29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 5696

Kejuaraan Arung Jeram Sungai Bah Bolon Dibuka

Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra KEJUARAAN ARUNG JERAM: Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah membuka Kejuaraan Arung Jeram Festival Sungai Bah Bolon 2018 di Desa Bulu Duri, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (8/12/2018). Dalam kesempatan ini, Wagubsu menyempatkan mencoba mengarungi sungai dengan jarak pendek.
Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra
KEJUARAAN ARUNG JERAM: Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah membuka Kejuaraan Arung Jeram Festival Sungai Bah Bolon 2018 di Desa Bulu Duri, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (8/12/2018). 

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah membuka secara resmi Kejuaraan Arung Jeram dan Festival Sungai Bah Bolon, di Aula Distrik Serdang I PTPN III Gunung Pamela Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sabtu (8/12).

Wagubsu berharap kejuaraan yang berlangsung hingga 12 Desember 2018 itu akan melahirkan bibit-bibit atlet arung jeram yang handal. Serta sebagai upaya persiapan untuk berpartisipasi baik pada PON 2020 di Papua atau PON 2024 dimana Sumut sebagai tuan rumahnya.

“Selain untuk membina atlet, kegiatan seperti ini juga kita harapkan sebagai upaya untuk membangkitkan sport tourism di Sumut. Saya rasa provinsi kita berpotensi besar untuk itu, dan tentunya akan memberi manfaat ekonomi untuk masyarakat setempat,” ujar  Wagubsu.

Wagubsu Musa Rajekshah juga mengharapkan, seluruh kepala desa yang ada di Sumut berani menciptakan inovasi-inovasi yang bisa memajukan desa.  “Seperti langkah yang diambil oleh Ibu Kepala Desa Buluhduri ini, mengenali potensi wisata arum jeram di desanya kemudian mendukungnya melalui penyediaan perahu karet lewat bumdes. Begitulah seharusnya kepala desa, berani berinovasi untuk majukan desanya,” ujarnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis menyampaikan, PON Papua tahun 2020 merupakan PON pertama untuk arung jeram. Dirinya yakin, atlet arung jeram Sumut dapat berprestasi pada event tersebut. Karena, katanya, atlet arung jeram Sumut sudah berprestasi dan berkompetisi hingga kejuaraan dunia.

Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra
KEJUARAAN ARUNG JERAM: Wagubsu, Musa Rajekshah mengarungi sungai dengan jarak pendek, dalam Kejuaraan Arung Jeram Festival Sungai Bah Bolon 2018 di Desa Bulu Duri, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (8/12/2018).

Dewianti Purba, Kepala Desa Buluhduri, mengaku terharu desanya bisa dikunjungi oleh Wagubsu. Dewianti menjelaskan bahwa untuk mendukung kegiatan arung jeram di sungai Bah Bolon, di desanya, telah dilakukan penyediaan 4 kapal karet melalui penyertaan bumdes buluhduri mandiri.

“Kami menyisihkan dana desa untuk penyertaan modal bumdes, dimana kapal-kapal ini merupakan salah satu hasil dari penyertaan modal tersebut. Tujuannya, untuk mendukung aktivitas arung jeram di sini dan sebagai fasilitas latihan bagi atlet dan warga,” jelasnya.

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) yang juga merupakan Bupati Sergai Ir H Soekirman mengatakan kejuaraan akan berlangsung hingga 12 Desember 2018. Ada 16 tim yang yang mengikuti kejurda dengan jenis dua jenis lomba yang diikuti yakni R6 Open putra dan R6 Open putri.

Pada pembukaan Kejuaraan Arung Jeram dan Festival Sungai Bah Bolon dilakukan pula pembacaan deklarasi save our river dan pelepasan merpati sebagai simbol perjanjian untuk melindungi dan melestarikan sungai-sungai di Sumut. Usai membuka, Ijeck pun menyempatkan untuk mencoba berarung jeram di Sungai Bah Bolon.

Turut hadir dalam acara tersebut Kadispora Provsu Baharuddin Siagian, pengurus dan anggota FAJI Sumut, unsur Forkopimda Kabupaten Sergai, mewakili PTPN III, mewakili Basarnas, dan atlet-atlet arung jeram. (rel/mea)

Perayaan Natal Jasa Konstruksi Sumut Beri Bantuan ke Panti Asuhan

Foto: Istimewa SERAHKAN BANTUAN: Ephorus Emeritus HKBP Pdt WTP Simarmata MA dan Panitia Natal serta para penasehat, foto bersama dengan anak-anak panti asuhan usai penyerahan bantuan bahan pokok dan uang tali kasih, pada Perayaan Natal Forum Jasa Konstruksi Sumatera Utara di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Maulana Lubis Medan, Jumat (7/12/2018) malam.
Foto: Istimewa
SERAHKAN BANTUAN: Ephorus Emeritus HKBP Pdt WTP Simarmata MA dan Panitia Natal serta para penasehat, foto bersama dengan anak-anak panti asuhan usai penyerahan bantuan bahan pokok dan uang tali kasih, pada Perayaan Natal Forum Jasa Konstruksi Sumatera Utara di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Maulana Lubis Medan, Jumat (7/12/2018) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perayaan Natal Forum Jasa Konstruksi Sumatera Utara di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Maulana Lubis Medan, Jumat (7/12) malam yang dihadiri sekitar 500 orang, berlangsung meriah dan penuh sukacita.

Perayaan yang memasuki tahun ketiga itu diwarnai dengan pemberian bantuan berupa bahan-bahan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan uang tali kasih kepada anak-anak Panti Asuhan Ecclesia Tanjung Anom, Deliserdang dan Panti Asuhan Terima Kasih Abadi Sei Agul, Danau Singkarak Medan.

