29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 5635

7 Februari 2019, Eks Pengacara akan Beber Aib Trump

Int Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Int
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

AMERIKA, SUMUTPOS.CO – Mantan pengacara Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Michael Cohen akan memberikan kesaksian di Kongres. Kesaksian akan diberikan pada 7 Februari 2019.

Kesaksian kemungkinan akan digunakan untuk menyelidiki transaksi keuangan organisasi Trump termasuk juga transaksi kampanyenya pada pemilihan presiden 2016 lalu. Anggota Kongres AS, Kamis (10/1) menyatakan kesaksian tersebut bisa memberikan ancaman baru bagi Presiden Trump.

Apalagi selain masalah transaksi keuangan, dalam kesaksian tersebut pihaknya juga akan memeriksa laporan keuangan dan pembayaran yang dilakukan Cohen sebelum pemilihan presiden 2016, termasuk pembayaran untuk dua wanita yang mengaku memiliki hubungan khusus dengan Trump.

Cohen menjadi tangan kanan Trump. Desember lalu ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara atas berbagai macam kejahatan. Termasuk, pelanggaran pidana keuangan kampanye.

Jaksa pernah menduga pelanggaran pidana kampanye tersebut dilakukan Cohen atas perintah Trump. Cohen pada saat dijatuhi hukuman pada 12 Desember 2018 lalu mengatakan ia telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menutupi ‘borok’ bosnya tersebut.

“Saya berharap memiliki hak istimewa untuk mendapatkan platform yang dapat digunakan untuk memberikan akun penuh dan kredibel dari peristiwa yang telah terjadi,” kata Cohen seperti dikutip dari AFP, Jumat (11/1).

Ketua Komite Pengawas dan Refromasi Pemerintah Kongres Elijah Cummings mengatakan, sebelum berencana mendengarkan kesaksian Cohen, sebenarnya pihaknya sudah meminta Gedung Putih dan Organisasi Trump untuk membuat laporan yang berkaitan dengan transaksi pembayaran gelap yang pernah mereka lakukan. “November lalu, saat masyarakat Amerika memberikan suara besar bagi Kongres untuk melakukan itu,” katanya. (cnni/ala)

Badai Salju di Austria Tewaskan Sejumlah Orang

BADAI SALJU: Badai salju masih terus melanda kawasan di wilayah Austria.
BADAI SALJU: Badai salju masih terus melanda kawasan di wilayah Austria.

AUSTRIA, SUMUTPOS.CO – Seorang anak tewas tertimpa pohon di Jerman Selatan. Hujan dan salju diperkirakan terus berlangsung di Austria dan Jerman. Otoritas lokal memperingatkan bahaya runtuhnya atap gedung karena tumpukan salju.

Di Austria, setidaknya delapan orang tercatat tewas sejak akhir pekan lalu. Di Jerman, seorang anak berusia tujuh tahun tewas Kamis (10/1) dekat Kota München ketika sebuah pohon tumbang karena tidak kuat menyangga salju tebal.

Jerman Selatan dan Austria saat ini dilanda hujan dan badai salju terberat selama 20 tahun terakhir. Badai salju juga mengancam beberapa wilayah di Republik Ceko. Transportasi di jalan dan kereta api terganggu, terutama oleh pohon-pohon yang sarat salju.

Rabu (9/1), ratusan pengemudi menghabiskan malam di kendaraan mereka di Jerman Selatan ketika terjebak badai salju dalam perjalanan. Polisi mengatakan, sebuah truk tergelincir dan terbalik di jalan tol dan mengakibatkan kemacetan sepanjang 35 kilometer.

Perjalanan kereta api di jalur selatan dan timur Jerman juga terganggu karena salju, terutama karena pohon-pohon yang tumbang di atas rel kereta api.

Tumpukan salju di atap bisa berbahaya dan meruntuhkan atap kalau terlalu berat. Di pegunungan Alpen dekat perbatasan dengan Austria di wilayah Berchtesgaden, lapisan salju mencapai ketebalan dua meter.

