24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 5359

RDP Pegawai RS Mutiara, Manajemen Malah Tidak Hadir

Istimewa/sumut pos RDP: Rapat Dengar pendapat (RDP) Komisi B DPRD Medan membahas persoalan pegawai RS Sari Mutiara tak dihadiri pihak manajemen RS Sari Mutiara. Medan Iswanda Ramli saat sosialisasi Perda KTR di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, baru-baru ini. (M IDRIS)
Istimewa/sumut pos
RDP: Rapat Dengar pendapat (RDP) Komisi B DPRD Medan membahas persoalan pegawai RS Sari Mutiara tak dihadiri pihak manajemen RS Sari Mutiara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi B DPRD Medan dengan agenda membahas persoalan pegawai Rumah Sakit (RS) Sari Mutiara yang belum menerima gaji, terpaksa dijadwalkan ulang.

Sebab, meski sudah dilayangkan surat undangan ternyata manajemen rumah sakit tersebut tidak hadir, Senin (1/4).

Oleh sebab itu, RDP yang dipimpin Anggota Komisi B, Edward Hutabarat dan Wong Chung Sen, belum dapat menuntaskan persoalan nasib para pegawai.

Salah seorang pegawai, Suhaida mengaku, sudah 3 bulan belum menerima gaji. Begitu juga rekan-rekannya, ada sekitar 80 pegawai yang terdiri dari tenaga medis, administrasi dan cleaning service. “Kami belum menerima gaji sejak bulan Januari sampai Maret. Gaji kami bervariasi, jika dirata-ratakan sekitar Rp2 juta,” ungkapnya.

Diutarakan dia, para pegawai dituntut bekerja untuk menyelamatkan nyawa manusia. Akan tetapi, justru pihak rumah sakit tidak profesional karena dari sisi kemanusiaan butuh biaya hidup.

Dia mengaku, para pegawai sudah pernah menanyakan kepada pihak manajemen rumah sakit. Namun, jawabannya selalu nanti. Parahnya, ada instruksi lisan dari pihak manajemen agar karyawan tidak bekerja lagi.

“Alasan, izin operasional sudah habis dan tidak diperpanjang lagi. Jadi, status kami tidak jelas, apakah diberhentikan atau tidak. Kalau memang dirumahkan harus secara tertulis, bukan lisan. Kalau menunggu rumah sakit beroperasi kembali tentu ada pemberitahuan. Namun kami juga berharap agar gaji sejak Januari 2019 lalu tetap dibayar,” cetusnya.

Keluhan yang sama disampaikan Sri. Kata Sri, selain tuntutan pembayaran gaji, dia berharap ada kejelasan dari pihak manajemen terkait kapan beroperasi kembali rumah sakit tersebut, sehingga nasib karyawan tidak terkatung-katung.

“Kami sangat berharap agar pembayaran gaji tetap menjadi prioritas. Kebutuhan keluarga sangat mendesak dan mengharap dari gaji saja. Oleh karenanya, mengadu kepada DPRD Medan agar dapat membantu memfasilitasi,” ujarnya.

Menanggapi keluhan karyawan, Edward Hutabarat mempertanyakan terkait kabar adanya pernyataan pihak manajemen RS Sari Mutiara. Kabar itu mengenai berhentinya operasional rumah sakit disebabkan karena tidak mematuhi aturan yang diterapkan BPJS Kesehatan, di mana para perawat harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).”Akibat hal ini, rumah sakit mengalami kesulitan dan harus menombok biaya operasional sebesar Rp1,3 miliar,” kata Edward.

Menjawab pertanyaan Edward, Suhaida membantah. “Tidak benar itu kami ini sudah puluhan tahun bekerja. Jika alasan itu, kenapa tidak dari awal saja saat berlakunya aturan BPJS Kesehatan,” ucapnya.

Sementara, perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Medan yang hadir, tidak bisa mengambil langkah apapun. Alasanya, karena bidang pengawasan untuk persoalan tenaga kerja berada di Disnaker Sumut. (ris/ila)

Besok, DPD Ikatan keluarga Nasution Sumut Peringati Isra Miraj

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna (DPD IKANAS) Sumatera Utara (Sumut) akan menyelenggarakan kegiatan peringatan Isra’ Miraj di Ballroom Hotel Madani-Medan besok Rabu (3/4) sekitar pukul 09.00-12.00 WIB.

