Home Blog Page 5501

Tingkatkan Komoditas Ikan di Kota Medan, 1 Juta Ekor Ikan Air Tawar Dibagi ke Pengusaha Tambak

no picture
no picture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan menargetkan akan membagikan 1 juta ekor ikan air tawar dan air payau kepada pelaku usaha tambak. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan komoditas ikan yang ada di Kota Medan.

Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan, Ikhsar Rasyid Marbun mengatakan, tahun ini pihaknya memang fokus untuk bagaimana mengelola tambak-tambak ikan air tawar dan air payau yang ada. Artinya, tambak tersebut dibudidayakan untuk meningkatkan hasil ikan mereka.

“Karena masalah penangkapan ikan wewenang provinsi, maka kita fokus budidaya ikan tambak. Target kita tahun ini akan memberikan 1 juta ekor ikan air tawar dan air payau. Jadi, nantinya kita bagi ke masyarakat,” kata Ikhsar, kemarin.

Ikhsar menyebutkan, 1 juta ekor ikan yang akan dibagi tersebut terdiri dari tiga jenis yakni ikan lele, ikan mas dan ikan nila. “Jumlah tambak ikan yang ada di Kota Medan sekitar 250 hingga 500. Namun, saat ini sedang dilakukan pendataan oleh petugas di lapangan untuk memastikan jumlah yang akurat,” ujarnya.

Ikhsar menuturkan, ikan yang bakal diberikan berupa induk dan bibit. Tidak hanya sekadar disuplai, pihaknya juga melakukan pendampingan dalam budidaya ikan tersebut sehingga hasilnya bisa maksimal.

“Kita bagikan ke tambak yang ada di tiga kecamatan, yaitu kawasan Medan Marelan, Medan Belawan dan Medan Tuntungan. Alasannya, ketiga kecamatan tersebut yang hingga kini masih cukup banyak membudidayakan,” tuturnya.

Menurut dia, disuplainya 1 juta ekor ikan air tawar dan air payau tersebut untuk memenuhi kebutuhan di Kota Medan. Apalagi, selama ini usaha rumah makan misalnya pecel lele mengambil ikan dari Deliserdang. “Kenapa tidak kita hasil produk sendiri? Kalau bisa ambil di Medan, tentu lebih baik,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi D DPRD Medan Salman Alfarisi yang membidangi Pertanian dan Kelautan mendukung program budidaya 1 juta ekor ikan. Namun begitu, pelaku usaha tambak yang akan menerima nantinya harus didampingi. “Jangan pula setelah diberikan dilepas begitu saja, tapi harus didampingi bagaimana budidaya ikan yang baik sehingga tidak sia-sia atau gagal program yang dijalankan,” ujarnya. (ris/ila)

DPD RI Siap Perjuangkan Persoalan Daerah, Kunker Wakil Ketua DPD RI Prof Darmayanti Lubis di Sumut

IST/SUMUT POS PERTEMUAN: Wakil Ketua DPD RI Prof. Darmayanti Lubis menghadiri pertemuan dengan Staf Ahli Bidang Pembangunan Kota Pematangsiantar, Edy Nuah Saragih,SE, MM, di Balai Kota Pematangsiantar.
IST/SUMUT POS
PERTEMUAN: Wakil Ketua DPD RI Prof. Darmayanti Lubis menghadiri pertemuan dengan Staf Ahli Bidang Pembangunan Kota Pematangsiantar, Edy Nuah Saragih,SE, MM, di Balai Kota Pematangsiantar.

SUMUTPOS.CO – DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah merupakan lembaga yang bebas dari intervensi partai politik dan bersifat independen. Untuk itu DPD RI siap memperjuangkan kepentingan daerah, salah satunya dengan turut melakukan pengawasan program dana kelurahan yang dijanjikan pemerintah pusat akan cair di awal April 2019 ini agar benar-benar sampai ke masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD RI Prof Darmayanti Lubis saat melakukan dialog tatap muka dengan jajaran kepala dinas, camat dan lurah di Balai Pemerintah Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (13/3),

Wakil Ketua DPD RI Prof Darmayanti Lubis menjelaskan, bahwa kehadiran Anggota DPD RI di daerah harus dapat dimanfaatkan masyarakat daerah karena setiap anggota DPD RI tidak punya beban politik seperti anggota DPR RI yang berasal dari partai politik.