Resor ski itu dan beberapa wilayah lain sekarang dinyatakan sebagai daerah bencana. Di daerah pegunungan Buchenhöhe, militer Jerman mengatur suplai ke resor-resor ski yang terisolasi.

Walikota Berchtesgaden Franz Rasp mengatakan, perlu biaya tambahan untuk membersihkan tumpukan salju. (jpc/ala)

Pengendalian Kelahiran Tingkatkan Kesejahteraan

.
.

ASAHAN – Kepala BKKBN Sumut, Drs. Temazaro Zega, MKes mengingatkan bahwa Keluarga Berencana (KB) merupakan program pemerintah yang sudah dicanangkan sejak tahun 1970 an untuk mengendalikan angka kelahiran sesuai kesehatan reproduksi (KR) dari si ibu. Hal itu disampaikannya pada Promosi Pelayanan KB dan KR Berkualitas oleh Dinas BKKBN Sumut dan DPR RI di Desa Ledong Barat, Kecamatan Asahan.

“Terlebih di tengah perekonomian yang sulit saat ini. Pembatasan kelahiran memungkinkan ibu memenuhi pemberian ASI ekslusif hingga usia anak 3 tahun dan mengamati 1.000 hari pertama kehidupan anak atau disebut dengan golden age,” jelas Temazaro Zega.

Terpenuhinya gizi pada anak juga akan mencegah terjadinya gizi buruk atau stunting. Pembatasan kelahiran juga memberi ruang bagi keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan dan menjamin pendidikan anak sehingga meningkatkan kualitas keluarga di tengah-tengah masyarakat.

Untuk pengendalian kelahiran ini, pemerintah melalui BKKBN telah menyiapkan lima alat KB, dari suntik, pil, IUD, implan dan kondom. Pada kesempatan itu, BKKBN juga mensosialisasikan usia ideal bagi wanita untuk melahirkan dan masa pubertas anak.

Diharapkan dapat membantu orangtua untuk menjalankan fungsinya. “Usia pernikahan yang ideal untuk wanita itu 21 tahun dan pria 25 tahun. Anak perempuan akan mengalami fase purbertas di usia 11-12 tahun dan 16-17 tahun untuk pria,” tuturnya. (don)

Koordinasi Program Desa Membangun Sergai, APDESI Audiensi ke Bupati Sergai

SURYA/SUMUT POS ARAHAN: Bupati Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya memberikan arahan kepada pengurus APDESI Sergai, Jumat (11/1).
SURYA/SUMUT POS
ARAHAN: Bupati Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya memberikan arahan kepada pengurus APDESI Sergai, Jumat (11/1).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) beserta pengurus menggelar audiensi ke kantor Bupati Sergai, Jumat (11/1).

Dalam kunjungannya, APDESI langsung diterima Bupati Ir H Soekirman bersama Wabup H Darma Wijaya di ruang Aula kantor Bupati Sergai di Sei rampah.

Ketua APDESI Sergai, Muhamad Yunus menyampaikan, bahwa kunjungan mereka untuk berkordinasi tentang program pedesaan guna mendukung dan menyukseskan pembangunan di Kabupaten Sergai.

Selain itu, Muhamad Yunus juga menyampaikan rencana pengesahan pengurus APDESI Kabupaten Sergai yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, dan meminta kepada Bupati Ir Soekirman para pengurus APDESI Sergai memohon peningkatan kesejateraan kepala desa.

Pada kesempatan itu, Bupati Ir Soekirman menyampaikan ucapan terimakasih atas terbentuknya kepengurusan APDESI yang merupakan kepengurusan se-nasional dan telah ada di seluruh Indonesia.

Sistem kerja dan strategi terukur asimetri, hendaknya kita jalin selama ini yaitu masing-masing desa melaksanakan program pembangunan berdasarkan potensi dan sumberdaya yang ada.

