Ceremony keberangkatan Program Mudik Bareng 134 orang pelanggan dilakukan oleh Walikota Bandar Lampung, Herman HN didampingi Manager Branch Telkomsel Lampung, Asep Jalaluddin pada Jumat (31/5) di Kantor Telkomsel Smart Office Lampung.
Ceremony keberangkatan Program Mudik Bareng 134 orang pelanggan dilakukan oleh Walikota Bandar Lampung, Herman HN didampingi Manager Branch Telkomsel Lampung, Asep Jalaluddin pada Jumat (31/5) di Kantor Telkomsel Smart Office Lampung.
LAMPUNG, SUMUTPOS.CO – Program Telkomsel Mudik Fair 2019 kembali diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan setia Telkomsel. Salah satu promo menarik dari program ini adalah Mudik Bareng. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, program Mudik Bareng tahun ini bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan Telkomsel diantaranya pelanggan kartuHALO, simPATI, Kartu AS, dan LOOP.
Manager Branch Telkomsel Lampung, Asep Jalaluddin mengatakan, “Program Mudik Bareng ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada pelanggan yang telah setia menggunakan produk dan layanan dari Telkomsel. Kami memahami kebutuhan pelanggan di Lampung yang kebanyakan mudik ke pulau Jawa pada momen Idul Fitri. Oleh karena itu Telkomsel memberikan kemudahan bagi pelanggan berupa tiket bus gratis melalui penukaran Telkomsel POIN.”
Pada Program Mudik Bareng 2019 ini, pelanggan setia berkesempatan mendapatkan tiket bus gratis dengan rute Lampung – Yogyakarta dan Lampung – Bandung. Program yang telah berlangsung sejak tanggal 26 April – 25 Mei 2019. Para pelanggan bisa berpartisipasi cukup dengan menukarkan 200 Telkomsel POIN. Khusus penukaran POIN di tanggal 15 Mei hingga program berakhir, dalam rangka menyambut HUT Telkomsel yang ke – 24, pelanggan cukup menukarkan 24 POIN saja untuk dapat mengikuti program ini. Ceremony keberangkatan Program Mudik Bareng 134 orang pelanggan dilakukan oleh Walikota Bandar Lampung, Herman HN didampingi Manager Branch Telkomsel Lampung, Asep Jalaluddin pada Jumat (31/5).
Tak hanya Mudik Bareng gratis, Telkomsel juga menghadirkan pilihan promo menarik lainnya berupa diskon 50% tiket railink rute Medan – Kualanamu dan sebaliknya. Program ini dihadirkan khusus bagi pelanggan di Kota Medan. Program ini berlaku dalam 2 periode dimana untuk peride pertama akan berlangsung selama 1 Mei – 15 Juli. Sementara itu untuk periode kedua akan berlangsung selama 16 Juli – 30 September. Tersedia 5000 tiket diskon yang bisa didapatkan pelanggan dengan menukarkan 250 Telkomsel POIN.
Dalam menjamin kenyamanan pelanggan pada momen mudik, Telkomsel juga menyediakan 27 Posko SIAGA yang meliputi bandara, stasiun, mall, lokasi wisata, dan pusat keramaian. Posko SIAGA Telkomsel menyediakan beragam produk dan layanan mulai isi pulsa, penjualan kartu perdana, serta informasi produk dan layanan Telkomsel. Tak hanya itu, Telkomsel juga melakukan optimalisasi jaringan dengan menyiagakan 5 Compact Mobile Base Station (COMBAT).
“Kami berharap dapat memberikan kenyamanan layanan dan jaringan bagi pelanggan selama melakukan perjalanan mudik hingga berkumpul dengan keluarga tercinta di kampung halaman masing-masing”, tutup Asep.
Vice President Prepaid Marketing Telkomsel Riny Novitriyanti saat menjelaskan tentang perlunya kolaborasi dengan berbagai kalangan usaha ini ditujukan untuk memeratakan pemanfaatan 4G LTE Telkomsel di seluruh Indonesia guna mendorong digitalisasi di Indonesia, di acara 4G Alignment Strategy dengan tajuk “4G Ecosystem Collaboration for Building Digital Indonesia” yang diikuti sekitar 100 peserta dari device principal, device distributor, e-commerce dan institusi finansial, yang digelar di Jakarta (29/5).
Vice President Prepaid Marketing Telkomsel Riny Novitriyanti saat menjelaskan tentang perlunya kolaborasi dengan berbagai kalangan usaha ini ditujukan untuk memeratakan pemanfaatan 4G LTE Telkomsel di seluruh Indonesia guna mendorong digitalisasi di Indonesia, di acara 4G Alignment Strategy dengan tajuk “4G Ecosystem Collaboration for Building Digital Indonesia” yang diikuti sekitar 100 peserta dari device principal, device distributor, e-commerce dan institusi finansial, yang digelar di Jakarta (29/5).
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel berkomitmen untuk terus membangun ekosistem digital di Indonesia. Wujud komitmen tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Pada hari ini (29/5) bertempat di Four Season Hotel Jakarta, Telkomsel menyelenggarakan 4G Alignment Strategydengan tajuk “4G Ecosystem Collaboration for Building Digital Indonesia” yang diikuti sekitar 100 peserta dari device principal, device distributor, e-commerce dan institusi finansial.
