31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 5257

Terkait Ditangkapnya Anggota DPRD Sergai, Japorman Saragih: Berani Berbuat, Berani Bertanggung Jawab

ist TERSANGKA: Anggota DPRD Sergai Togar Situmorang dari Fraksi PDI Perjuangan tersangka kasus penipuan sejumlah proyek fiktif.
ist
TERSANGKA: Anggota DPRD Sergai Togar Situmorang dari Fraksi PDI Perjuangan tersangka kasus penipuan sejumlah proyek fiktif.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Ditangkapnya salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sergai dari fraksi PDI Perjuangan, Togar Situmorang atas kasus penipuan, sedikit banyaknya telah mencoreng wajah partai.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Japorman Saragih menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan melindungi kadernya yang terlibat masalah hukum.

“PDIP tidak akan ikut campur masalah itu. Silakan diproses sesuai hukum yang berlaku, negara kita adalah negara hukum dan semua pihak wajib menghormati itu. Berani berbuat maka harus berani bertanggungjawab,” ucap Japorman saat dihubungi Sumut Pos, Kamis (13/6).

Ditegaskan Japorman, PDI Perjuangan tidak akan intervensi terhadap kasus hukum yang menjerat kadernya.

“Tidak perlu kami ikut campur, itu bersifat personal, yang melakukan itu adalah oknum, bukan partai. PDIP tidak akan ikut campur apalagi sampai mengintervensi kasus itu,” tegasnya.

Selain itu, menurut Japorman, perbuatan yang dituduhkan kepada Togar Situmorang tersebut merupakan tindakan yang tidak terpuji untuk dilakukan oleh seorang wakil rakyat.

“Terlepas dia dari partai apa, tindakan itu tidak terpuji dan memalukan. Sebagai wakil rakyat dia telah melukai hati dan kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepadanya,” ujarnya.

Namun, kata Japorman, pihaknya tetap belum bisa membenarkan tuduhan itu apalagi sampai segera menjatuhkan sanksi. Pasalnya, hingga saat ini oknum yang dimaksud masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian Polres Serdang Bedagai.

“Namun, kita tetap harus berdasarkan azas praduga tak bersalah. Terlalu cepat kita membenarkan tuduhan itu saat ini, sedangkan kasusnya masih dalam penyelidikan di kepolisian. Biarlah diproses dulu, nantinya hukum yang membuktikan beliau memang bersalah atau tidak,” katanya.

Bila terbukti bersalah secara hukum, kata Japorman, tentu akan sanksi tegas yang diberikan partai kepada Togar Situmorang. Namun, perihal itu telah diserahkan DPD PDI Perjuangan Sumut kepada pihak DPC PDIP Serdangbedagai.

“Terkait itu sudah kita serahkan ke DPC Sergai. Bila nantinya terbukti bersalah melawan hukum, biarlah mereka yang akan menjatuhkan sanksi,” tandasnya. (mag-1/han)

Tipu Rekan Bisnis, Anggota DPRD Sergai Ditangkap Usai Sidang

ist TERSANGKA: Anggota DPRD Sergai Togar Situmorang dari Fraksi PDI Perjuangan tersangka kasus penipuan sejumlah proyek fiktif.
ist
TERSANGKA: Anggota DPRD Sergai Togar Situmorang dari Fraksi PDI Perjuangan tersangka kasus penipuan sejumlah proyek fiktif.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sergai, Togar Situmorang ditangkap Satreskrim Polres Sergai, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sergai, Seirampah. Wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini dilaporkan karena melakukan penipuan terhadap rekan bisnisnya senilai ratusan juta rupiah.

Penangkapan wakil rakyat itu dibenarkan oleh Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra SSos, SIK MH. “Benar, Togar Situmorang anggota DPRD Sergai dari Fraksi PDI Perjuangan itu secara resmi ditahan Satreskrim Polres Sergai usai melaksanakan rapat paripurna DPRD Sergai,” katanya, Kamis (13/6).