Ketua Panitia Muhammad Taufik Nasution SH melalui Sekretaris Panitia saudara Fijri Alfatah Nasution SPd MPsi menyebutkan bahwa kegiatan-kegiatan peringatan hari keagamaan ini rutin mereka laksanakan sejak terbentuknya IKANAS Sumut pada 2015 lalu.

Kegiatan Isra Miraj tahun ini mengangkat tema : “Dengan Memperingati Isra’ Miraj Nabi Muhammad Saw 1440 Hijriyah, Kita Kuatkan Kebersamaan Dalam Ukhuwah Islamiyah.”

Acara akan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh qari Ustadz H Mad Kasad Lubis SPdI. Kemudian dilanjutkan dengan haflah Alquran oleh qari-qari internasional antara lain Ustadz H. Darwin Hasibuan, Ustadz H Ja’far Hasibuan, dan Ustadz H Ahmad Azroi Hasibuan (Trio Hasibuan). Selanjutnya ceramah agama yang akan disampaikan oleh Ustadz H Hasbi Almawardy Lubis, serta akan dilakukan launching Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan penyerahan secara simbolis oleh Pengurus DPD IKANAS Sumut kepada perwakilan warga IKANAS.

Ketua Umum DPD IKANAS Sumatera Utara Dr Amarullah Nasution SE MBA didamping Sekretaris Umum Drs Ahmad Raja Nasution MAP dan Bendahara Umum Drs Rivai Nasution MM menyebutkan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini selain untuk napak tilas perjalanan Nabi Muhammad Saw dalam menjemput syariat salat bagi ummat Islam, juga untuk mempererat silaturahim di antara sesama keluarga nasution dohot anak boruna yang ada di Sumatera Utara.

Dalam kesempatan ini, segenap pengurus dan pimpinan DPD IKANAS Sumatera Utara juga mengundang dan mengajak seluruh keluarga Nasution dohot anak boruna yang ada di Sumatera Utara secara khusus yang berdomisili di Kota Medan agar hadir bersama-sama beserta keluarga besar guna menyemarakkan kegiatan ini. (rel/azw)

Isra Miraj di Astaka Pancing, Menghadirkan Ustadz Abdul Somad dan Muzammil

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Muslim Sumatera Utara (PMSU) hadirkan Ustadz H Abdul Somad Lc MA dan Muzammil Hasballah guna menggelar Isra Mikraj di Lapangan Astaka Pancing, Medan Estate, Selasa (2/4). Ketua Panitia Pelaksanaan Isra Mikraj, Dariantini mengatakan, kegiatan pelaksanaan ini akan dimulai pukul 14.00 hingga pukul 23.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan bazar, pentas seni, nasyid, sholawatan, dzikir, salat ghaib, salat maghrib dan isya berjamaah serta puncaknya tausyiah. Dariantini menerangkan, arena lapangan nanti akan ada beragam bazar makan serta minuman, fashion dan lainnya. Kegiatan bazar mulai dibuka pukul 14.00, selanjutnya diisi juga pentas seni, nantinya ada pertunjukkan nasyid dan sholawatan. Kegiatan ini juga diisi oleh qori Trio Hasibuan.

Sebelum tausyiah Ustadz Abdul Somad, Muzammil Hasballah akan mengimami salat maghrib hingga isya serta salat ghaib untuk para korban kejahatan di New Zeland. Muzammil juga akan memandu dzikir hingga salat Isya.

Dariantini mengajak, seluruh umat muslim untuk hadir meramaikan Lapangan Astaka Pancing, di lokasi ini semua tersedia untuk salat berjamaah. ”Kami menghimbau, khusus bagi jamaah muslimah diimbau untuk membawa perlengkapan salat sendiri baik mukena maupun sajadah. Begitu juga bagi jamaah laki-laki agar membawa sajadah, hal ini agar menjaga-jaga bila mana kekurangan sajadah,” imbaunya.

Tak hanya itu, dia juga mengajak para jamaah agar menyediakan infaq terbaiknya untuk kegiatan Isra Miraj ini. Sebab, kegiatan ini terlaksana berkat donasi dari umat muslim. ”Insya Allah dengan keringanan infaq dan sadaqah kita semua, acara ini semakin baik terlaksananya,” ujarnya.

