumut Pos)
PERBAIKAN JEMBATAN: Personel Batalyon C Satbrimob Polda Sumut saat melaksanakan kegiatan perbaikan Jembatan Gotting, di Desa Purbasinomba, Kecamatan Siborongborong, Taput. (Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN – Personel Batalyon C Satuan Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Satbrimob Polda Sumut) melaksanakan kegiatan perbaikan Jembatan Gotting, di Desa Purbasinomba, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuliutara (Taput), Senin (4/5). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap infrastruktur desa yang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, Danton III Kompi 1 Batalyon C, Ipda Erbet Simanjuntak bersama personel lainnya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kepala desa serta pihak Pekerjaan Umum (PU), guna memastikan proses perbaikan berjalan terarah dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Sejumlah pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan area sekitar mess, pembuatan aliran air di sekitar posko jembatan, hingga pembuatan rangka besi sebagai bagian dari struktur perbaikan. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan kerja sama tim serta memperhatikan aspek keselamatan.

Selain fokus pada perbaikan fisik, kehadiran personel juga membawa pendekatan humanis dengan melibatkan komunikasi aktif bersama masyarakat setempat. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun rasa kebersamaan serta memperkuat hubungan antara aparat dan warga.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses yang aman dan layak. Sinergi dengan warga dan pemerintah setempat menjadi kunci agar hasilnya dapat dirasakan bersama,” ujar Erbet.

Ia berharap, perbaikan jembatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas sosial lainnya.

“Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan,” imbuhnya.

Melalui upaya ini, Brimob Sumut menunjukkan peran aktif tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (dwi/azw)

Lapas Binjai Study Tiru Ternak Telur Puyuh

STUDY TIRU: Kalapas Binjai Mochamad Mukaffi (kemeja putih) saat melakukan study tiru bersama jajaran ke peternak telur puyuh. (Istimewa/Sumut Pos)
STUDY TIRU: Kalapas Binjai Mochamad Mukaffi (kemeja putih) saat melakukan study tiru bersama jajaran ke peternak telur puyuh. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai menunjukkan semangatnya untuk membina wargabinaan mereka. Jajaran Lapas Binjai melakukan study tiru ke peternak telur puyu, belum lama ini.

Langkah ini sebagai bentuk upaya peningkatan keterampilan dan wawasan kerja bagi wargabinaan. Kalapas Binjai Mochamad Mukaffi yang memimpin langsung study tiru bersama jajaran.

Dia juga aktif mendengar arahan dan motivasi dalam menyerap ilmu serta pengalaman dari lokasi pembelajaran dengan maksimal. Dalam kesempatan ini, jajaran Lapas Binjai melakukan pengamatan langsung terhadap proses budidaya puyuh.

Mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan, pengelolaan kesehatan ternak hingga proses panen telur puyuh yang bernilai ekonomis tinggi. Selain itu, Lapas Binjai juga diberi pemahaman terkait manajemen usaha peternakan agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri di kemudian hari.

Kalapas menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian. Tujuannya, untuk membekali wargabinaan dengan keterampilan produktif.

“Harapannya melalui study tiru, wargabinaan dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dan mampu mengimplementasikan sebagai bekal, setelah kembali ke tengah masyarakat,” kata Mukaffi, Senin (4/5/2026).

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat pembelajaran serta komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Binjai. (ted/ila)

Ketua TP PKK Siantar Soroti Infrastruktur PAUD

Ny Liswati suapi anak PAUD.
Ny Liswati suapi anak PAUD.

SIANTAR— Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematangsiantar Liswati Wesly Silalahi, menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah PAUD di Kecamatan Siantar Marihat, Selasa (05/05/2026).

Dalam kunjungan yang juga diwarnai suasana hangat dan penuh keakraban itu, Liswati tidak hanya meninjau kondisi sekolah, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para siswa PAUD-Sanggar Anak Balita (SAB). Ia bahkan sempat menyuapkan makanan kepada anak-anak sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang.

Kunjungan dimulai dari PAUD SAB Kelurahan Suka Raja, di mana Liswati disambut antusias melalui yel-yel ceria dari para siswa. Suasana semakin hidup ketika ia mengajukan pertanyaan sederhana seputar huruf abjad, yang dijawab dengan penuh semangat oleh anak-anak.

Sebagai bentuk apresiasi, setiap siswa yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa susu dan roti. Momen tersebut disambut gembira oleh para peserta didik.

