25 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 565

Awal September 2024, PWI Sumut Gelar SJI dan UKW

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut akan menggelar Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada awal September 2024. Dua agenda ini merupakan program prioritas PWI Sumut sebagai upaya peningkatan kemampuan dan kompetensi wartawan anggota PWI.

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik, didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumut Sugiatmo, Sabtu (20/07/2024) mengatakan, SJI akan digelar pada 9 hingga 13 September 2024. Sedang UKW pada 14 hingga 15 September 2024.

Dikatakan Farianda, sesuai dengan surat PWI Pusat Nomor 531/PWI-P/LXXVIII/2024, bahwa SJI ini dimaksudkan agar wartawan tingkat muda anggota PWI memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang menjaga integritas, memiliki wawasan kebangsaan, tetap berfikir kritis, dan mampu melaksanakan kegiatan jurnalistik yang multi-tasking di era kecerdasan buatan (AI).

Tujuannya agar wartawan PWI selalu terjaga integritasnya dan mampu meningkatkan
profesionalismenya, sehingga dapat memberikan pencerahan informasi yang bersifat edukatif dan inspiratif dalam memberdayakan masyarakat.

Farianda menjelaskan, kuota peserta SJI sebanyak 35 orang anggota PWI dengan persyaratan, sebagai berikut :

1. Usia: Peserta berusia antara 23 hingga 40 tahun. Kategori usia ini dipilih untuk
memastikan peserta berada dalam rentang usia produktif.

2. Peserta bekerja di media dan berdomisili di kota/kabupaten di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

3. Pengalaman Kerja: Para peserta harus sudah bekerja sebagai wartawan setidaknya selama satu tahun. Pengalaman kerja ini diharapkan untuk membantu peserta dalam memahami materi yang diberikan serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik jurnalistik seharihari.

4. Latar Belakang Pendidikan: Peserta diklat diutamakan sarjana (S1) dengan berbagai disiplin ilmu. Latar belakang pendidikan ini dianggap penting untuk memperkaya perspektif dalam pembahasan isu-isu jurnalistik.

5. Memiliki komitmen dan motivasi untuk belajar dan meningkatkan ilmu serta kemampuan jurnalistik baik teori maupun praktik.

6. Anggota PWI

7. Harus mempunyai surat tugas atau ijin dari pimpinan media tempat bekerja

“Ini persyaratan yang ditetapkan oleh PWI Pusat,” ujar Farianda.

Pendaftaran SJI ditutup pada 31 Juli 2024 (atau jika sudah memenuhi kuota) dengan mengantar berkas ke sekretariat PWI Sumut melalui Kepala Sekretariat.

Sementara, lanjut Farianda, untuk UKW akan dibuka 7 kelas yakni, 3 kelas muda, 2 kelas madya, dan 2 kelas utama.

Persyaratar peserta UKW antara lain :
UKW Muda :

1. Foto (jpg), latar belakang merah/biru, resolusi jernih, menghadap ke depan, tidak pakai topi/penutup kepala, tidak nampak gigi, tidak pakai baju kaos.

2. KTP (pdf) file

3. Kurikulum vitae/daftar riwayat hidup (pdf) file.

4. Kartu PWI/bila belum anggota membuat surat pernyataan masuk anggota PWI (pdf) file.

5. Formulir (Pdf) file.

6.pernyataan non parpol (pdf) file.

7. Pengalaman Jurnalistik.

8. Surat rekomendasi Pemred untuk mengikuti UKW.

9. Verifikasi dari Dewan Pers, jika belum lampirkan Akta Media.

Untuk kelas madya selain persyaratan di atas, turut melampirkan sertifikat UKW tingkat sebelumnya. Formulir bisa diambil ke sekretariat PWI Sumut.
Pendafataran ditutup pada 31 Agustus 2024.

Pada kesempatan ini, Sugiatmo sebagai Kordinator SJI dan UKW mengingatkan kepada seluruh peserta yang akan mengikuti acara tersebut nantinya agar serius dan disiplin karena kesempatan ini sangat terbatas.