Dariantini memprediksi, umat muslim yang nantinya hadir mengikuti kegiatan Isra Miraj sekitar 10 hingga 20 ribu orang dari kota Medan dan sekitarnya. Untuk mengawal lancarnya kegiatan tersebut, panitia sudah menyiapkan 200 orang pengamanan dan pastinya aparat kepolisian dari Polrestabes Medan juga ikut membantu pengamanan acara. ”Kami menyarankan agar hadir dengan menumpangi kendaraan umum, becak atau taksi, hal ini supaya menjaga agar tidak terjadi penumpukan kendaraan ataupun kemacetan yang panjang,” imbaunya. (adz/ila)

Tingkatkan Palayanan Jelang Ramadan, Pelindo Tambah Dua Crane Baru di TPKDB

Pelindo Tambah Dua Crane Baru di TPKDB
Pelindo Tambah Dua Crane Baru di TPKDB

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka meningkatkan pelayanan bongkar muat di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), Pelindo 1 tambah dua unit sekaligus Ship-to-Shore (STS) Crane, Senin (1/4).

STS Crane produksi Mitsui E&S Machinery Co. Ltd asal Jepang itu diangkut dari Pelabuhan Oita dengan menggunakan kapal Tugboat Salvage Ace dan Barge Tenma yang sandar di dermaga TPKDB, Sabtu (30/3).

Pelindo 1 mendatangkan dua unit STS Crane ini untuk semakin meningkatkan kecepatan proses pelayanan bongkar muat di TPKDB menjelang bulan suci ramadan. Hal ini dikarenakan meningkatnya minat pengguna jasa layanan bongkar muat di TPKDB sehingga mendorong Pelindo 1 untuk melakukan transformasi dengan mendatangkan fasilitas kepelabuhan yang bertaraf Internasional guna menciptakan terminal yang ramah lingkungan dan aktivitas bongkar muat yang efektif dan efisien. Selain mendatangkan dua unit STS Crane, sebelumnya Pelindo 1 juga mendatangkan empat unit alat bongkar muat peti kemas Rubber Tyred Gantry (RTG) di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan guna mendukung percepatan proses bongkar muat.

Saat ini TKBDB memiliki berbagai fasilitas bongkar muat diantaranya 20 unit Terminal Tractor, sebilan unit Rubber Tyred Gantry (RTG), empat unit Mobile Harbour Crane, enam unit Container/Ship-to-Shore Crane, tujuh unit Reachstacker, dua unit Sideloader dan satu unit Forklift.

TPKDB merupakan salah satu cabang Pelindo 1 yang mengelola kegiatan bongkar muat peti kemas domestik antarpulau, yang traffic-nya terus mengalami peningkatan positif setiap tahunnya Pada tahun 2018 troughput peti kemas domestik yang dikelola TPKDB mencapai 503,951 TEUs, meningkat signifikan dari 476,112 TEUs yang dicapai pada tahun 2017, dengan produktivitas mencapai 37 box/ship/hour, di atas target yang ditetapkan Dirjen Perhubungan Laut sejumlah 32 b/s/h.

“TPKDB mengalami peningkatan produktivitas bongkar muat yang sangat signifikan beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, kami berhasil mencatat troughput yang mencapai lebih dari setengah juta TEUs. Dengan hadirnya 2 unit STS Crane baru ini, kami berharap dapat semakin meningkatkan produktivitas TPKDB lebih tinggi lagi di tahun ini sehingga meningkatkan volume barang di TPKDB dan semakin meningkatkan perekonomian wilayah khususnya Sumatera Utara,” kata General Manager TPKDB Indra Pamulihan.

Harapannya, alat yang dioperasikan dapat berjalan sesuai dengan waktu sebelum datangnya bulan suci ramadan. Sehingga, peningkatan proses bongkar muat dapat terlaksana dengan baik dan efesien.

“Proses bongkar alat dari kapal sampai dioperasikan, akan memakan waktu sampai 1 bulan. Mudah – mudahan pada awal Mei ini, alat sudah bisa difungsikan dan dapat mendukung bongkar muat di bulan ramadan dan idul fitri,” ungkap Indra. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, jajaran manajemen Pelindo 1 terus berkomitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa.

