25 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 5672

PSMS Tagih Subsidi PT LIB

sutan siregar/sumut pos TERTUNGGAK: Subsidi PT Liga Indonesia Baru belum lunas kepada semua peserta, termasuk PSMS.
sutan siregar/sumut pos
TERTUNGGAK: Subsidi PT Liga Indonesia Baru belum lunas kepada semua peserta, termasuk PSMS.

SUMUTPOS.CO – Seperti lagu lama yang selalu diputar ulang setiap selesai kompetisi, operator kompetisi masih saja menyisakan tunggakan kewajiban. Musim ini, subsidi Rp 7,5 miliar per klub yang dijanjikan tak kunjung sepenuhnya dibayarkan. Khususnya subsidi kompetisi Elite Pro Academy yang mencapai Rp 2,5 miliar.

Kompetisi sepak bola nasional yang berada langsung di bawah PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator sudah hampir sepenuhnya selesai. Liga 1, Liga 2, Liga 1 U-19, dan Elite Pro Academy U-16 telah menghasilkan juaranya.

Saat Persija Jakarta sudah selesai melalukan pawai kemenangan, Sabtu (15/12) dan PSS Sleman sudah lebih dulu melakukan arak-arakan, PT LIB masih saja belum memenuhi hak klub secara baik dan benar.

Subsisi Rp 7,5 miliar yang dijanjikan tidak semuanya sudah dibayarkan. Terutama untuk subsidi Elite Pro Academy yang bernilai Rp 2,5 Miliar. 18 klub Liga 1 yang berpartisipasi musim ini tidak ada satu pun yang sudah menerima dana itu.

Padahal, untuk kompetisi usia dini sudah sepenuhnya selesai dilaksanakan. Baik Liga 1 U-19 maupun Elite Pro Academy Liga 1 U-16. Persib Bandung bahkan sukses juara pada kedua turnamen tersebut.

Di awal musim lalu, PT LIB selaku operator kompetisi menjanjikan dana Rp 2,5 Miliar akan cair ketika klub sudah memenuhi kewajiban untuk membuat akademi. Kemudian diikuti pembinaan yang baik dan ikut dalam kompetisi Liga 1 U-19 dan U-16. Nyatanya, janji tinggal janji. Belum sepeser pun dana subsidi tersebut sampai ke klub.

Sekretaris PSMS Medan Julius Raja berharap dana itu bisa segera cair. Selain akan digunakan untuk modal musim depan, seperti belanja pemain, pihaknya juga ingin tahu berapa nilai total subsidi tersebut untuk merekap seluruh laporan tim musim ini. ’’Kami kan harus membuat laporan, jadi harus jelas semuanya. PSMS ini kan modal awalnya meminjam pihak ketiga, harus ada laporan dan pertanggungjawabannya,’’ tuturnya.

Julius menerangkan, Rp 2,5 M tersebut memang bisa didapat dengan sejumlah syarat. Artinya, tidak semua klub mendapatkan dana yang sama. Untuk PSMS sendiri kemungkinan hanya sekitaran Rp 1 miliar saja, karena ada beberapa aspek yang tidak bisa terpenuhi.

’’Salah satunya infrastruktur. Jadi salah kalau Rp 2,5 miliar itu untuk pembinaan saja. Ada beberapa poin yang harus dipenuhi agar dana itu semuanya cair. PSMS beberapa poin tidak bisa memenuhinya,’’ jelas Julius.

Julius menyarankan agar LIB dalam waktu dekat memanggil seluruh kontestan Liga 1 musim ini. Pemanggilan itu dimaksudkan agar LIB bisa menjelaskan secara rinci berapa dana yang diberikan kepada klub.

’’Juga mengenai hak siar, kami tidak tahu menerima berapa. Ini harus segera, karena kami mau buat laporan. Ini penting tidak bisa dianggap remeh,’’ tegasnya. ’’Masalah seperti ini harus diselesaikan musim ini. Musim 2019 beda lagi nanti, jangan numpuk-numpuk.’’

Di sisi lain, Chief Operation Officer (COO) LIB Tigor Shalomboboy membenarkan jika memang dana Rp 2,5 miliar subsidi terhadap klub belum diberikan. LIB mengakui sedikit menunggak. Dana itu baru akan diberikan pada Februari 2019 mendatang. ’’Untuk yang Rp 5 miliar sudah kami berikan, tanya saja ke klub. Kami berikan secara berkala tiap bulan,’’ paparnya. (rid/jpc/don)

Berhadiah Ratusan Juta Rupiah, GOJEK Gelar Undian Driver Hoki

Foto: REUTERS/Beawiharta Seorang pengemudi Gojek mengendarai sepeda motornya melewati area bisnis di Jakarta, 9 Juni 2015 lalu. Tarif atas bawah angkutan online diberlakukan per 1 Juli 2017.
Gojek.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk apresiasi terhadap lebih dari satu juta mitra driver yang terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna, GOJEK menggelar program Undian GOJEK Driver Hoki.

