Home Blog Page 5511

PokJa Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan, Sekda Sergai: Menentukan Kualitas Hidup Anak

SURYA/SUMUT POS KUKUHKAN: Sekda Drs H Hadi Winarno MM mengukuhkan PokJa Bunda PAUD sebanyak 17 Kecamatan se-Kabupaten Sergai, Senin (11/3).
SURYA/SUMUT POS
KUKUHKAN: Sekda Drs H Hadi Winarno MM mengukuhkan PokJa Bunda PAUD sebanyak 17 Kecamatan se-Kabupaten Sergai, Senin (11/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bunda PAUD sangat penting mengingat Kelompok Kerja (PokJa) ini merupakan salah satu wadah yang fokus mengurusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebab, usia dini merupakan periode kritis dalam menentukan kualitas hidup anak dimasa yang akan datang.

Demikian disampaikan Sekdakab Sergai Drs H Hadi Winarno MM, saat pengukuhan Kelompok Kerja (PokJa) Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) serta Pendidikan dan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru PAUD se-Kabupaten Sergai di Aula Sultan Serdang, kantor Bupati Sergai Sei Rampah, Senin (11/3).

Hadi Winarno mengatakan, Pemkab Sergai berkomitmen dan berupaya pembangunan pendidikan, serta pengasuhan bagi anak usia dini. Berbagai program disinergikan untuk hasil yang diharapkan, yaitu generasi yang berkualitas, sehat jasmani, cerdas, beriman dan berkepribadian serta mandiri.

Apalagi lanjut Hadi, Kabupaten Sergai adalah salah satu model kabupaten layak anak di Indonesia yang sudah beberapa kali memperoleh penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Dengan demikian, lanjut Hadi, diharapkan dalam sistem pembangunan kabupaten yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemersatu masyarakat, keluarga dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program dan kegiatan, untuk pemenuhan hak anak yang salah satunya adalah untuk memperoleh pendidikan. “Dengan kehadiran kelompok bermain PAUD yang telah diprakarsai oleh Ketua TP PKK Sergai melalui Pokja Bunda PAUD tingkat Kabupaten, Kecamatan, Korwil dan aparat desa, telah berhasil melaksanakan program PAUD. “Sampai saat ini PAUD dan sejenisnya telah berjumlah 451 kelompok dan yang sudah terakreditasi 119 kelompok,”ungkap Hadi lagi.

Oleh karenanya, sambung Hadi, untuk keberhasilan ini harus melibatkan pemerintah desa bersama masyarakat, Pemerintah Kabupaten dan dunia usaha. “Dalam memperluas cakupan layanan bagi anak-anak usia dini di pedesaan dan keluarga yang kurang mampu dapat terlayani, sehingga akan terwujud visi Kabupaten Sergai yang unggul inovatif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu dalam laporannya, Ketua Panitia Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya mengatakan, tujuan pengukuhan ini adalah untuk meningkatkan fungsi Pokja Bunda PAUD dalam pengembangan dan pembinaan anak usia dini sebagai kepedulian terhadap anak-anak yang ada di Kabupaten Sergai.

Kemudian Pendidikan dan pelatihan implementasi kurikulum 2013 bagi guru PAUD bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas guru PAUD.

Rosmaida menjelaskan, Pendidikan dan Latihan (Diklat) implementasi kurikulum 2013 terdiri dari 2 gelombang. Pertama, dilaksanakan pada tanggal 11-15 Maret 2019 dan gelombang kedua tanggal 18-22 Maret 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang dari 17 kecamatan se-Kabupaten Sergai dan panitia sebanyak 24 orang.

Pada kesempatan itu Bunda PAUD Kabupaten Sergai Ny Hj Marliah Soekirman mengatakan, salah satu program Pokja Bunda PAUD adalah meningkatkan SDM para Guru PAUD melalui pendidikan dan pelatihan K13 bagi guru PAUD sehingga tercipta guru PAUD yang berkualitas, inovatif dan terintegrasi.

Oleh karena itu, Diklat implementasi kurikulum 2013 merupakan hal yang sangat penting dan diharapkan menjadi fundamental bagi persiapan peserta didik agar lebih siap dalam memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi. (sur/han)

Istri Menkumham RI Kunjungi Langkat, Ajak Masyarakat Peduli Pohon Mangrove

istimewa/sumut pos DIABADIKAN: Eliaye Widya Ketaren diabadikan bersama ibu-ibu persit usai melakukan penanaman mangrove di Lahan Mangrove Dusun VI Desa Slotong Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat, Wilayah Kawasan BKSD SM Gading Laut Timur Sumatera, Senin (11/3).
istimewa/sumut pos
DIABADIKAN: Eliaye Widya Ketaren diabadikan bersama ibu-ibu persit usai melakukan penanaman mangrove di Lahan Mangrove Dusun VI Desa Slotong Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat, Wilayah Kawasan BKSD SM Gading Laut Timur Sumatera, Senin (11/3).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Eliaye bersama rombongan datang kelokasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provsu, untuk penanaman 2000 pohon Mangrove.

Pada kesempatan tersebut, mewakili ibu Presiden RI, Eliaye menyampaikan, digelarnya kegiatan bertema Perempuan Peduli Mangrove ini, bentuk dari kepedulian dan perhatian ibu Presiden yang sangat besar untuk menjaga kelestarian hutan Mangrove dan ekosistem yang berada di Kabupaten Langkat, khususnya Dusun VI Desa Slotong.

“Jadi yang mendasari dilakukan kegiatan ini, rasa kekhawatiran atas kerusakan iklim laut dan maraknya abrasi,” sebutnya.