Darmayanti mencontohkan dirinya yang bukan perwakilan partai tertentu, sehingga tidak ada kewajiban untuk mengusung calon presiden tertentu. Untuk itu, dia mengharapkan agar rakyat di daerah memanfaatkan peran DPD RI yang independen untuk kemajuan daerahnya masing- masing.

Dalam hal pengawasan dana kelurahan, Darmayanti menjelaskan kehadiran DPD RI di daerah merupakan keharusan. “Kedatangan kami dalam rangka mengawasi dan membantu proses pencairan dana kelurahan yang mencapai sebesar 3 triliun, dibagi untuk seluruh kelurahan di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kehadirannya untuk mengawasi apakah sudah turun juknisnya, dan progresnya seperti apa. Seharusnya Dana kelurahan tahap satu sudah digulirkan di bulan Februari sampai dengan Mei , “Tahap satu seharusnya sudah disalurkan. Kehadiran kami untuk memastikan program itu apakah sudah berjalan, ternyata belum” katanya.

Darmayanti menjelaskan, bahwa saat ini ada forum masyarakat kelurahan yang dibentuk untuk menangani masalah dana kelurahan, agar berjalan efektif seperti yang direncanakan.

Menurutnya, DPD RI sangat mendukung wadah ini dan sangat terbuka untuk membantu mensosialisasikan program-program dana kelurahan ke masyarakat.

Menurut Darmayanti, DPD RI memang tidak sepopuler DPR RI karena berkaitan dengan kewenangan terbatas dan keberadaan DPD RI yang relatif masih baru. Namun, meskipun lembaga baru, kata dia, DPD RI memiliki sikap yang mandiri.

“Makanya kami terlihat kurang beken, kami tidak bisa mencalonkan presiden, beda dengan Anggota DPR bisa mencalonkan presiden, bisa dari partainya,” katana memberikan penjelasan perbedaan anggota DPD RI dengan anggota DPR RI.

Darmayanti mengaku, keterbatasan kewenangan dalam hal menjalankan tugas legislasi, DPD RI tetap berhak mengajukan RUU, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU tertentu dan pengawasan terhadap pelaksanaan APBN serta memiliki kewewenangan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi atas perda.

Di setiap kehadiran di daerah, Darmayanti menjelaskan bahwa hal itu bukti tanggung jawab kepedulian DPD RI terhadap masyarakat daerah. “Anggota DPD RI yang berjumlah 132 orang anggota merupakan perwakilan dari setiap provinsi. Satu provinsi diwakili empat orang anggota. Menurutnya, masyarakat Sumut patut bersyukur dari empat anggota DPD RI dari Sumut, dirinya dipercaya dan terpilih menjadi salah seorang Pimpinan DPD RI saat ini,” ujarnya.

Sebagai wakil daerah, DPD RI merasa memiliki manfaat bagi setiap daerah. “Saya menjemput bola untuk menanyakan permasalahan apa yang ada di daerah. Walaupun bukan kami yang mengetuk palu soal besaran pembagian dana kelurahan tapi kami bisa menyuarakan dan mengajukan pandangan ke pemerintah terhadap alokasi dan sebaran dana kelurahan.” Ungkapnya.

Sementara itu, Eddy Nuah Saragih,SE, MM, staf ahli bidang pembangunan Kota Pematangsiantar mendukung langkah-langkah DPD RI memperjuangkan kepentingan daerah. Menurutnya, sebagai wakil daerah di pusat setiap permasalahan di daerah baiknya memang mendapat dukungan dari setiap wakil daerah di pusat baik dari DPR maupun DPD RI.

