MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengadakan kegiatan buka puasa bersama dengan stakeholders dan mitra strategis, di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa belum lama ini.
Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis mengatakan yang dimaksud dengan stakeholders adalah unsur pemberi kerja atau pengusaha, unsur dari pekerja atau asosiasinya kemudian unsur pemerintah. Sedangkan mitra strategis ialah perbankan dan rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita harapkan, baik stakeholders maupun mitra strategis dapat melakukan sosialisasi perubahan-perubahan ataupun tambahan-tambahan yang saat ini terupdate atau terbaru di BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya saat menyampaikan sambutan.
Diutarakan Umardin, tujuan dari buka puasa bersama ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan tali silaturahimdan persaudaraan.
Kami harapkan dengan pertemuan ini, kita bisa saling lebih mempererat silaturahmi dan mengenal antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Ataupun, dengan pihak-pihak perbankan beserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya. (ris/ila)
istimewa/sumut pos
TAKJIL: Bank Mandiri berbagi takjil di Medan.
istimewa/sumut pos TAKJIL: Bank Mandiri berbagi takjil di Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut bulan suci Ramadan, Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 mengadakan kegiatan membagikan makanan berbuka puasa (takjil) kepada anak yatim di Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Medan, Senin (27/5) kemarin. Kegiatan yang itu dihadiri langsung oleh Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, Wono Budi Tjahyono.
Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, Wono Budi Tjahyono dalam sambutannya mengatakan, pembagian takjil dilakukan kepada 500 anak yatim dari Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Medan dan merupakan salah satu bagian dari upaya Bank Mandiri sebagai badan usaha milik negara, untuk selalu dekat dengan masyarakat.
“Kepala Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah, H Darius MH. Wono mengatakan, kegiatan itu merupakan rangkaian dari kegiatan Bank Mandiri yang membagikan takjil setiap hari selama Ramadan 1440 H untuk 48.000 musafir dan anak yatim di seluruh Indonesia. Selain itu, Bank Mandiri juga menggelar berbagai program seperti buka bersama anak yatim, membagikan Alquran dan aktivitas sosial lainnya.
“Berbagai aktivitas sepanjang bulan Ramadan itu merupakan wujud syukur Bank Mandiri sekaligus berbagi dengan masyarakat sekitar dan memotivasi untuk bersama-sama meningkatkan amal ibadah di bulan Ramadan ini,” ujarnya. (rel/azw/ila)
MUDIK:
Rombongan bus dan pemudik di Halaman Kantor Direksi PTPN III Medan, dilepas oleh SEP Koordinator PTPN III, Suhendri, didamping SEP SDM dan Umum, Ahmad Gusmar dan lainnya.
MUDIK: Rombongan bus dan pemudik di Halaman Kantor Direksi PTPN III Medan, dilepas oleh SEP Koordinator PTPN III, Suhendri, didamping SEP SDM dan Umum, Ahmad Gusmar dan lainnya.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagaimana BUMN lainnya mengadakan program Mudik Gratis Bareng BUMN Tahun 2019 sebagai kelanjutan program BUMN Hadir untuk Negeri yang diselenggarakan pada tahun 2018 lalu.
Untuk tahun 2019 ini, PTPN III (Persero) menargetkan peserta mudik sebanyak 500 orang namun ternyata melebihi target yakni mencapai 735 orang yang telah diberangkatkan pada tanggal 29 Mei dengan 9 bus menuju tiga kota besar di pulau Sumatera (Padang, Pekan Baru dan Banda Aceh) dan tanggal 30 Mei 2019 dengan 10 armada bus dengan tujuan Padang dan Pekan Baru.
Acara utama pelepasan rombong-an bus dan pemudik dilakukan di Halaman Kantor Direksi PTPN III (Persero) Medan, dilakukan oleh Suhendri (SEP Koordinator PTPN III) yang di damping oleh Ahmad Gusmar (SEP SDM dan Umum), Adi Fitria (SEP Produksi) dan jajaran Kepala Biro/Bagian pada Rabu, 29 Mei 2019 bertempat di Kantor Direksi Medan.