“Jangan ikut mendaftar tapi gak datang, kasihan teman-teman yang lain ingin ikut tapi sudah habis kuotanya untuk jadi peserta, ‘ tegas Sugiatmo mengingatkan.
Terkait berkasnya pun harus lengkap, tidak boleh ada yang kurang, tambahnya lagi.(rel/han)

Diskusi Fotografi, Mahasiswa UDA Kunjungi Sekretariat PFI Medan

Mahasiswa semester akhir UDA saat berkunjung ke sekretariat PFI Medan, Jumat (19/7/2024)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretariat Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan kedatangan belasan mahasiswa semester akhir Universitas Darma Agung (UDA) Jumat (19/7/2024) sore. Mereka sengaja berkunjung untuk melaksanakan program mata kuliah fotografi jurnalistik.

Rombongan mahasiswa itu dipimpin oleh Dosen Jurnalistik UDA, Rahel Sukatendel. Rahel mengaku telah lama menjalin komunikasi baik dengan PFI Medan mulai saat kepemimpinan Ketua Rahmad Suryadi.

“Kita kemari ingin diskusi dan menggali ilmu fotografi langsung dari pewarta foto. Kita sudah menjalani banyak pembelajaran tentang jurnalistik walau secara teori,” ucapnya.

Rahel menyebutkan kunjungan ini untuk menarik minat mahasiswanya di dunia jurnalistik. Apakah sebagai pewarta ataupun di bidang kehumasan.

Pemateri dalam pertemuan ini adalah anggota aktif PFI Medan, Kadri Boy Tarigan. Dia merupakan staf pengajar alias dosen di salah satu perguruan tinggi di Kota Medan.

“Fotografer itu tidak boleh tolol. Fotografer harus pintar dan bijak ketika berada di lapangan,” kata Boy Tarigan.

Menurut Boy butuh keseriusan dan minat saat memutuskan untuk menjalani profesi sebagai jurnalis. Sebab di dunia jurnalistik dan fotografi ini penuh tantangan dan risiko.

Boy menyatakan mahasiswa harus belajar dan punya wawasan lebih daripada profesi lainnya. Sebab jurnalis mesti memiliki mental yang kuat dan siap.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Sekretaris PFI Medan, Zulfan Dalimunthe, anggota PFI Medan Mafa Yulie dan Vicky Siregar. (rel/tri)

Ketua Aseti Sumut Jadi Pemateri pada Bisa Fest Bertema Eksotika Tari Tradisional Sumut

BISA FEST: Kegiatan BISA Fest bertema Eksotika Tari Tradisional Sumut di Hotel Le Polonia Medan.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – BISA Fest merupakan agenda kemitraan Direktorat Event Daerah Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Kegiatan di Hotel Le Polonia Medan pada Selasa (16/7) tersebut mengambil tema: Eksotika Tari Tradisional Sumut dihadiri dr Sofyan Tan (anggota Komisi X DPR RI) dan Heri Retno Indrijani (analis kebijakan ahli muda Direktorat Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf).

Kemudian Sylvia Rosita Armayanti SSos MSP (Kabid Pengembangan Kebudayaan) mewakili Kadis Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provsu Zumry Sulthony SSos MSi serta Muhammad Nursyam (ketua Aseti Sumut) sebagai pemateri kegiatan didampingi Yan Djuna (Kabid promosi dan Humas Aseti Sumut).

Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) merupakan bentuk kepedulian terhadap para pelaku seni budaya dan pelaku penggerak wisata dalam bentuk penyediaan ruang berekspresi dan memberikan motivasi untuk terus bangkit melestarikan dan menggiatkan potensi ekonomi kreatif maupun seni budaya dan wisata yang ada di daerahnya.

Tampil dengan menawan sejumlah tarian mewakili delapan etnis suku di Sumut. Yaitu Melayu, Mandailing, Karo, Batak, Nias, Pakpak, Angkola dan Simalungun yang ditarikan beberapa sanggar kampus. Setelah tampil mendapatkan dana pembinaan dari komisi X DPR RI.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan pemaparan terkait tema kegiatan oleh Muhammad Nursyam atau biasa disapa Manchu selaku ketua Asosiasi Seniman Tari Indonesia (Aseti) Sumut.