Bupati Soekirman pun berharap, dengan adanya kepengurusan APDESI dapat memberikan pemahaman yang baik dan jujur kepada masyarakat dalam menyikapi berita palsu (hoax) yang semakin mengkhawatirkan, sehingga dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Soekirman pun mengingatkan jelang memasuki tahun politik pemilihan Pilpres dan Pileg ini, artinya adalah kebebasan dalam demokrasi memilih.”Silahkan kita semua masing-masing bekerja sesuai dengan programnya, namun bagaimanapun juga saling menghargai pilihan politik masing-masing adalah yang paling utama harus kita jaga dan jalin dengan erat,”pintanya.

Setelah pengukuhan nantinya, sambung Soekirman, hendaknya kita lakukan tetap dengan kesederhanaan, dilanjutkan dengan konsolidasi yang kuat dalam rangka menjalankan program kerja guna kemaslahatan masyarakat.

Bupati Soekirman juga berpesan kepada pengurus APDESI, agar dalam bekerja selalu mengikuti ketentuan administrasi dan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia. “Hal ini agar jangan sampai para Kepala Desa tersangkut kasus hukum yang tentu akan mengecewakan masyarakatnya, serta menghambat program pembangunan yang telah direncanakan,”tandasnya.

Dijelaskannya, saat ini Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat menurut penilaian Korsupgah KPK telah menempati urusan pertama terbaik se-Sumut dalam pengelolaan keuangan dan sistem administrasi yang baik.

“Hal ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama, bahwa mempertahankan lebih sulit dari meraihnya. Dengan demikian kita hendaknya jangan jumawa atas peraihan tersebut, namun justru semakin awas dan lebih berhati-hati lagi dalam segala langkah yang akan dilakukan,” bilang Soekirman.

Dengan bangkitnya pembangunan desa-desa diKabupaten Sergai ini, saya optimis program Pangan, Pariwisata dan Budaya (Pataya) tahun ini dapat segera kita wujudkan yang tentu akan membangun kebanggaan sebagai masyarakat Sergai ini.

Bupati Soekirman juga mengimbau pengurus APDESI agar memunculkan program kegiatan dalam membangun desa sebagai inovasi dan terobosan terutama pemanfaatan aset-aset desa yang terlantar, dan tidak dimaksimalkan pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat. Soekirman juga mengimbau kepada Kepala Desa untuk membenahi pemanfaatan BUMDes agar lebih maksimal sehingga tepat sasaran. Pada sektor peningkatan kesejahteraan Kepala Desa, sangat didukung agar dilakukan pengkajian terhadap gaji Kepala Desa ditingkatkan sesuai UMR.

Bupati Ir Soekirman beesama Wabup Darma Wijaya berharap memasuki tahun politik ini terutama perwakilan rakyat, hendaknya dipilih wakil dari putra daerah Sergai, hal ini akan menjadi kebanggaan bahwa nantinya putra daerah ini juga yang akan membantu program pembangunan Kabupaten melalui legislatif baik kabupaten, provinsi maupun pusat, tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) BPMPD Sergai Drs Dimas Kurnianto MSi mengatakan melalui APDESI ini menjadi langkah sinkronisasi program pembangunan mulai dari desa serta menangkal radikalisme dan provokasi yang mungkin datang untuk memecah belah persatuan dan kesatuan di Sergai. (sur/han)

PKPU HI Sumut Salurkan Bantuan ke Banten

.
.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Himan Initiative (HI) Sumatera Utara menyalurkan bantuan kepada korban tsunami di Kampung Sinar Laut, Desa Panimbang Jaya, Pandeglang, Banten, Jumat (11/1).

Bantuan yang digalang dari masyarakat Sumatera Utara itu, diantar langsung oleh Kepala PKPU cabang Sumut, Mardi Sahendra. “Bantuan yang kita salurkan nilainya Rp100 juta, “ ungkap Mardi.

Disebutkannya, bantuan yang disalurkan dalam bentuk sembako dan cooking set. Dikatakannya ada 98 orang yang menerima manfaat, semuanya yang terdampak tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Penyaluran bantuan ini sebenarnya kita bersama dengan PKPU HI Pusat. Apabila ditotal, ada 10.797 orang yang menerima manfaat dalam penyaluran bantuan ini, “ sambung Mardi.