Acara pelepasan diawali dengan doa bersama dengan harapan semoga seluruh peserta mudik juga para pengemudi selamat dalam perjalanan hingga sampai ketempat tujuan. Dalam rangka menjaga kelancaran selama perjalanan juga dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk para awak bus di Balai Klinik PTPN III (Persero).
Heru Yulian, seorang peserta mudik dari kalangan mahasiswa mengucapkan terima kasih kepada PTPN III selaku BUMN yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat terutama dirinya yang berstatus mahasiswa untuk dapat pulang kampung. “Terima kasih bapak dan ibu yang telah memberikan kemudahan bagi kami semua, semoga kontribusi PTPN III ini semakin dicintai oleh masyarakat,” ka-tanya.
SEP Koordinator PTPN III, Suhendri dalam sambutannya mengatakan, bahwa dana untuk membantu masyarakat melalui program BUMN Hadir untuk Negeri melalui Mudik bareng PTPN III (Persero) berasal dari dana Corporate Social Responsibility. “Semoga PTPN III (Persero) membantu pemudik pulang kampung ini tak sekadar mengobati rindu pada keluarga tapi menyambung silaturahim antar sesama pemudik, dan menjadi salah satu cara untuk mengurangi kemacetan lalu lintas menjelang lebaran. Salam untuk keluarga dan mohon doakan agar PTPN III (Persero) tetap mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya. (ila)
MISS
EART
Coral WARRIOR 2018:
Aziva Zahrianis, Miss Earth Coral Warrior 2018 dan juga merupakan 1 RU Puteri Pariwisata Sumut.
MISS EART Coral WARRIOR 2018: Aziva Zahrianis, Miss Earth Coral Warrior 2018 dan juga merupakan 1 RU Puteri Pariwisata Sumut.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dalam dirinya masing-masing. Begitu pula dengan Aziva Zahrianis. Gadis yang sering disapa Zizi ini memiliki berbagai prestasi baik di bidang akademik hingga di dunia Pegeant.
GADIS kelalahiran 23 tahun silam di Kota Sigli ini, merupakan Miss Earth Coral Warrior 2018 dan merupakan 1 RU Puteri Pariwisata Sumut. Siapa sangka Zizi dulu merupakan seorang yang introvert, bahkan dia mengaku sangat sulit memiliki teman di lingkungan sekolah, untuk sekadar menunjuk tangan untuk bertanya di hadapan guru pun ia tidak berani.
Zizi pun mengaku sempat menjadi salah satu korban bully. Ia pun mengungkapkan, selama ini ia tidak pernah menceritakan kasus bully yang dihadapinya ini kepada orang lain. Lantas bagaimana ia bisa menjadi seorang Public Speaker seperti sekarang?
Berbagai prestasi yang dimilikinya tentu tidak didapat dengan proses yang instan. Untuk menjadi sukses, tidak cukup hanya bermodal paras cantik saja, itulah yang ada di benak Aziva Zahrianis. Ia berani keluar dari zona nyamannya, dengan mulai mengikuti lomba pidato se-Kota Medan dan ia berhasil meraih juara harapan 1. Zizi juga menjadi seorang siswa berprestasi Kota Medan pada tahun 2012.
Ketika mulai mencoba mengikuti berbagai kegiatan Pageant, Zizi pun perlahan berani untuk tampil di depan umum dan mulai nyaman dengan lingkungan yang baru tersebut, bahkan saat ini ia sering menjadi fasilitator dalam kegiatan Public Speaking.
Kemampuan Bahasa Inggris yang ia miliki turut menghantarkannya menuju gerbang kesuksesan, dengan kemampuan itu ia berhasil dipilih untuk menjadi Master Of Ceremony (MC) Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Tidak berhenti sampai di situ, kepandaiannya dalam berbahasa Inggris membuatnya dipandang oleh dosen-dosennya sehingga ia terpilih untuk mengikuti English Debate of Nursing Faculty of (North Sumatera) dan menjadi 3rd winner dalam perlombaan tersebut.
Dibekali dengan pengalamannya yang cukup banyak, Aziva memberanikan dirinya untuk mengikuti Dara Inteligensia Kota Medan. Semenjak itulah Aziva kerap dipanggil untuk menjadi MC dan Narasumber di berbagai even-even besar di Kota Medan. Aziva pun berhasil terpilih sebagai mahasiswi lulusan terbaik dan berprestasi, di Fakultas Keperawatan stambuk 2014 Universitas Sumatera Utara.
