Home Blog Page 5356

Human Initiative Sumut, Launching Program Bulan Kita Berbagi

istimewa/sumut pos LAUNCHING: Kepala Cabang Human Initiative Sumut, Zul Hidayat saat menghadiri launching program Bulan Kita Berbagi di Rumah Tahfidz Human Initiative, di Dusun Damai, Beringin, Deliserdang, Selasa (17/5).
istimewa/sumut pos
LAUNCHING: Kepala Cabang Human Initiative Sumut, Zul Hidayat saat menghadiri launching program Bulan Kita Berbagi di Rumah Tahfidz Human Initiative, di Dusun Damai, Beringin, Deliserdang, Selasa (17/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Human Initiative cabang Sumatera Utara melaunching program Ramadhan, Bulan Kita Berbagi (Bukber) di Rumah Tahfidz Human Initiative, di Dusun Damai, Beringin, Deliserdang, Selasa (17/5). Launching ini dilaksanakan langsung oleh Kepala Cabang Human Initiative Sumut, Zul Hidayat.

Dalam sambutannya, Zul mengatakan Human Initiative sebagai lembaga sosial sungguh bersemangat menebar manfaat. “Hari ini kita memberi paket baju baru yatim kepada 10 anak yatim dan paket berbuka bagi anak yatim, serta masyarakat sebanyak 250 paket,” ungkap Zul.

Zul berharap agar Human Initiative terus dapat membantu banyak umat dan menebar manfaat. Khususnya di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, diharapkannya jumlah donor turut berlipatganda sebagaiamana belipatnya pahala atas amal dan kebaikan yang dilaksanakan di bulan Ramadhan.

“Dengan semakin banyaknya saudara kita yang peduli untuk membantu, kita harapkan semakin banyak yang akan mendapat manfaat,” tandasnya yang disambut kata ‘Amin’ oleh para Yatim.

Kepala Desa Beringin, Aldiriansyah dan Kepala Dusun, Sukardi mengaku sangat berterima kasih dengan kegiatan yang dilaksanakan Human Initiative tersebut. Dengan adanya rumah Tahfidz di sana, diharapkan mampu mendorong menjadi Desa Religius.

Para Yatim dan Duafa yang menghadiri kegiatan itu, sangat antusias dan gembira. Terlebih saat mendengar ceramah oleh Ustadz Cece Romli yang penuh canda dan ceria, sebelum berbuka puasa bersama. (rel/dek)

Lapangan Bola Samura Krisis Air

SOLIdeo/sumut pos TINJAU: Bupati Karo Terkelin saat meninjau Lapangan Bola Samura yang dikeluhkan warga.
SOLIdeo/sumut pos
TINJAU: Bupati Karo Terkelin saat meninjau Lapangan Bola Samura yang dikeluhkan warga.

KARO, SUMUTPOS.CO – Fasilitas Lapangan Bola Samura saat ini banyak diminati masyarakat untuk berolah raga. Sarana ini juga dimanfaatkan masyarakat sebagai wadah membuang rasa jenuh dari rutinitas sepanjang hari yang cukup melelahkan pikiran dan jasmani. Namun hal ini menjadi sia-sia, karena bukan kenyamanan yang mereka dapatkan bersama masyarakat lainnya dalam melakukan joging, lari, bermain sepak bola, untuk mencari keringat demi kesehatan tubuh.

Hal ini dikatakan salah seorang warga yang setiap sore berolah raga di lapangan Samura. Pasalnya, fasilitas kamar mandi yang dikelola Dispora ini jarang dialiri air. Mirisnya, ada 6 pintu kamar mandi, semuanya tidak ada air. Padahal, bak penampungan air sumur bor jelas terlihat di atas bangunan kamar mandi.

“Kami warga ingin mau sehat, tapi melihat kamar mandi jorok. Seolah-olah dinas terkait tidak peduli. Anehnya lapangan ini sering dipakai Pemkab Karo untuk acara upacara kenegaraan,” kesal Elsa br Ginting (44).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH saat meninjau lapangan bola Samura, Selasa (7/5) sangat terkejut melihat kondisi itu.

Kamar mandinya menyedihkan, dimana-mana semua kamar mandi jorok, air sumur bor mati (tidak berfungsi) , air dalam bak kosong, lantai kamar mandi jorok, kumuh ditambah botol aqua dan plastik berserakan dekat lubang WC.

Menyikapi ini, Bupati Karo melalui stafnya mengontak pihak Dispora Kab. Karo agar datang ke Lapangan Samura, dan menyuruh dua mobil dinas damkar untuk melakukan penyemprotan air pembersihan sekaligus mengisi air kedalam bak penampungan.

Ke depannya, bupati meminta Dispora Karo untuk memperbaiki kamar mandi yang sebenarnya,agar warga yang sedang berolah raga dan beraktivitas lainnya tidak menggerutu lagi dan kecewa. Dia Mencontohkan saat kencing dan BAB, air tidak ada.

Terkelin pun mengintruksikan Kepala Dispora Robert perangin Angin melalui sekretarisnya Pimpin Bangun, agar segera rapatkan, untuk kamar mandi dibobol setengah dari kondisi sekarang ini, agar lebih terang. Selain itu, sambung Terkelin, meminta agar tempat ganti pakaian dan kaca dipasang. (deo/han)

Empat Pemain PSPS Tinggal Selangkah

sutan siregar/sumut pos UJICOBA: Pemain PSMS Medan berusaha melewati kawalan pemain PS Putra Buana pada laga ujicoba di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Dalam laga ini, Ayam Kinantan menang dengan skor 4-1.
sutan siregar/sumut pos
UJICOBA: Pemain PSMS Medan berusaha melewati kawalan pemain PS Putra Buana pada laga ujicoba di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Dalam laga ini, Ayam Kinantan menang dengan skor 4-1.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 4 dari 5 pemain PSPS Selection yang menjalani seleksi di PSMS Medan, tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan tim. Pasalnya, keempatnya sudah setuju dengan harga yang ditawarkan Manajemen Ayam Kinantan.