”Terima kasih kepada Disbudparekraf Provsu karena telah mengapresiasi Aseti Sumut dalam BISA Fest. Kegiatan ini memberi ruang untuk Aseti untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat,” kata Muhammad Nursyam.

Ia mengatakan bahwa Aseti sudah ada di sejumlah daerah di tanah air dan tengah memperjuangkan ketetapan Hari Tari Nasional pada tiap 16 Mei. Tanggal ini sesuai hari kelahiran pencipta Tari Serampang XII.

Aseti, lanjut dia, juga memperjuangkan hal-hal lain terkait sertifikasi dan perlindungan terhadap tarian nasional sebagai kearifan lokal yang harus terus lestari dan dijaga.

Tentang BISA Fest, menurut Muhammad Nursyam, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan event maupun atraksi budaya. Poin pertama terkait relevan, dimana sebuah atraksi budaya diharapkan dapat terus beradaptasi dengan audiencenya.

”Poin kedua terkait digitalisasi dmana, dituntut mengembangkan media sosial sebagai media promosi, media pemasaran maupun media pembayaran seperti contohnya untuk pembelian tiket. Poin terakhir adalah sustainable yaitu event atau produk atraksi seni budaya ini senantiasa mampu mengangkat nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.

Ketua Aseti Sumut berharap atraksi budaya dapat dilakukan berkelanjutan dan memberikan dampak positif baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan. ”Sinergi yang sudah berjalan baik antar-stakeholder kiranya dapat membawa dampak baik bagi kesejahteraan bagi para pelaku seni budaya dan ekonomi kreatif di Sumut,” imbuhnya. (dmp)

SPS Sumut Apresiasi Jurnal Post, Tetap Eksis di Tengah Goncangan Media Cetak

Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut mengapresiasi media nasional Jurnal Post, yang tetap eksis dan terbit dengan lancar di tengah turbulensi (goncangan) yang dialami media cetak beberapa tahun terakhir ini.

Lubuk Pakam – Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut mengapresiasi media nasional Jurnal Post, yang tetap eksis dan terbit dengan lancar di tengah turbulensi (goncangan) yang dialami media cetak beberapa tahun terakhir ini.

Hal itu disampaikan Ketua SPS Cabang Sumut, H Farianda Putra Sinik SE diwakili Hendrik Prayetno pada perayaan HUT ke-5 Jurnal Post di Gedung PKK Lubuk Pakam, Kamis (18/7/2024).

Hendrik yang hadir bersama pengurus SPS Sumut Agus Salim Ujung, tak lupa menyatakan rasa bangga kepada pemimpin redaksi Jurnal Post, Kharina Rosa Sinaga SH bersama pembina Adigus Siahaan, yang mampu membuat media cetak ini tetap terbit secara rutin.

Hendrik berharap, kiranya penerbitan Jurnal Post nantinya bisa berkesinambungan dan bertahan selamanya.”Untuk itu, saya minta supaya kualitas jurnalis dan pemberitaan Jurnal Post harus terus ditingkatkan,” harapnya.
Terkait dengan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas para jurnalis itu, Hendrik mengimbau jajaran manajemen Jurnal Post, agar bisa melaksanakan pelatihan-pelatihan serta mendorong para wartawannya mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) dan verifikasi administrasi media.

Sebelumnya, Pemred Jurnal Post Kharina Rosa Sinaga dalam sambutannya menyatakan rasa syukur media yang dipimpinnya bersama Adigus Siahaan sudah bisa memasuki usia yang ke-5 tahun.

“Insya Allah berkat kekompakan dan dukungan semua karyawan, jurnalis dan para kepala biro di berbagai daerah, Jurnal Post akan terus berkibar dan bisa lebih maju lagi di masa mendatang,” kata Kharina.