Tak hanya itu, Aziva pun kembali menunjukkan prestasinya sebagai 1RU Puteri Pariwisata pada 2018 dan juga kembali menjadi pemenang Miss Earth Coral Warrior.
Di balik kesuksesan yang telah Zizi raih, dorongan dari keluarga juga yang merupakan salah satu dukungan terbesarnya untuk menjadi seperti sekarang ini. Zizi pun mengaku, Ibunya merupakan sosok yang inspiratif dalam hidupnya. Ia menceritakan bagaimana ibunya memotivasinya untuk bangkit ketika ia terpuruk lalu memberikan dukungan untuk puncak kesuksesannya.
Sejak menyandang gelar sebagai 1RU Puteri Pariwisata Sumut dan juga Miss Earth Coral Warrior, hampir semua hal di kehidupan Zizi menjadi pusat perhatian. Mulai dari cara berpakaian, make up, hingga acara-acara yang dihadiri oleh Zizi pun menjadi perhatian. Gadis yang memiliki hobi membaca dan travelling ini pun kerap menggungah kegiatan–kegiatan yang dilakukannya di akun media sosialnya. Berkat jam terbang yang cukup tinggi, saat ini Zizi pun dipercaya menjadi presenter di salah satu stasiun televisi lokal. (rel/adz/ila)
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Gedung Kejatisu di jalan Ah. Nasution Medan, Selasa (17/12)
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Gedung Kejatisu di jalan Ah. Nasution Medan, Selasa (17/12)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 23 jaksa jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) diduga nakal. Hal itu sebagaimana disebutkan Komisioner Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak di Medan, Rabu (29/5).
Namun demikian, Barita menyebutkan angkanya turun dari periode yang sama di tahun lalu. Mantan aktivis 1998 ini mengaku, jaksa nakal di Sumut bukan yang terparah di Indonesia. Masih ada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.
“Dari data kita sepanjang Januari-Maret itu ada 23 jaksa. April dan Mei belum direkap. Pelanggaran yang mereka duga lakukan itu terbagi menjadi dua yakni kinerja dan sikap perilaku menurut pelaporan dan pengaduan yang kami terima,” ungkap Barita.
Dijelaskannya, saat ini ke-23 jaksa tersebut telah diselidiki lebih lanjut oleh Asisten Pengawas di Kejatisu untuk memastikan dugaan pelanggaran yang dilaporkan. Aswas diberi waktu selama 3 bulan untuk akhirnya memberikan keterangan resmi kepada Komisi Kejaksaan RI.
Jika dalam waktu tiga bulan, Aswas tidak memberikan keterangan yang jelas soal investigasi ke-23 jaksa, Komisi Kejaksaan berencana memberikan rekomendasi mengenai nasib nama-nama jaksa tersebut.
“Pengawas internal mereka (Aswas) punya waktu selama tiga bulan, kalau kita melihat setelah tiga bulan keterangan mereka tidak jelas, kita akan surati rekomendasi mengenai nasib mereka,” ujar Barita.
Namun demikian, Barita menerangkan proposisi dugaan pelanggaran di jajaran Kejatisu tidak bisa disamakan dengan Kejati lainnya. Jaksa dan jumlah Kejari di Kejatisu merupakan yang terbanyak dibandingkan daerah lainnya. “Kejati Sumut ada 30 Kejari, sementara daerah lainnya hanya 23. Tidak bisa dibandingkan proporsinya,” imbuhnya.
Barita pun menjelaskan, tindak pelanggaran yang dilaporkan karena ulah ke-23 Jaksa tersebut masih bersifat dugaan. Ia mengklasifikasikan bahwa, dugaan pelanggaran di antaranya, lambat melakukan eksekusi, tidak jelas menyebutkan kerugian negara (pidsus), tidak jelas menentukan barang bukti, berpihak pada terdakwa, memaksakan perdata menjadi pidana, kemudian sikap perilaku meliputi jarang masuk kantor dan tidak disiplin. (man/ila)
idris/sumut pos
RAMAI: Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang berburu pakaian dan kebutuhan lebaran, kemarin.
idris/sumut pos RAMAI: Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang berburu pakaian dan kebutuhan lebaran, kemarin.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Drs Dzulmi Eldin menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling) untuk menjaga dan mengawasi rumah warga yang ditinggal mudik di wilayah kerjanya masing-masing.