“Ada 4 pemain yang dari PSPS Selection itu hampir pasti bargabung. Mereka sudah sepakat soal harga, tinggal teken kontrak,” ungkap Sekretaris PSMS Medan Julius Raja kepada Sumut Pos, Senin (6/5).

King, sapaan karib Julius Raja, mengaku tidak hafal nama keempat pemain yang bakal memperkuat PSMS di Liga 2 musim 2019 tersebut. Sebelumnya ada 5 pemain PSPS Selection yang melakukan seleksi di PSMS Medan. Adapun mereka, yakni Afiful Huda, Rendi Syahputra, Ilham Fathoni, Wahyu, dan Dani Marvelos.

King pun memastikan, keempat pemain yang bakal bergabung tersebut, merupakan rekomendasi dari Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning. “Keempatnya merupakan permintaan pelatih. Mereka juga sudah menerima panjar. Jadi, sebenarnya tinggal formalitas penandatangan kontrak saja,” imbuhnya.

Seyogianya penandatangan kontrak dilakukan Senin (6/5) sore. Namun, karena berhalangan kesibukan Penanggung Jawab Tim Mulyadi Sumatupang, pertemuan diundur menjadi Selasa (7/5), hari ini. “Pertemuan hari ini (kemarin, red) batal. Akan kembali kami gelar besok (hari ini, red). Pertemuan itu membahas pemain yang akan dikontrak dan pemain dibuang,” beber King.

King mengakui, Gurning memang mengajukan untuk mencoret beberapa pemain yang sudah dikontrak. Tapi dia belum mengetahui jumlah dan namanya. “Pelatih akan memaparkan apa alasan pencoretan pada rapat nanti. Intinya rapat besok memang evaluasi secara keseluruhan,” jelasnya.

Termasuk soal persiapan ke depan. Sebab, manajemen PSMS Medan melihat jadwal kick off Liga 2 masih belum pasti. “Prediksi kami, jadwal kick off habis Lebaran. Jadi kami masih punya waktu untuk mengganti pemain yang tidak berkembang,” pungkasnya. (dek/saz)

Keajaiban Anfield

TUMPUAN Sadio Mane menjadi tumpuan Liverpool saat menjamu Suarez cs di leg kedua Semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (7/5) dini hari nanti.
TUMPUAN
Sadio Mane menjadi tumpuan Liverpool saat menjamu Suarez cs di leg kedua Semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (7/5) dini hari nanti.

LIVERPOOL akan menjamu Barcelona di Anfield pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2018/2019, Rabu (8/5) dini hari WIB. Defisit 3 gol, dan tanpa modal gol tandang. Itulah yang harus dihadapi The Reds, jika ingin 2 musim beruntun tampil di final.

Pada leg pertama di Camp Nou, tengah pekan lalu, Liverpool menyerah 3 gol tanpa balas. Luis Suarez mencetak gol pembuka ke gawang mantan klubnya, dan tak segan merayakannyan

Sementara itu, Lionel Messi tampil brilian dan memborong 2 gol. Liverpool sejatinya bermain bagus, bahkan menciptakan beberapa kesempatan. Namun peluang-peluang James Milner, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah, semua gagal terkonversi menjadi gol untuk timnya.

Kekalahan tersebut membuat peluang Liverpool untuk bisa melaju ke final Liga Champions hampir tertutup. Sebab, The Reds harus bisa menang dengan defisit 4 gol. Meskipun begitu, tim besutan Jurgen Klopp ini tidak patah semangat. Sebab, mereka masih punya peluang untuk membuat keajaiban pada leg kedua ini. Karena Liverpool benar-benar sensasional ketika bermain di kandang musim ini. Mereka sangat menakutkan. Manchester United, PSG, Bayern Munchen, dan Chelsea pernah merasakan kekalahan saat berkunjung ke markas Liverpool. Dan The Reds masih belum terkalahkan di kandang dalam ajang Eropa, dan rekor kandang mereka ini jadi alasan mengapa Liverpool bisa bersaing di Premier League maupun Liga Champions.

Manajer Barca Ernesto Valverde, pasti akan mewaspadai rekor kandang Liverpool. Meski punya keunggulan 3 gol, dia tidak akan mengambil risiko apa pun melawan The Reds, karena pasukan Jurgen Klopp sangat kuat di kandang. Anfield tidak pernah ramah bagi tim-tim tamu. Pendukung Liverpool selalu bersemangat ketika mendukung tim kesayangannya bertanding di stadion tersebut. Hal itu seringkali berubah menjadi pemandangan yang menakutkan bagi tim tamu.

Banyak tim besar yang datang ke Anfield dengan harapan untuk meraih kemenangan. Namun, mereka justru pulang dengan tangan hampa. Itu karena Anfield bukanlah tempat yang mudah berkat dukungan militan yang ditunjukkan pendukung Liverpool. Beberapa tim papan atas Premier League juga sering gagal menunjukkan permainan terbaiknya di Anfield. Pemain legenda yang kesulitan bersinar di kandang Liverpool juga cukup banyak. Lionel Messi cs pasti akan mendapat intimidasi dari pendukung Liverpool saat berkunjung ke Anfield.