“Pelayanan optimal tersebut salah satunya disajikan dengan memperkuat fasilitas bongkar muat yang serba canggih dan terbaru,“ ujar Vice President Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari Utami saat meninajau proses bongkar dua alat berat itu. (fac/ram)

Pertanian Sumut Dilirik Negara Tetangga

File sumut pos SEMPROT: Petani di Tanah Karo sedang menyemprot tumbuhan tomat yang terkena debu vulkanik Gunung Sinabung, beberapa waktu yang lalu.
File sumut pos
SEMPROT: Petani di Tanah Karo sedang menyemprot tumbuhan tomat yang terkena debu vulkanik Gunung Sinabung, beberapa waktu yang lalu.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan membuat pilot project pertanian di Kabupaten Karo dan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbas). Karena, kedua daerah tersebut memiliki potensi pertanian yang baik untuk di ekspor kebeberapa negara.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan pihaknya segera membangun infrastruktur pertanian di dua daerah tersebut, karena sudah menunjukkan hasil pertanian yang baik.

“Visi saya pertanian. Bukan muluk-muluk Sumatera Utara adalah daerah agraris. Pastinya, agraris bermabat,” kata Edy di Jalan Cik Ditiro Medan, Senin (1/4).

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, mengungkapkan hasil pertanian seperti di Karo sudah diakui sejumlah negara dengan komiditas sayur-sayurannya. Untuk itu, perlu dikembangkan untuk menjadi lebih baik lagi.

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, Edy sendiri meresmikan ekspor sayur kol dari Tanah Karo ke Malaysia yang bernilai Rp125 miliar.

“Contoh di Berastagi di Kabupaten Karo sangat sulit infrastruktur. Padahal, hasil pertanian mereka sudah dilirik sama negara tetangga,” tutur Edy.

Dengan keberadaan pertanian yang baik, Edy menilai akan berdampak pertumbuhan ekonomi bagi Provinsi Sumut, Kabupaten Karo dan petani hingga membukan peluang pekerjaan yang baru dari sektor pertanian itu.

Apalagi, saat ini ekspor pertanian Sumut sudah diincar oleh beberapa negara seperti Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam. Dengan kata lain, pasar nya sudah ada, tidak menjual saja.

“Saya sudah berbicara dengan Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam. Mereka mintanya, tidak mau pestisida, harus organik. Nah, sekarang tugas kita untuk memberikan pelatihan kepada petani, dan pembangunan infrastruktur,” tutur Edy.

Keseriusan Edy mengembangkan potensi pertanian di Provinsi ini dengan akan dibangunnya pabrik pupuk organik di Kabupaten Karo. Bahkan, dirinya berniat untuk membeli sapi sebanyak mungkin dan mencari lahan, agar kotorannya bisa tertampung dan dipergunakan untuk pupuk.

Kondisi kedua daerah ini, menurut Edy akan sebagai pemicu dan daerah percontohan untuk pengembangan potensi pertanian di daerah lainnya di Provinsi Sumut ini.

“Kemudian, karena jagung paling banyak. Saya akan membuat pangan ternak. Nanti akan kita buat pilot project,” sebut Edy.

Selain akan mengembangkan potensi pertanian, Edy juga berniat untuk mengembangkan potensi laut di kawasan Sumut. Untuk memberikan kesejateraan nelayan-nelayan di daerah ini.”Selain itu, kelautan kita di pantai timur. Kita akan siapkan nelayan-nelayan kita secara bertahap. Pasti bisa,” tandasnya.(gus/ram)

Penandatanganan SPJBTL Layanan Prioritas kepada 4 Perusahaan, PLN Siap Jual 230 Juta VA

ist/sumut pos BERSAMA: GM UIW Sumut Feby Joko Priharto, bersama Direktur Bisnis PT Prima Pengembangan Kawasan Saut F Siagian, Direktur Utama Growth Sumatra, Samsudin, Vice President Sustainability & Permitting Sorik Marapi Geothermal Power Plant Irfan Syah Alam dan lainnya foto bersama.
ist/sumut pos
BERSAMA: GM UIW Sumut Feby Joko Priharto, bersama Direktur Bisnis PT Prima Pengembangan Kawasan Saut F Siagian, Direktur Utama Growth Sumatra, Samsudin, Vice President Sustainability & Permitting Sorik Marapi Geothermal Power Plant Irfan Syah Alam dan lainnya foto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut melakukan Memorandum of Understanding (MoU) Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) untuk layanan Prioritas kepada empat perusahaan besar di Heritage Hotel Aston Medan, Senin (1/4).

Adapun MoU tersebut, masing-masing penandatanganan SPJBTL Layanan Prioritas PT PLN (Persero) UP3 Medan Utara dengan PT Growth Sumatra, dengan total daya 50.000.000 VA; penandatangananan SPJBTL Multiguna PT PLN (Persero) UP3 Padangsidimpuan dengan PT Sorik Marapi Geothermal Power, dengan total daya 30.000.000 VA.