Dikatakannnya, penjagaan dan pengawasan itu dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan tenang bagi warga yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H bersama keluarga di kampung halaman. “Penjagaan dan pengawasan yang dilakukan dalam bentuk lebih mengaktifkan kembali siskamling. Selain itu, berkoordinasi dengan para tetangga di sekitar rumah warga yang pulang mudik. Dengan demikian, para tetangga ikut serta melakukan penjagaan sehingga rumah warga yang kosong itu aman dari incaran masing-masing pencuri,” ujar Wali Kota Medan, melalui Kepala Bagian Humas Pemko Medan, Ridho Nasution.
Diutarakan Ridho, apabila dalam penjagaan dan pengawasan yang dilakukan ditemukan hal mencurigakan, diminta kepada para aparatur negara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Hal ini bertujuan agar segera dilakukan tindakan pengamanan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Lebih lanjut Ridho mengatakan, bagi warga yang mudik diingatkan agar tidak lupa memberitahu atau menitipkan rumah yang akan ditinggalkan kepada tetangga maupun kepling. Sehingga, dengan begitu diketahui rumah tersebut dalam kondisi kosong dan dilakukan penjagaan atau pengawasan.
Jangan Paksakan Pakai Sepeda Motor
Sementara itu, Anggota DPRD Medan, Irsal Fikri mengimbau kepada warga Medan yang hendak mudik ke kampung halaman, jangan memaksakan untuk menaiki sepeda motor. Sebab, sepeda motor membahayakan nyawa apalagi membawa barang yang begitu banyak. “Jangan paksakan naik sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman. Memang kalau naik sepeda motor lebih hemat, akan tetapi pikirkan juga keselamatan nyawa anda dan keluarga. Maka dari itu, sebaiknya naik angkutan umum saja supaya lebih aman dan nyaman,” pesannya.
Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Ramli juga mengimbau, bagi warga Medan yang mudik agar memberitahukan kepada kepling setempat dan juga tetangganya. “Warga yang mudik harus memberitahu kepling dan tetangga. Kemudian, jangan lupa mengunci pintu, mematikan kompor, air dan listrik yang tidak digunakan,” ujar anggota dewan akrab dipanggil Nanda ini.
Mal Dibanjiri Pengunjung
Sedangkan sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, pusat perbelanjaan modern atau mal dibanjiri pengunjung. Mereka berbelanja pakaian, sepatu, sendal dan kebutuhan lebaran lainnya.
Apalagi, saat ini mal sedang memberi potongan harga atau diskon besar-besaran. Seperti di Plaza Medan Fair, Ringroad City Walks, Manhattan Times Square, Thamrin Plaza dan sejumlah pusat perbelanjaan lainnya. Suasana lebaran semakin kental saat memasuki mal, karena disambut dengan hiasan dan dekorasi baik replika beduk dan ketupat hias.
Marcomm Manager Plaza Medan Fair, Lenny Yun Manalu mengakui memang terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang cukup siginifikan. Peningkatan ini terjadi pada minggu ketiga ramadan atau menjelang beberapa hari lebaran. “Peningkatan pengunjung mencapai 21 persen dari normal atau hari biasanya. Paling ramai pada akhir pekan (weekend) atau hari libur tanggal merah,” ujar Lenny, kemarin.
Hal senada disampaikan Marcomm Ringroad City Walks (RCW), Andre. Kata dia, jumlah pengunjung mendekati hari lebaran di atas 10.000 orang. “Cukup meningkat jumlah pengunjung dibanding hari normalnya. Kalau hari biasa (hari kerja) mencapai 8.000 hingga hampir 10.000 pengunjung. Sedangkan, akhir pekan bisa lebih dari 10.000 sampai 13.000 pengunjung,” akunya.