Dijelaskan Juliarman, pihaknya langsung melakukan penahanan, karena Togar tak kunjung memenuhi panggilan penyidik, setelah melakukan proses pemeriksaan terhadap tersangka.” Kalau kemarin dimulainya pemeriksaan kita beri wewenang waktu selama 1x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan dan sekarang secara resmi kita tahan sepanjang tidak ada perdamaian dengan korbannya karena ini adalah delik aduan,” terang Kapolres Juliarman.

Penahanan terhadap Togar Situmorang, yang juga merupakan Bendahara DPC PDIP Sergai itu, mendapat apresiasi dan dukungan dari 10 pengurus PAC PDI Perjuangan. Dukungan itu dilakukan dengan cara mengirim papan karangan bunga tanda bentuk apresiasi dan dukungan di depan Mapolres Sergai, Jalan Negara, Desa Firdaus, Kecamatan Sei rampah.

Sebelumnya tersangka, dilaporkan oleh korbannya Sugito dan DZulfansyah atas penipuan sejumlah proyek yang dijanjikan kepadanya, asal memberikan sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah.

Kasus ini pun dilaporkan para korban ke Polres Sergai. Namun hingga tiga kali pemanggilan, Togar tak kunjung memenuhi panggilan hadir untuk diperiksa, sehingga dilakukan jemput paksa. (sur/dek/han)

Pemko Tebingtinggi Gelar Halalbihalal, Umar Zunaidi: ASN Melayani Tanpa Imbalan

sopian/sumut pos HALALBIHALAL: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika melakukan halalbihalal dengan ASN se-Kota Tebingtinggi.
sopian/sumut pos
HALALBIHALAL: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika melakukan halalbihalal dengan ASN se-Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menghadiri Halalbihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Tebingtinggi, sekaligus tepung tawar Calon Haji (Calhaj) para ASN se-Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kartini, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Kamis (13/6).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua MUI Tebingtinggi Ahmad Dalil Harahap, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Kepala Kemenag, Danramil 13 Kapten PM Simanjuntak, para OPD, Camat dan Lurah beserta para ASN se Kota Tebingtinggi.

Dalam sambutannya, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa setiap tahun Pemerintah Kota Tebingtinggi melaksanakan Halalbihalal. Hal ini dilaksanakan guna untuk mempererat tali silaturahmi antara para ASN dan sinergritas di dalam lingkungan Pemerintahan Kota Tebingtinggi.

Umar berharap acara ini jangan dijadikan hanya sekedar seremonial saja, tapi jadikan sebagai semangat baru kedepan untuk lebih baik lagi. Begitu juga dengan calon jemaah haji asal Kota Tebingtinggi yang dari jajaran ASN, untuk terus meningkatan amal ibadahnya sebelum melaksanakan ibadah haji.

“ASN harus terus menjaga sulatuhrami dengan baik sesama umat islam dan umat lainnya serta meningkatan kinerjanya dalam melayani masyarakat,” bilangnya.

Dalam hal ASN menjadi pelayan masyarakat, ASN dilarang memungut atau menerima imbalan dari masyarakat dalam memberikan pelayanan; karena tujuan menjadi ASN adalah untuk melayani masyarakat bukan minta dilayani oleh masyarakat.

Sedangkan kepada jemaah haji ASN dari Tebingtinggi diharapkan bisa terus menjaga kesehatan dan terus belajar bagaimana manasik haji itu, karena dengan belajar yang benar akan membuat kita menjadi haji yang mabrur.

“Jemaah haji dari ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi harusnya bisa bersyukur kepada Allah SWT, karena saat ini untuk berangkat haji harus menunggu daftar antri hingga sepuluh sampai lima belas tahun lamanya,” ungkap Umar Zunaidi.