Lewat program undian ini, mitra driver GO-CAR dan GO-RIDE di seluruh Indonesia berkesempatan memenangkan hadiah berupa voucher GO-PAY dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

VP Corporate Affairs GOJEK, Michael Say mengatakan, di penghujung tahun 2018, pihaknya ingin memberikan apresiasi bagi seluruh mitra driver mereka yang telah bekerja keras bersama-sama dengan GOJEK memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat. “Berkembangnya GOJEK selama delapan tahun tak lepas dari dukungan para mitra driver. Hasil kerja keras mitra driver kami merupakan faktor utama tumbuhnya kepercayaan pelanggan kepada GOJEK,” ujarnya.

Michael menjelaskan, dalam program ini akan ada 1.001 driver paling hoki yang akan memenangkan hadiah mulai dari voucher GO-PAY senilai 500 ribu hingga uang tunai senilai Rp5 juta. Mitra driver yang ingin ikut serta cukup mendaftarkan nomor handphonenya yang aktif. Nomor handphone driver tersebut akan otomatis masuk ke sistem GOJEK untuk disertakan pada program undian yang akan dilaksanakan pada 21 Desember 2018.

“Namun demikian, kami memiliki sistem yang dapat mendeteksi kecurangan yang dilakukan oleh nomor handphone mitra driver, sehingga mitra yang melakukan order fiktif atau memiliki aplikasi tuyul tidak bisa mengikuti program ini,” katanya.

Lewat program undian GOJEK Driver Hoki, diharapkan mitra driver kami bisa lebih termotivasi untuk bekerja secara jujur dan memberikan dampak sosial positif bagi .

Program ini berlangsung dari tanggal 13 Desember – 19 Desember 2018, dimana pada periode tersebut GOJEK akan menyebarkan pesan melalui aplikasi yang dimiliki driver berisi informasi terkait program Undian GOJEK Driver Hoki.

Pemenang undian Driver Hoki akan terbagi menjadi dua kategori, yakni regional dan nasional. Untuk kategori pertama, regional dengan total hadiah berupa uang tunai senilai 60 juta rupiah akan dibagi ke 90 mitra driver yang menang di enam wilayah.

Sementara itu, untuk kategori nasional dengan hadiah berupa uang tunai serta voucher GO-PAY senilai 140 juta rupiah akan dibagikan ke 911 mitra driver yang menang di seluruh wilayah di Indonesia. Pada kategori ini, nomor handphone mitra driver di seluruh Indonesia bisa ikut serta dalam pengundian. “Akan tetapi nomor handphone mitra yang telah menang di kategori regional, akan otomatis tersaring dan tidak bisa ikut lagi dalam pengundian nasional,” tutur Michael. (rel/ila)

Peringati HUT BUMN ke-58 Tahun, Jasa Raharja Sumut Gelar Bakti Sosial

fachril/sumutpos KUNJUNGAN: Kepala Jasa Raharja Cabang Sumut, Ifriantono, meninjau kegiatan donor darah yang digelar dalam rangkaian memperingati HUT ke-58 BUMN di Lapangan Merdeka, Minggu (16/12).
fachril/sumutpos
KUNJUNGAN: Kepala Jasa Raharja Cabang Sumut, Ifriantono, meninjau kegiatan donor darah yang digelar dalam rangkaian memperingati HUT ke-58 BUMN di Lapangan Merdeka, Minggu (16/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumut melaksanakan bakti sosial (baksos) donor darah dan pengobatan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT BUMN ke-58 tahun, di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (16/12).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Dispenda sekaligus memeriahkan program car free day Kota Medan ini, turut diisi dengan sosialisasi tentang pemutihan denda pajak kendaraan bermotor.

Kepala Jasa Raharja Cabang Sumut, Ifriantono mengatakan kegiatan bertemakan “Semangat Kebersamaan Sosial” ini, bertujuan untuk mengajak masyarakat kota Medan agar menyumbangkan darah, demi membantu ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).

Sedangkan melalui pengobatan gratis, pihaknya berharap warga Medan yang hadir dalam acara itu dapat memeriksakan kesehatan serta mendapatkan obat. Sehingga, segala keluhan penyakit ringan dapat langsung diatasi.

Disebutkan Ifriantono yang didampingi Kabag Klaim Jasa Raharja Dicky Syiwa Permadi, Kabag Asuransi Radito Risangadi dan Kabag Administrasi Ahmad Ilham, pada acara sosialisasi ini pihaknya mendorong kesadaran pemilik kendaraan bermotor untuk taat membayar pajak. Karena, pajak kendaraan ini memiliki banyak manfaat, bukan hanya untuk pemilik kendaraan tetapi juga negara pada umumnya.