Daging Sapi Diperiksa
Sementara itu, daging sapi yang dijual di pasa bakal dilakukan pemeriksaan atau pengecekan oleh petugas Dinas Pertanian dan Kelautan Medan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyakit yang ditimbulkan dari daging hewan tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Medan, Ikhsar Rasyid Marbun mengaku, pemeriksaan terhadap daging sapi yang dijual di pasaran akan dilakukan pada H-3 lebaran. “Menjelang tiga hari (H-3) lebaran tim semua turun baik yang dari pihaknya maupun stakholder terkait lainnya untuk memeriksa kesehatan daging sapi untuk dikonsumsi. Pemeriksaan yang dilakukan yaitu mengecek bagian hati dan lainnya. Hal ini untuk mengantisipasi dan memastikan adanya penyakit, sehingga aman dikonsumsi pada hari lebaran,” ungkap Ikhsar baru-baru ini.
Diutarakan dia, pemeriksaan terhadap daging sapi yang dijual di pasaran dilakukan karena banyaknya sapi yang dipotong sendiri atau tidak di Rumah Potong Hewan (RPH). Oleh karenanya, belum bisa dipastikan terjamin kehigienisannya atau terhindar dari penyakit-penyakit hewan.
“Hampir rata-rata pemotongan hewan menjelang lebaran ini kebanyakan di luar dari RPH. Maka dari itu, kewajiban kita sebagai pengawas melakukan pemantauan sekaligus pemeriksaan di lapangan,” ujarnya sembari mengatakan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap daging kambing dan ayam.
Ikhsar menuturkan, dalam pemeriksaan daging sapi ini diturunkan dua tim. Tim pertama bertugas memeriksa di kawasan bagian Medan utara, dan tim kedua di kawasan Medan selatan. “Tim kita ada 10 orang yang turun ke lapangan melakukan pemeriksaan. Tim yang turun dibagi dua kelompok untuk Medan bagian utara dan Medan bagian selatan guna memastikan daging sapi yang dijual benar-benar aman dikonsumsi,” tuturnya.
Disebutkan Ikhsar, apabila timnya menemukan kasus, keanehan atau indikasi terkontaminasi penyakit, maka daging sapi yang dijual harus diambil. Selanjutnya, daging sapi tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. “Tahun lalu, belum ada ditemukan kasus atau penyakit. Harapan kita tahun ini juga begitu,” ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk ketersediaan stok daging sapi sendiri bisa dibilang cukup. Akan tetapi, untuk harganya kemungkinan bakal naik dikarenakan banyaknya permintaan. “Kemungkinan akan naik harganya (daging sapi) tetapi tidak terlalu tinggi karena banyaknya permintaan. Namun demikian, karena adanya daging beku yang dijual oleh Bulog tentu dapat menjaga kestabilan harga. Sebab, masyarakat bisa memilih untuk membeli daging beku yang harganya lebih murah tetapi kualitasnya tak jauh berbeda dengan daging pada umumnya,” ujar dia. (ris/ila)
istimewa/sumut pos
BAGI TAKJIL: Pendiri Little Life sekaligus Ketua Umum DPP PEMA PMS, Kiki Handoko Sembiring SH Mkn membagikan takjil di Jalan Ringroad. simpang Jalan Bunga Asoka, Medan.
istimewa/sumut pos BAGI TAKJIL: Pendiri Little Life sekaligus Ketua Umum DPP PEMA PMS, Kiki Handoko Sembiring SH Mkn membagikan takjil di Jalan Ringroad. simpang Jalan Bunga Asoka, Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komunitas anak muda Little Family dan Persadaan Mahasiswa Pemuda Merga Silima (PEMA PMS) mengadakan rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan, Sabtu (25/5). Acara silaturahim ini menjadi agenda rutin setiap tahun.
Kegiatan dimulai dari Perumahan Royal Sumatera yang menjadi titik kumpul, siang hari. Acara dilanjutkan dengan pembagian takjil di Jalan Ringroad simpang Jalan Bunga Asoka, Sunggal. Malam harinya, Little Family mengadakan kegiatan Sahur On The Road. Kumpulan anak muda ini konvoi mengelilingi beberapa ruas jalan di Kota Medan.