Selanjutnya, penandatangananan MoU Layanan Prioritas PT PLN (Persero) UP3 Medan Utara dengan PT Prima Pengembangan Kawasan Untuk Kawasan Industri Belawan, dengan total daya 30.000.000 VA. Terakhir, penandatangananan MoU Layanan Prioritas

PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar dengan PT Prima Pengembangan Kawasan Untuk Kawasan Industri Kuala Tanjung, dengan total daya 120.000.000 VA. Sehingga, jika ditotal, PLN siap menjula 230.000.000 VA kepada empat perusahaan tersebut.

Untuk Kawasan Industri Kualatanjung, Manager PLN UP3 Pematang Siantar, Joy Mart Sihaloho, dan Direktur Bisnis PT Prima Pengembangan Kawasan (anak usaha PT Pelindo I), Saut F Siagian, menandatangani SPJBTL 120 MVA dengan layanan prioritas.

Direktur Bisnis PT Prima Pengembangan Kawasan, Saut F Siagian mengatakan, dengan masuknya layanan prioritas PLN tersebut, semakin menguatkan kapasitas Kuala Tanjung sebagai pelabuhan maupun kawasan industri.

Dengan begitu, investor yang sudah masuk semakin kompetitif. Begitu juga dengan calon investor, tidak perlu khawatir untuk mengembangkan bisnisnya di Kuala Tanjung dan juga di Belawan. “Kepastian layanan pasokan seperti ini, akan memicu meningkatnya produksi industri dan juga memicu semakin banyaknya datang investor,” kata Saut F Siagian.

Selanjutnya, Manager PLN UP3 Padangsidimpuan, Dian Herizal dan Vice President Sustainability & Permitting Sorik Marapi Geothermal Power Plant, Irfan Syah Alam, menandatangani SPJBTL Multiguna.

Irfan Syah Alam mengatakan, dukungan layanan prioritas itu sangat diperlukan Sorik Marapi untuk menggerakkan pembangkitnya. “Layanan prioritas ini membantu kami dalam upaya kita bersama menerangi Sumut,” ujarnya.

Kemudian, Direktur Utama Growth Sumatra, Samsudin menandatangani SPJBTL Layanan Prioritas dengan Manager PLN UP3 Medan Utara Rizal Azhari dalam MoU tersebut. PT Growth Sumatra dikuatkan PT PLN (Persero) melalui layanan prioritas 50 MVA. Dengan dukungan daya itu, Growth Sumatra menaikkan target produksi bajanya.

Semula dengan layanan reguler, Growth Sumatera memproduksi baja sekitar 20.000 ton per bulan. Dengan dukungan 50 MVA daya layanan prioritas itu, target produksi naik menjadi 30.000 ton per bulan.”Kami senang dengan layanan prioritas ini,” ujar Direktur Utama Growth Sumatra, Samsudin.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatra Utara, Feby Joko Priharto, menegaskan, berapapun daya listrik yang dibutuhkan Pelabuhan Kuala Tanjung atau Kuala Tanjung Multi Purpose Terminal (KMTM), akan disiapkan PLN.

Pelabuhan Kuala Tanjung yang berfungsi sebagai pusat alih muatan kapal (transhipment) dan pelabuhan industri Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu, dijadikan PLN sebagai layanan prioritas dalam memberikan pasokan listrik yang handal untuk mendukung operasional pelabuhan.

Feby menambahkan, Kuala Tanjung yang memiliki destinasi ekspor Asia, seperti Tiongkok, Singapura, Malaysia, India dan negara lainnya, nantinya semua tenant di Kawasan Industri Kuala Tanjung akan memiliki pilihan layanan prioritas PLN yang lebih beragam tergantung dari kebutuhan bisnisnya.

Tak hanya Kuala Tanjung, PT PLN mendukung realisasi energi baru terbarukan di Sumatera Utara. Salah satunya melalui penyediaan layanan prioritas 30 MVA ke PLTP Sorik Marapi yang dikelola Sorik Marapi Geothermal Power Plant.

Lebih lanjut Feby mengatakan, penandatangananan SPJBTL itu menjadi ajang PLN untuk mendukung bauran energi baru terbarukan yang saat ini menjadi prioritas PLN bersama pemerintah.