Vice President Prepaid Marketing Telkomsel Riny Novitriyanti mengatakan, “Kolaborasi dengan berbagai kalangan usaha ini ditujukan untuk memeratakan pemanfaatan 4G LTE Telkomsel di seluruh Indonesia guna mendorong digitalisasi di Indonesia. Layanan 4G LTE Telkomsel memberikan pelanggan pengalaman mobile digital lifestyle yang sesungguhnya, dimana pelanggan akan dapat merasakan layanan data yang lebih cepat dan stabil. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk dapat download, upload ataupun sharing berbagai jenis konten dalam file besar seperti foto, video, games, aplikasi dan lain sebagainya dengan lebih baik.”
“Selain menggelar infrastruktur jaringan 4G LTE di seluruh Indonesia juga diperlukan device yang mumpuni untuk mengoptimalkan teknologi 4G. Oleh karena itu, melalui kerjasama ini kami berharap agar masyarakat di seluruh Indonesia khususnya pelanggan Telkomsel memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pembelian device 4G dengan harga yang terjangkau,” lanjut Riny.
Selain itu, untuk mengakselerasi pemanfaatan jaringan 4G LTE, Telkomsel juga telah menghadirkan dua program lainnya yaitu “Tukar Kartu 4G Bonus Kuota Internet 4G Hingga 30GB” dan “Bundling Smartphone 4G Harga Terjangkau”. Penukaran kartu 4G bertujuan mengajak pelanggan Telkomsel yang belum 4G untuk meningkatkan pengalaman digital sekaligus mendapatkan bonus kuota internet hingga 30GB.
Sedangkan program bundling smartphone 4G melalui program TAU Lite6 memberikan penawaran kepada masyarakat untuk membeli device 4G dengan harga yang terjangkau serta dapat dicicil sesuai kemampuan. Setiap pembelian bundling smartphone 4G tersebut, pelanggan akan memperoleh nilai tambah berupa bonus internet 6GB, 100 menit panggilan suara dan 500 SMS per bulan selama 12 bulan.
“Hingga saat ini kami telah memperluas layanan ini ke lebih 500 Ibu Kota/Kabupaten di mana 97% telah menjangkau Ibu Kota Kecamatan, sehingga 93% populasi di Indonesia telah terlayani 4G LTE Telkomsel. Kami akan terus melakukan akselerasi adopsi teknologi 4G LTE di seluruh lapisan masyarakat, sehingga bagusnya jaringan 4G LTE Telkomsel dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat di Indonesia,” tutup Riny.(*)
Kepala Perwakilan BKKBN Prov Sumut, Temazaro Zega saat memberikan tali asuh kepada anak yatim-piatu pada peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa di kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut.
Kepala Perwakilan BKKBN Prov Sumut, Temazaro Zega saat memberikan tali asuh kepada anak yatim-piatu pada peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa di kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumut menggelar peringatan Nuzulul Quran 1440 H/2019 M dan berbuka puasa bersama di halaman Mesjid As-Sakinah Jalan Gunung Krakatau Medan pada Senin (27/5)
Kegiatan yang bertema ‘Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup menuju ASN yang berakhlakul karimah’ itu diharapkan bisa menjadi motivasi bagi ASN di lingkungan perwakilan BKKBN Provinsi Sumut.
Pada kesempatan tersebut sebagai rasa peduli kepada sesama perwakilan BKKBN Provinsi Sumut juga melakukan kebaikan dengan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim.
“Kegiatan keagamaan yang kita digelar setiap tahun ini bisa sebagai motivasi bagi kita semua dan motivasi bagi ASN yang ada di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Temazaro Zega saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama.
Temazaro menyampaikan ada 8 fungsi implementasinya salah satunya melaksanakan fungsi agama.
“Dengan menanamkan nilai-nilai agama oleh setiap keluarga maka akan memberikan kebaikan. Hal itu sangatlah penting,” katanya.
Menurutnya jumlah ASN yang semakin berkurang akibat sudah pensiun tidak menyurutkan semangat untuk meningkatkan kualitas kerja.
“Jumlah pewagai saat ini hanya 80 orang dimana dulu sebanyak 200 orang. Meskipun dari jumlah yang sedikit ini bukan tidak bisa menjalan tugas dengan baik. Kualitas kerja harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara pembina BKM Mesjid As-Sakinah BKKBN Sumut, Yusrizal Batubara menyampaikan terimakasih kepada kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut atas dukungan digelarnya kegiatan peringatan Nuzulul Quran 1440 H/2019 M dan buka puasa bersama. (dvs)
sutan siregar/sumut pos
MUDIK: Seorang pemudik menggendong anak sambil menjunjung barang bawaannya saat turun dari KM Kelud yang bersandar di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Selasa (28/5).
sutan siregar/sumut pos MUDIK: Seorang pemudik menggendong anak sambil menjunjung barang bawaannya saat turun dari KM Kelud yang bersandar di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Selasa (28/5).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bencana alam yang mengakibatkan kemacetan, menjadi momok bagi pemudik saat ingin merayakan Lebaran di kampung halaman. Karenanya, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut dan Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut melakukan pemetaan terhadap jalur-jalur mudik yang rawan bencana dan berpotensi macet. Dishub Sumut juga sudah menyiapkan jalur alternatif bagi para pemudik.