Liverpool sudah mencetak banyak gol di Premier League musim ini dan itu berkat trio penyerang mereka yang luar biasa. Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Mereka bertiga mampu mengobrak-abrik pertahanan di sepak bola Inggris. Salah dan Mane sangat kejam di depan gawang pada musim ini. Kombinasi mereka adalah menjadi alasan utama atas kesuksesan Liverpool sejauh ini.

Perjalanan Jurgen Klopp ke Spanyol tidak sesuai rancana, tapi bukan rahasia lagi, kalau The Reds sangat berbeda ketika bermain di Inggris. Gaya permainan Liverpool menjadi masalah bagi kebanyakan tim Premier League dan bisa mencetak banyak gol.

Barcelona punya keunggulan tiga gol atas Liverpool. Kendati demikian, pasukan Ernesto Valverde tak boleh menyepelekan sang lawan pada leg kedua ini. Pendukung Barca pasti senang dengan kemenangan telak atas Liverpool di leg pertama. Namun, Barca juga harus ingat dengan mimpi buruk saat bertemu AS Roma pada musim lalu.

Lionel Messi dkk berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 4-1 di Camp Nou. Namun, tim Italia itu di luar dugaan mampu melakukan comeback dramatis dan melangkah ke babak berikutnya. Liverpool pasti menginginkan hasil yang sama saat bertemu Barcelona di Anfield. Mereka ingin mengejar defisit 3 gol dan mencapai final Liga Champions.

Namun Liverpool juga terancam kembali tak bisa menurunkan tim terkuatnya. Salah menjadi ‘tumbal’ kemenangan atas Newcastle akhir pekan lalu, dan kondisinya sekarang berada dalam tanda tanya besar. Firmino juga masih cukup meragukan. Naby Keita pun absen setelah tumbang di leg pertama. Sementara Barcelona sudah sangat siap untuk laga ini, dan itu terlihat dari bagaimana mereka melepas laga kontra Celta Vigo di La Liga. Pilar-pilar pentingnya diistirahatkan. Meski Ousmane Dembele kembali dihantam cedera, itu sepertinya bukan masalah besar buat Barcelona. (bbs/saz)

Hari Petama KPU Sumut Plenokan Rekapitulasi 4 Daerah, PDIP Masih Unggul

sutan siregar/sumut pos PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.
sutan siregar/sumut pos
PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.

PDI Perjuangan masih memimpin perolehan suara sementara, baik tingkat DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI di Sumatera Utara. Selain itu, Calon Presiden dan Wakil Presiden yang mereka usung, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin juga masih unggul sementara dari pesaingnya, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

HAL ini berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Hotel JW Marriot Medan, Senin (6/5). Rekapitulasi tingkat provinsi ini akan dilakukan secara simultan hingga Kamis (9/5) mendatang.

Sejauh ini, tercatat sudah 25 KPU kabupaten/kota di Sumut menyerahkan hasil rekapitulasi kepada KPU Sumut. Yakni Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Kota Tanjungbalai, Sibolga, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Binjai, Tebingtinggi, Toba Samosir, Labusel, Samosirn

Padanglawas Utara, Humbanghasundutan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Simalungun, Nias Utara, Batubara, Tapanuli Tengah, Dairi, Labura, Nias Barat, Asahan, Tapanuli Utara dan Serdangbedagai.

Namun pada hari pertama kemarin, amatan Sumut Pos, baru empat kabupaten/kota yang diplenokan KPU Sumut. Yaitu Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Samosir dan Kota Tanjungbalai. Khusus Karo, hingga pukul 19.30 WIB pelaksanaan rekapitulasi masih diskors dikarenakan ketidaklengkapan data.

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rachmawati Rasahan, mempertanyakan data pemilih disabilitas yang berbeda untuk semua jenis pemilihan. Baik pemilihan presiden, pemilihan anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Sumut maupun DPRD kabupaten/kota.

Katanya, seharusnya yang menjadi acuan bagi KPU Karo sebagai penyelenggara adalah berita acara penetapan data pemilih disabilitas. Kalau kemudian berubah di formulir DB1, hal itu menjadi pertanyaan. “KPU harus bisa menjelaskan dari mana data yang mereka miliki. Kok pemilih disabilitas berbeda pada setiap jenis pemilihan,” ujarnya.

Sedangkan di Tanjungbalai, Bawaslu mempertanyakan data pemilih tambahan untuk pemilihan anggota DPD RI. Karena ada selisih 59 pemilih. Kata Syafrida, seharusnya data pemilih yang terdaftar tidak boleh berbeda-beda. Lain halnya dengan data yang menggunakan hak pilih.

“Pengguna hak pilih bisa berbeda, karena pemilih yang pindah memilih ‘kan tidak bisa memilih untuk semua jenis pemilihan. Jadi harus mereka jelaskan apa alasannya,” terangnya.

Atas ketidaksinkronan data pemilih, komisioner KPU Sumut Benget Silitonga tidak bisa menetapkan hasil rekapitulasi suara KPU Karo dan KPU Tanjungbalai. Sampai mereka bisa menjelaskan pertanyaan Bawaslu. Namun hingga waktu istirahat untuk berbuka puasa tiba, rekapitulasi untuk Tanjungbalai pun diskors.