Para anak panti di perayaan itu juga tampil mengisi acara di ibadah dan hiburan. Nyanyian dan tarian anak-anak panti yang memukau, diapresiasi para hadirin dengan menyumbang dana secara spontan.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Ecclesia, Pdt Samuel Sitanggang pun menyampaikan terima kasih kepada Panitia Perayaan Natal. Dia pun menunjukkan rasa terima kasih dengan menyerahkan piagam penghargaan kepada panitia.

Ketua Panitia Perayaan Natal Forum Asosiasi Jasa Konstruksi Sumatera Utara Tahun 2018, Krisman Tambunan, mengatakan sengaja mengundang anak-anak dari panti asuhan untuk bersukacita bersama merayakan kasih dan damai Natal.

“Setiap tahun dalam perayaan Natal jasa konstruksi, anak-anak panti asuhan selalu diundang dan diberi bantuan. Itu sebagai bentuk kasih kepedulian para pelaku jasa konstruksi mengartikan berkat yang Tuhan telah berikan kepada kita,” ujar Krisman didampingi Sekretaris Suangro Sitanggang dan Bendahara Maris Silalahi kepada wartawan usai perayaan.

Sebelumnya, Krisman dalam sambutannya mengatakan perayaan Natal tersebut untuk semakin menyadari dan meneladani kebaikan Tuhan, yang diharapkan semakin memicu semangat persatuan para pelaku jasa konstruksi untuk berbakti kepada nusa dan bangsa lewat karya-karya konstruksi dan konsultansi.

Ephorus Emeritus HKBP, Pdt WTP Simarmata MA, dalam khotbahnya dari Thema Natal “Muliakanlah Tuhan bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyurkan namaNya” dari nats Alkitab Mazmur 34:3, menekankan agar senantiasa para pelaku jasa konstruksi Sumatera Utara terus memaknai berkat Tuhan yang diterima, dengan menunjukkannya lewat sikap dan perbuatan kebaikan bagi sesama.

WTP Simarmata juga mengajak para pelaku jasa konstruksi memuliakan dan memasyurkan Tuhan serta mengandalkan Tuhan dalam melaksanakan setiap pekerjaan di bisang jasa konstruksi. “Mari andalkan Tuhan sehingga kehadiran pelaku jasa konstruksi benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pada ibadah perayaan, digambarkan sukacita kelahiran Yesus Kristus yang membawa keselamatan manusia lewat liturgi anak-anak dan orang tua. Kemudian diperdengarkan lagu pujian penyembahan, koor dan vocal solo, tari-tarian anak dan penyalaan lilin serta doa syafaat.

Paduan Suara Concordia Universitas HKBP Nommensen, Trio Permata, Trio Romantis, De’Fama Band dan solois Gun Labero Simarmata turut mengisi acara ibadah dan hiburan, yang sekaligus semakin memeriahkan perayaan.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi (LPJKP) Sumut, Tonggo P Siahaan, diwakili Wakil Ketua, Samuel Hasibuan Tobing, menyerukan agar semangat kebersamaan Natal dijadikan inspirasi dalam menggarap proyek-proyek infrastruktur.

Sementara itu Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Hendri Marpaung yang hadir mewakili Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto di perayaan itu, mengimbau agar semua lapisan masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Hadir pada perayaan itu para kontraktor Sumut di antaranya Junjungan Pasaribu, Erikson L Tobing, Romein Manalu, Lesman Pangaribuan, Rikson Sibuea, Martua Sinurat, Lambok Damanik, Henri Situmorang, Mandalasah Turnip, Novedis Purba.

Kemudian Ronald Butarbutar, Hendri Lumbangaol, Elia Kurniamu Panggabean, Peter Bangun, Dedi Sitohang, Gandhi Situmeang, Krisman Saragih, Henry Swasta Sidabutar dan Manajer Eksekutif Bapel LPJKP Sumut Dinar Siahaan. (rel/mea)

Tambang Emas Martabe Dapatkan Peringkat Emas

Foto: Corcomm Martabe PENGHARGAAN: Vice President Director & CEO PT Agincourt Resources Tim Duffy saat menerima penghargaan peringkat Emas, pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2018 di Bandar Lampung.
Foto: Corcomm Martabe
PENGHARGAAN: Vice President Director & CEO PT Agincourt Resources Tim Duffy saat menerima penghargaan peringkat Emas, pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2018 di Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe menerima peringkat Emas dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2018 di Bandar Lampung, 8 Desember 2018. Peringkat Emas tersebut diperoleh atas Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Tambang Emas Martabe 2017.

Vice President Director & Chief Executive Officer PT Agincourt Resources, Tim Duffy menuturkan, emas ini merupakan peningkatan dari dua tahun sebelumnya yang mendapatkan Pujian pada 2016 dan Pujian untuk Keterbukaan Pengelolaan Air pada 2017.

“Laporan Keberlanjutan 2017 merupakan laporan keempat yang kami publikasikan. Tujuan utama laporan ini adalah sebagai sarana komunikasi bagi seluruh pemangku kepentingan secara konsisten dan terbuka mengenai pengembangan berkelanjutan oleh Tambang Emas Martabe. Pelaporan yang sistematis dan akurat tentang upaya dan hasil pengelolaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab adalah untuk meningkatkan efek positif dari operasi kami dan untuk menghindari atau mengurangi dampak yang negatif. Kami percaya bahwa kami tidak hanya memberikan aset fisik kepada pemangku kepentingan dan komunitas kami, tetapi juga lingkungan yang mendukung yang akan menguntungkan dalam jangka panjang.” jelas Tim Duffy.

Pada Laporan Keberlanjutan 2017 dipaparkan, Tambang Emas Martabe terus membuat progres signifikan untuk pembangunan dan pengembangan berkelanjutan. Pencapaian di beberapa sektor pun diperoleh seperti untuk keselamatan, proteksi lingkungan, pengembangan masyarakat dan dampak ekonomi.

Terkait aspek keselamatan, Tambang Emas Martabe mencatatkan Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) 0,15, dan memenuhi standar industri pertambangan. Sepanjang tahun lalu pula, perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan risiko keselamatan dengan menyelenggarakan Frontline Safety Leadership Program yang melibatkan 107 pengawas dan audit keselamatan independen. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kualitas keselamatan pada tahun-tahun berikutnya.