ANCAMAN bencana alam masih menjadi hal utama yang berpotensi mengganggu kenyamanan para pemudik. Apalagi, diprediksi kondisi cuaca di Sumut hingga nanti H-1 libur Lebaran masih berpotensi terjadi hujan. Karenanya, para pemudik diharapkan tetap mewaspadai titik-titik yang dianggap rawan longsor dan kemacetan.
Menurut Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Pol Yully Kurniawan, ada beberapa titik longsor di kawasan jalur Lintas Barat Sumut. Hal ini terjadi karena memang kontur wilayah tersebut berbukit. “Dari data yang kita himpun, untuk ancamann
bencana alam terdata di jalur Lintas Barat, mulai dari Tanah Karo terus sampai ke bawah sampai Madina. Itu terpantau ada 54 lokasi rawan longsor,” ungkap Yully kepada Sumut Pos, Kamis (30/5).
Yully menyebut, guna mengantisipasi gangguan tersebut, Ditlantas Polda Sumut bersama satuan wilayah di masing-masing daerah bersama sejumlah stakeholder terkait sudah berkoordinasi, apabila sewaktu-waktu akan terjadi bencana longsor. “Upaya yang dilakukan salahsatunya dan yang paling utama ada menyiapkan alat berat di dekat titik-titik rawan longsor. Setidaknya apabila terjadi longsor akan bisa cepat ditangani,” terangnya.
Apalagi, kata Yully, ancaman bencana longsor semakin nyata mengingat kondisi Sumut hingga nanti H-1 libur lebaran masih berpotensi terjadi hujan. “Ini yang harus diwanti-wanti para pengendara. Tetap waspada dan menyiapkan fisik serta keperluan seandainya terjadi bencana longsor,” imbau Yully.
Dari data yang dicatatkan Ditlantas Polda Sumut, daerah rawan longsor dengan curah hujan tinggi di antaranya di Kabupaten Tanah Karo, Desa Barosjahe, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Simalungun di Jembatan Kembar menjelang Parapat Danau Toba.
Selanjutnya Kabupaten Dairi ada di Desa Lingga Raja 2, Kecamatan Pegagan Hilir Laupondoh. Kemudian di Madina tepatnya Jalan Lintas Penyabungan Tanah Bato Kecamatan Penyabungan Selatan. Jalan Lintas Barat Medan Tarutung, Desa Pagarbatu Siborongborong, Kecamatan Sipoholon dan Kabupaten Tapanuli Tengah jalur Sibolga-Tarutung Dusun Siburabura Tapian Nauli. Terakhir di Jalan Lintas Barat Km 16 s/d Km 18 Sibolga. “Itu kawasan Lintas Barat semuanya,” papar Yully.
Sementara untuk Kota Medan, ia menyebut ada tujuh lokasi yang merupakan pusat kemacetan, yaitu Jalan Binjai (Simpang Payageli), Jalan Gatot Subroto-Jalan TB Simatupang, Jalan Pancurbatu-Pasar Pancurbatu, Jalan Sutomo-perbatasan.
Kemudian, Jalan Yos Sudarso-Jalan Bambu Dua, Jalan Sutomo-Jalan Bambu, dan terakhir Jalan HM Yamin-Jalan Jawa. “Kami sudah meletakkan personel di titik-titik jalan yang acapkali terjadi arus lalu lintas dengan volume tinggi,” katanya.
Orang nomor satu di DitLantas Polda Sumut ini pun menyampaikan kepada masyarakat agar mengutamakan kesabaran dalam berlalu lintas.”Kalau bukan kita yang menjaga keselamatan sendiri, siapa lagi?” ujarnya.
Jalur Alternatif
Dishub Sumut mengungkapkan, sudah ada jalur alternatif yang disiapkan bila pemudik ingin menghindari kemacetan lalu lintas bahkan titik rawan bencana. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sumut, Darwin Purba mengatakan, adapun jalur alternatif tersebut seperti Lubukpakam-Galang-Dolokmasihul-Tebingtinggi. Lalu pada ruas Siantar-Parapat, dapat masuk dari simpang Palang-simpang Sitaholoan.
“Sementara untuk ruas Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan yang mana masuk daerah perbukitan, umumnya rawan longsor dan banjir, namun minim jalur alternatif. Protapnya adalah menempatkan alat-alat berat di daerah tersebut,” katanya menjawab Sumut Pos, Kamis (30/5).
Darwin juga menyebutkan, Dishub Karo sudah menyediakan jalur alternatif untuk perjalanan di wilayah Tanah Karo. Berdasarkan paparan yang disampaikan Dishub Karo ke pihaknya, ada sejumlah jalur atau titik ruas alternatif yang telah disiapkan.
Yakni pertama, untuk ruas Medan-Berastagi-Kabanjahe-Tigapanah di mana guna menghindari kemacetan di Kota Berastagi dan Pajak Roga, bisa melalui Medan-Tongkoh-Desa Basam-Barus Jahe-Tiga Jumpa-Sukamalu-Tiga Panah. Lalu ruas Medan-Berastagi guna menghindari kemacetan di warung wajik, bisa melalui jalan Medan-Tongkoh-simpang penjual bunga (Pelawi)-Desa Jaranguda-Hotel Sibayak-Berastagi.