Menurutnya, Kota Pematangsiantar sebagai daerah otonomi baru memiliki keterbatasan angaran pembangunan sehingga perlu dukungan dari anggota DPD RI untuk memperjuangkan penambahan anggaran. “Diharapkan dengan kehadiran Pimpinan DPD RI dapat memperkuat kota Pemantangsiantar mendapatkan anggaran yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Eddy juga berharap agar kewenagan DPD RI dalam hal anggaran bisa diperkuat lagi dengan ikut menentukan dan memutuskan setiap aturan yang berkaitan dengan besaran dan mekanisme dana bagi hasil daerah. Menurut dia, sebagai wakil daerah, DPD RI memiliki kepentingan yang besar karena setiap anggotanya merupakan perwakilan dari daerah. (rel/ila)

Wujudkan Tebingtinggi Kota Sehat, Puskesmas Rambung Gelar Mini Lokakarya

Sopian/SUMUT POS DIABADIKAN: Pegawai Puskesmas Rambung diabadikan usai melakukan mini lokakarya dalam penyempurnaan pelayanan kesehatan.
Sopian/SUMUT POS
DIABADIKAN: Pegawai Puskesmas Rambung diabadikan usai melakukan mini lokakarya dalam penyempurnaan pelayanan kesehatan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebagai bahan evaluasi pelayanan terhadap masyarakat, Puskesmas Rambung yang terletak di Kelurahan Rambung Kota Tebingtinggi melaksanakan mini lokakarya (Minilok).

“Kegiatan ini untuk mengevaluasi pelayanan Puskesmas Rambung kepada masyarakat, apa raihan yang sudah dicapai dan apa kendalanya,”ujar Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia SpPK, diwakili Kabid Penmas Sudarman, Kamis (14/3).

Sebab, lanjut Sudarman, puskesmas sebagai ujung tombak Pemerintah Kota Tebinginggi dalam menyukseskan program menjadikan Tebingtinggi sebagai Kota Sehat.”Kita ingin hal ini bukan hanya sekedar wacana, tetapi bisa diwujudkan secara nyata dan itu harapan kita semua,”terangnya.

Untuk itu, Kadis Kesehatan berharap puskesmas harus senantiasa berkoordinasi dengan lintas sektoral, terutama Camat dan Lurah, agar apa yang dilakukan bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rambung, Dida Susianti berharap dari mini lokakarya nantinya akan melahirkan inovasi-inovasi yang terbaik untuk pelayanan kesehatan.

Sesuai dengan arahan Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, setiap puskesmas harus punya layanan unggulan masing-masing. “Kami akan berupaya untuk itu, dan diperlukan masukan dari semua staf puskesmas,”katanya. (ian/han)

Aspal Campur Karet Tak Mudah Rusak, Dinas PUPR Asahan Dukung Program Presiden RI

no picture
no picture

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar pengaspalan jalan dicampur karet, mendapat dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan.

“Tentulah Dinas PUPR Asahan siap mendukung penuh untuk melaksanakan program Presiden RI, apalagi saran yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembangunan jalan,”Kata Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupatem Asahan, Tengku Adi Huzaifa Siregar, Kamis (14/3).

Akan tetapi, lanjut Siregar, pihaknya terlebih dulu melakukan studi banding dengan daerah yang telah melakukan pengaspalan jalan bercampur karet. “Tentulah regulasi dari PUPR belum kita terima. Artinya, Asahan siap melaksanakan program pemerintah pusat,” bilang Siregar, sembari mengaku pihaknya menunggu peraturan dari kementerian PUPR Pusat.

Dikatakan Siregar, pihaknya telah menerima informasi bahwa hasil pengasapalan jalan bercampur karet sangat bagus.

“Selain tak mudah rusak, juga dapat mengurangi kebisingan jalan raya dan campuran karet akan meningkatkan kualitas aspal, baik usia maupun ketahanan terhadap alur,”terangnya. (omi/han)

Ban Pecah, Mobil Tabrak Median Jalan

ist AMANKAN: Petugas Polantas Polres Tebingtinggi melakukan pengaman di lokasi tempat kejadian perkara.
ist
AMANKAN: Petugas Polantas Polres Tebingtinggi melakukan pengaman di lokasi tempat kejadian perkara.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pengemudi mobil Xenia BK 1487 NJ, menabrak median jalan hingga mengenai pengendara sepeda motor saat melintas di Jalan Sudirman, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Kamis (14/3).