Dari sisi aspek pengelolaan lingkungan, Tambang Emas Martabe juga tercatat memiliki kinerja sangat baik, terutama terkait dengan kualitas pelepasan air dari Water Polishing Plant (WPP) ke Sungai Batangtoru yang selalu memenuhi kepatuhan dan regulasi yang berlaku. Tambang Emas Martabe juga menerima penghargaan Pratama (Perunggu) dari Kementerian ESDM untuk program pengelolaan lingkungan. Adapun, total area yang telah direklamasi mencapai 13,1 hektare.

Otak di Balik Performa ZenFone Max Pro M2

Qualcomm Snapdragon 660, otak di balik performa smartphone gaming ZenFone Max Pro M2.
Qualcomm Snapdragon 660, otak di balik performa smartphone gaming ZenFone Max Pro M2.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam hitungan hari, ASUS akan memperkenalkan smartphone gaming terbarunya yaitu ZenFone Max Pro M2. Generasi penerus dari smartphone fenomenal ZenFone Max Pro M1 ini dipastikan akan tampil lebih powerful dari pendahulunya. Semua itu berkat penggunaan System on Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 660 sebagai otak utamanya.

“Saat merancang ZenFone Max Pro M2, kami tahu bahwa pengguna pasti ingin performa yang lebih kencang. Itulah mengapa kami memutuskan untuk menggunakan SoC powerful Snapdragon 660,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Tidak hanya powerful, SoC ini juga hemat daya sehingga ZenFone Max Pro M2 bisa menemani Anda lebih lama,” ujarnya.

 

Lebih Kencang, Lebih Efisien

Snapdragon 660 yang ditanam di ZenFone Max Pro M2 akan memiliki kecepatan pemrosesan sebesar 1,95GHz atau 100MHz lebih tinggi dari Snapdragon 636 yang digunakan di ZenFone Max Pro M1.SoC ini juga menggunakan CPU Kyro 260 yang dibangun dengan arsitektur ARM 14nm FinFET. Dibandingkan generasi sebelumnya, Snapdragon 660 mampu menghadirkan performa hingga 20% lebih baik.

Peningkatan performa juga terdapat dari sektor grafis. Snapdragon 660 menggunakan GPU Adreno 512 yang sudah mendukung berbagai teknologi grafis terkini. Kehadiran GPU Adreno 512 akan membuat ZenFone Max Pro M2 bisa tampil dengan performa grafis hingga 30 persen dari smartphone yang menggunakan GPU Adreno generasi sebelumnya. Tentu saja game-game terkini akan lebih lancar dimainkan di smartphone baru ASUS ini.

Menariknya, Snapdragon 660 ternyata juga sangat efisien dalam hal konsumsi daya. Berkat penggunaan DSP Hexagon 680, perangkat yang menggunakan Snapdragon 660 bisa memiliki daya tahan baterai yang lebih panjang. Dengan demikian ZenFone Max Pro M2 dipastikan akan bisa bertahan lebih lama dari smartphone lain yang ada di pasar, membuat Anda tidak perlu lagi membawa power bank.

 

Lebih Cerdas

Salah satu keunggulan utama dari ZenFone Max Pro M2 dibandingkan pendahulunya adalah smartphone ini telah didukung oleh fitur AI Engine. Fitur tersebut bisa hadir berkat teknologi Qualcomm AI Engine yang terdapat di Snapdragon 660. Fitur ini membuat ZenFone Max Pro M2 hadir dengan baragam teknologi cerdas yang memperkaya pengalaman penggunaan.

Qualcomm AI Engine bekerja dengan memadukan Hexagon Vector Processor, GPU Adreno, dan CPU Kyro yang tertanam di Snapdragon 660. Ditambah dengan software khusus, ketiganya mampu menghadirkan teknologi serta fitur yang mengandalkan performa AI mulai dari kamera, audio, keamanan, hingga gaming. Dengan keunggulan tersebut, tidak diragukan lagi bahwa Snapdragon 660 sangat tepat untuk mentenagai ZenFone Max Pro M2.

Peluncuran ZenFone Max Pro M2 di Indonesia akan menjadi yang pertama di wilayah Asia Pasifik. Dalam acara tersebut akan tampil pula General Manager Corning untuk Wilayah Asia Tenggara, CT Ho yang akan memaparkan teknologi Gorilla Glass 6. ASUS Indonesia juga akan menggelar sesi live streaming yang bisa disaksikan melalui akun media sosial resmi ASUS Indonesia. (rel/mea)

Diyakini Bisa Tingkatkan Perekonomian di Sumut, Gubsu Diminta Seriusi Aerotropolis Kualanamu

Bandara kualanamu pada malam hari.
Bandara kualanamu pada malam hari.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Aerotropolis Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang sudah diwacanakan sejak lama. Sejak Kualanamu diresmikan empat tahun lalu, wacana tersebut dari hari ke hari semakin menguap.

Dirangkum JawaPos.com (grup Sumut Pos) dari berbagai sumber, aerotropolis merupakan kota di mana tata letak, infrastruktur, dan ekonomi berpusat pada bandara. Seperti konsep kota metropolitan, bandara sebagai pusat aerotropolis juga memiliki kawasan pinggir kota (suburban) yang terhubung oleh infrastruktur dan transportasi masal.

Konsep ini pertama kali dikemukakan seniman asal New York Nicholas Desantis pada 1939 silam. Kemudian dikembangkan lagi oleh John D Kasarda pada tahun 2000.

Aerotropolis biasanya dilengkapi industri manufaktur, e-commerce, telekomunikasi dan logistik, hotel, gerai ritel, pusat entertainment dan eksibisi. Selain itu harus ada ruang perkantoran bagi para pebisnis yang sering bepergian melalui bandara atau terlibat dalam perdagangan global. Di samping itu, aerotropolis juga dilengkapi pusat perdagangan grosir serta sarana transportasi yang terintegrasi.