Selanjutnya ruas Berastagi-Kabanjahe untuk menghindari kemacetan di Pajak Roga, bisa melalui Berastagi-Jalan Udara-Simpang Gurusinga-Desa Korpri, keluar di simpang Korpri (Rumah Sakit Umum Amanda). Pada ruas Medan-Berastagi-Kabanjahe-Sidikalang, untuk menghindari kemacetan di Pasar Tigapanah, pemudik dapat melalui jalur alternatif Medan-Tongkoh-Desa Basam-Barus Jahe-Tigajumpa-Sukanalu-Sinaman, keluar di simpang Sinaman menuju Sidikalang.
Terakhir, untuk ruas Kabanjahe-Berastagi-Medan guna menghindari kemacetan di jalur Kabanjahe-Berastagi, jalur alternatif yang telah disediakan yakni dari Kabanjahe-simp. Rumah Kabanjahe-Desa Kaban-simpang Desa Gurusinga, keluar di Jalan Udara.
“Meski begitu kami tidak selalu sarankan melalui jalur alternatif tersebut, sebab tidak semua kondisinya laik untuk dilalui. Sedikit informasi juga, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Lebaran 2019, Dishub Kabupaten Karo mempersiapkan bus cadangan sebanyak tiga unit,” pungkasnya.
Beri Pelayanan Terbaik
Dishub Sumut sebelumnya mengimbau kepada seluruh perusahaan yang bergerak pada bisnis angkutan umum untuk memberikan pelayanan terbaik dan mengutamakan keselamatan bagi penumpang. “Kita sudah mengimbau seluruh pemilik moda transportasi umum untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang dan mengutamakan keselamatan,” kata Kadishub Sumut, Abdul Haris Lubis usai menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Lebaran 2019 di Kantor Gubsu, baru-baru ini.
Imbauan khusus diberikan kepada pemilik kapal mesin di Danau Toba. Ia berharap, pemudik atau wisatawan yang memanfaatkan momen Lebaran menggunakan transportasi air mendapatkan pelayanan keselamatan. Haris mengatakan, sudah meminta pemerintah setempat untuk melakukan pengawasan ketat di perairan danau itu. Ia tidak ingin peristiwa tenggelam Kapal Motor Sinar Bangun terulang kembali.
“Karena kewenangan itu kan ada pada mereka (pemerintah Toba-Samosir). Kita terus memberikan imbauan untuk membantu pengawasannya,” katanya. Saat ini, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap kapal-kapal yang bersandar di seluruh titik pelabuhan Danau Toba. Tidak hanya melakukan pengecekan terhadap kapal, pihaknya juga mengecek semua kelengkapan keselamatan, seperti jaket pelampung.
“Kita antisipasi supaya jangan terjadi jadi kita koordinasi dengan pihak pihak terkait maupun ya kalau di sana,” ujarnya.
Untuk jumlah penumpang setiap kapal mesin itu, Haris mengaku belum mengetahui berapa orang yang bisa diangkut. Akan tetapi, dirinya meminta tidak ada kapal mesin yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas.
“Kalau secara teknis daya belum mengetahui ya. Tapi yang penting tidak boleh terlalu banyak untuk mengangkut penumpang,” ujarnya. Saat ini, Dishub Sumut juga melakukan pengecekan terhadap jalur lintas antar kota hingga provinsi. Kata Haris, pihaknya bekerjasama dengan TNI/Polri dan BPBD dan Basarnas untuk memantau lokasi-lokasi rawan bencana. “Posko-posko pengamanan mudik saat ini juga sudah didirikan, untuk mengamankan kelancaran bagi para pemudik,” tutupnya.
Jalur Alternatif Langkat-Karo
Bagi warga Medan yang ingin mudik ke Kota Binjai dan Kabupaten Langkat hingga Provinsi Aceh, Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyarankan untuk dapat melintas Jalan Tol Medan-Binjai. Pasalnya, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sunggal, Deliserdang, dengan Kota Binjai sedang dilakukan pelebaran. “Jembatan di Simpang Megawati sedang diperbaiki. Untuk yang mudik, hindari Simpang Megawati karena itu titik rawan macet. Lebih baik lewat jalan tol,” sambung mantan Danyon A Pelopor Satbrimobdasu ini.
Selain Simpang Megawati, kata Nugroho, titik rawan macet juga berpotensi terjadi di Simpang Mapolsek Binjai dan Tugu Kota Binjai. Dia menambahkan, Polres Binjai mendirikan satu Posyan di Namu Sira-sira, Sei Bingai, Langkat. “Karena daerah itu (Namu Sira-sira) merupakan tempat wisata,” beber perwira menengah yang akrab disapa Nugie ini.
Kapolres juga menyarankan kepada pengendara yang berasal dari Kota Binjai dan Kabupaten Langkat yang ingin menuju tempat wisata Tanah Karo, dapat melintas dari Sei Bingai. Menurut dia, Jalur alternatif Sei Bingai sudah mulus. “Sudah bagus, aman. Bagi warga Kota Binjai dan Langkat yang mau ke Tanah Karo atau sebaliknya, dapat melintas jalanitu. Lebih efektif, daripada Jalur Sibolangi. Kami sudah mengeceknya,” beber Nugie. (dvs/prn/ted)
Petugas memasang stiker pada kenderaan yang sudah lulus pemeriksaan.