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kecelakaan itu bermula saat pengemudi Mobil Xenia, Susila (52) warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi mengemudikan mobilnya dari arah Pematangsiantar menuju Kota Medan, dengan kecepatan tinggi. Namun naas, setibanya di TKP, mobilnya mengalami ban pecah. Alhasil, mobil yang dikendarainya menabrak median jalan dan Syamsul Bahri (39) saat melintas di lokasi dengan mengendarai sepedamotornya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi melalui Kanit Laka Aiptu K Napitupulu membenarkan bahwa telah terjadi laka lantas di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi yang melibatkan satu unit Mobil Xenia dengan satu unit sepeda motor jenis bebek diamankan. “Dua unit kendaraan yang terlibat sudah diamankan ke Kantor Laka Lantas Polres Tebingtinggi, total kerugian di perkirakan puluhan juta rupiah,”jelasnya. (Ian/han)

Kominfo Asahan Buka Diklat Jurnalistik

IST/SUMUT POS DIKLAT: Kadis Kominfo Asahan H Rahmat Hidayat Siregar diabadikan bersama peserta Diklat Jurnalistik yang digelar di Aula Hotel Syafitri, Jalan Marah Rusli, Kecamatan Kisaran Timur, Kamis (14/3).
IST/SUMUT POS
DIKLAT: Kadis Kominfo Asahan H Rahmat Hidayat Siregar diabadikan bersama peserta Diklat Jurnalistik yang digelar di Aula Hotel Syafitri, Jalan Marah Rusli, Kecamatan Kisaran Timur, Kamis (14/3).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika (kominfo) Kabupaten Asahan H Rahmat Hidayat Siregar S Sos, MSi membuka Diklat Jurnalistik Media, Instansi dan Perusahaan di Aula Hotel Syafitri Jalan Marah Rusli, Kecamatan Kisaran Timur, Kamis (14/3).

Rahmat Hidayat Siregar SSos, MSi mengatakan, PRESS adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi masyarakat yang melaksanakan kegiatan jurnalistik. Sedangkan wartawan adalah Orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

“Tentulah Pemkab Asahan sangat mengharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman, kepada instansi dan perusahaan bahwa wartawan tidak perlu ditakuti dan tidak dihindari.”bilangnya.

Untuk itulah, Rahmat Hidayat berharap kegiatan Diklat jurnalistik dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Asahan Indra Sikumbang menyebutkan, secara fungsi PWI Kabupaten Asahan salah satu rrganisasi kewartawanan, yang salah satu tugasnya adalah memberikan pembinaan terhadap para jurnalis.

“Pastilah PWI Asahan sangat mengapresiasi kegiatan diklat jurnalistik ini,”bilangya.

Ketua Panitia Pelaksana, Perdana Ramadhan dalam laporanya menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan Diklat Jurnalistik adalah untuk memberikan pencerahan kepada jurnalis khususnya bagaimana menyikapi perkembangan teknologi yang kaitannya dengan jurnalis saat ini.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman tentang jurnalistik,”bilangya. (omi/han)

Mayor Inf Anjuanda Pardosi Jabat Danyonif 125/Simbisa

solideo/sumut pos SEMATKAN: Asren Kolonel Inf Andre Clif Sematkan tanda pangkat kepada Danyon 125/Simbisa.
solideo/sumut pos
SEMATKAN: Asren Kolonel Inf Andre Clif Sematkan tanda pangkat kepada Danyon 125/Simbisa.

SUMUTPOS.CO – Serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 125/ Simbisa dari Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro ke Mayor Inf Anjuanda Pardosi berlangsung Kamis (14/3) siang, di lapangan 125/Simbisa.