Saat ini Aerotropolis masih ada di tujuh negara. Antara lain Belanda, Hongkong, Malaysia, Uni Emirat Arab, India dan Amerika Serikat.

Sayangnya, progres aerotropolis di Kualanamu terkesan lamban. Menjadi pertanyaan besar, mengapa penggarapannya begitu lamban?

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan XIII kembali mengangkat wacana itu ke permukaan. Menurutnya, jika Kualanamu bisa menjadi aerotropolis, akan membawa perubahan signifikan di Sumatera Utara.

Hinca mempertanyakan, kenapa pemerintah kurang getol menggarap aerotropolis. Dia menduga ada kepentingan besar, sehingga aerotropolis itu belum juga jadi. “Aerotropolis masih terganjal mafia,” kata Hinca di sela kegiatannya di Kota Medan, Jumat (7/12).

Hinca menyebutkan, mafia itu bisa jadi memang tidak menginginkan aerotropolis berkembang di Sumut. Sebab, jika Kualanamu menjadi pusat bisnis (khususnya penerbangan), maka bandara di sekitarnya bisa tutup.

Contohnya saja Changi Airport di Singapura dan Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Selama ini, pesawat dari Eropa akan transit untuk mengisi bahan bakar di Changi Airport setelah terbang 13 jam.

Sementara itu, jika Kualanamu makin berkembang dan menjual bahan bakar, akan terjadi banyak perubahan. Sebab, jaraknya hanya 10 jam dari Eropa. Sehingga pesawat akan memilih mengisi bahan bakar di Kualanamu. “Jadi kalau di Kualanamu jualan bahan bakar saja bisa hidup,” ungkap laki-laki 54 tahun itu.

Dia mencontohkan Bandara di Cengkareng. Dengan traffic yang cukup padat, mereka menjual bahan bakar yang banyak. Namun tidak mungkin pesawat dari Eropa melandas di sana. Sebab jaraknya terlalu jauh.

Kualanamu dibangun pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat itu anggaran negara yang digelontorkan Rp5,4 triliun. Hinca memprediksi, aerotropolis Kualanamu bisa meningkatkan perekonomian di Sumut hingga 3.000 persen. Menurutnya, pemerintah seharusnya menggarap itu secara bekesinambungan. “Kalau pemerintah Sumut tidak peduli, maka lewat lah itu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Kualanamu sangat layak dijadikan aerotropolis. Mulai dari geografis yang dekat dengan laut, hingga lahannya yang sangat luas. Bahkan bisa menjadi penghubung internasional di sisi barat Indonesia.

Belum lagi dari sisi pariwisata. Aerotropolis juga bakal mendukung destinasi wisata yang bisa menghasilkan pendapatan daerah Sumut. “Ke pelabuhan dekat, kereta api juga ada. Ini satu-satunya di Indonesia, kereta api terhubung dengan bandara secara langsung,” ujarnya.

Hinca mengkritik pemerintah yang juga membuat peraturan soal Bandara Kualanamu. Misalnya peraturan daerah tentang keselamatan dan keamanan Bandara Internasional. “Ini diduga karena permainan mafia juga. Mafia itu nggak ingin Kualanamu itu jadi semakin besar. Kalau ini jadi, maka bisnis bahan bakar pesawat akan ada di Sumut. Singapura dan Kuala Lumpur berpotensi tutup,” jelasnya.

Dia berharap pemerintah, khususnya Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bisa melirik kembali aerotropolis Kualanamu. Sehingga bisa mendorong juga masyarakat untuk mendukungnya. Karena begitu besar dampaknya dengan perkembangan ekonomi masyarakat. “Jadi kalau mau Sumut sejahtera, Kualanamu harus jadi aerotropolis,” tandasnya.

Sementara itu, dalam waktu dekat Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumut juga akan menggelar seminar tentang aerotropolis. Ketua Umum Badko HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi menjelaskan, seminar ini dilakukan untuk mengingatkan kembali soal konsep aerotropolis. “Kami tetap mendorong bagaimana pembangunan Sumut ini bisa semakin maju. Kami juga ingin pemerintah bisa kembali bergiat,” katanya.

Aerotropolis harus jadi titik kebangkitan Sumut lagi. Sehingga Sumut bisa menjadi provinsi yang diperhitungkan. “Kalau bukan dari kita siapa lagi. Aerotropolis jadi titik penentu kemajuan Sumut,” tandasnya. (pra/jpc)

Hari Ini, 12 Ribu Peserta Ujian SKB

REKRUTMEN: 422 CPNS yang dinyatakan lulus pada rekrutmen Pemprov Kaltara tahun lalu wajib mengikuti latsar.
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 12 ribu orang lebih akan mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2018 di Makodam I/BB dan Gunung Sitoli, Sabtu (8/12). Hal ini disampaikan Kepala Kantor Regional (Kanreg) VI Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Sumut English Nainggolan kepada wartawan, Jumat (7/12).

“Kalau besok (hari ini, Red), itu ujian di Makodam I/BB dan ada juga yang di Nias. Karena kan jauh kalau semua di Medan,” sebutnya.

Disampaikan Nainggolan, selain itu ada juga ujian untuk instansi Kementerian dari pusat yang juga akan dilaksanakan. Begitu juga untuk ujian mandiri, yakni pelaksananya dilakukan di masing-masing kabupaten/kota yang membuka formasi CASN tahun ini. “Ada juga yang pelaksanaannya mandiri, seperti Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun, dan Padang Lawas. Dan itu sudah mulai kemarin (6/12),”  sebutnya.

Sedangkan terkait adanya kemungkinan satu kursi penerimaan CASN kosong atau tidak terisi, English Nainggolan menyebutkan, seluruh kursi akan dapat terisi. Hal ini karena para pelamar telah mendaftar dan mengikuti ujian SKD yang digelar sebelumnya sebagai tahap pertama. “Kalau satu formasi misalnya, tidak ada yang melamar, ya pasti tidak akan terisi. Tetapi kalau ujian, atau ada pesertanya, itu akan terisi semua,” sebutnya.