Dimulai dari Jalan Mongonsidi, masuk ke Jalan dr Cipto, lanjut Jalan Iskandar Muda. Kemudian masuk ke Jalan Gatot Subroto dan berakhir di Masjid Agung Jalan Diponegoro. Sekira pukul 02.00 WIB, rombongan menyambangi Panti Asuhan Alwasliyah Pinang Baris. Little Family disambut oleh Pimpinan Yayasan, Awaluddin Lumbangaol.
Dalam sambutannya, Pendiri Litle Family Kiki Handoko Sembiring SH, Mkn, mengatakan, sangat senang bisa menyambangi Panti Asuhan Alwasliyah. ”Alhamdullilah, saya sangat senang. Kami datang kemari untuk sedikit meringankan beban adik-adik kami yang ada di panti ini,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PEMA PMS.
Menurut Kiki, sebagai anak muda tidak boleh abai terhadap sesama. Apa lagi kepada orang yang membutuhkan. ”Sebab dalam rejeki kita, ada rejeki mereka yang membutuhkan,” tutur Kiki yang baru saja lolos menjadi anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dapil Sumut 3 untuk Deliserdang.
Pria supel ini berharap, ke depannya kegiatan dapat melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Agar, semua elemen masyarakat bisa lebih peduli terhadap sesama. ”Jangan dilihat dari nilai (bantuan) nya. Semoga bisa berguna bagi adik-adik kami yang menghuni Panti Asuhan Alwasliyah,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara, PEMA PMS DPW Sumut, DPD Binjai, Medan, Deliserdang dan Langkat.
Diketahui, Little Family terbentuk pada tahun 2012. Komunitas ini kerap terlibat berbagai kegiatan sosial. Seperti, bakti sosial ke panti-panti asuhan, membantu korban bencana alam dan lain sebagainya.(ala/ila)
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
Kepala Cabang Honda Arista Grup, Suandy Wijaya? Saat Berfoto Bersama Dengan Puluhan Anak Yatim Piatu di Medan.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos Kepala Cabang Honda Arista Grup, Suandy Wijaya? Saat Berfoto Bersama Dengan Puluhan Anak Yatim Piatu di Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di Bulan Ramadan 1440 Hijriah, Honda Arista Grup menggelar berbuka puasa bersama 40 anak yatim piatu di Medan. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Cabang Honda Arista Grup, Suandy Wijaya berserta seluruh karyawan Honda Arista Grup. Acara berbuka puasa bersama ini digelar di Showroom Honda di Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (28/5) kemarin.
Kegiatan ini, bertujuan sebagai kepedulian Honda Arista kepada puluhan anak yatim piatu berasal dari Panti Asuhan Putri Aisyiyah dan Panti Asuhan Putra Ar-Ridho di Medan.
Selain berbuka puasa bersama, acara diisi dengan tausyiah oleh Ustad Drs. Asrul Siregar MA dan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu berupa perlengkapan sekolah, uang tunai dan sembako. “Kegiatan berbuka puasa bersama ini, sebagai wujud kepedulian Honda Arista kepada adik-adik dan apa kita berikan dapat digunakan dengan baik dan mendapatkan berkah,” ucap Kepala Cabang Honda Arista Grup, Suandy Wijaya.
Honda Arista memiliki program spesial Ramadan. Di mana, pembelian Honda Arista memberikan promo berupa hadiah langsung TV LED 32 Inc, kartu flash BCA, untuk setiap pembelian Honda Mobilio dan Honda BR-V. Kemudian, dapatkan juga paket perawat mobil free service jasa, oli dan suka cadang sampai dengan 4 tahun.
Sedangkan, promo spesial Ramadan lainnya, yakni booking service memproleh pemotongan harga 5 persen. Untuk setiap booking service melalui salesperson yang bertugas atau di nomor telpon 061-786-9999.? Honda Arista juga menyediakan layanan emergency 24 jam selama mudik di Hot line 0813-9777-4422.(gus/ila)
istimewa/sumut pos
KOMPAK: Director of Sales Prime Plaza Hotel Kualanamu, Debby Silvia Reny, kompak bersama lainnya.
istimewa/sumut pos KOMPAK: Director of Sales Prime Plaza Hotel Kualanamu, Debby Silvia Reny, kompak bersama lainnya.