Sedangkan kepada ASN yang belum bisa berangkat haji hendaknya bisa mendoakan, agar yang berangkat tahun ini bisa menjadi haji yang mabrur dan kepada ASN yang belum berangkat untuk mempersiapkan dirinya mendaftar sebagai calon jamaah haji selanjutnya. (ian/han)

Angka Kecelakaan di Asahan Turun 20 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sepanjang bulan suci Ramadan hingga libur lebaran tahun 2019 di wilayah hukum Polres Asahan, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Demikian dikatakan Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rusbeny SH MH kepada Sumut Pos, Rabu (12/6).

Dijelaskannya, selama lebaran tahun 2019, hanya ada lima kasus kecelakaan. Dengan korban meninggal dunia sebanyak 2 orang, satu di antaranya pemudik dan seorangnya lagi warga setempat. Sedangkan untuk korban luka-luka berat sebanyak 4 orang, serta korban yang mengalami luka ringan sebanyak 5 orang.

Menurut Rusbeny, kecelakaan lalu lintas rata rata terjadi pada malam hari, antara pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. “Diperkirakan kecelakaan tersebut karena human error ataupun kelelahan saat berkendara selama perjalanan mudik,”terang Rusbeny.

Rusbeny menambahkan, turunnya tingkat angka kecelakaan tersebut, berkat kesadaran para pengendara dan pegemudi yang sudah mematuhi tertib berlalu lintas.

Sementara untuk pengendara yang dikenakan sanksi tilang selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, sebanyak 66 pelanggar tertib berlalu lintas, dan sebanyak 281 pengendara dikenakan sanksi teguran simpatik. (omi/han)

PGSI Tebingtinggi Targetkan 3 Medali Emas di Porprovsu

Gulat Targetkan 3 Mendali Emas di Porprovsu
Gulat Targetkan 3 Mendali Emas di Porprovsu

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Tebingtinggi menargetkan perolehan 3 medali emas pada ajang kegiatan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) di Kota Medan pada 22 Juni 2019 mendatang.

“Dalam ajang Porprovsu, Cabang Olahraga (Cabor) gulat dari Kota Tebingtinggi menargetkan tiga medali emas, selebihnya medali perak dan perunggu,” bilang pelatih PGSI Kota Tebingtinggi, Ikhsar Sibarani kepada Sumut Pos, Kamis (13/6) ketika di temui di Sekretariat Kantor KONI, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.

Dalam mencapai target tersebut sesuai dengan permintaan KONI Tebingtinggi, agar cabor gulat dalam ajang Porprovsu bisa menyumbangkan medali emas sebanyak tiga.

“Mendapatkan medali itu, atlet harus bekerja keras dengan meningkatkan pelatihan pelatihan dengan training center (TC),” jelas Ikhsar.

Dijelaskan Ikhsar, untuk meraih prestasi tersebut tidaklah gampang, walaupun gulat Tebingtinggi menjadi juara umum di Porwilsu tepatnya dilaksanakan di Kabupaten Mandailing Natal, tetapi dalam Porprovsu ini, lawan yang harus diimbangi cukup tangguh seperti atlet dari Kota Medan, Karo dan Kabupaten Deliserdang.

“Mengahadapi Porprovsu, atlet gulat dari Tebingtinggi kita gembleng terus untuk latihan setiap hari selama kurang tiga bulan lebih, ini untuk menyakinkan atlet kita untuk lebih bisa percaya diri saat bertanding nantinya,” terang Ikhsar Sibarani.

Sedangkan untuk target medali emas ditargetkan kepada lima orang atlet di antaranya Muhammad Alif, Lorenta Meliala, Indra Simanungkalit, Stephanie Sinaga dan Alisya Sinaga. Pada ajang Porprovsu nanti, Pengkot PGSI Kota Tebingtinggi menurunkan atlet sebanyak 19 orang.