Dari lokasi tersebut, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke PAUD SAB Kelurahan BP Nauli. Di sekolah kedua ini, suasana serupa kembali terlihat, dengan anak-anak yang aktif mengikuti sesi tanya jawab dan menerima hadiah susu dari Ketua TP PKK.

Usai rangkaian kunjungan, Liswati menekankan pentingnya perhatian terhadap fasilitas dan infrastruktur PAUD agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.

Ia meminta agar dilakukan evaluasi serta pengadaan sarana pendukung pendidikan anak usia dini, termasuk ruang belajar yang layak, alat peraga edukatif, serta fasilitas penunjang lainnya. Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada perwakilan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Rodearni M Purba.

Menurut Liswati, PAUD merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak sejak dini, sehingga harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Siantar Marihat, Pedi Arianto Sitopu, Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Siantar Marihat Evi Pedi Sitopu beserta jajaran pengurus, serta para lurah setempat.

Dalam kesempatan itu, para pejabat daerah juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut. (pra/ila)

PT Dairi Prima Mineral Bersama Pemkab Dairi, Sosialisasikan Persetujuan Adendum AMDAL

FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala dan unsur Forkopimda, foto bersama saat menghadiri sosialisasi persetujuan adendum AMDAL PT DPM di hotel Beristera, Sitinjo, Selasa (5/5).istimewa.
FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala dan unsur Forkopimda, foto bersama saat menghadiri sosialisasi persetujuan adendum AMDAL PT DPM di hotel Beristera, Sitinjo, Selasa (5/5).istimewa.

DAIRI — PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi menggelar sosialisasi publik terkait persetujuan adendum Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Kegiatan sosialisasi berlangsung selama dua hari, yakni Selasa–Rabu (5–6/5), dengan tiga sesi pertemuan di lokasi berbeda. Sesi pertama digelar di Hotel Beristera Sitinjo pada Selasa (5/5), sementara sesi lanjutan berlangsung di Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga pada Rabu (6/5).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Dairi, perwakilan dinas terkait, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan lainnya.

 Chief Legal and External Relations Officer PT Dairi Prima Mineral Radianto Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan transparansi kepada para pemangku kepentingan.

Menurutnya, sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait adendum Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan (SKKL) AMDAL PT DPM yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup melalui Keputusan Nomor 1437 pada Maret 2026.

“Persetujuan adendum AMDAL ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memastikan operasional pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Radianto.

 Radianto menjelaskan bahwa dokumen AMDAL tersebut menegaskan komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan hidup dalam setiap tahapan operasional pertambangan.

Salah satu poin penting dalam adendum tersebut adalah penerapan metode backfilling atau pengisian kembali rongga bekas tambang sebagai solusi utama pengelolaan limbah tailing, menggantikan rencana penggunaan fasilitas penyimpanan tailing (Tailings Storage Facility/TSF).

Metode ini dinilai lebih aman karena dapat meminimalkan risiko lingkungan dalam jangka panjang serta mendukung proses pemulihan lahan pascatambang. “Ini sejalan dengan praktik terbaik dalam industri pertambangan berkelanjutan,” jelasnya.

  Radianto menegaskan bahwa seluruh desain operasional PT DPM mengacu pada prinsip Good Mining Practices, yang mencakup pengelolaan limbah secara bertanggung jawab, pemantauan lingkungan berkelanjutan, serta pengendalian dampak lingkungan secara ketat.

Selain itu, perusahaan juga mengintegrasikan rencana reklamasi dan pascatambang sejak tahap awal kegiatan operasional. “Pendekatan ini memastikan bahwa kegiatan pertambangan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada pemulihan lingkungan,” ujarnya.

 PT Dairi Prima Mineral juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam proses sosialisasi tersebut.

Perusahaan berharap, setelah seluruh proses perizinan dan sosialisasi berjalan, kegiatan operasional dapat segera dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah maupun nasional.

“Kami berharap keberadaan proyek ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dairi serta perekonomian nasional,” pungkas Radianto. (rud/ila)

Medan Jadi Pilot Project Pembangunan BRT, Rico Waas Siap Tancap Gas

PERTEMUAN: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Wass saat pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat.
PERTEMUAN: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Wass saat pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat.

MEDAN – Sebagai kota yang ditunjuk menjadi pilot project pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi proyek strategis ini, demi menghadirkan transportasi massal yang modern dan efektif di ibu kota Provinsi Sumut.