Dari pleno rekapitulasi yang Sumut Pos ikuti kemarin, perolehan kursi di lembaga legislatif secara umum di Karo, Samosir, dan Pakpak Bharat masih didominasi PDI Perjuangan. PDI Perjuangan mendominasi perolehan kursi DPRD Karo. Dari 35 kursi DPRD, partai banteng moncong putih merebut 8 kursi, disusul Partai Gerindra 5 kursi, Partai Nasdem, Partai Golkar, dan Hanura, masing-masing 4 kursi. Sedangkan Partai Demokrat 3, PAN 3, Partai PKPI dan Partai Perindo masing-masing 2 kursi.

Selain memenangi perolehan suara tingkat DPRD kabupaten, PDIP juga unggul suara untuk anggota DPRD provinsi Dapil Sumut XI. PDIP mengumpulkan 83.073 suara, disusul Partai Gerindra 38.466, Partai Nasdem 29.007. Sedangkan untuk DPR (Dapil Sumut III), perolehan suara PDIP juga unggul dengan meraih 97.670 suara, disusul Partai Perindo 30.585, Partai Golkar 27.222 suara.

Sedangkan untuk perolehan suara Pilpres di empat daerah, yaitu Samosir, Pakpak Bharat, Karo dan Kota Tanjungbalai, pasangan Jokowi-Ma’ruf lebih dominan unggul dibanding pasangan Prabowo-Sandi. Di Karo misalnya, pasangan capres nomor urut 01 memperoleh 203.047 suara, sementara pasangan capres nomor urut 02 cuma memperoleh 17.470 suara. Di Samosir, Jokowi-Ma’ruf juga unggul dengan perolehan 101.635 suara dari Prabowo-Sandi sejumlah 4.472 suara. Begitupun perolehan suara di Kabupaten Pakpak Bharat, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul ketimbang Prabowo-Sandi. Praktis hanya di Kota Tanjungbalai, pasangan capres Prabowo-Sandi unggul dari Jokowi-Ma’ruf yakni, 65.525 suara berbanding 25.405 suara.

Khusus DPD RI sesuai rekapitulasi KPU Samosir, WTP Simarmata unggul jauh dari para rivalnya yakni meraih 34.318 suara. Diikuti Parlindungan Purba (14.441), Tolopan Silitonga (4.214) dan Badikenita Sitepu (3.169). Sedangkan rekap di Karo, peringkat pertama ditempati Badikenita Sitepu dengan 119.878 suara, disusul Parlindungan Purba 17.761 dan mantan Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata 17.592 suara. Di Pakpak Bharat, WTP Simarmata juga mengungguli para kompetitornya dengan raihan 7.575 suara, disusul Parlindungan Purba 1.518 suara, Tolopan Silitonga 1.346 suara dan Muhammad Nuh 1.267 suara.

Lampaui Target Nasional

Rapat pleno terbuka ini dihadiri tujuh anggota KPU Sumut, Bawaslu Sumut, pengawas pemilu, saksi parpol, saksi calon DPD, pengurus parpol peserta pemilu, lembaga pemantau pemilu, serta tamu undangan. Ketua KPU Sumut Yulhasni dalam sambutannya mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu, pasal 41 ayat 3 bahwa rekapitulasi penghitungan suara dan penerapan hasil pemilu dilakukan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota dalam rapat pleno terbuka.

Kemudian, berdasarkan Pasal 43 ayat 1, rapat pleno KPU provinsi sah dalam hal jumlah anggota KPU provinsi berjumlah tujuh orang dan dihadiri oleh paling sedikit lima orang anggota KPU provinsi yang dibuktikan dengan daftar hadir. Mencermati kehadiran anggota KPU Sumut sebanyak tujuh orang, maka rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat provinsi Sumut dinyatakan kuorum dan sah serta terbuka untuk umum.

Yulhasni mengatakan kesuksesan penyelenggaraan pemilu selalu dilihat dari partisipasi masyarakat. Pada Pemilu 2014 tingkat partisipasi hanya berkisar 69 persen sedangkan pada Pemilu 2019 angka partisipasi diperkirakan mencapai 79,91 persen. Angka ini melampaui target nasional sebesar 77,5 persen dan target KPU Sumut di angka 70 persen. Antusias masyarakat menggunakan hak suara tidak terlepas dari semakin membaiknya pendataan pemilih dan model sosialisasi yang kreatif serta peran peserta pemilu melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Ia menyebut saat ini 25 KPU kabupaten/kota telah menyelesaikan proses rekapitulasi perolehan suara pemilu 2019. Sedangkan 7 KPU kabupaten/kota lainnya masih berproses. “Selebihnya masih sedang berlangsung,” katanya.

Ia menjelaskan berdasarkan aturan yang ada, jadwal rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu 2019 tingkat kabupaten/kota akan berakhir pada 7 Mei 2019. Meski demikian, mereka sangat yakin 8 KPU kabupaten/kota lainnya akan selesai tepat waktu. “Kita tetap optimis mereka mampu menyelesaikannya tepat waktu,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi kata Yulhasni, lamanya proses rekapitulasi pada 8 KPU kabupaten/kota tersebut yakni disebabkan banyaknya permintaan dari para pihak terutama saksi yang kerap meminta adanya perhitungan ulang. Hal ini membuat prosesnya menjadi berlangsung lama. “KPU sendiri berkewajiban untuk memenuhi permintaan tersebut agar data yang direkap benar-benar sinkron dan tidak ada perbedaan data lagi,” pungkasnya.