“Latihan terprogramMulai dari weight trening dan simulasi teknik Sparing partner serta Try Out,” jelasnya. (ian)

Jangan Aji Mumpung, Masyarakat Nias Diminta Sadar Wisata

ist BERSAMA: Zaman K Mendrofa diabadikan bersama pemuda Nias mengenakan pakaian adat.
ist
BERSAMA: Zaman K Mendrofa diabadikan bersama pemuda Nias mengenakan pakaian adat.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Dipilihnya Kepulauan Nias, Sumatera Utara, sebagai tuan rumah ajang tahunan Wisata Bahari tahun ini, bertajuk Sail Nias 2019, diapresiasi tokoh muda Nias, Zaman K Mendrofa. Even ini dinilai akan membantu mempercepat pembangunan dan kebangkitan Nias menuju gerbang destinasi Wisata Bahari Dunia.

SAIL Nias 2019, menurut Zaman, merupakan strategi pariwisata yang tepat mendatangkan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kepualauan Nias. Dia berharap penyelenggaraan Sail Nias 2019 ini bermanfaat bagi ekonomi lokal.

Meski mengapresiasi terpilihnya Nias sebagai tuan rumah penyelenggara Sail Nias 2019 tokoh muda Nias, Zaman K Mendrofa mengingatkan Penyelenggara Sail Nias 2019 untuk mempersiapkan amenitas berupa sarana pendukung pariwisata seperti hotel, home stay, kamar mandi yang bersih, kuliner atau tempat makan yang sehat dan memiliki ciri khas dan prasarana pendukung lainnya yang membuat nyaman wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang akan mengikuti atau berkunjung pada saat even Sail Nias 2019 diselenggarakan.

Hal ini diingatkan Zaman, karena menurutnya tidak semua kabupaten di Nias memiliki infrastruktur dan akomodasi yang representatif untuk menyelenggarakan even sebesar ini. Karena itu ia meminta Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut dan Pemko serta Pemkab di Kepulauan Nias berikut seluruh masyarakat Nias, harus bersinergi mensukseskan Sail Nias Tahun 2019.

Ia juga mengingatkan, penyelengaraan Sail Nias 2019 jangan hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, namun harus memastikan pembangunan manusia yang lebih adaptif terhadap wisata bahari.

Menurut Zaman, masyarakat sebagai pendukung pariwisata juga perlu dipersiapkan agar sadar terhadap potensi wisata ini. Sadar wisata diwujudkan dalam bentuk partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerahnya.

Sadar wisata dijabarkan antara lain dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar siap untuk berperan sebagai tuan rumah (host) yang baik dan memahami, mampu serta bersedia untuk mewujudkan unsur-unsur: Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan, atau yang di kenal dengan Sapta Pesona di lingkungannya masing-masing.

“Masyarakat sadar wisata adalah sikap mental atau moral yang membuat nyaman wisatawan, seperti ramah dan menghindari untuk tidak menerapkan aji mumpung,” kata Zaman.

Peran masyarakat sadar wisata membuat wisatawan yang berkunjung menjadi terkenang hal-hal yang menyenangkan, dan sebaliknya tidak menjadi “kapok” (kecewa yang sangat), karena sikap yang menerapkan aji mumpung tersebut, seperti wisatawan kecewa karena membeli oleh-oleh khas daerah dengan harga selangit diluar kewajaran atau karena akses terbatas maka wisatawan tersebut naik ojek dengan harga yang sangat tinggi, sehingga wisatawan merasa di “kemplang”. Cerita-cerita wisatawan “kapok” seperti ini tentunya perlu dihindari. Karena membuat turis enggan datang kembali.

Zaman berharap, penyelenggaraan Sail Nias 2019 memberi manfaat bagi ekonomi lokal jangan sampai Sail Nias 2019 terkesan hanya menjadi kegiatan seremoni tanpa konsep yang jelas, yang menghamburkan uang negara tanpa manfaat bagi ekonomi lokal.(adz)

Penggunaan Elpiji saat Lebaran 2,6 Juta Tabung dalam Sepekan

sutan siregar/ sumut pos ANGKUT: Pekerja sedang mengangkut tabung gas dari mobil ke tempat agen di Deliserdang, beberapa waktu yang lalu. Tahun 2019 ini, Kabupaten Deliserang mendapat tambahan kuota gas elpiji.
sutan siregar/ sumut pos
ANGKUT: Pekerja sedang mengangkut tabung gas dari mobil ke tempat agen di Deliserdang, beberapa waktu yang lalu. 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sepakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mencatat total penggunan masyarakat di Sumut mencapai 2,6 juta tabung elpiji untuk periode 6 hingga 11 Juni 2019.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menyatakan bila dibandingkan dengan hari biasa, ada kenaikan sekitar 5 persen. Hal ini dikarenakan masih dalam suasana libur terutama untuk anak sekolah.