“Apalagi saat ini di Sumut tingkat kesadaran pemilik kendaraan membayar pajak masih kurang, dengan ada program ini memberikan kemudahan untuk mendaftarkan ulang kendaran dan membayar pajak,” katanya.

Kedepannya pendapatan pajak kendaraan bermotor serta sumbangan wajib dana kecelakaan lalulintas akan semakin meningkat. Sehingga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalulintas dapat tersantuni seluruhnya.

Pada kesempatan itu, Kadispora Kota Medan Marah Husin Lubis mengapresiasi kegiatan digagas Jasa Raharja bersama Dispenda ini. Sehingga masyarakat tidak lupa membayar kendaraan bermotor.

“Kita berharap, masyarakat segera tergerak untuk membayar kewajiban mereka untuk membayar pajak kendaraaan,” tutupnya. (fac/ram)

Bahagia Bayar Klaim per Tahun Hingga Rp7 Triliun

istimewa SERVICE PRIMA MANULIFE: Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Jonathan Hekster (kiri) berbicang dengan nasabah di kantor pusat Manilife, belum lama ini.
istimewa
SERVICE PRIMA MANULIFE: Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Jonathan Hekster (kiri) berbicang dengan nasabah di kantor pusat Manilife, belum lama ini.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perusahaan asuransi jiwa Manulife Indonesia terus memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik yang dimiliki dengan memastikan kepuasan konsumen menjadi hal utama. Dengan itu,  Seluruh lini bisnis dan pola kerja perusahaan diubah dengan mengacu pada cara pandang konsumen.

“Kami memperhatikan betul apa yang diinginkan konsumen. Bagaimana memperlakukan mereka sebagai manusia,” ujar Presiden Direktur dan CEO PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) Jonathan Hekster kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/12).

Hekster menjelaskan, Manulife memilih melihat segala sisi dari sudut pandang konsumen. Hal tersebut dilakukan semata-mata demi memenuhi kepentingan nasabah. Hal itu yang menjadi alasan Manulife menerapkan matrik net promoter score (NPS). Langkah tersebut untuk menilai ataupun mengkaji apakah nasabah percaya dan puas terhadap layanan Manulife. Ternyata, angka NPS Manulife naik tajam, melebihi rata-rata dari 44 di 2017 menjadi 52 di 2018.

“Ini menunjukkan kenaikan tingkat kepercayaan dan kepuasan nasabah atau masyarakat terhadap layanan Manulife Indonesia secara keseluruhan,” ujar Hekster.

Hal itu, terbukti dari apa yang dilakukan Manulife dengan fokus pada nasabah melalui pembayaran klaim. Setidaknya setiap jam Manulife membayar klaim Rp750 juta atau sekitar Rp 7 triliun per tahunnya.“Filosofi kami adalah kita harus senang membayar klaim, karena itu tugas kita, tugas mulia,” kata Hekster.

Menurut Hekster, membayar klaim bukan hanya membantu orang, tetapi membuktikan bahwa asuransi jiwa juga berguna. Seperti saat terjadi gempa dan tsunami di Palu. Tiga minggu setelah kejadian, Hekster tiba di Palu dan melakukan fast track atau mempercepat pembayaran klaim.

Saat itu, ia juga melakukan penyerahan klaim kepada tiga ahli waris sebesar Rp875 juta. Hekster beserta tim Manulife bahkan bertemu langsung dengan Gubernur Sulawesi. “Kami harus happy bayar klaim. Karena itu tugas kita,” ujar dia.

Kemudian, Secara strategi, pihaknya percaya, dari 61 perusahaan asuransi jiwa di Tanah Air, pasti memiliki agen dan produk yang bagus. Namun, jika pelayanan masih kaku, tetap saja tidak akan bisa memenangi persaingan. “Yang bisa unggul di Indonesia adalah yang memiliki pelayanan bagus,” ucap Hekster kembali.

Hekster mengakui, pelayanan Manulife berkualitas, tetapi memerlukan system pendukung yang kuat dan saling bergantungan.

Sehingga jika ada permintaan informasi dari nasabah, hal tersebut dapat dipenuhi dengan cepat dan tepat.(gus/ram)

Sumut sebagai Rumah bagi Toyota, AUTO2000 Resmikan 6 Outlet

PIAGAM: Chief Executive Auto2000, Tujuh Martogi Siahaan saat memberikan piagam kepada Gubsu, Eddy Rahmayadi saat peresmian enam outlet Auto2000, di gedung Auto2000 Tanjung Morawa, Deliserdang, Senin (17/12).
PIAGAM: Chief Executive Auto2000, Tujuh Martogi Siahaan saat memberikan piagam kepada Gubsu, Eddy Rahmayadi saat peresmian enam outlet Auto2000, di gedung Auto2000 Tanjung Morawa, Deliserdang, Senin (17/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasar penjualan mobil di wilayah Pulau Sumatera terus mengalami pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Ini terbukti dari kontribusi penjualan mobil Toyota oleh Auto2000 yang meningkat begitu mengesankan, dan memiliki kontribusi sebesar 20% dari penjualan nasional Auto2000. Hal ini merupakan kontribusi wilayah tertinggi dari bulan Januari hingga November 2018.