Sertijab yang dihadiri Asren, Kolonel Inf Andre Clif mewakili Brigjen Purn Ahwan Ismadi dalam sambutannya mengatakan, sertijab pada hakikat nya merupakan bagian dari suatu proses pembinaan organisasi, yang harus dilaksanakan guna mendukung program regenerasi.

“Batalyon Infanteri 125/Simbisa merupakan satuan tempur jajaran Brigif 7/Rimba Raya, dengan tujuan pokok Operasi Militer Perang (OPM) yaitu melaksanakan tempur di darat, dalam rangka mempertahankan kedaulatan NKRI. Diantaranya mengatasi Separtisme, serta pemberontakan bersenjata,” tegas Kolonel Inf Andre Clif.

Ditegaskannya, Yonif 125/Simbisa telah menunjukkan berbagai prestasi yang gemilang, baik dibasis maupun daerah operasi.

Terbukti, dengan pelaksanaan tugas – tugas operasi yang telah dilaksanakan mendapatkan hasil yang baik. Demikian juga hasil prestasi diraih baik dalam bidang olahraga umum maupun militer.

“Tugas Danyon 125/Simbisa yang baru, supaya prestasi yang ada saat ini tetap dipertahankan, dan ditingkatkan lagi, agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Sebagai prajurit Infanteri harus profesional, harus mahir mempergunakan peralatan militer, bergerak, dan mapu melaksanakan tugas secara terukur, serta memenuhi nilai-nilai akuntabilitas didasari dari jati diri sendiri,” pesan Andre Clif.

Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro yang menjabat Danyon 125/Simbisa selama 1,4 tahun kini mengemban tugas menjadi Dandim 0304/AGAM Padang Sumatera Barat mengatakan, wilayah daerah yang baru sama seperti di Tanah Karo, sama – sama wilayah Kota Wisata. Jadi kita tidak merasa canggung lagi, guna beradaptasi kepada masyarakat demi kemajuan.

“Kepada semua jajaran Yonif 125/Simbisa jangan engan singgah ke wilayah saya, jika bermain ke Padang. Pintu mess kita selalu terbuka untuk semua saudara, saya. Kita tetap sama seperti di sini kok, tetap “jaga pintu” untuk tamu yang datang,” ucap Victor Andhyka Tjokro yang dibarengi dengan tawa para tamu undangan.

Danyon 125/Simbisa Mayor Inf Anjuanda Pardosi mengatakan, akan meningkatkan prestasi yang diraih Yonif 125/Simbisa, dan peningkatan kemajuan pembangunan 125/Simbisa selama dipimpin Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro seperti, pembangunan gereja Oikumene dan TK Kartika yang terdapat di halaman 125/Simbisa.

“Untuk itu, saya meminta kepada Bupati Karo agar mau ambil andil memperhatikan Yonif 125/Simbisa. Seperti pembangunan berupa pengaspalan wilayah Mako 125/Simbisa. Dengan diaspal nya jalur yang belum tersentuh aspal, seperti rute olahraga lari akan sangat bermanfaat bagi Yonif 125/Simbisa. Tolong di aspal ya, pak,” pinta Mayor Inf Anjuanda Pardosi disambut yel-yel “Simbisa” oleh prajuritnya.

Dikatakannya, saya yakin dan berharap permintaan kita itu merupakan hal yang sangat kecil untuk Bupati Karo wujud kan. Ini semua kita lakukan demi kemajuan bersama untuk Yonif 125/Simbisa. Mengingat saya kemari serasa di kampung sendiri, atau pulang kampung. Dimana saya mengenyam pendidikan dari tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Karo.

Bupati Karo Terkelin Brahmana, menanggapi sentilan Danyon 125/Simbisa tersebut mengatakan, hal itu sangat geleng (mudah) kenapa tidak bisa. Atas permintaan Danyon 125/Simbisa guna pengaspalan di Mako nya akan kita tampung dalam R APBD nanti. “Kita setuju dengan pengaspalan, dan kita juga akan menambah masukan dari Danyon 125/Simbisa agar penanaman pohon di sisi jalur pengaspalan juga dilakukan. Dengan begitu menambah C02 yang ada di wilayah 125/Simbisa. Dengan begitu membuat kita lebih segar dan daya ingat semakin kuat,” ucap Terkelin dsambut setuju prajurit 125/Simbisa.