Petugas memasang stiker pada kenderaan yang sudah lulus pemeriksaan
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut dan Medan serta kepolisian, memeriksa kelaikan atau kesiapan fisik bus angkutan mudik lebaran di Terminal Amplas, Kamis (30/5). Selain angkutan mudik, kondisi sopir yang mengemudi kendaraan turut diperiksa.
“Hingga seminggu terakhir, sudah 600 lebih bus angkutan mudik yang diperiksa dan dicek kesiapan fisiknya. Mulai dari jenis bus AKAP, AKDP dan bus lainnya yang melayani angkutan lebaran. Semua fisik kendaraan diperiksa secara detail. Mulai dari lampu, klakson, persneling, rem, gas, stir, ban dan lainnya. Bahkan petugas juga langsung mencoba angkutan mudik apakah benar-benar layak digunakan atau tidak,” kata Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II, Putu Sumarjaya, di sela-sela pemeriksaan kendaraan.
Apabila angkutan mudik dinyatakan layak jalan, petugas menemplekan stiker tepat di kaca depan bus. Namun jika tidak layak, bus tidak diizinkan beroperasi. “Dalam pemeriksaan, ada kita dapati angkutan mudik yang tidak layak beroperasi. Misalnya lampu tidak hidup, ban oleng dan lain sebagainya. Oleh karena itu, angkutan mudik yang tidak layak tersebut harus diganti atau diperbaiki. Kalau tidak, maka tidak diperbolehkan jalan atau beroperasi,” terangnya.
Putu menyebutkan, pemeriksaan angkutan mudik akan terus dilakukan hingga satu hari menjelang lebaran (H-1). Selain kendaraan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pengemudi atau sopirnya. Dalam memeriksa para sopir ini, pihaknya bekerja sama dengan BNN.
“Pemeriksaan terhadap sopir mengenai kondisi fisiknya dan bagaimana cara mengemudi. Kemudian, dicek urinenya untuk memastikan bebas dari narkoba,” ucap Putu.
Dari hasil pemeriksaan terhadap sopir, diketahui ada beberapa yang positif mengonsumsi narkoba. Namun tidak disebutkan berapa jumlah sopir yang memakai narkoba. “Sopirnya langsung kita suruh ganti. Karena ini adalah prosedur yang harus dilakukan. Kita tidak memberikan toleransi sedikitpun terhadap sopir yang menggunakan narkoba, demi keselamatan penumpang,” sebutnya.
Kepala UPT Dishub Sumut, Ali Amas Hasibuan menambahkan, para sopir angkutan mudik diminta tertib berlalu-lintas membawa kendaraannya. Hal itu untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu-lintas saat mudik. “Sopir juga diingatkan agar tidak ugal-ugalan,” tandasnya.
Diminta Kontrol ke Lapangan
Terkait mudik Lebaran, DPRD Provinsi Sumatera Utara meminta Gubernur Sumatera Utara, agar meninjau kesiapan angkutan mudik langsung ke lapangan.
“Gubsu harus membawa Kadis-kadis terkait untuk melakukan kontrol langsung ke lapangan. Baik angkutan darat, laut, maupun udara. Upaya itu untuk memastikan apakah angkutan mudik sudah siap atau tidak,” ucap anggota komisi D DPRD Sumut yang mengawasi tentang Perhubungan, Baskami Ginting, kepada Sumut Pos, Kamis (30/5).
Selain angkutan mudik, Gubsu juga diminta meninjau langsung kesediaan pangan di Sumut. “Gubsu harus membawa Kadisperindag dan pihak terkait untuk meninjau pasar-pasar, guna mengontrol kesediaan stok dan harga pangan,” jelas Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut ini.
Ketua Komisi D DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menambahkan pihaknya telah mengundang stakeholder terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D pada Senin (27/5) yang lalu. Dalam kesempatan itu, sejumlah pihak telah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi arus mudik pada momen lebaran tahun ini.
“Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut kami minta mempersiapkan alat-alat berat pada titik-titik yang rawan bencana longsor dan banjir. Hal itu sebagai salah satu upaya antisipasi dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan dalam kelancaran arus mudik lebaran tahun ini,” tutur Sutrisno, Kamis (30/5).
Kepada DPRD Sumut, Dishub dan Ditlantas Polda Sumut telah menyatakan kesiapannya untuk mengatur arus lalu lintas dari Sumut, ke Sumut, dan di Sumut. “Tapi kita tetap meminta peran aktif Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan untuk mengatur kelancaran lalu-lintas di jalan tol dan jalan nasional. Agar kelancaran arus lalu lintas bukan hanya di jalur-jalur perkotaan atau protokol saja, melainkan juga di semua jalur,” tegasnya.
Untuk ancaman longsor, banjir, dan gangguan fisik di jalan nasional, menurut Sutriso, merupakan tanggungjawab balai pelaksana jalan nasional 2 Medan.
Gubsu: Sudah Kita Tinjau
Gubsu, Edy Rahmayadi, mengatakan sudah memerintahkan jajaran Forkopimda untuk memantau dan mengamankan kelancaran bagi para mudik. “Sudah kita tinjau lokasi-lokasi terminal dan pelabuhan,” katanya menjawab wartawan, Rabu (28/5).