Perihal kondisi di Banten, Mardi mengaku bekas bencana yang terjadi masih terlihat jelas. Oleh karena itu, dikatakan Mardi masih banyak korban yang membutuhkan bantuan.

Untuk itu, Mardi mengajak masyarakat di Sumatera Utara untuk turut berperan serta membantu saudara yang terkena dampak tsunami di Banten.

“Termasuk di Anyer dan Carita, masih sangat sepi dari wisatawan. Kita harap dapat segera pulih dan bangkit kembali, “tambahnya.

Mardi mengaku, pihaknya masih terus menggalang bantuan untuk masyarakat terdampak tsunami di Banten.

Dikatakannya, penggalangan dilakukan dengan cara menghubungi yang sudah menjadi mitra PKPU HI Sumut, baik itu perusahaan, komunitas dan lainnya.

“Bantuan juga bisa diantar langsung ke kantor PKPU HI Sumut atau dikirimkan melalui rekening PKPU HI Sumut pada Sumut Syariah 614.01.04.000020-0,

Mandiri 126.000.5906.465, Muamalat 211.0030.574 dan BCA 6000.430.666, “ tandas Mardi. (ain/han)

Hotel di Tebingtinggi Masih Sedikit

sopian/sumut pos RESMIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kajari Muhammad Novel ketika meresmikan Hotel Coin Mulai.
sopian/sumut pos
RESMIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kajari Muhammad Novel ketika meresmikan Hotel Coin Mulai.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Selama ini banyak tawaran yang datang kepada Tebingtinggi untuk menjadi tuan rumah berbagai event kegiatan yang bersifat regional maupun nasional, namun terpaksa ditolak akibat masih minimnya ketersediaan fasilitas hotel dan penginapan di Kota Tebingtinggi.

Salah satu pertimbangan belum dapatnya kita menerima permintaan (sebagai tuan rumah event kegiatan) tersebut adalah masih minimnya sarana penginapan atau hotel untuk pesertanya, sarana dan fasilitas tersebut belum tersedia sesuai dengan kebutuhanya di Tebingtinggi.

Hal itu disampaikan Wali kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kajari Muhammad Novel, saat meresmikan beroprasinya Coin Mulia Hotel di Komplek Nusa Deli Indah, Jalan Ahmad Yani Kota Tebingtinggi, Kamis (10/1) sore.

“Jujur saja saya sampaikan, jika di Tebingtinggi ada fasilitas hotel berbintang tiga yang menyiapkan kamar inap lebih dari 100 dan fasilitas ruang pertemuan, saya akan terima berbagai tawaran untuk Tebingtinggi sebagai tuan rumah penyelenggaraan even-event nasional,”tegas Umar Zunaidi.

Umar berharap kedepanya para investor berkenan melakukan investasi di Kota Tebingtinggi, utamanya untuk pembangunan sebuah hotel yang berkelas nasional, terlebih mengingat Kota Tebingtinggi merupakan salah satu central pertumbuhan ekonomi yang bertaraf nasional dan internasional.

“Jika hari ini adanya penambahan sarana hotel di Tebingtinggi, kita berharap kedepanya semakin banyak dan kelasnya semakin tinggi, terlebih lagi Tebingtinggi merupakan kota satelitnya kota Medan sebagai ibukota provinsi, jika sarana dan prasarana sudah sangat memadai di Tebingtinggi bukan mustahil even nasional dan regional bisa dilaksanakan di Tebingtinggi,”harapnya.

Kepada managemen Coin Mulia Hotel diingatkan, agar dalam pengelolaannya benar-benar sebagai sebuah hotel yang sehat baik luar maupun dalam, jangan sampai terjadi kejadian-kejadian yang negatif di hotel ini.

“Siapkan layanan yang terbaik dengan keramah tamahan, lengkapi sarana dan prasarananya di dalam kamar dengan baik sehingga orang (konsumen) yang menginap di hotel ini merasa nyaman dan selalu terkenang dengan kota Tebingtinggi,”imbuhnya.