Untuk itu, Ibu Yasona Laoly, mengajak semuannya, untuk bersama menjaga hutan Mangrove, sebab fungsi hutan Mangrove sangat besar manfaatnya bagi kehidupan semua makhluk. Seperti menjaga bioata laut, menahan abrasi laut, serta dapat meningkatkan pendapatan warga setempat dengan pariwisatanya.

“Untuk itu, semua elemen harus peduli mangrove, agar lahan dan iklim tetap bersahabat dengan manusia, saya juga memohon kepada para petani dan nelayan untuk saling menjaga dan melestarikan hutan Mangrove, di wilayah BKSDA SM. Gading Dusun VI Desa Slotong ini, tidak terkecuali bagi kaum wanita,” pungkasnya.

Bupati Langkat Terbit Rencana PA yang diwakili Asisten II Drs Hermansyah, atas nama Pemkab Langkat dan seluruh lapisan masyarakat Langkat, mengucapkan terima kasih atas perhatian ibu Yasona Laoly, yang telah memberikan perhatiannya, untuk menjaga kelestarian hutan Mangrove di wilayah Kabupaten Langkat.

“Demi kepentingan masa depan dan kelestarian hutan Mangrove ini, hal ini dilakukan Ibu Yasona, untuk itu sekali lagi kami ucapkan terima kasih, atas kepeduliannya,” sebutnya, sembari menambahkan, semoga kedatangan Ibu Yasona Laouli dapat memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat Langkat, dalam menjaga hutan Mangrove.

Sebanyak 200 pohon Mangrove, ditanam secara simbolis oleh Ibu Yasona dan dikuti oleh Ibu Ketua Pembina Persit PD I Dam I/BB, Ibu Kosekhanudnas I Polonia, Ibu Dandim 0203/Lkt, Ibu Sekjen KLHK, Ibu Pangdam I/BB Ketua PD I, Ibu Gubernur Sumut Ny Edi Rahmayadi, Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Syamsul Alam SE, Kadis Pertanian Kab. Langkat Sdr. Nasrudin, SP, Staf Ahli Bidang SDM Amir Hamzah, Waster Kasdam I/BB Letkol Inf Azhari, Wakil Ketua penggerak PKK Kab. Langkat, Kadis LHK Pemkab. Langkat Iskandar Tarigan, Pegawai LHK Sumut, Ibu Persit Kodim 0203/Lkt, Personil TNI, personil Kodim 0203/Lkt, Yonif 100/R, Yon Arhse 11/BS, Yon 8 Marinir dan Yon Paskhas, masyarakat dan nelayan 200 orang serta para pelajar dan pramuka dari SMA I Secanggang.

Selebihnya bibit pohon Mangrove, diberikan kepada Petani dan Nelayan Dusun VI Desa Slotong Kecamatan Secanggang. (bam/han)

Peringati HUT ke-73 Kabupaten Karo, Bupati: Warga Patut Berbangga

no picture
no picture

KARO, SUMUTPOS.CO – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Karo diselenggarakan di dua tempat, yakni di depan Rumah Dinas Bupati Karo, Kabanjahe, dan di Gedung DPRD Karo, sejak Jumat 8-9 Maret.

Perayaan HUT ke-73 Kabupaten Karo mengusung tema, sebagai Momentum Meneguhkan Jatidiri dan Eksistensi Menuju Masyarakat Sejahtera, Berdayasaing dan Berkarakter Budaya Karo.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengungkapkan, warga di manapun patut berbangga dengan perayaan HUT Karo. “Kita patut bangga kepada suku Karo di mana pun berada. Pada saat inilah kita buat hari kelahiran Karo. Kita perlu renungkan mengapa harus ada Kabupaten Karo ini. Dan kita maanfaatkan bisa kita layani masyarakat Karo,” ujar Terkelin Brahmana.

Bupati mengungkapkan akan menganggarkan peringatan hari jadi Kabupaten Karo. “Nantinya kita maanfaatkan anggaran hari jadi, kita tuntut SKPD untuk berkreasi, dan kita buat tempatnya di Berastagi mengingat daerah wisata,” tegas Terkelin. Bupati menyampaikan terimakasih kepada para Legiun Veteran atas perjuangan yang telah dilakukan.

Dalam kesempatan itu, Terkelin menyatakan di tahun depan perayaan HUT Karo dilaksanakan dengan lebih terencana. “Kita harapkan Bank Sumut supaya menjadi sponsor tunggal untuk tahun depan. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia,” ujar Terkelin. Ketua Legiun Veteran Kabupaten Karo, Randan Ginting menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karo dalam perayaan HUT Karo.

“Kami mempunyai banyak suka duka zaman dulu. Kami harapkan kepada generasi penerus supaya menyanyangi Tanah Karo ini,” kata Randan.

Dalam perayaan HUT Karo, Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang bersama DPRD Karo, pimpinan OPD dan unsur Forkopimda Karo berziarah ke Makam Pahlawan, dan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke 73 Kabupaten Karo.

Memeriahkan HUT Karo, panitia menggelar dan dirikan stan- stan di Jalan Veteran, Kabanjahe, untuk digunakan instansi pemerintah dan swasta untuk menggelar pameran.

Di antaranya kuliner, hiburan yang menampilkan artis-artis Karo. Warga Karo antusiasme menghadiri dan menikmati event yang digelar panitia HUT Karo ke-73 tahun.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Karo, Saroha Ginting berharap minat baca anak di Kabupaten Karo meningkat. Hal ini terlihat dari antusiasme anak yang mendatangi stan Dinas Kearsipan di event HUT Karo.