Pleno rekapitulasi Pemilu 2019 tingkat Sumut dibagi ke dalam dua panel. Secara terpisah di ballroom yang berada di lantai 1 dan lantai 2 hotel. Tujuannya guna mempercepat proses penghitungan suara. Saat ini secara simultan antara KPU RI, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi suara. Hingga pada puncaknya nanti 22 Mei hasil akhir diumumkan. Rekapitulasi dilakukan terhadap pemilihan presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. (prn)

Percepat Rekapitulasi Suara, KPU Medan Buka 3 Panel

sutan siregar/sumut pos PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.
sutan siregar/sumut pos
PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.

MEDAN, SUMUTPOS.Co – Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu serentak 2019 yang digelar KPU Medan di Hotel Grand Inna Medan berjalan lambat. Dalam lima hari, KPU Medan hanya mampu menuntaskan sekitar 7 kecamatan dari 21 kecamatan yang ada di Kota Medan. Sementara, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Kota Medan ini dijadwalkan berakhir pada hari ini, Selasa (7/5).

Bahkan hingga kemarin, masih ada 3 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang belum menuntaskan rekapitulasi suara yakni Medan Denai, Medan Polonia, dan Medan Sunggal karenanya, untuk mengejar ketertinggalan rekapitulasi suara, KPU Medan membuka 3 panel. “Supaya bisa mengerjakan rekapitulasi suara semua kecamatan, hari ini kami membagi rekapitulasi menjadi 3 panel. Panel pertama di ruang lancang kuning Hotel Grand Inna yang akan merekapitulasi suara di Medan Tuntungan, Medan Barat, Medan Amplas, Medan Area dan Medan Deli,” kata Komisioner Divisi Teknis KPU Medan, Rinaldi Khair, Senin (6/5).

Untuk Panel kedua, lanjut Rinaldi, selain untuk merekapitulasi suara Medan Maimun, di ruang Kwala Deboer juga akan digunakan untuk merekapitulasi suara Medan Helvetia, Medan Belawan, Medan Marelan dan Medan Timur. Sedangkan untuk Panel ketiga, di ruang Tasik Madu akan digunakan untuk merekapitulasi suara Medan Petisah, Medan Tembung, Medan Polonia dan Medan Sunggal.

Rinaldi menyebutkan, ada tiga kecamatan yang rekapitulasinya belum selesai di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), yakni kecamatan Medan Denai, Selayang, Johor. “Belum selesai di tingkat PPK. Lama penghitungannya karena jumlah TPS-nya di atas 400, ada juga yang sampai buka kotak, hitung ulang surat suara. Malam ini sudah harus semua penghitungannya,” jelas Rinaldi.

PAN Klaim Satu Kursi Pimpinan Dewan

Di sisi lain, untuk pemilihan legislatif 2019, Partai Amanat Nasional (PAN) diprediksi bakal meraih enam kursi di DPRD Medan. Dari lima dapil, di empat dapil PAN memperoleh satu kursi. Sedangkan satu dapil, yakni dapil 2, PAN memperoleh dua kursi.

Ketua DPD PAN Kota Medan, Bahrumsyah kepada wartawan di Hotel Grand Inna Medan, tempat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi suara KPU Medan mengatakan, berdasarkan C1, DAA1 dan DA1, yang sudah hampir final, untuk kawasan Medan Utara PAN memperoleh 31 ribu suara. Dan total keseluruhan untuk Medan, PAN memperoleh 100 ribu suara. Lanjutnya, dalam perolehan suara, PAN pada urutan keempat untuk Kota Medan, setelah Gerindra, PDIP dan PKS. Sehingga dengan demikian, PAN disebut berhak mendapat salah satu kursi pimpinan di DPRD Medan berdasarkan perolehan suara.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi PAN DPRD Medan ini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Medan yang telah mempercayakan PAN, sebagai wakil mereka untuk duduk di DPRD Medan. (mag-1)

Golkar Kuasai 9 Kursi DPRD Dairi

sutan siregar/sumut pos PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.
sutan siregar/sumut pos
PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – PARTAI Golkar berjaya di Kabupaten Dairi. Partai berlambang Pohon Beringin ini sukses mendudukkan sembilan kadernya di kursi DPRD Dairi dengan total perolehan suara 37.030 di empat daerah pemilihan (Dapil). Dengan begitu, Ketua DPRD Dairi bakal kembali dikuasai Partai Golkar.

Di posisi kedua, PDIP meraih 26.074 suara dengan menempatkan 5 kadernya. Sedangkan di posisi ketiga, Partai Demokrat yang meraih 20.489 suara dengan 5 kursi yang terdapat di 3 Dapiln

Sementara di posisi 4 dan 5 milik Partai Nasdem dan Hanura dengan jumlah suara Nasdem 20.355 dan Hanura meraih 18.324 suara.

Berdasarkan hasil perolehan suara yang dibacakan Komisioner KPU pada penutupan rapat pleno, Minggu (5/5) malam, ada 35 caleg terpilih yang diprediksi bakal menduduki kursi DPRD Dairi. Untuk Dapil 1 dengan jatah 12 kursi, Partai Golkar berhasil menyabet 3 kursi dengan perolehan suara 14.387 suara. Ketiga kader Golkar tersebut yakni Depriwanto Sitohang (3.317 suara), Lamasi Saut Martua Simamora (2.732), serta Johanson Manik (2.129).

Kemudian Partai Hanura meraih 2 kursi untuk Manat Sigalingging (1.639) serta Togar Pasaribu (1.510). Sedangkan sisanya masing-masing satu kursi untuk PDIP yakni Batara Sinaga (2.149), Partai Nasdem yakni Nasib Sihombing (2.076), Perindo yakni Radeanto Banjarnahor (2.707), Demokrat yakni Bona Sitindaon (1.130), PKB yakni Alfriansyah Ujung (2.894), PAN yakni Riduan Sagala (2.381), serta Gerindra yakni Markus HE Sinaga (1.140).