Kontribusi  tersebut utamanya ditunjang oleh jaringan dealer Auto2000 yang telah mencapai 23 outlet yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Lampung. Sebagai gambaran, Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang terus mengalami peningkatan pasar. Saat ini pasar penjualan mobil Auto2000 di wilayah Lampung mengalami peningkatan sebesar 12,6% dari tahun 2017.

Tidak hanya dari sisi penjualan kendaraan, dari sisi layanan perawatan dan perbaikan kendaraan, pasar wilayah Sumatera pun terus mengalami pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Seperti wilayah Lampung dengan market service 74.943 unit mobil servis di tahun 2018 ini, atau naik hingga 18% jika dibandingkan dengan tahun 2017. Berdasarkan data yang sama, wilayah Sumatera Selatan tumbuh sekitar 1% dan Sumatera Utara naik 10%.

“Pembangunan infrastruktur yang masif dan menyebar ke berbagai wilayah di Sumatera, seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara, membuka peluang bagi Auto2000 untuk melebarkan sayap penjualan dan servis kendaraan Toyota di wilayah Sumatera. Salah satu bentuk komitmen Auto2000 adalah dengan membuka secara serempak 6 cabang baru Auto2000 di provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Lampung,” ujar Operation Manager Auto2000 Area Sumatera, Judianto, saat peresmian ke-6 cabang tersebut yang dipusatkan di cabang Auto2000 Tanjung Morawa, Sumatera Utara, Senin (17/12).

Selain Auto2000 Tanjung Morawa yang berada di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, cabang lain yang ikut dibuka secara resmi adalah Auto2000 Rantauprapat di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Auto2000 Kisaran di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Auto2000 Baturaja di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dan dua lagi di Provinsi Lampung, yakni Auto2000 Kalianda di Kabupaten Lampung Selatan dan Auto2000 Kotabumi di Kabupaten Lampung Utara. Total biaya yang dibutuhkan untuk membangun enam cabang Auto2000 itu adalah sebesar Rp 202 Miliar.

Pemilihan Auto2000 Tanjung Morawa sebagai pusat peresmian 6 cabang Auto2000 wilayah Sumatera bukan tanpa sebab. Per Januari – November 2018, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara mencapai 5,45%, sedangkan khusus di Kabupaten Deli Serdang di periode yang sama, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,25%.

Sementara itu, Chief Executive Auto2000, Tujuh Martogi Siahaan mengatakan, merupakan komitmen untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam hal kemudahan servis kendaraan Toyota.

“Pulau Sumatera terus mengalami pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Yakni sebesar 20% dari penjualan nasional Auto2000. Di Sumut sendiri, untuk tahun 2018, market service Sumut meningkat 10%,” jelasnya.

Sedangkan Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Henry Tanoto menyebut Sumut sebagai rumah bagi Toyota. “Karena hampir 60% market share dari otomotif di Sumut adalah dari Toyota. Pembelian 10 mobil di Sumut, pasti 6 mobil adalah Toyota. Untuk tahun ini, kita menargetkan penjualan 30.000 unit Toyota di Sumut,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi ketika menghadiri peresmian enam outlet Auto2000, di gedung Auto2000 Tanjung Morawa, Deliserdang mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung pertumbuhan usaha dealer mobil di Sumatera Utara (Sumut). Karena, selain membuka lapangan kerja, juga diharapkan berkontribusi positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Meningkatnya pembelian jumlah mobil akan berkontribusi besar bagi PAD melalui pajak kendaraan. Semakin besar PAD, semakin besar pula kesempatan suatu daerah untuk mensejahterakan rakyat.

“PAD Sumut sangat dimungkinkan bertambah dengan dibukanya ketiga outlet ini. Membuka kesempatan kerja juga bagi masyarakat Sumut. Saya ucapkan selamat atas peresmian ini, sekaligus terima kasih karena mempercayakan Sumut,” ujar Gubsu.

Gubsu Edy Rahmayadi juga mengajak dealer mobil khususnya Auto2000 untuk bermitra dan transparan terkait penjualan mobil di daerah ini, karena PAD ini menyangkut kesejahteraan rakyat Sumut.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut DANDIM 0201/BS Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Dirlantas Poldasu Kombes Pol Agus Susanto, Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha, mewakili Bupati Deliserdang, dan Camat Tanjung Morawa Edi Yusuf, para pejabat dan karyawan PT Toyota Astra Motor dan Auto2000. (ila/ram)

BNNK Sergai Musnahkan 40,92 Gram Sabu

SURYA/SUMUT POS MUSNAHKAN: Kasi Berantas BNNK Sergai Kompol Altur Pasaribu, didampingi Kasatnarkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, Jaksa Fungsional Meyanus Agustin, memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dengan cara di-blender, Senin (17/12).
SURYA/SUMUT POS
MUSNAHKAN: Kasi Berantas BNNK Sergai Kompol Altur Pasaribu, didampingi Kasatnarkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, Jaksa Fungsional Meyanus Agustin, memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dengan cara di-blender, Senin (17/12).