Begitu juga soal kemungkinan adanya yang gugur dan tidak lolos di SKD dan menyebabkan tidak ada yang mengikuti SKB di satu formasi, English meyakinkan, itu tidak akan terjadi. Sebab pada pengumuman sebelumnya, telah ada perubahan penilaian. Bila sebelumnya berdasarkan passing grade untuk setiap materi tes, maka telah ada kebijakan menjadikan batasan nilai terendah merupakan hasil akumulasi. “Karena nilainya diakumulasi, maka sepertinya semua formasi akan terisi. Sebab tidak lagi seperti yang lalu penilaiannya. Makanya kita yakin, seluruh formasi bisa terisi,” pungkasnya.

 

165 CASN Binjai Ikut SKD

Rasa penasaran peserta CASN 2018 di Kota Binjai terkait kapan pelaksanaan ujian SKB dan berapa jumlah peserta yang lulus SKD, akhirnya terjawab. Wali Kota Binjai H Muhammad Idaham sudah mengumumkan hasil SKD dan peserta yang dinyatakan lulus serta berhak mengikuti SKB di lingkungan Pemerintah Kota Binjai tahun 2018 nomor 813-8824.

Dalam surat tersebut, peserta yang dinyatakan lulus SKD dan berhak mengikuti SKB adalah peserta yang memenuhi sejumlah persyaratan. Seperti peserta SKD yang memenuhi nilai ambang batas atau passing grade berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 37 Tahun 2018. Apabila peserta SKD yang memenuhi nilai ambang batas berdasarkan Permenpan RB belum mencukup jumlah formasi yang tersedia, maka peserta yang berhak mengikuti SKB adalah peserta yang memenuhi kriteria nilai kumulatif SKD.

Nilai kumulatif SKD jenis formasi umum paling rendah 255. Nilai kumulatif SKD jenis formasi penyandang disabilitas paling rendah 220. Nilai kumulatif SKD jenis formasi tenaga guru eks tenaga Honorer K-II paling rendah 220. “Ada ?165 pelamar yang dinyatakan berhak mengikuti SKB. Kami sudah menaikkannya dalam pengumuman di website Pemko Binjai,” jelas Kabid Mutasi dan Kepegawaian BKD Binjai, Hendra Januar, Jumat (7/12) siang.

Dalam pengumuman Wali Kota Idaham, bagi pelamar formasi Tenaga Guru baik dari formasi umum maupun mantan Tenaga Honorer K-II yang ditetapkan lulus SKD dan berhak mengikuti SKB adalah yang memiliki sertifikat pendidik. Dimohon membawa asli dan fotokopi sertifikat pendidik yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak dua lembar.

Itu wajib diantar langsung oleh pelamar ke Pansel Penerimaan CASN Pemko Binjai pada BKD Jalan Mongonsidi Nomor 24, Binjai Kota terhitung sejak pengumuman diterbitkan dan paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan SKB dimulai.  “Ujiannya hari Minggu tanggal 9 Desember 2018. Satu sesi saja ujianya. Paling cuma 1,5 jam, digabung semua ujiannya di Makodam Bukit Barisan,” tambah Hendra.

Bagi pelamar yang tidak hadir dalam SKB atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun dinyatakan gugur. Peserta ujian SKB berpakaian kemeja warna putih lengan panjang dipadu celana atau rok berwarna hitam serta sepatu.

Kemudian membawa kartu peserta yang telah ditandatangani dan dicap oleh Panitia Seleksi Daerah dan KTP Asli. Peserta wajib hadir 1 jam sebelum pelaksanaan SKB dimulai. “Kami dapat data dari BKN pada kemarin (6/12) malam. 165 pelamar yang ikut SKB untuk mengikuti 91 formasi. Dari 92 formasi yang dibuka, 1 formasi tidak ada pelamarnya. Adalah Formasi Perhubungan Darat,” tandasnya.

Diketahui, ada 1.140 pelamar CASN di lingkungan Pemko Binjai dinyatakan lulus verfikasi. Mereka mengikuti SKD yang terbagi dalam dua sesi di Makodam Bukit Barisan pada Rabu 7 November 2018. (bal/ted)

Transaksi Ditarget Tembus Rp5 Miliar, North Sumatera Travel Mart III 2018 di Kabupaten Samosir

istimewa for sumut pos SAMBUTAN: Wakil Bupati Pulau Samosir, Juang Sinaga saat pembukaan North Sumatra Travel Mart III yang digelar di Pulau Samosir, Kamis (6/12).
istimewa for sumut pos
SAMBUTAN: Wakil Bupati Pulau Samosir, Juang Sinaga saat pembukaan North Sumatra Travel Mart III yang digelar di Pulau Samosir, Kamis (6/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai destinasi wisata, Danau Toba memang memiliki keunggulan yang tiada bandingnya. Tak heran bila berbagai kegiatan pun dilakukan untuk mempromosikan destinasi super prioritas ini. Di antaranya melalui North Sumatra Travel Mart III yang digelar di Pulau Samosir, Kamis (6/12) dan Jumat (7/12). Diharapkan kegiatan ini mampu menembus transaksi hingga Rp5 miliar melalui kegiatan Table Top.

Di Table Top inilah digelar Business Meeting Seller meet Buyer secara bebas atau free table. Buyer akan langsung mendatangi setiap meja seller, dan akan diberikan waktu 10 menit untuk bertransaksi di setiap table seller.

Wakil Bupati Pulau Samosir, Juang Sinaga membuka kegiatan yang sudah tiga kali dihelat ini. Ada sebanyak 60 seller lokal yang akan menawarkan paket-paketnya kepada buyer.