Selanjutnya di Dapil 2 dengan alokasi 8 kursi, Partai Golkar kembali meraih suara terbanyak dengan 12.287 suara, sehingga berhasil mendapat 3 kursi yakni untuk Sabam Sibarani sekarang Ketua DPRD Dairi meraih suara (3.947), Nurlinda Angkat (2.381) dan Lisbet Lumban Tobing (2.259).

Kursi ke 4 milik caleg PDIP Hendra Tambunan (2.379), partai Hanura Hadi Suarno Panjaitan (1.872), Nasdem oleh Juangga Silaban (1.853), PKS 1 kursi Jono Pasi (1.902) serta Gerindra Rade Simamora (1.914). Pada Dapil 3 beralokasi 7 kursi, partai golkar juga raup suara terbanyak yakni 7.738 sehingga meraih 2 kursi yakni Carles Tamba (3.251) dan Robianto Barus (2.706).

PDIP 1 kursi Idul Fitri Tarigan (3.294), Nasdem 1 kursi diisi oleh J Putra Ginting (1.970), Demokrat 1 kursi Cipta Karo-Karo (1.964), Gerindra 1 kursi Rasiden Damanik (2.513), Hanura atas nama Osman Sihombing (2.056).

Dan di Dapil 4 beralokasi 8 kursi, partai Demokrat meraup suara pemilih paling banyak dengan total 10.431 suara. Dengan demikian, Demokrat meraih 3 kursi yakni caleg atasnama Wan September Situmorang (3.547), Rukiatno Naingggolan (3.427), Mardaulat Girsang (2.421 suara).

Selanjutnya PDIP 2 kursi diisi oleh Halvensius Tondang (2.541) serta Eduard Munthe (2.114). Caleg partai Nasdem Kian Munthe (3.086), Golkar diisi oleh Jonnes Gurning (1.128) dan kursi terakhir milik Perindo yakni caleg, Erwin Reiden Lumbangaol.

Sementara untuk caleg provinsi Dapil XI, Franc Benhard Tumanggor (Partai Golkar) yang juga putra mantan Bupati Dairi MP Tumanggor meraih suara 30.044. Sedangkan rekannya Leonard Samosir juga caleg Golkar yang saat ini masih duduk di DPRD Sumut hanya meraih 23.553 suara. Anwar Sani Tarigan (PDIP) meraih 24.784 suara dan Remita Sembiring istri Alm Luhut Matondang caleg partai Nasdem meraih 22.269 suara.

Untuk caleg DPR-RI Dapil Sumut 3, caleg PDIP Junimart Girsang meraih 31.373 suara. Sementara caleg PDIP lainnya yakni mantan Cagubsu Djarot Saeful Hidayat meraih 11.601 suara. Dan untuk anggota DPR-RI peraih suara tertinggi yakni nomor urut 38 Pdt Willem TP Simarmata. Sementara untuk pemilu presiden/wakil presiden.

Pasangan nomor urut 01 Jokowidodo-Ma’aruf Amin meraih suara 145.368 suara (89,5 persen). Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 16.995 suara (10.5 persen).

Ketua KPU Dairi, Freddy didampingi komisoner lainnya Jenny Ester Pandiangan, Hartono Maha, Aryanto Tinendung serta Asih Firmansyah Solin usai penutupan rapat pleno terbuka menegaskan, KPU Dairi belum bisa menyampaikan nama-nama caleg yang sudah terpilih. KPU baru bisa mengumumkan hasil perolehan suara masing-masing caleg.

Freddy menyebut, KPU belum dapat menetapkan siapa caleg terpilih karena harus dihitung dulu menggunakan rumus 1-3-5-7. “KPU akan menetapkan kembali siapa caleg terpilih yang berhak duduk di kursi legislatif Dairi periode 2019-2024 mendatang,” jelasnya. Dia juga mengapresiasi semua peserta pemilu yang telah mengikuti dengan baik sesuai tahapan ditetapkan KPU.

Sementara Ketua Bawaslu Dairi, Jadi Surirang Berutu menyebut, pihaknya mencatat, yang patut menjadi perhatian bersama kedepannya yakni terkait tingginnya daftar pemilih khusus (DPK) yang sering diperdebatkan peserta pemilu dengan penyelenggara selama proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten.

Bupati Dairi Eddy KA Berutu serta Kapolres AKBP Erwin Wijaya Siahaan juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada penyelenggara, pengawas, serta peserta pemilu dan lapisan masyarakat yang telah mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi mulai dari pemungutan suara hingga proses rekapitulasi ditingkat Kabupaten berjalan aman dan lancar. Diperoleh informasi, penetapan caleg terpilih Dairi akan dilangsungkan sebelum akhir bulan Mei ini. (mag-10).

Sudah Diteken Presiden, Pensiunan Juga Dapat THR

ilustrasi THR
ilustrasi THR

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) dipastikan cair 24 Mei 2019. Payung hukum yang menjadi dasar pelaksanaan kebijakan THR PNS ini sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (6/5).

Tidak hanya ASN aktif yang mendapatkan THR, namun juga diberikan kepada pensiunan. Demikian disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nufransa Wirasakti kepada wartawan, Senin (6/5).

Dia juga mengatakan, THR ini tidak hanya diberikan pada ASN pemerintah pusat. Melainkan, juga diberikan kepada ASN daerah.