SERGAI, SUMUTPOS.CO -Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdangbedagai (BNNK Sergai) memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 40,92 gram dari 2 tersangka. Pemusnahan barang bukti ini dilakukan di halaman Kantor BNNK Sergai Jalan Negara, Kilometer 58, Desa Firdaus, Kecamatan Sei rampah, Senin (17/12).

Sebelum pemusnahan barang bukti ini, BNNK Sergai terlebih dulu melakukan uji materi untuk memastikan keaslian sabu-sabu tersebut, yang disaksikan Kasatnarkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, Kasipidum diwakili Jaksa Fungsional Meyanus Agustin, Kasi Berantas BNNK Sergai Kompol Altur Pasaribu, staf BNNK Sergai Yusuf, dan seluruh jajaran BNNK Sergai.

Kepala BNNK Sergai Adlin Tambunan, melalui Kasi Berantas, Kompol Altur Pasaribu mengatakan, barang bukti narkoba tersebut disita dari 2 tersangka, yakni Hendra Syahputra (29), warga Dusun I, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan (15,1 gram), dan Alias Pranoto (48), warga Dusun Manik Padang, Desa Damak Urat, Kecamatan Sipispis (25, 82 gram) dengan total 40,92 gram.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan BNNK Sergai ini, merupakan hasil pengungkapan kasus narkoba selama priode Januari hingga Desember 2018.

“Ini merupakan bukti keseriusan BNNK Sergai dalam melawan kejahatan narkoba, yang ditunjukan dengan berhasil mengungkap sebanyak 8 berkas perkara, dari 2 laporan kejahatan narkoba, 8 orang tersangka,” beber Altur.

Altur menyebutkan, kedua tersangka pemilik barang bukti narkoba tersebut sudah divonis oleh pengadilan, dan telah menjalani hukuman. Menurutnya, pemusnahan barang bukti narkoba ini dimaksudkan agar tidak ada timbul kecurigaan, dan terjadi pengelapan barang bukti oleh BNNK Sergai, dalam pemberantasan narkoba. “Jadi, barang bukti sabu-sabu ini, kalau ditaksir mencapai seharga Rp30 juta, dengan rincian per gram dihargai Rp600 ribu. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2), jo pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika,” pungkas Altur. (sur/saz)

Poldasu Terbitkan DPO Sintong Gultom, Kasus Markup Perjalanan Dinas DPRD Tapteng

.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Satu lagi anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan markup perjalanan dinas di DPRD Tapteng, belum berhasil ditangkap.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, Subdit III/Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) terus melakukan penyelidikan kaburnya tersangka.

“Setelah dipanggil dua kali untuk diperiksa sebagai tersangka, dia belum datang, saat ini penyidik masih melakukan pengejaran di mana posisi pelaku,” ungkap Tatan kepada Sumut Pos, Senin (17/12).

Menurutnya, penyidik tidak akan main-main untuk memboyong Sintong masuk ke dalam jeruji besi. Tentunya, kata Tatan, pihaknya mengimbau agar pelaku yang masih diburu segera menyerahkan diri.

“Dengan pemanggilan pemeriksaan pertama dan kedua kemarin, itu merupakan imbauan agar tersangka datang memenuhi panggilan penyidik dalam kasus tersebut. Kita berharap agar tersangka tidak terus kabur dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” terangnya.

Sementara itu, ketika ditanya soal dugaan keterlibatan oknum anggota dewan lainnya dalam kasus ini, juru bicara Polda Sumut ini tidak bisa berkomentar lebih jauh. Ia beralasan, masalah itu sudah masuk ke ranah penyidikan.

“Kalau soal itu sudah kewenangan penyidik, ya. Apa nantinya hasil pemeriksaan, apakah ada tersangka lain atau tidak, nanti akan disampaikan penyidik ke kita. Ditunggu saja nanti apa hasil dari pemeriksaan,” pungkas Tatan.

Sementara itu, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtama yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menerbitkan DPO untuk Sintong.

“Tersangka yang belum berhasil ditangkap masih kita lakukan pencarian dan sudah kita terbitkan DPO nya,” kata Rony.

Sementara itu, soal apakah akan ada tersangka lain dalam kasus tersebut. Perwira polisi berpangkat tiga melati emas ini mengatakan bisa saja. “Semua bergantung pada perkembangan hasil penyidikan,” ungkapnya.