“Ini terlihat dari jumlah pengunjung yang didominasi anak yang diperkirakan masih tingkat sekolah dasar. Kita harapkan dengan adanya event ini, minat baca anak usia dini makin meningkat,’ ujar Saroha. (deo/han)

PRSU ke-48 Tahun 2019, Deliserdang Unggulkan Pertanian dan Keterampilan

BATARA/SUMUT POS KUNJUNGI: Bupati H Ashari Tambunan bersama istri Ny Hj Yunita Ashari Tambunan mengunjungi kerajinan tangan yang ditampilkan di stan Paviliun DS.
BATARA/SUMUT POS
KUNJUNGI: Bupati H Ashari Tambunan bersama istri Ny Hj Yunita Ashari Tambunan mengunjungi kerajinan tangan yang ditampilkan di stan Paviliun DS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Paviliun Kabupaten Deliserdang pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke–48 tahun 2019 telah resmi dibuka.

Kali ini Paviliun Kabupaten Deliserdang menampilkan informasi, serta produk pertanian berupa buah-buahan unggulan Deliserdang di antaranya pisang barangan, jambu biji Deli, belimbing segi dan salak ponti.

Demikian produksi Dekranasda berupa kerajinan UKM seperti tenunan sutra, batik gorga khas Deli Serdang serta Gerabah yang unik, makanan ringan dan Beberapa barang- barang antik yang ada di Museum Deli Serdang juga ditampilkan.

Di Paviliun ini, Bupati H Ashari Tambunan bersama Wabup H Zainuddin Mars,Dandim 0204/ DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Sekdakab Darwin Zein Ssos, Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambunan ,Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Asdiana Zainuddin dan pimpinan OPD jajaran Pemkab Deliserdang menerima para pengunjung, sekaligus menjelaskan tentang perkembangan pembangunan di Kabupaten Deliserdang.

Selain tampilan Paviliun Kabupaten/Kota, juga hiburan berbagai etnis daerah di Sumut termasuk penampilan kesenian dari Kabupaten Deliserdang, seperti hari pertama pada acara pembukaan ini tampil atraksi kesenian daerah dari dari seluruh Sumatera Utara, juga telah terjadwal kehadiran artis ibukota lainnya.

Pada tanggal 24 Maret 2019 Deliserdang mendapat giliran menyelenggarakan penampilan atraksi kesenian multi etnis yang diadakan di open stage Kompleks Tapian Daya. (btr/han)

DPRD Langkat Sampaikan Hasil Reses I

bambang/sumut pos TERIMA: Sekdakab Langkat menerima hasil reses I DPRD Langkat.
bambang/sumut pos
TERIMA: Sekdakab Langkat menerima hasil reses I DPRD Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin MKes MM, menghadari rapat paripurna DPRD Langkat dalam agenda penyampaian laporan hasil Reses I tahun 2019 dari daerah pemilihan masing-masing, di ruang rapat Paripurna DPRD Langkat, Stabat, Senin (11/3).

Sekda dalam sambutannya, menilai kegiatan reses amatlah penting dan sekaligus memiliki nilai-nilai strategis dalam rangka mencari bahan masukan dan menyerap aspirasi masyarakat, khususya masyarakat Langkat. “Selain itu, Reses ini juga telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terangnya.

Sebab, kata Sekda, prinsip otonomi yang diberikan kepada Pemda merupakan otonomi yang seluas-luasnya, maksudnya daerah diberikan kewenangan untuk mengurus dan mengatur semua urusan pemerintah di luar, yang menjadi urusan pemerintah pusat dengan berbagai kewenangan.

“Di antaranya, membuat kebijakana daerah dalam pelayanan, peningkatan peran serta, prakarsa, inovasi dan pemberdayaan masyarakat, yang bermuara kepada upaya peningkatan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Sekda juga berharap, Reses yang dilaksanakan dapat lebih meningkatkan rasa pengabdian dalam menunaikan amanat rakyat, yang diwujudkan dalam bentuk program kerja yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat sesuai skala prioritasnya.

“Untuk itu kita berharap bersama, reses ini dapat lebih memperat silaturahmi kepada masyarakat, sebagai upaya membangun dan memenuhi harapan- harapan mereka , menuju arah yang lebih baik dimasa yang akan datang,” sebutnya.

Wakil ketua DPRD Langkat, H Sapta Bangun SE yang memimpin jalannya paripurna, meminta hasil reses yang disampaikan pada kepala Bappeda Langkat melalui Bupati Langkat agar hasil laporannya, dapat menyediakan ruang dari pokok – pokok pikiran anggota DPRD, yang disusun berdasarkan skala prioritas dalam RKPD tahun berikutnya.

Sapta menerangkan, tema Reses I tahun 2019 ini, terwujudnya pokok-pokok pikiran anngota DPRD Langkat sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat tentang pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sosial serta ekonomi demi terwujudnya masyarakat Langkat yang adil dan sejahtera.

“Yang telah di input dalam E-Planning (perencanaan) yang didalamnya merumuskan rencana kerja Pemda tahun anggaran berikutnya untuk pembangunan secara skala prioritas,” paparnya.

Turut hadir ketua dan wakil ketua beserta segenap anggota DPRD Langkat, unsur Forkopimda Langkat, ketua PN dan PA Stabat, para pimpinan OPD Langkat, para Camat se-Langkat, serta tamu undangan lainnya. (bam/han)

Komisi A DPRD Sumut Desak Diskotik Titanic Frog Ditindak

no picture
no picture

SUMUTPOS.CO – Bebasnya peredaran narkotika di Diskotik Titanic Frog Desa Namurube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang memakan korban. Seorang gadis belia di bawah umur diperkosa setelah sebelumnya dicekoki ekstasi.