Sebelumnya, managemen Coin Mulia Hotel diwakili Pahala Sitorus, menyampaikan bahwa hotel tersebut menyiapkan 42 kamar yang dilengkapi dengan sarana yang cukup memadai seperti penyejuk ruangan, air panas dan dingin serta tempat tidur yang baik sesuai standarnya.

Dan diharapkan, hotel ini kedepannya dapat terus dikembangkan lebih baik lagi, sebagai salah satu upaya peningkatan pembangunan di Kota Tebingtinggi. Pahala juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kota Tebingtinggi.

Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan dan pengguntingan pita oleh Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel dan dilanjutkan dengan peninjauan kamar-kamar yang tersedia. (ian/han)

Tunggak Pajak Ratusan Juta Puluhan Tower Pemancar Disegel

.
.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pengelola Pendapatn Daerah (Bapenda) Kabupaten Asahan menyegel puluhan tower pemancar komunikasi Base Transcerver Station (BTS) di berbagai tempat yang ada di wilayah Kabupaten Asahan, Jumat (11/1).

Kepala Bapenda Kabupaten Asahan, Drs H Mahendra mengungkapkan, penyegelan yang dilakukan pihaknya dikarenakan keberadaan tower tidak memberikan kontribusi untuk daerah.

“Artinya selaku lembaga yang berwewenang akan hal itu menyebutkan, puluhan tower tersebut disegel disebabkan menunggak Pajak Bumi Dan Bangunannya (PBB) selama bertahun-tahun,”kata Mahendra.

Dijelaskan Mahendra, penyegelan yang dilakukan pihaknya dengan cara menggembok dan menempel stiker yang bertuliskan pemberitahuan bangunan belum melunasi PBB.

“Tentulah bila ingin dibuka, pihak tower menghubungi kami di Bapenda. Jangan coba-coba dibuka. Kami laporkan ke polisi,” tegas Mahendra sembari mengatakan sebelumnya pihaknya telah memberitahukan kepada pihak pemilik tower.

Saat ditanya terkait dengan dana yang tertunggak terhadap puluhan tower tersebut, Mahendra menyebutkan kalau diperkirakan tunggakan itu mencapai ratusan juta dan tidak dapat dikutip karena kurang pemilik tower tidak kooperatif.

“Karena hal ini pula, PBB kita tidak tercapai seratus persen,”bilangnya.

Disebutkannya, pemilik tower menunggak pajak tower mencapai 2 hingga 4 tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupatem Asahan melalui Kabid Media, Arbin A Tanjung menambahkan, bahwa saat ini harus ada kesadaran dari para pengusaha untuk tertib membayar pajak. Sebab, dana itu akan kembali kepada masyarakat dan digunakan sebesar-besarnya dalam pembangunan daerah.

“Tidak hanya masyarakat, pengusaha dan lainya harus taat bayar pajak untuk perkembangan kemajuan pembangunan kita yang bersumber dari pendapatan daerah,”bilangnya. (omi/han)

Pembangunan Tembok dan Ruko Tanpa IMB, Komisi A DPRD Deliserdang: Pengusaha Sudah Merancang Keuntungannya

BATARA/SUMUT POS BERDIRI: Seorang warga mengabadikan bangunan tembok setinggi 3 meter berdiri tanpa IMB di Desa Emplasmen Kualanamu.
BATARA/SUMUT POS
BERDIRI: Seorang warga mengabadikan bangunan tembok setinggi 3 meter berdiri tanpa IMB di Desa Emplasmen Kualanamu.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Semakin menjamurnya bangunan ruko dan tembok di lahan eks HGU PTPN II di desa Emplasment Kualanamu, direspon Wakil Ketua Komisi A DPRD Deliserdang, Benhur Silitonga SE.

Menurutnya, pembangunan tembok ribuan meter dan ruko tanpa alas hak IMB, sudah direncanakan matang-matang oleh pengusaha dalam mengambil keuntungan investasinya.