Edy berharap, kegiatan mudik kali ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apapun yang terjadi. Bagi seluruh masyarakat yang melakukan mudik, baik menggunakan transportasi umum ataupun kendaraan pribadi, diminta untuk mengecek kelayakan moda angkutannya. Sedangkan untuk moda transportasi umum, jajarannya yang melakukan pengecekan.
“Tidak hanya transportasi, pemprovsu juga akan memonitor seluruh jalan lintas antar kota dan provinsi di Sumut. Petugas keamanan akan ditempatkan di tiap-tiap daerah rawan bencana,” katanya.
Khusus untuk jalur transportasi perairan di Danau Toba, Pemprovsu telah meminta kepada pemerintah setempat untuk mengecek kelaikan dari kapal dan pelabuhan yang ada. “Insyaallah saya akan langsung tinjau lokasi pelabuhan di Danau Toba. Saya ucapkan selamat mudik kepada rakyat Sumut yang melakukannya. Selalu cek kendaraan dibawa dan hati-hati di jalan. Semoga kembali pulang dengan selamat di rumahnya masing-masing,” pungkas Gubsu.
Wajib Masuk
Mengenai jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprovsu, Edy menginstruksikan agar tetap masuk pada Jumat (1/6) ini. Himbauan ini menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 850/4345/SJ pada 28 Mei 2019.
Melalui surat yang ditandatangani Sekdaprovsu, R Sabrina, Gubernur Edy menekankan kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak memberikan tambahan cuti di luar cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah. Kecuali dengan alasan penting (keperluan berobat karena sakit, ada keluarga/saudara yang sakit/meninggal dunia, menikah).
Seluruh ASN juga diwajibkan mengikuti upacara bendera Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2019, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Terkait sanksi bagi ASN yang menambah libur di luar cuti bersama nanti, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Abdul Khoir mengatakan dapat dipotong Tunjangan Penghasilan Pengawai (TPP) dan diberikan sanksi mulai ringan sampai dengan berat. Sanksi ringan itu berupa teguran tertulis, dan sanksi berat dapat hingga penundaan kenaikan jabatan bagi seorang pejabat struktural.
“Untuk itu kita imbau supaya pada 10 Juni nanti tidak ada alasan bagi ASN tidak masuk kerja. Apalagi waktu libur dan cuti bersama yang diberikan juga cukup panjang,” katanya. (dris/mag-01/prn)
MEDAN. SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mulai melakukan seleksi penerimaan calon Institut Pemerintahan.
Dalam Negeri (IPDN) pada Juni 2019. Seleksi penerimaan ini dilakukan setelah calon praja mendaftar secara online pada 9 April-30 April 2019.
“Sistem seleksi penerimaan calon IPDN ini masih tetap pada ketentuan yang berlaku dengan sistem gugur. Artinya, setelah proses pendaftaran dan verifikasi yang dilakukan di Portal SSCN Dikdin untuk menjadi Praja IPDN para calon peserta diwajibkan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Abdul Khoir Harahap kepada wartawan, Rabu (29/5).
Adapun tahapan seleksi antara lain Tes Kompetensi Dasar (TKD), yang dilakukan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test) oleh Badan Kepegawaian Negara. Selanjutnya Tes Kesehatan Daerah. Tes Kesehatan Daerah akan dilakukan oleh Pusat Kesehatan TNI di Kodam. Lalu Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran akan dilakukan oleh Dinas Psikologi TNI AD dan terakhir Tes Pantukhir. Tes Pantukhir atau pemantauan akhir akan dilakukan di Kampus IPDN meliputi
verifikasi faktual dokumen administrasi, tes kesehatan pusat, tes kesamaptaan/kesiapan fisik dan wawancara. “Jika para di setiap tes sampai tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN,” kata Khoir.
Begitu pula sebaliknya jika salah satu item tahapan tes yang diujikan gagal atau gugur atau tidak memenuhi syarat maka dinyatakan gagal karena sistem tahapan tes IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem gugur. “Syarat-syarat ini harus dipatuhi calon Praja IPDN yang tentunya akan mengukiti seleksi pada bulan Juni. Kita harapkan para calon Praja IPDN tetap semangat dan serius mengikuti tahapan seleksi,” pungkasnya. (prn)
MEDAN, SMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pengembangan kasus dugaan tindakan perbuatan makar. Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian menegaskan, penetapan tersangka tidak hanya terhadap Wakil ketua GNPF Sumut Rafdinal dan Sekertaris GNPF Sumut, Zulkarnain. Namun masih akan ada tokoh lain yang bakal menjadi tersangka.
“Dari hasil pengembangan penyidikan, kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah lagin
Kasus dugaan makar ini berangkat dari penetapan dua tersangka, yakni Wakil ketua GNPF Sumut Rafdinal dan Sekertaris GNPF Zulkarnain,” ucap Andi kepada Sumut Pos, Kamis (30/5) siang.
Ia mengatakan, tindak pidana makar adalah sebuah pemufakatan jahat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Artinya, tindak pidana itu dilakukan sekelompok, buka satu atau dua orang saja. Tak cuma itu, menurut Andi, dari hasil penyelidikan sementara polisi, peristiwa di Sumut juga terkait paut dengan insiden rusuh yang terjadi di Jakarta kemarin.