Dia melanjutkan, kebijakan THR di daerah disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. “ASN daerah juga mendapatkan THR yang dianggarkan di masing-masing Pemda, THR disesuaikan kemampuan keuangan masing-masing Pemda,” sambungnya.

THR ini rencananya akan dicairkan pada 24 Mei 2019. THR yang diberikan meliputi gaji pokok beserta tunjangan lainnya. Nufransa bilang, kebijakan THR ini merupakan bagian dari kebijakan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Payung hukum yang menjadi dasar pelaksanaan kebijakan THR PNS ini sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin.

Lantas, berapa besaran THR yang diterima oleh PNS? Seperti diketahui, pada awal April 2019 kemarin PNS resmi merasakan kenaikan gaji sebesar 5 persen. Kenaikan gaji itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS.

Bila mengacu gaji terbaru dalam PP tersebut, sebagai contoh untuk golongan IIIa masa kerja 0 tahun yang biasanya merupakan jabatan untuk lulusan baru bagi sarjana, maka akan mendapat THR senilai gaji pokok yakni Rp2.579.400.

Besaran THR yang diterima itu berbeda-beda tiap jabatan, golongan, dan masa kerja. Semua itu tergantung dari gaji pokok yang diterima oleh masing-masing PNS.

Tapi selain gaji pokok, biasanya sejumlah komponen lain seperti juga akan dimasukkan ke dalam THR. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir mengatakan komponen THR tahun ini diperkirakan sama dengan komponen THR tahun lalu.

Sementara, bila melihat ke belakang, besaran THR yang diterima PNS pada 2018 sebesar satu kali gaji penuh atau take home pay. Dalam take home pay tersebut, ada berbagai tunjangan yang diberikan.

Mulai dari tunjangan kinerja (tukin) yang besarannya berbeda-beda tergantung jabatan dan instansi. Kemudian tunjangan anak istri, tunjangan umum, tunjangan jabatan, dan tunjangan-tunjangan lainnya.

Gubsu Imbau Pengusaha Bayar THR Tepat Waktu

Menyikapi ini, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi memastikan, THR ASN di jajaran Pemprov Sumut akan dibayarkan tepat waktu, yakni 24 Mei 2019. “Iya kita loyallah ya, kalau sudah presiden menyampaikan begitu, itukan pemerintah kita, pemerintah pusat. Kita loyal, kita ikuti,” ujar Gubsu Edy Rahmayadi menjawab wartawan usai berbuka puasa bersama dengan 100 anak yatim, di rumah dinas gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Senin (6/5) malam.

Kemudian Gubernur Edy juga mengingatkan pengusaha yang menjalankan usaha bisnisnya di Sumut agar membayarkan THR kepada para tenaga kerjanya tepat waktu, yakni selambat-lambatnya 7 hari sebelum Lebaran. “Sebenarnya itu ya kalau sudah disampaikan begitu pengusaha tahu diri itu. Kalau pake dihimbau-dihimbau itu. Udah tahu dia, dia harus menyesuaikan setiap tahun yaitu THR, dia harus siapin,” sebutnya.

Gubernur kembali menegaskan pengusaha harus membayarkan THR tepat waktu. “Nanti kalau yang tak melakukan, baru kita panggil, kita tegor dia,” tambah Gubernur Edy. (bbs/adz)

Manufaktur Turun, Ekspor-Impor Naik

Triadi Wibowo/Sumut pos ANGKUT: Pengangkutan barang di pelabuhan BICT Belawan berjalan normal saat awal Ramadan, belum lama ini.
Triadi Wibowo/Sumut pos
ANGKUT: Pengangkutan barang di pelabuhan BICT Belawan berjalan normal saat awal Ramadan, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumter Utara (Sumut) menyebutkan pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Sumut pada triwulan I tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 3,91 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018 (y-on-y).

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark SP Sitinjak menyatakan penurunan ini terutama disebabkan turunnya pertumbuhan produksi industri pengolahan tembakau sebesar 35,37 persen.

“Kemudian, industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 16,85 persen, industri makanan sebesar 12,67 persen dan industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia sebesar 6,61 persen,” jelas Bismark.

BPS juga merilisi, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (q-to-q) di Sumut di triwulan I tahun 2019 turun sebesar 9.33 persen jika dibandingkan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan IV tahun 2018.

Jenis industri yang mengalami penurunan yaitu industri pengolahan tembakau sebesar 28,70 persen, industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 22,26 persen, dan industri makanan sebesar15,64 persen.

Sementara itu, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Sumut pada triwulan I-2019 naik sebesar 14,98 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018 (y-on-y).

“Jenis industri yang mengalami kenaikan antara lain industri alat angkutan lainnya sebesar 51,69 persen, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia sebesar 47,80 persen, dan jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan sebesar 24,07 persen,” tutur Bismark.

Ia juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Provinsi Sumatera Utara di triwulan I-2019 naik sebesar 4,66 persen dibanding triwulan IV-2018 (q-to-q).

“Jenis industri yang mengalami kenaikan antara lain industri alat angkutan lainnya sebesar 24,16 persen, industri makanan sebesar 17,36 persen dan industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia sebesar 16,93 persen,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pembangunan bidang industri manufaktur merupakan bagian integral dari pembangunan baik nasional maupun daerah yang harus direncanakan dan dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan, sehingga pembangunan bidang industri manufaktur dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Disamping itu perlu adanya kelanjutan fungsi sumber daya industri manufaktur itu sendiri untuk dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat Sumut serta rakyat Indonesia pada umumnya.