Turut hadir para pembina dan perwakilan Jurnal Post dari berbagai daerah, seperti Batubara, Humbahas, Sumatera Barat, Ketua PWI Deli Serdang, dan sejumlah utusan jurnalis media yang ada di Kabupaten Deli Serdang. (rel/sih)

Pengurus SPS Sumut Hendrik Prayetno dan Agus Salim Ujung diabadikan bersama Pemred Jurnal Post Kharina Rosa Sinaga dan jajaran.

Poltekpar Medan Teken MoU dengan PT Deltaguna Indomegah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pilteknik Pariwisata (Poltekpar) Medan melakukan MoU dengan PT Deltaguna Indomegah di Gedung Rektorat Lantai 3, Rabu (17/7/2024). Kesepakatan dalam MoU ini terkait pengembangan lahan di Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Poltekpar Medan Dr Ngatemin S.Pd. M.Pd, didampingi jajaran manajemen dan pihak kerjasama, Direktur Utama PT Deltaguna Indomegah Alwi SH dan Timin Bingei Putra Siboro selaku Komisaris PT Deltaguna Indomegah.

Kerjasama ini diutamakan untuk mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengembangan instistusi pendidikan dan peningkatan program dengan prinsip saling membantu dan mendukung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.

“Poltekpar Medan adalah Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kita akan mengembangkan kampus dengan menambah area yang dibutuhkan untuk para mahasiswa seperti ruangan kelas, perpustakaan, ruang praktek mahasiswa, gedung direktorat, perkantoran dosen dan fasilitas perkuliahan lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan para lulusannya menjadi lulusan yang siap pakai nantinya,” kata Dr Ngatemin S.Pd. M.Pd.

Lahan yang akan dihibahkan sekitar 10 Ha yang berada dalam sebidang tanah seluas 800 Ha yang terletak di beberapa desa, yakni Desa Hamparanperak, Desa Sei Baharu, Desa Besar, Kecamatan Hamparan Perak, yang nantinya akan dikembangkan menjadi suatu daerah pemukiman yang asri dan modern, berakses ke pelabuhan, dan akan dikenal dengan nama Delindo City.

PT Deltaguna Indomegah merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan (pengembang/developer) yang menganut system CSR (Corporate Social Responsibility) dan memastikan akan mendukung Poltekpar Medan terutama mengenai pentingnya penyediaan fasilitas pendidikan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia pada lingkungan yang akan dikembangkannya, dengan menyediakan lahan untuk Pembangunan dan Pengembangan Kampus Politeknik Pariwisata Medan dalam kawasan dari Delindo City.

Semoga kerjasama ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan yang ingin di capai bersama yaitu memajukan bangsa dalam dunia pendidikan melalui kampus vokasi pariwisata. Selain itu secara khusus diharapkan dapat mengembangkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Hamparan Perak. (rel/adz)

Dirancang Khusus, Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip6 Eksklusif Edisi Olimpiade Paris 2024

SUMUTPOS.CO- Samsung Electronics Co. Ltd. Worldwide Olympic and Paralympic Partner, mengumumkan Edisi Olimpiade untuk Galaxy Z Flip6. Edisi terbaru ini dirancang khusus dan dikustomisasi untuk seluruh atlet yang berkompetisi di Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024.

Edisi pertama Olimpiade Paris 2024 yang didukung kemampuan Galaxy AI ini, dirancang untuk meningkatkan pengalaman para atlet sejak mereka tiba di Paris. Ponsel Samsung edisi spesial ini juga akan diberikan untuk para atlet, sebelum diluncurkan dan tersedia secara resmi. Tidak hanya itu, ponsel ini akan menjadi sorotan dan memainkan peran penting di podium Olimpiade.

Samsung Galaxy Z Flip6 Edisi Olimpiade ini hadir dengan desain ringkas dan mencolok dalam balutan warna kuning berhias cincin Olimpiade dan agitos Paralimpiade berwarna emas. Samsung juga bekerja sama dengan Berluti, desainer pakaian Tim Prancis pada Pembukaan Paris 2024, untuk menciptakan Flipsuit Case eksklusif bagi setiap ponsel. Dibuat dari kulit Venezia, setiap Flipsuit Case memiliki patina unik dengan campuran warna yang hidup, terinspirasi cincin Olimpiade untuk menandakan semangat dan nilai-nilai Olimpiade.