MENYIKAPI hal itu, Anggota Komisi A yang juga merupakan Wakil Ketua Pansus Narkoba DPRD Sumut, Sarma Hutajulu meminta aparat penegak hukum dan pemerintah setempat menindak tegas peredaran narkotika di Diskotik Titanic Frog. “Pertama-tama kita minta laporan yang sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum agar diproses tuntas, tindak pelakunya. Kan kasihan korbannya, anak di bawah umur,” ujar Sarma kepada Sumut Pos, akhir pekan lalu.

“Itu yang pertama. Kedua, kami harapkan sinergi tiga pilar. Dalam hal ini polisi, BNN
dan pemerintah setempat untuk memberantas narkoba di Sumut yang begitu masif,” sambungnya. Dikatakannya, masalah yang sering terjadi adalah tidak adanya tindakan tegas terhadap tempat hiburan malam yang membiarkan narkoba bebas beredar. Harusnya, kata Sarma, tempat hiburan malam itu harus ditindak tegas.

“Pemerintah setempat di mana tempat hiburan itu berlokasi, harusnya memberikan sanksi soal beredarnya narkoba di tempat itu. Apalagi sudah ada jatuh korban, ada yang diperkosa. Sanksinya bisa pencabutan izin atau sanksi lain,” imbaunya. Sarma menyebut, Sumut sudah masuk dalam status darurat narkoba. Dalam skala nasional, Sumut berada di peringkat kedua dan menuju peringkat pertama.

“Makanya akhir tahun kemarin, Perda Narkoba sudah disahkan. Dan dua minggu lalu kami dari Komisi A membentuk Pansus Narkoba DPRD Sumut untuk memberantas narkoba yang masih marak,” ungkapnya. Ia berharap tidak ada main mata lagi antara polisi, BNN dan, pemerintah setempat dalam memberantas narkotika. “Laporan ini biar jadi data kami sebagai
bahan evaluasi kami terhadap maraknya narkotika di tempat hiburan malam. Sementara itu, untuk laporan pemerkosaan yang sudah dilaporkan, saya harap polisi segera bertindak dan menangkap pelakunya,” ujar Sarma.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha mengaku akan mengecek laporan tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan memproses laporan tersebut. “Saya cek laporannya, tentu akan kita proses sesuai prosedur hukum,” singkat Putu.

Diberitakan sebelumnya, Diskotik Titanic Frog di Desa Namurube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang diduga menjadi tempat lokalisasi sarang maksiat. Pasalnya, lokasi dugem dan disebut-sebut sebagai tempat jual beli ekstasi ini tidak pernah ‘disentuh’ aparat.

Sangkin bebasnya, seorang perempuan berinisial HR menjadi korban perkosaan. Korban yang ditaksir berusia 15 tahun diajak seorang pria bernama Wawan ke tempat hiburan milik Ketua salah satu Ormas berinisial ST, Minggu (3/3) malam. Wawan mengajak HR yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA ini untuk dugem. Wawan tidak sendiri, ia ditemani dua temannya.

Singkat cerita di ruangan tersebut, HR diduga dicekoki pil ekstasi hingga 3 butir. Usai dicekoki hingga tak sadarkan diri, warga Binjai Timur ini diduga diperkosa secara bergiliran. (tim)

Kadispora Medan Resmi Buka MILO Football Championship Medan 2019

Triadi Wibowo/Sumut Pos BOLA: Kadispora Medan, Mara Husin Lubis melakukan tendangan bola pertama tanda dibukanya MILO Football Championship 2019.
Triadi Wibowo/Sumut Pos
BOLA: Kadispora Medan, Mara Husin Lubis melakukan tendangan bola pertama tanda dibukanya MILO Football Championship 2019.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kompetisi sepak bola U-11 antar Sekolah Dasar, MILO Football Championship Medan resmi dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan H. Marah Husin Lubis, S.H, di Stadion Teladan, Sabtu (9/3). Sebanyak 16 tim mengikuti kejuaraan final regional yang berlangsung hingga Minggu (10/3),

Teriakan dukungan dari para suporter semakin mengobarkan semangat 16 tim Sekolah Dasar dalam memperebutkan gelar juara MILO Football Championship Medan 2019. “Sepak bola merupakan olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat kota Medan. Masih banyak bakat-bakat terpendam pesepak bola muda di Medan. Saya yakin, MILO Football Championship ini nantinya akan melahirkan atlet- atlet muda berbakat yang membanggakan Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Nestlé MILO yang telah mengadakan kegiatan ini secara konsisten demi memajukan olahraga, khususnya di kota Medan. Saya ucapkan kepada seluruh peserta selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas,” ungkap Marah Husin Lubis saat membacakan sambutan resmi dari Wali Kota Medan.

SDN 101752 Kelambir Lima yang pernah meraih juara kedua di MILO Football Championship 2015 kembali menurunkan siswa-siswa terbaiknya dengan persiapan yang lebih matang. Guru SDN 101752 Kelambir Lima, Bagus Trivianto
mengatakan yakin bisa meraih prestasi tahun ini.

“Selama tiga tahun saya dan tim tidak pernah lolos sampai babak final regional di Medan. Kegagalan ini menjadi pelajaran dan pengalaman bagi kami untuk semakin giat berlatih. Selama satu tahun terakhir kami fokus berlatih dengan rutin,” kata Bagus.

Pada penyisihan hari ini kami telah berhasil mengalahkan SD Ikal dengan skor 3-2. “Selanjutnya kami akan tetap mempertahankan strategi yang sudah dilakukan dan menjaga kondisi fisik agar selalu fit di
setiap pertandingan,” ungkap Bagus.