“Ini sudah by design, ini bukan lagi tiba-tiba membangun. Ini sudah dihitung plus minus dan keuntungan investasinya, bukan ratusan juta lagi. Tidak mungkin pengusaha mau konyol. This is not by accident but this is by design, ini semua bukan kebetulan tapi sudah dirancang matang-matang dengan semua pihak,” tegas Benhur kepada Sumut Pos, Kamis (10/1) melalui sambungan telepon.

Menurutnya, sudah tidak satu keheranan lagi ada bangunan tanpa IMB, berani membangun di tepi jalan besar apalagi di lahan eks HGU PTPN II.

Oleh karena itu, lanjut Benhur, pihaknya dari Komisi A DPRD Deliserdang akan segera memanggil semua pihak dalam pembangunan tembok dan ruko tanpa IMB tersebut. “Terlalu enak hidup di Deliserdang bisa membangun tak miliki alas hak,” kata politisi Golkar itu.

PTPN II, Pemkab dan Polres Deliserdang menduga sudah mengetahui persoalan ini, namun terkesan pasif. Maka dari itu, Komisi A DPRD Deliserdang akan memanggil pihak-pihak terkait secepatnya. “Semua bisa nyaman dan terbangun tanpa alas hak dan IMB, ada apa ini?,”kata Benhur, seraya heran dengan tidak adanya tindakan Pemkab Deliserdang. (btr/han)

Kapoldasu Sampaikan Pesan Kamtibmas di Langkat

BERSWA FOTO: Kapoldasu Irjend Agus Andrianto diajak masyarakat berswa foto di sela-sela kunjungannya di Kabupaten Langkat.
BERSWA FOTO: Kapoldasu Irjend Agus Andrianto diajak masyarakat berswa foto di sela-sela kunjungannya di Kabupaten Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Agus Andrianto bersama jajarannya disambut hangat dan meriah dalam kunjungannya ke Kabupaten Langkat, Jumat (11/1) siang.

Dalam kunjungannya itu, Kapoldasu disambut Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan dan Pemangku Adat Kesultanan Langkat, Tengku Azwar Azis.

Di sela-sela kunjungannya, usai salat jumat di Masjid Azizi Tanjung Pura, Kapoldasu menyampaikan pesan Kamtibmas dan berterimakasih kepada masyarakat Langkat yang sudah senantiasa menjaga dan mempertahankan keadaan kamtibmas kondusif.

“Beberapa pekan lalu, sempat ada kejadian yang sempat mengejutkan. Dimana telah terjadi pembakaran kitab suci Alquran, namun Syukur Alhamdullilah warga Langkat cerdas dan dewasa dalam berfikir serta menyikapi kasus tersebut, sehingga keadaan kamtibmas tetap kondusif,”kata Kapoldasu.

Pada kesempatan itu, Kapoldasu juga menekankan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan atas kejahatan narkoba yang peredaranya rawan di daerah Kabupaten Langkat. Orang nomor satu di Poldasu inipun juga mengajak dan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar terus mewaspadai dan memerangi kejahatan narkoba. “Mari sama-sama kita perangi narkoba,” katanya.

Kapoldasu juga tak henti-hentinya mengajak dan mengimbau masyarakat khususnya warga Langkat, untuk tetap menjaga kondusifitas kamtibmas jelang Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. “Pesta demokrasi hanya tinggal beberapa saat lagi, mari rapatkan barisan dan tetap jaga persatuan serta kesatuan bangsa,” tegas Kapoldasu.

Dikatakannya, masyarakat agar menghindari diri dari prasangka buruk dan provokasi. Meskipun berbeda pilihan, tetap jaga kondusifitas kamtibmas di Kabupaten Langkat ini.

Kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kapoldasu juga bermohon agar kiranya senantiasa selalu mengarahkan dan mengingatkan warganya, agar senantiasa menjaga diri dan jangan mudah terprovokasi atas upaya-upaya pihak tertentu yang ingin memancing situasi kamtibmas tidak kondusif.