Juang Sinaga mengaku bangga dan mengucapkan terima kasih kepada semua pegiat pariwisata, buyer dan seller yang hadir di Pulau Samosir. “Pertemuan kali ini adalah kebanggaan bagi seluruh Indonesia. Bahwa Danau Toba, Samosir, adalah aset yang mendatangkan devisa untuk negara. Maka atas dukungan semua yang hadir hari ini, kami ucapkan terimakasih dan sukses untuk kita semua,” kata Juang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Ombang Siboro mengatakan, acara ini dihadiri ratusan buyers dari Malaysia, Singapura dan berbagai daerah di Indonesia serta diikuti 65 pelaku usaha di bidang pariwisata yang ada di Kabupaten Samosir. “Selama dua hari berlangsungnya Nort Sumatera Travel Mart mampu mendatangkan para pembeli paket wisata Danau Toba di Kabupaten Samosir dan bertemu dengan pelaku usaha pariwisata kita,” ucap Ombang kepada wartawan di Medan, Jumat (7/12) siang.

“Intinya, para pembeli paket perjalanan dalam acara ini, bertemu langsung dengan para pemilik hotel, restotan, travel agent, souvenir shop untuk saling berbagi informasi dan saling menawarkan produk wisata dan paket wisata di Samosir dan sekitarnya,” ungkap Ombang.

Dalam kegiatan ini, lanjut Ombang, juga digelar talk show dengan menghadirkan para narasumber, yakni Hendry Hutabarat, Maruli Damanik, Direktur Lovely Holydays, Basar Simanjuntak, dan Kepala Dinas Samosir. “Talk show mengulas tentang pengembangan industri pariwisata Danau Toba. Acara ini, juga diisi dengan Table Top dan field trip dengan mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di Samosir,” tutur Ombang.

Melalui kegiatan ini, ia mengharapkan destinasi wisata Danau Toba di Kabupaten Samosir dikenal secara luas di dalam negeri maupun di luar negeri. Dengan ini, pertumbuhan ekonomi semakin di Samosir dan terjadi peningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Samosir sektor pariwisata. “Selama acara berlangsung, tampak para seller yang umumnya adalah para pelaku wisata kawasan Samosir-Danau Toba, bergembira. Karena paket, dan produk yang mereka tawarkan kepada para buyers dari negara dan daerah lain, sangat diminati oleh buyers,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Ketua DPD ASPPI Kepri, Irwandi Azhar, dalam wawancara nya mengatakan, kegiatan ini adalah dalam rangka mempertemukan antara buyer dan seller dari pelaku industri pariwisata. “Sebanyak 60 Seller lokal Sumatra di Table Top ini nantinya akan melakukan Business Meeting dengan para Buyer yang kita datangkan dari berbagai daerah dan negara terutamanya seperti Malaysia, Thailand dan Singapore,” kata Irwandi.

“Yang kita jual ini konsen ke destinasi wisata Sumatera, seperti tahun sebelumnya kita konsentrasi pengenalan beberapa objek wisata di Sumatera sesuai dengan label North Sumatra Travel Mart. Tahun ini kita tetap mengadakan di pulau Samosir untuk Table Top, karena selain untuk memperkenalkan wisata yang ada di pulau Samosir juga untuk menyemangati kebangkitan pariwisata Samosir kembali,” ujar Irwandi.

Menurutnya Danau Toba adalah salah satu destinasi yang Prioritas dalam great ten sesuai arahan dari Kemenpar. “Hari ini kita menargetkan Rp4 miliar sampai Rp5 miliar transaksi dalam Table Top kali ini karena kita tahu menjelang pic season ini banyak permintaan dari para buyer dengan adanya ajang travel mart ini,” ujarnya.

Di tempat terpisah Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mendukung kegiatan untuk menjual destinasi wisata Sumatera, khusunya Danau Toba ke wisatawan. “Danau Toba itu destinasi yang kaya dan lengkap. Alamnya sangat luar biasa. Belum lagi balutan budayanya yang sangat indah. Dan reputasi ini sudah mendunia. Makanya destinasi ini ditetapkan sebagai destinasi prioritas. Karena diharapkan bisa mendatangkan banyak wisatawan,” papar Menpar. (gus)

PSM vs PSMS, Peluang Setipis Kertas

ANDALAN: Rachmat Hidayat kembali menjadi andalan PSMS dalam laga penentuan di Stadion Andi Mattalatta saat dijamu PSM, Minggu (9/12).
ANDALAN: Rachmat Hidayat kembali menjadi andalan PSMS dalam laga penentuan di Stadion Andi Mattalatta saat dijamu PSM, Minggu (9/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hanya semusim PSMS numpang lewat di Liga 1. Setelah itu turun lagi dari kasta tertinggi. Berita buruk itu terjadi jika PSMS gagal memetik kemenangan pada laga pamungkas Liga 1 2018 kontra PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (9/12).

Dua ayam berebut misi berbeda. Ayam Kinantan ingin lolos dari degradasi. Sementara Ayam Jantan dari Timur berharap juara.

Namun belum ada yang pasti meski memang posisi PSMS tersudut di juru kunci. “Tentu saya enggak ikhlas kalau PSMS harus turun ke Liga 2 lagi tahun depan. Makanya nanti kami harus berjuang sampai akhir,” ujar kapten PSMS, Legimin Raharjo, Jumat (7/12).

PSMS kali ini butuh keberuntungan lebih untuk lolos dari zona degradasi. Tak hanya sekadar menang di kandang tim yang sedang berjuang merebut juara. PSMS juga harus berharap Mitra Kukar, Sriwijaya, PS Tira, Perseru terpeleset dari lawan-lawan lainnya.

“Enggak ada cerita kami mengalah. Apapun besok, kami akan berjuang sampai akhir. Demi marwah PSMS, kami akan main untuk kebanggaan tim,” bebernya.