Sebagai bagian dari kerja sama Nestlé MILO dengan FC Barcelona, tahun ini MILO Football Championship akan kembali memilih pemain terbaik dari lima kota penyelenggaraannya. “Kami akan memilih pemain yang tidak hanya memiliki teknik yang baik, namun juga sikap dan kecerdasan saat bermain di lapangan. Nantinya akan ada 16 anak yang terpilih untuk
mendapatkan pelatihan di MILO Football Camp Jakarta. Setelah itu, delapan pemain terbaik yang lolos proses seleksi
akan mewakili Indonesia di MILO Champions Cup di Suzhou dan Haikou, Cina, Juli mendatang,” ungkap salah satu tim
talent scouting MILO Football Championship Medan, Ponaryo Astaman.

Selain kompetisi sepak bola, MILO Football Championship Medan juga turut menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh anak-anak usia 6-12 tahun, selain peserta MILO Football Championship, seperti Tantangan Juara MILO, MILOrobic Challenge, MILO Football Clinic Day, dan meet and greet dengan Ponaryo Astaman.

Sementara bagi para orang tua, Nestlé MILO menghadirkan Kelas Nutrisi untuk berbagi ilmu tentang pentingnya asupan gizi yang tepat dan
seimbang demi menunjang aktivitas harian anak.

“Medan menyimpan banyak potensi pesepak bola muda berbakat. Kami berharap hadirnya MILO Football Championship ini dapat menumbuhkan kecintaan pada olahraga sepak bola dan menanamkan gaya hidup aktif kepada anak-anak sejak dini. Kami percaya bahwa olahraga adalah guru terbaik yang dapat memberikan manfaat fisik serta mengajarkan nilai- nilai seperti pantang menyerah, sportivitas, percaya diri, dan kerja sama tim,” ucap Sports Marketing Nestlé MILO, Donny Wahyudi. (don)

Tambang Emas Martabe Gelar ECJ dan Kompetisi Fotografi di Ajang PRSU

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, bersama Direktur Keuangan, foto bersama mahasiswa du acara ECJ Tambang Emas Martabe di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019, Sabtu (9/3/2019).
Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, bersama Direktur Keuangan, foto bersama mahasiswa du acara ECJ Tambang Emas Martabe di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019, Sabtu (9/3/2019).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources kembali berbagi pengetahuan praktik pertambangan kelas dunia yang diterapkan di Tambang Emas Martabe kepada para mahasiswa. Berbagi ilmu itu digelar di ajang E-Coaching Jam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019, Sabtu (9/3/2019). Lebih dari 400 mahasiswa ditargetkan berpartisipasi di gelaran ECJ tahun ini.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengemukakan ECJ Tambang Emas Martabe merupakan wadah komunikasi baik secara online maupun temu muka, yang memungkinkan para mahasiswa berbagai jurusan terkait dunia pertambangan dari sejumlah universitas di Sumatera Utara untuk mendapatkan bimbingan dari para praktisi Tambang Emas Martabe. Bimbingan ini dimaksudkan untuk melengkapi pendidikan akademis agar para mahasiswa lebih siap terjun ke dunia tambang.

“Penekanan pada ECJ di PRSU 2019 adalah pengetahuan mengenai aspek-aspek utama yang menjadikan Tambang Emas Martabe tambang berkelas dunia dan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. Selama lebih dari 6 tahun beroperasi penuh, kami sangat berkomitmen pada pengelolaan lingkungan, operasional, keselamatan dan kesehatan, serta sumber daya manusia khususnya penerapan inisiatif keberagaman gender. Dengan begitu kami bisa terus berupaya meningkatkan kontribusi sosial dan finansial signifikan khususnya di daerah Tapanuli Selatan, serta provinsi Sumatera Utara dan tentunya negara serta masyarakat Indonesia,” jelas Katarina.

Lebih lanjut Katarina merinci, ada empat sesi ECJ yakni pada 9 Maret 2019, Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Tambang Emas Martabe, serta Sumber Daya Manusia dan Keberagaman. Tak hanya itu, pada 6 April 2019, dengan tema Pertambangan bertema Praktik Pengeboran dan Peledakan di Tambang Emas Martabe dan Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)

“ECJ merupakan program yang sudah kami laksanakan sejak 2014. Sejak pertama kali diluncurkan, total pemateri yang telah berkontribusi di ECJ yakni 17 orang. Dan mahasiwa yang menerima manfaat mencapai hampir 1.800 orang di seluruh Indonesia, tidak hanya di Sumut. Kami berharap ECJ dapat membantu para mahasiswa yang nantinya akan berkecimpung di dunia pertambangan,” jelasnya.

Bagi para mahasiswa yang ingin mengikuti ECJ, Tambang Emas Martabe menyediakan gratis tiket masuk PRSU untuk 40 pendaftar pertama setiap sesinya. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Whatsapp ke nomor 08118436835 atau 081113903465 dengan menyebutkan nama, kampus, dan materi ECJ.

Selain ECJ, pada PRSU 2019, Tambang Emas Martabe juga menyelenggarakan Kompetisi Fotografi bertema New Spirit of Martabe Gold Mine. Kompetisi ini dibuka untuk umum sejak 8 Maret 2019 hingga 3 April 2019.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kompetisi tersebut, bisa langsung datang dan mengambil gambar di booth Tambang Emas Martabe. Peserta mengunggah foto tersebut di akun Instagram (akun tidak diprivat) masing-masing dengan menyertakan tagar #tambangemasmartabePRSU2019 #enamtahuntambangemasmartabeberbagi #agincourtresourcesmartabegoldmine. Foto tidak mengandung SARA, dan peserta harus mencantumkan nama dan tanda tangan di buku tamu. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada Sabtu, 6 April 2019.