Penegasan itu kembali disampaikan Rico Waas saat melakukan pertemuan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI dan perwakilan dari World Bank di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).

“Proyek ini bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan bagian dari visi misi saya untuk membangun sistem transportasi yang efektif dan modern di Kota Medan,” kata Rico Waas optimis.

Dalam pertemuan itu, Rico Waas mengungkapkan bahwa Kota Medan masih membutuhkan tambahan armada yang signifikan hingga sebanyak 183 bus, untuk menambah bus yang sudah beroperasi saat ini.

​”Saat ini kita punya 60 bus eksisting, namun kita butuh 183 bus lagi. Saya lebih prepare untuk membeli bus agar pelayanannya maksimal. Kami akan kalkulasi dengan benar dan pengadaannya dilakukan secara bertahap,” ujar Rico Waas.

​Menyadari bahwa pembangunan infrastruktur di tengah kota seringkali memicu kepadatan lalu lintas, Rico Waas telah menyiapkan langkah antisipatif. Pemko Medan secara intensif berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memetakan titik-titik rawan macet, terutama di pusat kota.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Kepolisian agar dapat solusi mengatasi titik-titik kemacetan yang timbul selama pembangunan BRT,” bilang Rico Waas.

Mengingat pembangunan BRT ini demi kepentingan masyarakat, orang nomor satu di Pemko Medan itu mengharapkan dukungan penuh masyarakat agar proyek ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Mari kita saling mendukung untuk kepentingan masyarakat, apalagi ini adalah pilot project, kami berharap masyarakat juga ikut mendukungnya,” harapnya.

Sebelumnya, Kasubbid Angkutan Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI Andi Faizah Arsal melaporkan kesimpulan dari hasil rapat yang telah dilakukan. Ada beberapa poin penting yang dirangkum diantaranya status kesiapan kota Medan sebagai Pilot Project pembangunan BRT yang dinyatakan telah siap. Lalu penajaman skema pendanaan, tanggung jawab, hingga deadline pembangunan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, Kota Medan harus bisa menjadi kota percontohan bagi daerah lain,” ungkapnya.

​Sementara itu, Nupur Gupta dari World Bank memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Ia optimis proyek ini akan tuntas tepat waktu pada tahun 2027.

“Semua sudah berada di jalur yang tepat. Peran pemerintah daerah sangat krusial dalam menjamin kelancaran proyek ini,” kata Nupur.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa catatan teknis untuk menyempurnakan pembangunan BRT yang nantinya akan menjadi primadona transportasi massal di Kota Medan.

Sebagai penutup, Rico Waas menyatakan akan turun langsung mengawal proyek ini.

“Apapun yang menjadi kendala, sampaikan kepada saya, kami akan segera mencari solusinya,” pungkasnya. (map/ila)

Korea Selatan Juara Uber Cup 2026

Korsel juara Uber Cup 2026. (Dok. An Se Young)
Korsel juara Uber Cup 2026. (Dok. An Se Young)

JAKARTA – Tim putri Korea Selatan sukses merebut gelar juara Uber Cup 2026. Kepastian itu didapat setelah An Se Young dan kawan-kawan bungkam Tiongkok 3-1 pada partai final dalam laga yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Minggu (3/5).

An Se Young yang turun di partai pertama membuka laju Korea Selatan dengan manis. Ratu bulutangkis dunia itu sukses membuka keunggulan Korea Selatan atas China.

An Se Young tampil sangat dominan melawan Wang Zhi Yi. Pemain nomor satu dunia itu bungkam wakil Tiongkok dalam dua gim langsung dengan skor 21-10, dan 21-13.
Advertisement

Sayangnya momentum positif Korea Selatan harus terhenti di partai kedua, yang dimainkan sektor ganda. Duet Jeong Na Eun/Lee So Hee menelan kekalahan dari Liu Sheng Shu/Tan Ning dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, dan 12-21. Hasil ini membuat kedua tim bermain imbang 1-1.

Kemudian partai ketiga dimainkan lewat tunggal putri. Kim Ga Eun dipercaya tampil menghadapi pemain ranking empat dunia asal Tiongkok, Chen Yu Fei.

Secara mengejutkan, Kim Ga Eun berhasil bungkam Chen Yu Fei dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, dan 21-15. Kemenangan yang diraih pemain ranking 17 dunia itu sekaligus membawa Korea Selatan berbalik unggul 2-1 atas Tiongkok.
Advertisement

Situasi tersebut membuat Tiongkok wajib bangkit di partai keempat. Namun sayangnya, duet Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian gagal mencuri poin. Pasangan ranking empat dunia itu takluk dari Baek Ha Na/Kim Hye Jeong lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 10-21, 13-21.