Dikatakan Feby, PLN dan pemerintah terus berupaya memenuhi target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 , serta menciptakan harga listrik yang kompetitif dan affordable. (ila/ram)

Ajak Milenial Memasak Sehat Antiribet, Festival Masak Tahunan Bernuansa Jepang, SHARP Cooking Matsuri 2019

ist/Sumut Pos RAMEN: Chef Ben Imantaka sedang menunjukkan cara pembuatan ramen sehat di Sharp Cooking Matsuri 2019.
ist/Sumut Pos
RAMEN: Chef Ben Imantaka sedang menunjukkan cara pembuatan ramen sehat di Sharp Cooking Matsuri 2019.

Di era serba cepat, kegiatan rutin seperti memasak sering kali menjadi tantangan bagi banyak masyarakat urban. Keinginan untuk mengkreasikan makanan sendiri tanpa mengesampingkan kualitas nutrisi sering kali sulit dicapai karena keterbatasan waktu ataupun alat memasak. Sebagai produsen elektronik yang memiliki sederet produk small home appliances, PT Sharp Electronics Indonesia pun memberikan jalan keluarnya lewat acara SHARP Cooking Matsuri di tanggal 30 – 31 Maret 2019.

Festival memasak tahunan yang berlangsung di Cilandak Town Square ini mengajak kaum millennial yang ingin belajar memasak anti ribet dan tetap sehat. Selama dua hari lamanya, Sharp Indonesia menghadirkan beragam acara seru dengan payung besar pola hidup sehat.

“Tren hidup sehat ini ternyata masih sangat digandrungi, bahkan semakin banyak diterapkan oleh masyarakat urban. Menyambut hal ini, maka kami siapkan juga topik-topik menarik mengenai pola makan hidup sehat bersama pakarnya dan juga membagi resep-resep mudah bernutrisi dari chef ternama dengan produk small home appliances. Dan tentunya masih banyak lagi acara lain yang sayang jika dilewatkan,” Agus Soewadji, Assistant General Manager Marketing Communications PT Sharp Electronics Indonesia.

Informasi penting mengenai kecantikan dan kesehatan dibawakan dalam dua acara talkshow berbeda bagi pengunjung. Tema yang diangkat pun tak jauh dari tips dan trik dalam menjalani hidup sehat lewat pola makan dan hasilnya bagi kesehatan maupun kecantikan. Sejumlah pakar dihadirkan untuk memperkuat tema talkshow ini, diantaranya Yudha Eka Putra (Asst. Manager Product Strategy SEID), (dr. Monica Joice Viona Parasvita M.Gizi, SpGk (Dokter Spesialis Gizi Klinis), dan influencer Gita Bachtiar (Fitness Champ).

Dari pemaparan tersebut, praktik memasak tak lupa juga dihadirkan dengan menggunakan produk small home appliances, seperti Healsio Automatic Cookware dan Slow Juicer. Pada acara ini, pengunjung dipandu langsung oleh Denny Gumilang (MasterChef Season 4) dan Ben Imantaka (Hell’s Kitchen Indonesia). Pengunjung bisa langsung mempraktikkan cara pembuatan ramen sehat dengan Healsio Automatic Cookware sebagai makanan pembuka, hingga smoothies bowl dengan Slow Juicer sebagai penutupnya.

Tanpa mengurangi ciri khas Jepang, SHARP Cooking Matsuri juga dilengkapi dengan penampilan menarik yang kental dengan budaya Jepang untuk memeriahkan acara. Unsur Jepang dapat disaksikan melalui tabuhan taiko, penampilan teater Jepang, parade cosplay komunitas yang bisa dijadikan sebagai ajang foto, hingga lomba makan ramen di ramen battle.

“Kami ingin SHARP Cooking Matsuri menjadi alternatif plesir akhir pekan. Maka dari itu, dari pagi hingga malam hari sengaja kami buatkan acara yang ramai dan padat. Untuk yang sekedar berkunjung juga bisa menikmati penampilan musik atau menikmati bazaar makanan di sini. Selama dua hari ini, kami pun melihat animo yang sangat baik dari pengunjung muda khususnya sesuai dengan target kami. Semoga ke depan, SHARP Cooking Matsuri bisa terus hadir dan jadi acara yang paling dinanti,” tambah Agus Soewadji.