Tanpa hadir dalam acara pisah sambut Sertijab Danyon 125/Simbisa, Bupati Karo Terkelin Brahmana, debgan seluruh jajaran SKPD nya setingkat Kepala Dinas, Kajari Karo Gloria Sinuhaji, Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R Hutajulu, Legiun Veteran serta tamu lain nya, baik dari dalam Karo dan luar. (deo/han)

Hadiri Sosialisasi HAKI, Bupati DS: Lindungi Produk dan Daya Kreasi

no picture
no picture

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI bekerjasama dengan Pemkab Deliserdang menggelar sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di Bidang Ekonomi Kreatif dengan peserta para pelaku usaha se Deliserdang, di Hotel Prime Plaza Kualanamu, Kamis(14/3) .

Kegiatan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku usaha kreatif, dan melindungi produk serta daya kreasi yang dimiliki.

“Sosialisasi HAKI sangat penting karena bertujuan memajukan masyarakat dan berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan,”kata Ashari.

Diharapkan dengan pelaksanaan sosialisasi ini, masyarakat Deliserdang mempunyai semangat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kegiatan kreatif. “Bicara maju dan berdaya saing pastilah itu menyangkut kreativitas, dan yang paling penting adalah bagaimana kita mempunyai moral yang baik,”, katanya.

Sementara Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema mengatakan kegiatan sosialisasi HAKI bisa memberi manfaat ekonomi yang baik bagi para pelaku ekonomi kreatif.

“Deliserdang memiliki potensi mulai objek wisata, pertanian, kelautan dan wilayah yang cukup luas, potensi ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah daerah termasuk membangun, dan terus menggali potensi parawisatanya.”Kata Ari.(btr/han)

Kapolres Binjai Bantu Pembangunan Musala

TEDDY/SUMUT POS BANTUAN: Kapolres Binjai AKBP Nugroho menyerahkan bantuan uang tunai kepada pengurus Musala Silaturahi.
TEDDY/SUMUT POS
BANTUAN: Kapolres Binjai AKBP Nugroho menyerahkan bantuan uang tunai kepada pengurus Musala Silaturahi.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto membantu pembangunan Musala Silaturahim di Jalan Kiwi, Lingkungan I, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur, Rabu (14/3). Bantuan yang diserahkan Nugroho dalam bentuk uang.

Ketua Badan Kemakmuran Mushola, Ustadz M Yusuf didampingi Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan M Al Fahri dan warga sekitar yang menerima bantuan dari Nugroho.

Mantan Danyon A Pelopor Brimobdasu ini mengucapkan terimakasih kepada tokoh agama dan pengurus musala atas sambutan yang penuh kekeluargaan tersebut.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat mempercepat pembangunan Musala Silaturahim sehingga dapat berfungsi untuk laksanakan ibadah, “ kata Pamen lulusan Akpol tahun 2000 ini.

Mendapat bantuan ini, Ustadz M Yusuf mengucapkan puji syukur kepada tuhan yang maha esa. Dia juga berterimakasih kepada Polres Binjai yang sudah turut andil dan menunjukkan kepeduliannya dalam membantu penyediaan sarana ibadah bagi masyarakat luas.

Dia menjelaskan, musala yang akan dibangun dalam bentuk bangunan permanen berukuran 12×12 meter dengan daya tampung maksimal 60 jamaah. Usai menyerahkan bantuan, Nugroho juga melihat jalannya pembangunan musala tersebut. (ted)

Prioritaskan Pembangunan Sektor Pendidikan dan Jalan, Terbit Rencana Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Langkat Tahun 2020

bambang/sumut pos MUSRENBANG: Bupati Langkat Terbit Rencana PA memberikan sambutan, pada kegiatan Musrenbang penyusunan RKPD Kabupaten Langkat tahun 2020, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.
bambang/sumut pos
MUSRENBANG: Bupati Langkat Terbit Rencana PA memberikan sambutan, pada kegiatan Musrenbang penyusunan RKPD Kabupaten Langkat tahun 2020, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA didampingi wakil Bupati Langkat H Syah Afandin SH, secara resmi membuka pelaksanaan Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Langkat tahun 2020, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (14/3).