Di lain pihak, pengamat hukum asal Sumut Zulheri Sinaga berkomentar soal belum tertangkapnya seorang lagi oknum Anggota DPRD Tapteng, Sintong Gultom. Menurutnya, Polda Sumut memiliki personel dan kemampuan yang cukup untuk mencarinya.

Dengan kata lain, belum tertangkapnya Sintong, agak dapat menimbulkan persepsi miring pihak-pihak yang mengamati kasus tersebut.

“Ya kita tidak mau berburuk sangka. Tapi kalau melihat gelombang demo kemarin, yang menantang Polda Sumut juga turut menetapkan oknum anggota dewan lain (Tapteng), saya rasa menangkap satu lagi sebuah keharusan untuk menepis berita sumir,” ungkapnya.

Ia meminta agar penyidik bisa bersikap proporsional dan transparan dalam menjalankan tugasnya. “Mari buat hukum benar-benar dirasakan semua pihak, tidak pada satu golongan atau kelompok. Ya salah dinyatakan salah, tidak nyatakan tidak. Intinya Promoter, seperti moto pak Kapolri,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kasus dugaan mark up perjalanan dinas anggota DPRD Tapteng Periode tahun 2016/2017, penyidik Tipikor Ditreskrimsus Poldasu telah menetapkan 5 orang tersangka dan sebanyak 4 orang diantaranya sudah ditahan. Sedangkan satu orang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) berinitial SG.

Mereka ditahan setelah dilakukan penangkapan, karena tidak memenuhi panggilan kedua sebagai tersangka.

Keempat anggota DPRD Tapteng yang ditahan yakni, Julianus Simanungkalit, Jonia Silaban, Hariono Nainggolan. Mereka ditangkap dari Tapteng sedangkan tersangka A Rao ditangkap dari tempat persembunyiannya di Padang Sumatera Barat pada Rabu (5/12) lalu.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut telah menetapkan lima anggota DPRD Tapteng sebagai tersangka karena diduga mark up atau fiktif perjalanan dinas hingga merugikan negara sebesar Rp 655.924.350.

Ia menjelaskan, modus yang dilakukan kelima tersangka, ialah dengan menggunakan bukti pembayaran bill hotel yang diduga fiktif atau di-mark up sebagai pertanggungjawaban atas perjalanan dinas keluar daerah dalam hal agenda konsultasi, kunjungan kerja dan bimbingan teknis.

Tatan menyatakan, kelima tersangka dipersangkakan dengan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahum 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001, yakni tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Penetapan status tersangka, setelah penyidik memeriksa 49 saksi yang terdiri dari PNS sekretariat dan pihak management dari sejumlah hotel yang ada di Medan, Samosir, Tarutung, Jakarta, Bandung dan Manado. (dvs/han)

Jimmy: Saya Tak Tahu Ada Perubahan Spesifikasi Barang

Gusman/SUMUT POS KESAKSIAN: M Jimmy Lubis, asisten pengadaan PDAM Tirtanadi, memberikan kesaksian terkait korupsi IPA Martubung, Senin (17/12).
Gusman/SUMUT POS
KESAKSIAN: M Jimmy Lubis, asisten pengadaan PDAM Tirtanadi, memberikan kesaksian terkait korupsi IPA Martubung, Senin (17/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sidang kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Martubung PDAM Tirtanadi, kembali digelar di pengadilan tipikor yang bersidang di Pengadilan Negeri Medan.

Asisten Pengadaan PDAM Tirtanadi Muhammad Jimmy Lubis mengaku, barang yang diterimanya untuk pengerjaan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Martubung PDAM Tirtanadi sudah sesuai dengan kontrak pengerjaan.

Hal itu diungkapkannya saat menjawab pertanyaan JPU, ketika dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Suheri, Senin (17/12).

Di hadapan majelis hakim diketuai Safril Batubara, saksi Jimmy menerangkan bahwa tugas dan fungsi dalam kegiatan proyek itu, dirinya hanyalah sebatas memeriksa barang yang dikirim oleh kontraktor.

Menurutnya, ada sekitar 23 item barang yang diperiksanya. Namun, barang apa saja yang sudah diperiksa, tidak bisa merincikannya dengan pasti.

“Barangnya itu seperti genset, ada 2 unit kalau gak salah. Kemudian ada mesin pompa. Itu sekitar 23 barang, tapi saya gak bisa rincikan, saya lupa. Saya gak pegang datanya,” kata Jimmy di hadapan majelis hakim, JPU dan penasehat hukum terdakwa Suheri.

Jimmy juga mengungkapkan, seluruh item barang untuk proyek IPA Martubung yang sudah diperiksanya telah sesuai dengan spesifikasi yang tertuang di dalam kontrak.

“Yang saya cek, itu semua sesuai kontrak. Saya cek satu persatu barang dan datanya, memang sesuai dengan yang dikirim,” beber Jimmy.