Tanpa trio pemain pilar PSMS jelas kesulitan. Frets Butuan yang sedang on fire di dua laga terakhir dengan dua gol justru harus absen. Belum lagi kehilangan sang top skor sementara, Shohei Matsunaga. Selain itu PSMS juga harus was-was di lini belakang tanpa Roni Fatahillah.

Peter Butler berharap banyak pada kegemilangan Rachmad Hidayat. Dua laga terakhir, Rachmad mencetak tiga gol. Di saat pemain lain melempem, Rachmad menunjukkan konsistensinya.

Rachmad masih yakin dengan peluang setipis kertas. “Masih yakin, tapi tipis. Kami akan tetap berusaha hingga menit terakhir,” bebernya.

Sementara itu PSM siap habis-habisan demi gelar juara. PSM juga berharap Persija terjungkal karena menang saja tak cukup. “Pertandingan ini masih menentukan juara. Pemain tahu dan sadar soal itu sehingga masih patut diperjuangkan dengan segenap jiwa dan raga,” ujar Robert Rene Albert, Pelatih PSM.

Pelatih asal Belanda itu mengaku sejak hasil seri melawan Bhayangkara FC dan memaksa menyerahkan posisi PSM sebagai pemuncak klasemen ke Persija Jakarta, ia secara intensif meminta pemain untuk kembali fokus ke laga terakhir.

Soal mental pemain, Robert juga percaya dengan seluruh tim. Apalagi setelah melakukan recovery beberapa hari dan membuat atlet terlihat kembali ceria dan bersemangat di latihan perdana pascalibur.

“Setelah pertandingan yang cukup berat lawan Bayangkara FC ditambah bermain dengan 10 pemain dan tidak mendapatkan hasil sesuai yang kami harapkan, tentu hal yang menguras tenaga dan pikiran. Namun, setelah recovery kemarin, kondisi pemain sudah cukup baik,” jelas Robert. (bbs/don)

PUPR: Tol Medan-Berastagi Belum Layak

istimewa BERDIALOG: Bupati Karo Terkelin Brahmana, Sekterais Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan dan lainnya berdialog dengan perwakilan Kementerian PUPR saat menyampaikan usulan pembangunan tol Medan-Berastagi di kantor Kementerian PUPR, Jumat (7/12).
istimewa
BERDIALOG: Bupati Karo Terkelin Brahmana, Sekterais Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan dan lainnya berdialog dengan perwakilan Kementerian PUPR saat menyampaikan usulan pembangunan tol Medan-Berastagi di kantor Kementerian PUPR, Jumat (7/12).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kabar tak enak mengemuka dari kunjungan rombongan Komisi D DPRD Sumut dan beberapa kepala daerah ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (7/12). Kementerian PUPR mengungkapkan, berdasarkan kajian, pembangunan jalan bebas hambatan (tol) Medan-Berastagi belum layak. Apalagi dana APBN tidak cukup.

KEPALA Bidang Sinkronisasi Program dan Pembiayaan, Pusat Pemrograman dan Evaluasi Keterpaduan, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PU-PR Doedoeng Zaenal Arifin mengungkapkan, rencana pembangunan jalan tol Medan-Berastagi sudah pernah dilakukan pengkajian. Hasilnmya, pembangunan tol Medan-Berastagi memang belum layak.

“Sudah kami bahas di tingkat pimpinan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat itu juga sudah tahu,” ungkap Doedoeng di hadapan rombongan yang hadir di antaranya Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua Ikatan Cendekiawan Karo (ICK), Budi Derita Sinulingga, Wakil Ketua DPRD Sumut Ruben Tarigan, Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan, anggota Komisi D DPRD Sumut Baskami Ginting dan Leonard Surungan Samosir, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, dan lainnya.

“Seingat saya, waktu itu Wakil Presiden menjelaskan, belum cukup kajiannya, sehingga belum layak dibangun jalan tol Medan-Berastagi. Apalagi dana APBN tidak cukup,” lanjutnya.

Namun begitu, Doedoeng menawarkan solusi, pembangunan jalan tol Medan-Beratagi bisa terealisasi dengan menggandeng investor swasta. “Tapi ini bisa kita tawarkan sementara kepada pihak investor swasta. Karena alasannya belum ada persetujuan dari pimpinan atas (Presiden),” sebut Doedoeng.

Menanggapi pernyataan Doedoeng ini, Ketua ICK Budi Derita Sinulingga dan rombongan lainnya sedikit kecewa dengan pernyataan yang menyebutkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai jalan tol Medan-Berastagi belum layak dibangun untuk saat ini. Apalagi juga disebutkan, APBN tidak cukup untuk membangun infratsruktur yang dinilai sangat dibutuhkan mayarakat Karo itu.

Karenanya, Budi mengajak pemerintah pusat untuk adu argumentasi mengenai kajian penting dan mendesaknya pembangunan jalan tol Medan-Karo ini. “Tolong sampaikan ke atas (Presiden), kami siap adu argumentasi dan memaparkan kajian kami. Jangan hanya sepihak, mari undang kami dan kami siap memaparkan pentingnya pembangunan jalan tol Medan-Berastagi. Jika perlu di depan Wakil Presiden pun kami siap,” tegas Budi.

Mengenai solusi yang ditawarkan, yakni menggandeng investor swasta untuk pembangunan tol tersebut, Budi dan yang lainnya belum memberikan sikapnya.

Sebelumnya, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan, kedatangan mereka  ke Kementerian PUPR ini sebagai tindak lanjut setelah mereka menemui Komisi V DPR RI untuk mendesak pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan jalan tol Medan Berastagi yang digagas ICK. “Gagasan ICK tersebut saat di komisi V DPR RI mendapat dukungan penuh. Bahkan Komisi V akan berusaha agar anggarannya dapat ditampung dalam P-APBN,” beber Terkelin.

Bahkan disebutkannya, para bupati baik Deliserdang, Pakpak Bharat, Dairi, Humbanghasundutan, Samosir, sudah sepakat dan berkomitmen untuk pembangunan jalan tol Medan-Berastagi. “Karena akibat kemacetan selama ini, kami masing-masing pemda banyak mengalami kerugian, ada yang Rp5 miliar, bahkan lebih,” ungkapnya.