Usai melaksanakan salat jumat, Kapoldasu beserta jajaran bersama masyarakat makan siang di rumah makan di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Kemudian, dilanjutkan ramah tamah serta dialog dengan warga dan pembagian sembako. (bam/han)

Dandim 0203 Langkat Buka Acara Gebyar Seni & Budaya Melayu

BERSAMA: Wali Kota Binjai, Muhammad Idaham (pakaian safari abu-abu) bersama dengan Kanwil BPN Sumut, Kepala BPN Binjai dan perwakilan PTPN II bagian pertanahan, melakukan pengukuran lahan di eks HGU Tunggurono, Binjai Timur.
BERSAMA:
Wali Kota Binjai, Muhammad Idaham (pakaian safari abu-abu) bersama dengan Kanwil BPN Sumut, Kepala BPN Binjai dan perwakilan PTPN II bagian pertanahan, melakukan pengukuran lahan di eks HGU Tunggurono, Binjai Timur.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Guna melestarikan kesenian Melayu, Kesultanan Langkat menggelar Gebyar Seni Budaya Melayu. Dandim 0203/ Langkat, Letkol (Inf) Syamsul Alam diberi kesempatan membuka acara yang digelar selama 3 hari di Rumah Besar Kesultanan Langkat, tepatnya di belakang Masjid Raya Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (10/1) Siang.

Dalam sambutannya sebagai pembina pemuda di Langkat, Syamsul Alam mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut, serta kegiatan lainnya yang bersifat positif. “Dengan mengucap Basmalah, acara Gebyar Seni & Budaya Melayu Langkat, resmi saya buka,” ucap Dandim, sembari mendapat aplaus dari seluruh hadirin.

Pria berkulit putih ini juga merasa bangga, antusiasnya peserta yang mengikuti kegiatan yang akan mempertunjukkan kebolehannya masing masing berupa Tari dan Puisi. “Ternyata antusiasmenya banyak. Artinya, generasi muda tidak lupa dan masih ingat dengan budaya sendiri, khususnya Budaya Melayu,” ucapnya.

Dirinya juga berharap agar kedepan kegiatan ini terus dilakukan, sehingga menjadi kegiatan yang Positif, khususnya bagi generasi muda.

“Sebagai pelajar, perlu diingat bahwa kalian adalah generasi muda dan juga aset bangsa kedepan. Kalian adalah generasi penerus. Percayalah, tidak mungkin para tokoh adat menyerahkan tongkat estafet kepada generasi yang tidak jelas. Kalianlah nantinya yang akan memegang tongkat estafet itu karena kalian mampu berkarya,” tegas Dandim, dihadapan ratusan Pelajar se-Kabupaten Langkat.

Pada kesempatan itu, Letkol Syamsul Alam juga berharap agar kedepannya para peserta yang berprestasi di tingkat Kabupaten/Kota, bisa diikutkan kembali ke tingkat provinsi.

“Kepada adik-adik sekalian, selamat berlomba. Terima kasih juga kepada Panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan telah mengakomodir pelajar untuk mencintai budayanya sendiri,” pesan Dandim 0203/Langkat, Letkol (Inf) Syamsul Alam.

Ketua Panitia Acara, Agung Kurniawan mengatakan, Kabupaten Langkat yang juga merupakan Bumi Melayu sudah sepantasnya semakin kuat, jika kita semua ikut melestarikan Seni dan Budaya Melayu.

“Kita awali dari yang muda untuk kembali membangkitkan semangat agar negara kita ini, khususnya Bumi Langkat semakin terjaga dan terpelihara serta semakin kuat,” tutur Agung.

Sementara itu, Tengku Chandra Hardi, yang didaulat untuk mewakili Kesultanan Negeri Langkat mengatakan, tujuan digelarnya Gebyar Seni & Budaya Melayu Langkat ini untuk kembali mengingat Budaya Melayu yang saat ini sudah minim.

“Insya Allah, kedepan dengan adanya acara ini bisa menjadi penyambung Silaturahmi bagi kita semua,” ucap Tengku Chandra, sembari mengajak pemuda agar jangan terjerumus kedalam lembah narkoba.

Pada kesempatan itu, Tengku Chandra juga berharap dapat membantu Puak Melayu Langkat, agar Seni dan Budaya tersebut dapat lebih dikenal lagi. (bam/han)