Tambang Emas Martabe juga akan menampilkan kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar tambang yang sudah berjalan sangat baik selama ini, hasil operasional dan programpengelolaan lingkungan seperti contoh batuan, bullion, maket tambang, dan tanaman herbarium. Tak hanya itu, ditampilkan pula beberapa produk binaan pengembangan masyarakat.

“Tambang Emas Martabe setiap tahun berpartisipasi di PRSU. Kami berkomitmen untuk selalu menyediakan informasi lengkap mengenai tata kelola tambang yang bertanggung jawab serta berbagai bentuk nyata kontribusi perusahaan khususnya terhadap masyarakat lingkar tambang, Tapanuli Selatan, dan Sumut secara keseluruhan,” tutup Katarina. (Rel/mea)

Tol Parapat-Sibolga 102 KM, Tol Trans-Sumatra Tersambung 2024

TEKEN Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti peresmian Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di gerbang tol Natar, Lampung Selatan, Jumat (8/3).
TEKEN
Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti peresmian Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di gerbang tol Natar, Lampung Selatan, Jumat (8/3).

SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo menargetkan provinsi Lampung hingga Aceh akan tersambung jalan tol pada tahun 2024. Dari 2.765 kilometer jalan tol Trans Sumatera yang akan dibangun, Sumut akan memiliki sekitar 519 kilometer. Yang sudah selesai di antaranya jalan tol Medan-Binjai sepanjang 17 kilometer. Nantinya, jalan tol Parapat Sibolga akan menyusul dibangun sepanjang 102 kilometer.

RENCANA tersambungnya Tol Trans Sumatera ini disampaikan Jokowi saat meresmikan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di gerbang tol Natar, Lampung Selatan, Jumat (8/3).

Jokowi mengatakan, tersambungnya ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer, bagian dari jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera, hanya babak awal. Selanjutnya, pemerintah akan menyambungkan ruas tol ini sampai ke Palembang, Sumatera Selatan. Konstruksinya ditargetkan selesai pada Juni 2019. “Kita harapkan nantinya Juni sampai Palembang akan segera tersambung,” kata Kepala Negara.

Untuk menyambungkan tol dari Lampung sampai Aceh, Jokowi mengakui hal itu membutuhkan waktu lebih lama. Ia menargetkan seluruh pulau Sumatera akan tersambung jalan tol dalam lima tahun mendatang.

“Ada yang bertanya kapan Lampung sampai Aceh sambung, saya jawab, 2024 Lampung sampai Aceh akan tersambungkan, Insyaallah,” kata Jokowi. Secara keseluruhan, Jokowi memastikan, jalan tol dari Lampung sampai Aceh sepanjang 2.765 kilometer bakal rampung terbangun pada tahun 2024.

“Kuncinya di lapangan. Lampung bisa jadi contoh pembebasan lahan yang begitu sangat cepat,” ucapnya. Kepala Negara berharap, pembangunan tol ini bisa mempercepatn

investasi dan perekonomian di Pulau Sumatera.

Untuk diketahui, pekerjaan konstruksi Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dibagi menjadi empat paket. Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo sepanjang 39,4 kilometer sudah selesai dan beroperasi pada Januari 2018. Adapun Paket 2 Sidomulyo-Kotabaru (40,6 kilometer). Paket 3 Kotabaru-Metro (29 kilometer). Dan Paket 4 Metro-Terbanggi Besar (31,93 kilometer) sudah rampung pekerjaan konstruksinya pada Desember 2018.

Dalam kesempatan itu, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Seskab Pramono Anung, Koordinator Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

24 Ruas Tol, 7 Prioritas

Tol Trans Sumatera yang membentang dari Bakauheni, Lampung hingga Banda Aceh, Daerah Istimewa Aceh yang mencakup 24 ruas tol terus dikerjakan pembangunannya oleh pemerintah.

Setahap demi setahap, Tol Trans Sumatera sepanjang 2.765 kilometer ini berusaha diselesaikan oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai pelaksana sesuai waktu yang ditentukan.

Paling tidak, pada Juni mendatang, sebagian jalan Tol Trans Sumatera ini sudah bisa berfungsi mulai Bakauheni di Provinsi Lampung hingga Palembang di Provinsi Sumatera Selatan. Alhasil, pada musim Mudik Lebaran mendatang, jika ingin menuju Palembang via jalan tol, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 6 jam via Tol Bakauheni-Palembang.

Waktu tempuh ini lebih cepat 6 jam dari 12 jam sebelumnya ketika belum ada ruas Tol Bakauheni-Palembang sepanjang 365 kilometer tersebut.

Informasi dihimpun, tarif yang diusulkan untuk jalan tol ini adalah sekitar Rp 840 per kilometer. Jika nanti disetujui, tarif ini akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tol Trans-Sumatera merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditugaskan pemerintah kepada PT Hutama Karya (Persero) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2015 yang merupakan revisi atas Perpres Nomor 100 Tahun 2014.

Jalan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni hingga Banda Aceh ini dirancang sepanjang 2.765 kilometer dan dibagi dalam 24 ruas. Sedang nilai taksiran investasinya mencapai Rp 476 triliun.

Dari total 24 ruas Tol Trans Sumatera sepanjang 2.765 kilometer tersebut, tujuh di antaranya merupakan ruas prioritas dengan nilai investasi Rp81,09 triliun.

Ketujuh ruas tol yang menjadi prioritas di Tol Trans Sumatera tersebut adalah Tol Medan-Binjai (17 kilometer), Tol Palembang-Simpang Indralaya (22 kilometer), Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (140 kilometer), Tol Pekanbaru-Dumai (131 kilometer), Tol Palembang-Tanjung Api-api (70 kilometer), Tol Indrapura-Kisaran (47 kilometer), Tol Terbanggi Besar-P Panggang-Kayu Agung (185 kilometer).