Meski belum berjalan dengan mulus, namun tim penggagas ICK dan para bupati serta anggota Komisi D DPRD Sumut tidak akan berhenti sampai di situ saja. Mereka mengaku akan terus berjuang agar pemerintah pusat menyetujui dan segera membangun jalan tol Medan-Berastagi tahun 2019 mendatang.

Menyikapi kekecewaan ICK dan lainnya, Kepala Biro Perencanaan Pembangunan Kementerian PUPR,  Widji Widiarto mengajak tim ICK dan para bupati serta Komisi D DPRD Sumut tetap saling koordinasi. “Karena pada prinsipnya jika Komisi V DPR RI sudah mendukung, maka ada kemungkinan dananya akan ditampung,” ungkapnya.

Dipaparkan Widji, biasanya pembangunan jalan tol harus berdasarkan holistik, integratif, tematik dan spasial. “Jadi apa yang diusulkan ini, mohon maaf saya belum bisa utarakan apa kesimpulannya. Nanti akan kita bahas dan pelajari lagi. Jika ada waktu akan kami undang lagi ICK, untuk duduk bersama, yang penting kita jangan putus komunikasi,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Umum DPP LAMI (Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia) Jonly Nahampu sangat mendukung usulan Pemda Karo, terlebih juga dukungan komisi V DPR RI dan beberapa kabupaten, mengingat jalan ini sebagai tujuan wisata ke kawasan Danau Toba, terlebih Kabupaten Karo merupakan penghasil pertanian yang aksesnya bisa lebih cepat sampai ke ibukota Provinsi.

Tidak seperti selama ini,akibat macet,daya jual komoditi pertanian masyarakat bisa merugi,selain itu banyak msyarakat yang mau berkunjung ke Berastagi balik kanan akibat macet. “Tidak ada alasan tak ada anggaran, terlebih disebut belum layak. Kajiannya apa?” Tanya Jonly yang juga putra Kabupaten Dairi ini. (deo)

Pemilik Supermarket Mandiri Terlibat Penipuan

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyidik Subdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum Poldasu menahan seorang pengusaha pusat perbelanjaan, Alex alias Alex Mandiri. Warga Perumahan Komplek Graha Helvetia, Blok F, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang itu ditahan dalam kasus dugaan penipuan pembelian tanah seluas  5000 meter senilai Rp1 Miliar. Tanah tersebut terletak di kawasan Batangkuis, Deliserdang.

Kasubbid Penmas Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan membenarkan penahanan tersangka Alex. “Benar, dia ditahan terkait laporan Johanes dalam kasus dugaan penipuan,” katanya.

Disebutkannya, penipuan berawal dari pembelian lahan seluas lebih kurang 5000 meter persegi di kawasan Batangkuis dengan harga Rp2,6 miliar. Jual beli terjadi tahun 2011. Saat itu, Alex membayar Rp1,6 miliar. Sedangkan sisanya Rp1 miliar dibayarkan dengan cek.

Dalam jual beli lahan itu , juga terjadi  perikatan yang mana disebutkan sertifikat atau surat tanah diserahkan kepada pembeli jika sisa hutang sudah dilunasi. Setelah transaksi itu, Alex langsung menembok lahan tersebut. Seiring berjalannya waktu, Johanes selaku penjual atau pemilik tanah, bermaksud mencairkan cek senilai Rp1 miliar yang diberikan Alex.

Namun, cek tidak dapat dicairkan. Karena terjadi spesifik tanda tangan yang menurut pihak bank dalam hal pencairan harus mengikutkan sipemberi cek (Alex). Kemudian, Johanes mengajak Alex untuk bersama-sama mencairkan cek dimaksud. Akan tetapi, Alex dengan berbagai macam alasan tidak bersedia.

“Alex mengaku tidak mau membayar sisanya karena merasa sudah banyak mengeluarkan uang untuk membersihkan lahan tersebut termasuk dari penggarap. Padahal dalam perikatan tidak ada tertera biaya pembersihan di dalam dan bila pun itu ada, merupakan tanggungjawab pembeli,” katanya.

Merasa ditipu, akhirnya Johanes yang berdomisili di Jakarta melaporkan Alex ke Polres Deliserdang. Pengaduan Johanes diterima polisi dengan bukti laporan LP/173/III/2012/SU/Res Deli Serdang tanggal 7 Maret 2012.

Namun, 5 tahun berjalan laporan pengaduan itu tidak kunjung tuntas. Akhirnya, laporan tersebut ditarik ke Poldasu yang ditangani Subdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut. “Alex dilakukan penahanan sejak Senin 3 Desember 2018,” kata Nainggolan. Dijelaskan Nainggolan, Alex sempat melaporkan balik Johanes dalam kasus penipuan penggelapan. Namun laporan itu tidak dapat dilanjutkan sehingga dilakukan SP3.

“Laporan Alex tidak dapat dilanjutkan karena dalam perikatan ada disebutkan sertifikat atau surat tanah baru bisa diserahkan setelah pembayaran lunas. Ternyata, sisa Rp1 milyar yang dilakukan pembayaran melalui cek tidak dapat dicairkan karena terjadi spesifik tandatangan,” jelas Nainggolan. Alex alias Alex Mandiri disebut-sebut pemilik pusat perbelanjaan Supermarket Mandiri di Jalan Gaperta Helvetia dan pemilik sejumlah perusahaan di Sumut.

Informasi diperoleh, selain dilaporkan dalam kasus penipuan, Alex juga digugat perdata oleh Johanes ke pengadilan. Tujuannya agar sita jaminan dan membatalkan perikatan jual beli. “Gugatan sedang berjalan untuk minta sita jaminan Supermarket Mandiri Helvetia dan perusahaannya,” kata sumber, orang dekat Johanes.(dvs/ala)