SHARP Cooking Matsuri pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016. Seiring dengan meluasnya bisnis di kategori small home appliances, Sharp Indonesia terus melakukan aktivasi menarik guna mengedukasi konsumen mengenai keuntungan dan kemudahan yang diberikan oleh produk-produk tersebut. (rel/ram)

Apresiasi Pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos, Garudafood Tanamkan Semangat Kewirausahaan

ist for Sumut Pos STAND: Head of Corporate Communication PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana mengunjungi stand komunitas ibu Garudafood Sehati.
ist for Sumut Pos
STAND: Head of Corporate Communication PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana mengunjungi stand komunitas ibu Garudafood Sehati.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) memberikan apresiasi kepada Komunitas Bank Sampah Melati Bersih (BSMB) Anggrek sebagai Pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos 2019 di Kantor Pusat Garudafood, Jakarta (1/4).

Acara ini dihadiri oleh Paulus Tedjosutikno selaku Director & Corporate Secretary PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Marketing Director PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Ferry Haryanto, Head of Corporate Communication PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Dian Astriana dan Distribution Development Head PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Yudi Bestira serta puluhan komunitas ibu-ibu mitra binaan Garudafood Sehati.

Selain acara simbolis pengumuman pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos, juga digelar kegiatan kelas memasak olahan produk chocolatos dengan mengundang Chef Rahmat dan Bazaar variasi produk olahan Chocolatos yang dibuat oleh mitra binaan Garudafood Sehati yang dapat dibeli oleh karyawan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan Garudafood Sehati atas prestasi komunitas yang telah mengikuti program selama satu tahun sejak Maret 2018 hingga Februari 2019, yang melibatkan puluhan komunitas ibu-ibu di area Kabupaten dan Kota Bogor. Program ini bertujuan untuk membantu menemukenali potensi yang ada dalam masyarakat, menjalin relasi dengan komunitas, membuka peluang usaha, menanamkan semangat kewirausahaan serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif.

Head of Corporate Communication PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana, mengatakan pihaknya ingin turut berkontribusi mengembangkan semangat kewirausahaan kaum perempuan di Indonesia khususnya ibu-ibu rumah tangga melalui program Kampung Wirausaha Chocolatos.

“Kami berharap para mitra binaan juga mendapat inspirasi dan tambahan penghasilan untuk membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Marketing Director PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Ferry Haryanto, menambahkan di era sekarang ini harus bisa menciptakan peluang bisnis, cermat memanfaatkan waktu luang secara efektif serta mengembangkan kreativitas.

“Kami senang melihat antusiasme dan kegigihan mereka yang begitu tinggi sekaligus mempromosikan chocolatos melalui variasi produk olahan yang mereka buat. Kami berharap kegiatan ini dapat melatih menumbuhkembangkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi mitra binaan,” ujarnya.

Anggota komunitas BSMB Anggrek pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos, Endah Setyawati mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Garudafood karena telah membantu dalam membuka wawasan dan ilmu baru mengenai pemasaran. Melalui pelatihan yang diberikan menjadi bekal bagi kami untuk mantap dan berani melihat peluang bisnis untuk menjadi wirausaha untuk menambah penghasilan.

“Produk Chocolatos selain mudah didapat dan disukai oleh banyak orang membuat kami semangat untuk terus berkreasi menciptakan variasi produk olahan dari chocolatas untuk dipasarkan. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan banyak manfaat bagi Ibu-Ibu rumah tangga seperti kami,” ungkapnya.

Kriteria penilaian program ini meliputi strategi pemasaran produk, orisinilitas dan keunikan variasi produk olahan, kekompakan kelompok serta kelengkapan laporan keuangan. (rel/tri/ram)

Penghargaan Indonesia Green Award 2019, PTPN IV Raih Enam Kategori

ist PENGHARGAAN: Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni bersama rekan menunjukkan penghargaan Indonesia Green Award 2019.
ist
PENGHARGAAN: Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni bersama rekan menunjukkan penghargaan Indonesia Green Award 2019.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) menerima penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2019’ yang diprakarsai oleh The La Tofi School of CSR, Rabu (27/3/2019) di Mezzanine Ballroom Aryaduta Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, PTPN IV menyabet enam perhargaan sekaligus, dari enam kategori yang diikuti. Yakni, Pelestarian Kawasan Mata Air dan Umbul di Kebun Dolok Sinumbah untuk kategori Penyelamatan Sumber Daya Air, Pelestarian Flora dan Fauna di Kawasan Mata Air di Tonduhan dan, Pemanfaatan Daerah Aliran Sungai sebagai Kawasan Budidaya Ikan di Kebun Mayang untuk kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati.