Selanjutnya, 14 ruas lainnya dibangun bertahap, yakni Tol Kualatanjung-Tebing Tinggi-Parapat (143 kilometer), Tol Pekanbaru-Bukit Tinggi (186 kilometer), Tol Bukit Tinggi-Padang (69 kilometer), Tol Binjai-Langsa (110 kilometer),. Tol Langsa-Lhokseumawe (130 kilometer), Tol Lhokseumawe-Sigli (157 kilometer), Tol Sigli-Banda Aceh (73 kilometer), Tol Simpang Indralaya-Muara Enim (199 kilometer), Tol Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau (106 kilometer), Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu (102 kilometer), Tol Dumai-Sp Sigambal-Rantau Prapat (175 kilometer), Tol Rantau Prapat-Kisaran (100 kilometer), Tol Betung-Tempino-Jambi (191 kilometer), Tol Jambi-Rengat (191 kilometer)

15. Tol Rengat-Pekanbaru (175 kilometer), Tol Parapat-Tarutung-Sibolga (102 kilometer), dan Tol Batu Ampar-Bandara Hang Nadim (25 kilometer).

Tol Kualatanjung-Parapat Ketiga Terpanjang

Predikat tol terpanjang di Indonesia, saat ini dipegang ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) yang panjangnya 140,9 km. Sebelumnya tol terpanjang di Indonesia dipegang oleh tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang panjangnya 116 km.

Gelar tol terpanjang di Indonesia sendiri tak bakal bertahan lama dipegang oleh tol yang dimulai dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung tersebut. Ada tol baru lagi yang lebih panjang lagi segera diresmikan pada tahun ini.

Tol tersebut adalah tol lanjutan Bakter, yakni ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung yang panjangnya 189 km. Dari data Kementerian PUPR, bagian dari tol Trans Sumatera tersebut rencananya dioperasikan pada Juni 2019 mendatang.

Menariknya, tiga tol terpanjang di Indonesia ternyata semuanya ada di Sumatera. Padahal, Sumatera sebelumnya masih asing dengan yang namanya jalan tol, namun perlahan akan penuh dengan jalan bebas hambatan tersebut. Ketiga tol terpanjang di Indonesia tersebut yakni ruas Padang-Pekanbaru 240 km, Terbanggi Besar-Pematang Panggang Kayu Agung 189 km dan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat 143 km. Ketiga tersebut digarap oleh Hutama Karya.

Adapun ruas tol Padang-Pekanbaru sendiri ditargetkan beroperasi 31 km lebih dulu pada rentang 2020-2021. Sedangkan ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat ditarget tuntas 144 km pada tahun 2020 mendatang.

Telah Beroperasi 782 Kilometer

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menerapkan beberapa strategi terkait pembangunan jalan tol. Strategi itu untuk mengejar target membangun jalan tol sepanjang 4.110 kilometer, pada tahun ini. Satu di antara strateginya adalah mempercepat pembangunan jalan tol di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi yang dikerjakan oleh pemerintah dan swasta.

Sugiyartanto Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR beberapa waktu lalu menargetkan 1.070 kilometer jalan tol terbangun. Pembangunan infrastruktur konektivitas ini untuk mendukung efisiensi dan meningkatkan daya saing Nasional.

“Sehingga sampai akhir tahun ini, total jalan tol terbangun dalam rentang 2015-2019 menjadi 1.852 kilometer,” katanya.

Selama periode tahun 2015 hingga 2018 jalan tol sudah dibangun dan telah beroperasi sepanjang 782 kilometer.

Sugiyartanto merinci, pada 2015 telah dibangun 132,2 kilometer, kemudian setahun berikutnya bertambah 44 kilometer menjadi 176,2 kilometer.

Tahun 2017 tercatat penambahan jaringan jalan tol 156,6 kilometer menjadi 332,8 kilometer.

“Terakhir, pada 2018 jalan tol yang berhasil dibangun sepanjang 450 kilometer sehingga jumlah total yang sudah terbangun dalam tiga tahun menjadi 782 kilometer,” kata Sugiyartanto beberapa waktu lalu.

Penjaminan pemerintah untuk plafon Medan-Binjai senilai Rp 481 miliar, plafon Palembang-Sp Indralaya Rp 1,24 triliun, Plafon Bakauheni-Terbanggi Besar Rp 15,59 triliun, sekuritisasi aset JORR S Rp 6,5 triliun, plafon Pekanbaru-Dumai Rp 12,26 triliun, monetisasi aset Akses Tj Priok Rp 4,5 triliun, dan plafon Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Rp 14,36 triliun.

Selain PMN dan penjaminan, pemerintah juga memberikan dukungan konstruksi. Dukungan konstruksi untuk ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (80 km) senilai Rp 8,37 triliun dan Kuala Tanjung-Tb Tinggi-Parapat (50 km) senilai Rp 7,74 triliun. Di sisi lain, pemerintah memberikan dukungan aset berupa sekuritisasi aset JORR S dan monetisasi aset Jalan Tol Akses Tj Priok.

Progres Trans Sumatera

Proyek JTTS terbentang dari Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 kilometer (km). JTTS dirancang untuk mencapai konektivitas yang lebih baik di Sumatera, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Konektivitas tersebut merupakan kebutuhan mendasar bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki 17.508 pulau. Program ini akan menghubungkan masyarakat dan perniagaan dengan pekerjaan, layanan, dan pasar, serta mengurangi biaya logistik dan merangsang pertumbuhan industri di dalam negeri.