“Samsung telah berhasil mendobrak batasan teknologi mobile untuk mendukung Olimpiade dan Paralimpiade serta para atlet yang berlaga selama hampir tiga dekade.” ujar Stephanie Choi, EVP & Head of Marketing of Mobile eXperience Business di Samsung Electronics.

Stephanie mengaku, pihaknya merasa terhormat dapat menyampaikan inovasi Galaxy terbaru kepada para atlet inspiratif yang berlaga di Paris 2024, dan memberikan para atlet kesempatan merasakan langsung kecanggihan dan inovasi di Galaxy Z Flip6, bahkan sebelum peluncuran resminya di pasar. “Kami sangat antusias melihat bagaimana teknologi kami membuka berbagai pengalaman baru bagi atlet selama kejuaraan berlangsung, mulai dari menciptakan hubungan yang bermakna, hingga berbagi dan menangkap momen sekali seumur hidup di Paris dan setelahnya,” terangnya.

Meningkatan Pengalaman Atlet di Paris 2024 dengan Ponsel yang Disempurnakan Galaxy AI

Keputusan Samsung untuk memberikan edisi terbaru dari portofolio Galaxy ke para atlet sebelum peluncuran resmi, dilakukan karena kesadaran pentingnya teknologi Galaxy AI dalam mempercepat era baru komunikasi, produktivitas, dan kreativitas di smartphone. Edisi Olimpiade Galaxy Z Flip6 ini mencakup beragam inovasi untuk membantu para atlet merasakan pengalaman baru selama berlaga. Seperti beberapa fitur Galaxy AI yang membantu komunikasi para atlet untuk dapat saling terkoneksi selama berada di Paris berikut ini:

Panggilan Live Translate: Menerjemahkan secara langsung panggilan pada ponsel ke dalam 16 bahasa berbeda, sehingga memudahkan atlet untuk menghubungi hotline Olimpiade dan kontak lainnya dalam bahasa asli mereka dengan menggunakan panggilan langsung atau aplikasi pihak ketiga.

Interpreter: Mampu menerjemahkan dengan instan percakapan secara langsung yang sedang dilakukan, memungkinkan para atlet untuk lebih mudah berbincang dengan sesama atlet dan relawan hanya dengan memanfaatkan layar ganda pada ponsel.

Composer: Membantu menyusun email dan postingan di media sosial langsung dari aplikasi menggunakan kata kunci sederhana. Fitur ini juga bisa menganalisa postingan di sosial media, untuk memudahkan atlet mengekspresikan kegembiraan mereka pada momen-momen penting kompetisi yang mendebarkan dan menyentuh.

Atlet juga dapat menggunakan Galaxy AI pada edisi khusus ini untuk membantu persiapan kompetisi, meningkatkan kreativitas, hingga menangkap kenangan sekali seumur hidup di Paris 2024, memanfaatkan fitur-fitur berikut:

Instant Slow-mo: Memungkinkan atlet merekam, membagikan, dan menganalisis performa mereka dalam gerakan lambat, memudahkan mereka untuk menyempurnakan teknik mereka.

Photo Assist: Memungkinkan atlet memotret momen sempurna setiap saat, dengan cara mengatur ukuran, memposisikan ulang, atau bahkan menghapus objek yang tidak diinginkan dalam foto.

Layanan dan Aplikasi Bawaan untuk Meningkatkan Pengalaman Olimpiade dan Paralimpiade

Untuk membuat penggunaan ponsel lebih mudah bagi para atlet selama di Paris dan di tempat lainnya, setiap Edisi Olimpiade Galaxy Z Flip6 dilengkapi dengan eSIM berisi 100GB data 5G dalam rangka kemitraan dengan Orange, serta garansi internasional Samsung selama dua tahun. Selain itu, untuk memudahkan akses jadwal pertandingan dan berkeliling di venue Olimpiade, beberapa aplikasi resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC) seperti Athlete 365, Olympic Shop, Paris 2024, Transport Accred App, dan hotline IOC juga terdapat dalam ponsel.