“Kami pantau, kebutuhan elpiji masyarakat pascalebaran memang masih meningkat. Budaya mengunjungi kerabat dan kegiatan wisata mendorong kebutuhan elpiji,” ujarnya.

Roby menjelaskan pihaknya melakukan pendistribusian per harinya sekitar 403.360 tabung elpiji yang dimulai sejak 6 Juni lalu. Termasuk pangkalan siaga tetap melayani masyarakat meski hari libur.

“Peningkatan penyaluran elpiji ini berlanjut sejak sebelum hari raya Idul Fitri. Periode 1 sampai 5 Juni, penyaluran juga bertambah sebesar 6 persen ketimbang kondisi normal. Setara 407.115 tabung per hari disalurkan di Sumut, mencapai total 2,03 juta tabung,” ungkap Roby.

Peningkatan penyaluran juga dilakukan di Kabupaten Serdangbegadai, Simalungun dan Labuhan Batu Selatan yang sempat dilanda isu kelangkaan. Labuhan Batu mendapat tambahan penyaluran terbesar hingga 28 persen.

“Hal ini juga untuk meredam aksi pengecer yang menaikkan harga elpiji. Sementara Serdang Begadai dan Simalungun menerima penambahan 8 persen dibanding normal,” tutur Roby.

Untuk menekan timbulnya isu kelangkaan yang dimanfaatkan pengecer, satgas Pertamina MOR I melakukan inspeksi ke pangkalan. Kembali ditekankan pada pangkalan untuk tidak menjual elpiji 3 kg kepada pengecer dan agar menjual sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan elpiji bersubsidi, Pertamina MOR I memperkuat ketahanan stok. Rata-rata stok yang tersedia, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan,” pungkasnya. (gus/ram)

Pemkab DS Kutip Retribusi Menara Rp1,2 Miliar

Ilustrasi
Ilustrasi

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Deliserdang berhasil mengutip retribusi menara telekomunikasi hingg a Mei tahun 2019 sebesar Rp1.273.771.000 atau 34,33 persen dari target Rp3.710.000.000.

“Tahun lalu belum ada kita kutip retribusi menara telekomunikasi, tahun ini baru kita berlakukan setelah keluar Perda inisiatif. Saya ambil peraturannya dan ternyata diperbolehkan untuk pengutipan retribusi menara telekomunikasi,” kata Kadis Kominfo Deliserdang, Haris B Ginting saat ditemui di kantor bupati, Lubukpakam, Kamis (13/6).

Dijelaskan Haris, ada 759 menara telekomunikasi di Kabupaten Deliserdang.

“Dalam setahun, pengusaha harus membayar retribusi senilai Rp3.222.000 per satu menara telekomunikasi. Besaran itu sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah disepakati bersama,” ungkap Haris.

Masih kata Haris, setoran retribusi langsung dibayarkan ke Dispenda Deliserdang. Pihaknya hanya menyurati atau menjumpai perwakilan pihak menara telekomunikasi agar membayarkan retribusinya.

“Jadi kita dari Kominfo ikut optimalisasi dalam pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Deliserdang. Dan target itu akan kita penuhi 100 persen bahkan lebih hingga Oktober 2019. Kalau dibangun komunikasi dan upaya yang baik, tidak ada yang susah dalam mencapai target PAD,”kata mantan Kadis Pariwisata tersebut.