Bahkan, Jimmy menambahkan, kualitas barang yang didatangkan penyedia jasa spesifikasinya berkualitas baik dan sudah sesuai dengan yang dibutuhkan PDAM Tirtanadi untuk pembangunan proyek IPA Martubung. Metode pemeriksaan barang yang sama, juga dilakukan pada saat pembangunan IPA Sunggal.

Tim JPU dari Kejari Belawan yang diketuai Nurdiono lantas kembali mencecar Jimmy dengan pertanyaan perihal adanya sejumlah item barang yang dimaksudkan saksi telah diganti spesifikasinya.

Namun Jimmy mengelak, dengan menyebutkan urusan spesifikasi adalah bukanlah tugasnya. Melainkan tugas dari bagian perencanaan. (man/han)

Ringroad Utara Medan Dibangun 2019, Pengamat: Batasi Akses Masuk Ringroad

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kehadiran jalan lingkar luar (ringroad) utara Medan dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan lalu lintas di jalan kota. Namun membatasi akses ringroad dari areal permukiman warga juga penting, agar jalur alternatif tersebut efektif dan tidak sepadat jalur lalu lintas perkotaan.

“Yang namanya ringroad, ‘kan sebenarnya mengalihkan lalu lintas dari luar kota mengarah ke Medan. Sehingga tidak membebani lagi kepadatan lalu lintas di perkotaan. Harusnya begitu,” kata Pengamat Transportasi Publik, Medis Sejahtera Surbakti, menjawab Sumut Pos, Senin (17/12)n

Ia memisalkan, kendaraan yang nantinya mengarah ke Deliserdang jangan lagi masuk ke Kota Medan. Melainkan masuknya dari Deliserdang juga. Sehingga volume kendaraan di lintasan kota dapat terurai, dan ringroad itu sendiri benar-benar efektif sebagai jalur alternatif.

“Selain itu perlu dilihat pentingnya hierarki jalan. Kalau namanya ringroad, jalur masuk ke situ harus dibatasi. Artinya jangan pula dari rumah orang bisa langsung masuk ke ringroad. Dia harus masuk jalan kolektor dulu, baru masuk ke ringroad. Sehingga ringroad itu efektif,” kata Ketua Departemen Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara ini.

Medis menambahkan, jika tidak dibuat jalur kolektor sebelum mengarah ke ringroad dari jalan permukiman warga, maka laju kendaraan yang melintasi ringroad menjadi terhambat. Padahal sesuai fungsinya sebagai jalan alternatif, setiap orang yang masuk perlintasan jalan lingkar luar ingin menghindari kemacetan lalu lintas perkotaan.

“Kalau aksesnya tidak dibatasi, ya sama saja bukan ringroad lagi namanya itu. Di ringroad itu ‘kan harusnya jadi jalur lintas. Sebab orang tidak mesti lagi lewat jalan kota. Hal-hal seperti ini mesti dilihat sebelum nantinya jalan tersebut dibangun. Jangan sampai sama saja kondisi jalan lingkar luar dengan jalan kota, apa gunanya ada ringroad? Kira-kira begitu yang saya maksudkan,” pungkasnya seraya menyambut baik rencana Kementerian PUPR itu.

Sebelumnya, sekaitan rencana pembangunan ringroad utara Medan, Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sumut, Bakhtaruddin mengatakan, pemerintah telah menganggarkan sebesar Rp65,31 triliun untuk Provinsi Sumut melalui dana transfer daerah dalam APBN 2019.

“Alokasi itu meningkat Rp2,85 triliun (4,16%) dari TA 2018 sebesar Rp62,46 triliun. Dari anggaran itu pemerintah menetapkan belanja satuan kerja kementerian/lembaga (K/L) sebanyak 939 DIPA sebesar Rp21,96 triliun, meningkat 2% dari anggaran tahun sebelumnya yakni Rp21,54 triliun,” katanya.

Menurutnya, tinggal bagaimana komitmen dan kemauan stakeholder di Sumut guna mewujudkan wacana pembangunan tersebut. Terlebih alokasi dana transfer pusat ke daerah dibanding TA 2018, jauh meningkat yakni sekitar Rp2,8 triliun. “Jadi cukup besar,” katanya.

Secara khusus untuk dana transfer daerah TA 2019, sebut dia, juga cukup besar dialokasikan. Dimana selanjutnya dana transfer tersebut akan dibahas lagi untuk masuk ke APBD masing-masing daerah. “Termasuk belanja langsung dan belanja tidak langsung. Itu dibahas lagi oleh daerah termasuk uang-uang dari sektor pendapatan asli daerah yang ada, agar tertampung di APBD,” katanya. (prn)

Tol Sei Rampah – Tebingtinggi, Nataru Gratis Mulai 24 Desember

SIAP: Kondisi pintu Tol Tebingtinggi-Kualanamu sudah rampung dan bisa dipergunakan. Rencananya akan dibuka gratis mulai 24 Desember 2018.
SIAP: Kondisi pintu Tol Tebingtinggi-Kualanamu sudah rampung dan bisa dipergunakan. Rencananya akan dibuka gratis mulai 24 Desember 2018.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Memanfaatkan momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), ruas tol Sei Rampah-Tebingtinggi rencananya difungsikan untuk umum mulai 24 Desember. Pengemudi kendaraan roda empat sudah bisa menggunakan sekaligus memasuki pintu tol seksi 7 dari Kota Tebingtinggi menuju Kualanamu, Medan, dan Belawan. Selama Nataru, tol Tebingtinggi hingga Seirampah masih gratis.