Melalui Samsung Wallet, telepon ini juga akan dilengkapi dengan kartu akses transportasi umum tanpa batas, dalam rangka kemitraan dengan Île-de-France Mobilités (IDFM), sehingga para atlet dapat berkeliling kota Paris dan sekitarnya.

Untuk memberikan pengalaman yang personal dan menyenangkan bagi para atlet, setiap Edisi Olimpiade Galaxy Z Flip6 akan dilengkapi dengan serangkaian aplikasi interaktif bertema Paris 2024. Termasuk PinQuest dan Galaxy Experience untuk mengumpulkan dan bertukar pin secara nyata dan digital, Olympic Go!, permainan resmi Olimpiade, dan Galaxy Skateboard, permainan baru yang menampilkan maskot Paris 2024, Phryges.

Berbagi Momennya dari Podium di Detik Kemenangan

Berdiri di puncak podium Olimpiade dan Paralimpiade saat upacara pemberian medali dan menyadari terwujudnya impian seumur hidup adalah salah satu momen paling emosional dan berkesan yang bisa dialami seorang atlet. Biasanya momen ini difoto oleh media karena atlet dilarang membawa barang pribadi termasuk ponsel mereka saat melakukan selebrasi, sehingga momen ini selalu diabadikan dari jarak jauh dan bukan melalui lensa pribadi atlet.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade dan Paralimpiade, Samsung akan menyediakan Galaxy Z Flip6 Edisi Olimpiade untuk digunakan di podium pada Paris 2024, sehingga atlet dapat menangkap kenangan dan emosi mereka langsung dari ponsel mereka sendiri melalui selfie kemenangan. Teknologi yang dimiliki Samsung akan memetakan dan mengurutkan selfie atlet berdasarkan cabang olahraga dan mengunggahnya ke Athlete365 secara real-time, yang memungkinkan atlet untuk menyimpan dan membagikan momen ikonik mereka kepada keluarga dan penggemar.

Galaxy Z Flip6 Edisi Olimpiade akan dipamerkan di Olympic™ rendezvous @Samsung, termasuk di Champs-Elysees 125, mulai tanggal 12 Juli. Dalam kerjasama dengan IOC dan International Paralympic Committee (IPC), para atlet akan menerima Galaxy Z Flip6 Edisi Olimpiade mereka dari Samsung mulai tanggal 18 Juli. (adz)

Bank Mestika Edukasi 125 Pelajar Tentang Keuangan

EDUKASI: Perwakilan Bank Mestika foto bersama pelajar di sela- sela kegiatan edukasi Keuangan di SMK Putra Bangsa Berbudi.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mestika melakukan edukasi tentang keuangan kepada 125 pelajar di SMK Putra Bangsa Berbudi, di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deliserdang, Kamis (18/6).

Acara ini mendapatkan perhatian dan antusias para pelajar dan guru SMK Putra Bangsa Berbudi, dengan serius mengikuti edukasi keuangan digelar oleh Bank Mestika tersebut.

Corporate Secretary Bank Mestika, Suharto Kurniawan, menjelaskan dalam acara ini, pihaknya memberikan pemahaman pengetahuan mengenai produk dan Lembaga Jasa Keuangan , Regulator, kemananan data pribadi dan bagaimana bertransaksi dengan aman.

“Kegiatan edukasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bank Mestika, sebagai bentuk implementasi perlindungan konsumen dan kepedulian, terhadap para pelajar yang akan menyongsong masa depannya. Agar tidak terjerumus transaksi keuangan yang merugikan,” kata Suharto dalam keterangannya, Jumat (19/7).

Suharto menjelaskan kegiatan literasi keuangan ini adalah kegiatan mandatory yang Bank Mestika lakukan, sebagai bentuk kepedulian pihaknya, juga dalam dunia pendidikan tentang dunia keuangan dan perbankan.

“Hal ini agar anak-anak yang menuju dewasa ini, dapat dipenuhi dengan informasi yang benar mengenai produk dan layanan perbankan agar dapat lebih bijak mengelola keuangannya,” ucap Suharto.