Dengan begitu, Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara dengan skor kemenangan 3-1 atas Tiongkok. Kesuksesan ini sekaligus menjadi gelar juara ketiga yang berhasil diraih Korea Selatan selama keikutsertaan di Uber Cup.
Advertisement

Sementara, kekalahan ini membuat Tiongkok gagal mempertahankan gelar juaranya. Namun demikian, Tiongkok masih menjadi ratu dalam ajang tersebut dengan mengoleksi total gelar juara sebanyak 16. (jpc/tri)

Sirkuit Mandalika Digadang Jadi Hub Motorsports Dunia

Sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika

JAKARTA – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyaksikan langsung ajang balap mobil GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika.

Ia menilai penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. “Ini artinya ada tren positif, mulai dari jumlah penonton, penyelenggaraan lebih mulus, dan testimoni peserta juga sangat bagus,” kata gubernur kepada wartawan, Minggu (3/5).

Iqbal mengatakan, kehadiran Sirkuit Internasional Mandalika membuka peluang lebih besar menghadirkan berbagai event otomotif internasional. Selain MotoGP, Mandalika kini rutin menggelar GT World Challenge Asia dan Asian Road Racing Championship (ARRC). “Kita harapkan keberhasilan ini bisa menarik lebih banyak event balap internasional lainnya,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara Pemprov NTB, ITDC, MGPA, dan stakeholder lainnya berjalan baik. Kehadiran Ketua Umum IMI yang baru juga diharapkan semakin mendorong perkembangan otomotif di daerah. “Kolaborasi semua stakeholder ini sangat bagus dan sejalan,” katanya.

Iqbal menegaskan, ajang GT World Challenge Asia tidak hanya berdampak pada pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi. Menurutnya, peserta balap dalam ajang ini merupakan pebisnis kelas dunia yang berpotensi menjadi investor.

“GT World Challenge Asia ini kan beda ya, pembalapnya adalah orang-orang pebisnis kelas dunia yang main individu. Sehingga berpotensi mendatangkan investasi dan kita telah promosikan itu,” terangnya.

Ia menyebut, salah satu peluang investasi yang didorong adalah pembangunan garasi mobil mewah di kawasan KEK Mandalika. “Supaya bisa menyimpan mobil di sini. Datang tinggal parkir, tidak lagi besar ongkos angkut bolak-balik,” ujarnya.

Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto mengatakan, dampak event balap internasional mulai terlihat. Sejumlah tim dan pembalap berencana membangun homebase di kawasan Mandalika.

“Mereka akan membawa teknologi dan mobilnya ke sini, artinya ke depan Mandalika akan menjadi hab atau pelabuhan motorsport di Asia,” katanya.
Advertisement

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menambahkan, sinergi dengan Pemprov NTB semakin kuat. Bersama IMI, peluang menarik investor di sektor otomotif semakin terbuka. “Prospek investor tahun ini mulai banyak,” singkatnya. (JPC/TRI)

Penghormatan Terakhir Alex Zanardi

Alex Zanardi. (Dok. BBC)
Alex Zanardi. (Dok. BBC)

JAKARTA – Suasana grid Grand Prix Miami berubah hening pada Sabtu (2/5). Jelang sprint dimulai, seluruh elemen Formula 1 baik pembalap, kru dan ofisial memberikan penghormatan terakhir kepada Alex Zanardi.

Mantan pembalap Formula 1 yang kemudian beralih menjadi atlet Paralimpiade itu wafat pada usia 59 tahun pada Jumat (1/5).

Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali memimpin sesi mengheningkan cipta. “Saya sangat sedih atas kepergian sahabat saya, Alex Zanardi,” ujar Domenicali dikutip dari Motorsport.

“Dia adalah pribadi yang benar-benar inspiratif, baik sebagai manusia maupun atlet. Saya akan selalu mengingat kekuatan luar biasanya.”

Ya, Zanardi memang sosok inspiratif di dunia motorsport. Pembalap asal Italia tersebut kehilangan kedua kakinya akibat kecelakaan hebat di Lausitzring, Jerman, pada 2001 dalam ajang CART. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghentikan kariernya.

Dia beralih ke handcycling dan memenangkan empat medali emas serta dua perak di Paralimpiade 2012 dan 2016. (jpc/tri)