Sektor industri manufaktur sebagai salah satu sektor andalan pembangunan nasional terus mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Selain memiliki kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), juga memiliki peran penting dalam penciptaan lapangan kerja baru yang akan berdampak pada semakin menurunnya angka pengangguran.

Ekspor dan Impor Naik

Nilai ekspor di Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan pada bulan Maret 2019 sebesar 14,35 persen. Bila dibandingkan dengan bulan Maret 2018, dengan nilai ekspor atau mengalami penurunan sebesar 13,24 persen.

Bismark SP Sitinjak mengatakan nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumut, yakni di Pelabuhan Belawan.

“Di bulan Maret 2019 mengalami kenaikan dibandingkan bulan Februari 2019, yaitu dari US$575,62 juta menjadi US$658,20 juta atau naik sebesar 14,35 persen,” ungkap Bismark.

Bismark menjelaskan bahwa kenaikan nilai ekspor Sumut di bulan Maret 2019 terhadap Februari 2019 terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan/ nabati (HS 08) sebesar US$39,20 juta (18,72%) diikuti bahan kimia organik (HS 29) sebesar US$7,46 juta (29,71%) dan karet dan barang dari karet (HS 40) sebesar US$6,64 juta (8,14%).

“Sedangkan penurunan ekspor terjadi pada golongan kopi, teh, rempah-rempah (HS 09) sebesar US$294 ribu (-0,81%),” jelas Bismark.

Untuk ekspor ke Tiongkok pada Maret 2019 merupakan yang terbesar yaitu US$71,96 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$70,48 juta dan Belanda sebesar US$43,28 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 28,22persen.

Sementara itu, nilai impor melalui Sumut di bulan Maret 2019 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) sebesar US$383,51 juta, atau naik sebesar 29,17 persen dibandingkan bulan Februari 2019 yang mencapai US$296,90 juta.

“Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, nilai impor mengalami penurunan sebesar 3,97 persen,” kata Bismark.

Bismark menjelaskan Nilai impor bulan Maret 2019 dibanding bulan Februari 2019, barang modal naik sebesar 7,67 persen, bahan baku/penolong naik sebesar 33,62 persen dan barang konsumsi turun sebesar 20,31 persen.

“Pada Maret 2019, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai impor terbesar adalah bahan kimia anorganik (HS 28) sebesar US$28,16 juta (440,13%), diikuti ampas/sisa industri makanan (HS 23) sebesar US$14,00 juta (79,19%) dan mesin-mesin/ pesawat mekanik (HS 84) sebesar US$12,36 juta (33,49%),” urainya.

Sedangkan golongan barang yang mengalami penurunan nilai impor terbesar yaitu benda-benda dari besi dan baja (HS 73) sebesar US$4,18 juta (-30,86%) diikuti besi dan baja (HS 72) sebesar US$3,12 juta (-18,07%) dan mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$1,70 (-8,04%).

“Nilai impor bulan Maret 2019 dari Tiongkok merupakan yang terbesar yaitu US$79,10 juta dengan perannya mencapai 20,62 persen dari total impor Sumatera Utara, diikuti Singapura sebesar US$43,10 juta (11,24%), dan Malaysia sebesar US$36,05 juta (9,40%),” pungkasnya. (gus/ram)

Rupiah Kembali Tertekan, Amerika Terapkan Tarif Impor untuk Tiongkok

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS UANG: Petugas dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan uang baru emisi 2016 beberapa waktu yang lalu.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
UANG: Petugas dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan uang baru emisi 2016 beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dinamika pasar uang internasinal menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan menaika tarif impor terhadap produk Tiongkok telah menyebabkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD). Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat untuk tidak berlebihan menyikapi melemahan rupiah yang terjadi saat ini.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap USD beberapa waktu terakhir terus mengalami tekanan. Mata uang Garuda itu berdasarkan JISDOR, berada di kisaran Rp 14.260 hingga Rp 14.305 per USD.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah mengakui rupiah mengalami tekanan beberapa hari terakhir akibat dinamisnya ekonomi global. Masyarakat juga diminta untuk menyikapi fluktuasi nilai tukar rupiah dengan biasa.

Menurutnya, salah satu penyebab rupiah terus melemah adalah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengancam menaikan tarif impor terhadap produk Tiongkok. Kenaikan juga dipicu ketika Gubenur Federal Reserve Jerome Powell yang tidak akan menurunkan tingkat suku bunga hingga akhir tahun.

“Statement presiden AS ini luar biasa dan memicu jatuhnya harga saham di China dan ini lebih ke risk off global jangka pendek,” kata Nanang di Gedung BI, Jakarta, Senin (6/5).

Nanang menambahkan, pelemahan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia, akan tetapi juga terjadi di negara Asia lainnya. Dia menyebut bahwa pelemahan terhadap rupiah ini tidak hanya berdampak pada rupiah, tetapi juga terhadap pasar saham atau Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG.

Di sisi lain, permintaan valuta asing (valas) di domestik dinilai cukup meningkat pada kwartal I 2019. Penyebabnya, karena naiknya permintaan impor dan pembayaran dividen.”Biasanya kuartal 2 dan kuartal 3 akan turun lagi, itu musiman yang harus dihadapi,” pungkasnya.

Diketahui, rupiah terus mengalami tekanan sejak 22 April 2019 kemarin. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) beberapa waktu terakhir terus mengalami tekanan. Mata uang Garuda itu berdasarkan JISDOR, berada di kisaran Rp 14.260 hingga Rp 14.305 per USD. (jpc/ram)