JTTS akan menghubungkan Lampung dan Aceh melalui 24 ruas jalan berbeda yang panjang keseluruhannya mencapai 2.765 km. Total investasi JTTS diperkirakan sebesar Rp 476 triliun.

Adapun ruas tol yang menjadi prioritas perseroan, antara lain Medan-Binjai (17 km) dengan investasi Rp 2,5 triliun, Palembang-Indralaya (22 km) dengan investasi Rp 3,3 triliun, dan Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km) dengan investasi Rp 16,79 triliun.

Selanjutnya ruas tol Pekanbaru-Dumai (131 km) dengan investasi sebesar Rp 16,21 triliun, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km) dengan investasi Rp 21,95 triliun, dan Indrapura-Kisaran (47 km) dengan investasi Rp 6,04 triliun.

Menurut Anis, selama empat tahun terakhir, pengembangan JTTS oleh HK telah mencapai 393 km. Tahun ini, HK merencanakan pembangunan sepanjang 188 km, sehingga total yang terbangun hingga 2019 diproyeksikan mencapai 581 km.

Dengan pencapaian tersebut, maka ruas tol Bakauheni-Palembang akan tersambung, ruas Medan-Binjai akan selesai, dan Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km akan terselesaikan pada 2019.

“Selain itu, HK akan memulai pengerjaan ruas yang lain, seperti Medan-Aceh, Pekanbaru-Padang, dan Indralaya-Bengkulu,” tandasnya.

Strategi pembangunan yang membuat proses kontstruksi tol berjalan cepat adalah membagi proyek menjadi empat paket, yang dikerjakan oleh empat BUMN karya, yaitu n PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero Tbk).

Adapun empat paket proyek pembangunan jalan tol Bakeuheni – Terbanggi besar terbagi atas Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo sepanjang 39,4 kilometer yang sudah rampun dan telah beroperasi pada Januari 2018 lalu. Kemudian Paket 2 Sidomulyo-Kotabaru (40,6 kilometer), Paket 3 Kotabaru-Metro (29 kilometer), dan Paket 4 Metro-Terbanggi Besar (31,93 kilometer) sudah rampung pekerjaan konstruksinya pada Desember 2018. (bbs/mea)

Percepat Pembenahan Infrastruktur, Wagubsu Minta Pemda se-Pulau Nias Dukung Sail Nias 2019

istimewa RAPAT: Wagubsu Musa Rajekshah memimpin rapat persiapan Sail Nias 2019 di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (8/3).
istimewa
RAPAT: Wagubsu Musa Rajekshah memimpin rapat persiapan Sail Nias 2019 di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (8/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – September mendatang, Pemkab Nias Selatan bakal menjadi tuan rumah kegiatan bertaraf internasional, Sail Nias 2019. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah mengharapkan, seluruh pemerintah daerah se-Kepulauan Nias mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan ini sukses dan mampu memperkenalkan potensi wisata Kepulauan Nias di mata dunia.

“Sail Nias ini membuktikan kalau Sumut memiliki daya tarik yang tak kalah indah dari daerah lain, seperti Bali. Maka kita berharap event bertaraf international ini mampu menarik wisatawan domestik juga asing untuk berkunjung menikmati suasana wisata kepulauan Nias,” kata Musa Rajekshah didampingi Sekdaprov Sumut Sabrina pada rapat persiapan Sail Nias 2019 di Ruang Rapat Kaharuddin Nasution, Lantai 8 Kantor Gubernur Sumut, Jumat (8/3)n

Karenanya, Wagubsu yang akrab disapa Ijeck ini meminta agar dilakukan pembenahan dan perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan hingga pembangunan fasilitas umum lainnya dipercepat, agar tidak ada kendala pada saat event berlangsung. “Infrastruktur itu sangat penting untuk dilakukan percepatan, hingga saat dimulainya event tidak terjadi kendala yang dapat menganggu acara yang bertaraf international tersebut,” harapnya.

Musa Rajekshah juga menyampaikan, agar kegiatan ini tidak hanya berhenti pada tahun ini, melainkan menjadi agenda tahunnya yang harus diselenggarakan setiap tahun di Kepulauan Nias. “Saya juga berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan di Kepulauan Nias, dan harus lebih menarik setiap tahun, agar wisatawan dalam dan luar negeri tertarik untuk melihat dan berkunjung setiap tahunnya,” katanya.

Sementara itu, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut Hidayati menjelaskan, rencananya event Sail Nias akan dilaksanakan di Nias Selatan pada September 2019 dan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Serta melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut dan kabupaten/kota di Sumut, untuk ikut memeriahkan event tersebut.

Akan ada banyak acara di Sail Nias. Mulai dari kebudayaan, olah raga, kuliner, serta aksi lompat batu yang merupakan andalan Kepulauan Nias. “Puncaknya ada aksi seremonial, gelar budaya, pameran, bakti sosial dan pelayanan kesehatan, atraksi kelautan dan peresmian beberapa pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.

Tujuan pelaksanaan Sail Nias tersebut, kata Hidayati adalah sebagai salah satu upaya percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil, khususnya di Kepulauan Nias. Kemudian menggalang keterpaduan, sinergi program dan anggaran lintas Kementerian/Lembaga dan Daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

“Tujuan lainnya yaitu mempromosikan lokasi kegiatan sebagai tujuan wisata nasional dan internasional. Kita ingin mengukuhkan kembali kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari yang hidup di Negara Kepulauan, dan mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal ke perairan Indonesia,”ungkapnya.

Turut hadir pada rapat tersebut sejumlah OPD Pemprov Sumut, serta para Bupati dan Walikota se Kepulauan Nias. (prn)