BATANG KUIS, SUMUTPOS.CO – Untuk melengkapi kebahagiaan di Bulan Ramadan tahun ini, Prime Plaza Hotel Kualanamu mengadakan acara buka puasa bersama dengan perusahaan swasta maupun nonswasta serta para Media di VIP Room di Prime Plaza Hotel Kualanamu, Selasa (28/5).
Director of Sales Prime Plaza Hotel Kualanamu, Debby Silvia Reny mengatakan bahwa momen ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan swasta dan nonswasta serta para Media yang selalu mensuport bisnis di Prime Plaza Hotel Kualanamu.
Menurut Beliau, momen buka puasa bersama ini untuk menjalin tali silaturahim antara Prime Plaza Hotel Kualanamu dengan perusahaan swasta maupun nonswasta serta para media agar ke depannya semakin baik lagi.
Dalam kesempatan itu, Beliau memaparkan presentasi tentang fasilitas hotel. Seperti penambahannya gym yang berada di lantai 1 yang sudah bisa digunakan oleh tamu, SPA yang akan dibuka setelah lebaran di tahun ini. “Semua ini untuk memanjakan tamu yang sudah letih dari aktivitas sehari-hari. Prime Plaza Hotel juga mempunyai Masjid As’salam yang terletak di Lantai 1, sehingga tamu akan lebih mudah untuk melaksanakan ibadah tanpa harus berpindah-pindah tempat,” paparnya.
Tak hanya itu, a fasilitas tambahan shuttle yaitu 2 unit Mobil Hi –Ace untuk antar jemput tamu yang lebih dari 10 orang dari Bandara ke hotel. Acara ini ditutup dengan ramah tamah beserta makan malam bersama dengan tamu dan Manajemen Prime Plaza Hotel Kualanamu di VIP Room
Prime Plaza Hotel Kualanamu akan menjadi pilihan yang tepat untuk keperluan bisnis dan liburan keluarga di Deli Serdang. Untuk informasi dan Reservasi dapat menghubungi nomor Telepon Kami ke 061-7945566 atau langsung datang ke alamat Sultan Serdang No. 88, Tumpatan Nibung Batang Kuis Deli Serdang | www.kno.pphotels.com | info@kno.pphotels.com. (rel/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Perumahan Seluruh Indonesia (APERSI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengadakan buka puasa bersama dengan stakeholder dan anak yatim di Hotel Grand Swiss-Belinn Jalan Gajah Mada, Medan, Rabu (29/5).
Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPD APERSI Sumut, Irwansyah Putraserta jajaran pengurus, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang diwakili, pengurus Real Estate Indonesia (REI) Pusat, Tommy Winstan, Ketua DPD REI Sumut, Andi Atmoko Panggabean, Kadin Sumut, perbankan dan anak-anak yatim.
Ketua Panitia, Yanti Nabila mengatakan dalam buka puasa bersama ini mengundang 100 anak yatim dari panti asuhan. Selain berbuka puasa bersama, para anak yatim diberikan santunan untuk membantu membeli perlengkapan berlebaran. “Kami berharap santunan yang diberikan jangan dilihat dari nominalnya. Akan tetapi, bagaimana nilai dari berbagi antar sesama,” ujarnya sembari menambahkan, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diadakan setelah ramadan tahun lalu.
Sementara, Ketua DPD APERSI Sumut, Irwansyah Putra dalam sambutannya mengatakan, melalui acara berbagi ini pihaknya berharap kiranya Allah SWT akan lebih membukakan rezeki bagi semua yang hadir. “Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah indahnya berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang lebih membutuhkan. Kita berharap semoga kegiatan ini menjadi keberkahan bagi kita semua, memohon doanya agar bisnis atau penjualan properti tetap lancar,” tuturnya.
Pada kegiatan tersebut, juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustad M Mubarak. Dalam tausiahnya disampaikan tentang arti nilai kesabaran dalam bulan ramadan.
“Sabar menghadapi musibah, sabar menghadapi kemaksiatan, sabar dalam ketaatan, dan sabar dalam kebahagiaan, itulah sebagian makna dari puasa,” ungkapnya. (azw)