Keempat, Penangkapan Gas Metana untuk Mengurangi Polusi di Kebun Pasir Mandoge untuk kategori Mempelopori Pencegahan Polusi, kelima Pemanfaatan Limbah Cair PKS sebagai Pupuk di Kebun Air Batu untuk kategori Mengembangkan Pengelolaan Sampah Terpadu dan terakhir Cangkang Kelapa Sawit sebagai Bahan Bakar di Pabrik Teh untuk kategori Mengembangkan Rekayasa Teknologi Energi Baru dan Terbarukan.

Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni, seusai menerima penghargaan mengatakan, PTPN IV selalu berkeinginan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar. “Karena itu keberadaannya tidak hanya menguntungkan bagi karyawan dan pemegang saham saja tetapi juga harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan lingkungan secara lestari/berkelanjutan,” ujar Siwi Peni.

Menurut Siwi Peni, sebagai salah satu Anak Perusahaan BUMN Perkebunan terbesar, PTPN IV memiliki program meningkatkan kualitas lingkungan hidup. “Tujuannya adalah peningkatan mutu hidup manusia dari alam yang dilindungi,” pungkasnya. (rel/ila/ram)

KSEI Peroleh Fatwa DSN-MUI Untuk Proses Bisnis dan Layanan Jasa, Makin Memantapkan Berinvestasi secara Syariah

ISTIMEWA SERAHKAN FATWA: Sekretaris Dewan Syariah Nasional MUI Dr H Anwar Abbas (kedua kiri) menyerahkan fatwa kepada Dirut PT KSEI, Friderica Widyasari Dewi (kedua kanan) disaksikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Ir Hoesen (tengah), Direktur Utama BEI Inarno Djajadi (kanan) dan Direktur Utama PT KPEI, Sunandar (kiri) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (1/4).
ISTIMEWA
SERAHKAN FATWA: Sekretaris Dewan Syariah Nasional MUI Dr H Anwar Abbas (kedua kiri) menyerahkan fatwa kepada Dirut PT KSEI, Friderica Widyasari Dewi (kedua kanan) disaksikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Ir Hoesen (tengah), Direktur Utama BEI Inarno Djajadi (kanan) dan Direktur Utama PT KPEI, Sunandar (kiri) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (1/4).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi telah memperoleh fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait proses bisnis atas layanan jasa KSEI. Penyerahan Fatwa dilakukan Sekretaris DSN-MUI Dr H Anwar Abbas kepada Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi, Senin (1/4). Turut hadir pada acara tersebut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen, Direktur Pasar Modal Syariah OJK Fadilah Kartikasasi, Direksi dan Komisaris Self-Regulatory Organizations (BEI, KPEI, KSEI), tamu undangan dan rekan media.

Fatwa nomor 124/DSN-MUI/XI/2018 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu tersebut diperoleh pada Rapat Pleno DSN-MUI yang telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 November 2018, yang dihadiri oleh Ketua DSN-MUI KH Dr Ma’ruf Amin dan Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi.

Sebelumnya, sejak tahun 2001 DSN-MUI telah mengeluarkan 3 buah fatwa syariah yang menjadi dasar berinvestasi di pasar modal Indonesia yaitu; Fatwa Nomor 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah. Kemudian Fatwa Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal. Dan Fatwa Nomor 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek yang diberikan ke Bursa Efek Indonesia.

Fatwa ini mengatur tentang proses transaksi di bursa serta penerbitan indeks saham syariah di pasar modal (Indeks Saham Syariah Indonesia, Jakarta Islamic Index, dan Jakarta Islamic Index 70). Hal tersebut juga didukung oleh penerapan oleh bPerusahaan Efek yang memiliki aplikasi berupa online trading syariah.

Dengan adanya fatwa Nomor 124/DSN-MUI/XI/2018 tersebut, semakin lengkap dasar-dasar yang sesuai dengan prinsip syariah dan menjadi acuan serta pegangan dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia.

”Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi pertumbuhan produk-produk investasi yang berdasarkan prinsip syariah. Di pasar modal Indonesia sendiri terdapat lebih dari 50 persen saham yang ada di Bursa merupakan saham berbasis syariah,” kata Dirut KSEI Friderica Widyasari Dewi.

Penerbitan fatwa ini merupakan inisiatif dari KSEI dengan dukungan oleh DSN-MUI, OJK, dan SRO. (rel/adz/ram)