“Jadi aksi demo yang terjadi di DPRD pada Jumat (24/5) lalu, berupa chaos atau tindakan anarkis dari penyelidikan sementara ada kaitannya, ada benang merahnya dengan rusuh di Jakarta. Kelompok demonstran ini membuat suatu ancaman ke pemerintahan yang sah atau yang sering kita sebut makar,” paparnya.
Sementara itu, Rabu (29/5) malam, aparat kepolisian mengamankan presidium Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumut, Rabualam Syahputra. Dia diamankan saat sedang makan malam di salah satu warung makan di Medan dengan sejumlah orang, sekira pukul 21.00 WIB. Menurut informasi, Rabualam diamankan Polrestabes Medan.
Terkait hal itu, Andi Rian yang dikonfirmasi membenarkan. Ia juga membenarkan kalau yang mengamankan Rabualam bukan pihaknya. “Reskrim Polrestabes yang mengamankan. Dia ditangkap dalam kasus penghasutan. Mungkin soal masalah demo kemarin yang di Bawaslu Sumut, ya,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, ketika aksi menolak hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh KPU, pada 22 April kemarin, Rabualam memimpin aksi itu. Dalam orasinya, ia menyerukan Bawaslu mengusut dugaan kecurangan Pemilu dan diskualifikasi Joko Widodo dalam pencapresan. Terungkap pula dalam aksi itu, Rabualam mendengungkan Reformasi Jilid II jika Jokowi tidak didiskualifikasi.
Tidak hanya itu, Rabualam juga sempat memimpin aksi unjuk rasa GNKR di depan gedung DPRD Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol, Medan pada Jumat (24/5) kemarin. Dimana pada malam harinya aksi tersebut diwarnai kericuhan.
Terpisah, pucuk pimpinan tertinggi di Mapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto berkomentar soal tudingan kriminalisasi terhadap ulama. Ia menjawab tudingan berbagai pihak terkait penangkapan dan penahanan yang dilakukan terhadap 2 orang pentolan GNPF Sumut Ustadz Rafdinal dan Ustadz Zulkarnain berbau politis. “Kita tidak pernah melakukan tindakan (kriminalisasi) kepada ulama. Yang adanya ini, ialah ada perbuatan melawan hukum dan ada aturan hukum yang dilanggar. Jadi siapapun dia, kita tidak melihat siapa. Kalau dia pelaku pidana, ya dia pelaku,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (29/5).
Dirinya meminta agar masyarakat berpikiran jernih. Tidak mengeneralisasi dengan dijadikannya tersangka satu atau dua orang ulama sebagai bentuk kriminalisasi seluruh ulama. “Misalnya, kalau ada polisi yang melakukan tindak pidana bukan berarti hal itu dilakukan oleh semua polisi. Karena, yang berbuat (tindak pidana) adalah oknum yang bersangkutan. Kita tidak akan gegabah melakukan penaganan masalah ini. Jadi kita fokus kepada siapa tokoh-tokohnya,” jelasnya.
Untuk itu, jenderal polisi bintang dua tersebut mengimbau kepada masyarakat, jangan sampai kerukunan kehidupan bermasyarakat sampai terganggu hanya karena sesuatu hal yang belum benar. “Kalau benar menurut dirinya sendiri kan susah. Negara ini ada aturannya. Kita punya kesepakatan-kesepakatan, dan kita juga punya instrumen, jadi ikuti saja instrumen yang ada,” tandasnya.
Gus Irawan Mangkir
Sementara, Anggota DPR RI, Gus Irawan Pasaribu yang dijadwalkan untuk memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana makar, Rabu (29/5), kemarin kabarnya tak hadir. Mangkirnya Gus Irawan dari pemeriksaan bahkan tanpa pemberitahuan alasan. “Tidak hadir. Yang bersangkutan juga tidak ada memberi kabar baik secara tertulis ataupun lisan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (29/5) sore.
Dengan begitu, sesuai polisi akan melayangkan surat panggilan kedua terhadap Gus Irawan. “Nanti akan disesuaikan dengan waktu yang tepat dari yang bersangkutan,” ujarnya.
Informasi didapat, dalam perkara tindak pidana makar tersebut Polda menangani 2 Laporan polisi. Gus Irawan Pasaribu berada pada laporan polisi berbeda dari Ustadz Rafdinal dan Ustadz Indra SuheriGus Irawan Pasaribu dipanggil penyidik Ditreskrimum Polda Sumut sesuai dengan laporan bernomor LP/659/V/2019/Sumut/SPKT I, tanggal 6 Mei 2019 oleh pelapor atas nama Fauzi Ramadhan Singarimbun.
Perkara yang akan dimintai polisi keterangannya dari Gus Irawan adalah terkait dugaan tindak pidana makar. Informasi yang didapat, keterangan yang rencananya akan diambil dari Gus Irawan menyangkut proses penyelidikan terhadap dugaan perkara makar oleh Raden Muhammad Syaf’i alias Romo. (dvs)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina Marketing Operation (MOR) I mencatat adanya kenaikan permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji menjelang arus mudik dan lebaran 2019 ini, khususnya di Sumatera Utara. Kenaikannya lebih dari 100 persen. Walaupun begitu, perusahaan plat merah ini menyatakan tidak mengalami kendala dalam penyaluran bahan bakar tersebut.
Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Budi Santoso Syarief menyatakan bahwa kenaikan sudah permintaan BBM tersebut sudah dimulai sejak awal Mei kemarin.
“Dalam program ‘Pertamina Melayani’, penyaluran BBM dan elpiji mencatat peningkatan. Sejak 1 – 27 Mei 2019, penyaluran Premium di Sumut bertambah sebanyak 103 persen dibanding normal atau setara dengan 35 juta liter,” ujarnya.
Sedangkan penyaluran Elpiji subsidi 3 kilogram, Budi mengungkapkan ada peningkatan sebesar 107 persen dibandingkan penyaluran normal atau sebanyak total 9,5 juta tabung.
“Adapun stok yang tersedia dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok di TBBM Medan Grup yang mensuplai kebutuhan di Sumut, mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan,” tutur Budi.
Untuk avtur, hingga kini belum menunjukkan kenaikan konsumsi. Meski demikian, Budi mengatakan Pertamina tetap mempersiapkan stok avtur. Diprediksi, kenaikan konsumsi avtur akan terjadi pada H-3 hingga H-2 lebaran.
“Dengan peningkatan hingga tujuh persen dari konsumsi normal. Untuk arus balik, diestimasi peningkatan sejumlah tujuh persen terjadi pada H+3 lebaran,” sebut Budi.
Ia menambahkan untuk menjaga pendistribusi tetap berjalan aman dan tidak ada kendala selama bulan ramadan, pihak Pertamina MOR I sudah membentuk Satuan tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (Rafi). (gus/ram)
ist/Sumut Pos
LUNCUR: Regional Office Head Sumatra AstraWorld, Malvin Okky Stanley, saat peluncuran aplikasi Anavigo di Medan.
ist/Sumut Pos LUNCUR: Regional Office Head Sumatra AstraWorld, Malvin Okky Stanley, saat peluncuran aplikasi Anavigo di Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk membantu pengguna kendaraan yang menghadapi kesulitan saat melakukan mudik Lebaran, AstraWorld akan mengoptimalkan layanan bantuan darurat di jalan atau Emergency Roadside Assitance (ERA).
Regional Office Head Sumatra AstraWorld, Malvin Okky Stanley, mengatakan, layanan ini dapat digunakan oleh pemilik kendaraan merek-merek Astra, yakni Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot dan Lexus yang membeli mobil pada cabang yang berada di bawah naungan PT Astra International Tbk, seperti Auto2000, Astra Daihatsu, Astra Isuzu, BMW Astra, Astra Peugeot
“Layanan ERA ini tersedia setiap hari selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dalam bentuk layanan jasa mobil gendong ke bengkel Astra terdekat, penggantian ban, mengaktifkan baterai yang lemah, membuka mobil karena kunci tertinggal di dalam mobil, susah starter dan jasa konsultasi teknis melalui call center AstraWorld 1-500 898 atau via e-mail customer service,” jelasnya pada kegiatan buka puasa bersama di Medan, Rabu (29/5).
Setiap mobil Astra yang dibeli pada cabang yang berada di bawah naungan PT Astra International Tbk, secara otomatis terdaftar sebagai anggota AstraWorld dan dapat menggunakan layanan tersebut dengan gratis selama 5 tahun sejak pembelian. Selain menghubungi call center, layanan ini juga dapat digunakan pemilik kendaraan dengan mengunduh aplikasi ANAVIGO.
“Selain layanan ERA, aplikasi ANAVIGO juga menyediakan fitur Find Places untuk membantu pengguna menemukan tempat yamg dibutuhkan. Kemudian fitur Traffic Report untuk memberikan informasi lalu lintas terkini di sepanjang rute perjalanan,” jelasnya.
Malvin Okky Stanley mengatakan, pengguna kendaraan untuk mudik Lebaran pada tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan antara 10%-20%. “Cukup tinggi peningkatannya jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada di bawah 10%. Hal ini tidak lepas dari pengaruh melonjaknya harga tiket pesawat dan beroperasinya berbagai ruas jalan tol ,” jelasnya.
Malvin mengatakan, layanan ERA ini akan mendukung program Astra Holiday Campaign atau Posko Mudik yang disiapkan PT Astra International Tbk dalam menghadapi mudik Lebaran. (ila/ram)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengadakan kegiatan buka puasa bersama dengan stakeholders dan mitra strategis, di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa belum lama ini.
Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis mengatakan yang dimaksud dengan stakeholders adalah unsur pemberi kerja atau pengusaha, unsur dari pekerja atau asosiasinya kemudian unsur pemerintah. Sedangkan mitra strategis ialah perbankan dan rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita harapkan, baik stakeholders maupun mitra strategis dapat melakukan sosialisasi perubahan-perubahan ataupun tambahan-tambahan yang saat ini terupdate atau terbaru di BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya saat menyampaikan sambutan.
Diutarakan Umardin, tujuan dari buka puasa bersama ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan tali silaturahimdan persaudaraan.
Kami harapkan dengan pertemuan ini, kita bisa saling lebih mempererat silaturahmi dan mengenal antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Ataupun, dengan pihak-pihak perbankan beserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya. (ris/ila)