Program Pemkab ke pengusaha menara telekomunikasi, kata Haris, yaitu melakukan pengawasan. “Jika ada jalan menuju menara telekomunikasi tidak baik, pihak kita akan mengusulkan ke PUPR untuk lakukan perbaikan. Serta untuk masyarakat sekitar, pengusaha juga harus memberikan dispensasi dan hal itu tetap kita pantau juga,”pungkasnya. (btr/han)

Ungkap Penyebab 12 Rumah Terbakar di Dairi, Tim Labfor Poldasu Langsung Olah TKP

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS OLAH TKP: Tim Labfor Poldasu melakukan olah TKP guna menyelidiki penyebab terbakarnya 12 rumah di Jalan Sudirman Pasar Lama Sidikalang, Kabupaten Dairi.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
OLAH TKP: Tim Labfor Poldasu melakukan olah TKP guna menyelidiki penyebab terbakarnya 12 rumah di Jalan Sudirman Pasar Lama Sidikalang, Kabupaten Dairi.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Untuk mencari tahu penyebab terbakarnya 12 rumah warga di Jalan Sudirman Pasar Lama, Kelurahan Kota Sidikalang, dan menyusul adanya dugaan dibakar.

Tim laboratorium forensik Poldasu langsung turun ke lokasi guna penyelidikan.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Ipda Donni Saleh menjelaskan, Kamis (13/6) siang, tim forensik Poldasu langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti untuk pemeriksaan lanjut.

Selain itu, lanjut Donni, tim forensik yang langsung dipimpin Kasubbid Fiskomfor AKBP B Saragih didampingi Kapolsek Kota Sidikalang, AKP Jokner Malau, juga melakukan interogasi terhadap saksi-saksi di lapangan untuk pembanding kondisi rumah korban (sumber api) sebelum terjadinya kebakaran dan pasca kebakaran.

Donni menambahkan, hasil penyelidikan tim Labfor akan diketahui paling lama 3 minggu kedepan.

Sebelumnya, Harapenta Ginting, Nursida Cibro, Sahdin Bintang dan lainnya mewakili 15 kepala keluarga (KK) korban kebakaran, mendesak Polres Dairi segera mengungkap dan menangkap BT yang diduga sengaja membakar rumahnya yang belakangan mengakibatkan rumah warga lainnya ikut terbakar. (mag-10/han)

Idaham Letak Batu Pertama Pembangunan Jamban di Binjai

teddy/SUMUT POS. BATU PERTAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham disaksikan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah meletakkan batu pertama pembangunan jamban.
teddy/SUMUT POS.
BATU PERTAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham disaksikan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah meletakkan batu pertama pembangunan jamban.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jamban secara serentak di Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, Kamis (13/6).

Dalam sambutannya, Idaham mengapresiasi dan mendukung kegiatan pembangunan jamban secara serentak di Kota Binjai, dalam rangka HUT ke-69 Kodam I/BB.

Idaham berharap pembangunan jamban dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, serta mempererat hubungan baik Kodam I/BB dengan Pemerintah Kota Binjai akan tetap bersinergi.

“Saya atas nama Pemko Binjai dan masyarakat, sangat mendukung pembangunan jamban ini, serta mengucapkan terima kasih atas pembangunan jamban secara serentak di Kota Binjai yang mana sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ucap dia.

Sementara, Pangdam I/BB, Mayjen MS Fadhilah mengatakan, ada 2 hal pokok yang tidak dapat dipisahkan untuk dapat maju. Adalah kesehatan dan pendidikan, yang mana dengan pembangunan jamban ini dapat memajukan kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini mungkin hanya sebagian kecil dari keinginan kami Prajurit TNI yang ada di wilayah Kodam I/BB untuk ikut bersama-sama dengan semua komponen dan Pemerintah Kota Binjai untuk memajukan masyarakat kita, dimulai dari keseluruhannya”, jelasnya.

Selesai kegiatan peletakan batu pertama, Wali Kota Binjai dan rombongan bergerak menuju rumah dinas untuk acara makan siang bersama. (ted/han)