Bupati Langkat pada sambutannya, mengusulkan Musrenbang tahun pertama masa jabatannya ini, memprioritaskan pembangunan di sektor pendidikan dan infrastruktur jalan menuju lokasi pariwisata, seperti Bukit Lawang dan Tangkahan.

Adapun sektor pendidikan yang diusulkan, kata Bupati, pembangunan gedung SMA/SMK Negeri di tiga kecamatan pedalaman, yaitu Kecamatan Kutambaru, Batang Serangan dan Pematang Jaya.

“Saat ini tingkat pendidikan SMA sederajat menjadi kewenangan Provsu, maka rencana pembangunannya telah kita usulkan ke Provsu. Tujuannya, untuk meningkatkan nilai mutu pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Langkat secara merata, agar seluruh generasi Langkat menjadi generasi yang cerdas,” sebutnya.

Sedangkan tujuan Bupati Langkat, mengusulkan infrastruktur jalan menuju tempat wisata, Bukit Lawang dan Tangkahan, guna menunjang kemajuan sektor pariwisata Langkat, karena sektor pariwisata dapat meningkatkan PAD, sehingga dapat memajukan daerah.

“Pemkab Langkat juga telah mengusulkan perbaikan jalan ke dua tempat wisata ini ke Provsu, karena jalan dari selesai menuju Bukit Lawang, jalan Tanjung Pura menuju Tangkahan serta jalan dari Simpang Pangkalan Susu ke Pangkalan Susu, kewenangan Provsu,” terangnya menerangkan pembangunan tersebut untuk mewujudkan visi misinya, yaitu menjadikan Langkat yang maju, melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berwawasan lingkungan.

Menanggapi usulan tersebut, Gubsu melalui Kepala Bappeda Provsu Ir Irman, menjelaskan, bahwa untuk pembangunan jalan menuju Bukit Lawang, tahun ini akan segera dilaksanakan dengan melakukan pengaspalan hotmix sepanjang tiga kilometer.

“Selain itu, Provsu tahun ini juga mengucurkan dana bantuan senilai Rp5 Miliar, untuk pengembangan objek wisata Bukit Lawang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk usulan pembangunan lainnya, yang menjadi kewenangan Prosu, seperti Jalan menuju Tangkahan dan gedung SMA N, Ir Irman berharap, agar Pemkab Langkat segera mengusulkannya. “Agar ditahun-tahun depan, pengerjaan pembangunannya dapat segera dilaksanakan,” imbuhnya.

Kepala Bappeda Pemkab Langkat, H Sujarno SSos MSi menerangkan, maksud rangkaian Musrenbang ini, untuk mempertajam usulan program dan kegiatan prioritas tahun 2020, baik kategori belanja langsung maupun belanja tidak langsung. “Yang dituangkan dalam produk dokumen RKPD tahun 2020,” katanya.

Sedangkan tujuannya, sambung Sujarno, membahas dan menyepakati usulan dari seluru pemangku kepantingan untuk menghasilkan kegiatan prioritas Pemkab Langkat tahun 2020, menampung masukan terhadap RKPD tahun 2020 dan ketersediaan dokumen RKPD tahun 2020.

Turut hadir usur Forkopimda Langkat, Ketua DPRD Langkat, ketua Kejasaan Stabat, kepala Bapeda Binjai, ketua MUI Langkat, kepala cabang Bank Sumut, Camat se Langkat, perwakilan perguruan tinggi, tokoh etnis/pemuda/masyarakat/agama Langkat, serta tamu undangan lainnya. (bam/han)