“SECARA FISIK, kondisi badan jalan tol sudah memungkinkan untuk dibuka. PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) tinggal menunggu izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). Rencananya, tol Tebingtinggi-Seirampah dan sebaliknya sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat yang ingin merayakan libur Natal dan Tahun Baru mulai 24 Desember,” kata Direktur Tekhnis dan Operasional JMKT Kualanamu-Tebingtinggi, Agus Choliq, kemarin.

Tentang fungsional jalur antara pintu tol Seirampah dengan Tebingtinggi sepanjang 10,15 kilometer selama momentum Nataru 2018-2019, pihaknya masih berkoordinasi ke pusat terkait berapa lama tol digratiskan.

“Jalur tersebut dibuka dua jalur. Tidak ada sistem buka tutup. Tetap difungsionalkan selama 24 jam,” pungkas Agus.

Ia belum bisa memberitahukan sampai kapan ruas tol tersebut dibuka untuk uji coba gratis. Sementara ruas lainnya, menurutnya, tetap berbayar seperti biasa. Pascanataru, selanjutnya pengguna jalan tol Tebingtinggi-Seirampah dan sebaliknya akan dikenakan tarif.

“Untuk Nataru ini, kita sudah siap. Begitu juga taman-taman (pendukung) dan penanaman pohon Bunga Sakura sebanyak 100 pohon dari Pemko Tebing Tinggi. Nantinya ini sebagai ikon daerah ini,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, masa Perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang tinggal satu pekan lagin

Diperkirakan jalur mudik akan padat dan Jalan Tol Medan-Tebingtinggi menjadi alternative, bahkan pilihan utama pengemudi untuk keluar kota. Waktu dan jarak tempuh bisa dipangkas hingga satu jam dibandingkan bila melalui jalan umum.

Tidak Terjebak Macet Lagi

Seorang warga asal Tebingtinggi, Deddy C Parhusip, menyambut rencana fungsional tol Seirampah-Tebingtinggi sebagai upaya memudahkan pengendara melewati jalur bebas hambatan dari Medan hingga Tebingtinggi.

“Nantinya sih bakal terjadi penumpukan kendaraan di pintu tol terakhir itu. Namun setidaknya, kemacetan yang selama ini sering terjadi di jalan umum, khususnya di sekitar Desa Pon hingga Sei Bamban, bisa diatasi. Mudah-mudahan, bisa gratis selama libur Natal dan Tahun Baru ini,” pungkasnya.

Biasanya, setiap tahun pengemudi kenderaan pribadi yang merayakan libur Natal dan Tahun Baru kerap terjebak macet di Jalinsum Tebingtinggi-Medan, tepatnya di Kampung Pon Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Pasalnya, setiap hari ada aktivitas pasar tumpah di sana.

Pantauan di lapangan, Minggu (16/12), semua persiapan di pintu masuk Tol Tebingtinggi terlihat sudah terpasang. Seperti lampu dan rambu-rambu lalu-lintas. Pintu plang keluar-masuk juga sudah aktif. Penempelan kartu e-toll sudah bisa di gunakan. Tetapi pintu masuk di jalan luar masih tertutup dan dijaga oleh petugas. Sedangkan papan plang informasi tol di Jalinsum Tebingtinggi-Medan untuk pintu masuk, juga sudah terpasang dan mudah dibaca oleh pengendara.

Penerangan lampu jalan di pintu masuk dan traffic lamp sudah terpasang dan menyala terang. Begitu juga pembatas jalan tol kanan kiri dengan ketinggian tertentu, sudah dipasangi pembatas jalan. Jika diperhatikan, persiapan untuk dibuka tanggal 24 Desember sudah seratus persen.

Salah seorang pengendara yang sempat berhenti di pinggir jalan, Ahmad (45) warga Marelan, Kota Medan, mengatakan pengguna jalan tol tujuan Medan-Tebingtinggi dan sebaliknya, akan sangat terbantu karena tidak lagi terjebak macet di Kampung Pon.

“Waktu tempuh juga makin singkat. Walaupun biaya masuk jalan tol lumayan mahal, tetapi karena butuh waktu untuk cepat sampai, itu tidak masalah,” bilangnya sambil tersenyum lebar. (bal/ian)