Kegiatan edukasi keuangan ini disambut baik oleh para pelajar yang interaktif dan banyak bertanya mengenai edukasi keuangan. Pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan merupakan bentuk keingintahuan lebih dalam terhadap Lembaga Jasa Keuangan.

Kegiatan edukasi ini dilakukan bekerjasama, dengan Yayasan Putra Bangsa Berbudi, yang merupakan sekolah dan acara ini, juga memberikan dukungan dan perhatian penuh kepada anak-anak yang kurang beruntung.

Sementara itu, Kepala Sekolah Putra Bangsa Berbudi, Maitri, mengungkapkan apresiasi kegiatan edukasi keuangan dilakukan Bank Mestika. Karena, memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait literasi keuangan.

“Edukasi keuangan ini bermanfaat untuk siswa-siswi kami. Agar dapat menambah pengetahuan keuangan ditengah maraknya transaksi keuangan digital saat ini,” sebut Maitri.(gus/han)

Terungkap, Sumut Keempat Terbesar Produksi Sawit di Indonesia

RAKORDA: Sekda Provinsi Sumatera Utara, Arief S Trinugroho menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Kajian Hilirisasi Investasi Strategis pada sektor Perkebunan, Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Tahun Anggaran 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Cambridge Hotel Jalan S Parman Medan, Kamis (18/7/2024). (IKHSAN/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung program Hilirisasi Investasi Strategis (HIS) untuk industri kelapa sawit. Apalagi, Sumut memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, termasuk perkebunan dan kehutanan, dengan beragam komoditas seperti karet, kelapa sawit dan kayu.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dalam rangka Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis (HIS) sektor perkebunan, kelautan, perikanan dan kehutanan tahun 2024, di Diammond Ballrom Cambridge Hotel Jalan S Parman Medan, Kamis (18/7/2024)

Dikatakannya, luas tanaman komoditas kelapa sawit Sumut tahun 2023 sekitar 1.353.515 hektare (Ha) dengan jumlah produksi 5.453.030 ton, dimana Sumut menduduki peringkat ke empat di Indonesia setelah provinsi Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

“Sumut punya lahan cukup luas, terbagi 33 Kabupaten/Kota, kita punya sungai yang bisa dimanfaatkan sebagai PLTA, infrastruktur, pelabuhan, kawasan industri. Jadi paket lengkap itu di Sumut ada makanya kita bisa nomor empat terbesar di Indonesia,” ujar Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho.

Arief mengatakan, investasi hilirisasi dibutuhkan untuk membuka peluang baru untuk peningkatan nilai tambah komoditas, terciptanya lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Perkembangan hilirisasi industri memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan perekonomian, namun juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan konflik sosial, jika tidak disertai partisipasi dan kesejahteraan masyarakat lokal,” sebutnya.

Karenanya, Arief menyambut baik pelaksanaan Rakor ini. Serta berharap pertemuan ini untuk saling bertukar informasi, kendala dan permasalahan hilirisasi komoditas kelapa sawit, khususnya di Sumut

“Mari kita diskusi, kalau perlu kita buka-bukaan, gak apa-apa kita melihat ke masa lalu, lihat ke belakang. Apa kendalanya, ke depan tantangannya seperti apa, kita sesuaikan dengan situasi terkini,” harapnya.

Staf Khusus Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian Investasi/BKPM Azhar Lubis menyampaikan, Rakor ini untuk mendapatkan masukan terhadap regulasi dan dampak sosial dari hilirisasi. Menurutnya, hilirisasi bisa memberikan dampak ekonmomi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Disampaikan juga, di tahun 2023 Sumut salah satu penyumbang hilirisasi industri terbesar di Indonesia mencapai Rp39,1 triliun, baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDM).

Turut hadir Kepala BPS Sumut Asim Saputra, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Faisal Arif Nasution, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ismael Parenus Sinaga, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sumut, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Sumut, Gabungan Industri Minyak Nabati Sumut dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut.(san/han)